cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan
ISSN : 23377895     EISSN : 24610550     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan publishes and disseminates research results in the field of educational administration/management, consisting of: - educational leadership - educational policy and planning - educational economics - educational politics
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
Peningkatan mutu pendidikan di kelas IX pada masa pandemi Covid-19 Salma Hakiim; Halimatus Sadiyah; Laelatul Mutmainah; Mohammad Ichsanul A’mal; Nurul Arfinanti
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i1.37922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya, baik sumber daya manusia seperti kepala sekolah, guru, siswa, dan wali murid, maupun non manusia yang meliputi pemerintahan dan kurikulum dalam pengaruh peningkatan mutu pembelajaran kelas IX di SMP Negeri 2 Nglipar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan jenis pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah SMP Negeri 2 Nglipar, guru kelas IX, siswa kelas IX, dan orang tua atau wali siswa kelas IX. Dalam penelitian ini prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi serta wawancara.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, lembar observasi dan smartphone sebagai alat perekam dan dokumentasi. Dari data hasil penelitian disimpulkan bahwa aspek-aspek yang berpengaruh dalam peningkatan mutu kelas IX pada masa pandemi COVID-19 dibagi menjadi lima aspek, yaitu dukungan pemerintah, kepala sekolah yang efektif, kinerja guru, kurikulum, serta dukungan dari wali siswa yang dari keseluruhan aspek saling bekerja sama. AbstractThis research aims to find out the management and utilization of resources, both human resources such as principals, teachers, students, and students’ parents, as well as non-human who include government, and curriculum in the influence of improving the quality of learning grade IX in SMP Negeri 2 Nglipar. This research uses descriptive research with qualitative approach type. The subjects in this research are the principal of SMP Negeri 2 Nglipar, grade IX teachers, grade IX students, and parents or guardians of grade IX students. In this research, the data collection procedure used is by observation and interview. Research instruments in this research are researchers (human instruments), observation sheets, interview sheets, and smartphones as recorders and documentation. From the data of the research, it was concluded that the aspects that influenced the quality improvement of grade 9 during the COVID-19 pandemic were divided into five aspects, namely government support, effective principal, teacher performance, curriculum, and support of parents with all aspect cooperate with each other.
Pengaruh budaya sekolah, gaya kepemimpinan transformasional, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK Zulkarnaen Zulkarnaen; Yetti Supriyati; I Ketut R. Sudiarditha
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v8i2.33867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh budaya sekolah, pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK di Pulau Lombok Provinsi NTB, dan juga membuktikan adanya pengaruh budaya sekolah serta gaya transformasional terhadap motivasi kerja guru SMK di Pulau Lombok Provinsi NTB. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan menggunakan alat ukur skala likert yang telah diuji kesalahan dan kehandalannya. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Jalur (Path Analisis). Hasil dari penelitian ini adalah terbukti bahwa ada pengaruh positif budaya sekolah terhadap kinerja guru SMK sebesar 9,6 %, adanya pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru SMK sebesar 62,2 %, adanya pengaruh positif motivasi kerja terhadap kinerja guru SMK sebesar 24,0 %, adanya pengaruh positif budaya sekolah terhadap motivasi kerja guru SMK sebesar 20,3 %, dan adanya pengaruh positif gaya kepemimpinan transformasional terhadap motivasi guru SMK sebesar 67,1 %. Dari hasil analisis data pada penelitian ini maka penulis menyarankan agar Kepala Sekolah seluruh SMK di Pulau Lombok Provinsi NTB agar memperbaiki budaya sekolah, menerapkan gaya kepemimpinan transformasional, serta terus menerus memberikan motivasi kerja kepada para guru-guru demi meningkatkan kinerja guru SMK sehingga tercipta sekolah yang berkualitas baik siswa maupun tenaga pengajar di Pulau Lombok Provinsi NTB. AbstractThis study aims to prove the influence of school culture, the influence of transformational leadership styles, the influence of work motivation on the performance of SMK teachers in Lombok Island, NTB Province, and also to prove the influence of school culture and transformational style on the work motivation of SMK teachers in Lombok Island, NTB Province. Data were collected through a questionnaire using a Likert scale measuring instrument that has been tested for errors and reliability. The data analysis technique used is Path Analysis. The results of this study are proof that there is a positive influence of school culture on the performance of SMK teachers is at 9,6 %, the influence of transformational leadership styles on the performance of SMK teachers is at 62.2 %, there is a positive influence of work motivation on the performance of SMK teachers is at 24,0 %, there is a positive influence of school culture on SMK teacher work motivation is at 20,3 %. There is a positive influence of the transformational leadership style on SMK teacher motivation is at 67,1 %. From the results of data analysis in this study, the authors suggest to Head Masters of all SMK in Lombok Island, NTB Province to improve school culture, apply transformational leadership styles, and continuously provide work motivation to teachers in order to improve the performance of SMK teachers so that schools that are good quality students and teachers on the island of Lombok, NTB Province.
Strategi manajemen sekolah dalam menghadapi pemberlakuan sistem zonasi Ya Shinta Dewi Wahyuni; Nurhadi Nurhadi; Okta Hadi Nurcahyono
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v8i2.31858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi setelah sistem zonasi di terapkan di SMA Negeri (SMAN) 1 Surakarta dan menganalisa strategi manajemen sekolah di SMAN 1 Surakarta dalam menghadapi pemberlakuan sistem zonasi menggunakan teori struktural fungsional oleh Radcliffe-Brown. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan metode penelitian kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui beberapa prosedur kegiatan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1.) Perubahan input siswa yang menjadi relatif heterogen setelah sistem zonasi diterapkan menyebabkan perubahan budaya sekolah dan pola pembelajaran; 2.) Strategi yang digunakan oleh manajemen sekolah di SMAN 1 Surakarta dalam menghadapi perubahan budaya sekolah adalah dengan penanaman nilai-nilai yang terdapat dalam Hasthalaku dan inovasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS); dan 3.) Mekanisme adaptif dengan mengubah metode pembelajaran dan wacana akan diterapkannya Sistem Kredit Semester (SKS) di SMAN 1 Surakarta merupakan strategi yang dipilih oleh manajemen sekolah dalam rangka menghadapi perubahan pola pembelajaran. AbstractThis study aims to: 1.) Know the changes that occur after the zoning system is implemented in SMAN 1 Surakarta; 2.) Analyzing the school management strategy at SMAN 1 Surakarta in dealing with implementing the zoning system using functional, structural theory by Radcliffe-Brown. This study uses an ethnographic approach with qualitative research methods. Analysis of the data used in this study uses a number of procedure activities, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. Results of the study: (1) Changes in student input that become relatively heterogeneous after the zonation system is applied causes changes in school culture and learning patterns; 2.) The strategy used by school management at SMAN 1 Surakarta in dealing with changes in school culture is by inculcating the values contained in Hasthalaku and innovating the School Literacy Movement (GLS); and 3.) The adaptive mechanism by changing learning methods and discourse will be applied to the Semester Credit System (SKS) at SMAN 1 Surakarta is the strategy chosen by the school management in order to deal with changes in learning patterns.
Pengembangan model manajemen bimbingan karir menggunakan aplikasi Edmodo Wahyu Widia Astuti; Yari Dwikurnaningsih
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i1.36761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa model manajemen bimbingan karir menggunakan aplikasi edmodo yang memenuhi lima aspek yaitu aspek tampilan, akses, interaksi, desain materi layanan, dan kontrol. Pendekatan penelitian menggunakan metode penelitian Research Development (RD) melalui tiga langkah pengembangan yaitu tahap studi pendahuluan, tahap desain dan pengembangan model, tahap pengujian produk dan publikasi. Pengembangan produk mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Uji ahli dan uji lapangan terbatas dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif melalui penghitungan rerata dan persentase serta pengkategorian. Pengembangan model diperoleh dengan prinsip-prinsip manajemen G.R.Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian yaitu produk dengan nama MBK-MAE yang terdiri dari bagan model dan deskripsinya, materi bimbingan karir untuk SMK, panduan guru BK, panduan siswa, dan panduan untuk operator IT. Hasil uji validitas oleh ahli materi sebesar 88%, ahli media sebesar 84% dan calon pengguna sebesar 83%. Berdasarkan uji ahli dan uji lapangan terbatas tersebut dapat disimpulkan bahwa produk berupa model manajemen bimbingan karir menggunakan aplikasi edmodo masuk dalam kategori baik dan layak untuk digunakan.AbstractThis study aims to produce a product in the form of career guidance management model using the Edmodo application that fulfills five aspects, namely appearance, access, interaction, service material design, and control. The research approach uses the Research Development (RD), the research method through three development steps, namely the preliminary study stage, the design and development stage of the model, the product testing phase and publication. Product development refers to the ADDIE development model which includes the Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation stages. The data collection method uses observation and interview. Expert tests and limited field tests were analyzed using quantitative descriptive techniques through the calculation of the mean and percentage and categorization. The development of the model is obtained by the principles of G.R.Terry management, namely planning, organizing, implementing, and evaluating. The results of this study are products with the name MBK-MAE consisting of a model charts and their descriptions, career guidance material for SMK, guidance counselors, student guides, and guidance for IT operators. The validity test result by material expert is 88%, media expert is 84% and prospective users are 83%. Based on the expert test and limited field test, it can be concluded that the product in the form of a career guidance management model using the Edmodo application is included in the good category and is suitable t be used.
Menilai risiko dari organisasi yang bertransformasi: pelajaran terbaik untuk penguatan akuntabilitas pendidikan tinggi di Indonesia Hafid Aditya Pradesa; Caesar Oktoviandy Purba; Ramdani Priatna
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i2.40104

Abstract

Artikel ini membahas praktik manajemen risiko di perguruan tinggi dengan menekankan pada pentingnya manajemen risiko di lembaga pendidikan tinggi. Artikel ini bertujuan untuk mengulas analisis risiko pada konteks institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini didasarkan atas pendekatan terintegrasi dari proses manajemen risiko pada perguruan tinggi yang bertransformasi ke perguruan tinggi vokasi. Studi ini bersifat deskriptif kualitatif dalam mengkaji analisa risiko pada Politeknik STIA LAN Bandung, sebagai perguruan tinggi dibawah naungan Lembaga Administrasi Negara yang telah bertransformasi menjadi Politeknik sejak tahun 2020. Berdasarkan penerapan kerangka kerja manajemen risiko ISO 31000:2018 yang menjadi dasar dalam mengelola risiko, hasil analisis risiko menunjukkan bahwa risiko terpenting berdasarkan nilai risiko yang ditemukan adalah risiko operasional berkaitan dengan kurikulum berbasis kompetensi vokasional. Risiko lain yang terpenting adalah tentang risiko reputasi yakni berkaitan dengan risiko akreditasi serta publikasi penelitian. Temuan analisis risiko ini menjadi bahan informasi yang sangat penting terutama dalam konteks institusi pendidikan tinggi yang telah bertransformasi secara kelembagaan. Ke depan, institusi pendidikan tinggi yang bertransformasi akan lebih dituntut untuk mempersiapkan dirinya dengan lebih baik untuk mengambil perspektif risiko yang luas.
Distance education di masa covid-19: tinjauan terhadap sistem, kebijakan, dan tantangan e-education di sekolah Anisa Rima Fadhilah; Rachella Ryandra Fitri; Yoga Setyo Wibowo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i2.42648

Abstract

Terlepas dari berbagai kelebihan pendidikan jarak jauh, sistem pendidikan jarak jauh dan tantangan penerapannya di tingkat sekolah dasar penting untuk diulas karena urgensinya. Studi-studi sebelumnya diketahui masih fokus meninjau e-education di tingkat pendidikan tinggi, sementara tinjauan terhadap e-education di sekolah jarang ditelaah. Studi literatur ini bertujuan untuk mengulas secara mendalam sistem e-education di sekolah dasar selama masa pandemi COVID-19 dengan turut memperhatikan kebijakan e-education yang diterapkan sekolah di masa pandemi. Lebih jauh, literatur ini juga mengulas tantangan e-education di sekolah dengan fokus pada aspek infrastruktur beserta solusi yang dapat diadopsi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan jarak jauh. Kata kunci yang digunakan dalam mencari literatur, antara lain: e-education, COVID-19, school policy, dan challenges. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa sekolah dapat mengombinasikan aktivitas asinkron dan sinkron dengan durasi belajar dan rancangan aktivitas sesuai tingkatan kelas siswa, serta menggunakan platform online yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan penggunaan. Selain itu, sekolah juga dapat mempertimbangkan penggunaan mobile application, sistem informasi sekolah berbasis web dan komputasi awan (cloud), hingga penggunaan e-exam yang digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa. Saran bagi pembuat kebijakan terkait penerapan sistem e-education di sekolah juga didiskusikan.
Pengelolaan pengembangan minat dan bakat anak didik di homeschooling kak seto Solo Muhammad Nuhman Mahfud; Sutama Sutama
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i2.39408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pengembangan minat dan bakat anak didik di homeschooling Kak Seto Solo. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui beberapa prosedur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan; 1) Perencanaan pengembangan minat dan bakat anak didik dilakukan dengan melakukan penggalian informasi melalui konselor dan dilanjutkan dengan Tes Potensi Akademik atau Tes pembekalan Akademik; 2) Pelaksanaan pengembangan Minat dan bakat anak didik dilaksanakan dalam dua kelas yaitu funday class dan personal improvement; 3) Penilaian pengembangan minat dan bakat anak didik dinilai oleh tutor dan orang tua. Tutor menilai homeschooler berdasarkan item pengukuran yaitu emosi, fokus, minat pembelajaran, kedisiplinan dan tanggung jawab. Orang tua menilai kegiatan yang dilakukan anak didik di rumah.
Pengaruh sertifikasi guru dan implementasi program MGMP pada motivasi dan kinerja guru Suheri Suheri; A. Yusuf Imam Suja’I; Hadi Sunaryo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i2.41751

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan 1) seberapa kuat pengaruh sertifikasi guru dan implementasi program musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) terhadap motivasi kerja guru, 2) seberapa kuat pengaruh sertifikasi guru dan implementasi program musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) terhadap kinerja guru, dan 3) seberapa kuat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, serta 4) mengetahui seberapa kuat mediasi motivasi kerja pada sertifikasi guru dan implementasi program musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) terhadap kinerja guru. Sampel yang digunakan adalah seluruh guru SMP yang sudah sertifikasi yang ada di wilayah Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket penelitian yang disebar kepada 187 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis SEM (Structural Equation Modelling) yang dioperasikan melalui program AMOS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi guru dan implementasi program MGMP berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru sertifikasi, sertifikasi guru dan implementasi program MGMP berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru sertifikasi, Motivasi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru sertifikasi, namun motivasi kerja tidak dapat memediasi pengaruh sertifikasi guru dan implementasi program MGMP terhadap kinerja guru.
Pengaruh kepemimpinan visioner kepala sekolah dan komunikasi internal terhadap komitmen guru Imroatin Octaviarnis
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i2.39475

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini (1) Mendesripsikan tingkat kepemimpinan visioner, komunikasi internal, dan komitmen guru; (2) Pengaruh kepemimpinan visioner terhadap komitmen guru; (3) Pengaruh komunikasi internal terhadap komitmen guru; dan (4) Pengaruh kepemimpinan visioner dan komunikasi internal terhadap komitmen guru.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian bersifat deskriptif korelasional. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 40 orang guru PNS SMKN 2 Kota Batu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji analisis jalur dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian ini yakni (1) Kepemimpinan visioner termasuk dalam kategori rendah, komunikasi internal sangat tinggi, dan komitmen guru tinggi (2) Tidak ada pengaruh antara kepemimpinan visioner yang signifikan dengan komitmen guru yakni nilai Sig 0,2880,05, (3) Ada pengaruh antara yang signifikan pada komunikasi internal terhadap komitmen guru yakni nilai Sig. 0,0130,05. (4) Ada pengaruh antara kepemimpinan visioner dan komunikasi internal secara simultan yang signifikan terhadap komitmen guru yakni nilai Sig. 0,0120,05. Sedangkan, besar variabel lain diluar variabel yang diteliti yakni 0,787.
Kritik terhadap internasionalisasi pendidikan tinggi ala kebijakan politik the New Southbound Taiwan Priadi Surya
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v9i2.42586

Abstract

Artikel ini merupakan telaah kritis terhadap internasionalisasi pendidikan tinggi ala kebijakan politik the New Southbound Taiwan. Tujuan studi kepustakaan ini adalah (1) mendeskripsikan politik internasionalisasi pendidikan tinggi Taiwan; (2) membangun kritik terhadap politik internasionaliasi pendidikan tinggi Taiwan; (3) membangun gagasan implementasi politik internasionalisasi pendidikan tinggi di negara-negara berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan berupa re-interpretasi pemikiran dalam artikel kunci terpilih dan pembangunan gagasan oleh peneliti dengan mendasarkan kepada kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Taiwan menjalin kerjasama pendidikan tinggi dengan negara-negara yang terletak di bagian selatan, yang terutama ditempuh melalui mobilitas mahasiswa internasional dari dan ke dalam Taiwan; (2) pilihan politik internasionalisasi pendidikan tinggi Taiwan diindikasikan sebagai upaya dominasi Taiwan kepada negara-negara lain, dan upaya menghimpun sumber daya manusia berbakat untuk menggerakkan pembangunan berbagai sektor di Taiwan; 3) gagasan internasionalisasi pendidikan tinggi di negara-negara berkembang: (a) optimalisasi hubungan multilateral regional; (b) mahasiswa Indonesia studi di luar negeri; (c) peningkatan perguruan tinggi bertaraf internasional; dan (d) pendirian perguruan tinggi asing di negara-negara berkembang.