cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
SURYA AGRITAMA - Fakultas Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
STUDI KOMPARATIF USAHATANI PADI SAWAH IRIGASI DAN USAHATANI PADI SAWAH TADAH HUJAN (Studi Kasus di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo) Eva Noviani; Uswatun Hasanah; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 1 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) perbedaan biaya pada usahatani padi sawah irigasi dan padi sawah tadah hujan di kecamatan Grabag kabupaten Purworejo (2) perbedaan penerimaan pada usahatani padi sawah irigasi dan padi sawah tadah hujan di kecamatan Grabag kabupaten Purworejo (3) perbedaan pendapatan pada usahatani padi sawah irigasi dan padi sawah tadah hujan di kecamatan Grabag kabupaten Purworejo (4) perbedaan keuntungan pada usahatani padi sawah irigasi dan padi sawah tadah hujan di kecamatan Grabag kabupaten Purworejo (5) faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani padi sawah irigasi di kecamatan Grabag kabupaten Purworejo (6) faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani padi sawah tadah hujan di kecamatan Grabag kabupaten Purworejo. Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Lokasi yang dipilih adalah desa Grabag mewakili usahatani padi sawah irigasi dan desa Pasaranom mewakili usahatani padi sawah tadah hujan. Populasi petani padi sawah irigasi di desa Grabag adalah 418 petani dan populasi petani padi sawah tadah hujan adalah 367 petani. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Yamane dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik snowball sampling. Sampel penelitian petani padi sawah irigasi adalah 41 petani dan sampel penelitian petani padi sawah tadah hujan adalah 41 petani. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, program SPSS versi 16.Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan uji beda dua buah sampel yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan antara biaya usahatani padi sawah irigasi dan biaya usahatani padi sawah tadah hujan dengan thitung = 1,968 pada taraf signifikan 0,053 (P<0,05) (2) tidak terdapat perbedaan antara penerimaan usahatani padi sawah irigasi dan penerimaan usahatani padi sawah tadah hujan dengan thitung= -0,954 pada taraf signifikan 0,343 (P>0,05) (3) terdapat perbedaan antara pendapatan usahatani padi sawah irigasi dan pendapatan usahatani padi sawah tadah hujan dengan thitung = -1,913 pada taraf signifikan 0,059 (P<0,05) (4) terdapat perbedaan antara keuntungan usahatani padi sawah irigasi dan keuntungan usahatani padi sawah tadah hujan dengan thitung = -2,209 pada taraf signifikan 0,030 (P<0,05) (5) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani padi sawah irigasi adalah luas lahan, pupuk SP36, pupuk urea, dan pestisida antrakol (6) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani padi sawah tadah hujan adalah benih dan luas lahan. Kata Kunci : Padi, Lahan Sawah Irigasi, Lahan Sawah Tadah Hujan.
STRATEGI PENGELOLAAN DANA BANTUAN SOSIAL PENGEMBANGAN SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION DI KECAMATAN BENER KABUPATEN PURWOREJO Arbi Triyogi; Didik Widiyantono; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 1 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.27 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui metode dan alur  pemberian bantuan sosial pengembangan SRI yang dilakukan pemerintah, 2) mengetahui faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan, 3) mengetahui faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman, 4) mengetahui strategi pengembangan yang dapat dilakukan sesuai dengan situasi daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan pada kelompok tani maupun gabungan kelompok tani penerima manfaat bantuan sosial pengembangan metode SRI di Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan metode purposive sampling, dengan jumlah respoden 36 orang. Metode analisis penelitian menggunakan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) metode pemberian bantuan sosial melalui transfer uang sejumlah Rp40.500.000. Alur pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: a) koordinasi, b) pembuatan petunjuk teknis, c) pembuatan petunjuk pelaksanaan, d) sosialisasi, e) penjaringan Calon Petani dan Calon Lokasi, f) penetapan petani dan lokasi pelaksana, g) musyawarah kelompok tani atau rembug desa, h) pembuatan rekening kelompok, i) penyusunan Rencana Usulan Kegiatan Kelompok, j) transfer Dana. k) pembelian saprodi, l) pengadaan alat pertanian, m) pelatihan SRI, n) pendampingan/pengawalan, o) penanaman. 2) faktor eksternal: Kekuatan a) rasa percaya pada pengelolaannya, b) kehati-hatian petani terhadap aturan. Kelemahan a) kurang maksimalnya peran ppl b) lahan yang berkotak-kotak sempit. 3) faktor eksternal. Peluang: a) trend pertanian organik, b) adanya pelatihan tentang pertanian organik. Ancaman: a) tidak  adanya bantuan di masa mendatang, b) pangsa pasar hasil panen yang belum disediakan. 4) salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah SO yaitu membangun sinergi dengan perguruan tinggi. Kata Kunci : Bantuan Sosial SRI, Kelompok Tani.
ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI KEDELAI DI DESA TERSIDI LOR KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO Wahyu Aji Pamungkas; Istiko Agus Wicaksono; Didik Widiyantono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 1 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.066 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) berapa biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan usahatani kedelai di Desa Tersidi Lor Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo, 2) apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani kedelai di Desa Tersidi Lor Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Sampel penelitian berjumlah 37 orang, ditentukan dengan mengaplikasikan rumus Yamane dengan presisi 15%. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Analisis data menggunakan biaya produksi dan fungsi produksi. Hasil Analisis diketahui bahwa usahatani kedelai di Desa Tersidi Lor Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo per 0,8100 ha membutuhkan rata-rata total biaya yang dikelurkan sebesar Rp 3.623.680,12 dengan penerimaan rata-rata sebesar Rp 10.473.648,65, rata-rata pendapatan sebesar Rp 8.601.160,03 dan rata-rata keuntungan sebesar Rp 6.845.385,45 per musim tanam. Faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap usahatani kedelai adalah luas lahan, benih, tenaga kerja luar keluarga, pupuk ZA dan pupuk NPK. Faktor produksi yang tidak berpengaruh nyata terhadap usahatani kedelai adalah pupuk organik dan tenaga kerja dalam keluarga. Kata Kunci : Usahatani Kedelai, Pendapatan, Faktor Produksi
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PETERNAKAN AYAM PEDAGING DI KECAMATAN BAYAN KABUPATEN PURWOREJO Anas Malik Taufiqurrohman; Zulfanita Zulfanita; Rinawidiastuti Rinawidiastuti
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.554 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan peternakan ayam pedaging dan mengetahui kegiatan yang dilaksanakan pada peternakan ayam pedaging milik Bapak Eling dan Bapak Agung Di Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan sampel sebanyak 38 orang. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini statistik deskriptif dengan menggunakan pengelompokan, penyederhanaan, serta penyajian data seperti tabel distribusi frekuensi dan pengukuran dengan menggunakan skala likert. Hasil penilaian responden masyarakat Desa Kalimiru terhadap persepsi secara keseluruhan adalah setuju artinya merasakan dampak negatif terhadap keberadaan peternakan ayam pedaging, sedangkan Desa Bayan terhadap persepsi secara keseluruhan adalah tidak setuju artinya masyarakat merasakan dampak negatif terhadap keberadaan peternakan ayam pedaging. Kata kunci: Persepsi Masyarakat, Usaha Peternakan, Ayam Pedaging
INOVASI PENGETAHUAN PETANI DI LAHAN PASIR PANTAI KABUPATEN PURWOREJO Arta Kusumaningrum; Didik Widiyantono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.464 KB)

Abstract

Penelitian ini mengacu kepada inovasi pengetahuan petani yang melakukan usahatani di lahan pasir pantai Kabupaten Purworejo. Lahan pasir pantai merupakan lahan yang cukup luas yang belum diusahakan secara maksimal khususnya di Kabupaten Purworejo. Inovasi pengetahuan yang dimiliki petani bertujuan untuk mengubah lahan yang tergolong marginal menjadi lahan potensial untuk dapat dikembangkan berbagai komoditas dengan memanfaatkan lahan pasir pantai. Penelitian ini memiliki 3 tujuan yaitu: 1. Mengetahui inovasi pengetahuan petani di lahan pasir pantai, Kabupaten Purworejo, 2. Mengetahui komoditas yang dibudidayakan petani di lahan pasir pantai, Kabupaten Purworejo, dan 3. Mengetahui maanfaat lahan pasir pantai dalam kegiatan budidaya tanaman di Kabupaten Purworejo. Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis. Total sampel yaitu 60 petani. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling/acak. Hasil penelitian ini yaitu 1.  Inovasi pengetahuan petani di lahan pasir pantai, Kabupaten Purworejo tergolong kategori sedang, 2. Komoditas yang dibudidayakan petani di lahan pasir pantai, Kabupaten Purworejo yaitu komoditas tanaman pangan, tanaman holtikultur, dan tanaman perkebunan, dan 3. Manfaat lahan pasir pantai dalam kegiatan budidaya tanaman yaitu mudah dalam pengolahan lahan, mudah dalam perawatan, tidak mudah terserang hama dan penyakit, produksi maksimal, pendapatan dan keuntungan meningkat serta mengoptimalkan penggunaan lahan. Kata kunci: Inovasi Pengetahuan, Petani, Lahan Pasir Pantai, Budidaya Tanaman, Kabupaten Purworejo
HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI TERHADAP KEPUTUSAN PETANI DALAM PENGOLAHAN JAHE DI DESA JETIS KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO Zahrotur Roikhah; Didik Widiyantono; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.805 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang hubungan karakteristik sosial ekonomi terhadap keputusan petani jahe melakukan pengolahan jahe di desa Jetis kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Metode pengambilan sampel dilakukan secara survei dan metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian adalah Rank Spearman. Lokasi penelitian adalah desa Jetis kecamatan Loano kabupaten Purworejo. Jumlah sampel yang diambil adalah 30 petani di desa Jetis yang sudah mengolah dan belum mengolah jahe. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa karakteristik sosial ekonomi yang memiliki hubungan sangat kuat (umur, pendidikan formal dan kemudahan dilakukan) dan kuat (dukungan kelompok tani, ketersediaan sarana prasarana, harga hasil olahan jahe, dan ketersediaan pasar) dengan nilai signifikansi <0,51. Karakteristik yang memiliki hubungan cukup kuat adalah karakteristik perkiraan pasar, bahan baku dan biaya pengolahan memiliki siginikansi 0,25 sampai 0,51. Kata Kunci : Jahe, Karakteristik, Keputusan, Petani, Pengolahan Jahe
TINGKAT PEMAHAMAN PETERNAK KAMBING KALIGESING DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI PETERNAKAN DI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Suryaman Nur Hidayatudin; Faruq Iskandar; Zulfanita Zulfanita
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.698 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari dan Februari di Desa Pandanrejo dan Tawangsari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pakan; (2) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pengolahan limbah.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasional. Data hasil observasi dibahas secara deskriptif. Objek penelitian ini adalah peternak kambing Kaligesing di Desa Pandanrejo dan Tawangsari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan taraf signifikansi (α) 5% atau 0,05. Variabel penelitian ini adalah tingkat pemahaman peternak terhadap fermentasi pakan dan kompos. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pakan pada level tinggi; (2) tingkat pemahaman peternak Kambing Kaligesing terhadap penerapan teknologi pengolahan limbah pada level tinggi. Kata kunci: pemahaman, teknologi peternakan, Kambing Kaligesing
KONTRIBUSI TENAGA KERJA WANITA PADA PENGOLAHAN GULA KELAPA ORGANIK DI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Imron Aziz; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.995 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola kemitraan pengrajin gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo dengan CV. INTRAFOOD Surakarta, 2) Curahan waktu kerja wanita  pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo, 3) Kontribusi tenaga kerja wanita  pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan Sampel penelitian ini berjumlah 75 orang Hasil analisis diketahui bahwa pola kemitraan antara pengrajin dengan CV INTRAFOOD di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo menggunakan pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis (KOA), dimana pihak pengrajin menyediakan lahan dan tenaga kerja, sedangkan pihak CV INTRAFOOD menyediakan sarana produksi berupa panduan pengolahan organik, laru, irus, bumbung dan sabuk pengaman, selain itu CV INTRAFOOD memberikan sosialisasi atau bimbingan teknis berupa pelatihan-pelatihan setiap satu bulan sekali serta memberikan jaminan kepastian pasar kepada pengrajin,  curahan waktu kerja wanita pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo adalah penyaringan nira sebesar 0,04 HKO, proses pemasakan sebesar 0,459 HKO, proses pencetakan sebesar 0,046 HKO, dan proses pengemasan sebesar 0,027 HKO. Sedangkan kegiatan pengambilan nira dilakukan oleh tenaga kerja pria yaitu sebesar 0,445 HKO. Kontribusi tenaga kerja wanita pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten  Purworejo tinggi (56,25%). Kata Kunci: organik, kemitraan, kontribusi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PENGRAJIN DALAM MEMBUAT GULA KELAPA ORGANIK DI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Siswanti Siswanti; Istiko Agus Wicaksono; Didik Widiyantono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.587 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) karakteristik pengrajin gula kelapa organik; dan 2) faktor yang mempengaruhi keputusan pengrajin melakukan usaha gula kelapa organik. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analisis dengan sampel 75 responden dan menggunakan metode proportional stratified random sampling. Kuesioner diuji dengan uji validitas dan reliabilitas. Metode analisis data yaitu rataan skor dan uji regresi linear berganda terhadap variabel yang telah ditentukan. Hasil analisis data menunjukkan nilai adjusted R square sebesar 91,3%. Faktor yang secara bersama-sama mempengaruhi keputusan pengrajin dalam membuat gula kelapa organik yaitu pendidikan formal, pendidikan non formal, pemasaran, sarana dan prasarana, kemudahan dalam membuat gula kelapa organik, dan dukungan mitra. Variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pengrajin dalam membuat gula kelapa organik yaitu pendidikan formal, pendidikan non formal, pemasaran, sarana dan prasarana, kemudahan dalam membuat gula kelapa organik, dan dukungan mitra. Kata Kunci: faktor, gula, hubungan, keputusan, organik, pengrajin.
ANALISIS USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA GULA SEMUT ORGANIK DI DESA HARGOROJO KECAMATAN BAGELEN KABUPATEN PURWOREJO Tri Subekti; Uswatun Hasanah; Isna Windani
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.174 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan dari industri rumah tangga gula semut organik di desa Hargorojo kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo. (2) Mengetahui tingkat kelayakan dari industri rumah tangga gula semut organik di desa Hargorojo kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo. (3) Mengetahui peranan koperasi KARMATERA pada industri rumah tangga gula semut organik di desa Hargorojo kecamatan Bagelenkabupaten Purworejo.Populasi penelitian semua pengrajin gula semut organik di Desa Hargorojo kecamatan Bagelen berjumlah 249 pengrajin. Sampel responden yang diteliti berjumlah 72 pengrajin yang ditentukan menggunakan tingkat kesalahan 10%. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportionale sampling kemudian untuk menentukan responden digunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis menggunakan analisis usaha dan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan besarnya rata-rata total biaya yang digunakan oleh 72 responden pemilik industri rumah tangga gula semut organik di desa Hargorojo kecamatan Bagelen, untuk memproduksi gula semut organik dalam satu minggu sebesar Rp 313.328,13 dan penerimaan yang diperoleh rata-ratanya sebesar Rp 374.177,08, serta rata-rata keuntungan yang diterima sebesar Rp 60.848,96. Industri rumah tangga gula semut organik di desa Hargorojo kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo menguntungkan dan layak untuk di usahakan dengan nilai π/C ratio sebesar 18,53%. Peran koperasi KARMATERA pada industri rumah tangga gula semut organik di desa Hargorojo dikatakan tinggi seluruh kegiatan koperasi KARMATERA memberdayakan masyarakat. Kata Kunci: Analisis Usaha, Gula Semut Organik, Peran Koperasi