cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23551615     EISSN : 24772992     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
Model team teaching dalam meningkatkan keterampilan sosial anak melalui pemanfaatan lingkungan alam Mochamad Fatchan Chasani; Rita Eka Izzaty
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.48 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v6i1.21871

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan sosial dengan model team teaching melalui pemanfaatan lingkungan alam. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek 15 anak usia 3-4 tahun di KB Rasi Bintang, Bantul, Yogyakarta. Keabsahan data menggunakan validitas hasil dan proses dengan analisis interaktif yang terdiri atas 3 komponen kegiatan yaitu display data, reduksi data dan pengambilan kesimpulan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, catatan lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan temuan, model team teaching melalui pemanfaatan lingkungan alam mampu meningkatkan keterampilan sosial anak yang meliputi 3 sikap yaitu peduli sebesar 81,2%, kerjasama sebesar 79,8% dan kemandirian sebesar 80,5%. Model team teaching dilakukan oleh pendidik dengan saling berkontribusi dalam pembelajaran melalui 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dengan memadukan potensi lingkungan alam sebagai sumber dan media belajar anak. Proses pembelajaran berlangsung di lingkungan alam mendukung para pendidik dalam memberikan pemahaman, arahan dan pengalaman kepada anak untuk meningkatkan keterampilan sosialnya.  AbstractThe research aimed increasing social skills with team teaching models through utilize of the natural environment. This research  is a Classroom Action Research with subjects 15 children aged 3-4 years in KB Rasi Bintang, Bantul, Yogyakarta. The validity of the data used validity of the result and validity of the process used analysis interactive consisting of 3 components of activities, display by data, data reduction and conclusions. Data collection techniques used observation techniques, field notes and document analysis. The research findings the team teaching model applied through of the natural environment can increasing the social skills of children involving 3 social, the care aspect in the amount of 81, 2%, the cooperation aspect in the amount of 79,8% and the independence in the amount of 80,5%. The team teaching model is implemented through 3 phases, which includes planning, implementation and evaluation by combining the potential of the natural environment as a source and learning media for children. The process of learning in the natural environment support the educators to provide comprehension, direction and experience to students for increasing social skills.
RETRACTED: Implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini di Kelompok Bermain Rabbani Mira Mayasarokh
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.199 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v6i1.14936

Abstract

Following a rigorous and careful concerns and consideration in the review of the article published in JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) entitled “Implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini di Kelompok Bermain Rabbani” Vol 6, No 1, pp. 88-89, March 2019, DOI: https://doi.org/10.21831/jppm.v6i1.14936This paper has been found to violate the principles of JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Publication and has been retracted.The article has contained redundant material and throughout a careful examination, the editor has found that the paper has also been published in Jurnal Pelita PAUD, Vol. 3, No. 2, pp. 167-186, 2019, DOI: https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v3i2.547 The document and its content have been removed from JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), and reasonable effort should be made to remove all references to this article.
Pemberdayaan masyarakat kawasan industri pertambangan melalui penyelenggaraan program paket C Muhammad Ali Salman; Entoh Tohani
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v6i2.23626

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan dan hasil dari penyelenggaraan program paket C dalam upaya memberdayakan masyarakat kawasan industri pertambangan batubara di Kampung Tumbit Dayak. Jenis Penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari, wawancara, observasi dan analisis dokumen. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Tehnik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, (1) pelaksanaan: Diselenggarakan sesuai syarat proses pembelajaran paket C yang disusun oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang No 3 Tahun 2008, RPP di Implementasikan sesuai rancangan awal, kurikulum bersifat situasional (masih menggunakan KTSP) karena belum ada sosialisasi terkait kurikulum baru, terjadi interaksi yang baik antara tutor dan peserta didik (terjadi komunikasi dua arah antara tutor dan peserta didik, peserta didik aktif untuk bertanya), sarana dan prasarana sesuai kebutuhan dan mendukung proses pembelajaran, (2). Hasil program; Terjadi perubahan pada sikap peserta didik (disiplin dan percaya diri), Peserta didik yang mengikuti peraturan dan prosedur PKBM dapat lulus dan memperoleh ijazah lalu bekerja di perusahaan (PT.PAMA), peserta didik mampu memenuhi kebutuhan pokok untuk diri sendiri dan juga memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Community empowerment of mining industry areas through certification of package C programs AbstractThe research objective was to determine the implementation and results of the implementation of the package C program in an effort to empower the community of the coal mining industry in Tumbit Dayak Village. This type of research is a qualitative descriptive study. Data sources were obtained from, interviews, observation and document analysis. Data analysis techniques using data reduction, data display and data verification. Technique of data validity using source triangulation. The results showed that: (1) implementation: Organized according to the implementation requirements of package C compiled by the government based on Law No. 3 of 2008, the RPP was implemented according to the initial design, the curriculum was situational (still using KTSP) because there was no socialization regarding the latest curriculum , there is good interaction between tutors and students (there are two-way communication between tutors and students, active students to ask questions), facilities and infrastructure as needed and support the learning process, (2). Program results; There is a change in the attitude of students (discipline and self-confidence), Students who follow the rules and procedures of PKBM have passed and obtained a diploma and work in a company (PT. PAMA), students are able to meet basic needs for themselves and also fulfill basic needs family.
Implementasi model pembelajaran mandiri program pendidikan kecakapan hidup perempuan Saripah, Iip; Shantini, Yanti
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.668 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.11545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran mandiri program pendidikan kecakapan hidup perempuan di PKBM Bina Cipta Ujungberung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun lokasi penelitian dipilih dilaksanakan di PKBM Bina Cipta Ujungberung Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) proses pembelajaran model pembelajaran mandiri pada program kecakapan hidup perempuan, meliputi kegiatan perencanaan mencakup kegiatan menentukan tujuan, menetukan instruktur, mengalokasikan waktu, merekrut peserta, menyusun kurikulum, menyusun materi, menentukan sumber belajar, menyiapkan saran dan prasarana, menyusun pembiayaan, kegiatan pelaksanaan mencakup kegiatan pengelolaan kelas dan peserta didik, pengelolaan instruktur, mennetukan metode dan media pembelajaran; kegiatan evaluasi mencakup evaluasi hasil belajar dan evaluasi proses pembelajaran. (2) penerapan model pembelajaran mandiri pada program kecakapan hidup perempuan, mencakup kegiatan pemberian motivasi, penyampian materi, pengaplikasian materi dan refleksi hasil belajar (3) hasil penerapan model pembelajaran mandiri pada program kecakapan hidup perempuan meliputi pengetahuan, afektif dan psikomotorik.Kata Kunci: model pembelajaran mandiri, pendidikan kecakapan hidup, PKBM. IMPLEMENTATION OF SELF DIRECTED LEARNING MODEL LIFE SKILLS EDUCATION PROGRAM WOMEN IN BINA CIPTA UJUNGBERUNG CLC AbstractThis study aims to assess about implementation of models of independent learning life skills education program in the CLC women Bina Cipta Ujungberung. This study used descriptive qualitative approach. The location of the research been conducted at CLC Bina Cipta Ujungberung Bandung, The results of this study are: (1 ) learning model of independent learning in life skills programs women, includes planning includes activities set goals, determine the instructor, allocate time, recruiting participants, develop curricula, organizing material, to determine the source of learning, to prepare suggestions and improvements, arrange financing, implementation activities include classroom management activities and learners, instructors management, menentukan methods and learning media; evaluation activities include evaluation of learning outcomes and learning process evaluation. (2) the application of self-learning model in female life skills programs, covers the activities of motivation, penyampaian material, the application of the material and reflection of learning outcomes (3) the results of the application of self-learning model in female life skills program include knowledge, affective and psychomotor.Keywords: learning model, life skills education, CLC
Merintis ketahanan pangan dan membentuk karakter peduli lingkungan pada remaja di Piyungan Astuti Wijayanti; Laily Rochmawati Listiyani; Tias Ernawati; Rini Nurhayati
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v6i2.26656

Abstract

Cepokojajar Piyungan memiliki banyak potensi sumber daya manusia dengan usia produktif. Di sana juga terdapat banyak lahan yang digunakan untuk mengembangkan potensi lokal seperti pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dengan kegiatan positif dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut sehingga menjadi remaja yang mandiri, bermanfaat dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Metode kegiatan ini praktik berkelompok, diskusi dan tanya jawab yaitu meliputi (1) praktek pembenihan tanaman pangan; (2) praktek membuat nutrisi tanaman dan pupuk cair dari bahan-bahan yang mudah didapatkan seperti air kelapa, susu fermentasi, telur, cangkang telur, dan kulit pisang; (3) teknik perawatan tanaman; dan (4) pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam. Kegiatan ini bekerjasama dengan WALHI Yogyakarta dan karang taruna Cepokojajar Piyungan Bantul. Pengabdian masyarakat ini mendampingi remaja untuk praktik langsung dalam mengelola lingkungan yang efektif dan efisien sehingga dapat menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini bagi remaja. Peserta sangat antusias dan aktif selama kegiatan, mereka mendapatkan pengalaman dan pengetahuan aplikatif di bidang pertanian dan kesadaran untuk peduli terhadap lingkungannya semakin besar. Peserta termotivasi untuk praktik langsung di lingkungan masing-masing serta bertekad untuk mengembangkan pengetahuan yang mereka peroleh di rumah masing-masing dengan bertanam, merawat dan memanfaatkan produk pangan, sehingga remaja aktif merintis ketahanan pangan di daerah Piyungan. Pioneering food security and shaping the character of environmental care for adolescents in Piyungan AbstractCepokojajar Piyungan has a lot of potential human resources with productive age. There is also a lot of lands that are used to develop local potential such as agriculture. This activity aims to empower youth with positive activities and improve food security in the area so that they become adolescents who are independent, useful and care for the surrounding environment. The method of this activity is group practice, discussion and question and answer which includes (1) the practice of hatching food crops; (2) the practice of making plant nutrients and liquid fertilizer from easily available materials such as coconut water, fermented milk, eggs, eggshells, and banana peels; (3) plant care techniques; and (4) utilization of used goods as planting media. This activity is in collaboration with WALHI Yogyakarta and Cepokojajar Piyungan Bantul youth. This community service assists youths to practice directly in managing the environment effectively and efficiently to foster the character of caring for the environment early on for adolescents. Participants were very enthusiastic and active during the activity, they gained experience and applicative knowledge in agriculture and greater awareness to care for their environment. Participants are motivated to practice directly in their respective environments and are determined to develop the knowledge they obtain in their respective homes by planting, caring for and utilizing food products, so that young people actively pioneering food security in the Piyungan area.
FRONT MATTER (Cover, Editorial Board, Foreward of Chairperson, Table of Contents) - -
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1894.027 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i2.12930

Abstract

-
Perubahan masyarakat Desa Wisata Bejiharjo pada tahun 2010-2015 Rofiq, Akhmad
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2017): March 2017
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.985 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v4i1.10035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) perubahan masyarakat yang terjadi di Desa Wisata Bejiharjo, (2) dampak yang timbul dari kegiatan pariwisata di Desa Wisata Bejiharjo, dan (3) faktor yang mempengaruhi perubahan masyarakat yang terjadi di Desa Wisata Bejiharjo. Penelitian ini mengacu pada metode kualitatif fenomenologi. Langkah dalam analisis datanya sebagai berikut: (a) Menyimak narasi dalam transkip, (b) Melacak data yang penting, (c) Merumuskan makna, (d) Mengelompokkan makna dalam tema-tema, (e) Memadukan semua kelompok tema dalam sebuah penjelasan yang mengungkap pandangan partisipan terhadap fenomena, (f) Mengidentifikasi struktur pokok tema, dan (g) member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perubahan masyarakat terjadi dalam aspek ekonomi, sosial, budaya dan pendidikan masyarakat Desa Bejiharjo, (2) dampak yang timbul adalah adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusianya, namun dalam aspek sosial muncul berbagai potensi konflik, serta meningkatnya kriminalitas dan pergaulan bebas, dan (3) faktor yang mempengaruhi perubahan masyarakat berasal dari dalam dan luar masyarakat.Kata Kunci: perubahan masyarakat, desa wisata Community Changes in Bejiharjo Tourist Village in Year 2010-2015 Abstract This research aims to explain: (1) the community changes that occur in Bejiharjo tourist village, (2) the impact from the tourism activities in Bejiharjo tourist village, and (3) the factors that affect the community changes in Bejiharjo tourist village. The research is based on qualitative phenomenology method. The steps of data analyzing are: (a) reviewing narration on transcript, (b) tracking the important data, (c) formulating meaning, (d) grouping meaning in themes, (e) blending all groups of the themes in an explanation that reveals view of participants to phenomena, (f) identifying basic structure theme, and (g) member check. The research results show that (1) community changes can be seen from economic, social, culture, and education changes in Bejiharjo village, (2) the impact from community change is improvement of social welfare and the quality of human resources, but in social aspect arise various potential conflicts, and (3) factors that infuence the community change come from inside and outside.Keywords: community changes, tourist village
Penguatan pendidikan karakter model social problem solving bagi siswa sekolah dasar Wahjusaputri, Sintha; Bunyamin, Bunyamin; Nastiti, Tashia Indah
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v6i2.27371

Abstract

The purpose of community service activities to know how to strengthen the character education model for elementary school students of Muhammadiyah 11 Tanjung Lengkong Jakarta and its application. Research and Development (R &D) used for the research method, there are consist of four step: (1) the preliminary step is the firs activity and collecting student information; (2) The planning stage of character education model for students as the development of initial product form; (3) Trial, evaluation and revision phases, and (4) Implementation step of character education. To measure the successful implementation of character education using the Delphi technique. Based on expert judgment, the strengthening of character education model of SD Muhammadiyah 11 Tanjung Lengkong Jakarta can be measured using the Social Problem Solving model. The result of the strengthening of character education model was found on the social skills enhancement of elementary school students of Muhammadiyah 11 Tanjung Lengkong with an average score of 3.75. Therefore the use of Model Social Problem Solving is worth using.
Desain model wisata belajar di Kebun Binatang Gembiraloka Yogyakarta sebagai laboratorium luar kampus Sujarwo Sujarwo; Ibnu Samsi; Lutfi Wibawa
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2017): March 2017
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.513 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v4i1.12535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan desain model wisata belajar di Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta. Penelitian tahap awal ini tersusun desain model wisata belajar di GL Zoo merujuk pada penelitian tindakan. Dari informasi yang diperoleh pada tahap pengumpulan data, selanjutnya peneliti mendesain produk yang berupa desain model wisata belajar, menyusun panduan kegiatan, panduan pendampingan, pelaksanaan dan refleksi. Untuk mendukung keberhasilan wisata belajar perlu adanya panduan yang dapat dijadikan acuan dalam kegiatan pembelajaran. Adapun komponen dalam desain model ini terdiri dari; (1) calon peserta, (2) memilih peserta, (3) Bentuk Kegiatan Wisata Belajar (penyambutan, bina suasana, tour to zoo, zona alam, pojok kreatif, permainan, dan refleksi), (4) Materi Kegiatan sesuai jenis kegiatannya, (5) media, (6) bahan Ajar, (7) penilaian, (8) sosialisasi program, (9) pelaksanaan program, (10) evaluasi program dan (11) pendampingan, Model ini dilengkapi dengan panduan kegiatan, panduan pembelajaran, dan panduan materi wisata belajarKata Kunci: desain model, wisata belajar, laboratorium luar kampus Design of Study-Tour Model in Gembira Loka Zoo Yogyakarta as an Outdoor Laboratory AbstractThe paper is aimed at describing the design of study-tour model in Gembira Loka Zoo Yogyakarta. This initial-phase research comprised the design of study-tour model in Gembira Loka Zoo which refered to action reseach. On the basis of the information gained from the data collection, the researchers designed the product in the form of study-tour model, arranged the guides of activities, accompaniment, implementation, and reflection. In order to support the success of study-tour, a guide which could be used as a reference in the learning activity is needed. The components of the model design consisted of (1) candidates of participant, (2) participants selection, (3) study-tour activity (welcoming, atmosphere building, zoo tour, nature zone, creativity corner, games, and reflections), (4) activity materials suitable to the types of the activity, (5) media, (6) learning material, (7) assessment, (8) program socialization, (9) program implementation, (10) program evaluation, and (11) accompaniment. This model was completed with guides on the activity, learning, and study-tour materials.Keywords: design model, tourism learning laboratory campus affairs 
Development of model training mentoring in improving assistant competence in the convection group of businesses Djibu, Rusdin; Shofwan, Imam
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v6i2.27432

Abstract

This research aims to develop a mentoring training model to improve the competence of the assistant in the convection group in the city of Gorontalo. The approach used in this research is qualitative. The methods used are research and development (R & D) which include the following activities: (1) Preliminary review of the initial condition of competence of convection assistants, (2) Development model Mentoring, (3) expert validation and revision, (4) implementation of the model , (5) test the effectiveness of the model, and (6) model recommendation. The results of Development Studies show: (1) initial condition of convection competence of the general do not follow the standards of convection assistant, because the convection assistant has not received training, (2) The development of training model mentoring to Increase the competence of convection assistants conducted through several steps; Conducting analysis of development needs, determining the elements to be developed, developing a mentoring model to improve quality and productivity, validating model development with non-formal education experts, educational practitioners Non-formal and peer, and compile the final model, (3) Implication model assistance is conducted thorough testing and testing model assistance. All these activities are done through stages; Planning, organizing, implementing, evaluating, and delivering results. (4) The development of a training model affects the effectiveness and efficiency of training implementation. Effectiveness tests are conducted through post-test. Research findings suggest that the training model of mentoring to improve the competencies developed by the convection Assistant is recommended for the interested parties.

Page 11 of 23 | Total Record : 227