cover
Contact Name
Nurul Chafid
Contact Email
lppm@binabangsa.web.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@binabangsa.web.id
Editorial Address
LPPM-Universitas Bina Bangsa Kampus A Gedung D Lt. 6. Jl. Raya Serang - Jkt KM. 03 No. 1B, Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten 42124
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Seminar Ekonomi Nasional Pemberdayaan dan Sinergi Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 31649815     DOI : https://doi.org/10.68321/SENAPAS
Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat atau di singkat dengan (SENAPAS) Universitas Bina Bangsa, yang merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, mahasiswa, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam membahas perkembangan bidang ekonomi serta berbagai kegiatan masyarakat yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, inovasi, pertanian, peternakan, teknologi ketahanan pangan, ekonomi kreatif, lingkungan hidup, literasi, sosial budaya, pemberdayaan masyarakat, teknologi infoermasi, pariwisata, dan lain sebagainya. Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat (SENAPAS) menjadi media dokumentasi dan diseminasi karya ilmiah yang dipresentasikan dalam seminar, sehingga gagasan, hasil penelitian, inovasi, dan praktik pemberdayaan dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik maupun pemangku kepentingan. periode terbitnya artikel hasil seminar dalam setahun yaitu satu kali pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN ANTI-BULLYING, ECOPRINT, DAN GERAKAN SABTU BERSIH DI SD NEGERI PABUARAN 02 Sintia Rahmah; Ratu Sifa Salsabila; Zabrina Novelita Winda Jaya; Fitriyani; Amar Fajri Nasution; Ayang Fristia Maulana; Rani Sri Sumarsih
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/zx7gty06

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mendukung penguatan pendidikan karakter sekaligus mengembangkan kreativitas peserta didik melalui kegiatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri Pabuaran 02, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten pada tanggal 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Program dilaksanakan selama tiga hari dengan sasaran peserta didik SD Negeri Pabuaran 02, di mana kegiatan sosialisasi anti-bullying dan pelatihan ecoprint diikuti oleh peserta didik kelas V, sedangkan Gerakan Sabtu Bersih melibatkan seluruh peserta didik. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, dan kerja bakti. Rangkaian kegiatan terdiri atas sosialisasi anti-bullying untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pencegahan perundungan, pelatihan ecoprint sebagai upaya mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan bahan-bahan alami, serta Gerakan Sabtu Bersih untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta didik berpartisipasi secara aktif dan antusias dalam setiap kegiatan. Sosialisasi anti-bullying meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Pelatihan ecoprint mampu mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kemampuan bekerja sama peserta didik, sedangkan Gerakan Sabtu Bersih menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan, tanggung jawab, disiplin, dan semangat gotong royong. Secara keseluruhan, program PKM memberikan kontribusi positif dalam memperkuat pendidikan karakter, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah melalui pengalaman belajar yang bermakna.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KEGIATAN SOSIALISASI DI DESA PANCANEGARA Ijal; Rika Kartika; Nisa Ulfa Nurohmah; Yulia Handayani; Siti Indriyani Putri
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/ezvawf27

Abstract

stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman mengenai gizi seimbang, ASI ekslusif, MP-ASI, serta pemantauan pertumbuhan balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membekali masyarakat Desa Pancanegara dengan pengetahuan seputar pencegahan stunting. Metode sosialisasi yaitu ceramah dan penyuluhan gizi yang digabung dengan materi pola asuh anak dan diikuti 35 peserta dari kalangan ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki anak usia dini, hingga kader Posyandu. Pemahaman peserta soal penyebab, dampak, hingga langkah pencegahan stunting terpantau meningkat, tercermin dari antusiasme mereka saat sesi tanya jawab dan diskusi berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi mengenai stunting ini efektif mendorong pengetahuan warga dalam mencegah stunting sejak dini.
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENDUKUNG TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI Barokah; Rika Kartika; Farhan Nul Faris; Khoirunnisa; Ega Rahma Faradilah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/apf5h943

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini pada masa golden age. Namun, pemahaman masyarakat mengenai penerapan pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil observasi, masih terdapat anak usia dini yang memerlukan bimbingan dalam menerapkan nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, berbagi, menghargai teman, dan mengendalikan emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan karakter bagi tumbuh kembang anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Pancanegara dengan melibatkan 35 peserta melalui metode ceramah dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 49,71 pada pre-test menjadi 68,29 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 18,57 poin atau 37,36% secara relatif. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pendidikan karakter serta pentingnya pembiasaan nilai-nilai karakter dalam mendukung perkembangan sosial, emosional, moral, dan kognitif anak usia dini.
PENTINGNYA PARENTING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN ORANG TUA TERHADAP PERANNYA DALAM PENDIDIKAN ANAK DI SEKOLAH Laili Fauziyah; Fazrina Chandra; Muhammad Sandi Paramuja; Mukhammad Khijzul Fajri; jamaludin; Putri Rahmayanti; Sari Putri Pertiwi
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/p994j312

Abstract

Peran orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, dan ramah anak. Keluarga memiliki tanggung jawab strategis dalam memberikan pendampingan, motivasi, perlindungan, serta pemenuhan hak anak dalam proses tumbuh kembangnya. Namun, masih terdapat tantangan berupa rendahnya pemahaman sebagian orang tua mengenai peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung pendidikan anak serta pentingnya penerapan pola pengasuhan yang berperspektif perlindungan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua mengenai perannya sebagai mitra sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak melalui program kemitraan sekolah dan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Serang, Universitas Bina Bangsa, dan kelompok kerja mahasiswa. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi, sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan kepada orang tua. Materi edukasi disampaikan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Kabupaten Serang yang membahas pentingnya peran orang tua dalam perlincdungan anak, pemenuhan hak anak, pencegahan kekerasan terhadap anak, serta membangun komunikasi positif antara orang tua dan anak. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik dan karakter anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai peran strategis keluarga dalam mendukung pendidikan anak serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan dan perlindungan anak. Program kemitraan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga perlindungan anak, perguruan tinggi, mahasiswa, sekolah, dan keluarga sebagai upaya bersama dalam mewujudkan pendidikan anak yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERKAIT PERTOLONGAN PERTAMA (FIRST AID) DI DESA TANJUNGSARI Indi Juniartri Cahya Ningrum; Putri Ajeng Nur Fatimah Ardiyansah; Rizki Amilia; Muhammad Dzikra Pratama; Nadia Azzahra; Hafidz Hidayatullah; Ayu Firnanda
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/svj1mh56

Abstract

Pertolongan pertama (First Aid) merupakan suatu tindakan awal yang sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat untuk menangani kondisi cedera atau gawat darurat sebelum korban mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut. Berdasarkan hasil observasi di Desa Tanjungsari, sebagian besar masyarakat belum memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait cara memberikan pertolongan pertama secara benar. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Kelompok KKM 53 Universitas Bina Bangsa menyelenggarakan Workshop Pertolongan Pertama (First Aid) di Aula Desa Tanjungsari dengan tujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan ini menggunakan metode kombinasi penyampaian materi, diskusi, dan simulasi praktik langsung mengenai cara menangani luka, cara menghentikan pendarahan, serta penanganan korban pingsan, dengan pemateri dari PMI Kabupaten Serang. Hasil kegiatan yang diselenggarakan ini menunjukan bahwa sebelum workshop, masyarakat cenderung ragu memberikan pertolongan karena takut melakukan kesalahan, namun setelah mengikuti workshop dan mendapatkan materi serta praktik langsung, mereka menjadi lebih paham dalam bertindak untuk memberikan pertolongan pertama. Temuan ini sejalan dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa edukasi yang dipadukan dengan praktik lansgung merupakan metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat di Desa Tanjungsari. Secara keseluruhan, Workshop First Aid ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat Desa Tanjungsari dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman, sehingga dapat meminimalkan risiko komplikasi maupun kematian akibat keterlambatan penanganan pada situasi darurat.
PSIKOEDUKASI KESIAPAN PERNIKAHAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA SISWA KELAS XII MIPA MAN 1 SERANG, TEGAL MAJA, KABUPATEN SERANG Dery Kurniawan; Vania Shavina Santri; Poppy Ramadhani; Infanti Wisnu Wardani; Fransiska Anggraini; Agung Prabowo Wisnubroto; Farhan Tamam
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/q9x85s80

Abstract

Pencegahan pernikahan dini perlu diarahkan pada pembentukan kesiapan mengambil keputusan, bukan hanya pada pemahaman mengenai batas usia menikah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menguatkan pengetahuan dan sikap kesiapan pernikahan pada siswa kelas XII MIPA MAN 1 Serang. Pelaksanaan menggunakan rangkaian pretest, psikoedukasi interaktif, diskusi kasus, tanya jawab, posttest, dan refleksi tertulis. Instrumen mencakup 10 butir pengetahuan, lima pernyataan sikap kesiapan, lima pernyataan evaluasi program, serta pertanyaan terbuka. Data terdiri atas 58 respons pretest dan 54 respons posttest. Karena kode peserta tidak konsisten dan tidak dapat dipasangkan secara andal, pengolahan dilakukan pada tingkat kelompok dengan pendekatan available-case. Rerata pengetahuan sebesar 9,89±0,45 pada pretest dan 9,89±0,37 pada posttest, tanpa perbedaan bermakna (U=1.505,5; p=0,681). Rerata sikap berubah dari 18,45±1,55 menjadi 18,63±1,56 dari skor maksimum 20 dan juga belum berbeda signifikan (U=1.633,0; p=0,450). Walaupun demikian, respons positif pada seluruh indikator sikap posttest berada pada rentang 96,3-100%, sedangkan penilaian terhadap kegiatan mencapai 17,79±2,01 dari 20. Refleksi peserta memperlihatkan penekanan pada risiko menikah terlalu muda, kesiapan mental-emosional dan ekonomi, keberlanjutan pendidikan, serta kebutuhan memperoleh dukungan ketika menghadapi tekanan. Dengan demikian, psikoedukasi terutama berperan sebagai penguatan pengetahuan yang telah tinggi sekaligus konsolidasi sikap untuk menunda pernikahan sampai kesiapan multidimensi terpenuhi.
SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI SISWA SMA MELALUI PROGRAM KKM Ahmad Romdhoni; Angela Febri ani; Raihan Fadhilah; Tiara Fadhilah Khaerunnisa; Ayu Lisdiyanti; Zahrotun Uyun; Maulida Nur
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/pr7j0073

Abstract

Kekerasan seksual yang dialami remaja masih menjadi masalah serius di banyak daerah, termasuk Provinsi Banten, di mana mayoritas korban adalah gadis usia sekolah. Situasi ini menekankan pentingnya inisiatif pendidikan yang menyasar siswa sebagai kelompok yang sangat rentan. Penelitian ini melibatkan kegiatan sosialisasi dengan tema 'Lindungi Diri, Lindungi Hukum, Lindungi Masa Depan,' yang diselenggarakan oleh Grup 57 dari Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di SMA Negeri 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada akhir Juli 2026. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang risiko hukum dari interaksi sosial yang sembarangan, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, dan mengembangkan kesadaran diri untuk mencegah kekerasan seksual. Materi disampaikan melalui kuliah interaktif, diskusi, dan kuis, melibatkan sekitar 40 siswa dan pembicara dari KPAI.Kekerasan seksual berakar pada komunitas. Selain menjelajahi isu hukum dan kesehatan reproduksi, inisiatif ini juga menekankan dampak negatif dari paparan pornografi terhadap perkembangan kognitif anak muda serta pentingnya memperkuat nilai-nilai moral dan membangun hubungan yang positif dengan keluarga sebagai langkah pencegahan. Pengamatan menunjukkan reaksi yang sangat antusias dari peserta, yang terlihat jelas dalam sesi tanya jawab serta diskusi aktif yang terjadi selama acara. Inisiatif ini menekankan betapa pentingnya kerjasama antara universitas institusi pendidikan, dan organisasi perlindungan anak untuk menciptakan kesadaran bersama di kalangan generasi muda agar mereka memiliki keberanian dalam melindungi diri sendiri dan orang lain dari kekerasan seksual. Aktivitas pengabdian masyarakat yang seperti ini dapat menjadi contoh yang baik bagi institusi pendidikan lainnya untuk memperkuat sistem pencegahan kekerasan seksual yang bersifat berbasis komunitas.
PENGUATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI MELALUI PROGRAM CALISTUNG PADA SISWA DI SDN LEGOKMENTENG Marliyah; Siti Ena Nurul Aeni; Mohammad Baehaki; Ahmad Ziya Ulhaq; Siti Hanan
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/ce1s3y06

Abstract

Upaya memperkuat kecakapan literasi dan numerasi merupakan landasan vital dalam mendongkrak mutu pendidikan dasar. Program pengabdian masyarakat ini diwujudkan melalui pendampingan belajar membaca, menulis, dan berhitung (calistung) yang bertujuan untuk mengoptimalkan fondasi akademik siswa kelas III dan V di SDN Legokmenteng. Kerangka kegiatan dirancang secara interaktif-edukatif melalui sosialisasi, pelatihan intensif, bimbingan tatap muka memanfaatkan alat peraga manipulatif serta buku cerita bergambar, dan penilaian berkala. Hasil pelaksanaan memperlihatkan kenaikan yang bermakna pada tingkat pemahaman bacaan serta operasional hitung dasar para siswa. Tidak hanya itu, minat serta gairah belajar peserta didik menunjukkan perkembangan yang amat positif selama kegiatan berlangsung. Inisiatif ini terbukti manjur menjadi solusi solutif untuk mengatasi keterlambatan pemahaman belajar sekaligus menggalakkan ketercapaian sasaran Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DESA MELALUI PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING DAN BRANDING PADA UMKM DENDENG IKAN DI DESA ARGAWANA Dallylah; Ina Khodijah; Zainul Hasan; Suci Arrum Fadillah Wibera; Indria Cahya Kumala; Bunga Fitri Rosadi; Alfian Ghoffar Alam
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/3fpfps06

Abstract

Pengembangan produk unggulan desa merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai ekonomi potensi lokal dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM dendeng ikan di Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, merupakan salah satu usaha lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan desa. Namun, keterbatasan dalam membangun identitas produk dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran menjadi salah satu kendala dalam memperluas jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pengembangan UMKM dendeng ikan melalui penguatan branding dan pemanfaatan digital marketing sebagai strategi peningkatan daya saing produk. Metode kegiatan meliputi observasi dan identifikasi kondisi UMKM, wawancara dengan pelaku usaha, pendampingan branding produk, pengembangan media dan konten promosi digital, serta edukasi mengenai strategi pemasaran melalui media sosial. Data kegiatan diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi selama proses pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya identitas merek, kemasan, konten promosi, dan pemanfaatan media digital dalam pemasaran produk. Pendampingan juga menghasilkan alternatif strategi promosi yang dapat digunakan untuk memperkenalkan dendeng ikan kepada konsumen yang lebih luas. Dengan demikian, pendampingan branding dan digital marketing dapat menjadi salah satu pendekatan dalam mendukung pengembangan dendeng ikan sebagai produk unggulan Desa Argawana serta meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM.
Sosialisasi Stop Bullying sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa Sekolah Dasar dalam Mencegah Perundungan Novi Yendra; Andini Suci Anggraeni; Emilya Yohana Natasya; Khairunnisa Anggraeni Putri; Muhammad Hafizh Raihan; Ombi Permana; Virgi Ramadhan
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/9d6nwx79

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan memberikan dampak negatif bagi korban, pelaku, maupun saksi. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pengertian, jenis, penyebab, dampak, pencegahan, serta cara menghadapi bullying. Metode pelaksanaan menggunakan sosialisasi edukatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan permainan edukatif Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, jenis-jenis bullying, faktor penyebab, dampak terhadap korban, pelaku, dan saksi, dan langkah-langkah pencegahan dan penanganannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami bentuk-bentuk bullying, pentingnya menghargai teman, tidak melakukan perundungan, serta berani melaporkan tindakan bullying kepada guru atau orang tua. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Page 7 of 13 | Total Record : 128