cover
Contact Name
Uni Tawangsasi
Contact Email
ej_swara@upi.edu
Phone
+6285899792376
Journal Mail Official
ej_swara@upi.edu
Editorial Address
Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Setiabudhi No. 229 Bandung, 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik
ISSN : 28072677     EISSN : 28072502     DOI : -
1. Musik 2. Pendidikan Seni Musik 3. Pembelajaran Seni Musik 4. Komposisi Musik 5. Penelitian Seni Musik 6. Pertunjukan Seni Musik 7. Seni Musik Tradisional 8. Musik Komputer 9. Musik Kontemporer 10. Musik Barat
Articles 131 Documents
SUMELEH, SEMELEH: SIGNIFIKANSI ESTETIKA KERONCONG GAYA SOLO Andini, Mustika; Sukmayadi, Yudi; Supiarza, Hery
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 3, No 2 (2023): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/swara.v3i2.32991

Abstract

Surakarta (Solo), yang dilegitimasikan sebagai kota keroncong, memiliki peranan yang sangat penting dalam perkembangan dan pelestarian musik keroncong di Indonesia. Dengan berbagai hegemoni yang dilakukan, di tengah maraknya kreasi dan inovasi di era serba modern, masyarakat keroncong Solo masih mempertahankan sajian musik keroncong yang menjunjung tinggi nilai estetika keroncong gaya Solo. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan signifikansi estetika keroncong gaya Solo bagi para pelaku maupun penikmat musik keroncong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu terkait puncak estetika keroncong gaya Solo dan signifikansinya. Untuk mencapai puncak estetika keroncong gaya Solo, terdapat berbagai unsur yang membangun dan aturan-aturan tertentu. Signifikansi utama dari sajian musik keroncong gaya Solo yang telah mencapai puncak estetikanya yakni disebut dengan istilah sumeleh/semeleh. Istilah ini diidentifikasi dalam beberapa sub-bahasan, di antaranya sumeleh dalam kebahasaan dan makna, sumeleh sebagai emosi yang mempengaruhi perilaku, serta sumeleh sebagai pengalaman estetis (estesis) yang berkaitan dengan subjek, objek, dan nilai estetis. Sumeleh digambarkan oleh masyarakat keroncong Solo sebagai suatu keadaan/suasana hati yang tenteram dan tenang. Manfaat penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pelaku maupun penikmat musik keroncong. Kata kunci : Sumeleh, Signifikansi Estetika Keroncong, Keroncong Gaya Solo
PELATIHAN NASYID PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SMP DAARUT TAUHIID BOARDING SCHOOL (The Nasyid Training On Extracurricular At SMP Daarut Tauhiid Boarding School Bandung) Nisyar Fauzi Noor; Yudi Sukmayadi; Febbry Cipta
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 3 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul “PELATIHAN NASYID PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP DAARUT TAUHIID BOARDING SCHOOL BANDUNG” didasari oleh alasan kurangnya jam pelajaran seni budaya disekolah untuk meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang nasyid sehingga lahirlah pelatihan dalam program kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menghasilkan siswa-siswa berprestasi dan mengharumkan nama sekolah. Pelatihan ekstrakurikuler nasyid memaparkan dan mendeskripsikan permasalahan tentang program, proses pelatihan yang mengimplementasikan teknik vokal nasyid, serta hasil pelatihan ekstrakurikuler nasyid. Metode yang digunakan yakni deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Temuan hasil penelitian menunjukan program kegiatan ekstrakurikuler nasyid. Proses pelatihan berupa perencanaan, pelaksanaan, penutup. Hasil dari proses pelatihan nasyid tumbuhnya nilai-nilai religious, beriman dan bertaqwa, berakhlaq mulia, menghormati guru, semangat untuk beribadah serta berdakwah melalui seni.Kata kunci: Pelatihan, Nasyid, Ekstrakurikuler
KOMPOSISI PIANO RAPSODIA NUSANTARA NO. 15 UNTUK TANGAN KIRI KARYA ANANDA SUKARLAN Mega Alifah Purnama Bawole; Henry Virgan
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 3 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “KOMPOSISI PIANO RAPSODIA NUSANTARA NO. 15 UNTUK TANGAN KIRI KARYA ANANDA SUKARLAN”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis mengenai analisis pengolahan melodi serta teknik arpeggio pada komposisi piano Rapsodia Nusantara No. 15 untuk tangan kiri karya Ananda Sukarlan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengolahan melodi berdasarkan scale yang digunakan serta pengolahan teknik arpeggio yang digunakan dalam komposisi ini. Fokus penelitian ini lebih tertuju pada konsep pengolahan melodi berdasarkan scale yang akhirnya dimainkan dengan teknik arpeggio. Untuk menjawab semua pertanyaan penelitian, maka dilakukan teknik pengumpulan data melalui metode yang digunakan deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data-data diperoleh melalui studi literatur berupa partitur dan buku yang terkait, juga dengan  pengumpulan dokumentasi audio dan video melalui media internet. Berdasarkan hasil temuan penelitian, komposisi piano Rapsodia Nusantara no. 15 untuk tangan kiri karya Ananda Sukarlan terbentuk dari pengolahan melodi beberapa scale, diantaranya mayor, minor, dan modal sehingga mempengaruhi teknik permainan yang lebih banyak menggunakan teknik arpeggio untuk bisa membunyikan semua nadanya. Hasil pengolahan melodi dan teknik arpeggio ini juga mempengaruhi beberapa aspek dalam permainan piano untuk satu tangan ini, diantaranya speed dalam teknik broken chord, power dalam teknik block chord, dinamika, teknik penggunaan pedal, dan teknik penjarian. Kata kunci : Komposisi Piano, Melodi, Arpeggio
MUSIK QASIDAH AT-TARBIYAH DI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL MUTA’ALIMIN CILENDEK KOTA TASIKMALAYA Ratu Khumairoh Aini; Sandie Gunara
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 1 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul MUSIK QASIDAH MODERN AT-TARBIYAH DI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL MUTA’ALIMIN CILENDEK KOTA TASIKMALAYA, adapun yang menjadi fokus pada penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana bentuk musik qasidah modern dengan sampel lagu yang diambil dari album qasidah modern At-tarbiyah itu sendiri yang berjudul Permata Dunia, lagu ini diciptakan oleh pendiri grup yang tidak memiliki kapasitas di bidang pengelolaan musik, kemudian berfokus pada pengembangan alat musik, dan proses kreativitas yang dilakukan oleh grup qasidah modern At-tarbiyah. Qasidah modern adalah salah satu kesenian Islam yang patut kita apresiasi keberadaannya, dengan demikian kesenian ini akan tetap bertahan ditengah maraknya musik-musik Barat yang banyak menyita perhatian seluruh kalangan masyarakat di Nusantara. Hal tersebut membuat peneliti tertarik untuk meneliti lebih dalam mengenai musik qasidah modern ini agar masyarakat lebih mengenal musik qasidah sebagai bagian dari musik Islam yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif sehingga hasil data yang disajikan berupa pemaparan atau kata-kata dan bukan angka-angka. Berdasarkan hasil peneliatian yang telah dilakukan, peneliti memperoleh temuan mengenai bentuk musik qasidah modern dengan sampel lagu dari album grup qasidah modern At-tarbiyah yang berjudul Permata Dunia, pengembangan alat musik yang digunakan, dan proses kreativitas grup qasidah modern At-tarbiyah di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin Cilendek Kota Tasikmalaya.Kata Kunci: Qasidah modern, At-tarbiyah, Pesantren Raudlatul muta’alimin
ARANSEMEN PIANO IMITASI GAYA BAROK PADA LAGU ANAK-ANAK INDONESIA KARYA ASANI GIAN HAVIANA Haviana, Asani Gian; Virgan, Henry; Kholid, Dody Mohamad
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 2, No 1 (2022): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/swara.v2i1.32028

Abstract

Tema dari penulisan skripsi ini berupa pengkaryaan dalam bentuk arransemen lagu-lagu anak dalam gaya musik barok. Rasa penasaran sejak pembelajaran mata kuliah piano pada materi iringan piano gaya Barok. Muncul gagasan untuk menerapkan ataupun mengadaptasi pola-pola iringan yang mewakili karakter musik Barok ke dalam lagu Indonesia. Musik Barok pada era tahun 1600 sampai 1750 ini bisa menjadi amunisi dalam berkreativitas mengaransemen. Aransemen bisa diartikan  pemodifikasian dengan menambah atau mengurangi dan menyusun antar poin untuk menghasilkan sesuatu yang baru tanpa menghilangkan jiwa sebelumnya. Aransemen yang dibuat ini khusus hanya untuk instrumen piano. Sebagai langkah awal, bahan yang dirasa tepat dalam mengaransemen dengan gaya Barok ialah lagu anak-anak Indonesia. Selain lebih sederhana, tidak terlampau panjang dan sudah dikenal oleh masyarakat. Penulis menyiapkan sepuluh lagu anak-anak Indonesia, diantaranya: Bintang Kejora, Burung Kutilang, Naik Delman, Balonku, Naik-naik ke Puncak Gunung, Dua Mata Saya, Tik Tik Bunyi Hujan, Hai Becak, Paman Datang dan Cicak di Dinding. Rumusan masalah pada karya ini adalah bagaimana proses berkreativitas mengaransemen dan luaran dari aranasemen ini. Skripsi melalui jalur pengkaryaan ini menjadi salah satu langkah yang menghasilkan luaran berupa buku pendukung pembelajaran musik Barok.Kata kunci: Aransemen, Musik Barok 
PENERAPAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KEMAMPUAN TONE PRODUCTION PADA VOKAL DALAM LAGU INDONESIA RAYA Betha Valentina Herdana; Joseph Labre Hestyono; Tono Rachmad Pudjo Harto
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 3 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya peraturan khusus yang di terapkan di sekolah-sekolah yang masuk ke dalam wilayah Kota Bandung untuk rutin menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pagi hari sebelum memulai pelaksanaan belajar mengajar, selain dari menyanyikan lagu Indonesia Raya pada saat pelaksanaan kegiatan upacara bendera. Proses pelatihan lagu Indonesia Raya dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler paduan suara dengan tujuan agar dapat menjadi contoh yang baik dan di ikuti oleh siswa-siswa lainnya setiap pelaksanaannya. Penelitian ini di fokuskan untuk meningkatkan kualitas kemampuan tone production pada vokal saat menyanyikan lagu Indonesia Raya melalui penerapan multimedia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan adaptasi model Kurt Lewin yang kemudian dikembangkan oleh Saur Tampubolon dengan tahapan penelitian yang terdiri dari tahapan prapenelitian dan tahapan siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek yang di teliti adalah 17 partisipan yang menjadi anggota ekstrakurikuler paduan suara di SMPN 10 Bandung.  Pengamatan (observasi) di dapatkan hasil rata-rata kualitas kemampuan tone production pada vokal melalui tiga indikator keberhasilan yakni pernapasan, pitch control dan perpindahan register pada prapenelitian 36% , pada siklus I  53% dan siklus II 77%. Hal ini dapat menunjukkan bahwa kualitas kemampuan tone production pada vokal partisipan mengalami peningkatan setelah diterapkannya multimedia dalam proses pelatihannya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu untuk memecahkan permasalahan yang terjadi dalam kualitas kemampuan vokal,  harus di pertimbangkan berdasarkan dari berbagai sudut pandang, pada penelitian ini multimedia yang digunakan mampu untuk menyelesaikan permasalahan kualitas kemampuan tone production pada vokal partisipan yang memiliki karakteristik seperti itu. Hal ini sangat mungkin bisa di lakukan kembali pada kasus permasalahan dengan karakteristik yang serupa. Oleh karena itu, keterkaitan antara identifikasi permasalahan terhadap kemampuan vokal pada proses prapenelitian  dengan penentuan penggunaan  media atau metode pelatihan untuk menyelesaikan permasalahan sangat  penting di lakukan agar dapat terjadinya peningkatan kualitas kemampuan vokal yang diharapkan.
PELATIHAN MARCHING BAND GITA BAHANA JUANG KARAWANG Bayu Denia Shanti; Yudi Sukmayadi; Febbry Cipta
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 1 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan materi apa saja yang dipakai, bagaimana tahap-tahap pelatihannya, serta hasil dari pelatihan yang dilakukan pada pelatihan marching band Gita Bahana Juang Karawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui kegatan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Adapun temuan yang didapatkan dari hasil penelitian ini diantaranya adalah (1) materi yang digunakan dari proses penelitian yang terdiri dari materi pengenalan notasi balok, dan materi pemanasan untuk instrumen perkusi, instrumen PIT, dan instrumen tiup; (2) tahap pelatihannya meliputi pengenalan notasi balok dengan menerapkan metode ceramah, pengaplikasian notasi balok terhadap alat musik menggunakan metode demonstrasi, praktik memainkan alat dengan menggunakan metode drill dan metode tutor sebaya, serta melakukan latihan gabungan menggunakan metode tutor sebaya; (3) hasil dari pelatihan tersebut secara keseluruhan anggota dapat menguasai materi yang disampaikan dengan baik. Marching band Gita Bahana Juang Karawang merupakan organisasi pendidikan musik non formal yang memberikan dampak perubahan bagi anggota dalam hal musikal dan sosial. Dalam hal musikal, setidaknya anggota bisa memahami teknik membaca notasi balok dan teknik memainkan musik. Sedangkan dalam hal sosial, anggota dapat berinteraksi satu sama lain, oleh karena itu pelatihan marching band tidak akan lepas dari hubungan sosial.Kata Kunci : Pelatihan, marching band
PERSEPSI MUSIK PEMAIN RHYTHM GAME BanG Dream! Girls Band Party Detri Hasna Fadhila; Rita Milyartini; Iwan Gunawan
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 1 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan rhythm game sebagai media pembelajaran musik melalui Android dan iOS sudah disarankan oleh Bégel dkk (2017), namun belum ada penelitian tentang implikasinya terhadap persepsi musik. Hal tersebut memotivasi peneliti unutk mengkaji lebih lanjut implikasi rhythm game BanG Dream! Girls Band Party terhadap persepsi musik pemainnya. Peneliti mengambil sampel purposif 18 orang yang bersedia menjadi partisipan penelitian dari 70 anggota komunitas BanG Dream! Indonesia Region Bandung. Partisipan dibagi dalam tiga kelompok berdasarkan hasil wawancara terstruktur, yakni kelompok pemain yang tidak bermain/belajar musik, pemain yang bermain/belajar musik tetapi bukan musisi, dan pemain yang merupakan musisi. Pengukuran persepsi musik dilakukan dengan menggunakan tes Short-PROMS. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi musik tertinggi dimiliki oleh pemain yang merupakan musisi. Pemain yang tidak bermain/belajar musik memiliki persepsi musik yang setingkat dengan pemain yang merupakan musisi. Sedangkan persepsi musik pemain yang bermain/belajar musik tetapi bukan musisi tingkatnya berada di bawah dua kelompok lainnya. Besarnya persepsi musik pemain yang tidak bermain/belajar musik bukan disebabkan oleh intensitas bermain mereka perhari, tetapi disebabkan oleh durasi pengalaman bermain yang lebih lama dibandingkan dengan  kelompok lainnya. Jika ingin menggunakan BanG Dream! Girls Band Party sebagai media untuk mengasah persepsi musik, penggunaannya hanya cukup 30 menit perhari.Kata kunci : Persepsi musik, Pemain rhythm game, Rhythm game, BanG Dream! Girls Band Party
PEMBELAJARAN PUPUH RAEHAN PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA DI SMP NEGERI 6 CIMAHI Sandra Rolisa; Uus Karwati
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 3 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul, “Pembelajaran Pupuh Raehan pada Kegiatan Ekstrakurikuler Paduan Suara di SMP Negeri 6 Cimahi”. Peneltian ini dilatarbelakangi oleh adanya upaya pelestarian budaya kesenian tradisional Sunda khususnya seni pupuh pada sekolah menengah pertama. Fokus permasalahan yang dikaji meliputi strategi pembelajaran pupuh raehan, dan hasil yang diperoleh dari pembelajaran pupuh raehan pada kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMP Negeri 6 Cimahi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pembelajaran pupuh raehan di SMP Negeri 6 Cimahi. Berdasarkan temuan penelitian, materi pembelajaran terfokus pada pupuh magatru raehan dengan terapan metode ceramah, demonstrasi, tanya jawab, imitasi, drill, tugas dan resitasi, kerja kelompok, serta problem solving. Hasil pembelajaran dapat dilihat dari kekompakan siswa dalam membawakan pupuh magatru raehan.
STRATEGI LATIHAN MAHASISWA DALAM MATA KULIAH GITAR IRINGAN DI DEPARTEMEN PENDIDIKAN MUSIK UPI Dimas Setyo Negoro; Dody Mohamad Kholid; Yuliandani Yuliandani
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 1 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Latihan Mahasiswa dalam Mata kuliah Gitar Iringan di Departemen Pendidikan Musik UPI”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang strategi latihan mencakup aspek waktu dan materi latihan pada mahasiswa yang terjadi di luar perkuliahan gitar iringan. Penelitian ini merumuskan dua permasalahan penelitian, yaitu bagaimana strategi mengatur waktu latihan dalam mata kuliah gitar iringan dan bagaimana strategi menyusun materi latihan dalam mata kuliah gitar iringan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dimana apa yang peneliti temukan dilaporkan secara deskriptif. Temuan pada penelitian ini diperoleh dengan cara kegiatan observasi dan kegiatan wawancara, sehingga peneliti mendapatkan temuan bahwa strategi latihan ditemukan pada saat mahasiswa berlatih alat musik gitar di luar perkuliahan gitar iringan. Strategi latihan dalam pelaksanaannya tidak ada patokan benar atau salah, karena setiap mahasiswa memiliki strategi latihannya masing-masing, dan pada akhirnya strategi latihan tersebut harus bisa mencapai tujuan pembelajaran khususnya pada perkuliahan gitar iringan. Strategi latihan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu strategi meyusun materi dan strategi mengatur waktu. Pertama menyusun materi latihan harus disesuiakan dengan kebutuhan pribadi atau dengan kebutuhan dari kurikulum mata kuliah gitar iringan, sedangkan yang kedua untuk mengatur waktu latihan hanya bisa ditentukan oleh masing-masing pribadi walaupun pada saat diperkuliahan dosen memberikan waktu latihan yang sama kepada mahasiswa yaitu satu minggu. Dengan begitu strategi latihan seharusnya bisa memudahkan mahasiswa untuk mempelajari instrumen gitar iringan.Kata Kunci : Strategi latihan dan Mata kuliah gitar iringan

Page 5 of 14 | Total Record : 131