cover
Contact Name
Mursid
Contact Email
mursid.tp@gmail.com
Phone
+6281361618271
Journal Mail Official
editor.jtpunimed@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 24077437     DOI : https://doi.org/10.24114/jtp
Core Subject : Education,
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi pendidikan yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Fokus Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) adalah karya inovatif pada pengembangan model, strategi, pendekatan, teknik dan taktik dalam pembelajaran maupun pengembangan multimedia pendidikan yang efektif untuk memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
Articles 262 Documents
PENGARUH STRATEGI PROBLEM-BASED LEARNING DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA DI SD NEGERI KECAMATAN IDANOGAWO KABUPATEN NIAS TAHUN AJARAN 2022/2023 Lianus Zebua; Efendi Napitupulu; Maximus Gorky Sembiring; Syahril .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i1.57394

Abstract

Abstract: The aim of this research is to analyze the influence of Problem-Based Learning (PBL) strategies and interest in learning on science learning outcomes. Data were analyzed using two-way ANOVA, 2×2 factorial with questionnaire instruments, a valid and reliable test. The results of the study: (1) There is an influence of the PBL strategy on science learning outcomes. The science learning outcomes of students who were taught using the PBL strategy were higher, compared to students who were taught with the expository learning strategy; (2) There is an influence of learning interest on science learning outcomes. (3) There is an interaction between PBL strategies and learning interest on science learning outcomes. Keywords: Learning Outcomes, PBL Strategies, Expository Learning Strategies. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh strategi Problem-Based  Learning (PBL) dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA. Data dianalisis dengan  ANAVA dua jalur, faktorial 2×2 dengan instrumen angket, tes yang valid dan reliabel. Hasil penelitian: (1) Terdapat pengaruh strategi PBL terhadap hasil belajar IPA.  Hasil belajar IPA siswa yang diajarkan dengan strategi PBL lebih tinggi, dibandingkan siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori. (2) Terdapat pengaruh minat belajar  terhadap hasil belajar IPA. (3) Terdapat interaksi antara strategi PBL dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA.  Kata Kunci: Hasil Belajar, Strategi PBL, Strategi Pembelajaran Ekspositori.
IMPLEMENTASI DESAIN 4 D DALAM KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BIBLIOKONSELING UNTUK MENINGKATKAN LIERASI SAINS SISWA Indri Astuti; Iis Mulyati
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i1.57390

Abstract

Abstract: The general aim of the research is to produce 4D design collaboration and group counseling using bibliocounseling techniques and to increase students' scientific literacy. The specific objectives of the research are to describe students' initial scientific literacy abilities, produce a 4D collaborative conceptual design model with group counseling using biblio-counseling techniques to increase scientific literacy and find out students' responses regarding the conceptual design of group counseling to increase scientific literacy using biblio-counseling techniques. Data collection methods through scientific literacy questionnaire instruments for students, expert validator questionnaires and student responses; interviews with guidance and counseling teachers and homeroom teachers, RPL documentation. The research respondents were 106 students who filled out the scientific literacy questionnaire, 65 students were involved in the development, three validators, one guidance and counseling teacher and the homeroom teacher. The research results showed that students' scientific literacy was generally less (35.20%) than 106 students. The results indicated five aspects of science literacy: (1) the role of science (32.78%/ 35 people) was not good; (2) scientific thinking and action 41.04% is quite good. (3) Science and Society 17.69% very less; (4) science media literacy 44.58% quite good, (5) Mathematics and science 41.51% quite good. Bibliocounseling techniques to increase scientific literacy in the form of aspirational story reading materials according to student problems. Design validation results (4.25) are good; material expert (3.85) good; media expert (3.95) is good. This means that in theory it is valid/suitable for use by student users. The results of empirical trials with individual groups of 3 people, small groups of 6 people and large groups of 26 people, group counseling using bibliocounseling techniques makes it easier and aspirational for students to increase scientific literacy. The results of 90% of students responding with 30 respondents were very good. This finding suggests that 4D collaboration and biblio-counseling technical group counseling aspire to increase scientific literacy. Key words: 4D model, scientific literacy, group counseling, bibliocounseling Abstrak: Tujuan umum penelitian untuk menghasilkan kolaborasi desain 4D dan konseling kelompok dengan teknik bibliokonseling dan untuk meningkatkan literasi sains siswa. Tujuan khusus penelitian yaitu, mendiskripsikan  kemampuan awal literasi sains siswa, menghasilkan model desain konseptual kolaborasi 4D dengan konseling kelompok dengan teknik bibliokonseling meningkatkan literasi sains dan mengetahui respon siswa tentang desain konseptual konseling kelompok untuk meningkatkan literasi sains dengan teknik bibliokonseling.   Metode pengumpulan data melalui Instrumen angket literasi sains untuk siswa, angket validator ahli dan respon siswa; wawancara dengan guru BK dan wali kelas, dokumentasi RPL. Responden penelitian 106 siswa mengisi angket literasi sains, 65 siswa terlibat dalam pengembangan, tiga validator, satu guru BK dan walikelas. Hasil penelitian menunjukkan literasi sains siswa secara umum kurang (35,20 %) dari 106 siswa. Hasil ditandai lima aspek lierasi sains: (1) peran sains (32,78 %/ 35 orang) kurang baik; (2) pemikiran dan tindakan ilmiah 41.04% cukup baik. (3)  Sains dan Masyarakat 17,69% kurang sekali; (4) literasi media sains 44,58% cukup baik, (5) Matematika dan sains 41,51% cukup baik. Bibliokonseling teknik untuk meningkatkan lierasi sains dalam bentuk bahan bacaan cerita aspiratif sesuai masalah siswa. Hasil validasi desain (4,25) baik; ahli materi (3,85) baik; ahli media (3,95) baik. Artinya secara teori valid/layak digunakan oleh pengguna siswa.  Hasil uji coba empiris dengan kelompok perorangan 3 orang, kelompok kecil 6 orang dan kelompok besar 26 orang, maka konseling kelompok dengan teknik bibliokonseling mempermudah dan mengaspirasi siswa untuk meningkatkan lierasi sains. Respon siswa dengan responden 30 orang diperoleh hasil 90 % memberikan   respon    baik sekali, temuan ini mengisyaratkan kolaborasi 4D dan konseling kelompok teknik bibliokonseling mengaspirasi meningkatkan literasi sains. Kata kunci: model 4D, literasi sains, konseling kelompok, bibliokonseling
PENGARUH DISTORSI KOGNITIF DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PEMBELAJARAN AKUNTANSI (STUDI PADA PEMBELAJARAN BERBASIS OPEN EDUCATION RESOURCES) Haryani Pratiwi Sitompul; Ulfa Nurhayani; Miftah El Fikri; Rini Herliani
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i1.57395

Abstract

Abstract: Open Education Resources (OER) is one manifestation of the development of learning media in the modern era, open learning resources aimed at improving the quality of education and facilitating the learning process. OER-based accounting learning is expected to enable students to independently solve accounting course problems. The method used in this research is correlational with a quantitative approach. Subject sampling is done using the proportionate random sampling technique. The instruments used are questionnaires and test questions. Questionnaires are used to measure cognitive distortions and adversity quotient. Prerequisite testing of data analysis includes normality and linearity tests. Meanwhile, hypothesis testing involves testing the significance of correlation coefficient with t-test and F-test. The results of this research indicate that there is a negative and significant influence between cognitive distortion and problem-solving abilities in accounting learning based on open education resources, but there is a positive and non-significant influence between adversity quotient and problem-solving abilities in accounting learning based on open education resources.  Keywords:. cognitive distortion, adversity quotient  and accounting problem-solving  Abstrak: Open Education Resources (OER) adalah salah satu wujud dari perkembangan media pembelajaran di era modern, sumber pembelajaran terbuka bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan memudahkan proses pembelajaran. Pembelajaran akuntansi berbasis OER diharapkan membuat mahasiswa belajar memecahkan permasalahan matakuliah akuntansi secara mandiri. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan subjek menggunakan teknik proportionate random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket dan soal tes. Angket digunakan untuk mengukur distorsi kognitif, adversity quotient. Pengujian prasyarat analisis data yang digunakan uji normalitas dan uji linearitas. Sedangkan pengujian hipotesis yang digunakan uji signifikansi koefisien korelasi  dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara distorsi kognitif  terhadap kemampuan pemecahan masalah pembelajaran akuntansi berbasis open education resources tetapi  pengaruh positif dan tidak signifikan antara adversity quotient  terhadap kemampuan pemecahan masalah pembelajaran akuntansi berbasis open education resources. Kata Kunci: distorsi kognitif, adversity quotient, pemecahan masalah akuntansi. 
HUBUNGAN ANTARA SUPERVISI KLINIS DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KOMPETENSI GURU DI UPTD SDN KECAMATAN GUNUNGSITOLI Fitriani Waruwu; Efendi Napitupulu; Maximus Gorky Sembiring; Syahril .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i1.57391

Abstract

Abstract: The improvement of teacher competence in the UPTD SDN district of Gunungsitoli aims to enhance Indonesia's competitiveness and to promote the intellectual development of the nation. The competencies possessed by teachers enable them to manage the learning process in fostering students' interest and participation. This research aims to determine the relationship between clinical supervision and work discipline with teacher competence in the UPTD SDN district of Gunungsitoli. The research population consists of teachers in the UPTD SDN district of Gunungsitoli. The sampling technique used in this study is proportional random sampling, with a total sample size of 206 individuals. Data collection was done using questionnaire techniques. The instrument has been tested and proven to be valid and reliable. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and pearson product moment correlation coefficient formula. The research results indicate that there is a correlation between clinical supervision and teacher competence in the UPTD SDN district of Gunungsitoli, a correlation between work discipline and teacher competence in the UPTD SDN district of Gunungsitoli, and a correlation between clinical supervision, work discipline, and teacher competence in the UPTD SDN district of Gunungsitoli.   Keywords: Clinical Supervision, Work Discipline, and Teacher Competence  Abstrak: Peningkatan kompetensi guru di UPTD SDN kecamatan Gunungsitoli bertujuan untuk mewujudkan daya saing Indonesia serta dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kompetensi yang dimiliki oleh guru memampukan guru memanajemen proses pembelajaran dalam menumbuhkan minat dan partisipasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan supervisi klinis dan disiplin kerja dengan kompetensi guru di UPTD SDN kecamatan Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah guru di UPTD SDN kecamatan Gunungsitoli. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 206 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pemberian angket. Instrumen telah diuji coba dan dinyatakan valid dan reliabel. Data dianalisis dengan analisis statistik inferensial dan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan supervisi klinis dengan kompetensi guru di UPTD SDN kecamatan Gunungsitoli, terdapat hubungan disiplin kerja dengan kompetensi guru di UPTD SDN kecamatan Gunungsitoli dan terdapat hubungan supervisi klinis dan disiplin kerja dengan kompetensi guru di UPTD SDN kecamatan Gunungsitoli.  Kata Kunci: Supervisi Klinis, Disiplin Kerja dan Kompetensi Guru
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN ENERGI DAN USAHA KELAS X DI SMKN 1 BATU AMPAR Yuli Sri Pratiwi; Indri Astuti; Eny Enawaty
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i1.57396

Abstract

Abstract.  This research aims to develop E-Module teaching material products for Class X Energy and Business Materials at SMKN 1 Batu Ampar. Energy and work material is the main subject matter in the E-Module teaching materials developed by researchers. The research method used is research and development (Research and Development) with the Analysis-Design-Development-Implementation Evaluation (ADDIE) development design model. This research is divided into two, namely the development subject, the first is an expert to measure the feasibility of the product in terms of design, materials and media and the second is the subject of student learning outcomes to determine the effectiveness of the product being developed. A total of 30 class X vocational school students were included in the evaluation of the products being developed. Collecting data using a questionnaire looks at learning outcomes through pretest and posttest. The research results obtained: (1) The design of the E-Module for Energy and Business teaching materials was developed using the ADDIE design model. The E-Module design was validated by three experts including validation of design, materials and media. The validation results obtained an average score of 4.05 which was categorized as very valid; material 4.11 which is categorized as very valid; and media 3.7 which is categorized as valid. (2) The media profile developed is the E-Module teaching material for Energy and Business Materials for Class Cohen found that the effect size value was 1.8, which means it is relatively high. Keywords: ADDIE models; E-Module; Energy and Work  Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk bahan ajar E-Modul Materi Energi dan usaha Kelas X di SMKN 1 Batu Ampar. Materi energi dan usaha menjadi materi pokok utama dalam bahan ajar E-Modul yang dikembangkan oleh peneliti. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model desain pengembangan Analysis-Desain-Development-ImplementasiEvaluasi (ADDIE). Dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu subjek pengembangan yang pertama adalah ahli untuk mengukur kelayakan produk dari sisi desain, materi dan media serta yang kedua adalah subjek hasil belajar siswa untuk mengetahui efektivitas dari produk yang dikembangkan. Sebanyak 30 peserta didik SMK kelas X diikutsertakan dalam pelaksanaan evaluasi produk yang dikembangkan. Mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner dilihat dari hasil belajar melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian diperoleh: (1) Desain media bahan ajar E-Modul Materi Energi dan usaha dikembangkan menggunakan model desain ADDIE. Desain E-Modul divalidasi oleh tiga orang ahli mencakup validasi desain, materi dan media. Hasil validasi diperoleh rata-rata skor adalah 4,05 yang dikategorikan sangat valid; materi 4,11 yang dikategorikan sangat valid; dan media 3,7 yang dikategorikan valid. (2) Profil media yang dikembangkan adalah bahan ajar E-Modul Materi Energi dan usaha Kelas X. (3) Efektivitas E-Modul diambil dari hasil evaluasi pengguna yaitu hasil belajar siswa yang mencapai nilai ratarata posttest yaitu 73,33 serta diuji menggunakan effect size Cohen didapati nilai effect size adalah 1,8 yang artinya tergolong tinggi.  Kata Kunci: Model ADDIE; E-Modul; Energi dan Usaha 
APLIKASI PEMBELAJARAN ALGORITMA BOUNDARY 4-CONNECTED DALAM IDENTIFIKASI JUMLAH SEL PADA CITRA SEL DARAH MERAH Lubis, Ali Akbar; Silitonga, Agnes Irene; Widarma, Adi
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i2.65183

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat, maka mengharuskan sistem Pendidikan juga dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi tersebut. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan adalah media pembelajaran atau aplikasi pembelajaran. Aplikasi pembelajaran adalah suatu media pembelajaran dengan metode belajar yang memudahkan proses belajar, tidak membuat bosan dan sulit. Aplikasi pembelajaran dapat dibangun untuk memudahkan proses pembelajaran algoritma. Karena prosesnya yang kompleks dan membutuhkan waktu untuk memahami langkah-langkahnya. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi pembelajaran algoritma Boundary 4-Connected dalam identifikasi jumlah sel pada citra sel darah merah. Algoritma Boundary 4-connected merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan region atau objek dalam citra digital. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi pembelajaran algoritma Boundary 4-Connected dalam identifikasi jumlah sel pada citra sel darah merah sudah layak untuk digunakan dan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran untuk memahami cara kerja algoritma Boundary 4-Connected dalam identifikasi jumlah sel pada citra sel darah merah Kata Kunci: Boundary 4-Connected, aplikasi pembelajaran, citra, sel darah Abstract: The rapid development of technology requires the education system to be able to adapt to the development of this technology. One of the uses of information technology in the field of education is learning media or learning applications. Learning applications are learning media with learning methods that facilitate the learning process, do not make it boring and difficult. Learning applications can be built to facilitate the process of learning algorithms. Because the process is complex and takes time to understand the steps. This study aims to build a learning application for the Boundary 4-Connected algorithm in identifying the number of cells in red blood cell images. The Boundary 4-connected algorithm is a method that can be used to classify regions or objects in digital images. The results of this study are that the Boundary 4-Connected algorithm learning application in identifying the number of cells in red blood cell images is suitable for use and can be used as an alternative learning media to understand how the Boundary 4-Connected algorithm works in identifying the number of cells in red blood cell images. Keywords: Boundary 4-Connected, Learning application, image, blood cells
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS SULAWESI BARAT Amir, Faizal; Saddia, Andi
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i2.65185

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus untuk mengetahui pengaruh dari implementasi sebuah model pembelajaran yaitu advance organizer (AO) berbantuan Artificial Intelligence (AI) berupa ChatGPT terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep fisika pada mahasiswa di Universitas Sulawesi Barat, dibandingkan dengan pembelajaran model kolaboratif. Metode yang digunakan adalah penelitian Quasi experiment (Eksperimen Semu) dengan Non_equivalent Control Group Design . Kelompok eksperimen menggunakan advance organizer berbantuan ChatGPT, sementara kelompok kontrol menggunakan model kolaboratif. Data dianalisis dengan memakai statistik deskriptif, Uji t berpasangan, uji t independen (sampel bebas), serta analisis Gain Normalized (N-gain). Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan pemahaman konsep secara signifikan dengan perolehan skor rata-rata post-test 60,72 dan N-Gain 0,599 (sedang), sedangkan kelompok kontrol memiliki rata-rata post-test 45,65 dan N-Gain 0,036 (rendah). Hasil dari uij hipotesis (uji T) diperoleh signifikansi sebesar 0,000 yang berarti data ini menunjukkan adanya perbedaan secara siginifikan. Kesimpulannya, penggunaan advance organizer berbantuan AI ternyata efektif untuk meningkatkan kemampuan memahami (pemahaman konsep) dibandingkan pembelajaran model kolaboratif. Kata Kunci: Advance Organizer, Artificial Intelligence, Pemahaman Konsep, Model Pembelajaran, ChatGpt Abstract: This research focuses on knowing the effect of implementing a learning model, namely advance organizer (AO) assisted by Artificial Intelligence (AI) in the form of ChatGPT on improving the ability to understand physics concepts in students at the University of West Sulawesi, compared to collaborative learning models. The method used was Quasi experiment research with Non_equivalent Control Group Design. The experimental group used advance organizer assisted by ChatGPT, while the control group used collaborative model. Data were analyzed using descriptive statistics, paired t-test, independent t-test (independent samples), and Normalized Gain (N-gain) analysis. The results showed that the experimental group experienced a significant increase in concept understanding with an average post-test score of 60.72 and N-Gain of 0.599 (medium), while the control group had an average post-test of 45.65 and N-Gain of 0.036 (low). The results of the hypothesis testing (T-test) obtained a significance of 0.000 which means this data shows a significant difference. In conclusion, the use of advance organizer assisted by AI was effective to improve the ability to understand (concept understanding) compared to collaborative learning model. Keywords: Advance Organizer, Artificial Intelligence, Conceptual Understanding, Learning Model, ChatGpt
PENGEMBANGAN TRAINER SISTEM MIKROPROSESOR BERBASIS INTERNET OF THINGS Isnaini, Muhammad; Hutahaean, Harvei Desmon; Waluyo, Bakti Dwi; Solihin, Muhammad Dani; Sulaiman, Muhammad
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i2.65187

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat pembelajaran berbasis mikroprosesor yang didukung oleh teknologi Internet of Things (IoT) di program studi Pendidikan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan. Alat ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami integrasi mikroprosesor dengan IoT, yang semakin relevan dalam konteks revolusi industri 4.0. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, yang mencakup tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Trainer ini menggunakan modul NodeMCU ESP8266 versi 5 yang dilengkapi dengan konektivitas Wi-Fi guna mendukung fungsi IoT. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan media, serta diujicobakan secara terbatas pada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan trainer ini sangat layak digunakan, dengan penilaian 86% dari ahli materi, 85,6% dari ahli media, serta kepuasan pengguna mencapai 85,4%. Selain itu, penggunaan trainer ini secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktis mahasiswa, terlihat dari kenaikan hasil post-test sebesar 32% dibandingkan pre-test. Kesimpulannya, trainer berbasis IoT ini efektif dan layak dijadikan media pembelajaran dalam pendidikan teknik. Kata Kunci: Trainer, Mikroprosesor, Internet of Things, Media Pembelajaran Abstract : This research aims to design and develop microprocessor-based learning tools supported by Internet of Things (IoT) technology in the Electrical Engineering Education study program, Faculty of Engineering, State University of Medan. This tool is designed to help students understand the integration of microprocessors with IoT, which is increasingly relevant in the context of the industrial revolution 4.0. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE approach, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This trainer uses a NodeMCU module ESP8266 version 5 equipped with Wi-Fi connectivity to support IoT functions. Validation is carried out by material and media experts, and tested on a limited basis to students. The results of the study show that this trainer is very feasible to use, with 86% assessment from material experts, 85.6% from media experts, and user satisfaction reaching 85.4%. In addition, the use of this trainer significantly improved students' understanding of practical concepts and skills, as evidenced by a 32% increase in post-test results compared to pre-tests. In conclusion, this IoT-based trainer is effective and worthy of being used as a learning medium in engineering education. Keywords: Trainer, Microprocessor, Internet of Things, Learning Media
PENERAPAN PROGRAMMABLE MODUL VAR KOMPENSATOR BERBASIS ESP32 PADA PEMBELAJARAN STABILITAS DAYA Hutajulu, Olnes Y; Mendoza, Mhd Dominique; Astrid, Erita; Sinaga, Denny H
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i2.65189

Abstract

Abstrak: Pembelajaran stabilitas daya merupakan aspek penting dalam pendidikan teknik elektro, namun pemahaman mahasiswa seringkali terbatas karena kurangnya media interaktif yang mendukung pembelajaran praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan programmable modul Var Kompensator berbasis ESP32 sebagai alat bantu pembelajaran yang interaktif dan aplikatif dalam topik stabilitas daya. Modul ini dirancang agar mahasiswa dapat melakukan kontrol dan pengaturan parameter daya secara real-time, sekaligus memonitor data tegangan, arus, dan stabilitas daya dalam berbagai kondisi beban. Penelitian ini melibatkan dua kelompok mahasiswa, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan modul ESP32 dan kelompok pembanding yang menggunakan perangkat lunak simulasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai post-test kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok pembanding, dengan nilai t-hitung sebesar 6.435 (p < 0.05), yang menunjukkan efektivitas modul dalam meningkatkan pemahaman konsep stabilitas daya. Selain itu, modul ESP32 terbukti meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa dalam merancang dan mengelola rangkaian daya listrik. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa penggunaan microcontroller ESP32 dapat meningkatkan interaksi dan motivasi belajar mahasiswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa modul Var Kompensator berbasis ESP32 efektif dalam mendukung pembelajaran stabilitas daya dan dapat menjadi alternatif media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang teknik elektro. Kata Kunci: ESP32, Kendali Stabilitas Daya, Modul Pembelajaran, Pembelajaran Interaktif, Var Kompensator Abstract: Power stability learning is an essential aspect of electrical engineering education, yet students often face challenges in comprehension due to the lack of interactive media that supports practical learning. This study aims to apply an ESP32-based programmable Var Compensator module as an interactive and applicative learning aid in power stability topics. The module is designed to allow students to control and adjust power parameters in real-time, while also monitoring voltage, current, and power stability data under various load conditions. This study involved two groups of students: an experimental group using the ESP32 module and a comparison group using simulation software. The test results indicate that the post-test scores of the experimental group were significantly higher than those of the comparison group, with a t-score of 6.435 (p < 0.05), demonstrating the module's effectiveness in enhancing conceptual understanding of power stability. In addition, the ESP32 module proved to improve students' practical skills in designing and managing electrical power circuits. These findings align with previous research, which states that using ESP32 microcontrollers can increase student interaction and motivation. Overall, this study shows that the ESP32-based Var Compensator module is effective in supporting power stability learning and can serve as an alternative interactive learning medium to improve student competence in electrical engineering. Keywords: ESP32, Interactive Learning, Learning Module, Power Stability Control, Var Compensator
PENINGKATAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DESAIN WEB LANJUT DENGAN DIGITAL MICROLEARNING Sari, Ressy Dwitias; Ajie, Hamidillah; Fauziastuti, Via Tuhamah; Mendoza, Mhd Dominique; Anggraena, Anna Maulidita Widy
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v17i2.65190

Abstract

Abstrak: Pembelajaran berbasis komputer yang memanfaatkan IT disebut dengan e-learning. E-learning memungkinkan adanya pembelajaran daring. Program studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), secara penuh memanfaatkan fasilitas e-learning dalam melaksanakan proses pembelajaran dan evaluasi untuk belajar mengajar. Mata kuliah Desain Web Lanjut berorientasi pada target produk akhir yang dibuat. Kendala yang dirasakan dalam proses pembelajaran ialah materi mata kuliah yang sangat banyak mengakibatkan mahasiswa sering kehilangan fokus saat pemberian materi berlangsung. Penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan bahan ajar berpengaruh dalam penerapan microlearning untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait materi yang diberikan di mata kuliah. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu dan kondisi proses pembelajaran mata kuliah Desain Web Lanjut di Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) UNJ, maka dibutuhkan pelaksanaan inovasi pembelajaran dengan menerapkan microlearning dengan bahan ajar berupa video. 42 mahasiswa dilibatkan pada penelitian kuantitatif ini, yang terbagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen yang menggunakan microlearning dan kelas kontrol yang tidak menggunakan microlearning. Data yang dianalisis berasal dari hasil pretest dan posttest pada kedua kelompok tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa data penelitian normal, homogen dan memiliki perbedaan signifikan antara hasil pembelajaran menggunakan microlearning dan non-microlearning dengan <0,001 sig. yang berarti <0.05. Tingkat keefektifitasan penggunaan microlearning sebesar 76% dengan kategori efektif, dibanding non-microlearning sebesar 62% dengan kategori cukup efektif. Kata Kunci: E-learning, Microlearning, Video, Inforgrafis Abstract: Computer-based learning that utilizes IT is referred to as e-learning, which enables online learning. The study program of Informatics and Computer Engineering Education (PTIK) at Universitas Negeri Jakarta (UNJ), fully utilizes e-learning facilities for conducting learning and evaluation processes. The Advanced Web Design course focuses on the creation of a final product. A challenge faced during the learning process is the extensive course material, which often causes students to lose focus during the delivery of the material. Prior research has demonstrated that teaching materials is crucial in the implementation of microlearning to enhance students' knowledge related to the course material. According to earlier studies and the present learning environment at PTIK UNJ's Advanced Web Design course. Innovation is essential by introducing microlearning with educational resources in the form of infographics and videos. 42 students are included in this quantitative study, split into two groups: an experimental class that uses microlearning and a control class that doesn't. The data analyzed is derived from pretest and posttest results from both groups. The study's findings indicate that the research data is normal, homogeneous, and shows a significant contrast between the learning outcomes achieved with or without microlearning, with < 0.001 sig value, which is < 0.05. The effectiveness level of microlearning is 76%, categorized as effective, compared to non-microlearning at 62%, categorized as moderately effective. Keywords: E-Learning, Microlearning, Video, Infographics

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2025): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 16, No 2 (2023): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 16, No 1 (2023): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 15, No 2 (2022): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 15, No 1 (2022): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 14, No 2 (2021): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 14, No 1 (2021): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 13, No 2 (2020): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 13, No 1 (2020): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 12, No 2 (2019): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 12, No 1 (2019): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 2 (2018): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 1 (2018): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10, No 2 (2017): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10, No 1 (2017): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2016): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2016): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2015): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2015): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 7, No 2 (2014): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 7, No 1 (2014): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 6, No 2 (2013): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 6, No 1 (2013): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 5, No 2 (2012): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2012): April - Jurnal Teknologi Pendidikan More Issue