cover
Contact Name
Rudolf Boyke Purba
Contact Email
rudolfboykepurba@gmail.com
Phone
+6285256405608
Journal Mail Official
jurgizi.poltekesmdo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Parigi Tujuh No. 22 Malalayang I Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal GIZIDO
ISSN : 20856709     EISSN : 2615658X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal GIZIDO merupakan jurnal berkala ilmiah dan media publikasi dari hasil-hasil penelitian (research article) di bidang gizi, pangan dan kesehatan dengan aspek gizi masyarakat, gizi klinik, gizi institusi (food service management), pangan fungsional. Jurnal GIZIDO diterbitkan oleh Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado dengan frekuensi terbitan dua kali dalam setahun (bulan Mei dan November).
Articles 157 Documents
ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN STATUS GIZI REMAJA DI SMA NEGERI 5 PONTIANAK Yustita Pira, Yustita Pira; Nopriantini, Nopriantini; Didik Hariyadi, Didik Hariyadi
Jurnal GIZIDO Vol 16 No 2 (2024): JURNAL GIZIDO EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/gizi.v16i2.2353

Abstract

Research objectives: This study aims to determine the description of macronutrient intake and nutritional status of adolescents at SMA Negeri 5 Pontianak. Method: This research method is descriptive, namely a research subject where observations and measurements are carried out at the same time. Population: The population of this study were class X students at SMA Negeri 5 Pontianak with a total population of 150 people. Sample: There were 60 research samples obtained. Instrument: Research instruments using informed consent sheets, digital stepping scales, microtoises, food recall forms, and food models. Results: Research conducted on class 26 people (43%) had less protein and less than 35 people (58.3%). Conclusion: It can be concluded that the majority of teenagers in the good nutritional status category are 66.6%, 16.6% are undernourished, 13.4% are overnourished and 3.4% are obese. In the category of 63.4% less carbohydrate intake, 43% less protein intake and 58.3% less fat intake.
POLA KONSUMSI JAJANAN DAN STATUS GIZI ANAK DI SDN 5 KAWAN BANGLI Arta Suryantini, Sang Ayu Made; Suiraoka, I Putu; Sri Sugiani, Pande Putu
Jurnal GIZIDO Vol 16 No 2 (2024): JURNAL GIZIDO EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/gizi.v16i2.2357

Abstract

This research aims to determine the consumption patterns of snacks and the nutritional status of school children at Kawan Bangli Elementary School. This research is an observational type with a cross-sectional design. The population is all female students at SD Negeri 5 Bangli. A sample of 40 subjects was selected randomly and carried out in April 2024. Data was collected using a questionnaire, and SQ-FFQ Form and nutritional status data was taken by measuring body height and weight. The results of this study determined that the majority of the sample, namely 27.5% of people were undernourished, 42.5% were well nourished, 10.0% were overnourished, and 20.0% were obese. The pattern of snack consumption is that 10 samples (25%) consume main meals, 20 samples (50%) consume snacks, 5 samples (12.5%) consume drinks and, 5 samples (12.5%) consume snacks. fruit. The type most consumed by the sample is snacks, the number of samples consumed is 25 samples (62.5%) the amount of snack consumption is not as recommended > 300 kcal/day, as many as 15 samples (37.5%) the amount of snack consumption is as recommended < 300 kcal / day, the consumption frequency of 14 samples (35%) had a frequency of consuming snacks rarely < 7x a day, 26 samples (65%) had a frequency of snacking frequently > 7x a day.
GAMBARAN KUALITAS SARAPAN DAN STATUS GIZI SISWA SDN IBU JENAB 3 CIANJUR authoria, Nila; Pratiwi1, Riska Y. Pratiwi1 Y; Permana, Dany; Pratiwi, Tiara F; Yunitaningrum, Utari
Jurnal GIZIDO Vol 16 No 2 (2024): JURNAL GIZIDO EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/gizi.v16i2.2385

Abstract

Introduction: Breakfast for elementary school students is very important in supporting physical growth and improving learning achievement. Objective: This research is to determine the description of breakfast and nutritional status of grade 5 students at SDN Ibu Jenab 3 Cianjur. Method: This research is a descriptive study with a cross sectional design. This research was conducted in June 2024 with a sample size of 32 students from class 5 of SDN Ibu Jenab 3 Cianjur. Description of breakfast was obtained through interviews from questionnaires and nutritional status was obtained from anthropometric measurements. Results: This research showed that the behavior of students who did not miss breakfast was 84.4% and their nutritional status was in the good category, 62.5%. The quality of breakfast related to nutrition is in the poor category at 59.3%. Conclusion: In this study, the majority of students had good nutritional status, but the nutritional quality of students' breakfast was in the poor category. Key words: Breakfast quality, Nutritional status, Elementary school students.
MODIFIKASI MARTABAK TUNA JANTUNG PISANG (JANPIS) TERHADAP ASUPAN GIZI MAKRO DAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTABUNAN Legi, Nonce Nova; Sahelangi, Olfie; Robert, Daniel
Jurnal GIZIDO Vol 16 No 2 (2024): JURNAL GIZIDO EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/gizi.v16i2.2402

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh (growth faltering) pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Usia 1000 hari anak merupakan usia krusial untuk pencegahan anak stunting, dimulai dari kecukupan nutrisi ibu saat hamil dan pemberian ASI eksklusif serta setelah anak umur 6 bulan diberi makanan pendamping ASI atau disingkat MPASI. Trend saat ini adalah pemberian MPASI homemade dari pangan lokal diantaranya Tuna dan Jantung Pisang (Janpis). Jenis penelitian pre experiment dengan desain one group pre test post test. Penelitian pada bulan November 2023. Tempat pelaksanaa untuk pembuatan martabak tuna jantung pisang dan pengujian organoleptik di Laboratorium Pangan Jurusan Gizi. Sedangkan intervensi dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Kotabunan. Sampel adalah balita balita stunting sebanyak 23 sampel dengan kategori umur 23 bulan s/d 59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kotabunan. Analisis data menggunakan uji beda paired t test dengan CI 95%. Hasil penelitian: Asupan zat gizi makro rata rata energi sebelum sebesar 1006,2 kal, sesudah 1121.7 kal, protein sebelum 42.1 gram, sesudah 47 gram, lemak sebelum 42.8 gram, sesudah 51.7 gram, karbohidrat sebelum 128.7 gram, sesudah 150.2 gram. Berat badan sampel sebelum diberikan intervensi martabak tuna janpis adalah 11.48 kg dan setelah meningkat menjadi 11.87 kg sehingga pemberian martabak tuna janpis dapat meningkatkan berat badan sampel selama 2 minggu intervensi sebesar 0.39 kg atau 390 gram. Ada perbedaan zat gizi makro (energi, protein, lemak dan karbohidrat) sebelum dan sesudah pemberian Martabak tuna Janpis yaitu energi p=0.015, protein p=0.013, lemak p=0.016, karbohidrat, p= 0.042
Status Gizi Anak Usia Dini dan Beberapa Faktor Yang Berhubungan di Perkotaan Harjatmo, Titus Priyo; Putriani, Zahra Jaeni; Karina, Sa’diah Multi; Efiyanna, Rina
Jurnal GIZIDO Vol 16 No 2 (2024): JURNAL GIZIDO EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/gizi.v16i2.2469

Abstract

Stunting, anemia, dan kekurangan zat gizi mikro lainnya, seperti zat besi, seng, dan folat masih menjadi masalah gizi yang banyak ditemukan pada balita. Jakarta sebagai wilayah urban dengan fasilitas dan akses yang bervariasi terhadap berbagai bidang termasuk pangan dan gizi, saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan gizi maupun praktik asupan gizi yang belum optimal termasuk di wilayah Jakarta Timur dimana Kelurahan Utan Kayu Utara (UKU) berada. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, Jakarta Timur memiliki prevalensi balita stunting sebesar 16,8%, balita kurus (wasting) sebesar 9,3%, serta balita yang mengalami gizi kurang (underweight) sebesar 13,4%. Sementara itu, terdapat 6,8% balita yang mengalami kelebihan berat badan (overweight) Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan (action research) dimana suatu program dilaksanakan sebagai sebuah tindakan. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik anak usia dini, pengetahuan, sikap dan praktik orang tua, status gizi. Dari hasil analisis status gizi anak usia dini menunjukkan bahwa sebesar 95,7% normal dan 4,4% normal. Anak yang menjadi subjek dalam penelitian yaitu anak usia 48-83 bulan atau usia 4 tahun sampai 6 tahun 11 bulan. Pada penelitian ini karakteristik orang tua meliputi usia, lama pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pendapatan. Dari hasil analisis tingkat pengetahuan ibu menunjukkan bahwa sebanyak 67,1% mempunyai pengetahuan baik dan 5,5% pengetahuan ibu dalam kategori kurang. Praktik pemberian Air Susu Ibu menunjukkan bahwa sebanyak 75,7% frekuensi pemberian ASI sesuai dan 24,3% kurang sesuai sedangkan sebanyak 87,1% MPASI telah diberikan sesuai dan 12,9% tidak sesuai. Asupan zat gizi anak usia dini menunjukkan bahwa rata-rata asupan energi sebesar 1398 kkal, protein 43,4 gram, lemak 59,1 gram dan karbohidrat 188,6 gram. Riwayat infeksi menunjukkan sebanyak 69 subjek (98.6%) tidak bergejala diare (98.6%), sebanyak 70 subjek (100%) tidak menderita TB paru, dan sebanyak 48 subjek (68.6%) tidak bergejala ISPA
EFEKTIVITAS POSTER EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA MAHASISWA Khairina, Raisha Siti; Az-zahra, Zihan Atthahira; Syafiq, Farrelio; Damayanti, Welsi
Jurnal GIZIDO Vol 17 No 1 (2025): JURNAL GIZIDO EDISI MEI 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/gizi.v17i1.2529

Abstract

Tujuan dari ditulisnya penelitian ini ialah untuk mengukur keefektivitasan poster edukasi gizi sebagai media kreatif dalam meningkatkan pengetahuan serta perilaku atau frekuensi konsumsi sayur dan buah pada mahasiswa. Desain one group pre test - post test merupakan metode yang digunakan dalam penelitian. Sebanyak 40 mahasiswa menjadi subjek penelitian. Sebelum dan sesudah pemberian poster edukasi, responden melakukan pengisian kuesioner pre test dan post test yang mengukur perilaku atau frekuensi konsumsi, serta pengetahuan mereka tentang sayur dan buah serta karakteristik dari responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan perubahan perilaku konsumsi setelah pemberian literasi melalui poster edukasi. Sebelum perlakuan, perilaku konsumsi sayur dan buah mayoritas responden tergolong jarang, dan pengetahuan responden tentang manfaat konsumsi sayur dan buah relatif rendah serta terbatas. Setelah pemberian perlakuan, terdapat peningkatan pada perilaku atau frekuensi konsumsi dan pengetahuan, termasuk manfaat meningkatkan daya ingat, mencegah kanker, dan meningkatkan kebahagiaan. Penelitian ini menegaskan bahwa media poster edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta perilaku atau frekuensi konsumsi pangan sayur dan buah, diutamakan pada mahasiswa sebagai kelompok usia dewasa muda yang sedang membentuk kebiasaan makan yang dampaknya akan terlihat pada kesehatan jangka panjang.
FAKTOR-FAKTOR KONSUMSI YANG BERHUBUNGAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Pangestu, Bagas Abdi; Wati, Desti Ambar; Khairan, Masayu Dian; Akhrian, Mayesti
Jurnal GIZIDO Vol 17 No 1 (2025): JURNAL GIZIDO EDISI MEI 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/gizi.v16i1.2531

Abstract

Hypertension, or high blood pressure, is one of the most prevalent non-communicable diseases in Indonesia. The Indonesian Health Survey (SKI) in 2023 reported that the prevalence of hypertension based on measurements in individuals aged ≥18 years was 30.8%. This study aimed to identify consumption factors associated with blood pressure in hypertensive patients at the Internal Medicine Clinic of Batin Mangunang Regional Hospital of Tanggamus Regency in 2024. This quantitative study employed an analytical survey with a cross-sectional design. The population consisted of 42 hypertensive patients visiting the Internal Medicine Clinic in October 2024, selected through accidental sampling. The independent variables were fruit consumption patterns, drinking water consumption patterns, and coffee consumption patterns, while the dependent variable was blood pressure. Data were collected using the Food Frequency Questionnaire (FFQ). The results showed no significant relationship between fruit consumption patterns and systolic (p = 0.820) or diastolic blood pressure (p = 0.676). Similarly, no significant relationships were found for drinking water consumption (systolic p = 0.289; diastolic p = 0.753) or coffee consumption patterns (systolic p = 0.899; diastolic p = 0.874). Conclusion It was concluded that fruit consumption, drinking water, and coffee consumption patterns were not associated with blood pressure in the respondents.