cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
juti.if@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Teknik Informatika Lantai 2 Ruang IF-230, Jalan Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya, 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
ISSN : 24068535     EISSN : 14126389     DOI : http://dx.doi.org/10.12962/j24068535
JUTI (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi) is a scientific journal managed by Department of Informatics, ITS.
Arjuna Subject : -
Articles 399 Documents
PENERAPAN ALGORITMA QUANTUM TREEMAPS DAN BUBBLEMAPS PADA ZOOMABLE IMAGE BROWSER Lisana Lisana
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 6, No 2 Juli 2007
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.179 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v6i2.a190

Abstract

Pada umumnya, aplikasi penampil gambar (image browser) menampilkan gambar dengan menggunakan miniatur gambar (thumbnail) yang diatur dalam bentuk grid, dimana pengguna dapat memilih gambar yang hendak dilihat dengan menggunakan mouse.  Meskipun aplikasi penampil gambar sangat populer, mereka memiliki beberapa kekurangan.  Misalnya, mereka hanya bisa menampilkan gambar yang terletak dalam satu direktori saja.  Jika dalam direktori tersebut ada sangat banyak gambar dan tidak cukup untuk ditampilkan semuanya dalam satu layar, maka pengguna harus menggunakan scrollbar untuk melihat sisanya.  Untuk beberapa kasus, miniatur gambar yang ditampilkan terlalu kecil sehingga pengguna tidak tahu apa isi dari gambar tersebut.  Untuk mengatasi kekurangan-kekurangan diatas, digunakan Zoomable User Interface (ZUI) yang terintegrasi didalam sebuah aplikasi penampil gambar yang diberi nama Zoomable Image Browser yang dapat menampilkan gambar dengan menggunakan miniatur gambar tanpa scrollbar meskipun jumlahnya banyak.  Selain itu, pada aplikasi ini pengguna dapat menampilkan gambar-gambar dari banyak direktori sekaligus.  Untuk menyusun kelompok-kelompok gambar tersebut secara otomatis, digunakan dua algoritma, yaitu algoritma quantum treemaps dan algoritma bubblemaps.  Quantum treemaps adalah algoritma yang membagi daerah yang ada dalam bentuk persegi panjang. Persegi panjang yang dihasilkan akan dibagi-bagi lagi menjadi persegi panjang yang lebih kecil dan begitu seterusnya. Algoritma bubblemaps bekerja dengan mengisi sel-sel yang ada dalam sebuah grid, menyimpan tanda dari sel-sel yang ada, sehingga dapat diketahui bahwa sel tersebut akan ditempati oleh gambar dari kelompok yang mana. Kesimpulan yang dapat diambil adalah karena algoritma bubblemaps menghasilkan daerah dengan bentuk acak, maka pengguna akan kesulitan dalam menemukan kelompok gambar tertentu, tetapi tidak menghasilkan tempat kosong pada kelompok gambar. Sedangkan algoritma quantum treemaps menghasilkan daerah berbentuk persegi panjang untuk menampung kelompok-kelompok gambar, sehingga pada sebagian besar daerah kelompok gambar terdapat tempat kosong, tetapi pengguna akan lebih mudah membedakan kelompok-kelompok gambar.Kata Kunci: Quantum Treemaps, Bubblemaps, Zoomable Image Browser
SISTEM KONVERSI DATA GEOGRAFIS MENGGUNAKAN XML DAN JAVA PADA APLIKASI BERBASIS WEB Febriliyan Samopa; Beny Yulkurniawan Victorio Nasution
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 1 Januari 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.427 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i1.a203

Abstract

Permasalahan pertukaran data geografis sudah menjadi permasalahan dalam industri SIG (Sistem Informasi Geografis) untuk waktu yang cukup lama. Salah satu solusi yang dihasilkan adalah penggunaan dari XML (Extensible Markup Language) berbasis GML (Geography Markup Language) yang dipelopori oleh OpenGIS Consortium. GML memisahkan antara isi (content) dengan penyajian (presentation). Pembuatan peta menggunakan GML membutuhkan transformasi data GML menjadi bentuk penyajian yang mampu diterjemahkan oleh perangkat lunak. SVG (Scalalable Vector Graphics) merupakan bagian dari XML untuk penyajian grafis dua dimensi yang dapat digunakan pada proses penyajian data GML. Proses transformasi data GML menjadi dokumen SVG dapat dilakukan oleh XSLT (Extensible Stylesheet Language for Transformation). XSLT merupakan dokumen berbasis XML yang berfungsi untuk menerjemahkan data GML menjadi elemen-elemen grafis SVG. Implementasi perangkat lunak berdasarkan perancangan diterapkan pada lingkungan web menggunakan Java dan JavaServer Pages. Berdasarkan uji coba dapat disimpulkan bahwa dokumen SVG yang dihasilkan dari transformasi dan konversi shapefile perangkat lunak penulis memiliki detil yang cukup tinggi dan hampir identik dengan hasil dari ESRI Arc View. Kata Kunci : SIG, GML, SVG, transformasi GML ke SVG, konversi shapefile ke GML.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK VISUALISASI HASIL PEMINDAIAN OPTIS TRIANGULAR DENGAN PEMANGKASAN OBJEK TIGA DIMENSI BERBASIS PARTISI OCTREE Rully A. Hendrawan; Rully Soelaiman
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 1 Januari 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.164 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i1.a208

Abstract

Perkembangan mesin pemindai tiga dimensi memungkinkan perngarsipan substansi fisik dari dokumen tiga dimensi. Tentunya agar data hasil pengarsipan ini dapat dinikmati oleh banyak orang, maka diperlukan sebuah media untuk mempublikasikan arsip-arsip tersebut. Komputer personal yang ada saat ini adalah salah satu alternatif yang memungkinkan. Arsip-arsip digital tersebut pada saat ini umumnya adalah sebuah model 3-D dalam bentuk kumpulan mesh (permukaan yang dibangun dari poligon) yang padat poligon, bentuk geometri ini disimpan dalam suatu file berformat PLY. File ini nantinya akan dibaca dan divisualisasikan dengan bantuan OpenGL. Untuk memperlancar pengontrolan model dilakukan pemisakan antara proses visualisasi ketika sebuah model sedang dikontrol dan setelah selesai. Bentuk sederhana dari model tersebut ditampilkan ketika model sedang dikontrol, setelah selesai baru digambar bentuk asli dari model tersebut. Selain itu dilakukan juga pemangkasan bagian-bagian yang berada diluar batas pandang berbasis sel dengan menggunakan struktur data Octree untuk mempartisi ruang. Perangkat lunak ini dapat memvisualisasikan struktur geometri dari sebuah model tanpa mempedulikan substansi permukaannya. Ketika model hanya tampak sebagian saja, proses visualisasi akan lebih cepat karena dilakukan pemangkasan pada bagian yang tidak tampak. Partisi ruang dengan menggunakan struktur data Octree mengurangi kompleksitas pada saat proses pemangkasan karena pengecekan terhadap batas pandang bukan dilakukan per poligon namun per partisi secara hirarki. Kata Kunci : Visualisasi 3D, Mesh Padat Poligon, Render, Octree.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PENUNJUK PERJALANAN WISATA DI SURABAYA Anita Hidayati; Desi Tri Cahyaningati; Galih Anindita
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.856 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a233

Abstract

Pengembangan Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk aplikasi perjalanan wisata saat ini masih sangat terbatas. Terutama di Indonesia dan khususnya untuk Surabaya. Kebanyakan aplikasi tersebut sebatas menampilkan peta statis, sehingga user tidak bisa berkomunikasi secara interaktif.Dalam jurnal ini dibuat aplikasi perjalanan wisata berbasis web yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi para wisatawan untuk dapat melakukan perjalanan secara efektif dan mudah. Aplikasi ini menggunakan script Avenue untuk mengintegrasikan ArcView GIS sebagai map server dan ArcView IMS sebagai internet map servernya. Untuk pengolahan hasilnya digunakan Network Analyst yang dikombinasikan dengan algoritma pencarian rute Bubble Sort.Aplikasi ini menghasilkan sistem penjadwalan terbaik pada lama perjalanan dan waktu tutup obyek wisata, juga pemberian saran tentang jadwal keberangkatan dan lama wisata yang sebaiknya dilakukan. Wisatawan akan memperoleh rute beserta petunjuk jalannya. Di samping itu juga informasi tentang fasilitas-fasilitas terdekat dari obyek wisata sewaktu dilakukan pemberhentian dan informasi umum bidang pariwisata.Kata kunci : Sistem Informasi Geografis, web, aplikasi perjalanan wisata, system penjadwalan.
PERANGKAT LUNAK PEMINDAI CELAH KEAMANAN JARINGAN PADA BERBAGAI SISTEM OPERASI Febriliyan Samopa; Imam Kuswardayan; Firman Fathoni
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.437 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a298

Abstract

Keamanan jaringan merupakan tantangan yang besar dalam pengembangan layanan Internet yang dewasa ini tumbuh demikian cepat. Salah satu bentuk masalah keamanan yang paling menonjol adalah intrusi dari cracker yang memanfaatkan celah-celah keamanan yang ada sebagai kompensasi dari layanan yang diberikan oleh sebuah server. Cracker akan berusaha mengakses ports yang sedang digunakan oleh layanan suatu server dan berusaha mengekspoitasi kelemahan port tersebut untuk melakukan Denial of Service (DoS), defacing situs internet, maupun Information Retrieval terhadap data-data sensitif. Tugas akhir ini berusaha menyajikan sebuah perangkat lunak yang dapat mencari celah-celah keamanan yang mungkin timbul pada sebuah komputer yang terhubung ke jaringan. Celah keamanan yang dapat dideteksi oleh perangkat lunak ini antara lain ARP Poisoning, Open Ports, NetBIOS Null Session, DCOM RPC dan IIS Unicode. Sebagai tambahan, perangkat lunak ini juga dapat memberikan estimasi mengenai sistem operasi apa yang dimiliki oleh komputer tersebut. Dari hasil uji coba, perangkat lunak ini dapat menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik. Namun demikian, terdapat sedikit kekurangan-kekurangan antara lain antisipasi terhadap firewall yang belum cukup baik dan penggunaan CPU time yang cukup tinggi. Kata Kunci : Jaringan, Keamanan, ARP Poisoning, IIS Unicode, DCOM RPC, Null Session, Fingerprinting, Port Scanning
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DENGAN MAGNIFIED GRADIENT FUNCTION DAN DETERMINISTIC WEIGHT MODIFICATION DALAM MULITLAYER NEURAL NETWORK Hendry Setiawan; Rully Soelaiman
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.511 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a238

Abstract

Algoritma backpropagation menggunakan pola pelatihan yang berdasarkan turunan fungsi gradien (gradient derivative function) untuk perubahan bobot dan fungsi aktifasi yang berupa fungsi sigmoid, sehingga error yang dihasilkan pada iterasi berikutnya semakin kecil. Dalam penggunaan algoritma backpropagation ada dua aspek yang menjadi pertimbangan yaitu flat spot dan laju konvergensi (convergence rate).Penelitian berikut berusaha mengembangkan hibrid GA-MDPROP yang bertujuan mempercepat laju konvergensi dari algoritma backpropagation. Algoritma genetika digunakan untuk mecari topologi optimum dari jaringan saraf khususnya pada penentuan bobot awal, sedangkan MDPROP merupakan model hibrid Magnified Gradient Function Propagation (MGFPROP) dengan Deterministic Weight Modification (DWM). Penggunaan MGFPROP bertujuan mempercepat laju konvergensi dengan memperbesar fungsi gradient pada fungsi aktifasi, sedangkan DWM bertujuan mengurangi error dari sistem dengan mengubah bobot dengan cara yang telah ditentukan.Hasil penelitian menunjukkan algoritma GA-MDPROP memiliki laju konvergensi yang lebih cepat dibandingkan dengan algoritma backpropagation. Algoritma GA-MDPROP juga memiliki laju konvergensi yang lebih cecpat  dibandingkan dengan algoritma MDPROP khususnya untuk faktor penguatan S=1.Kata kunci: Algoritma Genetika, Magnified Gradient Function Propagation (MGFPROP), Deterministic Weight Modification (DWM), MDPROP, GA-MDPROP.
PERANGKAT LUNAK UNTUK EKTRAKSI ISI DOKUMEN MULTIFORMAT DENGAN MENGGUNAKAN SMS DAN FAXIMILE Ahmad Hoirul Basori; Fajar Baskoro; Darlis Heru Murti
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.14 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i1.a243

Abstract

Dokumen multiformat merupakan salah satu bentuk file yang disimpan dalam komputer  dan  banyak digunakan oleh  masyarakat saat ini.Setiap dokumen mempunyai karakteristik berbeda  dan memerlukan software yang berbeda untuk setiap file dokumen. Sedangkan perkembangan handphone yang semakin pesat membuat masyarakat lebih familiar menggunakan handphone daripada menggunakan komputer.proses pengambilan dokumen dapat terhambat jika user yang memerlukan dokumen multiformat tidak mempunyai keahlian komputer. Pada pengerjaan penelitian ini, teknologi yang digunakan untuk pengambilan dokumen multiformat adalah teknologi SMS dan mesin Faximile.sedangkan untuk pemodelan sistemnya teknologi yang digunakan adalah Unified Modelling Language dengan Rational Rose Enterprise 2000, serta  database Microsoft Access untuk penyimpanan data SMS. Untuk membangun aplikasi teknologi yang digunakan adalah Microsoft Visual Basic 6.0. Hal ini disebabkan dokumen multiformat pada penelitian ini kebanyakan merupakan produksi Microsoft sehingga antara teknologi yang digunakan dan dokumen multiformat saling mempunyai kesesuaian.   Uji coba dilakukan dengan cara melakukan pengiriman dokumen multiformat melalui SMS dan mengeluarkan outputnya ke dalam mesin faximile. Uji coba ini mencakup proses pembacaan data SMS, penyimpanan data SMS ke dalam database, pengiriman dokumen ke mesin fax, download page online, serta penambahan hak akses user melalui SMS. Hasil uji coba menunjukkan adanya permasalahan pada pengiriman dokumen multiformat yang berada dalam keadaan terproteksi. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan menghilangkan password yang ada pada dokumen multiformat.   Kata Kunci: SMS (Short Message Service), Ektraksi Dokumen, Mesin Fax.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERDASARKAN KURIKULUM DAN SISTEM PENGUJIAN BERBASIS KOMPETENSI YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN APLIKASI MONITORING SISWA BERBASIS J2ME Arif Bramantoro; Yudhi Purwananto; Deni Hendrawan
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 1 Januari 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.822 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i1.a248

Abstract

Sejak tahun ajaran 2002/2003, di Indonesia diberlakukan kurikulum baru sebagai pengganti kurikulum 1994 yang disebut dengan nama Kurikulum dan Sistem Pengujian Berbasis Kompetensi. Sebagai awalnya kurikulum ini dilaksanakan secara terbatas di 40 sekolah di seluruh Indonesia, salah satunya adalah SMUN 1 Gresik. Implikasi penerapan pendidikan berbasis kompetensi adalah sistem pengujian berbasis kemampuan dasar dimana kemampuan dasar merupakan bentuk minimum dalam mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa. Selain itu, pengembangan sistem pengujian hasil kegiatan pembelajaran berbasis kompetensi ini bersifat hirarkis, secara berurutan yaitu : mata pelajaran, standar kompetensi, kemampuan dasar, jenis ujian dan indikator.                           Dengan tingkat penilaian yang cukup rumit ini, maka dibuat perangkat lunak guna membantu proses akademik di sekolah. Proses pembuatan perangkat lunak ini didahului dengan studi literature dan pengumpulan data  di sekolah, dilanjutkan dengan perancangan sistem. Dari hasil perancangan inilah maka bisa dibuat suatu aplikasi perangkat lunak untuk kemudian dilakukan uji coba dan evaluasi guna mengetahui kehandalan dan unjuk kerja dari aplikasi yang telah dibuat.                 Setelah melalui serangkaian uji coba, ternyata aplikasi yang dibuat bisa dan mampu menjawab persoalan yang ada, terutama sekali yang berkaitan dengan proses penilaian dalam kegiatan akademik yang sedang berlangsung. Selain itu dengan aplikasi mobile yang juga dibuat, sangat memudahkan orang tua siswa dalam memantau perkembangan akademik putra-putrinya.   Kata kunci : aplikasi mobile
PROTOTYPE SISTEM MONITORING RUMAH MENGGUNAKAN WEBCAM Muchammad Husni; Royyana Muslim Ijtihadie; Januar Bisaptanto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 2 Juli 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.576 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i2.a253

Abstract

Saat ini  internet merupakan produk teknologi yang berkembang pesat dan menjadi dasar terhadap munculnya berbagai macam teknologi dan peralatan multimedia. Salah satunya adalah SMS gateway dan Webcam. SMS gateway, produk yag didukung oleh teknologi mobile phone ini berfungsi untuk berkomunikasi antara komputer dengan telepon selular. Sedangkan Webcam adalah salah satu produk teknologi multimedia untuk pengambilan gambar dan video. Penelitian ini mencoba mengimplementasikan sebuah sistem untuk memonitor rumah dari jauh dengan mengintegerasikan teknologi SMS Gateway, Webcam dan Dial Up Networking untuk menunjang  fitur sistem. Teknis secara global sistem adalah sebagai berikut: Sistem diaktifkan menggunakan SMS. Aktifasi yang dimaksud adalah dial up komputer server ke internet. Output aktifasi adalah alamat IP yang dikirimkan kembali ke user. Informasi alamat IP inilah yang digunakan komputer client untuk memulai viewing gambar dari webcam. Sistem yang dibuat dalam penelitian ini dapat melakukan viewing kondisi rumah dari tempat lain melalui internet. Koneksi ke internet komputer server dapat dikontrol menggunakan SMS sehingga mengefisienkan penggunaan internet pada sistem.   Kata Kunci : Webcam, Winsock, Dial Up Networking  dan SMS Gateway.
PERENCANAAN BISNIS; ORGANISASI, LINGKUNGAN BISNIS, MANAJEMEN, DAN SUMBER DAYA MANUSIA Mudjahidin Mudjahidin
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 2 Juli 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.278 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i2.a258

Abstract

Suatu bisnis yang akan dilakukan, seharunya punya prespektif kedepan tentang arah perkembanggannya, sehingga diperoleh gambaran secara lebih jelas bagaimana suatu bisnis mulai didirikan sampai nantinya berkembang didalam menghasilkan suatu nilai, baik diterima secara lokal dan nasional, ataupun internasional. Tentunya prespektif ini harus terdokumantasi secara jelas berupa uraian perencanaan yang terstruktur. Untuk itu, uraian perencanaan ini dibuat kedalam suatu dokumen Perencenaan Binis (Business Plan) yang memuat tujuh hal pokok, yaitu organisasi bisnis, lingkungan bisnis, perencanaan manajemen, perencanaan sumber daya manusia, perencanaan pemasaran, perencanaan keuangan, perencanaan teknologi dan jaminan resiko. Kesemuanya diambil dari template Perencanaan Bisnis yang dibuat oleh Jeff Madura, serta ditunjang dari referensi yang lain.         Dalam makalah ini, hanya dijelaskan empat uraian yang pertama yaitu; organisasi bisnis, lingkungan bisnis, perencanaan manajemen, dan perencanaan sumber daya manusi. Dimana keempatnya akan dijabarkan kedalam sub-uraian yang terkait, dan diberikan penjelasan latar belakang dan contoh kasus.   Kata Kunci: organisasi, lingkungan bisnis, manajemen, sumber daya manusia