cover
Contact Name
Samuel Haris Purba
Contact Email
lembagapenerbitpenelitianmulti@gmail.com
Phone
+6282280995877
Journal Mail Official
lembagapenerbitpenelitianmulti@gmail.com
Editorial Address
jl kakak tua no. 17 medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 31248926     DOI : https://doi.org/10.67096/dinamis
Core Subject :
Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan (E-ISSN: 3124-8926) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner, yang didedikasikan sebagai wadah akademik untuk publikasi penelitian, kajian konseptual, serta gagasan inovatif dalam bidang pendidikan. Jurnal ini bertujuan untuk mendorong pengembangan ilmu pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman serta mendukung transformasi sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat inovasi dan pembaruan, Dinamis menjadi platform bagi para akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan pengambil kebijakan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pemikiran kritis yang berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di tingkat lokal, nasional, maupun global. Ruang lingkup jurnal ini mencakup berbagai topik dalam bidang pendidikan, seperti inovasi pembelajaran, transformasi kurikulum, teknologi pendidikan dan pembelajaran digital, manajemen dan kepemimpinan pendidikan, pengembangan profesional guru, evaluasi dan asesmen pendidikan, pendidikan karakter, serta isu-isu kontemporer dalam sistem pendidikan. Jurnal ini juga terbuka terhadap berbagai pendekatan metodologi penelitian, termasuk penelitian kuantitatif, kualitatif, penelitian tindakan kelas, studi pengembangan (research and development), maupun pendekatan interdisipliner dalam bidang pendidikan. Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan diterbitkan secara berkala empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, sebagai komitmen dalam mendukung diseminasi hasil penelitian pendidikan yang inovatif dan berdampak bagi kemajuan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
Analisis Kesenjangan Capaian Kognitif dan Afektif dalam Pembelajaran IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Salwanifa Balqis Sabari; Afrin Ammara Zahrah; Siti Chaerunnisah; Cut Berliana Hastriya
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.344

Abstract

Kesenjangan antara capaian afektif dan kognitif siswa merupakan persoalan mendasar yang sering luput dari perhatian dalam evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan, mendeskripsikan, dan menganalisis pola kesenjangan antara capaian afektif (sikap sosial) dan capaian kognitif (pemahaman konsep kenampakan alam dan kegiatan ekonomi) siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh siswa kelas IV A pada salah satu sekolah dasar negeri di Jakarta Timur, dan sampel jenuh sebanyak 29 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda untuk mengukur ranah kognitif dan lembar observasi sikap berskala 1–4 untuk mengukur ranah afektif, kemudian dianalisis secara deskriptif dan korelasional menggunakan koefisien korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai kognitif siswa sebesar 62,07 (rentang 35–85; SD = 14,55), sedangkan rerata nilai afektif sebesar 76,82 (rentang 62,5–97,5; SD = 7,88). Sebanyak 58,6% siswa berada di bawah kriteria ketuntasan minimal pada ranah kognitif, sementara 72,4% siswa mencapai kategori sikap baik hingga sangat baik. Koefisien korelasi antara kedua variabel tergolong lemah hingga sedang (r = 0,40), yang mengindikasikan bahwa sikap sosial yang positif tidak selalu diikuti oleh pemahaman konseptual yang optimal. Kesenjangan ini diduga dipengaruhi oleh faktor internal berupa perbedaan kemampuan individu dan kepercayaan diri, serta faktor eksternal berupa metode dan media pembelajaran yang belum sepenuhnya mengakomodasi keragaman kemampuan siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penilaian autentik yang mengintegrasikan tiga ranah belajar serta penerapan strategi pembelajaran terdiferensiasi dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar.
Analisis Kemampuan Bahasa Indonseia Kelas IV SDN Susukan 06 Pagi Berdasarkan Aspek Pengetahuan, Sikap, dan Ketrampilan Aisyah Saskia Zahra; Hazhiyah Wafiroh; Jahwa Maulida; Nina Silviana; Nurindah Septiani
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Susukan 06 Pagi berdasarkan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan, meliputi pemahaman ide pokok, sinonim, antonim, dan tanda baca, serta kedisiplinan, keaktifan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan menulis. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek 28 siswa kelas IV; data dikumpulkan melalui instrumen tes dan non-tes (observasi sikap, penilaian kinerja, dan penilaian produk), kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil instrumen tes menunjukkan nilai rata-rata 66,89, dengan nilai tertinggi 98 dan terendah 1; sebanyak 22 siswa (78,57%) memperoleh nilai ≥70, sedangkan 6 siswa (21,43%) memperoleh nilai di bawah 70. Hasil instrumen non-tes menunjukkan skor sikap rata-rata berkisar 1,0-3,8, penilaian kinerja 0,8-4,0, dan penilaian produk 0,8-4,0, dengan mayoritas siswa berada pada kategori baik. Hasil tes dan non-tes menunjukkan keterkaitan positif, yaitu siswa dengan nilai tes tinggi cenderung memiliki sikap dan keterampilan yang baik pula. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan Bahasa Indonesia siswa kelas IV secara umum berada pada kategori baik ditinjau dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan, meskipun masih terdapat siswa berkemampuan rendah yang memerlukan pendampingan dan tindak lanjut pembelajaran melalui program remedial.
Pengembangan Media Pembelajaran “Magetan Peak Quest” Berbasis Roblox pada Materi Kearifan Lokal di Masyarakat Sekitarku Kelas IV Sekolah Dasar Astrid Rachma Cahya Parenta; Putri Rachmadyanti
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran “Magetan Peak Quest” berbasis Roblox yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik mengenai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, ketuntasan belajar, uji-t, N-Gain, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran “Magetan Peak Quest” berbasis Roblox dinyatakan sangat valid dengan presentase validasi ahli materi sebesar 93% dan ahli media sebesar 90%. Media ini tergolong sangat praktis dengan presentase respon peserta didik sebesar 91,4% dan respon guru sebesar 87,27%. Selain itu media ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,52 kategori sedang, hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan pada nilai pretest dan posttest, dan hasil uji effect size sebesar 2,358 menunjukkan media ini memiliki dampak yang sangat tinggi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian media pembelajaran “Magetan Peak Quest” berbasis Roblox layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
PENGARUH PERMAINAN GELAS (GERAK DAN LAGU SERU) TERHADAP KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Isro’atul Khoirun Nisa; Mallevi Agustin Ningrum; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Sri Setyowati
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh permainan gelas gerak dan lagu seru terhadap kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun. Subyek dalam penelitian ini yaitu anak usia 5 – 6 tahun di TK Harapan Ibu Surabaya, dengan jumlah 23 anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre eksperimental dengan desain one group pre test post test. Dengan teknik analisis data menggunakan uji non parametrik pada suatu hipotesis, uji Wilcoxon signed- rank dan uji N-Gain. Memperoleh nilai dari uji wilcoxon signed rank dengan hasil 0,001 jadi berdasarkan uji wilcxon singned ranks test dalam tabel test statistik untuk melihat hipotesis diterima atau ditolak. Jika nilai signifikansi <0,05 maka hipotests diterima, sedangkan nilai signifikansi >0,05 maka hipotesis ditolak. Maka data dapat disimpulkan nilai signifikansi <0,05 maka penelitian data ini hipotesis diterima. Sedangkan N-Gain persen menunjukkan nilai sebesar 77,9710 hal ini termasuk dalam kategori efektif. Hal ini juga menguatkan bahwa suatu treatment dapat dilakukan dengan efektif Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari permainan gelas gerak dan lagu seru terhadap kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun di TK Harapan Ibu Surabaya.
Penerapan Game Interaktif untuk Meningkatkan Keaktifan dan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran IPA Ribka Claudia Br Sembiring; Hera Hagina Br Ginting
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.362

Abstract

Pembelajaran IPA di Sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya rendahnya keaktifan dan partisispasi siswa selama proses pembelajaran. Kondisi ini menyebabkan siswa kurang terlibat dalam kegiatan belajar sehingga berdampak pada kurang optimalnya pencapaian tujuan pembelajaran. Salah satu Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan game interaktif sebagai media pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menarik, dan memotivasi siswa untuk berpartisipasi secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan game interaktif dalam meningkatkan keaktifan dan partisispasi siswa pada pembelajaran ipa di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek Penelitian adalah anak sekolah minggu (9- 10 tahun). Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa game interaktif mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pemebelajaran, mendorong partisispasi siwa dalam kegiatan belajar, serta memnciptakan suasana pemebelaajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna. Dengan demikian, penerapan game interaktif dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan dan partisispasi siswa dalam pembelajaran ipa di sekolah dasar.
Penerapan Metode Inkuiri, Diskusi, dan Presentasi dalam Meningkatkan Kepedulian Lingkungan pada Pembelajaran IPAS Materi Bumiku Sayang, Bumiku Malang di Kelas V Sekolah Dasar Nesa Meilika Br Bangun; Dewy Christiani Br Sembiring
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.363

Abstract

Kepedulian terhadap lingkungan merupakan salah satu karakter yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar. Pembelajaran IPAS menjadi sarana yang tepat untuk membentuk sikap tersebut melalui materi Bumiku Sayang, Bumiku Malang. Artikel ini membahas penerapan metode inkuiri, diskusi, dan presentasi dalam pembelajaran IPAS di kelas V Sekolah Dasar untuk meningkatkan kepedulian lingkungan peserta didik. Metode inkuiri mendorong siswa menemukan permasalahan lingkungan melalui pengamatan dan penyelidikan, diskusi melatih siswa bertukar pendapat serta mencari solusi, sedangkan presentasi memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan hasil temuannya. Penerapan ketiga metode tersebut mampu meningkatkan keaktifan belajar, kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, kerja sama, serta kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan. Oleh karena itu, kombinasi metode inkuiri, diskusi, dan presentasi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada peserta didik sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL PADA MATERI KEBERAGAMAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL DI SDN 060883 MEDAN PETISAH Jenita Anjani Sembiring; Titania Sagala; Frido Chrysanctus Sitohang
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.370

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong guru untuk memanfaatkan media pembelajaran digital yang mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Salah satu media yang dapat digunakan adalah Wordwall, yaitu platform pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran Wordwall pada materi keberagaman budaya dan kearifan lokal di SDN 060883 Medan Petisah, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan penggunaannya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dirancang melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan media Wordwall dalam pembelajaran. Implementasi Wordwall dirancang melalui penyajian berbagai aktivitas interaktif, seperti kuis, mencocokkan gambar dengan nama budaya daerah, permainan roda keberuntungan, dan teka-teki yang berkaitan dengan keberagaman budaya Indonesia serta kearifan lokal di lingkungan sekitar. Penggunaan media tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman peserta didik terhadap pentingnya menghargai keberagaman budaya sebagai identitas bangsa. Selain itu, Wordwall memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan melalui unsur permainan, umpan balik secara langsung, dan evaluasi pembelajaran yang dapat dilakukan secara cepat oleh guru. Meskipun demikian, implementasi media Wordwall masih berpotensi menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan akses internet, ketersediaan perangkat digital, serta kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sarana dan prasarana sekolah serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran agar penggunaan Wordwall dapat berlangsung secara optimal. Secara umum, media Wordwall memiliki potensi sebagai alternatif media pembelajaran digital yang efektif dalam mendukung pembelajaran keberagaman budaya dan kearifan lokal di sekolah dasar.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN TANGRAM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA KONSEP BANGUN DATAR KELAS II SEKOLAH DASAR Aldavita Putri; Delia Indrawati
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.373

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar pada materi bangun datar masih tergolong rendah karena siswa mengalami kesulitan memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran tangram serta menganalisis pengaruh media tersebut terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas II SDN Manukan Wetan I/114 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SDN Manukan Wetan I/114 Surabaya dengan subjek penelitian siswa kelas IIC sebagai kelas kontrol dan kelas IID sebagai kelas eksperimen. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji Mann–Whitney, dan uji N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 35,00 meningkat menjadi 82,14 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 66,36 menjadi 68,18. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan nilai signifikansi kurang dari 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media pembelajaran tangram terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Selain itu, nilai N-Gain Score kelas eksperimen sebesar 0,725 termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, media pembelajaran tangram berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada konsep bangun datar. Disarankan agar guru memanfaatkan media tangram sebagai alternatif pembelajaran matematika serta mengembangkannya pada materi dan jenjang kelas yang berbeda.
PENGEMBANGAN MEDIA PEDESA (PETUALANGAN EDUKASI PEMERINTAHAN DESA) UNTUK MEMBANTU SISWA MEMAHAMI MATERI PEMERINTAHAN DESA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Sherina Amalia Septiani; Hendrik Pandu Paksi; Vicky Dwi Wicaksono; Maretha Dellarosa
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.380

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman peserta didik kelas IV sekolah dasar terhadap materi Pemerintahan Desa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Proses pembelajaran masih didominasi oleh penggunaan media konvensional, seperti buku ajar, presentasi PowerPoint, dan metode ceramah sehingga pembelajaran kurang interaktif dan belum mampu memfasilitasi peserta didik dalam memahami materi secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media PEDESA (Petualangan Edukasi Pemerintahan Desa) untuk membantu siswa memahami materi Pemerintahan Desa kelas IV di sekolah dasar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 25 peserta didik kelas IV SDN Banjarbendo Kabupaten Sidoarjo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, validasi ahli materi dan ahli media, angket respons guru dan peserta didik, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PEDESA (Petualangan Edukasi Pemerintahan Desa) memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 81,54%, sedangkan validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 92%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa persentase respons guru mencapai 96% dan respons peserta didik sebesar 94%, sehingga media termasuk dalam kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai peserta didik dari 61,00 pada pretest menjadi 89,60 pada posttest. Selain itu, hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, sedangkan hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,73 berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, media PEDESA (Petualangan Edukasi Pemerintahan Desa) dinyatakan valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan untuk membantu siswa memahami materi Pemerintahan Desa kelas IV di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PODCAST ANIMASI UNTUK MEMBANTU SISWA MEMAHAMI MATERI KEBERAGAMAN SOSIAL BUDAYA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Isna Arisa Adila; Hendrik Pandu Paksi; Maretha Dellarosa; Vicky Dwi Wicaksono
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.385

Abstract

Rendahnya pemanfaatan media pembelajaran inovatif menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan memahami materi Keberagaman Sosial Budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Podcast Animasi yang mengintegrasikan narasi audio dan animasi untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV sekolah dasar terhadap materi tersebut. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN Medaeng 1 Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat kelayakan sebesar 80% dari ahli materi dan 78,46% dari ahli media dengan kategori layak. Kepraktisan media ditunjukkan oleh respons peserta didik sebesar 89% dan respons guru sebesar 90% dengan kategori sangat praktis. Efektivitas media ditunjukkan oleh nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,70 (kategori tinggi), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,41 (kategori sedang). Kebaruan penelitian terletak pada pengembangan media yang memadukan podcast dan animasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Dengan demikian, media Podcast Animasi dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi Keberagaman Sosial Budaya Indonesia.