cover
Contact Name
Sunter Candra Yana
Contact Email
lppmstabbodhidharma@gmail.com
Phone
+6281296085803
Journal Mail Official
lppmstabbodhidharma@gmail.com
Editorial Address
JI. Williem Iskandar Komplek MMTC Blok Prasadha Jinadhammo No. 1, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bodhi Dharma (JPKMBD)
ISSN : -     EISSN : 28076737     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bodhi Dharma (JPKMBD) merupakan media ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma sebagai wadah publikasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai humanis, etis, dan spiritual. Jurnal ini hadir untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan transformatif dan kolaboratif lintas disiplin, dengan fokus pada penyelesaian masalah sosial, budaya, pendidikan, dan lingkungan secara konkret. Diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, yakni setiap bulan Februari dan Agustus, jurnal ini memuat rata-rata lima artikel per edisi yang telah melalui proses seleksi dan penelaahan ilmiah secara ketat demi menjamin kualitas dan relevansinya. Melalui jurnal ini, para akademisi, praktisi, dan pemerhati masyarakat diundang untuk berbagi gagasan, inovasi, dan praktik terbaik yang mendukung terwujudnya masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan.
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM UNTUK BUDIDAYA TERNAK KAMBING DI VIHARA SAKYAMURTI PANGGUNG ASRI, DESA MARGOREJO, KECAMATAN TIGENENENG, KABUPATEN PESAWARAN LAMPUNG Boniran Boniran; Kabul Pratiyono; Suparman Suparman; Lamirin Lamirin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v1i2.56

Abstract

Pesawaran, dengan luas 150ha untuk wilayah Panggung Asri Timur dan 162.5ha untuk wilayah Panggung Asri Barat dengan luas yang senifikan dan banyak ditumbuhi banyak rumput serta tumbuhan lain sangat berpotensi untuk membudidayakan kambing atau hewan peliharaan lain. Rendahnya pengetahuan tentang bagaimana cara berternak yang baik dan benar menjadi masalah tersendiri untuk dapat mengembangkan potensi wilayah tersebut yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani. Tim pengabdian kepada masyarakat dibantu dengan stakeholder yang sesuai dengan bidangnya mengajak masyarakat khususnya umat Buddha di Panggung Asri untuk belajar membudidayakan ternak kambing, team dibantu dengan pihak peternakan dan ppl kepenyuluhan di Kab Pesawaran memberikan bimbingan tentang bagaimana cara membudidayakan kambing, dari mulai membuat pembuatan kandang, memilih bibit, cara memberi pakan, vitamin, sampai bagaimana cara menyuntik hewan peliharaan ketika sakit, kepada umat Buddha Panggung Asri. Dengan mengikuti pembinaan dan pelatihan tentang bagaimana cara membudidayakan kambing, pola pikir umat Buddha Vihara Panggung Asri menjadi lebih terbuka dan berusaha memelihara kambing untuk menambah perekonomian mereka bukan hanya sekedar sampingan.
PELATIHAN MENYADARI DAN MENERIMA EMOSI SEBAGAI BAGIAN DIRI DI MEDITATION BUDDHIST CENTER Nuriani Nuriani; Ong Cin Siu; Lisniasari Lisniasari; Lukman Lukman
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v2i1.71

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang kemampuan seseorang untuk menyadari dan menerima emosi sebagai bagian diri. Emosi sering sekali dianggap negative, sehingga cenderung diabaikan dan ditolak. Dengan kondisi demikian, pola asuh orang tua sering mendorong anak untuk mengabaikan, menekan maupun menolak emosi, yang menjadi bibit masalah di kemudian hari. Sejatinya manusia terlahir dengan membawa emosi dasar yang akan berkembang sejalan dengan interaksi manusia dengan lingkungannya. Kerentanan emosional berarti mengakui, menerima dan memahami emosinya sendiri. Dengan kondisi demikian individu dapat mengelola emosi tersebut dengan baik, sehingga menjadi sumber kekuatannya. Ketrampilan mengelola emosi tersebut menjadikan manusia menjadi cerdas emosi. Kecerdasan emosional ini merupakan salah satu factor penting yang menentukan kesuksesan seorang manusia.
LAYANAN TRAUMA HEALING Ong Cin Siu; Yogiawaty Yogiawaty
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v2i1.72

Abstract

Kondisi traumatis akibat peristiwa yang mengancam jiwa dapat memberikan pengaruh negative pada kehidupan seseorang apabila tidak segera diatasi. Kondisi yang terjadi sering disebut sebagai PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), apabila dibiarkan berlarut-larut dapat menimbulkan gangguan baik fisiologis maupun psikologis dari korban yang mengalami trauma. Kondisi ini dialami oleh warga salah satu desa di Nusa Tenggara Barat yang mengalami kerusuhan antar dusun yang menyebabkan mereka mengalami trauma sehingga sebagian tidak berani pulang dan mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Tim trauma Healing kerja sama dari WANDANI (Wanita Theravada Indonesia) dan STAB Bodhi Dharma bergerak cepat kurang lebih 2 minggu setelah kejadian traumatis untuk memberikan layanan. Metode terapi yang digunakan yaitu The Heart technique (THT®), ciptaan dari Dr. Dr. Adi W. Gunawan, ST., M.Pd., sudah terbukti membantu ratusan ribu orang sejak diluncurkan pada tahun 2018. Metode ini dapat diaplikasikan secara massal melalui bimbingan khusus dari pencipta nya, sehingga proses trauma healing dapat berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Hal ini dibuktikan dari kembalinya penduduk beraktivitas dan merencanakan menyelenggarakan perayaan Waisak yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh mereka.
PELATIHAN MENJADI PRIBADI BERKARAKTER BAGI PESERTA DIDIK SEKOLAH MINGGU BUDDHA MELALUI LOKA SHANTI CAMP Winja Kumari; Panir Selwen; Lamirin Lamirin; Salwe Rajen
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v2i1.73

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah Pembentukan pribadi berkarakter bagi anak-anak. Pribadi berkarakter merupakan hasil dari pendidikan secara umum yaitu kebiasaan baik, etika dan budaya yang diterapkan dalam keluarga yang diperoleh secara non formal yang terjadi dimasyarakat maupun pendidikan secara formal yang berlangsung di sekolah-sekolah dalam bentuk pelatihan-pelatihan, kerja bakti, kursus. Salah satu bentuk pendidikan non formal yang menunjang pendidikan keagamaan di Indonesia adalah Sekolah Minggu Buddha. Sekolah minggu Buddha dapat berperan dalam pembentukan karakter peserta didiknya. Pembentukan karakter ini dapat diterapkan dengan berbagai metoda. Salah satu yang dilakukan Sekolah Minggu Buddha Loka Shanti dengan melaksanakan Program Pelatihan melalui kegiatan kemah (camp). Pelatihan yang ditujukan kepada peserta didik Sekolah Minggu Buddha Loka Shanti dilakukan oleh Tim Pengambdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Buddha Bodhi Dharma dengan didampingi oleh guru Sekolah Minggu Buddha. Pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan dimaksudkan agar peserta didik Sekolah Minggu Buddha dapat memiliki kepribadian yang berkarakter sesuai indikator diatas melalui kegiatan kemah (camp) yaitu Loka Shanti Camp II. Berdasarkan hasil daripada pelaksanaan kegiatan tersebut, diketahui bahwa karakter peserta didik Sekolah Minggu Buddha Vihara Loka Shanti mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari kemandirian mereka saat di camp, disiplin dan komit dengan segala kegiatan yang dilaksanakan, menghargai hak orang lain, mematuhi aturan yang ditetapkan saat pelatihan.
PENYULUHAN BAHAYA NARKOTIKA BAGI PEMUDA DI KELURAHAN LEMBAH SARI KECAMATAN RUMBAI TIMUR KOTA PEKANBARU MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 Hasnati Hasnati; Rizana Rizana; Andrew Shandy Utama; Laila Shafira; Widya Andri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v2i1.74

Abstract

Provinsi Riau merupakan salah satu jalur masuk utama peredaran narkotika dari luar negeri ke Indonesia. Kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau menjadi pusat peredaran narkotika di Provinsi Riau. Dari diskusi awal yang dilakukan dengan Ketua RW 07 Kelurahan Lembah Sari diperoleh informasi bahwa narkotika sudah merambah masuk ke Kelurahan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, dialog, dan diskusi dalam rangka memberikan penyuluhan hukum. Partisipasi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kelurahan Lembah Sari berkontribusi memberikan izin, menyediakan tempat beserta fasilitas penunjang untuk pelaksanaan kegiatan, dan menghadirkan pemuda Kelurahan Lembah Sari sebagai peserta kegiatan. Narkotika adalah obat yang berasal dari tanaman atau zat kimia yang sintetis dan semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, serta mengakibatkan ketergantungan. Bahaya narkotika adalah dapat mengakibatkan ketergantungan bagi penggunanya. Oleh karena itu, penyalahgunaan narkotika dapat dikategorikan sebagai tindak pidana menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kesimpulannya adalah kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para peserta. Sebelum kegiatan dilaksanakan, dari 20 orang peserta, hanya 19% yang menjawab dengan benar materi yang akan disampaikan. Sedangkan, setelah kegiatan dilaksanakan, 59% peserta menjawab telah memahami materi yang disampaikan.
EDUKASI PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI NILAI JUAL DI YAYASAN AL IMAN GRAHA RAYA BINTARO TANGERANG SELATAN Rizka Wahyuni Amelia; Aris Ariyanto; Arif Hidayat; Purwanti Purwanti; Ivantan Ivantan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpmb.v2i1.75

Abstract

Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan memiliki tugas pokok melaksanakan proses pendidikan dan pengajaran, serta melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat adalah suatu gerakan proses pemberdayaan diri untuk kepentingan masyarakat. Adapun pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat membawa perubahan kepada masyarakat yang lebih baik. Adapun bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang salah satunya adalah mengadakan edukasi pemanfaatan barang bekas menjadi nilai jual. Berbagai upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sudah dilakukan, yakni dengan menggunakan metode 3R atau Recycle, Reuse, dan Reduce. Namun faktanya pengetahuan masyarakat terhadap upaya mengurangi penggunaan plastik masih kurang. Upaya untuk memahamkan generasi muda akan bahaya plastik merupakan salah satu solusi mengurangi penggunaan plastik. Maka dari itu perlu dilakukan pelatihan pembuatan reusable bag sebagai salah satu solusi terhadap masalah tersebut. Berdasarkan hal tersebut, permasalahan yang ada di Yayasan Al-Iman Graha Raya Bintaro Tangerang Selatan, khususnya untuk guru-guru agar bisa mencontohkan ke anak murid baik dalam mengikuti program pengabdian dan menghasilkan produk yang bisa digunakan untuk mengurangi penggunaan plastik.
PELATIHAN HIDUP BERKESADARAN UNTUK PEMUDA BANJAREJO MELALUI KEGIATAN SEKOLAH MINGGU BUDDHIS JAWA DWIPA: MINDFULNESS LIFE TRAINING FOR BANJAREJO YOUTH THROUGH THE ACTIVITIES OF THE JAVA BUDDHIST DWIPA SUNDAY SCHOOL Marga Virya Sidharta; Julia Surya; Visaka Damayanti; Selfia Milala; Ratih Kusala Putri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpkmbd.v3i1.97

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas pelatihan hidup berkesadaran melalui Sekolah Minggu Buddhis Jawa Dwipa untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan spiritual pemuda di Banjarejo. Meskipun studi sebelumnya telah menunjukkan manfaat mindfulness, masih terdapat kelangkaan penelitian yang mengintegrasikan praktik ini dalam konteks keagamaan untuk pengembangan pemuda. Menggunakan metode pelatihan meditasi dengan berbagai objek, penelitian dilakukan di Vihara Maha Manggala, Boyolali. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan konsentrasi dan relaksasi melalui meditasi bunyi, meditasi makan coklat, dan meditasi cahaya lilin. Namun, beberapa peserta masih mengalami kesulitan mempertahankan fokus dalam waktu lama. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman integrasi mindfulness dalam konteks keagamaan dan budaya lokal, serta menyediakan dasar untuk pengembangan program serupa di daerah lain di Indonesia. Implikasinya mencakup wawasan bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam merancang intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pemuda di era modern.
SOSIALISASI KEPEMIMPINAN PEMUDA BUDDHIS MELALUI KONSEP DASA RAJA DHAMMA DI VIHARA DHARMA-CAKRA BUDDHIST CENTRE MEDAN: SOCIALIZATION OF BUDDHIST YOUTH LEADERSHIP THROUGH THE CONCEPT OF DASA RAJA DHAMMA AT THE DHARMA-CAKRA BUDDHIST CENTER MEDAN Sunter Candra Yana SCYana; Hubert Sutio Hubert
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpkmbd.v3i1.123

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan program sosialisasi kepemimpinan bagi pemuda Buddhis melalui internalisasi nilai-nilai Dasa Raja Dhamma di Vihara DharmaCakra Buddhist Centre Medan. Latar belakang kegiatan ini muncul dari kurangnya partisipasi aktif generasi muda dalam aktivitas keagamaan dan ketiadaan sosok pemimpin muda yang mencerminkan nilai-nilai Buddhisme. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyampaian materi sosialisasi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test kepada 18 peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 44,00 (pre-test) menjadi 45,88 (post-test), meskipun secara statistik tidak signifikan (p = 0,347). Ini menunjukkan bahwa intervensi awal melalui sosialisasi memberikan dampak positif secara praktis terhadap pemahaman peserta, meskipun belum cukup kuat secara statistik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan sistematis dalam pembinaan kepemimpinan berbasis nilai spiritual untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan Buddhis yang berkarakter dan relevan. Program ini memberikan kontribusi strategis dalam memperkuat kapasitas internal komunitas vihara dan dapat diterapkan di komunitas Buddhis lainnya di Indonesia dan Asia Tenggara.
SOSIALISASI AJARAN SIGALOVADA SUTTA: PANDUAN PRAKTIS UNTUK HIDUP HARMONI DAN KERJA BAGI GENERASI Z: SOCIALIZATION OF THE TEACHINGS OF SIGALOVADA SUTTA: A PRACTICAL GUIDE TO LIVING IN HARMONY AND WORK FOR GENERATION Z Chatrine Genevien Chatrine; Nuriani Nuriani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpkmbd.v3i1.124

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan ajaran Sigalovada Sutta sebagai panduan praktis bagi generasi Z dalam membangun kehidupan yang harmonis dan etis, baik secara personal maupun profesional. Sosialisasi dilaksanakan di Vihara Dharma Cakra Buddhis Centre Medan dengan melibatkan 19 responden mudamudi melalui tahapan pre-test, pemberian materi, dan post-test. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pemahaman peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari 43,89 menjadi 54,53 (p < 0,001), dan korelasi yang sangat kuat antara predan post-test (r = 0,886). Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan kesadaran etis secara sistematis dan konsisten di seluruh responden. Nilai-nilai dalam Sigalovada Sutta, seperti penghormatan kepada orang tua dan guru, kerja sama sosial, serta keseimbangan hidup, terbukti relevan dalam menjawab tantangan moral generasi Z di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong peserta untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dalam komunitas mereka. Dengan demikian, program ini dapat menjadi model edukatif dan spiritual yang aplikatif dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih berintegritas dan berdaya saing.
IMPLEMENTASI PROGRAM MEDITASI UNTUK ANAK-ANAK DI SEKOLAH MINGGU BUDDHIS: EVALUASI DI VIHARA METTA KARUNA MEDAN: IMPLEMENTATION OF MEDITATION PROGRAM FOR CHILDREN IN BUDDHIST SUNDAY SCHOOL: EVALUATION AT METTA KARUNA TEMPLE MEDAN Nie Lie Nie Lie; Julia Surya Julia Surya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpkmbd.v3i1.125

Abstract

Kegiatan ini membahas program pelatihan meditasi yang dirancang khusus untuk anakanak usia Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) di sekolah minggu Buddhis Vihara Metta Karuna Medan. Kesenjangan dalam penelitian sebelumnya adalah kurangnya studi empiris yang mengeksplorasi efek meditasi dalam konteks pendidikan Buddhis di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai dampak pelatihan meditasi terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak-anak. Metodologi yang digunakan melibatkan pendekatan observasi non-partisipatif untuk merekam perilaku, interaksi sosial, dan respons anak-anak terhadap aktivitas meditasi selama empat kali pelatihan. Analisis data melalui pengamatan langsung untuk mengidentifikasi pola-pola perilaku, dan tingkat keterlibatan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa anak-anak sangat tertarik dan antusias mengikuti pelatihan meditasi, yang secara signifikan meningkatkan kebahagiaan, kepedulian sosial, dan kehadiran mereka dalam kegiatan sekolah minggu. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berbagi dan kesejahteraan emosional. Temuan ini mengindikasikan bahwa meditasi dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung perkembangan holistik anak-anak dalam pendidikan agama Buddha. Implikasi kegiatan ini adalah bahwa program meditasi terstruktur dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak. Kontribusi kegiatan ini memberikan bukti empiris tentang manfaat meditasi dalam konteks pendidikan Buddhis yang dapat diadopsi dalam pendidikan di sekolah dan memastikan integrasi nilai-nilai Buddhis dalam kehidupan anak sehari-hari.

Page 2 of 4 | Total Record : 31