cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
SISTEM PENGENDALIAN SUHU MENGGUNAKAN METODE FUZZY PADA ALAT PENGERING JAMUR TIRAM SEBAGAI ALTERNATIF PENJEMURAN MATAHARI Andrew Kristantyo; Bambang Siswojo; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan perkembangan zaman yang semakin maju yang segalanya dapat dilakukan dengan alat elektronik, sehingga hal ini mendorong manusia untuk selalu mencari cara yang termudah untuk melakukan pekerjaan yang sulit. Salah satunya adalah inovasi yang akan diteiliti kali ini yaitu Alat Pengering Jamur Tiram. Seperti yang kita pahami jamur tiram ini memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk tubuh kita diantaranya adalah protein, air, kalori, karbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. (Eger G, Eden G, Wissig E. 1976). Dari alasan diatas itulah  dilakukan penelitian yang berjudul “Sistem Pengendalian Suhu Menggunakan Metode Fuzzy Pada Alat Pengering Jamur Tiram Sebagai Alternatif Penjemuran Matahari”. Nilai dari suhu dan kondisi jamur akan ditampilkan dalam Liquid Crystal Display (LCD) sehingga pemantauan akan lebih mudah yaitu hanya dengan melihat dari LCD. Selain itu diharapkan alat dapat membantu para pengusaha jamur dalam menghemat waktu untuk pengeringan sehingga dapat meningkakan produktifitas dan meningkatkan keuntungan dalam waktu yang terhitung singkat. Hasil pengujian pengeringan jamur dengan menggunakan metode fuzzy berlangsung selama 9 jam, dimana sistem mempunyai parameter kontrol Td=38Menit, Tr=77Menit, Tp=90Menit.   Kata Kunci— Jamur Tiram, Pengeringan, , Kontroller, Fuzzy
PERBAIKAN JATUH TEGANGAN DAN SUSUT DAYA PADA PENYULANG REJOYOSO DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SENSITIVITAS RUGI-RUGI Laksono, Mico Norman; Utomo, Teguh; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengatasi masalah jatuh tegangan dan susut daya pada sebuah penyulang dapat dilakukan dengan  pemasangan  kapasitor. Analisis sensitivitas rugi-rugi dapat digunakan untuk mengetahui  dimanakah lokasi penempatan kapasitor yang tepat agar sesuai dengan standart toleransi Permen ESDM No. 3 Tahun 2007, dimana batas tegangan untuk jaringan 20  kV adalah  tidak lebih dari 5% dan tidak kurang dari 10% tegangan nominal. Upaya perbaikan dengan pemasangan kapasitor pada penyulang Rejoyoso telah berhasil memenuhi toleransi tegangan  yang ditetapkan. Kondisi  awal dari penyulang yaitu sebagian bus memiliki tegangan  dibawah 18 kV dengan tegangan bus terendah adalah 17,878 kV. Setelah  dilakukan 9 skenario dengan 8 kandidat kapasitor, dapat menaikkan tegangan bus terendah menjadi 20,038 kV dan menurunkan susut daya sistem menjadi 0,183 MW dan 0,177 MVAR. Kata kunci : Jatuh tegangan, Susut daya, Kapasitor, Sensitivitas rugi-rugi.
ANALISIS PENGARUH PERKEMBANGAN FUNGSI JALAN TERHADAP PENGGUNAAN PENERANGAN JALAN UMUM Satrio Wicaksono; Unggul Wibawa; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan adalah  prasarana  transportasi  darat  yang  meliputi  segala  bagian jalan,  termasuk  bangunan pelengkap  dan  perlengkapannya  yang  diperuntukkan  bagi  lalu  lintas  yang  berada  pada permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan kabel. Penerangan Jalan Umum merupakan fasilitas vital yang dibutuhkan sebagai alat bantu navigasi pengguna jalan, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, mendukung keamanan lingkungan dan memberikan keindahan lingkungan jalan pada malam hari. Penerangan jalan umum juga diperlukan untuk menunjang aktifitas perekonomian dan mobilitas masyarakat di malam hari. Jalan Ki Ageng Gribig dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Malang akan ditingkatkan fungsi jalanya menjadi jalan arteri sekunder dengan lebar jalan 13 meter dan panjang jalan 4000 meter. Dengan adanya peningkatan fungsi jalan tersebut maka diperlukan adanya perencanaan baru lampu penerangan jalan umum agar sesuai dengan kebutuhan penerangan di sepanjang jalan tersebut. Kata Kunci : Fungsi jalan, PJU, lampu penerangan jalan umum.
PERANCANGAN SISTEM PROTEKSI PETIR EKSTERNAL PADA GEDUNG KAWASAN TERPADU BLIMBING KOTA MALANG Nafik Ainur Rohman; Moch. Dhofir; n/a Soemarwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berisi mengenai perancangan sistem proteksi petir eksternal yang dibutuhkan pada gedung kawasan terpadu blimbing kota malang. Pada perancangan ini dilakukan pengambilan data mengenai hari guruh Kota malang yang digunakan untuk menentukan efisiensi proteksi petir. Sesuai dengan perhitungan, gedung ini setidaknya membutuhkan sistem proteksi petir dengan efisiensi 89,1% yang berarti bahwa sistem ini memroteksi 89,1%  dari keseluruhan sambaran petir ke tanah sedangkan sisanya merupakan resiko gedung tersambar petir melewati sistem proteksi yang terpasang . Berdasarkan analisis menggunakan metode bola gelinding pada gedung tersebut, maka terbentuk daerah lindung serta bagian-bagian gedung yang memungkinkan untuk terjadinya sambaran petir. Pada perancangan sistem proteksi petir ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu perancangan sistem terminasi udara(finial), perancangan sistem penghantar penyalur dan perancangan pembumian. Pada perancangan sistem proteksi eksternal ini, sistem terminasi udara yang dibutuhkan oleh gedung, sesuai dengan karakteristik bangunan dan klasifikasinya, sebanyak 65 batang finial dengan tinggi 2 meter dan 3 batang finial dengan tinggi 5 meter.Sistem penghantar penyalur yang dibutuhkan sebanyak 39 buah penghantar. Sedangkan sistem pembumian yang dibutuhkan untuk gedung ini sebanyak 39 buah pembumian dan untuk mendapatkan tahanan pembumian kurang dari 1 ohm tiap-tiap pembumian tersusun atas 2 batang elektroda yang dipasang secara vertikal dengam panjang paling tidak 14,8 meter. Perancangan sistem proteksi eksternal ini mampu melindungi gedung dari 91% sambaran petir ke tanah. Kata kunci:petir,sistem proteksi petir eksternal.
PERANCANGAN FUNGSI KEANGGOTAAN FUZZY PADA PENGENDALI SUHU TABUNG PEMANAS AIR DENGAN MENGGUNAKAN SIMULINK Averus Zulfikar Akbar; n/a Retnowati; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian suhu diperlukan pengetahuan pemodelan matematis. Ketidaktelitian pemodelan matematika menurunkan kinerja proses. Proses yang digunakan adalah sistem tabung pemanas air digunakan sampai batas waktu tertentu. Sistem tabung pemanas air perlu waktu untuk mencapai suhu yang diinginkan dalam jangka waktu tertentu untuk menghindari overshoot. Untuk mengatasi kesulitan di atas sistem dikendalikan dengan menggunakan kontroler berbasis Loika Fuzzy. Kontrol Logika Fuzzy dirancang untuk bekerja dengan pengetahuan dalam bentuk aturan kontrol linguistik. Tapi penjabaran aturan-aturan linguistik ke dalam kerangka teori himpunan fuzzy tergantung pada pilihan parameter tertentu. Dengan merancang jumlah fungsi keanggotaan yang paling cocok untuk megendalikan suhu dari sistem di atas. Sistem pemanas air harus bisa mengendalikan suhu supaya tidak lebih dan tidak kurang dari kendali yang sudah ditentungan mengingat suhu akan berkurang jika didiamkan secara lama dan pengaruh dari suhu udara disekitar yang mempengaruhi suhu air. Sistem dirancang menggunakan dua parameter yang menjadi faktor penyebab gangguan. Parameter – parameter gangguan tesebut dimasukkan ke dalam gangguan sistem yang akan dikendalikan menggunakan pendekatan logika fuzzy yang dimodelkan kedalam simulasi menggunakan simulink. Kata kunci- Fuzzy, suhu, pemanas air
Perbandingan Efisiensi Dye-sensitized Solar Cell Berdasarkan Ekstrak Buah Naga, Kol Merah Dan Anggur Dengan Teknik Doctor Blade Moch. Alfian Syafi'i; Sholeh Hadi Pramono; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga, kol merah dan anggur, masing-masing telah diekstraksi dalam campuran methanol, asam asetat dan aquades dengan perbandingan 50:8:42. Hasil ekstraksi digunakan sebagai dye sensitizer pada Dye-sensitized Solar Cell (DSSC). Lapisan tipis TiO2 dideposisi menggunakan teknik doctor blade. Pengamatan serapan panjang gelombang keempat dye alami tersebut diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Dimensi kerja DSSC adalah 2 cm2. Pengujian pertama dilakukan menggunakan luminasi tetap yakni 20,000 lux dengan variasi resistansi 47 Ω, 100 Ω, 470 Ω, 4700 Ω, 10K Ω, 47K Ω, 100K Ω, dan 260K Ω. Dari pengujian tersebut, didapatkan fill factor untuk DSSC buah naga, kol merah dan anggur secara berturut-turut adalah 44.87 %, 37.89 % dan 41.20 %. Pengujian kedua dilakukan terhadap cahaya matahari langsung pada Air Mass 1.3 (sekitar pukul 08.50 – 09.05 WIB). Dengan menggunakan nilai fill factor masing-masing DSSC, didapatkan nilai efisiensi DSSC buah naga sebesar 0.0158 %, DSSC kol merah sebesar 0.00656 %, dan DSSC anggur sebesar 0.0108 %. Pengujian yang ketiga dilakukan dengan menggunakan iluminasi sebagai variabel untuk melihat tegangan dan arus yang dikeluarkan masing-masing DSSC. Hasilnya, nilai dari tegangan dan arus dari masing-masing DSSC sebanding dengan besarnya iluminasi. Keywords – dragon fruit, red cabbage, grapes, DSSC, characterization, natural dye
PENGARUH VARIASI UKURAN SCREEN PADA PROSES DEPOSISI TIO2 PADA PERANCANGAN DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) Deby Rhizky Pradika; Sholeh Hadi Pramono; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan bagaimana proses perancangan Dye-Sensitized Solar Cel (DSSC) dan pengaruh metode deposisi pasta TiO2 pada Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC). Substrat yang digunakan merupakan jenis Indium Tin Oxide (ITO) yang memiliki resistifitas permukaan sebesar 15-25 ohm/sq. Lapisan fotoelektroda menggunakan pasta TiO2 yang dideposisi menggunakan screen printing dan menggunakan teknik doctor-blade. Dye yang digunakan ada zat klorofil dari daun pepaya. Sebagai lapisan counter electrode, substrat dilapisi oleh jelaga yang di hasilkan oleh lilin. Parameter proses yang mempengaruhi karakteristik listrik sel surya dianalisis dan diukur. Sumber cahaya yang digunakan untuk mengamati keluaran DSSC adalah cahaya matahari dan cahaya lampu. Dari hasil uji performansi DSSC berbahan dye zat klorofil daun pepaya saat menggunakan metode deposisi pada pasta TIO2 dengan menggunakan screen printing T90 dan menggunakan sumber cahaya lampu merkuri pada intensitas 30000 lux adalah 313 mV untuk Voc, 15µA untuk Isc dan 1197 x 10-9w untuk P max Hasil akan lebih rendah didapat ketika proses pembuatan DSSC tersebut menggunakan screen printing T60 dan T120. Kata Kunci- DSSC, Dye klorofil pepaya, deposisi, screen printing
SIMULASI PENGENDALIAN SUHU ALAT PEMATANG KEJU MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY BERBASIS SIMULINK Muhammad Dieny Amrullah; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil produksi keju dipengaruhi beberapa faktor, seperti proses pembuatan dan proses selama pematangan. Proses pembuatan dan proses pematangan yang tidak tepat dapat mengakibatkan rasa, aroma, dan tekstur yang buruk. Berbagai jenis keju dengan tahapan terperinci dalam proses pembuatannya juga sangat bervariasi. Ada beberapa proses sebelum susu berubah menjadi keju. Pematangan adalah salah satunya. Pematangan merupakan proses akhir dari rangkaian proses pembuatan keju.                 Pematangan (ripening) adalah proses yang mengubah dadih-dadih (keju mentah) segar menjadi keju yang penuh dengan rasa. Pematangan disebabkan oleh bakteri atau jamur tertentu yang digunakan pada proses produksi dan karakter akhir dari suatu keju banyak ditentukan dari proses pematangannya. Selama proses pematangan, keju dijaga agar berada pada temperatur dan tingkat kelembaban tertentu hingga keju siap dimakan. Waktu pematangan ini bervariasi tergantung dari jenis kejunya. Menurut Scott (2006), bahwa keju gouda bisa disimpan untuk minggu pertama di ruang pematangan pada suhu 11-13oC dengan tingkat kelembaban sekitar 75% - 85% (www.Food-Info.net). Jika suhu dan kelembaban ruangan tidak sesuai maka perkembangan bakteri yang membentuk keju akan melambat. Penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya berjudul “Pengendalian Suhu dan Kelembaban Proses Pematangan Keju Menggunakan Kontroler PID Berbasis PLC” yang disusun oleh Gosi Desgraha pada tahun 2015 dan “Alat Pengontrol Suhu Pada Proses Pematang Keju Menggunakan Arduino berbasis Logika Fuzzy” yang disusun oleh Valdy Ramadhan pada tahun 2016. Penelitian sebelumnya dilakukan menggunakan kontrol ON-OFF untuk mengontrol kelembapan dan kontrol PID untuk mengontrol suhu ruang pada proses pematangan serta melakukan perbandingan antara control PID dengan logika fuzzy untuk mencari metode yang lebih baik. Pada tugas akhir ini dibahas perancangan fungsi keanggotaan kontrol logika fuzzy untuk mensimulasikan pengendalian suhu alat pematang keju. Sistem kontrol kestabilan pengendalian suhu disimulasikan menggunakan software Matlab dengan simulink. Hasil yang diperoleh dari Tugas Akhir ini diharapkan menjadi referensi perencanaan desain kontrol dan pengembangan metode kontrol yang tepat pada sistem pengendalian suhu di masa mendatang. Kata kunci- Fuzzy, suhu, simulasi, keju
ANALISIS ECONOMIC DISPATCH PADA PEMBANGKIT THETRMAL 500kV JAWA BALI MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Muhammad Syaiful Arifin; Hadi Suyono; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan  pembangkit listrik untuk memikul beban menentukan keandalan sistem energi listrik, sehingga selalu diupayakan besar daya yang dibangkitkan harus sama dengan besar kebutuhan di sisi beban setiap saat. Terutama unit pembangkit termal yang berbahan bakar fosil sangat tergantung pada bahan bakar, pertambahan beban akan mendorong pertambahan kuantitas (jumlah) bahan bakar per satuan waktu yang akan meningkatkan pertambahan biaya per satuan waktu. Fluktuasi kebutuhan energi listrik di sisi beban akan menimbulkan fluktuasi biaya bahan bakar, berkaitan dengan hal tersebut perlu ditentukan pola korelasi keduanya, yang biasa disebut input-output suatu pembangkit tenaga listrik. Pada sistem tenaga listrik, unit-unit pembangkit tidak berada dalam jarak yang sama dari pusat beban dan biaya pembangkitan tiap-tiap pembangkit pun berbeda. Pada kondisi operasi normal sekalipun, kapasitas pembangkitan harus lebih besar dari jumlah beban dan rugi-rugi daya pada sistem. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu pengaturan terhadap pembangkitan. Analisis aliran daya optimal adalah suatu perhitungan untuk meminimalkan suatu fungsi tujuan yaitu biaya pembangkitan atau rugi-rugi transmisi dengan mengatur daya aktif dan daya reaktif pembangkitan tiap pembangkit sistem tenaga yang terinterkoneksi dengan memperhatikan batas-batas tertentu. Biaya total bahan bakar 6 unit pembangkit thermal  sistem 500 KV Jawa-Bali dengan menggunakan Algoritma Genetika selama 24 jam adalah Rp.115.379.855.898. Apabila dibandingkan dengan data riil sistem yang menghasilkan total biaya sebesar Rp.150.371.894.794, maka  penjadwalan  unit pembangkit dengan algoritma genetika memberikan hasil 23,27% lebih ekonomis. Kata Kunci :Algoritma Genetika, Economic Dispatch
IMPLEMENTASI KONTROL LQR PADA SISTEM KESETIMBANGAN ROBOT BERODA DUA Yandy Putra Octavianto; Goegoes Dwi Nusantoro; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi robotika telah mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas berbagai industri. Teknologi robotika juga telah menjangkau sisi hiburan dan pendidikan bagi manusia. Sekarang ini sudah ada alat transportasi yang menggunakan dua roda yang di kendalikan oleh satu orang (segway). Pada skripsi ini juga akan mensimulasikan alat yang sama dalam hal prinsip kerjanya, simulasi ini juga nantinya dibuat agar dapat menyeimbangkan robot agar tidak terjatuh. Salah satu cara menambah tingkat kecerdasan sebuah robot adalah dengan menambah metode kontrol. Robot beroda dua merupakan suatu robot mobile yang memiliki sebuah roda disisi kanan dan kirinya yang tidak akan seimbang apabila tanpa adanya kontroler. Penelitian skripsi ini adalah untuk mensimulasikan robot beroda dua yang mampu menyeimbangkan dirinya yang tegak lurus terhadap permukaan bumi di daerah bidang datar Pada penelitian skripsi ini melalui simulasi MATLAB .Dengan mengatur keseimbangan pada robot  digunakan metode kontrol  LQR sebagai pengendali. Kontrol logika LQR digunakan untuk menentukan dan merancang kontroler yang diharapakan untuk simulasi pada  robot beroda dua menjadi seimbang atau berada dalam keadaan tegak. Kata Kunci : Robot Roda Dua, LQR.

Page 76 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue