cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
Menguasai Konsep Matematika Mengenai Pengoperasian Hitung Perkalian Menggunakan Metode Realistics Methamatics Education (RME) Khairunnisa, Sabina; Siregar, Aviva Hanum; Wandini, Rora Rizki
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.14167

Abstract

Abstract Learning is an effort to provide direction and education to students using expert staff, especially educators. The purpose of this writing is to determine the extent of students' understanding of multiplication calculation operations using the Realistics Metamatics Education (RME) method. The method used by the author in this research is library study, namely a series of activities relating to methods of collecting library data, reading and taking notes and processing research materials. The results of the study showed that students' understanding of multiplication increased. Multiplication instructions that focus on memorization, the concept of multiplication with repeated addition, the concept of the properties of multiplication, and the application of the concept of multiplication to word problems show an increase, so it can be concluded that students' understanding of the concept of multiplication can experience a significant increase. Students can understand simple mathematical concepts and prove them without always relying on memorizing results Keywords : Concept, Understanding, Multiplication Abstrak Pembelajaran adalah suatu upaya memberikan arahan dan pendidikan kepada peserta didik dengan menggunakan tenaga ahli, khususnya pendidik. Tujuan penulisan ini ialah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik tentang operasi hitung perkalian dengan menggunakan metode Realistics Methamatics Education (RME). Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu studi pustaka, yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemahaman perkalian siswa meningkat. Petunjuk perkalian yang berfokus dengan hafalan, konsep perkalian dengan penjumlahan berulang, konsep sifat-sifat perkalian, dan pengaplikasian konsep perkalian ke dalam soal cerita menunjukkan peningkatan, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep perkalian peserta didik dapat mengalami peningkatan yang signifikan. Peserta didik sudah bisa memahami konsep matematika sederhana dan membuktikan tanpa selalu berpangku pada hasil hafalan. Kata Kunci : Konsep, Pemahaman, Perkalian
Implementasi Kegiatan Kokulikuler “ Menari “ untuk Melatih Keterampilan Psikomotorik Kasar pada Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syifa Kota Bengkulu Sari, Lara; Malau, Maria Dina Mariana; Ilahi, Repaldo Rahmat; Legiana, Syafira; Nurhalimah, Ullik; Zubaidah, Zubaidah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i2.14385

Abstract

Dancing co-curricular activities are activities that are usually carried out in the morning before noon, starting at 09.00 AM until 09.30 AM. After that, this researcher showed that the habituation of co-curricular activities carried out by students was routine, alternately 4 days a week for 30 minutes, and carried out by male and female students. The focus in this research is 1). What is the purpose of implementing dancing co-curricular activities for MI Asy-Syifa students? 2). How does it apply to MI Asy-Syifa students? 3). What is the effect on gross psychomotor development in students at MI Asy-Syifa? The objectives of this research are, 1). To find out the purpose of carrying out dancing co-curricular activities for MI Asy-Syifa students. 2). To find out how it applies to students at MI Asy-Syifa. 3). To find out what effect dancing co-curricular activities have on gross psychomotor development in MI Asy-Syifa students. This type of research uses a qualitative approach using data source methods obtained from three types of data sources, namely, data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation.
Kontroversi Interpretasi Orang Tua terhadap Penggunaan Pembelajaran Online Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris di Masa Covid-19 Hadie, Siswoyo; Yuniarti, Fatma
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.14395

Abstract

Orang tua memaknai pembelajaran daring berbeda dengan pembelajaran tatap muka yang mungkin mempunyai konsekuensi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kontroversi orang tua dalam melakukan pembelajaran daring pada masa penyakit virus corona 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam menganalisis data penelitian. Penelitian ini diikuti oleh 24 orang tua siswa sekolah dasar. Data diambil melalui kuesioner. Penelitian ini menemukan adanya setuju dan tidak setuju terhadap penggunaan pembelajaran daring. Kesepakatan penggunaan pembelajaran daring didasarkan pada keefektifan pembelajaran daring. Hal ini efektif untuk mengurangi penyebaran penyakit virus corona. Selain itu, nilai siswa juga meningkat. Pembelajaran online juga dapat membantu orang tua dalam mengontrol anak. Sedangkan perbedaan pendapat didasari oleh sulitnya mengakses materi dan memahami penjelasan guru. Orang tua harus mendampingi anaknya dalam belajar. Dibutuhkan lebih banyak dana untuk mendukung pembelajaran online. Nilai siswa juga kurang memuaskan.
Analisis Metode Pembelajaran Pada Anak Penyandang Tunagrahita Di SLB N 5 Kota Bengkulu Rahayu, Septi; Febrianti, Adel; Soenario, Aulia Putri; Pebriani, Rizia Dwi; Zubaidah, Zubaidah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i2.14397

Abstract

Mental retardation is a term for people who have cognitive and intellectual capacities that are different from people in general or below average. After that, this research shows that the role of teachers is very important in educating children who have special needs such as mentally retarded children, because children with special needs require very extra guidance and direction from parents or teachers. Our focus in this research is 1). How do teachers educate mentally retarded children at SLB Negeri 5 Bengkulu city? 2). How do teachers communicate with mentally retarded children at SLB Negeri 5 Bengkulu City? 3). What obstacles are often encountered when teaching mentally retarded children at SLB Negeri 5 Bengkulu City? The objectives of this research are, 1). To find out how teachers educate mentally retarded children at SLB Negeri 5 Bengkulu City. 2). To find out how teachers communicate with mentally retarded children at SLB Negeri 5 Bengkulu City. 3). To find out what obstacles are often encountered when teaching mentally retarded children at SLB Negeri 5 Bengkulu City. This type of research uses a qualitative approach using data source methods obtained from three types of sources, namely data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation.
Upaya Guru dalam Menanamkan Perilaku Baik pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri 5 Kota Bengkulu Sari, Chintya; Herleza, Denti; Aila, Pemi; Mayoli, Prima Wiza; Mukhasonah, Putri Mustriana; Zubaidah, Zubaidah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i2.14401

Abstract

Children with special needs are children who require special services that are different from other children in their educational curriculum. Deaf (hearing impaired) is a general term used to describe people who suffer from hearing loss or impairment caused by damaged or non-functioning hearing aids. Good behavior is a human action or activity that leads in a positive direction according to personal experience. The efforts made by teachers are (1) by providing knowledge and understanding using sign language, (2) by providing a sense of empathy for children through sign language instructions, (3) providing examples of good and appropriate behavior through sign language or body language so that they are easy to understand. understood by children with special needs such as the deaf. The reasons for this research are 1). What is your learning method for applying good behavior to Deaf children? 2.) How do you respond if a child has difficulty accepting material related to good behavior? 3). From the results of the implementation of good behavior at school, is there a particular evaluation and what is done by teachers to encourage enthusiasm for learning in children? To find out how teachers try to implement good behavior at SLB Negeri 5 Bengkulu City, researchers took a qualitative approach using data source methods obtained from three types of data sources, namely, data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation.
Implementasi Budaya (ANTRI) Sekolah dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syifa Kota Bengkulu Wulandari, Meisi Dwi; Azari, Niken Aprilia; Anggraini, Ranti; Apriani, Windu; Zubaidah, Zubaidah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i2.14402

Abstract

Cultural implementation is the application of elementary school education based on formal procedures used by elementary schools to uphold educational principles, standards and practices in their educational environment. Schools can also encourage students to think openly, cooperate and be actively involved in their education. After that, this research shows that getting children used to implementing the 3S queuing culture (smile, greet, greet) has a good impact because students become more orderly. The focus of this research is, what is the form of habituation to cultural implementation in class III students at MI asy-syifa, then how do you encourage students to remain consistent in implementing cultural implementation and what is the effect on student behavior after implementing cultural implementation in class III students? The purpose of this research is to determine the form of habituation to cultural implementation in students, and to find out how to encourage students to remain consistent in implementing cultural implementation at MI asy-syifa and to determine the influence on student behavior after implementing culture at school. This type of research uses a qualitative approach using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The implementation of school culture at Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syifa has had a positive impact on the formation of student character. Learning, extracurricular and student conditioning activities involve a culture of queuing and the application of 3S (smile, greet, salute). The formation of student character requires time and consistency in the acculturation process, and the success of student character formation is closely related to the implementation of good school culture. Through the implementation of school culture, character values such as example, friendliness and discipline can be realized. In this context, teaching about queuing culture on an ongoing basis both in class and in extracurricular activities is considered important to shape student character.
Perkembangan Psikomotorik Pada Anak Autis Di SLB Muatiara Bunda Kota Bengkulu Uliza, Eli Fitri; Noptami, Hanifa Sholeha; Anjani, Ola; Ulandari, Rahma; Mardiani, Yena; Zubaidah, Zubaidah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i2.14403

Abstract

Psychomotor development is a development that focuses on controlling human body movements through the coordinated activity of the central nervous system, peripheral nerves and muscles. Children with special needs are children who require special learning methods and services that are different from other children. Meanwhile, autists are sufferers of Autism which is defined as a childhood disorder characterized by delays in cognition, communication, behavior and social interaction. Our focus in this research is 1). How is the psychomotor development of autistic children at SLB Mutiara Bunda, Bengkulu City? 2). How do teachers improve psychomotor development in autistic children at SLB Mutiara Bunda, Bengkulu City? The objectives of this research are, 1). To find out how psychomotor development occurs in autistic children at SLB Mutiara Bunda, Bengkulu city. 2). To find out how teachers can improve psychomotor development in autistic children at SLB Mutiara Bunda, Bengkulu city. This type of research uses a qualitative approach using data source techniques originating from three types of sources: data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Siswa pada Kurikulum Merdeka Belajar Mata Pelajaran PAI di Kelas VB SDN 106 Kota Bengkulu Khoirunnisa, Kurnia; Sapitri Nengseh, Esy; Periska, Peli; Andika, Devi; Asvio, Nova
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.14416

Abstract

Pada penelitian ini penulis bermaksud untuk melihat bagaimana strategi guru dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa pada kurikulum merdeka belajar mata pelajaran PAI di kelas VB SDN 106 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Deskriptif kualitatif, dengan memakai teknik pengambilan data observasi, wawancara, dan kuesioner. Pengumpulan data pada penelitian kualitatif berupa catatan, rekaman suara, video, dan foto, kemudian disajikan dalam bentuk tulisan. Adapun temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa strategi guru PAI dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa pada kurikulum merdeka belajar mata pelajaran PAI di kelas VB SDN 106 kota Bengkulu: yaitu dengan cara melaksanakan program-program yang bisa meningkatkan nilai-nilai agama seperti tafakur, shalat Dhuha berjamaah, shalat zuhur berjamaah, kultum oleh guru PAI , dan berinfak. Program-program tersebut memperoleh hasil yang sangat positif, yaitu akhlak siswa menjadi lebih baik, sehingga siswa menjadi lebih sopan. Hal ini sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh siswa, dimana mereka selalu berdo’a sebelum memulai pembelajaran, selalu mengerjakan tugas dengan baik, melaksanakan piket, membuang sampah pada tempatnya, bersikap baik kepada teman sebaya, menghormati Guru baik di sekolah maupun di luar sekolah dengan selalu mengucapkan salam dan mencium tangan, serta guru selalu memberikan contoh prilaku yang baik dan tidak memberikan contoh perilaku yang buruk.
Dinamika Fenomenologi: Analisis Pengalaman Guru Dalam Konteks Pendidikan di SMP Global Madani Wijayanti, Rani Amrista; Syaputri, Wuri
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.14576

Abstract

Untuk menyelidiki pengalaman guru dengan kepemimpinan kreatif di SMP Global Madani, penelitian ini menggunakan fenomenologi. Penelitian melibatkan dua belas guru dan mengumpulkan data melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan beberapa aspek penting dari pekerjaan guru di SMP Global Madani. Sebagian besar guru (7 dari 12) mengemukakan bahwa penunjang pembelajaran berupa teknologi (internet) terfasilitasi dengan baik. Namun siswa dapat terpapar informasi yang salah karena penunjang belajar dan teknologi yang tersedia tidak selalu akurat. Selain itu, terlalu fokus pada teknologi dapat menyebabkan stres dan isolasi sosial. Beberapa guru (5 dari 12) juga menekankan kesulitan disiplin siswa, menekankan betapa sulitnya menjaga kelas tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam. Di sisi positifnya, sebagian besar guru (9 dari 12) melihat penggunaan teknologi sebagai fokus yang positif, yang menunjukkan upaya untuk meningkatkan keterlibatan dan interaktivitas siswa. Selain itu, beberapa guru (6 dari 12) melihat metode kreatif seperti proyek kolaboratif dan permainan peran untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan analisis tematik untuk menunjukkan kompleksitas pengalaman guru di SMP Global Madani. Ini mencakup perjuangan guru untuk mengatasi keterbatasan sumber daya dan dinamika disiplin siswa. Fokus utama adalah pencapaian positif guru dalam penggunaan teknologi dan pendekatan pembelajaran kreatif. Oleh karena itu, hasil ini diharapkan dapat membantu dalam pengembangan praktik pendidikan, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kreativitas di tingkat pendidikan menengah.
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Akhlak Remaja Di Desa Simanuldang Jae Kecamatanulu Barumun Kabupaten Padang Lawas Gibon, Yunita; Hasibuan, Yusnah; Rijai, Saipul
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i1.14578

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan gadget terhadap akhlak remaja di Desa Simanuldang Jae Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas. Untuk mengetahui pengaruh positif dan negatif penggunaan gadget terhadap akhlak remaja di Desa Simanuldang Jae Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode kolerasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu remaja di Desa Simanuldang Jae berjumlah 42 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh thitung sebesar 3.059 dan ttabel sebesar 1.681. Nilai signifikansinya sebesar 0.04 < 0.05 yang berarti signifikan dengan Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan gadget terhadap akhlak remaja di Desa Simanuldang Jae Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas. Pengaruh positif gadget terhadap akhlak remaja di Desa Simanuldang Jae dilihat dari hasil presentase kuisioner yaitu adanya remaja yang mengakses berita berbasis Islami sehingga berpengaruh baik terhadap akhlaknya. Sedangkan pengaruh negatif penggunaan gadget terhadap akhlak remaja di Desa Simanuldang Jae dilihat dari jawaban kuisioner responden yang menyatakan sebagian besar remaja di Desa Simanuldang Jae tidak patuh terhadap perintah orangtua mereka ketika sedang menggunakan gadget dan sering menunda pekerjaan yang disuruh oleh orangtuanya.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue