cover
Contact Name
Darania Anisa, S.H.I„M.H.
Contact Email
jurnalrisetanakbangsa@gmail.com
Phone
+6285725021408
Journal Mail Official
jurnalrisetanakbangsa@gmail.com
Editorial Address
PP Nurul Huda, Jalinan, RT/RW 002/001, Payudan daleman, Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan
ISSN : -     EISSN : 31638384     DOI : https://doi.org/10.66618/
Core Subject :
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian teoretis, serta studi empiris yang berkaitan dengan pengembangan ilmu pendidikan dan praktik keguruan. Jurnal ini hadir sebagai media ilmiah untuk mengkaji berbagai perspektif, inovasi, dan permasalahan aktual dalam dunia pendidikan demi meningkatkan kualitas pembelajaran serta profesionalisme para pendidik. Adapun ruang lingkup yang dicakup dalam jurnal ini meliputi, namun tidak terbatas pada, bidang pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, pendidikan guru, teknologi pendidikan, pengembangan pendidikan, kebijakan pendidikan, pendidikan dan konseling, manajemen pendidikan, hingga pendidikan keagamaan.
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Analisis Kompetensi Profesional Pengelola Pendidikan Masyarakat / Non Formal di PKBM Al Jauhar Sulisnah; Arin Khairunnisa
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.907

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya etika profesi dalam pengelolaan lembaga pendidikan nonformal, khususnya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Pengelola PKBM memiliki peran strategis dalam menentukan mutu layanan pendidikan, sehingga diperlukan sikap profesional yang berlandaskan nilai moral dan etika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan etika profesi oleh pengelola PKBM Al Jauhar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara mendalam. Informan utama dalam penelitian ini adalah Kepala PKBM Al Jauhar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika profesi tercermin dalam sikap jujur, adil, bertanggung jawab, transparan, dan profesional dalam pengambilan keputusan, pengelolaan staf, penilaian warga belajar, serta hubungan dengan masyarakat. Pengelola PKBM juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan lembaga. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa etika profesi tidak hanya berfungsi sebagai pedoman perilaku, tetapi juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
Penerapan Teknik Role Playing dalam Mengurangi Perilaku Bullying Verbal pada Siswa SMP Negeri 33 Makassar Nurjannah; Ratna Wulandari; Pertiwi Nurani
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui tingkat perilaku bullying verbal siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan serta menguji pengaruh penerapan teknik Role Playing dalam menurunkan perilaku bullying verbal siswa SMPN 33 Makassar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru BK dalam menangani perilaku bullying verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 12 orang yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen pengumpulan data berupa angket perilaku bullying verbal yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Renk Test dengan bantuan program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan, tingkat perilaku bullying verbal siswa berada pada kategori tinggi, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata pretest sebesar 110,67. Setelah diberikan perlakuan berupa konseling kelompok dengan teknik Role Playing, tingkat perilaku bullying verbal siswa mengalami penurunan dan berada pada kategori rendah, dengan nilai rata-rata 71,08. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah perlakuan, sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik Role Playing berpengaruh dalam mengurangi perilaku bullying verbal siswa.
Penerapan Regulasi Diri dalam Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Makassar Andi Sri Rahayu; Sandi Pratama; Pertiwi Nurani
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melalui desain satu kelompok pretest posttest yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap kemandirian belajar mahasiswa, dengan populasi sebanyak 276 mahasiswa dan sampel 13 mahasiswa Prodi BKPI Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh regulasi diri dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa, yang ditunjukkan oleh hasil pretest regulasi diri dengan 23,1% mahasiswa berada pada kategori rendah, 61,5% kategori sedang, dan 15,4% kategori tinggi, serta pretest kemandirian belajar dengan 15,4% kategori rendah, 69,2% kategori sedang, dan 15,4% kategori tinggi. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data regulasi diri (sig. 0,207) dan kemandirian belajar (sig. 0,265) berdistribusi normal karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Selanjutnya, hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan kemandirian belajar mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan regulasi diri.
Rendahnya Pemahaman Konsep Matematika pada Siswa SD/MI Imanatus Sya'adah; Dian Mustika Anggraini; Andara Monica Sastranegara; Hanan Nabila Putri
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.990

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sistematis siswa. Namun, dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika secara mendalam. Siswa cenderung hanya mampu menyelesaikan soal rutin, tetapi belum mampu mengaplikasikan konsep dalam situasi yang berbeda. Permasalahan ini mendorong dilakukannya kajian untuk memahami penyebab rendahnya pemahaman konsep matematika pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman konsep dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi dan minat belajar, serta faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang kurang variatif dan masih berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual agar siswa dapat memahami konsep matematika secara lebih bermakna.
Analisis Kesesuaian Kurikulum SMK dengan Kebutuhan Dunia Industri Berbasis Outcome Based Education Vicha Arfiana
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.992

Abstract

Kesesuaian kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan dunia industri menjadi isu strategis dalam meningkatkan daya saing lulusan di era transformasi digital. Tantangan utama yang dihadapi adalah masih ditemukannya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan kompetensi kerja di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian kurikulum SMK dengan kebutuhan industri berbasis pendekatan Outcome Based Education (OBE), yang menekankan capaian pembelajaran terukur dan relevan dengan kebutuhan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak industri dan guru produktif, analisis dokumen kurikulum, serta observasi praktik pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual kurikulum telah mengadopsi prinsip OBE melalui perumusan capaian pembelajaran dan penyelarasan kompetensi inti. Namun, implementasi di tingkat satuan pendidikan masih menghadapi kendala pada aspek sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan spesifik industri, pembaruan teknologi pembelajaran, serta keterlibatan industri dalam evaluasi capaian. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kemitraan strategis dan pembaruan kurikulum berbasis kebutuhan riil industri secara berkelanjutan.
Transformasi Strategi Pembelajaran Ekspositori dalam Pembelajaran PAI bagi Generasi Alpha di Era Digital Annisa Dwi Ningrum; Nailah Zafira Dzikri; Gusmaneli
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi strategi pembelajaran ekspositori dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi Generasi Alpha di era digital. Generasi Alpha sebagai digital native memiliki karakteristik belajar yang berbeda, seperti kecenderungan visual, interaktif, dan berbasis teknologi, sehingga menuntut adanya inovasi dalam strategi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan dan terkini. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran ekspositori masih relevan dalam pembelajaran PAI, terutama dalam penyampaian materi yang bersifat konseptual dan normatif. Namun, strategi ini perlu ditransformasikan melalui integrasi teknologi digital, penggunaan media interaktif, serta pendekatan yang lebih komunikatif dan partisipatif agar sesuai dengan karakteristik Generasi Alpha. Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI. Dengan demikian, strategi ekspositori tidak ditinggalkan, tetapi direkonstruksi agar adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.
Strategi Guru PAI dalam Memanfaatkan Sumber Belajar yang Tersedia untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran di SDN Larangan Luar 2 Amelia Diviana Putri; Mad Sa’i
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1003

Abstract

Penelitian ini membahas strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan sumber belajar yang tersedia untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di SDN Larangan Luar 2. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam mengelola berbagai sumber belajar agar pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mampu membentuk karakter dan keterampilan siswa secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi guru PAI dalam memanfaatkan sumber belajar serta dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru PAI SDN Larangan Luar 2. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI telah menerapkan berbagai strategi dalam memanfaatkan sumber belajar, seperti penggunaan buku teks, e-book, media digital, lingkungan sekolah, serta kerja sama dengan masjid sekitar. Selain itu, pembelajaran juga dilakukan dengan metode demonstrasi, storytelling, tahfidz, serta game edukatif yang membuat siswa lebih aktif dan mudah memahami materi. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di sekolah.
Kurikulum Pendidian Agama Islam sebagai Dasar Pendidikan Akhlak Nur Alfil Lail; Saiful Arif
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1017

Abstract

Studi ini difokuskan pada analisis fungsi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk moral siswa di tengah era kontemporer. Penelitian menerapkan metode kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji beragam buku, artikel jurnal, dan sumber ilmiah terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif meliputi tahapan pengurangan data, display data, serta penyimpulan. Temuan utama mengungkap bahwa kurikulum PAI berperan esensial dalam menanamkan nilai keagamaan, etika, kemasyarakatan, dan rohani pada siswa secara sistematis dan berkelanjutan. Pembinaan akhlak Islami berpijak pada Al-Qur'an dan Sunnah, dengan penekanan pada harmoni dimensi intelektual, emosional, dan perilaku. Pelaksanaannya mencakup kegiatan belajar, rutinitas religius, panutan guru, serta lingkungan sekolah berbasis Islam. Penelitian juga menyimpulkan bahwa kemajuan teknologi dan pergeseran profil generasi muda mengharuskan kurikulum PAI menjadi lebih fleksibel, kreatif, dan kontekstual terhadap isu zaman, tanpa mengesampingkan prinsip inti Islam. Kurikulum PAI turut mencetak generasi berintegritas moral, berakidah teguh, dan adaptif terhadap fluktuasi kehidupan modern.
Pemanfaatan Facebook sebagai Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Blended Learning Enis Auliyaillah; Mad Sa’i
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1021

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kemajuan pesat dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi yang mendorong inovasi dalam proses pembelajaran, khususnya melalui pemanfaatan media sosial seperti facebook. Penelitian ini dimaksudkan guna untuk mengetahui pemanfaatan facebook sebagai alat bantu belajar interaktif serta pengaruhnya terhadap ketertarikan dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang dipakai bersifat kualitatif melalui teknik studi literatur serta pengamatan terhadap penggunaan facebook dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa facebook dapat dimanfaatkan secara efektif melalui fitur grup, diskusi, dan berbagi materi yang mendukung hubungan timbal balik antara pendidik dan murid. Di samping itu, pemanfaatan facebook mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, serta mempermudah akses terhadap materi pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa facebook memiliki potensi sebagai alat bantu pembelajaran interaktif dengan dasar blended learning yang fleksibel dan efektif dalam mendukung proses pembelajaran.
Pentingnya Kerjasama antara Guru dan Orangtua dalam Pendidikan Gina Halimatussadiah; Karina Aulia; Susi Puspita Meliani; Febrya Triasrizki Valentiana
Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/jpipk.v1i2.1033

Abstract

Kerja sama antara guru dan orang tua merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik. Praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti kurangnya komunikasi, rendahnya keterlibatan orang tua dalam kegiatan pendidikan, serta minimnya koordinasi dalam menangani permasalahan belajar dan perilaku siswa. Kondisi tersebut dapat memengaruhi perkembangan akademik, kedisiplinan, dan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya kerja sama antara guru dan orang tua dalam meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dan keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan mampu meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, serta prestasi siswa di sekolah. Selain itu, hubungan yang harmonis antara guru dan orang tua juga membantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan siswa secara lebih efektif. Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi salah satu kunci utama dalam mencapai tujuan pendidikan secara optimal.

Page 2 of 4 | Total Record : 37