cover
Contact Name
Rima Pratiwi Fadli
Contact Email
rima@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Konseling dan Pendidikan
ISSN : 23376740     EISSN : 23376880     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konseling dan Pendidikan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang keilmuan Bimbingan dan Konseling dan Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Indonesian Institute for Counseling And Education (IICE), merupakan sub lembaga dari perusahaan Multikarya Kons merupakan salah satu Pusat Kajian, Latihan dan Pelayanan Konseling serta Pendidikan di Indonesia. IICE beranggotakan Konselor-konselor dan para profesional dalam bidang konseling dan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 3 (2023): JKP" : 11 Documents clear
Hubungan antara fungsi kognitif dengan penyesuaian perguruan tinggi pada mahasiswa korban kekerasan seksual Rosiana, Dewi; Wangi, Eneng Nurlaili; Aslamawati, Yuli
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/197700

Abstract

Kekerasan seksual berdampak banyak pada aspek-aspek kehidupan korbannya. kekerasan seksual berdampak pada penurunan fungsi kognitif yang selanjutnya berdampak pada kemampuan akademis. Korban kekerasan seksual pun memperlihatkan masalah perilaku yang bentuknya internalisasi (menarik diri) dan eksternalisasi (memberontak atau mengganggu orang lain), hal ini memungkinkan para korban mengalami hambatan dalam menyesuaikan diri di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan meneliti mengenai korelasi antara fungsi kognitif dengan penyesuaian perguruan tinggi pada mahasiswa korban kekerasan seksual. Partisipan berjumlah 60 orang mahasiswa dengan usia rata-rata 21,6 tahun, yang terdiri dari perempuan sebanyak 58,33%, serta berdomisili di kota Bandung. Alat ukur menggunakan kuesioner adjustment to college (SACQ), dan tes fungsi kognitif menggunakan The Indonesian Version of Montreal Cognitive Assessment (MoCA-Ina). Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi positif yang signifikan antara fungsi kognitif dengan penyesuaian perguruan tinggi pada mahasiswa korban kekerasan seksual. Penelitian ini melengkapi referensi mengenai dampak kekerasan seksual dalam seting pendidikan di perguruan tinggi, serta diharapkan dapat menjadi bahan rujukan dalam menyusun intervensi guna membantu para korban kekerasan seksual menyelesaikan pendidikannya.
Kinerja guru bimbingan konseling dan implikasi penerapan sistem poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa Aisya Alkestri Mallaena; Hasbi Hasbi; Munir Yusuf
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/199100

Abstract

Kompetensi guru bimbingan konseling memiliki pengaruh terhadap kedisiplinan siswa dan menghambat efektivitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pelaksanaan layanan bimbingan konseling dan pemberian poin pelanggaran serta persepsi siswa dalam disiplin. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik triangulasi dan dianalisis dengan metode penelitian Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan  bahwa 1) kinerja guru BK belum optimal, namun inisiatif dengan membentuk Tim Konselor Terpadu menunjukkan upaya adaptasi meski terhambat oleh keterbatasan fasilitas dan kendala administratif; 2) Sistem poin pelanggaran di MTsN Luwu, sebagai inovasi pendidikan, bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa meski menghadapi tantangan administratif dan perlunya keterlibatan aktif seluruh stakeholder untuk efektivitas penerapannya; dan 3) Siswa MTsN Luwu merasa tekanan dari sanksi disiplin namun mengakui efektivitasnya dalam meningkatkan perilaku, meskipun adanya persepsi ketidak-konsistenan penerapan aturan oleh beberapa guru. Penelitian di MTsN Luwu mengungkapkan kebutuhan peningkatan sumber daya bagi guru BK agar layanan bimbingan dan konseling lebih efektif. Sistem poin pelanggaran perlu dievaluasi agar diterima tanpa menimbulkan tekanan berlebih dan diterapkan dengan konsisten. Keterlibatan stakeholder dan evaluasi rutin penting untuk memastikan efektivitas sistem disiplin dan program bimbingan.
Web-based learning management system as media in teaching ESP for mathematics students in higher education Abd. Syakur; Rizki Prasetya; Fajar Sandi Prawoco; Yulianto Sabat
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1102500

Abstract

This study examines the techniques used by ESP Math lecturers, the challenges they have in providing ESP learning materials, how they overcome these challenges, and the implications for ESP design. This study employed a qualitative research design by interviewing five ESP Mathematics lecturers teaching at STKIP PGRI Sidoarjo in the 2022-2023 academic year. 15 items of interview guidelines were prepared to gain a deeper understanding of what respondents have done in implementing the techniques of teaching ESP for Mathematics. The data were then examined using an interactive analysis process. The survey found that several of the lecturers had issues with vocabulary, pronunciation, grammar, and speaking fluency. The instructors overcame the obstacles by working together with other instructors and studying from printed and digital resources to better their command of the English language. Additionally, they utilized a web-based learning management system to aid in their education and facilitate the creation of instructional materials. It meant that the development of ESP for math educators had to concentrate on four areas: vocabulary, pronunciation, grammar, and fluency. The ESP curriculum might be developed using any number of platforms, including ones that cater to linguistics and mathematics.
Parental support: prevention of cyber grooming in junior high school adolescents Dini Rakhmawati; Venty Venty; Jovitha Julienjatiningsih; Mujiyono Mujiyono; Argo Widhiharto
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1102300

Abstract

Social media has become an important part of human life, especially teenagers. Adolescents are vulnerable to manipulation on social media by adults for financial gain or sexual gratification that ends in sexual abuse. Research on cyber grooming in Indonesia is still limited. This research was conducted with correlational studies. The study population was 768 students of SMP N 6 Semarang. The sampling technique used was simple random sampling by taking 20% of the total population of 154 students. The method of data collection is carried out using psychological scale instruments. Data analysis techniques use correlation. Results showed that there was a positive association between parental support and supervision of adolescents' understanding of the dangers of cyber grooming. Parents' awareness of the risks of online or the risks of social media use in adolescents needs to be increased.
Kajian pendidikan karakter dimasa pandemi covid-19 studi kasus pada sekolah berasrama Marlina Marlina; Zulfi Hendri
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/181700

Abstract

Pembelajaran selama pandemic hanya dilakukan dengan daring, sehingga ini menjadi tantangan SMA Taruna Nusantara dalam proses melaksanakan pendididkan karakter.  Disisi lain pendidikan karakter yang diterapkan secara daring akan memberikan kesempatan bagi peserta didik dalam mengaktualisasukan nilai-nilai pendidikan karakter di lingkungan keluarga dan masyarakat dalam upaya keikutsertaan pencegahan dan penanggulangan pandemic covid-19 dengan memberi contoh pola hidup sehat dan peserta didik dapat menjadi contoh duta protokol kesehatan dilingkungan tempat tinggal siswa pada situasi pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter bagi siswa saat melakukan pembelajaran secara daring di tengah kondisi pandemi Covid-19. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Keseluruhan data yang terkumpul akan dianalisis secara kualitatif. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran daring dimasa pandemic covid-19 memang perlu kreatifitas, apalagi jika berkaitan dengan pendidikan karakter perlu adanya sinergi antara pamong-siswa-orangtua supaya pendidikan karakter tercapai, sehingga dapat menjadi bekal untuk siswa dalam menapaki cita-cita dan masa depan. Kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan seberapa tinggi pendidikan dan nilai akademik yang dicapai, tetapi kesuksesan seseorang ditentukan juga oleh karakter  (attitude) yang baik.
Acceptance and commitment therapy (ACT) counseling as non-suicidal self-injury (NSSI) intervention for students Afra Hasna; Nurul Fajri
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1101100

Abstract

Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) behavior is carried out as an effort to avoid thought, feeling, somatic sensation or other internal experiences that are uncomfortable or troublesome. The intervention carried out using Acceptance and Commitment Therapy (ACT) to increase psychological flexibility targeted at avoiding experiences or tendencies to avoid unwanted thoughts or emotions. This research aims to provide NSSI behavioral intervention which is carried out using the Acceptance and Commitment Therapy (ACT) as an effort to change positive behavior through a process of acceptance, attention and behavior change. The population in this research is students of SMAN 1 Bogor and the sample was taken using purposive sampling technique with the characteristics of conducting NSSI for 1 year, so three people are selected as samples who have met the criteria. This research is designed using single subject research with the ABA model and analyzed using inferential statistics. By using the Difficulties in Emotion Regulation (DERS) instrument, the results obtained in the baseline phase (A1) are an average score of 99.6; intervention phase (B) obtained an average score of 80.9; and at baseline (A2) an average score of 63.8 is obtained. This means that there is a decrease in the graph of NSSI behavior at each intervention session using ACT. This research provides information that using (ACT) can reduce NSSI behavior in students.
Profil kepribadian pembina asrama di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Yulius Mataputun
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/190300

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis profil kepribadian koordinator dan anggota pembina asrama di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kuantitatif . Populasinya berjumlah 45 orang pembina asrama sekaligus menjadi sumber data utama. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen berupa laporan hasil pemeriksaan psikologis terhadap pendidik dan tenaga kependidikan SATP yang telah tersedia dalam data base pada unit Laboratorium BK-Psikologis FKIP UNCEN. Selain itu dilakukan wawancara dan pengamatan terbatas untuk mendukung data hasil studi dokumen. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, setengah koordinator pembina asrama di SATP Mimika Papua Tengah memiliki kepribadian adaptasi sosial yang cukup baik, sementara setengahnya lagi memiliki kepercayaan diri kategori kurang. Kedua, lebih dari setengah anggota pembina asrama di SATP Mimika Papua Tengah memiliki kepribadian loyalitas yang cukup baik, namun dalam hal kepercayaan diri lebih dari setengah berada pada kategori kurang. Berdasarkan kajian ini, pihak manajemen perlu melakukan refleksi sistem rekrutmen dan penguatan kapasitas kepercayaan diri koordinator dan anggota pembina asrama SATP Mimika Papua Tengah.
A comparison of personality type congruence with learning achievement of students from the primary school teacher education program at Adzkia University Irwan Prayitno; Ismira Ismira
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1103000

Abstract

Personality type can be defined as an image of oneself manifested publicly. John Lewis Holland argues that personality type influences career choices and job satisfaction. Holland's Career Theory states that the most congruent personality types for a teacher's career are social, entrepreneurial, and artistic personality. The personality types that are less suited for a teaching role include the investigative, conventional, and realistic types. This research aimed to compare the congruence or incompatibility of personality types with the learning achievement of Primary School Teacher Education students at Adzkia University. This comparative quantitative study used the personality test arranged based on the concept of Hexagonal Theory by John Holland. The research sample comprised 161 selected using a simple random sampling technique. The research results show that 60% of the students' personality is congruent with their job as a teacher, whereas the remaining 40% shows the opposite. The average academic achievement of student’s personality congruent with their job as a teacher is 81.6, while student personality opposite is 78.9. There is only a 2.1 point difference between the two. Furthermore, there is no difference in the learning achievement of students with the congruent personality type and those without. The hypothesis test result shows that personality type has no impact on learning achievement.
Kekerasan cybersexual & keberfungsian keluarga terhadap kesehatan mental di perguruan tinggi Iriani Indri Hapsari; Deasyanti Deasyanti; Fellianti Muzdalifah
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1100600

Abstract

Data pelecehan seksual siber di perguruan tinggi semakin meningkat seiring dengan kesadaran dan keberanian para korban dan masyarakat untuk “bersuara” terkait kasus-kasus kekerasan seksual, termasuk kasus cybersexsual. Kasus kekerasan cybersexsual bisa berdampak terhadap kondisi kesehatan mental korban. Peran keberfungsian keluarga menjadi penting dalam membantu meminimalisir kondisi kesehatan mental korban kekerasan cybersexsual. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kekerasan cybersexsual dan keberfungsian keluarga terhadap kesehatan mental korban kekerasan cybersexual di perguruan Tinggi. Responden dalam penelitian ini adalah civitas akademika perguruan tinggi “X” yang mengalami kekerasan cybersexsual berjumlah 41 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi ganda Penelitian ini telah melalui uji etika penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kekerasan cyberseksual yang dialami maka kondisi kesehatan mentalnya akan semakin rendah. Selain itu, didapatkan bahwa semakin tinggi keberfungsian keluarga maka akan semakin tinggi kesehatan mentalnya. Kontribusi variabel kekerasan cybersexual dan keberfungsian keluarga terhadap kesehatan mental sebesar 48,2%. Oleh karena itu, perlunya perhatian dan dukungan dari pemerintah dan perguruan tinggi dalam mengantisipasi meluasnya kekerasan cybersexsual dengan tindakan preventif, promotif maupin kuratif. Selain itu, peran keberfungsian keluarga untuk memulihkan kesehatan mental korban menjadi sangat penting.
How does education and mindfulness matter to high school student’s pro-environmental behaviour? Mariani Chandra; Partono Nyanasuryanadi; Burmansah Burmansah; Tjhia Khie Khiong; Julia Surya
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/199500

Abstract

Indonesia is one of the largest marine debris disposal countries in Asia. Due to its open dumping garbage disposal scheme and the growing population of productive age and educated demographic, there is a heightened urgency to develop an education model as a practical solution. This study aims to develop an education model that combines education and mindfulness to achieve environmental competency using a pretest-posttest control group design. The target population is 96 students in classes 11 and 12, and they are divided randomly into 2 groups called the experiment group which got the intervention and the control group which did not get any intervention. The intervention given to the experimental group was built on social learning theory and adapted to the environment and socio-culture of Jakarta, Indonesia. Pretest and posttest questionnaire were used and analyzed using t-test, paired samples t-test, and one-way ANOVA. The results shows that environmental education and mindfulness influence positively pro-environmental behaviour, and there are significant differences in posttest result of the experimental group. Our experiment demonstrates education and mindfulness can simultaneously cultivate and sustain environmental competency.

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): JKP Vol. 13 No. 3 (2025): JKP Vol. 13 No. 2 (2025): JKP Vol. 13 No. 1 (2025): JKP Vol. 12 No. 4 (2024): JKP Vol 12, No 3 (2024): JKP Vol. 12 No. 3 (2024): JKP Vol 12, No 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 1 (2024): JKP Vol 12, No 1 (2024): JKP Vol 11, No 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 4 (2023): JKP Vol 11, No 3 (2023): JKP Vol. 11 No. 3 (2023): JKP Vol. 11 No. 2 (2023): JKP Vol 11, No 2 (2023): JKP Vol. 11 No. 1 (2023): JKP Vol 11, No 1 (2023): JKP Inpress 2023 Vol 10, No 4 (2022): JKP Vol 10, No 3 (2022): JKP Vol. 10 No. 3 (2022): JKP Vol. 10 No. 2 (2022): JKP Vol 10, No 2 (2022): JKP Vol 10, No 1 (2022): JKP Vol. 10 No. 1 (2022): JKP Vol 9, No 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 3 (2021): JKP Vol 9, No 3 (2021): JKP Vol 9, No 2 (2021): JKP Vol. 9 No. 2 (2021): JKP Vol 9, No 1 (2021): JKP Vol. 9 No. 1 (2021): JKP Vol. 8 No. 3 (2020): JKP Vol 8, No 3 (2020): JKP Vol 8, No 2 (2020): JKP Vol 8, No 1 (2020): JKP Vol 7, No 3 (2019): JKP Vol 7, No 2 (2019): JKP Vol 7, No 1 (2019): JKP Vol. 7 No. 1 (2019): JKP Vol 6, No 3 (2018): JKP Vol 6, No 2 (2018): JKP Vol 6, No 1 (2018): JKP Vol 5, No 3 (2017): JKP Vol 5, No 2 (2017): JKP Vol 5, No 1 (2017): JKP Vol 4, No 3 (2016): JKP Vol 4, No 2 (2016): JKP Vol 4, No 1 (2016): JKP Vol 3, No 3 (2015): JKP Vol 3, No 2 (2015): JKP Vol 3, No 1 (2015): JKP Vol 2, No 3 (2014): JKP Vol 2, No 2 (2014): JKP Vol 2, No 1 (2014): JKP Vol 1, No 3 (2013): JKP Vol 1, No 2 (2013): JKP Vol 1, No 1 (2013): JKP More Issue