cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
sucipto@unpkediri.ac.id
Phone
+6285655654555
Journal Mail Official
jbp@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Address Laboratorium Zoologi Univeritas Nusantara PGRI Kediri Jln. KH. Achmad Dahlan No 76 Mojoroto- Kota Kediri 64112, telp (0354) 771503, Fax. (0354)771576
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP)
ISSN : 24068659     EISSN : 27460959     DOI : https://doi.org/10.29407/
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya is a blind peer-review published by Research Institutions and Community Services, University of Nusantara PGRI Kediri and the media for researchers and lecturers who will publish the results of their research. The aim of the Journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Journal Biologi dan Pembelajarannya published twice a year in April and October with the scopes of the research areas that can be published in the Journal Biologi dan Pembelajarannya are : Biology Education, Action Research Class, Microbiology, Systematics and Taxonomy, Environmental science, Biology, Biodiversity, Ecology, Zoology, Botany.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025" : 14 Documents clear
Pengaruh Waktu Maserasi Terhadap Aktivitas Antioksidan Pada Limnocharis Flava Infused Oil Ie, Johanes Juan Yutama Putra; Marsahanda Astri Ramagita; Novitasari Priskalia Puteri; Dani Karel Marthin Djurubasa; Nabila, Nabila
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25147

Abstract

Banyak penelitian terkait pemanfaatan tanaman Genjer (Limnocharis flava) untuk proses bioremediasi dan pembuatan bahan pangan, namun belum banyak dilakukan pemanfaatan lain dari tumbuhan Genjer untuk produk perawatan kulit dan analisis potensi kandungan antioksidan dari tanaman Genjer. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai %inhibisi (aktivitas antioksidan) dari produk infused oil Genjer. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi waktu maserasi 3, 5, dan 7 hari dengan jumlah sampel dari masing-masing hari maserasi adalah 3 pengulangan. Pembuatan infused oil dimulai dengan merendam daun Genjer dalam carrier oil berupa capric trygilseride, kemudian diuji aktivitas antioksidannya menggunakan uji % inhibisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu maserasi berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan infused oil Genjer. Aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada maserasi 3 hari, dan semakin lama waktu maserasi, aktivitas antioksidan cenderung menurun. Penurunan ini diduga disebabkan oleh oksidasi selama proses ekstraksi dan tercapainya titik jenuh pelarut.
Karakterisasi Morfologi serta Uji Fisiologi Bakteri Tanah Topsoil Hutan Desa Gosoma Kabupaten Halmahera Utara Joan Evans Purukan; Cornelia Dolfina Maatoke
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25174

Abstract

Tanah hutan mampu menyediakan hara yang cukup, yang ditandai dengan tekstur tanah remah dan berwana gelap. Ini g merupakan indikator bahwa tanah tersebut subur dan kaya akan bahan organik tinggi, yang berada pada lapisan atas (topsoil) tanah yang terdekomposisi melalui aktivitas bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi morfologi serta melakukan uji fisiologis terhadap bakteri pada tanah topsoil hutan di Desa Gosoma Kabupaten Halmahera Utara. Metode penelitian meliputi karakterisasi morfologi secara makroskopis dan mikroskopis serta uji fisologis meliputi uji katalase, uji motilitas, uji oksidase dan uji fermentasi gula (TSIA). Hasil penelitian menunjukkan dari 9 isolat yang diperoleh, karakterisasi morfologinya berbentuk kokus (THG01-THG09), dengan berwarna merah pada isolat THG01-07 dan THG09 yang bersifat Gram-negatif, sedangkan isolat THG08 berwarna ungu dan bersifat Gram-positf. Uji Fisiologis menunjukkan bahwa semua isolat (THG01-THG09) mampu mnghasilkan enzim katalase, bereaksi positif terhadap enzim sitokrom oksidase (THG01-07, THG09), sementara hanya THG08 yang bereaksi negatif. Dalam media uji motilitas, isolat bergerak dan bersifat positif terdiri dari THG01,02,04,05,07,08, dan 09) sedangkan THG03 dan THG06 bmenunjukkan reaksi negatif. Pada media uji fermentasi gula seluruh isolat dapat memfermentasi glukosa, tetapi tidak dapat memfermentasi laktosa dan sukrosa; disamping itu, isolat THG03 dan THG04 juga mampu memproduksi H2S.
Serangga Hama Pada Tanaman Kopi Robusta (Coffea canpehora) Di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan Nisa, Khoirun; Amalia, Rosela; Maratus Shalehah, Al; Lia, Rosa; Putri, Oktariyani; Wicaksono, Anggun
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25279

Abstract

Penelitian tentang serangga hama perusak bunga dan buah tanaman kopi robusta (Coffea canephora) telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga hama yang merusak tanaman kopi robusta (Coffea canephora) yang terdapat di Desa Tanjung Agung Kecamatan Semende Darat Ulu I Kabupaten Muara Enim. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan langsung dan metode diagonal dengan waktu pengambilan pada bulan Oktober sampai November 2024. Spesies serangga diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologinya. Hasil penelitian diketahui terdapat 2 ordo, 4 famili, 4 genus dan 4 spesies, yaitu  kumbang jamur tampan (Stenotarsus hispidus), kumbang bunga jeruk (Oxcyetonia jucunda), kutu dompolan (Planococcus citri), dan penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei). Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa serangga hama perusak bunga yaitu kumbang jamur tampan (Stenotarsus hispidus), kumbang bunga jeruk (Oxcyetonia jucunda) dan kutu dompolan (Planococcus citri) sedangkan serangga perusak buah penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei).
Indeks Pemanfaatan Tanaman Pangan di Kota Singkawang Sari, Sethyo Vieni; Hendro, Marselus; Vika Yudistina; Yulius Beni
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25336

Abstract

Tanaman pangan merupakan tanaman sub sektor pertanian yang menghasilkan produk untuk dikonsumsi baik yang dikonsumsi secara langsung maupun yang diolah terlebih dahulu hingga menjadi produk makanan. Pemanfaatan tanaman pangan menjadi produk makanan juga akan membantu meningkatkan diversifikasi pangan, dimana menyediakan berbagai jenis makanan yang beragam dan bergizi. Usaha dalam memanfaatkan pangan ini akan memberikan andil dalam penyediaan sumber bahan yang akan dikonsumsi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui indeks pemanfataan tanaman pangan di Kota Singkawang yang dilakukan oleh UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) berbasis olahan tanaman pangan, serta merancang indeks yang kontekstual dan multidimensi. Manfaat penelitian memberikan gambaran akan manfaat tanaman pangan yang digunakan oleh UMKM untuk produk yang dipasarkan, sehingga dapat meningkatkan produksi jenis tanaman pangan yang diminati olehh masyarakat. Pengumpulan data melalui wawancara dengan narasumber yaitu UMKM olahan tanaman pangan di Kota Singkawang menggunakan metode survey eksploratif melalui pendekatan Participatory Rural Apraisal (PRA). Analisis data dilakukan dengan indeks kepentingan budaya (Index of Cultural Significance/ICS). Indeks pemanfaatan tanaman pangan di Kota Singkawang dapat dilihat dari nilai ICS yang mencerminkan tingkat kepentingan suatu tanaman pangan di masyarakat. Nilai ICS berkisar antara 4 hingga 7, dengan 4 jenis tanaman pangan terendah yaitu papaya (Carica papaya), kelapa (Cocos nucifera), sagu (Metroxylon sagu), dan kakao (Theobroma cacao), sedangkan tertinggi 3 jenis yaitu ubi kayu (Manihot esculenta), nanas (Ananas comosus), dan pisang kapok (Musa paradisiaca).  
Pengembangan Bahan Ajar Buku Saku Digital Berbasis Socio-Scientific Issues  (SSI) Pada Materi Bioteknologi Kelas IX SMP Hutasoit, Dewi Peronika; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25813

Abstract

  Kurangnya bahan ajar yang mengintegrasikan konsep bioteknologi dengan isu-isu nyata dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu faktor rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA. Pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) hadir sebagai solusi dengan mengaitkan materi pembelajaran dalam konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku digital berbasis SSI pada materi Bioteknologi kelas IX SMP serta mengukur kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas awal penggunaannya. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, terbatas pada tahap analysis, design, dan development. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi, media, dan pembelajaran. Kepraktisan diukur melalui angket respon guru dan peserta didik, sedangkan efektivitas awal diuji melalui perbandingan hasil pretest dan posttest pada kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku digital yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan, serta menunjukkan efektivitas awal masuk ke dalam kategori sedang atau efektifi dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bioteknologi. Dengan demikian, buku saku digital berbasis SSI ini dapat menjadi salah satu alternatif bahan ajar kontekstual yang mendukung pembelajaran IPA secara lebih bermakna dan aplikatif.
Pengaruh Gas Etilen Tomat (Solanum lycopersicum) terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Nur Azizah; Ma'rifah, Shofia Jannatul; Jamilah, Zahrotul; Safitri, Dewi Astriana; Jayanti, Gatra Ervi; Ramadhan, Majida; Prasetyowati, Eka
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25867

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) termasuk ke dalam suku polong-polongan yang mengandung bahan baku berprotein nabati tinggi. Pertumbuhan tanaman kacang hijau dapat dipengaruhi oleh pemberian hormon termasuk hormon etilen yang dapat diperoleh secara alami dari buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari gas etilen alami yang dihasilkan oleh buah tomat (Solanum lycopersicum) terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Gas etilen merupakan hormon tumbuhan berbentuk gas yang berperan dalam proses pematangan dan penuaan, namun pada fase awal pertumbuhan tanaman, gas ini dapat memengaruhi proses perkecambahan dan perkembangan vegetatif. Penelitian dilakukan secara eksperimental selama tujuh hari di Laboratorium Orchidologi Universitas Islam Malang, dengan menggunakan empat perlakuan, yaitu satu kontrol (tanpa tomat) dan tiga perlakuan dengan penambahan tomat. Parameter yang diamati meliputi tinggi batang, bentuk batang, jumlah daun, dan kondisi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan gas etilen dari tomat menghambat pertumbuhan tanaman kacang hijau. Tanaman yang diberi perlakuan menunjukkan batang tinggi lebih pendek, bentuk batang yang tebal dan kerdil, serta jumlah daun lebih sedikit dibandingkan dengan kontrol. Meskipun akar tetap tumbuh lebat, perkembangan tanaman secara keseluruhan terganggu. Kesimpulannya, gas etilen dari tomat memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan awal tanaman kacang hijau, khususnya dalam fase perkecambahan dan pertumbuhan batang serta daun    
Aktivitas Penghambatan Bakteri Kitinolitik asal Limbah Pengolahan Udang Lampung terhadap Fusarium sp. dan Phytopthora sp. Suryanti, Erma; Chusniasih, Dewi; Mulyana, Jeane Siswitasari; Rahmah, Nadia; Mulyadi, Salsa Pratiwi; Istiadi, Khaerunissa Anbar
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25907

Abstract

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) seperti Fusarium sp. dan Phytophthora sp. merupakan salah satu faktor yang menyebabkan penurunan produktivitas dan kegagalan panen tanaman hortikultura. Untuk mengatasi serangan OPT, petani melakukan pengendalian jamur patogen dengan menyemprotkan fungisida kimia. Namun, penggunaan fungisida sintesis/kimiawi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pencemaran serta resistensi pada OPT. Oleh sebab itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih aman dengan biokontrol menggunakan bakteri kitinolitik. Bakteri kitinolitik akan mendegradasi kitin pada dinding sel jamur secara spesifik sehingga jamur tidak dapat berkembang dan mengalami kematian. Pada studi ini, dilakukan proses isolasi bakteri kitinolitik dari limbah unit pengolahan udang wilayah Lampung sehingga memiliki potensi penemuan bakteri kitinolitik dengan aktivitas degradasi kitin yang berbeda. Isolat bakteri kitinolitik potensial akan diujikan efektivitasnya sebagai antifungi patogen pada kapang model Fusarium sp. dan Phytophthora sp. secara in vitro. 12 isolat asal limbah pengolahan udang diuji aktivitas kitinolitiknya dengan aktivitas kitinolitik 0,37 – 19,7. Isolat bakteri diketahui mampu menghambat pertumbuhan fungi dengan indeks penghambatan tertinggi oleh isolat  C.68 sebesar 60,5% terhadap Fusarium sp. dan isolat S6.3 sebesar 72,68% terhadap Phytopthora sp.
Pengembangan E-Modul Berbasis Flipbook Pada Materi Fotosintesis Kelas IV SD Negeri Parang 2 Nurhidayah, Cindy; Mumun Nurmilawati; Poppy Rahmatika Primandiri
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.26147

Abstract

Proses pembelajaran yang efektif membutuhkan media pembelajaran yang inovatif, terutama dalam menyampaikan materi yang abstrak seperti fotosíntesis pada peserta didik Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media E-Modul berbasis Flipbook sebagai media pembelajaran materi fotosíntesis kelas IV SDN Parang 2. Penelitian ini menggunakan métode Research and Development (RnD) dengan model Tessmer yang meliputi preliminary, self evaluation, expert review, one-to-one, smal group dan field test. Berdasarkan hasil data yang diperoleh menurut validator ahli media mendapatkan skor persentase 76,9% sedangkan ahli materi sebesar 86,9%, sehingga media dapat dinyatakan valid untuk digunakan. Sedangkan uji kepraktisan pada respon guru mendapatkan persentase sebesar 79,6%, hasil respon peserta didik pada tahap one-to-one mendapat persentase sebesar 93,4%, small group 94,4%, dan field test 94,7% yang menyatakan bahwa media praktis digunakan. Untuk uji keefektifan dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan perolehan rata-rata nilai tahap one-to-one untuk pre-test 60 dan post-test 85, small group untuk pre-test 58,4 dan post-test 73, field test untuk pre-test 66 dan post-test 84,4. Dengan demikian media E-Modul berbasis Flipbook dinyatakan Layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Game Edukasi Kahoot Berbantuan Augmented Reality (AR) Sketchfab untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Siswa Astuti, Eka; Prayitno, Trio Ageng; Nuril Hidayati; Indonesia
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.26195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi Kahoot berbantuan Augmented Reality (AR) Sketchfab untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia di kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian terdiri dari wawancara, angket validasi ahli materi dan evaluasi, angket kepraktisan, kuesioner, serta pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi Kahoot berbantuan AR Sketchfab memenuhi kriteria valid dan layak digunakan dari aspek materi (93,68), aspek evaluasi Pendidikan (94,67), dan uji coba kepraktisan (91,2%). Nilai signifikansi adalah kurang dari 0,001, jauh di bawah batas signifikansi 0,05 artinya terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara skor pretest dan posttest, serta efektif dalam meningkatkan minat (91,05%) dan motivasi (89,90%) belajar siswa. Dengan demikian, media ini dapat menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran IPA untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik.
Dampak Pengelolan dan Kearifan Lokal Masyarakat Adat Using terhadap Kelestarian Ekosistem Sawah Desa Kemiren, Banyuwangi Utomo, Agus Prasetyo; Vega, Amalya Putri Kusuma; Usman, Ali
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.26228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengelolaan sawah dan kearifan lokal Masyarakat Adat Using Kemiren dalam mengelola sawah serta menganalisis dampaknya terhadap kelestarian ekosistem sawah Desa Kemiren. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengeumpulan data menggunakan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik Purposive Sampling dan Snowball sampling. Analisa data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sawah oleh masyarakat dilakukan secara runtut mulai dari tahap pembibitan hingga pemanenan, dan terintegrasi dengan kearifan lokal seperti tradisi Labuh Nyingkal, Labuh Tandur, dan Labuh Nggampung. Kearifan lokal lain yang diterapkan adalah penanaman sistem polikultur, penancapan pelepah kelapa (blarak), penggunaan pupuk kandang, pemanfaatan gulma untuk kebutuhan pangan, dan penanaman tumbuhan di pematang sawah. Pengelolaan sawah yang dilakukan Masyarakat Adat Using Kemiren tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis pertanian, tetapi juga aspek kelestarian ekosistem. Pengelolaan sawah yang dilandasi oleh kearifan lokal tersebut terbukti berdampak terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi kerusakan ekosistem sawah. Kesuburan tanah, terjaganya biodiversitas, pengurangan resiko pencemaran lingkungan (penggunaan pupuk kandang, pemanfaatan jerami dan gulma), dan perlindungan tanah dari erosi merupakan bukti dari kelestarian ekositem sawah Desa Kemiren. Oleh karena itu, pengelolaan sawah berbasis kearifan lokal Masyrakat Adat Using Kemiren memberikan dampak positif terhadap kelestarian ekosistem sawah. .  

Page 1 of 2 | Total Record : 14