cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan
ISSN : 23377895     EISSN : 24610550     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan publishes and disseminates research results in the field of educational administration/management, consisting of: - educational leadership - educational policy and planning - educational economics - educational politics
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
DEVELOPMENT OF MALAYSIAN STUDENT SELF - LEADERSHIP MODEL: A DESIGN AND DEVELOPMENT RESEARCH Mustafa Edria Nita; A. Ghani Muhammad Faizal
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i1.41305

Abstract

The modified Delphi Technique (MDT) is one of the phases in Design and Development Research (DDR). It is a systematic method of tool development and validation. Realizing the potential of this technique, this article aims to expose other researchers to using  MDT. The MDT is applied in phase 2 which is the development and design process of a model. Agreement of 17 experts about the domains was obtained from the process of round 1 (interview), round 2 (questionnaire) and round 3 (fuzzy Delphi Method). The credibility of the research can also be determined using the Cohen Cappa coefficient. To summarize, the application of the MDT to research requires expert consensus through a clear procedure to ensure valid and reliable research findings. The domains and sub-domains acquired are not only focused on knowledge but also include behaviors and values.  The results from this research seek to obtain  to obtain expert consensus regarding the domains and sub-domains needed in student self-leadership. The research findings are in the form of discussion regarding the process balance and the study design using the MDT. This MDT balance can be seen through and suitable for qualitative and quantitative studies. 
Peningkatan mutu perguruan tinggi melalui manajemen pendidik dan tenaga kependidikan Yustinus Sanda; Warman Warman; Agustina Pitriyani; Yesepa Yesepa
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i1.47855

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus fenomenologi dan pendekatan yang digunakan adalah cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Katolik Swasta serta mengeksplorasi upaya peningkatan mutu Perguruan Tinggi melalui manajemen pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan diawali dengan membuat perencanaan rekrutmen SDM berdasarkan assessment kebutuhan dan menentukan prioritas rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan, proses rekrutmen, sistem kontrak kerja, pembinaan dan pengembangan, dan penilaian kinerja. Sedangkan upaya peningkatan mutu perguruan tinggi melalui manajemen pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dilakukan dengan memfasilitasi pendidik dan tenaga kependidikan untuk melakukan studi lanjut pada perguruan tinggi nasional dan internasional, memberikan pelatihan dan pengembangan diri sesuai dengan profesi pendidik dan tenaga kependidikan pada tingkat lokal dan nasional, serta memfasilitasi pendidik (dosen) melaksanakan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Manajemen pembiayaan pendidikan berbasis bebas sumbangan pembinaan pendidikan Ahmad Mushthofa; Erni Munastiwi; Aqimi Dinana
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i1.46994

Abstract

Pendidikan berkualitas merupakan harapan bagi seluruh elemen pendidikan. Harapan tersebut merupakan investasi mahal yang harus didukung dengan pembiayaan yang menunjang. Tujuan penelitian mengkaji manajemen pembiayaan pendidikan berbasis bebas sumbangan pembinaan pendidikan. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan progam manajemen pembiayaan pendidikan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan pendekatan Ethologi Kemanusiaan. Subjek penelitian berjumlah 3 orang, kepala sekolah, pengawas manajerial, guru dan tenaga administrasi pendidikan. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan uji validitas dengan menggunakan teknik triangulasi sumber yang dilaksanakan dengan cara membandingkan informasi berbagai sumber dalam penilitian.  Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan pendidikan berbasis bebas sumbangan pembinaan pendidikan di SMK Cendekia Madiun dilakukan dengan cara mengelola manajemen pembiayaan, berdasarkan 3 langkah metode konseptual manajemen pembiayaan pendidikan. Tahapan pertama yakni perencanaan dengan melakukan penyusunan RKaS. Tahapan kedua yakni pengaplikasian dengan pengelolaan penerimaan dana dari BOS, BPOPP, serta UNIPMA, dan pengelolaan hasil unit usaha sebagai sumber dana pendidikan lain. Tahapan ketiga yakni pengawasan dengan membentuk tim SPI (Sistem Pengendalian Itern), melakukan pelaporan berupa LPJ (Laporan Pertanggungn Jawaban), serta melakukan pengecekan 3 bulan sekali.
Pengukuran kepuasan layanan pendidikan menggunakan pendekatan HEISQUAL dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi Abd. Rohim Asnawi; Achmad Supriyanto
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.48568

Abstract

Pengukuran pelayanan di Perguruan Tinggi memerlukan indikator khusus, sedangkan indikator yang ada belum menggambarkan kualitas pelayanan secara spesifik di Perguruan Tinggi. Maka dari itu telah dikembangkan HEISQUAL yang dirancang khusus untuk mengukur SQ dalam lembaga pendidikan tinggi. Instrumen HEISQUAL terbagi menjadi tujuh tema SQ, yaitu profil guru, kurikulum, infrastruktur dan fasilitas, manajemen dan staf pendukung, kualitas pekerjaan, keselamatan dan keamanan, dan siswa. pengembangan keterampilan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kualitas layanan di program studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk kualitas pelayanan yang baik di program studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan survey terhadap mahasiswa program studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang. Nilai kepuasan mahasiswa pada Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang kategori baik yaitu dengan nilai 79,01. Nilai per faktor HEISQUAL mempunyai skor yang cukup tinggi. Enam faktor mempunyai nilai Baik dan satu indikator yaitu kualitas ketenagakerjaan mempunyai nilai kurang baik dan tidak ada indikator yang mempunyai nilai sangat baik.
Persepsi guru SMK pusat keunggulan tentang model kepemimpinan etnis Jawa: Asta Brata Kisno Kisno; Sumaryanto Sumaryanto; Syawal Gultom; Darwin Darwin
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.48896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru tentang gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan-Pusat Keunggulan berbasis kearifan lokal yakni etnis Jawa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan lokasi penelitian yang dipilih untuk melaksanakan penelitian yaitu 5 SMK Pusat Keunggulan di Cabang Dinas Lubuk Pakam, Provinsi Sumatera Utara. Sampel penelitian berjumlah 172 orang guru dan data dikumpulkan melalui angket berskala Likert yang disebarkan via Formulir Google. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa 68-79% guru memiliki persepsi bahwa kepala sekolah di SMK Pusat Keunggulan telah menerapkan model kepemimpinan sifat melalui filosofi Asta Brata dengan baik melalui indikator-indikator yang terdapat dalam dimensi sifat matahari, bulan, bintang, angin, angkasa, api, bumi dan samudra. Dengan demikian, model kepemimpinan berbasis etnis atau kearifan lokal dapat untuk diterapkan untuk mendukung program SMK Pusat Keunggulan sebagai wujud kolaborasi antara Kemendikbud dan pemerintah daerah, dalam meningkatkan kualitas SMK.
Kinerja pengawas sekolah yayasan pada jenjang pendidikan menengah pertama: perspektif guru dan kepala sekolah Heriani Dhia Ayu Safitri; Nia Amanda Putri; Gian Bagus Prasetyo; Panji Adipura Sumekar; Maisyaroh Maisyaroh
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.49599

Abstract

Fungsi pengawasan dalam manajemen pendidikan menjadi salah satu peran penting, guna mencapai tujuan pendidikan agar berjalan sesuai yang ditetapkan. Sayangnya, pelaksanaan pengawasan sekolah di Indonesia ternyata masih menemui hambatan dan kendala yang menyebabkan program tidak berjalan dengan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu kinerja pengawas di jenjang sekolah yayasan menengah pertama ditinjau dari perspektif guru dan kepala sekolah.  Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 54 orang diantaranya 51 guru, 2 kepala sekolah, 1 wakil kepala sekolah dari dua sekolah yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, kinerja pengawas di jenjang sekolah menengah pertama mendapat respon yang positif dari guru dan kepala sekolah. Namun masih ada beberapa ruang lingkup tugas pengawas yang perlu perbaikan seperti pemantauan dalam elaborasi kemampuan peserta didik, pemantauan pengelolaan keuangan, dan pembimbingan dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan kelas bagi guru.
Strategi SMK dalam menjalin kerjasama reciprocal dengan industri dan dunia kerja Nia Islamiah; Nunuk Hariyati; Murtadlo Murtadlo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.53249

Abstract

Mismatch antara SMK dengan industri dan dunia kerja (IDUKA) merupakan masalah klasik yang masih membumi hingga saat ini. Berbagai langkah berupaya dilakukan oleh SMK dengan harapan dapat membangun kerjasama yang saling menguntungkan dengan IDUKA. Namun, tidak sedikit SMK yang lupa bahwa mengetahui profil kompetensi lulusan merupakan suatu langkah mengenali diri sendiri untuk memudahkan dalam membangun kerjasama dengan IDUKA yang relevan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi profil kompetensi lulusan pada latar penelitian sebagai langkah strategis dalam menjalin kerjasama dengan IDUKA. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dipilih peneliti dalam penelitian ini. Analisis dilakukan dengan aplikasi Nvivo 12 Pro yang menghasilkan output berupa wordcloud dan conceptmap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profil kompetensi lulusan dirumuskan oleh sekolah dengan mengacu pada visi misi sekolah (2) identifikasi karakteristik IDUKA menjadi langkah kedua yang dilakukan sekolah dalam upaya membangun kerjasama (3) merelevansikan profil kompetensi lulusan dan karakteristik IDUKA dilakukan dengan tujuan merealisasikan kerjasama yang mutualis (4) menyusun strategi jitu dalam upaya membangun kerjasama perlu memperhatikan hubungan eksternal dan internal yang mengarah pada peningkatan mutu lulusan. Penelitian ini mengidentifikasi profil kompetensi lulusan dari SMK yang menghasilkan lulusan siap kerja yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan mengidentifikasi karakteristik IDUKA sehingga dapat disusun strategi dalam membangun kerjasama reciprocal antara SMK dan IDUKA.
Pelaksanaan observasi supervisi klinis pada masa pandemi covid-19 di sekolah menengah pertama Lia Yuliana; Rini Dwi Ernawati
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.46116

Abstract

Untuk menjaga kualitas proses pendidikan, khususnya pada masa pandemi yang beralih ke pembelajaran daring, supervisi klinis perlu dilakukan oleh kepala sekolah. Penelitian ini akan mendeskripsikan serta menganalisis implementasi observasi kelas/pembelajaran dalam konteks supervisi klinis saat masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berfokus di SMP Negeri 1 Bantul. Informan pada penelitian ini terdiri atas kepala sekolah dan guru. Pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan cara observasi lapangan, wawancara kepada informan serta studi dokumentasi. Teknik keabsahan data pada penelitian dilakukan dengan triangulasi teknik dan sumber. Sedangkan, teknik analisis data yang dilakukan melalui pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan observasi supervisi klinis pada masa pandemi di SMP Negeri 1 Bantul menggunakan dua metode, yaitu secara langsung dan daring. Aspek yang diamati dalam observasi pembelajaran mengacu pada instrumen yang telah dibuat sesuai permasalahan yang dihadapi guru. Hasil observasi ini berguna untuk perbaikan pembelajaran.
The credibility of the digital media: Teacher perceptions and practice Widia Murni Wijaya; Slamet Lestari; Tina Rahmawati; Maria Margaretha Wahyuningrum Handayani; Thuok David
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.53538

Abstract

The current digital literacy skill that teachers have to master is the ability to determine the credibility of the digital media for education used to support distance learning. The teachers were asked to sort several digital media and differentiate which digital media provided many benefits and best facilitate learning. This research was comparative quantitative research. The participants were 108 teachers directed to assess the credibility of digital media to compare between high and low credibility. The purpose of this study was to understand how teachers determine the credibility of the digital media whether they decided based on star reviews or the number of the features provided by the digital media that were used to facilitate learning. The results shown that when using the digital media with high star reviews, the digital media with more features gained more credibility, on the other hand, the digital media with fewer features were not able to compensate for the low star reviews. The ultimate goal proposed is to change the attitude and behavior of the teacher. When the teacher knew the information and chose the digital media to use, the teacher finds a change in their attitude. In general, digital media use in learning tends to be seen from the star reviews given by digital media users, which can trigger credibility assessment.
Pengaruh job embeddedness, job satisfaction, dan perceived organizational support terhadap affective commitment Brigita Saras Andriani; Niko Sudibjo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.53156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job embeddedness, job satisfaction, dan perceived organizational support terhadap affective commitment guru. Adapun responden penelitian ini adalah 204 guru di Sekolah Menengah Pertama Swasta Jakarta, di mana teridentifikasi guru yang memiliki affective commitment. Desain penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deduktif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah PLS-SEM dengan SmartPLS 3.2.9. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa job embeddedness berpengaruh positif terhadap affective commitment sebesar 0,413, job satisfaction berpengaruh positif terhadap affective commitment sebesar 0,410, perceived organizational support berpengaruh positif terhadap affective commitment sebesar 0,103, job embeddedness berpengaruh positif tergadap affective commitment melalui job satisfaction sebesar 0,324, job embeddedness berpengaruh positif terhadap affective commitment melalui perceived organizational support sebesar 0,053.