cover
Contact Name
Darania Anisa, S.H.I„M.H.
Contact Email
jurnalrisetanakbangsa@gmail.com
Phone
+6285725021408
Journal Mail Official
jurnalrisetanakbangsa@gmail.com
Editorial Address
PP Nurul Huda, Jalinan, RT/RW 002/001, Payudan daleman, Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan
ISSN : -     EISSN : 31638384     DOI : https://doi.org/10.66618/
Core Subject :
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian teoretis, serta studi empiris yang berkaitan dengan pengembangan ilmu pendidikan dan praktik keguruan. Jurnal ini hadir sebagai media ilmiah untuk mengkaji berbagai perspektif, inovasi, dan permasalahan aktual dalam dunia pendidikan demi meningkatkan kualitas pembelajaran serta profesionalisme para pendidik. Adapun ruang lingkup yang dicakup dalam jurnal ini meliputi, namun tidak terbatas pada, bidang pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, pendidikan guru, teknologi pendidikan, pengembangan pendidikan, kebijakan pendidikan, pendidikan dan konseling, manajemen pendidikan, hingga pendidikan keagamaan.
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Implementasi Teori Belajar Humanistik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di SD Negeri Bugih 3 Pamekasan Nurul Fitria Rahmadani; Imam Buchori; Emna Laisa; Luluk Ainiyah Ramadani; Sholehatus Sakdiyah
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1066

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran yang mampu membuka potensi siswa secara maksimal, mulai dari sisi kognitif, afektif, maupun sosial agar berkembang optimal. Salah satu pendekatan yang relevan adalah teori belajar humanistik, yang menekankan kebebasan individu dalam proses pengembangan potensi diri secara optimal, partisipasi aktif, serta pengembangan potensi individu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teori belajar humanistik beserta dampaknya terhadap perkembangan potensi peserta didik secara optimal, khususnya pada hasil belajar peserta didik di SDN Bugih 3 Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, dengan pemilihan informan melalui purposive sampling. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa ragam penerapan teori belajar humanistik meliputi penggunaan metode experiential learning dan role playing, model pembelajaran diskusi kelompok, pemanfaatan media pembelajaran kontekstual, serta interaksi pembelajaran yang aktif dan terbuka; strategi guru dalam menerapkan pembelajaran humanistik dilakukan dengan memposisikan diri sebagai fasilitator, membangun komunikasi terbuka, menggunakan pendekatan kontekstual, memberikan motivasi serta kebebasan kepada peserta didik untuk mengembangkan diri secara mandiri, kebebasan berpendapat; implementasi teori humanistik memberikan dampak positif terhadap hasil belajar peserta didik, yang tercermin melalui peningkatan keaktifan, pemahaman materi, kepercayaan diri, serta kemampuan sosial; dan faktor pendukung utama meliputi kompetensi guru yang mumpuni, lingkungan belajar yang kondusif, serta dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat yang mencakup perbedaan karakter peserta didik, keterbatasan waktu, serta jumlah siswa yang berlebih dalam satu kelas. Implementasi teori belajar humanistik terbukti mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran secara menyeluruh.
Integrasi Teori dan Praktik Pembelajaran Studi Kasus Implementasi Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran IPA di Kelas 5 SD Islamiyah 2 Kota Ternate Ayu safitri
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1076

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar, khususnya pada daerah dengan keterbatasan fasilitas pendidikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi teori konstruktivisme melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL) pada materi Sistem Pencernaan Manusia di kelas V SD Islamiyah 2 Kota Ternate. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara guru dan siswa, serta dokumentasi hasil proyek pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu mengubah pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered. Partisipasi siswa meningkat dari 30% menjadi 85%, sedangkan rata-rata hasil belajar meningkat dari 65 menjadi 82. Siswa juga mampu mengembangkan proyek model sistem pencernaan menggunakan bahan lokal sederhana melalui kegiatan kolaboratif. Selain meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas, pendekatan konstruktivisme juga membantu siswa memahami materi secara lebih bermakna. Penerapan PjBL berbasis konstruktivisme efektif digunakan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar dengan keterbatasan sumber daya.
Analisis Nilai-Nilai Akhlak dalam Buku Teks Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Riyadhotis Sholihah; Saiful Arif
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1102

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pentingnya buku teks sebagai alat utama dalam membentuk karakter siswa, terutama di tengah tantangan moral remaja yang sedang mengalami krisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam buku teks Akidah Akhlak untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) kelas IX serta mengungkap relevansi nilai-nilai tersebut terhadap tantangan-tantangan yang terjadi di tengah masyarakat pada masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan menganalisis konten (analisis konten). Penelitian ini menunjukkan bahwa materi akidah akhlak untuk kelas IX mencakup nilai tanggung jawab spiritual terkait iman kepada hari akhir, sikap kerja yang kreatif dan produktif, keharmonisan sosial dengan menjaga adab dalam bertetangga, serta upaya melindungi diri dari berbagai perilaku yang menyimpang. Analisis data menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam mengatasi masalah pergaulan bebas dan tantangan di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa buku teks tersebut secara lengkap menggabungkan aspek teologis dan praktis untuk menjaga moralitas para siswa.
Implementasi Strategi Reinforcement Positif dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI di MA Matsaratul Huda Pamekasan Enis Auliyaillah; Qorry ‘Aini Novelia; Emna Laisa; Widiyana; Aldky Rachman Firdaus
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1103

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi strategi reinforcement positif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas XI MA Matsaratul Huda, di mana rendahnya motivasi belajar disebabkan oleh metode pengajaran yang monoton dan minimnya partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis penelitian difokuskan pada implementasi reinforcement positif dalam bentuk verbal, non-verbal, dan simbolik, strategi guru dalam memberikan reinforcement positif, faktor pendukung dan penghambat implementasi reinforcement positif, serta dampaknya terhadap motivasi belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reinforcement positif secara terpadu melalui pujian verbal, non-verbal, perhatian personal, pemberian poin, dan penghargaan simbolik mampu meningkatkan motivasi belajar, rasa percaya diri, partisipasi, kedisiplinan, serta antusiasme peserta didik dalam pembelajaran. Strategi guru dilakukan melalui penentuan perilaku target, penggunaan variasi reinforcement, konsistensi dan ketepatan waktu pemberian reinforcement, serta penyesuaian dengan karakter peserta didik. Keberhasilan implementasi reinforcement positif didukung oleh kemampuan guru, motivasi peserta didik, alokasi waktu pembelajaran, dan dukungan keluarga, serta faktor penghambat yang meliputi kurangnya perhatian orang tua, rendahnya kesadaran peserta didik, dan minimnya minat belajar. Penerapan reinforcement positif juga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, nyaman, dan menyenangkan sehingga berdampak positif terhadap perkembangan moral dan emosional peserta didik. Temuan penelitian ini selaras dengan teori behaviorisme B.F. Skinner yang menekankan bahwa perilaku dapat dibentuk melalui pemberian reinforcement positif secara berkelanjutan. Sehingga strategi reinforcement positif direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
TIK dan Sumber Belajar yang Menarik: Pemanfaatan Google Classroom dalam Pembelajaran PAI Berbasis Digital Nur Alfil Lail; Mad Sa’i
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1129

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh upaya untuk meneliti bagaimana Teknologi Informasi dan Komunikasi diterapkan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara dalam jaringan, dengan menekankan pada pemanfaatan Google Classroom sebagai salah satu wadah pembelajaran digital. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif bersifat studi literatur dengan menelaah berbagai referensi akademis seperti buku teks, publikasi jurnal, artikel ilmiah, serta dokumen-dokumen akademik yang sesuai tema. Teknik analisis data yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan tiga tahap utama, yaitu reduksi data, penampilan data, dan penarikan simpulan. Temuan studi mengindikasikan bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam, antara lain melalui pengembangan materi pembelajaran yang interaktif, mempermudahkan akses terhadap sumber belajar, memfasilitasi evaluasi secara digital, serta memperkuat jalinan komunikasi antara pengajar dan learners. Google Classroom sendiri digunakan sebagai sistem pembelajaran elektronik yang memfasilitasi penyebaran materi pembelajaran, pemberian pekerjaan rumah, kegiatan diskusi, serta proses penilaian secara lebih luwes tanpa terbatas oleh dimensi geografis dan temporal. Di balik keunggulan yang dimilikinya seperti user interface yang sederhana, efektivitas pemanfaatan ruang penyimpanan berbasis awan, platform ini masih menghadapi tantangan berupa kendala konektivitas internet, keterbatasan kompetensi digital pengguna, serta tingkat keterbatasan dalam mendukung praktik Ibadah dan pembentukan karakter akhlak yang membutuhkan interaksi secara langsung.
Integrating Language Literacy into the Teaching of Systems of Linear Equations in Two Variables: A Conceptual Framework for Instructional Module Development Zen Yasmine Al Judith
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i3.1249

Abstract

This study aims to formulate a conceptual framework for developing an instructional module on Systems of Linear Equations in Two Variables (SLETV) that integrates language literacy through a synthesis of previous research. A structured literature review was conducted on 38 initially identified documents, which were screened to 10 core articles published between 2019 and 2025. Data were extracted according to the development model, media format, instructional approach, and findings related to validity, practicality, effectiveness, problem-solving, and mathematical literacy. The synthesis indicates that SLETV research is dominated by the ADDIE, 4-D, and modified Borg and Gall models, together with the use of e-modules, websites, flipbooks, e-worksheets, and problem-based learning. Although these products have generally been reported as feasible and supportive of mathematics learning, linguistic support for understanding contextual problems has not yet been designed explicitly and systematically. This study therefore proposes three core module components: reinforcement of mathematical vocabulary, deconstruction of word-problem discourse, and mathematical language production, supported by teacher scaffolding guidelines and integrated assessment. The resulting framework provides a theoretical basis for the subsequent development and empirical testing of SLETV modules that integrate language and mathematical literacy.
Geometric Structures in Sipirok Weaving Motifs as an Ethnomathematics-Based Context for Mathematics Learning Dina Rahmah Siregar; Diana Yusra; Diyah Hoiriyah
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i3.1297

Abstract

Ethnomathematical studies of traditional Sipirok weaving, particularly the geometric structure underlying motif construction, remain limited. This study aims to explore geometric representations and the structural arrangement of two-dimensional figures in traditional Sipirok weaving motifs from an ethnomathematical perspective. A qualitative ethnographic design was employed in Sipirok District, South Tapanuli Regency. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, validated through methodological and source triangulation, and analyzed using an interactive analysis model. The findings show that Sipirok weaving motifs represent squares, rectangles, parallelograms, rhombi, and triangles organized through repetition, parallelism, proportion, and symmetry. Several motifs also exhibit translation and reflection as forms of geometric transformation. These findings indicate that Sipirok weaving embodies geometric knowledge developed through community cultural practices and has the potential to serve as an authentic context for geometry learning while supporting awareness of local culture.
Ethnomathematical Exploration of the Tutup Ari Ornament at Padangsidimpuan City Park: Plane Geometry Concepts and Their Potential as a Contextual Learning Resource Wini Pebriani; Masitoh; Diyah Hoiriyah
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i3.1300

Abstract

This study explores plane geometry concepts represented in the Tutup Ari ornament at Padangsidimpuan City Park and examines its potential as a contextual mathematics learning resource. A qualitative descriptive-exploratory design was employed within an ethnomathematics framework. Data were collected through direct observation, photographic documentation, and a literature review on ethnomathematics, Angkola-Mandailing decorative traditions, and contextual mathematics learning. Analysis involved segmenting visual elements, superimposing geometric guide lines, identifying geometric properties, classifying shapes, and interpreting their relationship with local decorative motifs. The findings identified six principal geometric concepts: triangles in Bindu Matogu/Ador-ador Duri-duri, rhombi in Suncang Duri/Raga-raga, trapezoids and parallelograms in Singgor, rectangles in Silindung, and circles in Mataniari. The patterns also demonstrate repetition, parallelism, regularity, and visual symmetry. The novelty of this study lies in using a publicly accessible replica of Tutup Ari as a learning context that supports observation, measurement, representation, and geometric reasoning. Padangsidimpuan City Park therefore has potential as an open-air learning laboratory connecting school mathematics with local culture. However, this study was limited to visual exploration and did not assess instructional effectiveness among students.
Ethnomathematics in Bulang and Ampu: Exploring Geometric Concepts in Traditional South Tapanuli Wedding Accessories Nisa Saflina; Nova Amalia; Diyah Hoiriyah
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i3.1302

Abstract

Ethnomathematics bridges formal mathematics and culturally embedded practices. This study identifies geometric concepts that can be defensibly inferred from visual evidence in representations of bulang and ampu, traditional South Tapanuli wedding accessories, and examines their potential as contexts for mathematics learning. A descriptive qualitative design employing ethnomathematics-based visual artifact analysis was used. Data comprised visual documentation of the Bulang and Ampu monuments at Alaman Bolak, Padangsidimpuan, the researchers' documentation, and relevant scholarly literature. Analysis involved inventorying visual features, coding them according to geometric concepts, comparing the codes with formal definitions, and triangulating interpretations against the literature. The findings indicate that bulang can be modeled in terms of triangles, trapezoids, angles, bilateral symmetry, and repetitive patterns. Ampu displays a conical-frustum form, circular structures, symmetry in its idealized basic form, and repetitive patterns. Translation, reflection, and rotation are more appropriately treated as didactic reconstructions through folding simulations than as direct empirical findings from monument images. The methodological contribution lies in distinguishing observable geometric evidence from pedagogical interpretations developed from cultural objects. These findings can inform contextual geometry activities while maintaining methodological caution in the interpretation of cultural artifacts.
Between Learning Support and Digital Distraction: A Qualitative Analysis of Digital Device Use and Student Learning Outcomes Karina Aulia; Gina Halimatussadiah; Febrya Triasrizki Valentiana; Susi Puspita Meliani; Ni’mawati
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i3.1307

Abstract

Digital devices can function simultaneously as learning resources and sources of distraction, making their educational consequences dependent on how and why they are used. This qualitative descriptive study examines parents’ accounts of students’ digital-device use, focusing on academic use, digital distraction, time and attention management, social interaction, and parental mediation. Primary data were derived from parent interviews and interpreted thematically, while relevant peer-reviewed literature was used to contextualize the findings. The results indicate that digital devices can extend access to learning materials, support homework completion, and enable learning beyond the classroom. However, unstructured recreational use, particularly gaming, social media, and entertainment, was associated in parents’ accounts with reduced study time, fragmented attention, and diminished face-to-face interaction. Because the study did not employ objective achievement scores, the findings do not establish a causal effect on academic achievement. Instead, they identify learning conditions through which device use may support or undermine student outcomes. The study contributes an interpretive framework that distinguishes on-task from off-task use and positions parental mediation as a contextual mechanism. Educational guidance should therefore emphasize the quality and purpose of device use rather than screen duration alone.

Page 3 of 4 | Total Record : 37