cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
ISSN : 14101289     EISSN : 25796518     DOI : -
Core Subject : Education,
Psikologika - Journal of Discourse and Research on Psychology, publishes research and innovative ideas on psychology. Psikologika is published by Department of Psychology, Islamic University of Indonesia. Psikologikan coverage the fields on clinical psychology, educational psychology, developmental psychology, industrial and organizational psychology, social psychology, islamic psychology, and psychological testing. Psychology is published 2 times a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
Konsep Harga Diri: Studi Komparasi Perspektif Psikologi Modern dan Islam Arroisi, Jarman; Badi', Syamsul
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art7

Abstract

Harga diri (self-esteem) merupakan penilaian harga diri manusia dalam dunia psikologiyang dikaji melalui seperangkat metode yang telah dirumuskan oleh para tokoh psikologi Barat.Dalam pandangan mereka pola pikir, sikap dan perilaku serta keberadaan seseorang, sangatmenentukan tinggi rendahnya harga diri. Artikel ini bertujuan mengeksplor perbedaan harga diri dan muru’ah dalam pandangan psikologi Barat dan Islam. Dengan menggunakan metode deskriptif-analisis serta menjadikan perpustakaan sebagai basis data peneliti sampai pada beberapa kesimpulan antara lain sebagai berikut; harga diri merupakan harga diri seseorang yang bisa dinilai melalui sikap, pola pikir dan tingkah laku manusia saja. Sementara muru’ah merupakan harga diri seseorang yang dapat diukur dengan pola pikir, sikap dan tingkah laku seseorang dan dapat dilihat melalui hubungan seseorang dengan sesamanya dan juga hubungannya dengan Tuhan. Harga diri dinilai mampu mewujudkan kesejahteraan psikologis manusia namun tidak mampu menghadirkan kesejahteraan spiritual seperti yang ditawarkan dalam psikologi Islam. Psikologi Islam memiliki corak tersendiri karena bersumber pada wahyu Tuhan. Berbeda dengan psikologi modern yang menyandarkan kajiannya pada kekuatan penelitian dan eksprimen. Sebab itu, untuk kepentingan yang lebih besar serta kesejahteraan yang lebih holistik perlu ditelaah kembali paradigma yang tertanam dalam konsep harga diri, tentu dengan melihat aspek kelebihan dan kekurangannya. Sekaligus meneguhkan perlunya konsep muru’ah dalam Islam menjadi standar dan tolak ukur dalam melihat harga diri seseorang.
Panggilan (Calling) dan Kesejahteraan di Tempat Kerja pada Karyawan Kehutanan Firmansyah, Kresna Reihan; Riasnugrahani, Missiliana
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art5

Abstract

Working conditions with a high risk of safety and health can reduce employees’ well- being in the workplace. Well-being in the workplace is essential in supporting employee performance that prevents employees from error and negligent behavior. Therefore, this study aims to determine the relationship between calling and well-being for forestry employees. Our hypothesis is search for calling dimension has a negative correlation with employees’ well-being at work, and the presence of calling has a positive correlation with employees’ well-being at work. Through the purposive sampling technique, 130 employees are willing to participate in this study. Data collection uses the Calling and Vocation Questionnaire (CVQ) and the Eudaimonic Well-being at Work Scale (EWWS), with high-reliability scores. The results of data analysis showed that both the dimensions of calling–search and the presence–had a significant positive relationship with well-being at work. Employees who seek a calling, and those who perceive a calling, feel a sense of well-being at work.
Redaksi PSIKOLOGIKA : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi redaksi, Redaksi
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

redaksi
Peran Kontrol Diri sebagai Mediator Hubungan Komunikasi Efektif Orang Tua Remaja dengan Agresivitas Remaja Pratidina, Putu Ayu Onik; Marheni, Adijanti; Sampe Tondok, Marselius
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art6

Abstract

Aggressiveness is one of the most critical problems in adolescents in their relationships with other people. Various factors that influence adolescent aggressiveness include effective parent- adolescent communication and self-control. However, there is still limited research examining the effect of effective parent-adolescent communication on adolescent aggressive behavior, especially mediated by self-control. This study aimed to determine the effect of effective parent-adolescent communication on adolescent aggressiveness mediated by self-control. The participants of this study were 228 high school students, middle adolescence (15-18 years). Data were collected using the Parent-Adolescent Effective Communication Scale, Aggressiveness Scale, and Self-Control Scale. The hypotheses were tested using mediation analysis using the JASP statistical program. The results showed that self-control partially mediated the relationship between effective parent-adolescent communication on adolesent aggressiveness. Furthermore, parents’ communication with adolescent girls was more likely to be open than with boys. These results can be a reinforcement that effective parent-adolescent communication plays an important role in the development of a child from an early age because it supports the development of self-control and behavior of children.
Kekerasan terhadap Anak sebagai Mediator antara Stres Pengasuhan pada Ibu di Masa Pandemi COVID-19 dan Depresi Anak Hosea, Laurensia Aniella; Widyorini, Endang; Sumijati, Sri
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art4

Abstract

Semua orang dapat mengalami depresi, termasuk juga pada anak-anak. Pandemi COVID-19 mengharuskan ibu memberikan waktu pengasuhan yang lebih banyak kepada anak di samping penurunan kondisi finansial yang dapat menyebabkan adanya stres pengasuhan pada ibu. Stres pengasuhan pada ibu dapat menyebabkan kerentanan pada ibu dalam melakukan tindakan kekerasan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kekerasan pada anak menjadi mediator hubungan antara stres pengasuhan yang dimiliki oleh ibu dimasa pandemi COVID-19 dengan depresi pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melibatkan 96 responden dengan cara convenience sampling. Berdasarkan hasil analisis jalur ditemukan bahwa stres pengasuhan pada ibu di masa pandemi Covid-19 tidak berkontribusi secara signifikan pada terjadinya kekerasan terhadap anak (â = .179, p = .082). Hasil ini menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak tidak menjadi mediator hubungan antara stres pengasuhan pada ibu di masa pandemi COVID-19 dengan depresi yang terjadi pada anak. Namun demikian, depresi pada anak terjadi dengan adanya kontribusi stres pengasuhan pada ibu di masa pandemi COVID-19 (â = .325, p = .000) serta kekerasan terhadap anak (â = .532, p = .000). 
Indexing, Abstracting, dan Archiving indexing, indexing
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

indeksing
Translasi, Adaptasi dan Validasi Skala Intolerance of Uncertainty Short Version 12-item (IUS-12) ke Bahasa Indonesia Istiqomah, Alifah Nur; Helmi, Avin Fadilla; Widhiarso, Wahyu
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art8

Abstract

The COVID-19 pandemic has pushed people to experience the situasion of volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity (VUCA) which has the potential to cause various mental health problems. Research on Intolerance of Uncertainty (IU) is immportant because of its crucial role as a risk factor for mental health disorders. Unfortunately, the measuring tool for that cognitive function has not yet been adapted into Indonesian culture and language. This Study aims to adapt the 12-item Intolerance of Uncertainty Scale (IUS-12) to Indonesia and determine the psychometric properties of the scale.
Pengaruh Perundungan di Lingkungan Kerja terhadap Stres Kerja pada Karyawan Baru di Jakarta Surya, Fitri Zakia; Fahmi, Abu Bakar
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art1

Abstract

Sejumlah penelitian secara konsisten menunjukkan adanya pengaruh perundungan di lingkungan kerja (workplace bullying) terhadap stres kerja (job stress) pada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh perundungan di lingkungan kerja terhadap stres kerja pada karyawan baru yang bekerja di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang meminta partisipan mengisi kuesioner secara online. Sebanyak 213 orang berpartisipasi menjadi responden dalam penelitian ini. Responden diukur perundungan di lingkungan kerja yang dialami menggunakan Negative Acts Questionnare-Revised (NAQ-R) dan stres kerja yang dialami menggunakan Job Stress Scales (JSS). Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan perundungan di lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap stres kerja partisipan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perundungan di lingkungan kerja terhadap stres kerja pada karyawan baru di Jakarta.
Pengaruh Religiusitas dan Welas Asih Diriterhadap Kesejahteraan Psikologis Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Isnaeni, Rizki; Nashori, H. Fuad
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art10

Abstract

Orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus merasakan beban secara fisik dan psikis yang berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas dan welas asih diri (self-compassion) terhadap kesejahteraan psikologis orang tua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Responden dalam penelitian ini adalah 107 orang tua ABK yang berdomisili di Kota Makassar. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh religiusitas dan welas asih diri terhadap kesejahteraan psikologis pada orang tua ABK. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala religiusitas yang dikembangkan oleh Nashori (2012), skala kesejahteraan psikologis oleh Ryff dan Keyes (1995) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Azalia et al. (2018), skala Self-Compassion disusun oleh Neff (2003) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Sugianto et al. (2020). Data dari hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan religiusitas dan welas asih diri terhadap kesejahteraan psikologis. Program untuk menunjang religiusitas dan welas asih diri diperlukan bagi orang tua dengan ABK.
Kesehatan Mental Mahasiswa Ditinjau dari Religiusitas dan Kebermaknaan Hidup Baidi Bukhori
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 22 (2006)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/psikologika.vol12.iss22.art2

Abstract

This research aimed to investigate correlation among religiousity, life meaning  and student’s mental health. Hypotheses proposed there’s positive correlation among those variables. Subjects were 127 students of  Da’wah Faculty of IAIN Walisongo and assigned proportional random sampling technique.    Three scales were used to collect data, among those were religiousity scale, life-meaning scale and mental helath scale. Multiple regression was used to test the hypotheses. This research found that there’s positive correlation among religiousity, life-meaning and students mental helath. religiousity, life-meaning donate 57,2 % for students mental helath.Keywords:  Religiousity, life meaning, and  mental health