cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Perkawinan Usia Anak Perspektif Hak Asasi Manusia Hamzah, Ahmad Zakiy Mubarak
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.50657

Abstract

Artikel ini akan mencoba melihat tentang perkawinan Usia Anak Perspektif Hak Asasi Manusia. Tema perkawinan Usia anak, menjadi isu yang sering diperbincangkan oleh para ilmuwan dan masyarakat, baik local maupun nasional dan menjadi isu kontemporer, karena dalam ketentuan undang-undang bahwa batasan usia perkawinan itu adalah 19 tahun. Tetapi kerap terjadi pelanggaran hukum terhadap ketentuan usia tersebut disebabkan karena banyak factor, misalnya factor budaya yang menganggap pamali jika terlambat kawin padahal sudah ada yang melamar, factor ekonomi/kemiskinan dan factor hamil di luar nikah serta Pendidikan rendah. Terlepas dari factor-faktor tersebut perkawinan usia anak dipandang melanggar hak asasi manusia, terutama hak anak yang seharusnya masih bisa menikmati masa bermain, dan hak untuk mendapatkan Pendidikan.
Interaksi Hadis dan Budaya: Interpretasi Ali Mustafa Yaqub dalam Kitab Al-Turuq Al-Sahihah Fi Fahm Al-Sunnah Al-Nabawiyah Khalilurrahman, As'ad; Ichwayudi, Budi; Shobri, Alwi; Akbar, Riko
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.43307

Abstract

The source of religious teachings is the Qur'an and hadith (sayings and actions of Prophet Muhammad). The birth of both is closely related to the culture and customs of the society at that time. The Prophet used culture as a medium to convey his message. The actions of the Prophet served as an example for humanity, especially Muslims, in the world. These behaviors and traits are referred to as the "sunnah." One example of the Prophet's habits is wearing the imamah or turban, letting his hair grow long, and many other aspects related to the Prophet's life. As devout followers, it is important to practice everything the Prophet did as a form of reverence for him. However, the challenge arises because every place has different cultures and customs. This becomes an issue when the Prophet's habits, as depicted in the hadiths, are not followed due to reasons not related to religious matters. Consequently, practices that are not considered acts of worship (ibadah) may be abandoned according to the local culture and traditions. Abstrak Sumber ajaran agama adalah al-Qur’an dan hadis. Lahirnya keduanya tidak lepas dari budaya dan kebiasaan masyarakat pada masa itu. Nabi menggunakan budaya sebagai media dalam menyampaikan risalahnya. Tindakan yang dilakukan Nabi adalah suri tauladan atau contoh untuk umat manusia khususnya muslim didunia. Prilaku dan sifat itulah disebut dengan sunnah. Salah satu contoh kebiasaan Nabi adalah menggunakan imamah atau sorban, membiarkan rambutnya panjang dan banyak lagi hal-hal yang berkenaan dengan kehidupan Nabi. Sebagai umat yang taat beragama perlulah utuk mengamalkan semua yang dilakukan Nab dalam bentuk rasa cita kepada Nabi. namun masalahnya adalah setiap tempat mempunyai budaya dan istiadat yang berbeda-beda. Hal ini menjadi masalah ketika kebiasaan Nabi yang tergambar dalam kitab-kitab hadis tidak diamalkan dengan alasan bukan perkara agama. Sehingga amalan yang ranahnya bukan ibdah boleh ditinggal sesuai budaya, tradisi masyarakat setempat.
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS Fandi Asy'arie, Bima; Zuhairi
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 3 (2024): Pendidikan Agama Islam, Menajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i3.46481

Abstract

Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan transendensi, humanisme, dan dunia manusia. Objek kajian filsafat yaitu tidak lepas dari ontologi, epistimologi dan aksiologi. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui makna filsafat, dan (2) mengetahui objek kajian filsafat umum dan filsafat khusus dalam pendidikan Islam. Dalam penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Teknik yang digunakan ialah mengumpulkan bahan-bahan bacaan seperti buku, artikel dan jurnal yang menjadi pokok pembahasan dari topik penelitian. Kajian yang akan dibahas dalam altikel ini pada objek filsafat umum meliputi sejarah kemunculan filsafat, karakteristik berfikir secara filsafat, menfaat mempelari filsafat. Kemudian pada objek yang berkaitan dengan filsafat khusus yaitu filsafat praktik pendidikan dan filsafat ilmu pendidikan Islam. Dengan mempelajari filsafat dapat membantu kita memahami apa yang benar dan salah, dan antara filsafat mana yang membantu kemajuan dan mana yang merusak. Karena, dalam dunia pendidikan diperlukan mempelajari filsafat. Karena, filsafat dapat membantu kita menilai kebijakan, memahami diri sendiri dan masyarakatnya, menemukan kebenaran, dan mengubah kehidupan dengan berpikir kritis.
Literasi Keuangan Memoderasi Pengaruh Lingkungan Terhadap Keputusan Investor Muda Berinvestasi Mardan, Muh. Zulhadi; Awaluddin, Murtiadi; Sirajuddin, Sirajuddin
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.47260

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Literasi Keuangan dalam memoderasi Lingkungan terhadap Keputusan Investasi pada Pasar Modal Syariah Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sumber data adalah data primer dari kuesioner dan data sekunder dari website Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan; Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan yang diperkuat oleh Literasi Keuangan tidak berpengaruh terhadap Keputusan Investasi pada Pasar Modal Syariah Makassar. Implikasi penelitian adalah: 1) Kepada peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah responden dan menyebarkan lebih banyak kuesioner kepada para responden, sehingga bisa mendapatkan data yang lebih akurat; dan 2) Kepada peneliti selanjutnya usahakan untuk mendapatkan data berupa wawancara dari beberapa investor yang menjadi responden peneliti agar bisa mendapatkan data yang lebih nyata dan bisa keluar dari pertanyaan-pertanyaan yang terlalu sempit atau kurang menggambarkan keadaan yang sesungguhnya dari profesi investor.
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA MADRASAH TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTS DDI BARU KABUPATEN POLEWALI MANDAR Basri, Masripa; Ramli, Muhammad; Musdalifah, Musdalifah
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 3 (2024): Pendidikan Agama Islam, Menajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i3.50648

Abstract

Artikel ini menganalisis pengaruh kompetensi manajerial Kepala Madrasah terhadap hasil belajar peserta didik di MTs DDI Baru Kabupaten Polewali Mandar. Indikator dari kompetensi manajerial adalah kompetensi perencanaan dan pengorganisasia. Jenis Penelitian ini menggunakan ex-post facto dengan metode penelitian kuantitatif. Adapun subjek penelitian ini adalah peserta didik MTs DDI Baru Kabupaten Polewali Mandar berjumlah 84 orang dengan menggunkana stratified random sampling. Tekhnik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial melalui regresi sederhana. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan kompetensi manajerial kepala madrasah berada pada kategori sedang dengan persentase 71%; dan hasil belajar peserta didik berada pada kategori sedang dengan persentase 57%. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan nilai X1 ke Y diperoleh Thitung = 4,449 Ttabel = 1.663, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh kompetensi manajerial kepala madrasah terhadap hasil belajar peserta didik di MTs DDI Baru Kabupaten Polewali Mandar.
Prinsip Dasar Restorative Justice dalam Menyelesaikan Perkara Pidana Anak Nur, Muhammad Azhar; Jafar, Usman; Marilang, Marilang; Shuhufi, Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.50767

Abstract

The central issue of this study was the concept of restorative justice for children in confrontation with the law from an Islamic legal standpoint. This was a qualitative study employing a normative (syar'i) methodology. This study utilized primary data sources, including information from the Police, Prosecutors, Judges, and Social Institutions. And secondary sources such as books, journals, and articles. This study utilized observation, interviews, documentation, and reference tracking to acquire its data. Data processing and analysis procedures were implemented in a series of processes, including data selection, data examination, data classification, and data compilation. Based on the findings of this study, the fundamental elements of restorative justice in resolving criminal cases involving children in confrontation with the law are child protection, the best interests of the child, and kinship. In criminal cases involving children in dispute with the law, the concepts of restorative justice were implemented through mediation, deliberation, consensus, direction, and supervision of children. In criminal cases involving children in dispute with the law, the practice of restorative justice has the social effects of eradicating the stigma or labeling of children as mischievous, as well as promoting child growth and child development.
Financial Technology Sebagai Solusi Potensial Market Yolo Style Gen Z Kota Makassar Tajrim, Muh.; Awalauddin, Murtiadi; Haddade, Abdul Wahid
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 2 (2024): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i2.50794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola spending YOLO (You Only Live Once) style yang dijalani oleh Gen Z (Generasi Z) di kota Makassar lalu mengaitkannya dengan peran fintech sebagai solusi YOLO style Gen Z kota Makassar sebagai potensial market. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun sumber data yang diperoleh dari data primer yang bersumber dari 9 responden Gen Z yang lahir dari rentang tahun 1995 sampai dengan tahun 2012. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pola spending Gen Z YOLO style kota Makassar terbagi menjadi tiga tema, yakni pola spending terkait konsumsi terhadap experience, pola spending terkait present time, dan pola spending terkait prinsip dalam mengkonsumsi. Financial technology, baik konvensional terlebih lagi syariah, sangat cocok untuk diaplikasikan pada Gen Z YOLO style kota Makassar karena mampu memberikan solusi terhadap segala permasalah yang ditemukan pada tiga tema poloa spending tersebut.
PERAN GURU MATA PELAJARAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MADRASAH ALIYAH NEGERI DI KOTA TIDORE KEPULAUAN Muhammad, ِAbdullah; Yaumi, Muhammad; Ibrahim, Misykat Malik; Andi Achruh
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 3 (2024): Pendidikan Agama Islam, Menajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i3.50830

Abstract

Artikel ini membahas tentang Peran Guru Mata Pelajaran Pendidkan Agama Islam (PAI) dalam Pembinaan Karakter (akhlak) Peserta Didik pada Madrasah Aliyah Negeri di Kota Tidore Kepulauan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengkaji peran guru mata pelajaran agama Islam dalam pembinaan karakter peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri di Kota Tidore Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 1 dan 2 di Kota Tidore Kepulauan, dengan pendekatan pedagogis, sosiologis dan psikologis. Data bersumber dari Guru mata pelajaran pendidikan agama Islam, peserta didik dan tokoh pendiri Madrasah Aliyah Negeri 1 dan 2 di Kota Tidore Kepulauan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian adalah peneliti sendiri, dan juga menggunakan panduan observasi dan pedoman wawancara. Teknik pengolahan data dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu : kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data, untuk mengecek keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan Pertama bahwa peran guru mata pelajaran pendidikan agama Islam dalam pembinaan nilai karakter peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 dan 2 di Kota Tidore Kepulauan yang terdiri dari nilai karakter relegius dengan melaksankan peran sebagai sumber keteladan dan pemberi nasehat. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam kehidupan sehingga orang-orang ketika jauh dari nilai-nilai karakter maka mereka tidak lagi memikirkan tentang baik buruknya, akan tetapi mereka hanya memikirkan untuk memuaskan hawa nafsunya walupun itu, melanggar norma-norma masyarakat dan agama.
BENTUK PENERAPAN PEMBINAAN STRATEGI TAHSĪN AL-QIRĀAH PADA KEMAMPUAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEMESTER VIII DI STAI DDI JENEPONTO TAHUN 2023 Nursanti, Nursanti; Ilyas, Hamka; Muhammad Yahya
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 3 (2024): Pendidikan Agama Islam, Menajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i3.50843

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk penerapan strategi tahsīn al-qirāah dalam pembinaan kemampuan membaca al-Qur’an mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam semester VIII di STAI DDI Jeneponto Tahun 2023. Jenis riset ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Penulis secara khusus menggunakan pendekatan fenomenologi yang berkaitan langsung dengan fenomena yang terjadi, peneliti mengidentifikasi pengalaman manusia mengenai suatu fenomena tertentu, maka dari proses ini peneliti mendeskripsikan gejala yang berasal dari pengalaman-pengalaman subjek. Selain itu peneliti juga menggunakan pendekatan psikologis. Adapun instrument kunci adalah peneliti itu sendiri sebagai. Teknk pengolahan data dan analisis data yang digunakan pada penelitiam ini adalah 1) Pengumpulan data, 2) Reduksi data 3) Penyajian data, 4) Penarikan kesimpulan. Adapun pengujian keabsahan data dalam penelitian ini adalah 1) Ketekunan pengamatan, 2) Triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi tahsīn al-qirāah dilaksanakan pada saat mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam semester VIII tahun 2023 melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Setiap posko KKN sudah disiapkan pembimbing tahsīn al-qirāah yang akan membina mahasiswa dalam memperbaiki bacaan al-Qur’annya. Kegiatan tahsīn al-qirāah tidak mengganggu program kerja yang telah direncakan oleh para mahasiswa karena kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada waktu subuh. Implikasi penelitian ini dapat dinarasikan bahwa dosen STAI DDI Jeneponto harus memaksimalkan pembinaan kemampuan membaca al-Qur’an mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam. Proses pembinaan tahsīn al-qirāah harus dilakukan secara sadar dan terarah sehingga tujuan pembinaan dapat tercapai
REALITA BUDAYA PABALIAN DI DESA BUNTU BARANA KECAMATAN CURIO KAB. ENREKANG Muhtadiyah, Ikrimah Al Muhtadiyah; M. Muzakkir; Muhammad Yahdi
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 3 (2024): Pendidikan Agama Islam, Menajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i3.50844

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui nagaimana realita pabalian di desa Buntu Barana kecamatan Curio kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini tergolong kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah: fenomenologi, sosiologi dan etnografi. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu Kepala Desa, Kepala Dusun, tokoh pendidik dan masyarakat di desa Buntu Barana. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Lalu Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa realita pabalian di desa Buntu Barana dari keenam bentuk pabalian yang sudah disebutkan sebelumnya ada satu bentu pabalian yang partisipannya sudah berkurang yaitu menanam padi disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kemajuan teknologi, kemajuan ilmu pengetahuan, saling mengharapkan dan sudah adanya kebun dan tanaman jangka panjang. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan pesan moral kepada masyarakat di desa Buntu Barana kecamatan Curio kabupaten Enrekang bahwa pentingnya budaya pabalian untuk tetap dipertahankan dan dikembangkan, karena di dalamnya terdapat nilai-nilai Pendidikan Islam dan juga karena tolong menolong sangat dibutuhkan sebagai makhluk sosial.