cover
Contact Name
Dr. Iis Purnengsih, M.Sn
Contact Email
jurnal.visualheritage@gmail.com
Phone
+628989421606
Journal Mail Official
jurnal.visualheritage@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
ISSN : 27984656     EISSN : 26230305     DOI : https://doi.org/10.30998/vh.v8i3
Core Subject :
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya fokus untuk menerbitkan artikel penciptaan maupun pengkajian untuk semua aspek, meliputi laporan penelitian terbaru dan ide-ide konseptual dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dalam bidang Desain, Ilustrasi, Fotografi, Seni, Budaya Visual serta bidang keilmuan seni dan humaniora lainnya. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kajian tipografi, branding, fotografi, media, desain komunikasi visual, periklanan, animasi, ilustrasi, budaya visual, nirmana, film, videografi, dll.
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
Konstruksi Dramaturgi Pertunjukan Teater Tradisional Abdul Muluk Muara Jambi Lusi Handayani; Dinda Assalia Avero Pramasheilla; Ikhsan Satria Irianto; Tofan Gustyawan
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1152

Abstract

Teater tradisional Abdul Muluk merupakan seni pertunjukan masyarakat Melayu yang berkembang di Desa Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi sejak sekitar tahun 1930-an. Pertunjukan ini bersumber dari Syair Abdul Muluk karya Raja Ali Haji yang kemudian ditransformasikan menjadi bentuk teater rakyat. Saat ini eksistensi teater Abdul Muluk semakin terancam akibat kurangnya regenerasi pelaku seni, perubahan selera masyarakat, dan masuknya hiburan modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi dramaturgi yang membangun struktur pertunjukan teater tradisional Abdul Muluk di Desa Muara Jambi, meliputi struktur naratif, penokohan, serta dialog dan bahasa pertunjukan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi dramaturgi teater Abdul Muluk dibangun melalui alur cerita yang berpusat pada kisah kerajaan dengan pola linear, penokohan yang bersifat tipologis berdasarkan strata sosial kerajaan, serta dialog yang mengandalkan improvisasi dan penggunaan pantun serta syair sebagai ciri khas bahasa pertunjukan. Temuan ini menjadi dasar penting bagi upaya dokumentasi dan pelestarian struktur dramaturgis teater Abdul Muluk yang mulai langka.
Freemium Dan Konversi Audiens Microdrama Di Platform Rcti+ Yousep Eka Irawan Apriyandi; Sekarseta Prihatmadi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1171

Abstract

Transformasi konsumsi media konvensional ke platform digital mendorong industri penyiaran Indonesia mengadopsi model bisnis baru. Penelitian ini mengkaji strategi freemium pada microdrama di RCTI+ sebagai mekanisme konversi audiens dari pengguna gratis menjadi pelanggan berbayar. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan wawancara mendalam terhadap informan kunci dan penonton aktif RCTI+, penelitian ini mengintegrasikan dua kerangka teori yaitu Uses and Gratifications untuk memahami motivasi menonton, dan Teori Perceived Value untuk menjelaskan proses keputusan berlangganan. Hasil penelitian menemukan tiga temuan utama: (1) audiens mengonsumsi microdrama berdasarkan gratifikasi emosional berupa keterlibatan afektif dengan narasi cerita cliffhanger; (2) pergeseran skema freemium dari model berbasis uji coba (trial based) menjadi model berbasis konversi (conversion driven) skema ini terbukti efektif mendorong urgency penonton untuk berlangganan; dan (3) perceived value yang dirasakan audiens tidak hanya bersumber dari akses konten, tetapi juga dari menghilangnya gangguan iklan di platform, serta rasa eksklusivitas ketika sudah berlangganan. Microdrama Benci Jadi Bucin di RCTI+ mencatat 7,69 juta tayangan dengan retensi tinggi meskipun telah tayang sejak Juni 2025, hal ini menegaskan bahwa integrasi antara tayangan microdrama yang naratif penuh cliffhanger di setiap episode  dan skema freemium merupakan satu kesatuan strategi media digital yang kokoh.  
Desain Ui/Ux Notimate Sebagai Aplikasi Manajemen Waktu Untuk Mendukung Produktivitas Remaja Chhun Seavyinh; Ari Rimbawan; Agung Wijaya
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1172

Abstract

  Masa transisi menuju dewasa awal sering dihadapkan pada permasalahan manajemen waktu, prokrastinasi akademik, dan distraksi digital yang berdampak pada produktivitas mahasiswa. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka dan pengalaman pengguna aplikasi manajemen waktu bernama "NotiMate" menggunakan pendekatan Design Thinking. Penelitian difokuskan pada mahasiswa usia 18–23 tahun yang mengalami kesulitan dalam mengatur aktivitas akademik dan kebiasaan produktif sehari-hari. Metode penelitian terdiri atas lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna membutuhkan sistem pengingat yang sederhana, terintegrasi, dan mampu membantu pengelolaan aktivitas secara lebih terstruktur. Berdasarkan kebutuhan tersebut, dirancang prototype aplikasi “NotiMate” dengan fitur utama berupa reminder alarm, create activity, create note, dan progress review. Konsep visual aplikasi mengusung tema “Attentive Care for Better Productivity” dengan pendekatan desain minimalis, intuitif, dan ramah pengguna. Hasil testing menunjukkan bahwa prototype aplikasi telah memenuhi aspek dasar usability testing, terutama pada aspek kemudahan penggunaan, efisiensi navigasi, dan kepuasan pengguna. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan konsep UI/UX aplikasi manajemen waktu yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna sebagai pendukung produktivitas pelajar dan mahasiswa di era digital.
Diegetic Sound sebagai Penguat Dramatik melalui Dialog dan Suara Atmosfer pada Film Budi Pekerti Rian Prasetya Yunanto; Sabrian Faza Nasher
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1181

Abstract

Film Budi Pekerti (2023) mengangkat tema sosial mengenai perjuangan seorang guru menghadapi perundungan siber. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana diegetic sound design berkontribusi terhadap kekuatan dramatik film, khususnya dalam konteks konflik, suspense, curiosity, dan surprise. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis sebelas adegan kunci yang dipilih berdasarkan keberadaan unsur dramatik dan penggunaan suara diegetik. Data dikumpulkan melalui observasi film dan studi pustaka untuk memperkuat kerangka teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa on-screen sound seperti dialog dan suara lingkungan efektif membangun ketegangan, konflik, dan karakterisasi. Sementara itu, off-screen sound memberikan lapisan emosional tambahan dan memperluas ruang naratif, terutama dalam menciptakan kejutan. Temuan ini menegaskan bahwa suara diegetik tidak hanya sebagai pelengkap visual, tetapi memiliki fungsi naratif penting dalam menciptakan suasana dan memperdalam makna cerita. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi film dan akademisi dalam mengeksplorasi desain suara sebagai bagian integral dari storytelling sinematik.
Strategi manajemen Klub Merby Semarang Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Seni Ani Nur Auliyatun Latifah; Nida Zen Ahmada; Winnie Padnecwara; Chandra Dewi Kusumaningtyas; Dinasti Kartika Putri; Hartono; Restu Lanjari
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v9i1.1201

Abstract

Pendidikan seni di lembaga nonformal memerlukan pengelolaan yang profesional agar kualitas pembelajaran tetap terjaga. Penelitian ini mengangkat isu mengenai pentingnya strategi manajemen yang sistematis dalam menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi manajemen yang diterapkan oleh Klub Merby Semarang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni bagi peserta didiknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pedagogi seni. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pihak pengelola lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klub Merby menerapkan fungsi manajemen secara terpadu, mulai dari perencanaan program tahunan yang adaptif terhadap isu sosial, pengorganisasian kelas melalui pembagian tiga aspek utama, hingga pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada anak. Selain itu, pengawasan mutu dilakukan melalui evaluasi berkala setiap enam bulan dalam bentuk ujian karya dan pementasan. Strategi ini berhasil menciptakan ekosistem belajar yang kolaboratif dan konsisten dalam menjaga standar kualitas tanpa membatasi kreativitas pengajar maupun peserta didik.  
Analisis Perilaku Dan Pengetahuan Masyarakat Dalam Menghadapi Teknologi Waste To Energy Mutiara Ayu Fauziah Rohman; Ramlan
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1208

Abstract

Penyakit sampah menjadi semakin berkembang di Indonesia disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk dan konsumtifisme masyarakat serta adanya permasalahan sampah plastic yang berdampak terhadap kondisi lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu analisis penggunaan teknologi termal di TPST Babakan Sari Kota Bandung dengan pendekatan design thinking. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif berdasarkan literature review dan observasi. Dalam hasil penelitian ini disebutkan bahwa program waste to energy memiliki potensi untuk mengurangi sampah residu dan membantu pada pengelolaan sampah secara lebih lanjut, tapi efektivitas penggunaannya masih dipengaruhi oleh kurangnya pengelolaan sampah sejak dari sumber, serta kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat. Dalam pembahasan, pendekatan design thinking sangat berguna dalam identifikasi kebutuhan pengguna dan strategi. Dengan dilakukannya penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan waste to energy, kesadaran masyarakat merupakan factor utama mencapai efektivitas pengelolaan sampah terpadu.
Design Ui/Ux Aplikasi Aneta Sebagai Ekosistem Digital Pet Care Dan Pencarian Pasangan Anabul Di Denpasar Putu Anindya Prameshwary Dharmawan; Wayan Gede Budayana; Ari Rimbawan
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1217

Abstract

Layaknya manusia yang memerlukan jodoh, anabul (anak bulu) juga memerlukan jodoh yang cocok agar seluruh kebutuhan dan haknya terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta memberikan solusi mengenai permasalahan perjodohan dan pemeliharaan anabul melalui perancangan prototype aplikasi ANETA (Anabul Mencari Cinta) dengan pendekatan UI/UX. Penelitian ini menggunakan metode Design Thinking yang mengedepankan kebutuhan, efektivitas, dan kenyamanan pengguna. Melalui fitur mate untuk mencari jodoh kawin dan teman bermain, fitur pet-care yang merangkap kebutuhan dan kesehatan anabul, hingga fitur sosial media mini, ANETA dapat berkontribusi dalam memudahkan pengguna mencarikan jodoh untuk anabul dan mengecek kesehatan anabul. Hasil penelitian ini yakni prototype aplikasi mobile ANETA dengan branding kepercayaan dan kasih sayang, serta fitur match, pet-care, artikel perawatan anabul, dan emergency call khusus untuk pengguna di Denpasar, Bali.
Representasi Kecantikan Dalam Iklan Produk Somethinc Perspektif Roland Barthes Dyiena Hanieviya Ouelya; Nabillah Safyra; Laily Fitriani
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1222

Abstract

Penelitian ini membahas tentang video iklan “Produk Kecantikan Somethinc” yang dibintangi oleh berbagai model yang memiliki ragam visual yang berbeda, yang diartikan sebagai kampanye untuk mempromosikan penerimaan diri dan kepercayaan diri bagi konsumen, serta membahas bagaimana mitos kecantikan ideal yang tidak realistis yaitu berkulit putih dan tubuh sempurna tidak lagi menjadi penekanan dalam video periklanan produk kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra kecantikan yang direpresentasikan dalam tiga video iklan produk Somethinc yang diunggah pada tahun 2020, 2022 dan 2023  serta mendeskripsikan perubahan visual kecantikan yang ditampilkan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi iklan produk Somethinc di platform YouTube. Proses pengumpulan data melibatkan pencatatan, penandaan, serta pengambilan tangkapan layar dari iklan tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Semiotika Roland Barthes, yang mencakup analisis makna konotasi, denotasi, dan mitos. Kemudian, ditemukan beberapa hasil yang dapat menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Pertama, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa iklan produk somethinc membangun perubahan makna kecantikan secara konsisten dengan menyatakan bahwa kecantikan yang sebenarnya berasal dari dalam diri dan kepercayaan diri. Kedua, iklan ini menyoroti bahwa standar kecantikan harus mencakup semua jenis warna kulit, bentuk tubuh, bentuk wajah, dan berbagai fitur tubuh lainnya yang dapat diterima oleh semua orang.
Kajian Iklan Yoyic Menggunakan Teori  Roland Barthes Asyfa Ainur khasanah; Fitria Iswari; Catur Sunu Wijayanto; Enny Nurcahyawati
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1268

Abstract

Media strategis dalam membangun citra dan menyampaikan pesan produk kepada konsumen salah satunya pada iklan YoyiC, minuman probiotik rendah gula dengan berbagai varian rasa, tidak hanya mempromosikan keunggulan produk, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai gaya hidup sehat yang modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda-tanda dalam iklan YoyiC menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, yang membagi analisis tanda ke dalam tiga lapisan: denotasi, konotasi, dan ideologi. Yang dapat dispesifikasi lebih dalam mulai dari elemen visual, budaya dan gaya hidup yang relevan hingga ideologi bahwa yoyiC dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan yang baik untuk kita. Penelitian ini mengungkap bahwa iklan YoyiC dirancang untuk membangun narasi yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pada manfaat bagi kesehatan. Pendekatan semiotika Barthes memungkinkan pemahaman mendalam tentang bagaimana tanda-tanda dalam iklan menciptakan makna yang kompleks dan memengaruhi persepsi konsumen. Dengan demikian, iklan ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pemasaran, tetapi juga sebagai media yang memperkuat nilai-nilai tentang kesehatan dan gaya hidup kontemporer. Selain itu, Iklan yoyiC merupakan brand produk yang mendunia karena turut serta menjadi official Olympic Partner. Dengan demikian, iklan YoyiC tidak hanya berfungsi sebagai alat pemasaran, tetapi juga sebagai representasi budaya visual yang mencerminkan nilai-nilai sosial dalam masyarakat kontemporer.
Perancangan Card Game Bondup Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Dalam Keluarga Citra Khairunnisa; Ricky Widyananda Putra
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 3 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i3.1286

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena kenakalan remaja di Indonesia yang berkaitan erat dengan rendahnya kualitas komunikasi interpersonal dalam keluarga. Remaja sebagai individu yang sedang berada pada fase pencarian jati diri cenderung rentan terhadap pengaruh lingkungan, terutama ketika komunikasi dengan orang tua tidak berjalan secara terbuka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah media alternatif berupa card game yang dapat memfasilitasi komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak secara lebih efektif, menyenangkan, dan tidak menghakimi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode design-based research, yang menekankan pada proses perancangan secara iteratif serta integrasi antara teori dan praktik. Hasil penelitian menghasilkan sebuah card game bernama BondUp yang terdiri dari empat komponen utama, yaitu Question Cards, Activity Cards, Final Cards, dan How to Play Cards. Permainan ini dirancang dengan pendekatan visual yang hangat melalui ilustrasi dan penggunaan warna pastel, serta struktur interaksi bertahap yang mencakup pembukaan percakapan, aktivitas kolaboratif, dan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa BondUp mampu menciptakan suasana komunikasi yang lebih cair, terbuka, dan empatik dibandingkan komunikasi formal sehari-hari. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa card game BondUp efektif sebagai media komunikasi interpersonal dalam keluarga. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi antara desain permainan, pengalaman emosional, dan komunikasi interpersonal sebagai pendekatan inovatif dalam memperkuat hubungan orang tua dan anak.