cover
Contact Name
Willdan Aprizal Arifin
Contact Email
willdanarifin@upi.edu
Phone
+6285353435530
Journal Mail Official
jppk@upi.edu
Editorial Address
Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42116
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies)
ISSN : 27771369     EISSN : 31644902     DOI : https://doi.org/10.24319/jtpk
Core Subject :
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (JPPK) / Journal of Fisheries and Maritime Studies merupakan media publikasi ilmiah yang memuat penelitian, kajian, dan pengembangan di bidang pendidikan, kelautan, dan perikanan dengan pendekatan interdisiplin. Jurnal ini berfokus pada kontribusi ilmiah yang memperkuat pembelajaran, kurikulum, dan pengembangan sumber daya manusia, serta mengintegrasikan sains, kebijakan, manajemen, teknologi, sistem informasi, dan big data untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor kemaritiman, perikanan, dan kelautan.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
PEMANFAATAN OLAP DALAM EVALUASI PRODUKTIVITAS DAN NILAI EKONOMI SEKTOR PERIKANAN DI PERAIRAN BANTEN Nabila, Shofia; Hikmattulloh, Muhammad Bintang; Al Haq, Muhammad Zikri
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v5i2.95296

Abstract

Sektor perikanan tangkap di Provinsi Banten menghadapi tantangan kompleks dalam pengelolaan data produksi dan nilai ekonomi yang melibatkan dimensi temporal, spasial, dan komoditas secara simultan. Sistem pelaporan konvensional berbasis statistik deskriptif belum mampu mengakomodasi analisis multidimensi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan strategis berbasis bukti. Penelitian ini mengembangkan dan mengimplementasikan sistem Online Analytical Processing (OLAP) untuk mengevaluasi produktivitas dan nilai ekonomi perikanan tangkap di Provinsi Banten periode 2019–2024. Dashboard interaktif dibangun menggunakan Google Looker Studio dengan arsitektur star schema yang mengintegrasikan data sekunder Kementerian Kelautan dan Perikanan, mencakup 8 kabupaten/kota, 15 jenis komoditas utama, dan rentang waktu 6 tahun. Analisis mengungkapkan total produksi 515.585,05 ton dengan nilai ekonomi Rp16.984,939 miliar, menunjukkan tren penurunan 2019–2021 (dampak perubahan iklim dan pandemi) yang diikuti stabilisasi 2022–2024. Distribusi spasial menunjukkan konsentrasi produksi di Kabupaten Pandeglang (48% total produksi) yang berbatasan dengan Samudra Hindia. Struktur ekonomi perikanan memperlihatkan dualisme menguntungkan: komoditas pelagis kecil mendominasi volume (menopang ketahanan pangan), sementara komoditas premium (lobster, kakap, udang) menghasilkan nilai ekonomi tinggi per unit meskipun volume kecil. Sistem OLAP terbukti efektif memfasilitasi eksplorasi data multidimensi melalui operasi drill-down, slice, dan roll-up, mengurangi waktu analisis hingga 70% dibandingkan metode konvensional. Model ini menyediakan kerangka kerja decision support system yang dapat direplikasi untuk provinsi pesisir lainnya, mendukung implementasi kebijakan ekonomi biru berkelanjutan di Indonesia.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR PENANGANAN DAN PENGOLAHAN PERIKANAN Amelia, Widya; Susilawati, Susilawati; Prasetiyo, Himawan
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 1, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v1i1.37394

Abstract

Sistem pembelajaran secara konvensional menjadi permasalahan yang klasik dari masa ke masa, dimana guru hanya berceramah di kelas (Teacher  centered). Perlu dilakukan revolusi pembelajaran dengan menerapkan metode pembelajaran yang  lebih terpusat kepada siswa (Student centered). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project based learning (PBL) pada kualitas belajar siswa guna meningkatkan keterampilan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran “Dasar Penganan dan Pengolahan Hasil Perikanan”. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X APHPI di SMK N 7 Kota Serang dan objeknya adalah proses pembelajaran dengan model PBL. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi keterampilan, tes, catatan lapang serta dokumentasi. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan keterampilan siswa dibandingkan sebelum menggunakan model PBL. Keterampilan siswa pra siklus yaitu 56% masih dalam kategori rendah, pada siklus 1 meningkat menjadi 69,3%, dan 78,7% pada siklus 2. Peningkatan keterampilan juga terjadi pada hasil belajar siswa, rata-rata hasil belajar pra siklus yaitu 67,06%, pada siklus 1 menjadi 74,74% dan 85,56% pada siklus 2.
UPAYA PERLINDUNGAN PADA STATUS KEPUNAHAN HIU DI INDONESIA Rosalia, Ayang Armelita; Bhadralia, Alfita; Sesillia, Sesillia
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v3i2.90803

Abstract

Shark populations, especially in Indonesia, are threatened with extinction. Based on data from WWF Indonesia, there are at least 10 million sharks caught in Indonesian waters every year for commercial purposes. Sharks protection activities are shark conservation activities not only related to environmental problems that exist globally. Until now, there is still no specific government regulation on the protection of sharks in Indonesian marine waters. In this paper, the author will discuss efforts to protect the extinction status of sharks in Indonesia. Shark protection efforts must be carried out properly through existing government policies on both conservation and shark fishing. The purpose of protecting the extinction status of the sharks is so that sharks are not endangered and their sustainability is maintained. The method used in this paper is to use a literature study. Thus, conservation efforts through regulatory approaches and conservation efforts have not been effectively carried out. The government can determine which areas should be the main concern for the protection of this shark species. So that conservation efforts get optimal results.
ANALISIS TEKNOLOGI PADA KAPAL RAMAH LINGKUNGAN : MENDORONG TRANSPORTASI LAUT BERKELANJUTAN DI ERA MODERN Ar-rahman, Syailla Cordova; Sabila, Naida Eka; Putri, Qaullam Sari; Izzaty, Maudyna Puteri; Ma’ruf, Ma’ruf
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 5, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v5i1.90864

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan teknologi ramah lingkungan dalam industri maritim untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan menciptakan transportasi laut yang berkelanjutan. Industri pelayaran, yang menyumbang sekitar 2,5% emisi karbon global, menghadapi tekanan untuk mengadopsi inovasi seperti sistem propulsi hibrida, elektrifikasi penuh, bahan bakar alternatif (LNG, hidrogen, amonia), serta teknologi peningkatan efisiensi energi seperti pelumasan udara. Teknologi ini telah menunjukkan potensi besar dalam mengurangi emisi karbon, dengan LNG mengurangi emisi CO₂ hingga 25%, sementara hidrogen dan amonia menawarkan solusi bebas karbon. Namun, tantangan utama meliputi biaya tinggi, keterbatasan infrastruktur, dan regulasi internasional yang kompleks. Studi ini menggunakan metode literatur untuk mengevaluasi efektivitas dan tantangan teknologi tersebut, serta implikasinya terhadap operasional kapal dan keberlanjutan maritim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi ramah lingkungan, seperti pelumasan udara dan bahan bakar alternatif, efektif dalam mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi, tetapi memerlukan investasi infrastruktur yang signifikan. Untuk mendukung dekarbonisasi sektor maritim, diperlukan kolaborasi antara industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan guna mempercepat pengembangan dan implementasi teknologi ini. Studi ini memberikan wawasan strategis bagi industri pelayaran dalam mencapai target nol karbon dan keberlanjutan transportasi laut global.
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI CARCHAROCLES MEGALODON : HIU PURBA RAKSASA YANG HIDUP DI ZAMAN MIOSEN Nugroho, Julydio Windu; L. P, Muhammad Samba Al-Faraby
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 2, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v2i1.90822

Abstract

Carcharocles megalodon is the largest shark species that has ever lived in the world. Based on the morphology and distribution of its teeth, Megalodon was an apex predator with a total body length of 18 meters. Megalodon is a cosmopolitan species with a worldwide distribution of fossils that lived about 2.3 to 2.6 million years ago during the Early Miocene to Late Pliocene. However, the classification of C. megalodon has a lot of interpretation debate. The main objective of this research is to identify Carcharocles megalodon to study the physiological, morphological, and ecological relationship to the environment and to determine the classification of Carcharocles megalodon which has the highest accuracy. The nature of this research is qualitative and quantitative, which is a research approach that produces descriptive data in the form of written or image data, and looks for similarities based on the formulas of experts and the behavior of the object under study accompanied by literature study methods obtained by reading, reviewing and analyzing journals. The results obtained are more specific body sizes of Carcharocles megalodon in the range of 2.20 to 17.90 m with an average body size of 10.02 m in the entire era. Biologically similar to the great white shark (Carcharodon Carcharias). The most accurate classification for C. megalodon is from the order Lamniformes with the genus Carcharocles and the family Otodindae.
FORMULASI ABON IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) RENDAH KALORI SEBAGAI MAKANAN PENDUKUNG PROGRAM PENURUN BERAT BADAN Hanifah, Rania Nisrina; Prasetiyo, Hirmawan; Tarigan, Daniel Julianto
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 3, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v3i1.90815

Abstract

Catfish (Clarias gariepinus) and seaweed (Eucheuma cottonii) are low-calorie food sources, making them suitable for developing low-calorie fish floss as a supportive food for weight loss programs. This study aimed to formulate low-calorie catfish floss and evaluate its potential as a functional food to support weight management, as well as to compare consumer preferences between low-calorie fish floss and commercial products. The research employed an experimental quantitative design with three formulations: F1 (100% catfish, 0% seaweed), F2 (75% catfish, 25% seaweed), and F3 (50% catfish, 50% seaweed). Parameters analyzed included moisture, protein, fat, carbohydrate, ash, fiber, caloric value, and organoleptic characteristics. Proximate analysis showed that F1 contained 18.05% moisture, 58.84% protein, 14.24% fat, and 375 kcal/100 g; F2 contained 13.48% moisture, 53.56% protein, 10.38% fat, and 352 kcal/100 g; while F3 contained 10.61% moisture, 39.41% protein, 8.67% fat, and 362 kcal/100 g. The addition of seaweed increased fiber and carbohydrate content while reducing protein, fat, and calorie levels. Organoleptic tests revealed significant differences in taste, color, and texture, while aroma showed no significant variation. Overall, the incorporation of seaweed improved the nutritional profile of catfish floss, making it a promising low-calorie formulation, although conventional catfish floss was more preferred by panelists compared to the low-calorie formulations.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BEKICOT (Achatina fulica) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN Khairunnisah, Siti; Rudi, Mad; Prasetiyo, Himawan
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 4, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v4i1.90825

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) merupakan ikan yang hidup di air tawar dan memiliki nilai ekonomistinggi. Kendala dari budidaya ikan gabus adalah kebutuhan pakan pada ikan gabus yangberpotein tinggi dengan harga yang relatif tinggi dan tidak tersedianya sumber protein penggantipakan komersial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepungbekicot pada pakan terhadap pertumbuhan ikan gabus (Channa striata) dengan formulasiberbeda. Metode penelitian yaitu pendekatan kuantitatif dengan design eksperimentalmenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari empat perlakuan yaitu Kontrol(100% Pakan Komersial), P1 (20% Tepung bekicot + 80% Pakan komersial), P2 (30% Tepungbekicot + 70% Pakan komersial), P3 (40% Tepung bekicot + 60% Pakan komersial) dengan tigakali pengulangan. Data analisis menggunakan one way ANOVA menunjukkan bahwa perlakuanpengaruh nyata (P0,05). Hasil terbaik pada penelitian ini terdapat pada perlakuan 2 (P2) dengan30% penambahan tepung bekicot dengan panjang mutlak sebesar 0,83 cm. Nilai bobot mutlaksebesar 1,85 gr, nilai pertumbuhan bobot spesifik (SGR) sebesar 0,81% dan nilai FeedConversion Ratio (FCR) menunjukkan hasil terendah pada P2 yaitu sebesar 2,14. Nilaikelangsungan hidup tertinggi terjadi pada dua perlakuan yaitu P2 dan P3 sebesar 90%.Penambahan tepung bekicot menjadi salah satu solusi alternatif sebagai pengganti bahan bakupakan dengan protein tinggi dan dapat berpengaruh pada pertumbuhan ikan gabus.
Penilaian Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) Pada Pembuatan Minyak Ikan Tuna (Thunnus sp.) di PT. XYZ, Banyuwangi-Jawa Timur Perceka, Medal Lintas; Miranda, Gadis Elza; Sri Dia Utari, Siluh Putu
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v2i2.90828

Abstract

Industri tuna kalengan menghasilkan limbah yang dapat dimanfaatkan untuk berbagaiproduk. Salah satu produk sampingan dari industri pengolahan tuna kalengan adalah minyakikan. Minyak ikan dapat digunakan untuk pakan ternak, makanan, dan produk farmasi. PTXYZ memproduksi minyak ikan menggunakan bahan baku dari limbah air rebusan tuna.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pengolahan minyak ikan tuna danmengevaluasi Sertifikat Kelayakan Pengolahan untuk memproduksi minyak tuna (Thunnussp.) di PT XYZ, Banyuwangi-Jawa Timur. Data diolah secara deskriptif. Tahapan pembuatanminyak ikan tuna di PT XYZ meliputi penyimpanan air rebusan ikan tuna di tangkipenampungan, dilanjutkan penyimpanan di tangki stok, tangki pemisah, dan akhirnya tangkiminyak. Penilaian Sertifikat Kelayakan Pengolahan menunjukkan adanya 6 penyimpanganutama, 2 penyimpangan minor, dan 2 penyimpangan serius. Penilaian SKP pada produksiminyak ikan tuna di PT XYZ dikategorikan pada peringkat B (baik).
STUDI TAKSONOMI MORFOLOGI DAN MORFOMETRIK IKAN GABUS (Channa striata), IKAN BELIDA (Notopterus chitala) DAN IKAN TOMAN MERAH (Channa marulioides) di PERAIRAN SUMATERA SELATAN BESERTA UPAYA PELESTARIANNYA Rosalia, Ayang Armelita; Ratna, Neng Evi; Silviya, Silviya
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v2i2.90836

Abstract

Ikan gabus (Channa striata), ikan toman merah (Channa marulioides), dan ikan belida sumatera (Notopterus chitala) merupakan beberapa jenis ikan air tawar yang hidup di perairan Sumatera Selatan dan tergolong kedalam ikan endemik. Banyaknya permintaan masyarakat terhadap ikan ini sebagai bahan baku dalam pengolahan makanan seperti pempek dan kerupuk menjadikan produksi kegitan tangkapan pada jenis ikan ini mengalami peningkatan sehingga mengancam terjadinya penurunan  tingkat populasi ketiga ikan endemik ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi taksonomi, morfologi serta morfometrik pada ikan gabus, ikan toman merah dan  ikan belida sumatera untuk memperoleh informasi pola pertumbuhan ikan endemik ini, guna mendukung  kelestarian khususnya di sektor perikanan. Metode yang digunakan adalah kepustakaan atau studi literatur dengan mereview hasil penelitian terahulu dari berbagai jurnal, artikel yang mendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa  terdapat beberapa perbedaan mengenai taksonomi antara ketiga ikan tersebut, dimana pada ikan gabus dan toman termasuk dalam keluarga Channa sedangkan pada ikan belida masuk dalam keluarga Notopteridae. Karakter  morfometrik antara ikan betina dan jantan pun terdapat beberapa perbedaan yang medasar. Beberapa upaya agar dapat menjaga kelestarian ketiga ikan endemik ini dari ancaman kepunahan, diantaranya dengan melalui suaka perikanan, rehabilitasi lingkungan dan modifikasi habitat, serta menyusun regulasi penangkapan ikan.
ANALISIS PENGGUNAAN METODE VIIRS BOAT DETECTION UNTUK MENDETEKSI DAERAH PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN TELUK BANTEN Rivandi, Muhammad Rifky; Ashari, Mahathir Muhamad; Aryadi, Naufal Rahaditya
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v4i2.90808

Abstract

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki potensi perikanan yang besar, termasuk diTeluk Banten yang merupakan wilayah kaya sumber daya ikan dalam pengelolaan WilayahPengelolaan Perikanan (WPP) 712. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaanmetode VIIRS Boat Detection (VBD) dalam mendeteksi zona potensi penangkapan ikan diperairan Teluk Banten. Data VBD selama tiga tahun (2021-2023) dianalisis untuk mengamatipola distribusi kapal penangkap ikan. Hasil analisis menunjukkan adanya variasi distribusikapal setiap tahun, dengan konsentrasi yang berpindah dari area laut yang lebih dalam di tahun2021 menuju perairan yang lebih dekat dengan pantai pada tahun 2022 dan 2023. Pola distribusiini memberikan indikasi perubahan lokasi penangkapan ikan yang mungkin dipengaruhi olehfaktor lingkungan dan ketersediaan ikan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagipengelolaan perikanan setempat, memungkinkan penentuan area dengan potensi penangkapantinggi serta pengaturan aktivitas penangkapan guna mendukung keberlanjutan stok ikan. Hasilpenelitian ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yangberkelanjutan di Teluk Banten.