cover
Contact Name
Armeida Dwi Ridhowati Madjid
Contact Email
armeida@uin-malang.ac.id
Phone
+6281233402334
Journal Mail Official
alchemy@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Gedung BJ Habibie Lt 2 Jl. Gajayana 50 Malang 65144 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Alchemy : Journal of Chemistry
ISSN : 20861710     EISSN : 24606871     DOI : http://dx.doi.org/10.18860/al
ALCHEMY: Journal of Chemistry (eISSN 2460-6871) is a scientific journal that focus on chemistry. This journal publishes a scientific article that cover research and review articles. Research topics for this journal such as natural science, physical chemistry, inorganic chemistry, organic chemistry, environment, biochemistry, marine, energy and other related-sciences. ALCHEMY: Journal of Chemistry also accepts article about halal products and chemistry on Islamic perspectives.
Articles 198 Documents
Penerapan Metode Sonikasi terhadap Adsorpsi Fe(III) pada Zeolit Alam Teraktivasi Rismiarti, Zuri; Yuniati, Yuyun; Alfanaar, Rokiy
ALCHEMY Vol 5, No 2 (2016): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.733 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i2.3673

Abstract

Iron (III) (Fe (III)) is widely used in the industry such us water treatment, the sugar cane, the concrete industry and coal mining. Industrial activity using Fe(III) has potential impact to environmental pollution problems due to that industry produces Fe waste that one of hazardous waste. Fe content excess might toxic effect to human health and the environment. Zeolite as adsorbent has been evaluated extensively for Fe and other heavy metal. Sonication method has been widely developed in polymer preparation. The method is more effective in operation time because the reaction rate increased and also more efficient on the usage of chemical reagens. The optimization of reaction time, the ratio of Fe(III) with activated zeolite, the influence of pH, and temperature has been assessed for Fe(III) adsorption with an activated zeolite by sonication technique. The formation of Fe(III)-SCN complex assay was used for determination of Fe(III) adsorbed by the activated zeolite with using spectrophotometer. The results showed a relatively short operation time (15 minutes), at pH of 4, temperature of  30 °C with the ratio of 1:50 (weight/volume) for the activated zeolite and Fe(III). 
Isolasi dan Karakterisasi Hidroksiapatit dari Limbah Tulang Hewan Amalia, Vina; Hadisantoso, Eko Prabowo; Hidayat, Dede; Diba, Riska Farah; Dermawan, Muhamad Fahmi; Tsaniyah, Siti Wilamah
ALCHEMY Vol 5, No 4 (2017): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.759 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i4.4705

Abstract

Tulang vertebrata mengandung 60% kalsium fosfat. yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar hidroksiapatit. Hidroksiapatit merupakan material biokeramik yang memiliki sifat adsorpsi yang baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi hidroksiapatit dari beberapa limbah tulang, yaitu tulang sapi, kambing, gurame, dan tongkol. Hidroksiapatit dari limbah  tulang sapi dan kambing diisolasi dengan cara kalsinasi pada suhu 1000°C dan diaktivasi menggunakan Na2CO3. Isolasi hidroksiapatit dari limbah tulang gurame dan tulang tongkol tidak dilakukan kalsinasi hanya digunakan hidrolisis menggunakan NaOH. Karakterisasi menggunakan XRD menunjukkan bahwa telah terbentuk hidroksiapatit kristalin dari hasil isolasi tulang sapi dan kambing, dan terbentuk hidroksiapatit amorf dari hasil isolasi tulang gurame dan tongkol. Perbandingan Ca/P hidroksiapatit hasil isolasi dari tulang sapi, kambing, gurame, dan tongkol, masing-masing adalah 1,71; 1,79; 1,97 dan 1,86. Spektra IR hidroksiapatit menunjukkan adanya gugus –OH, PO43-, dan CO32-. Morfologi permukaan hidroksiapatit hasil isolasi berpori dengan ukuran partikel 1-2 µm.
Kopling Oksidatif Eugenol Menggunakan Ekstrak Enzim Peroksidase dari Akar Tanaman Sawi Hijau serta Uji Bioaktivitasnya Ardiansah, Bayu; Cahyana, Antonius Herry; Suwarso, Wahyudi Priyono; Maryana, Rianti; Merly, Siti
ALCHEMY Vol 5, No 3 (2017): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.772 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i3.3776

Abstract

Peroxidase has been successfully extracted and partially purified from Brassica juncea L. Czern root with protein content and specific activity of 0.747 mg/mL and 0.244 U/mg, respectively. Then, it was applied as biocatalyst for green oxidative coupling reaction of eugenol to produce an orange crystal, dimeric form of eugenol (84% yield). Structure elucidation was done by using FTIR, UV-Vis and GC-MS instruments. The optical activity of dimeric eugenol was found to have Ra-configuration. Furthermore, biological activity of the product as antioxidant has been evaluated resulting in IC50 values of 32.14 and 42.43 ppm for dimeric and monomeric eugenol, respectively.
Pengembangan Metode Penentuan Tiosianat Berdasarkan Pembentukan Hidrindantin Menggunakan Sequential Injection Analysis-Gas Diffusion (SIA-GD) Indriana, Silvi Avianti; Sabarudin, Akhmad; Sulistyarti, Hermin
ALCHEMY Vol 5, No 2 (2016): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.834 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i2.3647

Abstract

Metode sequential injection analysis-gas diffusion (SIA-GD) dengan kolorimeter RGB (red, green, blue) yang sederhana dan cepat telah berhasil dikembangkan untuk penentuan tiosianat. Metode ini didasarkan pada proses oksidasi tiosianat menjadi sianida dalam suasana asam yang selanjutnya bereaksi dengan ninhidrin membentuk hidrindantin yang diukur pada kisaran panjang gelombang 455-492 nm (blue). Waktu stop flow optimum, volume sampel, konsentrasi ninhidrin dan konsentrasi asam secara berurutan sebesar 15 detik, 125 µL, 0,008%, dan 0,1 M. Oksidator optimum yang digunakan adalah Ce(IV) dengan konsentrasi 0,01 M. Kisaran konsentrasi linier 5-45 mg/L. Metode ini tidak diganggu oleh Cl­ˉ hingga konsentrasi 40 mg/L dan HCO3ˉ  hingga konsentrasi 20 mg/L. Metode yang dikembangkan ini memiliki presisi dan akurasi yang sebanding dengan metode standar.
Ekstraksi, Hidrolisis dan Partisi Metabolit Sekunder dari Mikroalga Chlorella sp. Fasya, Ahmad Ghanaim; Dinasti, Anike Riska; Shofiyah, Muharromatus; Rahmawati, Laili Maghfiroh; Millati, Nuria; Safitri, Dany Aulia; Handoko, Singgih; Hanapi, Ahmad; Ningsih, Rachmawati
ALCHEMY Vol 5, No 1 (2016): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.234 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i1.3686

Abstract

Mikroalga Chlorella sp. adalah tumbuhan tingkat rendah yang mengandung metabolit sekunder yaitu senyawa steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam mikroalga Chlorella sp. berdasarkan kelarutannya terhadap pelarut etil asetat dan petroleum eter. Chlorella sp. dikultivasi dalam Media Ekstrak Tauge (MET) 4% dan pemanenannya dilakukan pada hari ke-10. Biomassa hasil panen diukur kadar air dengan teknik termogravimetri dan dimaserasi menggunakan pelarut methanol. Ekstrak kasar hasil maserasi dihidrolisis dengan HCl 2 N dan dipartisi dengan masing-masing pelarut etil asetat dan petroleum eter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen hasil ekstraksi pada pelarut metanol adalah 21,89 %. Rendemen hasil hidrolisis dan partisi adalah 80,95% untuk fraksi etil asetat dan 50,63% untuk fraksi petroleum eter.
Green Synthesis Senyawa Imina dari Vanillin and Anilina dengan Katalis Alami Air Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) al Hakimi, Nurush Shofi; Hanapi, Ahmand; Fasya, Ahmad Ghanaim
ALCHEMY Vol 5, No 4 (2017): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.574 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i4.4706

Abstract

Sintesis imina dari vanilin dan anilina dapat dilakukan tanpa pelarut dengan bantuan katalis asam alami dari jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi produk imina dengan variasi volume katalis jeruk nipis. Volume katalis jeruk nipis yang digunakan adalah 0,5; 1,0; 1,5; 2,0; dan 2,5 mL. Produk imina dikarakterisasi berdasarkan bentuk, warna, titik lebur dan rendemen. Produk juga identifikasi menggunakan FTIR dan KG-SM. Sintesis imina menghasilkan P1 sebagai produk terbaik dengan rendemen sebesar 64,12% dan tingkat kemurnian 74,74%. Hasil karakterisasi produk imina berupa padatan yang berwarna kuning dengan titik lebur 150°C. Hasil KG-SM menunjukkan adanya senyawa target sintesis 2-metoksi-4-((fenilimino)metil)fenol pada m/z 227 (M*+). Terbentuknya senyawa target diperkuat dengan spektra IR khas senyawa imina (C=N) pada 1584 cm-1.
Virtual Screening Peptida Bioaktif Antihipertensi dari Hidrolisat Kasein Susu Kambing Etawa Hermanto, Sandra
ALCHEMY Vol 5, No 2 (2016): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.326 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i2.3671

Abstract

Penapisan peptida bioaktif dari hidrolisat kasein susu kambing Etawa yang berpotensi sebagai obat antihipertensi berdasarkan kajian in silico telah dilakukan. Protein yang digunakan adalah α-S1-kasein prekursor [Capra hircus] NCBI Reference Sequence: NP_001272624.1, α-S2-kasein prekursor [C. hircus] NCBI Reference Sequence: NP_001272514.1, β-kasein [C. hircus] NCBI Reference Sequence: AAA30906.1 dan κ-kasein prekursor [C. hircus] NCBI Reference Sequence: NP_001272516.1. Perancangan struktur peptida bioaktif dilakukan melalui simulasi hidrolisis enzimatik dengan menggunakan 3 jenis enzim proteolitik (tripsin, kimotripsin dan pepsin) dan dilanjutkan dengan preparasi struktur 3D ligan hasil pemotongan secara in silico. Virtual screening terhadap fragmen peptida dilakukan melalui penentuan nilai drug likeness dan protease inhibitor. Dari 104 fragmen peptida diperoleh 10 kandidat peptida bioaktif yang dilakukan simulasi molecular docking dengan mengeksplorasi daya inhibisi fragmen melalui perhitungan nilai (∆Gbinding) dan interaksi antara kandidat peptida bioaktif dengan residu asam amino pada sisi aktif enzim ACE (Angiotensin Converting Enzyme). Sebagai kontrol positif digunakan lisinopril yang merupakan inhibitor ACE komersil. Hasil penelitian menunjukkan dari 10 kandidat peptida bioaktif terdapat 6 peptida yang diduga bersifat antihipertensi dengan nilai ∆Gbinding yang lebih rendah dari kontrol positif (lisinopril). Keenam peptida tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai obat alternatif antihipertensi.
Comparison of Ethanol Extract from Roots, Leaves, and Flowers of Calotropis gigantea as Anticancer on T47D Breast Cancer Cell Lines Mutiah, Roihatul; Sukardiman, Sukardiman; Widyawaruyanti, Aty; Zulaikah, Siti
ALCHEMY Vol 5, No 1 (2016): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.215 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i1.3690

Abstract

This research aims to find out the anticancer activity of ethanol extract from the roots, leaves, and flowers of Calotropis gigantea. This experiment was conducted by MTT method on T47D breast cancer cell line. The result showed that the root of Calotropis gigantea was more cytotoxic (IC50 89.76 μg/mL) on T47D breast cancer cell line than the leaves (IC50 459.51 μg/mL) and the flowers (IC501000). Based on the result, roots are potent to be chemotherapeutic agent, especially in breast cancer.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL, ETIL ASETAT DAN PETROLEUM ETER RAMBUT JAGUNG MANIS (Zea mays ssaccarata Strurt) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus Aureus DAN Escherichia coli Jannah, Akyunul; Rachmawaty, Dhinarty Umi; Maunatin, Anik
ALCHEMY Vol 5, No 4 (2017): ALCHEMY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.614 KB) | DOI: 10.18860/al.v5i4.4182

Abstract

Rambut jagung manis memiliki kandungan senyawa aktif yang berfungsi sebagai antibakteri. Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antibakteri ekstrak rambut jagung manis dengan variasi pelarut, penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Ekstraksi rambut jagung manis dilakukan dengan metode maserasi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram, dilanjutkan dengan pengujian KHM dan KBM pada konsentrasi 250; 125; 62,5; 31,25 dan 15, 625 mg/mL dengan menggunakan metode dilusi cair dan drop plate. Hasil penelitian diperoleh diameter zona hambat terhadap bakteri E. coli dan S. aureus untuk ekstrak etanol 19,3 mm dan 13 mm; ekstrak etil asetat 9,3 mm dan 12,3 mm; ekstrak petroleum eter 2,67 mm, dan tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. KHM dan KBM ekstrak etanol masing-masing pada konsentrasi 125 dan 250 mg/mL.
Pengaruh Ekstrak Etanol 90% terhadap Kadar Malondialdehid (MDA) dan Superoksida Dismutase (SOD) Mencit Tikus yang Dipapar Asap Rokok Sutrisno Adi Prayitno; Joni Kusnadi; Erni Sofia Muritni
ALCHEMY:Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2018): ALCHEMY: JOURNAL OF CHEMISTRY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.954 KB) | DOI: 10.18860/al.v6i1.5018

Abstract

Cigarette smoke is a source of free radicals which cause human body organs damage when it is exposed. Cigarette smoke as a medium that causes oxidative stress that has the potential to cause oxidative damage. In addition, cigarette smoke also has potency to reduce SOD (Superoxide dismutase) levels and increase MDA (Malondialdehyde) levels especially in lung tissue. To control or prevent the presence of free radicals in the body, antioxidant compounds are needed by the body. The purpose of this research is to know the effect of the extract of red betle on SOD and MDA content of mice exposed to cigarette smoke. Red betle was extracted by maceration using ethanol. The exposed mice were treated with red betle extract for 14 days. Lung tissue of the mice was analyzed SOD and MDA conentrations. The results showed that SOD levels tend to increase and decrease MDA levels in mice test animals exposed to cigarette smoke. The optimal dose to decrease MDA levels and increase SOD is 230.4 mg/g weight/day. Histopatology result showed there is different figure of lung tissue (alveoli) before and after red betle extract treatment. Asap rokok adalah sumber radikal bebas yang dapat mengakibatkan rusaknya organ dalam tubuh manusia apabila terpapar. Asap rokok sebagai media penyebab terjadinya stress oksidatif yang berpotensi menyebabkan kerusakan oksidatif. Selain itu, asap rokok juga berpotensi dalam menurukan kadar SOD  (Superoksida Dismutase) dan meningkatkan kadar MDA (Malondialdehida) terutama pada jaringan paru. Untuk mengendalikan atau mencegah adanya radikal bebas ke dalam tubuh maka senyawa antioksidan dibutuhkan oleh tubuh. Tujuan penelitian adalah adalah mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun sirih merah terhadap kadar SOD dan MDA mencit yang dipapar asap rokok. Daun sirih merah diekstrak menggunakan metode maserasi. Mencit yang telah dipapar asap rokok diberi perlakuan ekstrak selama 14 hari. Jaringan paru-paru dianalisis kadar MDA dan SOD. Hasil penelitian menunjukan kadar SOD cenderung mengalami peningkatan dan kadar MDA mengalami penurunan pada hewan uji mencit yang dipapar asap rokok. Dosis yang paling optimal untuk menurunkan kadar MDA dan menaikan SOD adalah dosis 230,4 mg/g bb/hari. Hasil histopatologi menunjukkan terdapat perbedaan gambaran jaringan paru-paru (alveoli) sebelum dan setelah perlakuan ekstrak. 

Page 10 of 20 | Total Record : 198