cover
Contact Name
Holla Rei
Contact Email
hollarei25@gmail.com
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
hollarei25@gmail.com
Editorial Address
Bogor
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 31089623     DOI : 10.58987/ajpi.v5i2.9693
Core Subject :
jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang Pendidikan Islam. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan mahasiswa dalam menyebarluaskan gagasan, temuan, serta inovasi yang relevan dengan pengembangan pendidikan Islam di berbagai jenjang dan lembaga pendidikan. Ruang lingkup jurnal mencakup topik-topik seperti model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), metodologi pengajaran, pengembangan kurikulum, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam, serta isu-isu kontemporer dalam pendidikan di madrasah, pesantren, dan sekolah. Al-Ilmiya menerapkan sistem peer-review dalam setiap proses penerbitan artikel guna menjamin kualitas dan orisinalitas karya ilmiah yang dimuat. Diterbitkan secara berkala, jurnal ini hadir sebagai kontribusi nyata dalam memperkaya khasanah keilmuan Pendidikan Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
Analisis Hukum Islam terhadap Pembayaran UKT Melalui Platform Pinjaman Online Anggia Meilani Putri; Siti Zubaidah; Mahlil Nurul Ihsan
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of online loans as an alternative source of educational financing has increased alongside the development of financial technology and students’ growing need for quick access to funds. This study aims to analyze the practice of paying Single Tuition Fees through online lending platforms from the perspective of Islamic law. The research employs a library research method by examining books, scholarly journals, legislation, fatwas, and related documents. The analysis is conducted using the framework of Islamic commercial jurisprudence, focusing on debt contracts, the prohibition of usury, uncertainty in transactions, and the objectives of Islamic law. The findings indicate that educational financing through online loans is generally permissible as a form of mutual assistance. However, the imposition of interest, service charges, and late-payment penalties introduces elements of usury, while the lack of contractual transparency may lead to uncertainty. Although online loans facilitate access to educational funding, they also pose economic risks to borrowers. Therefore, Sharia-compliant educational financing is considered more consistent with the principles of justice and public welfare in Islamic law.
Tahapan Perkembangan Anak Perspektif Sholeh Abdul Aziz dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Aini; Ratri; Aji; Muhammad
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep tahapan perkembangan anak dalam perspektif Sholeh Abdul Aziz serta menjelaskan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap karakteristik perkembangan anak sebagai landasan dalam merancang proses pendidikan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber primer penelitian adalah kitab Tarbiyah wa Thuruq at-Tadris, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari literatur pendidikan Islam dan psikologi perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan, mencakup perkembangan fisik dan mental yang saling berkaitan, serta dipengaruhi oleh faktor hereditas dan lingkungan. Konsep ini menegaskan bahwa pendidikan harus disesuaikan dengan karakteristik setiap tahap perkembangan anak. Pemahaman terhadap tahapan perkembangan tersebut menjadi dasar bagi pendidik dalam menentukan metode, pendekatan, dan lingkungan belajar yang tepat. Dengan demikian, pemikiran Sholeh Abdul Aziz memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan pendidikan Islam yang berorientasi pada psikologi perkembangan anak.
Efektivitas Penerapan Model Game Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Fiqih Imas Jamilah Faoziah; Anton; Fiqra Muhamad Nazib
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the low cognitive learning outcomes of fifth-grade students in Fiqh subjects at MIN 4 Garut. Many students had not achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM) due to low learning interest, limited interaction, and the use of traditional teaching methods. To address this issue, the Game-Based Learning model was implemented to improve cognitive learning outcomes. The research employed a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest Design involving 30 students. The instruments used were tests and observation sheets. The observation results showed teacher engagement at 91.11% and student engagement at 84.44%, both categorized as very good. The average score increased from 49.92 to 78.75. The Paired Samples T-Test showed a significance value of 0.00 < 0.05, and the N-Gain score of 0.60 was categorized as moderate. Thus, the model proved effective in improving cognitive learning outcomes and fostering active and enjoyable learning.
Sejarah Pendidikan Islam pada Masa Khulafaur Rasyidin dan Relevansinya Moh Yusup Saepuloh Jamal; Indri Sulistiawati; Hidir Arifin; Neng Winda Khaerunnisa; Ananda Rosiani
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the development of Islamic education during the Khulafaur Rasyidin period and its relevance to Islamic education in the era of globalization. The research employed a qualitative approach through library research by analyzing various sources related to the history of Islamic education. The findings reveal that Islamic education experienced distinct developments under each caliph. Abu Bakar maintained the educational system established by Prophet Muhammad (PBUH), Umar ibn Khattab strengthened educational institutions and administration, Uthman ibn Affan contributed through the codification of the Qur’an, while Ali ibn Abi Talib played a significant role in the development of Arabic grammar (nahwu). The educational values practiced during this period, including justice, morality, and a holistic approach to learning, remain highly relevant in addressing contemporary educational challenges in the globalization era.
Implementasi Fiqih Thaharah dalam Kehidupan Sehari-Hari Peserta Didik Dina Auliya; Irma Rawasti; Melliyatin Arafah; Lusiana Shafara; Rusmiyati
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the implementation of fiqh thaharah in students’ daily life and the factors influencing its application. Thaharah is a fundamental concept in Islamic jurisprudence that is not only related to physical cleanliness but also encompasses spiritual purity and moral development. This research uses a qualitative approach with a library research method by reviewing various relevant literature, scientific journals, and previous studies. The findings show that the implementation of fiqh thaharah among students is reflected in habits such as maintaining personal hygiene, performing proper ablution (wudu), keeping the school environment clean, and applying a healthy and disciplined lifestyle. In addition, its implementation is influenced by internal factors such as students’ understanding, awareness, and discipline, as well as external factors such as family, school, social environment, technology, and facilities. In conclusion, fiqh thaharah plays an important role in shaping students’ religious character, discipline, and awareness of cleanliness.
Pengembangan Profesionalisme Guru Sman 3 Tuban sebagai Murabbi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Islam di Era Artificial Intelligence Efa Lutfi Udma; Muhlishotul Amalia; Diah Ayu Nur Afrida; Salsa Nikmatus Solekah; Muhammad Slamet Prasetyo; Ainun Najib
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai murabbi digital dalam menghadapi pembelajaran di era Artificial Intelligence (AI) di SMAN 3 Tuban. Pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan menuntut guru untuk mampu menyesuaikan diri dengan inovasi pembelajaran modern tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI, kepala sekolah, serta peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI telah mengintegrasikan berbagai media dan platform digital, seperti Google Classroom, Canva, video pembelajaran, serta aplikasi berbasis AI untuk meningkatkan efektivitas dan daya tarik proses belajar. Selain sebagai pendidik, guru juga berperan sebagai murabbi digital yang membimbing peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab dan beretika. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital sebagian guru serta kecenderungan peserta didik menggunakan AI secara instan. Untuk mengatasinya, sekolah menyelenggarakan pelatihan, seminar, workshop, dan kolaborasi antar guru guna memperkuat kompetensi digital serta kualitas pembelajaran PAI.  
Pengembangan Media Vidio Pembelajara Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Pelajaran PAI-BP Materi Zakat untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik SMPN 3 Batang Anai Nenesia Okvaiv Adesta; Elfi Rahmi; Ahmad Sabri; Rehani; Sasmi Nelwati
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat belajar siswa terhadap pelajaran PAI-BP tentang zakat yang rendah menunjukkan perlunya inovasi pada media pembelajaran yang lebih menarik dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media video pembelajaran yang berbasis kearifan lokal guna meningkatkan minat belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Tentukan, Rancang, Kembangkan, Sebarkan), meskipun penelitian hanya dilaksanakan sampai pada tahap Kembangkan. Data diperoleh melalui lembar validasi dari para ahli dan angket terkait praktikalitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media yang telah dikembangkan mendapatkan tingkat validitas yang sangat tinggi, yakni 93,04% dari ahli media dan 88% dari ahli materi, serta tingkat praktikalitas mencapai 82% dengan kategori sangat praktis. Hasil ini menunjukkan bahwa video pembelajaran yang mengangkat kearifan lokal layak digunakan sebagai media untuk pembelajaran PAI-BP mengenai zakat dan memiliki potensi dalam meningkatkan minat belajar siswa.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Al-Quran Pada Mata Pelajaran PAI di SMPIT Anugrah Insani Khaerul Falah; Ahmad Sofyan; Solahuddin
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis Al-Quran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPIT Anugrah Insani. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru PAI, dan siswa kelas VII B. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis Al-Quran diterapkan melalui integrasi ayat-ayat Al-Quran dalam materi PAI, pembiasaan membaca Al-Quran, penggunaan metode Tilawati, kegiatan tadabbur, serta pembentukan karakter melalui keteladanan dan pembiasaan ibadah. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang religius dan dukungan pihak sekolah, sedangkan faktor penghambat berupa pengaruh penggunaan gawai, kurangnya pengawasan orang tua, dan perbedaan kemampuan membaca Al-Quran siswa. Penerapan pembelajaran berbasis Al-Quran memberikan dampak positif terhadap peningkatan sikap religius, kedisiplinan, dan akhlak peserta didik.
Efektivitas Pembelajaran Tahsin Online Metode Al-Minha Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa Siti Nurul Rohmah; Ahmad Sofyan; Solahuddin
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Tahsin online di Lembaga Gema Qur’ani Kota Depok menghadapi tantangan berupa keterbatasan interaksi langsung dalam proses talaqqi serta pengawasan detail makharijul huruf dan sifatul huruf melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode Al-Minha dalam pembelajaran tahsin secara daring terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Quran siswa di Lembaga Gema Qur’ani Kota Depok. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket dan nilai progress report siswa, lalu dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode Al-Minha berkategori cukup baik dengan rata-rata lima puluh dua koma sembilan puluh tiga, sementara kemampuan membaca Al-Quran siswa berada pada rata-rata lima puluh empat koma enam puluh tiga. Berdasarkan uji statistik, terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran tahsin online metode Al-Minha terhadap kemampuan membaca Al-Quran siswa dengan nilai t-hitung tiga koma enam ratus tiga puluh dua lebih besar dari t-tabel dua koma nol empat puluh delapan. Metode Al-Minha memberikan kontribusi sebesar tiga puluh dua persen terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Quran siswa, sementara enam puluh delapan persen sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lain. Kesimpulannya, efektivitas pembelajaran tahsin online metode Al-Minha berpengaruh signifikan namun berada pada kategori rendah terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Quran siswa di Lembaga Gema Qur’ani Kota Depok
Peran Kepala Sekolah Sebagai Fasilitator dalam Mendukung Kinerja Guru Di SD Negeri 160 Palembang Kiki Agustian; Ade Akhmad Saputra
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of the school principal as a facilitator in supporting teacher performance at SD Negeri 160 Palembang. This study is motivated by the importance of the school principal’s role in improving the quality of education through support for teachers in carrying out their teaching duties. The study employs a descriptive qualitative approach using a field case study method. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation with the school principal, teachers, school supervisors, and the school committee as research informants. Data analysis involves data reduction, data presentation, and drawing conclusions using source triangulation to test data validity. The research results indicate that the principal at SD Negeri 160 Palembang has optimally fulfilled their role through functions as an administrator, manager, supervisor, leader, innovator, and motivator. The principal plays a role in managing school administration, organizing educational resources, supervising the learning process, setting an example of leadership, encouraging technology-based learning innovation, and motivating teachers. This role has had a positive impact on improving teacher performance, as evidenced by increased teacher discipline, the availability of teaching materials, creativity in teaching, and the effectiveness of the classroom learning process. Although there are still challenges, such as limited facilities and differences in teachers’ ability to adapt to technological advancements, the principal continues to work on solutions to improve the quality of education at the school.