cover
Contact Name
Nurul Chafid
Contact Email
lppm@binabangsa.web.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@binabangsa.web.id
Editorial Address
LPPM-Universitas Bina Bangsa Kampus A Gedung D Lt. 6. Jl. Raya Serang - Jkt KM. 03 No. 1B, Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten 42124
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Seminar Ekonomi Nasional Pemberdayaan dan Sinergi Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 31649815     DOI : https://doi.org/10.68321/SENAPAS
Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat atau di singkat dengan (SENAPAS) Universitas Bina Bangsa, yang merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, mahasiswa, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam membahas perkembangan bidang ekonomi serta berbagai kegiatan masyarakat yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, inovasi, pertanian, peternakan, teknologi ketahanan pangan, ekonomi kreatif, lingkungan hidup, literasi, sosial budaya, pemberdayaan masyarakat, teknologi infoermasi, pariwisata, dan lain sebagainya. Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat (SENAPAS) menjadi media dokumentasi dan diseminasi karya ilmiah yang dipresentasikan dalam seminar, sehingga gagasan, hasil penelitian, inovasi, dan praktik pemberdayaan dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik maupun pemangku kepentingan. periode terbitnya artikel hasil seminar dalam setahun yaitu satu kali pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
Pengaruh Peningkatan Pengetahuan Siswa tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba melalui Sosialisasi di SMK Darul Islah Nurhasan Nugroho; Leli Lailatu Sholihah; Gasza Arun Maulana; Ulfatun Hasanah; Maulidya Indah Lestari; Lestari5Nadila Indriani; Muhamad Hamzah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/p739g570

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMK Darul Islah terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba. Remaja merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap pengaruh pergaulan negatif, sehingga edukasi preventif sangat krusial untuk diberikan. Metode yang diterapkan adalah sosialisasi interaktif yang mencakup pemaparan materi, simulasi video, dan diskusi kelompok. Program ini melibatkan ±150 siswa dari kelas X, XI, dan XII, serta dilaksanakan oleh tim KKM Kelompok 90 Desa Cikande yang menggandeng pihak kepolisian sebagai narasumber utama. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test berbasis Google Form. Data kuantitatif yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon (Wilcoxon Signed-Rank Test). Berdasarkan 30 sampel responden, diperoleh hasil berupa 19 positive ranks, 0 negative ranks, dan 11 ties. Pengujian statistik menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), yang secara empiris membuktikan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi diberikan. Kesimpulannya, program sosialisasi ini terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman siswa tentang bahaya narkotika serta kecakapan menolaknya, yang pada akhirnya berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem sekolah yang sehat.
Model Pendampingan Masyarakat dalam Membangun UMKM Ayam Ungkep Tradisional Berbasis Teknologi Pengemasan Vakum dan Penguatan Pemasaran Digital di Desa Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang. Ika Pratiwi; Agus Ade Munajat; Efi Tajuroh Afiah; Vira Heliza; Leprandus Miagoni; Sri Suhesti; Vani Putri Aryanto
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/x32tpv32

Abstract

Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh munculnya gagasan usaha ayam ungkep tradisional dari salah satu warga Desa Sukalaksana setelah mengikuti sosialisasi “Menumbuhkan Mindset Wirausaha” yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Kelompok 12 Universitas Bina Bangsa. Kegiatan bertujuan membangun kapasitas calon pelaku usaha melalui pendampingan produksi, pengemasan, pelabelan, legalitas, dan pemasaran. Metode menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan penguatan mindset kewirausahaan, praktik produksi ayam ungkep, transfer teknologi pengemasan vakum, pengembangan branding dan label, pendampingan legalitas, serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan berkelanjutan mampu mentransformasikan gagasan usaha menjadi embrio startup UMKM yang memiliki produk, kemasan vakum, identitas produk, proses legalitas, dan saluran pemasaran. Model pendampingan yang dihasilkan mengintegrasikan mindset, product, technology, branding, legality, dan market sebagai tahapan pembentukan usaha berbasis potensi lokal. Pendekatan ini berpotensi direplikasi dalam program pemberdayaan masyarakat untuk mendorong penciptaan usaha baru di tingkat desa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN KEAGAMAAN,PENGUATAN KARAKTER,DAN PEDULI LINGKUNGAN UNTUK KESEHATAN DESA SUKABARES Surti Zahra; Syavira Aulia; Brizita Auliani Alwanda; Delshady Syamsul Ma’arief; Imelda Maesaroh; Fakhri Balis Septiawan
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/ft4w0r81

Abstract

PKM ini dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada enam bidang, yaitu pendidikan, pendidikan keagamaan, penguatan karakter, kepedulian lingkungan, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat. Rangkaian aktivitas diawali dengan observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil PKM menunjukkan bahwa berbagai kegiatan, seperti kelas literasi, penyuluhan pencegahan pelecehan seksual, pembelajaran mengaji, pengelolaan sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah galon le mineral menjadi tempat sampah, penanaman tanaman obat keluarga, Posyandu, senam sehat, pemberian tablet tambah darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis memperoleh partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran keagamaan, karakter, kepedulian lingkungan, ketahanan pangan, serta perilaku hidup sehat melalui kolaborasi tim PKM dan berbagai pemangku kepentingan desa. Secara terinci, rata-rata sebesar 76% peserta pelatihan berhasil mengikuti seluruh kegiatan tanpa terdapat kesulitan, sebasar 24% mampu mengikuti kegiatan menggunakan sedikit bantuan bimbingan, bahkan ada peserta kesulitan dalam mengikuti kegiatan ini.
PEMBERDAYAAN UMKM KERIPIK GEGETAS BU YATI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KELURAHAN GUNUNGSUGIH KOTA CILEGON Hatta Davinci; Irpan; Adelia Purlamsari N; Neng Nurmala Dila; Ade Fricticarani; Muhammad Hakim Abdurrahman
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/gzvh5v10

Abstract

Keripik gegetas merupakan salah satu warisan kuliner tradisional khas Kota Cilegon yang memadukan potensi bahan pangan lokal dengan identitas budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam nilai sejarah, rantai proses produksi, profil nutrisi, serta peluang strategis keripik gegetas dalam mendorong perekonomian daerah dan memperkuat sektor pariwisata kuliner. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara komprehensif melalui kombinasi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam bersama para produsen lokal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keripik gegetas berbahan dasar utama tepung tapioka yang dipadukan dengan racikan rempah-rempah tradisional pilihan. Kombinasi ini menghasilkan produk camilan dengan tekstur renyah dan cita rasa gurih yang khas, sekaligus menjadikannya sebagai pangan lokal kaya karbohidrat yang berpotensi sebagai sumber energi. Keunikan teknik pengolahan tradisional, nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, serta keterlibatan aktif pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan keripik gegetas memiliki daya saing tinggi sebagai produk oleh-oleh khas daerah. Upaya pengembangan berkelanjutan—seperti standardisasi mutu, inovasi kemasan, dan perluasan jangkauan pemasaran—berpotensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan sekaligus memperkokoh branding Kota Cilegon sebagai destinasi wisata kuliner yang autentik.
IMPLEMENTASI WEBSITE SMART VILLAGE SEBAGAI INOVASI DIGITALISASI PELAYANAN PUBLIK DI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN PABUARAN KABUPATEN SERANG Muhammad Dzikra Pratama; Indi Juniartri Cahya Ningrum; Reza Triyana; Rizki Amilia.,M.A.P; Mufiida Fathiyyah; Priskila Edginawati Salim; Angga Dwi Putra
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/bxv39429

Abstract

Desa Tanjungsari merupakan salah satu wilayah administrasi di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yang memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, UMKM, dan wisata alam, namun belum memiliki media digital terintegrasi untuk mendukung pelayanan publik dan promosi potensi desa. Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 53 di Desa Tanjungsari bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah portal desa digital (smart village) sebagai sarana pelayanan administrasi, transparansi anggaran, dan promosi potensi lokal desa. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi kondisi desa, analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembangunan website, hingga pelatihan pengoperasian kepada perangkat desa. Website yang dihasilkan, dapat diakses melalui smartvillagetanjungsari.com, dilengkapi dengan fitur profil dan sejarah desa, struktur pemerintahan, layanan surat digital yang terintegrasi dengan verifikasi RT/RW dan tanda tangan digital kepala seksi, layanan pengaduan warga, peminjaman fasilitas desa, direktori UMKM lokal beserta kontak WhatsApp pelaku usaha, peta geospasial interaktif potensi desa, informasi destinasi wisata, berita dan kabar desa, serta halaman transparansi APBDes, realisasi anggaran, dan dokumen resmi (RPJMDes, RKPDes, dan Peraturan Desa). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa portal digital ini mampu mempermudah warga dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor desa, meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan desa, serta membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata setempat. Dengan adanya pelatihan pengelolaan konten kepada aparatur desa, keberlanjutan pengelolaan website diharapkan dapat terus berjalan meskipun program KKM telah selesai.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Penanaman Bibit Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Cimanuk Romdhoni; Amelia Indah Puspitasari; Lailatunnajah; Nia Roihaniyati; Dela Afyani; Anas Tasia Mawla; Sindi Silfanah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/ahszf948

Abstract

Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang, khususnya pada lingkup keluarga. Pengetahuan masyarakat yang masih terbatas mengenai pengelolaan lahan pekarangan dan teknik budidaya sayuran dapat menjadi hambatan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui kegiatan penanaman bibit sayuran untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama anggota KWT RT 12 Pasir Waru, Desa Cimanuk, melalui kegiatan penyuluhan dan praktik penanaman bibit sayuran. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik penanaman secara langsung. Keterlibatan peserta dilakukan sejak proses pemberian informasi hingga pelaksanaan praktik agar pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, serta pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan tambahan bagi keluarga. Peserta juga memperlihatkan antusiasme selama kegiatan dan menunjukkan keinginan untuk melanjutkan penanaman secara mandiri di lingkungan masing-masing. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini turut membangun kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, ketahanan pangan keluarga, serta pelestarian lingkungan. Dengan demikian, pemberdayaan KWT melalui penanaman bibit sayuran dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara berkelanjutan di Desa Cimanuk.
LOKAKARYA HASIL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT DESA PARAGE KECAMATAN CIKULUR KABUPATEN LEBAK Fatari; Suandi Silalahi; Rani Sri Sumarsih; Sabrawijaya; Udin Suadma; Basrowi; Sulkiah Hendrawati
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/3gvx5m25

Abstract

Lokakarya hasil pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk evaluasi dan diseminasi program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan menyampaikan hasil kegiatan sekaligus merumuskan keberlanjutan program di tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha, pemuda, kelompok masyarakat, serta perguruan tinggi. Program pengabdian difokuskan pada lima bidang utama, yaitu (1) pendidikan dan keagamaan, (2) pemberdayaan ekonomi masyarakat dan UMKM, (3) sosial budaya dan hukum, (4) lingkungan hidup, dan (5) tata kelola pemerintahan desa. Metode pelaksanaan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, pendampingan, dokumentasi, serta lokakarya hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan lintas bidang mampu memberikan ruang partisipasi masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan dan mengembangkan potensi desa. Pada bidang pendidikan dan keagamaan, kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas belajar dan penguatan nilai keagamaan. Pada bidang ekonomi dan UMKM, kegiatan mendorong peningkatan kemampuan pengelolaan usaha, pemasaran, dan pengembangan produk. Bidang sosial budaya dan hukum diarahkan pada peningkatan kesadaran hukum serta penguatan nilai sosial dan budaya lokal. Bidang lingkungan hidup mendorong kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Sementara itu, bidang tata kelola pemerintahan desa diarahkan pada peningkatan partisipasi, transparansi, komunikasi, dan akuntabilitas. Lokakarya menghasilkan rekomendasi agar program pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan jangka pendek, tetapi dilanjutkan melalui pendampingan dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
OPTIMALISASI MINAT BACA DAN BELAJAR ANAK MELALUI PROGRAM TERAS LITERASI DESA SUKAMAJU Lastarida Sinaga; Ahmad Suganda; Mayayati Sim; Synta Suryani; Lidiana Gontina; Agnes Lansiana; Ainun Jariyah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/drav1r10

Abstract

Literasi merupakan kemampuan dasar yang penting dalam mendukung perkembangan pengetahuan, kemampuan berpikir, komunikasi, dan proses belajar anak. Pengembangan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi. Di lingkungan perdesaan, pengembangan budaya literasi memerlukan dukungan berupa lingkungan belajar yang menarik, bahan bacaan yang sesuai, serta kegiatan yang mampu meningkatkan keterlibatan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan literasi dan minat belajar anak-anak melalui Program Teras Literasi di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan lima tahapan, yaitu identifikasi permasalahan, perancangan program, pelaksanaan, evaluasi, dan pengukuran dampak. Program dilaksanakan melalui kegiatan membaca bersama, storytelling, pendampingan belajar, permainan edukatif, dan kegiatan kreatif. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner sederhana dengan skala Likert 1–5 terhadap 25 peserta. Berdasarkan data simulasi, rata-rata indikator literasi meningkat dari 60,0% menjadi 79,7%, sedangkan indikator minat belajar meningkat dari 62,4% menjadi 82,7%. Aspek partisipasi dan kreativitas meningkat dari 57,2% menjadi 80,8%. Secara keseluruhan terjadi peningkatan sebesar 20,3 poin persentase. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Program Teras Literasi berpotensi menjadi pendekatan pembelajaran informal yang menarik untuk mendukung pengembangan literasi, minat belajar, partisipasi, dan kreativitas anak.

Page 13 of 13 | Total Record : 128