Articles
212 Documents
Analisis Miskonsepsi Siswa SMP Materi Sistem Reproduksi Manusia berdasarkan Jenis Kelamin
Tyas, Rizki Arumning
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v5i2.67049
IPA merupakan mata pelajaran yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari karena objek IPA adalah segala sesuatu yang bersifat nyata dan konkret di alam semesta. Tetapi, tidak dapat dipungkiri, beberapa materi dalam IPA adalah materi yang abstrak dan tidak dapat diamati secara langsung, sehingga membutuhkan konstruksi konsep yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa kelas 9 SMP pada materi system reproduksi manusia yang dianalisis berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP IT Al Fawwaz, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi dengan sampel 109 peserta didik kelas 9 yang terdiri dari 56 peserta didik perempuan dan 53 peserta didik laki-laki. Metode tes yang dilakukan adalah tes diagnosis dengan soal pilihan ganda sebanyak 30 nomor yang dilengkapi dengan alasan terbuka dan persentase tingkat keyakinan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% peserta didik perempuan dan 66% peserta didik laki-laki mengalami miskonsepsi. Konsep mengenai organ system reproduksi wanita serta upaya perlindungan diri dari penyakit system reproduksi merupakan konsep dengan rentang miskonsepsi paling tinggi.
Mekanisme penipuan digital pada masyarakat era 5.0 ( studi kasus penipuan online berbasis lowongan kerja paruh waktu yang merebak di masyarakat)
Utomo, Fajar Wahyudi;
Mauludin Insana, Dwi Rorin;
Mayndarto, Eko Cahyo
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i1.72257
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih detail terkait bagaimana mekanisme penipuan online berbasis kerja paruh waktu dapat terjadi. Penelitian ini sangat penting dilakukan mengingat korban dari aktifitas penipuan ini sangat masif di masyarakat. Oleh sebab itu selain informasi tentang mekanisme penipuan online berbasis kerja paruh waktu, penelitian ini juga memberikan wawasan bagaimana upaya mencegah terjadinya tindak penipuan online berbasis kerja paruh waktu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi kasus. Studi kasus merupakan bagian dari jenis penelitian kualitatif yang bersifat menyelidiki sebuah fenomena tunggal yang terjadi di masyarakat. Selain melalui wawancara, untuk memperkaya literatur dalam penelitian ini juga dilakukan studi kepustakaan terkait modus penipuan online. Hasi dari penelitian ini menjelaskan bahwa Penipuan online berbasis kerja paruh waktu adalah bentuk penipuan yang dilakukan oleh sejumlah oknum penipu melalui media sosial (whatsapp, facebook, telegram) dengan cara menigirimkan pesan berupa tawaran kerja mengatasnamakan perusahaan-perusahaan e-commerce besar untuk kemudian mendapatkan komisi/gaji. Terdapat dua belas langkah dalam proses penipuan online berbasis kerja paruh waktu dari mulai menerima pesan tawaran kerja, hingga permintaan deposit sejumlah uang secara terus menerus. Upaya tindak pencegahan penipuan online berbasis kerja paruh waktu salah satunya dapat dilakukan dengan memperkaya literasi digital masyarakat. Sebab pesatnya perkembangan teknologi digital wajib diimbangi oleh pemahaman literasi digital yang baik.
PENTINGNYA INOVASI KURIKULUM DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS LOKAL DI MAN 1 BOYOLALI
Metrahultikultura, Metrahultikultura
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v5i2.50108
Jenis penelitian ini kualitatif deskripstif dengan dengan kajian studi literatur, dimana menggali kepustakaan yang berupaya mendeskripsikan atau menggambarkan pentingnya inovasi kurikulum dalam pembelajaran sejarah berbasis lokal di MAN 1 Boyolali. Dalam penulisan ini penulis menggunakan berbagai sumber mulai dari jurnal, buku dan dokumen lainya yang relavan dengan kajian dalam penulisan ini. Studi ini berangkat dari oberservasi yang dilakukan dengan peserta didik MAN 1 Boyolali tentang wawasan sejarah lokal atau daerah boyolali. Dari obervasi sedehana tersebut di dapatkan data bahwa kurang pengetahuan peserta didik MAN 1 Boyolali terhadap sejarah lokal Boyolali. Tulisan ini menjabarkan pentingnya pemahaman sejarah lokal bagi peserta didik sebagai saran untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan mengetahui akar sejarah budaya daerahnya mengingat potensi kesejarahan di Boyolali yang besar. Untuk menjaga kelestarian sejarah dan menumbuhkan peserta didik yang mengetahui akan sejarah di Boyolali perlu adanya inovasi kurikulum pembelajaran sejarah berbabasis lokal di MAN 1 Boyolali
Community-based Islamic education: Democratizing learning through local wisdom
MR, Moh Irsyad Fahmi;
Anam, Ahmad Muzakkil;
Agustinova, Danang Ade;
Prasastiawati, Diana;
Awalin, Fakhur Rohman Nur;
Yaacob, Norazlan Hadi
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i2.76362
This study examines the role of community-based education in the context of Islam as a means of democratizing education and integrating local wisdom, motivated by the need for a more inclusive and responsive education system. Using a literature study method, this research analyzes primary and secondary sources related to Islamic education, democratization, and local wisdom. The results reveal that community-based education has strong historical and normative roots in Islamic tradition, reflected in various forms of traditional educational institutions such as mosques, kuttabs, and pesantrens. This educational model is proven to encourage active community participation, decentralization of decision-making, and integration of local values into the curriculum. However, its implementation faces challenges in balancing national standards with local autonomy, as well as potential conflicts between universal Islamic values and local cultural practices. This study highlights the complexity of integrating local wisdom into modern Islamic education in the era of globalization, paving the way for further research on optimal mechanisms for adapting this educational model to increasingly diverse Muslim societies.
Kajian kimia hijau terkait etika kimia berdasarkan fenomena kehidupan pondok: Sisa makanan santri
Bowo, Bowo
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i2.76680
Green Chemistry, juga dikenal sebagai kimia hijau, adalah suatu pendekatan ilmu kimia yang bertujuan untuk merancang, mengembangkan, dan menerapkan proses kimia dan produk kimia yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Serangkaian prinsip dan aturan yang dikenal sebagai "etika kimia hijau" mengatur bagaimana manusia berperilaku sehari-hari dalam kajian kimia hijau. Kategori ini mencakup topik seperti tanggung jawab sosial, etika pertimbangan, dan bagaimana mereka harus berperilaku saat melakukan segala sesuatu dengan mempertimbangkan prinsip kimia hijau. Kajian kimia hijau ini menjadi salah satu materi kimia di kelas X SMA pada implementasi Kurikulum Merdeka. Kehidupan di asrama atau pondok sering kali melibatkan banyak orang yang tinggal bersama dan berbagi fasilitas. Santri atau siswa menjadi bagian terpenting dalam kehidupan pondok. Sisa makanan santri menjadi hal yang unik untuk dikaji dari sisi etika kimia hijau. Penting untuk digali dan dianalisis etika kimia hijau dari para santri terkait fenomena sisa makanan di kehidupan pondok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian ini adalah seluruh santri kelas X sebuah MA Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta yang telah diajarkan materi kimia hijau. Secara acak dari santri kelas X diamati perilakunya dalam hal berkaitan makan siang di asrama. Kajian tentang pandangan santri terhadap nasi dan lauk sisa makan mereka diamati. Dengan bekal pengetahuan akan konsep kimia hijau, sebagian dari santri sudah menerapkan dan sebagian lain masih belum jelas memunculkan perilaku dan sikap dari konsep kimia hijau dalam masalah sisa makanan santri. Beberapa konsep dari kimia hijau merupakan etika untuk memunculkan pembangunan yang berkelanjutan. Santri sudah tahu dan paham akan konsep tersebut, tetapi untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari membutuhkan pembiasaan. Hal ini dapat dijadikan sebagai indikator keberhasilan dalam implementasi kurikulum merdeka di pendidikan madrasah.
The impact of the campus teaching program on social sciences education students Universitas Negeri Yogyakarta: An interpretative phenomenological analysis
Azizah, Primanisa Inayati
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i2.64957
Asistensi Mengajar di satuan Pendidikan atau popular disebut Kampus Mengajar (KM) merupakan satu program dalam kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Sejak dijalankan pada pertengahan tahun 2021, program ini banyak diikuti oleh mahasiswa dari seluruh Indonesia, termasuk mahasiwa Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial Hukum dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman terkait bagaimanakah dampak keikutsertaan mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS UNY pada pengembangan kompetensi mereka sebagai calon guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode penelitian fenomenologi. Partisipan adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS UNY yang terdaftar sebagai peserta program KM, dan telah selesai melaksanakan program KM. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui wawancara mendalam, data kemudian dianalisis menggunakan teknik interpretative phenomenological analysis. Hasil penelitian menjelaskan bila mahasiswa program studi Pendidikan IPS UNY yang mengikuti program Kampus Mengajar memiliki pengalaman mengembangkan kemampuan sebagai calon guru selama mengikuti penugasan di satuan pendidikan tempat bertugas. Kompetensi pedagogis didapatkan terkait bagaimana mahasiswa memahami dan berkomunikasi dengan siswa. Pengembangan kompetensi profesional didapatkan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Kompetensi sosial mahasiswa dikembangkan melalui interaksi sosial yang dilakukan dengan warga sekolah, serta kompetensi pribadi dikembangkan dengan menempatkan diri dengan baik, berpakaian dengan baik, dan memberikan teladan sikap yang baik pada siswa di sekolah.
Integrasi nilai keislaman materi korosi dalam modul kimia sebagai implementasi pendidikan karakter
Ihsanudin, Annas Hafizd
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i2.70318
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) karakteristik produk modul kimia terintegrasi nilai-nilai Islam pada materi korosi sebagai implementasi pendidikan karakter, (2) kelayakan produk modul kimia terintegrasi nilai-nilai Islam pada materi korosi sebagai implementasi pendidikan karakter, dan (3) respon peserta didik terhadap produk modul kimia terintegrasi nilai-nilai Islam pada materi korosi sebagai implementasi pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model exploratory mixed method. Pada penelitian ini digunakan instrumen penelitian yang meliputi lembar pedoman wawancara, lembar validasi ahli pembelajaran kimia dan ahli agama Islam, lembar uji kelayakan modul oleh reviewer, dan lembar uji keterbacaan sebagai respon peserta didik. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk menentukan kualitas produk berdasarkan kriteria penilaian ideal. Penelitian ini menghasilkan modul yang berjudul "Modul Kimia Terintegrasi Nilai-nilai Islam pada Materi Korosi sebagai Implementasi Pendidikan Karakter" dengan karakteristik modul yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam materi korosi sebagai implementasi pendidikan karakter. Modul kimia tergolong dalam kriteria sangat baik (SB) menurut penilaian reviewer dengan presentase keidealan sebesar 88,57%. Berdasarkan respon peserta didik modul tergolong dalam kriteria sangat baik (SB) dengan presentase keidealan sebesar 89,73%. Dengan demikian, modul kimia yang telah disusun dinyatakan layak digunakan oleh peserta didik MA kelas XII sebagai sumber belajar mandiri.
Pembelajaran make a match dan problem posing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis kimia siswa
Nugroho, Seno Adhi
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i2.72307
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 4D MA Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, pada materi pokok tata nama senyawa kimia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4D MA Muhammadiyah Yogyakarta. Sumber data berasal dari siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan make a match dan problem dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dari jumlah 52,94% yang lulus pada siklus I meningkat menjadi 76% pada siklus II. Dengan target keberhasilan sebesar 75% dari jumlah anak, maka penelitian ini telah berhasil. Peningkatan ini dikarenakan dalam penggunaan make a match dan problem posing membantu siswa mengungkapkan persmasalaha yang ada dalam kartu, sekaligus siswa mencari jawaban dari setiap masalah dalam kartu tersebut
Peningkatan kemandirian belajar matematika melalui strategi pembelajaran problem based learning
Fitriani, Nanda Milenia;
Nurcahyo, Adi;
Purnamasari, Diana Tri
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i2.75569
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar matematika siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Surakarta melalui penerapan strategi Problem Based Learning (PBL). Kemandirian belajar sangat penting dalam pembelajaran matematika agar siswa tidak hanya bergantung pada penjelasan guru dan mampu mencari sumber belajar lain secara mandiri. Namun, observasi awal menunjukkan kemandirian belajar matematika siswa kelas VIII-E masih rendah, dengan rendahnya inisiatif mengerjakan tugas, ketergantungan tinggi pada penjelasan guru, dan kurangnya upaya mencari sumber belajar lain. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek 23 siswa kelas VIII-E tahun ajaran 2022/2023. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I, persentase pencapaian aktivitas pembelajaran dengan model PBL masih rendah yaitu 50% (pertemuan 1) dan 57% (pertemuan 2) dengan kategori cukup. Kemandirian belajar siswa juga masih rendah dengan hanya 18,75% sangat baik dan 25% baik (pertemuan 1) serta 25% sangat baik dan 18,75% baik (pertemuan 2). Pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan persentase pencapaian aktivitas pembelajaran 70% (pertemuan 1) dan 77% (pertemuan 2) dengan kategori cukup dan baik. Kemandirian belajar siswa juga meningkat menjadi 31,25% sangat baik dan 31,25% baik (pertemuan 1) serta 61,25% sangat baik dan 31,25% baik (pertemuan 2). Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemandirian belajar matematika siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Surakarta.
Penggunaan teknik Fives dalam meningkatkan pemahaman membaca teks naratif di SMP
Raharjo, Subkhi Dwi
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jwuny.v6i2.72305
This study aims to evaluate the effectiveness of the FIVES (Facts, Inferences, Vocabularies, Experiences, and Summary) technique in improving learning motivation and reading comprehension of narrative texts among 9th-grade students at Madrasah Mu'allimin Yogyakarta. The research background includes students' difficulties in understanding texts and finding information from readings, as well as the need to increase their learning motivation. The researcher employed Classroom Action Research (CAR) methodology, consisting of two cycles. Data were collected through test and non-test techniques (observation, questionnaires, and documentation), then analyzed using qualitative and quantitative methods. Results show a significant increase in English learning motivation after implementing the FIVES technique. Students became more enthusiastic about improving their narrative text reading skills. The average student scores also improved from 72.9 in Cycle I to 84.46 in Cycle II. In conclusion, the FIVES technique proves effective in enhancing students' learning motivation and reading comprehension of narrative texts. This research recommends using the FIVES technique as a good method for teaching reading skills.