cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
arabiyah@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Shaut Al-'Arabiyah
ISSN : 2354564X     EISSN : 25500317     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Shaut Al-'Arabiyah published twice a year since 2013 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Arabic Education, Hadits, and Other Arabic Studies. This journal is published by the Arabic Education Department, Faculty of Education and Teachers Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
Metode Pembelajaran Ilmu Sharaf di Pondok Pesantren Cirata Maryam Mu'adzah; Afifah Amalia P
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.26127

Abstract

Penelitian ini berupa penelitian proses penerapan salah satu metode pembelajaran ilmu Sharaf yaitu, Situation Method. Dengan tujuan penelitian pengenalan kembali situation method, mempelajari bagaimana strategi pembelajaran dan keadaan yang diciptakan dari metode ini, dan memperhatikan serta menyimpulkan situasi pembelajaran di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Cirata. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, quesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini berupa Tabel Distribusi Frekuensi Skor Tabulasi Angket dan diperoleh hasil yakni diagram batang pertama yaitu 10% yang dimaksud selalu disini adalah kesiapan guru pengampu mata pelajaran dalam mengajaran ilmu Sharaf di kelas, diagram batang kedua yaitu 28% yang dimaksud sering adalah respon keaktifan para siswa di dalam kelas, dan dua diagram terakhir yaitu 0% yang dimaksud adalah kadang-kadang dan tidak pernah, yaitu para siswa tidak merasa terbebani dalam proses pembelajaran ilmu Sharaf. Dapat disimpulkan dari penerapan situation method para guru pengampu mata pelajaran ilmu Sharaf selain menjelaskan materi secara formal di dalam kelas, juga melakukan sesi sharing untuk meningkatkan semangat belajara para siswa. Dan metode ini m
Video Infografis dalam Pembelajaran Mahārah Kalām Ahmad Azhari; Muassomah
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.26170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penggunaan video infografis dalam pembelajaran Mahārah kalām. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan observasi saat proses pembelajarn berlangsung, wawancara terhadap dosen pembelajaran Mahārah kalām, dan dokumentasi berupa hasil video infografis yang telah dibuat oleh mahasiswa, serta angket untuk mengetahui persepsi mahasiswa. Setelah data terkumpul lalu dianalisis dengan melakukan kondensasi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa pemilihan penggunaan video infografis dilatarbelakangi kecenderungan mahasiswa dalam menggunakan media sosial serta pengetahuan mahasiswa terhadap teknologi yang berkembang saat ini ditambah lagi video infografis memiliki kesamaan karakteristik dengan Mahārah kalām. Langkah yang dilakukan dosen dalam pembelajaran adalah sebagai berikut 1) Pembagian topik yang akan dibahas pada video, 2) Pengarahan pembuatan video termasuk konsep, 3) Proses pembuatan video bagi mahasiswa, 4) Pengumpulan video sekaligus penggunggahan ke media sosial. Mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan video infografis dalam pembelajaran Mahārah kalām. Diharapkan penelitian ini ada memberikan kontribusi bagi guru maupun dosen sebagai rujukan dalam menentukan media pembelajaran yang inovatif dan menyesuaikan dengan kondisi di era ini.
Aplikasi Smartschool Genius Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab Interaktif di Era Covid-19 Khoridatun Nafisah; Nur Patni; Wildana Wargadinata; Nur Hasan Abdul Bary
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.26289

Abstract

Pembelajaran daring di Sekolah menciptakan ketentuan baru terkait serangkaian kurikulum, metode, materi dan media pembelajaran yang harus diperbaharui oleh pihak sekolah dan para guru untuk menyesuaikan dengan keadaan, maka timbullah berbagai inovasi terbaru dengan menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi yang mudah diakses agar tercipta pembelajaran yang efektif, efisien dan diterima dengan mudah oleh para siswa. Salah satunya dengan memanfaatkan Aplikasi Smartschool Genius Pada Pembelajaran Bahasa Arab yang memiliki beberapa kendala selama pembelajaran dan beberapa manfaat selama penggunaannya di masa Pandemi Covid-19, namun didalam aplikasi ini terdapat beberapa fitur-fitur sebagai penunjang efektifitas pembelajaran. Dengan metode deskriptif kualitatif, peneliti mengumpulkan beberapa data lapangan di MI Al-Khoiriyyah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi online karena masih dilaksanakan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali. Dan setelah semua data terkumpul, peneliti menganalisis data dengan tiga tahap dalam reduksi data (merangkum), penyajian data, dan verifikasi atau menarik kesimpulan dari hasil penelitian tersebut. Adapun hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan aplikasi dapat membantu siswa dalam Belajar Bahasa Arab tanpa batasan waktu dan tempat dan juga aplikasi ini memiliki dampak yang signifikan tentang Pembelajaran Bahasa Arab dimasa yang akan datang. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada perkembangan anak dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa arab.
الوسيلة التعليمية "Arabic Fusha" في مادة دروس اللغة العربية لطلاب الفصل التحضيري بجامعة دار السلام كونتور Hani'atul Mabruroh; Rizki Amalia; Ibnu Sahal Alburhani
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.26655

Abstract

يهدف هذا البحث إلى الكشف عن الوسيلة التعليمية لتعليم اللغة العربية على الموقع الإلكتروني لمادة دروس اللغة العربية. ويستند هذا إلى الحاجة إلى احتياجات مدرس دروس اللغة العربية نحو الوسائل التعليمية التي يمكن استخدامها مباشرة داخل الفصل أو افتراضيا. مهارات اللغة العربية للمشاركين في الصف التحضيري لا يزالون في مستوى المبتدئين، حتى تتطلب الوسائل التعليمية تفاعلية يمكن أن يرقي نشاط التعلم حتى يمكن زيادة مهاراتهم اللغوية. لذلك فإن الوسائل التعليمية "Arabic Fusha" مصممة لمساعدة برنامج التعلم على شكل أفضل. يستخدم هذا البحث أسلوب البحث والتطوير الأولي، حيث تتوقف العملية على تصميم المنتج دون إجراء تجربة للمنتج. يتم حصول البيانات عن طريق الملاحظة والمقابلة والاستبيان ومراجعة الكتب. ونتائج البحث من هذا البحث هي الوسائل التعليمية على شكل موقع إلكتروني لمادة دروس اللغة العربية التي تسمى "Arabic Fusha" وهو ابتكار الوسائل التعليمية التي تنطوي على أشرطة الفيديو التعلمي والكتب المرجعية والألعاب وغيرها.
Analisis Penggunaan Telegram Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Arab Di Era Industri 4.0 Erlina
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.26920

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan telegram dalam pembelajaran bahasa Arab di era 4.0, kelebihan dan kekurangan dari media tersebut. Era industri 4.0 yang serba digital menuntut guru dan dosen bahasa Arab untuk bijak dalam memilih media pembelajaran yang efektif dan efisien. Ringan digunakan dan berbasis cloud telegram bisa dijadikan pilihan dalam pembelajaran bahasa Arab di era ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahap pengumpulan data: mengumpulkan, menela’ah, mengklasifikasi, mereduksi dan melakukan conclusion secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telegram sangat cocok dalam pembelajaran bahasa Arab di era 4.0. Berbagai fitur telegram bisa digunakan dalam pembelajaran unsur dan keterampilan bahasa.  Pengaturan bahasa dan chat berbahasa Arab dapat digunakan dalam pembelajaran mufradaat. Pembelajaran tarkiib bisa menggunakan fitur chat, group dan chanel terkait. Voice chat, voice note, video call, group dan chanel serta searching film atau lagu berbahasa Arab dapat digunakan dalam pembelajaran istima’ dan kalaam. Pembelajaran qiraah dan kitaabah bisa menggunakan fitur pesan teks dan quiz bot. Kelebihan telegram yaitu ringan  digunakan, berbasis cloud, terjaganya kualitas file terkirim, enskripsinya kuat, gratis,  bisa mencapai 200.000 user dalam group, tersinkron, mampu mengirim dokumen dengan ukuran mencapai 2GB, dan bisa membangun alat API telegram. Adapun kelemahan aplikasi telegram hanya pada ketiadaannya fitur story.
Al-Nakirah wa Al-Ma'rifah Azizul Hakim
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.27049

Abstract

Tulisan ini membahas kajian ilmu Nahu atau gramatika bahasa Arab. Ilmu Nahu merupakan disiplin ilmu bahasa Arab yang mendapat perhatian serius para ulama. Hal itu terbukti dengan banyaknya kajian yang melahirkan sederetan karya monumental. Pada tulisan ini penulis fokus membahas satu dari delapan bagian ism dalam kaidah s}arf. Pembagian dimaksud dari segi kejelasan ism yang terbagi ke dalam 2 bagian yaitu nakirah dan ma‘rifah. Masalah pokok yang penulis bahas dalam tulisan ini adalah pengertian nakirah dan ma‘rifah, macam-macam ma‘rifah serta penjelasan masing-masing dari kata-kata yang tergolong kategori ma‘rifah. Kesimpulan dari tulisan ini bahwa nakirah adalah kata benda yang tidak/belum tertentu. Adapun ma’rifah adalah kata benda yang sudah tertentu (jelas). Nakirah bersifat umum sedangkan ma’rifah bersifat khusus. Ma’rifah itu ada tujuh macam yaitu ism d}ami>r (kata ganti), ism ‘alam (nama tertentu), ism isya>rah (kata tunjuk), ism maus}u>l (kata penghubung), al-mu’arraf bi al-alif wa al-lam (isim yang beralif lam), id}a>fah (kata yang bersandar pada kata yang ma‘rifah) dan muna>da> (kata yang dita‘rif dengan nida>’). Kata-kata yang tergolong ma‘rifah tersebut akan dijelaskan secara rinci dalam pembahasan artikel ini
مشكلات الطلاب في تعليم مهارة القراءة وحلولها Marhamah Nasution; Muassomah
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.28068

Abstract

كانت المشكلات التي تحدث غالبا عند تعليم اللغة العربية، وهما مشكلات اللغوية ومشكلات غير اللغوية. يهدف هذا البحث إلى شرح المشكلات التي تحدث وحلولها. يستخدم هذا البحث بحث النوعي بالمدخل دراسة الحالة. والمكان في هذا البحث بمدرسة المتوسطة الجمعية الوصلية تيمبونج ميدان. ومصادر البيانات المخبرون والأحداث والوثائق. وأسلوب جمع البيانات باستخدام الملاحظة والمقابلة والوثائق. وأسلوب تحليل البيانات باستخدام التحليل الوصفي. بناءً على نتائج البحث أن مشكلات التي يواجهها الطلاب وهي: (1) مشكلات اللغوية (الأصوات، والقواعد، والمفردات)؛ (2) مشكلات غير اللغوية (قلة الرغبة الطلاب بتعليم اللغة العربية، وقلة العلاقة متبادلة بين المدرس والطلاب، واختيار الطريقة غير الملائمة، وقلة الدوافع على التعليم، وإدارة الفصل أقل التشجيع، وعدم التعود على الحوار اللغة العربية). وراء ذلك، يحصل على الحلول يتضمّن استراتيجية التحليلية، واستراتيجية ”أنظر وقل“، واستراتيجية المختار.
Nakirah dan Ma‘Rifah Fii Al-Qur’an Abu Dzar Al-gifari
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.29432

Abstract

Nakirah adalah isim yang masih asli, umum, tidak tertentu, dan tidak khusus, dan bersinonim dengan kata umum dalam bahasa Indonesia. Sedangkan isim Ma'rifah adalah isim yang menunjukkan pada sesuatu yang tertentu dan dapat langsung diketahui maksudnya, yang diistilahkan dalam bahasa Indonesia adalah kata khusus. Adapun isim nakirah terbagi dua, yaitu: (1) isim yang bisa menerima alif dan lam (ال) dan (2) isim yang tidak bisa menerima alif dan lam; sedangkan Isim ma'rifah terbagi kepada tujuh bagian, yaitu: (1) isim dhamir (kata ganti), (2) isim ‘alam (kata benda), (3) isim isyarah (kata tunjuk), (4) isim maushub (kata sambung), (5) isim ma'rifah dengan alif dan lam (ال), (6) al-Mud}af pada isim ma'rifah, dan (7) munabdab (kata panggil). Di antara pembagian ma'rifah tersebut, maka yang paling ma'rifah adalah isim dhamir.
Problematika Mahasiswa Asing pada Pembelajaran Bahasa Arab di Perguruan Tinggi Indonesia Rachmad Ramadhan; Muassomah
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i2.26172

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memetakan problematika internal dan external mahasiswa Thailand dalam pembelajaran bahasa Arab. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, yangmana peneliti berusaha mengungkap data-data dan menyajikannya dalam bentuk deskriptif yang berupa kata-kata maupun ungkapan fakta maupun fenomena yang diamati. Dalam penelitian ini peneliti berusaha mengungkap data mengenai problematika yang dihadapi mahasiswa asing dalam mempelajari bahasa Arab baik dari segi pembelajaran maupun proses pemerolehan bahasa Arab. Adapun hasil temuan dari penelitian ini adalah factor internal yang menjadi pokok problematika yang dihadapi oleh mahasiswa Thailand yang mempeajari bahasa Arab terbagi menjadi tiga pokok yaitu: (1) pembendaharaan kosa kata bahasa Arab yang terbatas menjadi permasalah mahasiswa asal Thailand dalam memahami penjelasan dosen, (2) kurangnya pembelajaran bahasa Arab dasar mahasiswa Thailand, (3) malu dan takut bertanya ke dosen dan teman sejawat. Adapun problematika external yang dihadapi mahasiswa Thailand yang mempelajari bahasa Arab di IAIN Kendari dapat terbagi menjadi tiga pokok problematika yaitu: (1) kurangnya beberapa pengajaran bahasa Arab di kampus untuk dijadikan dasar pelajaran bahasa Arab untuk pemula, (2) sulit memahami buku ajar bahasa arab yang dibeli sendiri, sehingga minat dan motivasi belajar berangsur-angsur berkurang, (3) lingkungan yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi sehingga jarang sekali mendengar dan menggunakan bahasa Arab dalam berkomunikasi di lingkungan tersebut.
Menguatkan Pendekatan Tradisi Sorongan dan Bandongan: Studi Kasus pada Pembelajaran Bahasa Arab (Kitab Kuning) di Pondok Pesantren Madura Mohammad Jailani; Yoyo; Djamaluddin Perawironegoro
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i2.26312

Abstract

The development of technology and information, some educators no longer develop traditional learning. This affected Islamic boarding schools in Madura, some students still could not read the yellow book. Meanwhile, ustadz and kyai have not been creative in developing the yellow book learning. This study aims to analyze the learning of Arabic (Kitab kuning with the sorongan and bandongan traditions approach. The setting of this research is the Babul Ulum Islamic Boarding School in Pamekasan. The subjects of this research consist of ustadz, kiyai, and students. This research is qualitative research based on case studies. Data were collected using interview, observation, and documentation techniques. Data analysis was strengthened by the theory of Miles and Huberman. Namely reduction, display, presentation, and verification of data. The results of the study found that the sorongan and bandongan approaches affected students' learning outcomes 75% of students' learning progress increased significantly. The sorongan and bandongan approaches are still preserved in Madura as a pesantren education culture that leads to the traditional model. Although kiyai and ustadz continue to improve their ability to implement the yellow book material.