cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni
ISSN : 14113554     EISSN : 26206404     DOI : -
Inotek is a journal that publishes scientific articles related to the application of science and technology, vouchers, entrepreneurship, and a range of other community services that meet the qualification criteria. However, this journal also contains the results of research in the form of applications and technology innovation. This scientific journal published twice a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 30, No 1 (2026)" : 6 Documents clear
Digitalisasi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran: Meningkatkan efektivitas akses informasi bagi peserta didik dan tenaga pendidik di MAN 4 Sleman Setiawan Wayoi, Deny; Sukirjo, Sukirjo; Budi Wibowo, Udik; Bustari, Meilina; Lestari, Slamet; Rahmawati, Yulia; Qotrunada Assyifany, Akmalunisa; Ramadhani Chandraningrum, Aura
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 30, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v30i1.90938

Abstract

Kegiatan workshop dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang peran perpustakaan dalam mendukung kualitas pembelajaran, meningkatkan literasi informasi bagi tenaga kependidikan, guru, dan peserta didik, serta memperkuat pemahaman mengenai teknologi informasi open source, aplikasi perpustakaan digital, sistem Dewey Decimal Classification (DDC), dan praktik penggunaan software perpustakaan digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring dengan pendekatan pelatihan holistik melalui metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek. Kesadaran tentang peran perpustakaan meningkat dari kategori rendah (2,46) menjadi tinggi (3,51). Literasi informasi meningkat dari kategori rendah (2,43) menjadi tinggi (3,63). Pemahaman mengenai teknologi informasi open source dan aplikasi perpustakaan digital meningkat dari kategori rendah (1,91) menjadi sedang (3,43). Pemahaman tentang sistem klasifikasi DDC meningkat dari kategori rendah (2,09) menjadi tinggi (3,51). Selain itu, praktik penggunaan software perpustakaan digital seperti SLiMS meningkat dari kategori rendah (2,40) menjadi sedang (3,43).
Penguatan kapasitas manajemen UMKM pemula melalui program pengabdian masyarakat di Kalurahan Sidorejo, Kabupaten Gunung Kidul Siregar, Marakhilda Namora Hana; Diah Kusuma, Chusnu Syarifa; Santoso, Ricky
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 30, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v30i1.89696

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pemula dalam mengelola usaha secara lebih efektif. Permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM di wilayah ini meliputi pencatatan keuangan yang belum tertib, strategi pemasaran yang masih terbatas, produksi yang belum konsisten, serta pembagian peran dalam usaha yang kurang jelas. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah edukasi, diskusi partisipatif, serta praktik langsung, dengan fokus pada empat aspek utama: manajemen produksi, keuangan sederhana, pemasaran digital, dan pengelolaan sumber daya manusia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti pelatihan dan mampu memahami materi yang diberikan, khususnya terkait pencatatan keuangan harian dan penggunaan media sosial untuk promosi produk. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan inisiatif peserta untuk membentuk kelompok usaha di tingkat desa sebagai tindak lanjut. Dengan demikian, pengabdian ini dapat disimpulkan berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas manajemen UMKM pemula dan berpotensi berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal
Water rescue di desa wisata Siblarak untuk meningkatkan keselamatan pengunjung berbasis kolaborasi dan inovasi Susanto, Ermawan; Lismadiana, Lismadiana; Indah Pangastuti, Nur; Qusyaifa Yusuf, Siti; Harjono, Cahyo
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 30, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v30i1.90506

Abstract

Wisata Siblarak merupakan salah satu destinasi wisata air populer di Klaten, Jawa Tengah, yang dibangun oleh Pemerintah Desa Sidowayah pada tahun 2017. Namun, potensi wisata dan sumber daya alam desa belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) “Mbangun Desa” untuk meningkatkan potensi lokal berbasis kolaborasi dan inovasi. Kegiatan difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan water rescue guna mendukung keselamatan pengunjung dan meningkatkan produktivitas ekonomi desa wisata. Peserta kegiatan terdiri atas 25 warga yang bertugas di Umbul Siblarak, Umbul Kemanten, dan Janti Park, serta melibatkan pengurus BUMDES dan POKDARWIS Desa Sidowayah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan teoritis dan praktis melalui ceramah, diskusi, simulasi, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi teknik dasar water rescue, penggunaan alat keselamatan, penyelamatan korban, hingga praktik CPR. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep water rescue. Sebelum pelatihan, 72% peserta belum memahami konsep tersebut, sedangkan setelah pelatihan seluruh peserta telah memahaminya. Selain itu, 20 peserta berhasil mempraktikkan teknik water rescue dengan baik
Entrepreneurship training and mentoring for the Marsudi Luhur women farmer group Sunarta, Sunarta; Aryanto, Ardi; Utami, Zuchdiawati Luthfi; Dias, Bartolomius; Saputra, Viant Anggi; Arifin, Noor; Ramadhan, Aditiya Akbar; Lestari, Wiwit; Addiba, Mutiara Zakya; Bilqisthy, Syena Azkiya
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 30, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v30i1.90531

Abstract

This community service program aimed to enhance the entrepreneurial capacity of Marsudi Luhur Women Farmer Group (KWT) through training and mentoring focused on improving entrepreneurial skills, expanding marketing reach, and fostering sustainable entrepreneurial motivation. The program employed a participatory training and mentoring approach comprising four main components: mindset transformation, entrepreneurial spirit building, business environment awareness, and promotional media selection. Program effectiveness was evaluated through pretest and posttest with statistical analysis using Paired Samples T-Test. The results showed a highly significant improvement (p < 0.001) with an average score increase from 8.44 to 9.56. There was also a homogenization of participants' understanding indicated by the decrease in standard deviation from 1.261 to 0.586. The training and mentoring program proved effective in enhancing the entrepreneurial capacity of KWT members. For sustainability, follow-up mentoring focusing on digital marketing and product development is recommended.
Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan skema welding inspector basic untuk materi welding proses Marwanto, Arif; Wibowo, Heri; Badranaya, Muhammad Imawan; Kuncoro Adi, Rahmad; Kusdiyarto, Prihatno
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 30, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v30i1.90783

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru SMK di bidang pengelasan melalui pelatihan welding inspector level dasar. Kegiatan ini bertujuan agar para guru dapat mengajarkan teknik pengelasan sesuai dengan standar industri dan mengidentifikasi cacat pengelasan dengan tepat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan berbasis teori dan praktik, yang mencakup pengujian visual dan pengujian dengan cairan penetrant. Evaluasi dilakukan melalui ujian awal dan akhir, serta wawancara untuk mengukur pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan 80% peserta menguasai pengujian visual dan 75% peserta menguasai pengujian cairan penetrant setelah pelatihan. Pelatihan ini berhasil memperkaya kompetensi guru dalam teknik pengelasan, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di SMK.
Pemberdayaan sekolah melalui kolaborasi multipihak dalam pengelolaan sampah organik Cahyanti, Pita Asih Bekti; Hidayah, Retna; Rachmi, Dewi Prathita; Purwantoro, Didik; Nayono, Satoto Endar; Hidayat, Nur; Mutiara, Nuraini Gandes; Sari, Dian Permata
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 30, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v30i1.90843

Abstract

Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran ekologis generasi muda. SMP Negeri 12 Yogyakarta memiliki lingkungan hijau yang menghasilkan sampah organik dalam jumlah besar, namun pengelolaan sampah di sekolah ini masih berfokus pada plastik. Alat pengolahan sampah organik yang tersedia dari pemerintah belum dimanfaatkan optimal akibat minimnya pendampingan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan civitas sekolah melalui workshop dan praktik kolaboratif pengelolaan sampah organik dengan memanfaatkan alat pencacah dan bio-aktivator. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik pencacahan dan komposting, serta evaluasi kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa dari 25 peserta pelatihan, 20 orang mampu mengoperasikan alat pencacah secara mandiri.peningkatan pemahaman guru dan siswa mengenai pengelolaan sampah organik, terbentuknya praktik kolaboratif dalam pengolahan sampah, serta produk kompos yang dimanfaatkan untuk penghijauan sekolah. Kegiatan ini berhasil menginisiasi sekolah sebagai laboratorium hidup (living laboratory) dan memperkuat kolaborasi sekolah–universitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 6