cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
PENGEMBANGAN "AURABARU" BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPATIAL SENSE SISWA Habibah Ali Zahro; Ima Mulyawati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i1.10378

Abstract

Bangun ruang seringkali dipandang oleh siswa sebagai materi yang menantang. Tantangan yang sering dihadapi adalah terkait pemahaman, persepsi, dan memanipulasi objek bangun ruang. Tidak dapat disangkal bahwa hal ini mempengaruhi keterampilan persepsi spasial siswa. AURABARU, media pembelajaran berbasis android, hadir sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan spatial sense siswa. Metode Research and Development (R&D) digunakan untuk melakukan penelitian ini dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian kelas V dengan jumlah 33 siswa, yang dilaksanakan di SDS Nurul Iman. Pengumpulan data dilakukan melalui angket 2 ahli materi (dosen matematika), 1 ahli media (dosen pendidikan dasar), pretest-posttest, respon guru dan siswa, wawancara, dan observasi. Untuk media AURABARU berbasis android rata-rata temuan validasi ahli materi sebesar 92,00% (sangat layak) yang mencakup keakuratan materi, presentasi, dan evaluasi. Sedangkan rata-rata temuan validasi media 90,67% (sangat layak), yang mencakup pada aspek desain, pembelajaran, dan aspek media. Sedangkan respon guru sebesar 100,00% (sangat layak), rata-rata respon siswa sebesar 88,42% (sangat layak). Media AURABARU berbasis android dinyatakan efektif berdasarkan hasil analisis pretest-posttest menggunakan uji paired sample t-test, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001<0,05 dalam meningkatkan kemampuan spatial sense siswa. Building space is often seen by students as challenging material. The challenges that are often faced are related to understanding, visualizing and manipulating spatial objects. It cannot be denied that this affects students' spatial perception skills. AURABARU, Android-based learning media, is here as an alternative to improve students' spatial sense abilities. The Research and Development (R&D) method was used to conduct this research with the ADDIE development model. The research subjects were class V with a total of 33 students, which was carried out at SDS Nurul Iman. Data collection was carried out through questionnaires from 2 material experts (mathematics lecturer), 1 media experts (basic education lecturer), pretest-posttest, teacher and student responses, interviews and observations. For Android-based AURABARU media, the average material expert validation findings were 92.00% (very feasible) for material accuracy, for presentations, and for evaluation. Meanwhile, the average media validation findings were 90.67% (very feasible), in the design aspect, study and in the media aspect. While the teacher response was 100.00% (very feasible), the average student response was 88.42% (very feasible). The Android-based ARABARU media was declared effective based on the results of pretest-posttest analysis using the paired sample t-test, a significance value (2-tailed) of 0.001<0.05 was obtained in improving students' spatial sense abilities.
STUDENT'S LEARNING DIFFICULTIES ON MATHEMATICAL UNDERSTANDING OF A NUMBER PATTERN Ratu Sarah Fauziah Iskandar; Darhim Darhim; Jarnawi Afgani Dahlan; Al Jupri
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i1.9677

Abstract

Number patterns are a fundamental aspect of mathematics, often serving as a bridge between arithmetic and algebra. Number patterns often require students to think abstractly, identifying relationships and rules that govern the sequence of numbers. For some people, this transition from concrete to abstract thinking can be difficult. Encouraging students to visualize patterns using concrete objects or images can help bridge this gap, making abstract concepts more real. The aim of this study was to investigate the students' difficulties and how grade 9 students' mathematics approaches to number pattern problems. 32 students from a junior high schools in Tangerang participated in this case study. Purposive sampling technique is used in this study. The stages of the preliminary study involve interviewing the mathematics teacher regarding learning, administering preliminary exams, and evaluating the outcomes of the preliminary exams. Research data was collected through tests and interviews. These interviews took place post the analysis of initial test (a diagnostic tests). The result showed that the difficulty in discerning the regularity of the numerical arrangement: 1) In calculating the formula for the nth term in a number pattern, modeling is used; 2) Students frequently employ the direct proportion method to generalize patterns without taking into account the overall arrangement of numbers; 3) Observing the arrangement of numbers causes uncertainty in seeing order; 4) In generalizing number patterns, damage occurs; 5) illustrating that number patterns always have regularities, and these regularities are not always in the form of numerical differences.Pola bilangan adalah aspek mendasar dari ilmu matematika dan sering kali dianggap sebagai jembatan antara aritmatika dan aljabar. Pola bilangan mengharuskan siswa untuk berpikir abstrak, mengidentifikasi hubungan dan aturan yang mengatur barisan bilangan. Bagi sebagian orang, transisi dari pemikiran konkrit ke abstrak bisa jadi sulit. Mendorong siswa untuk memvisualisasikan pola menggunakan objek atau gambar konkret dapat membantu menjembatani kesenjangan ini, menjadikan konsep abstrak menjadi lebih nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kesulitan siswa terhadap masalah pola bilangan pada siswa kelas 9. Adapun subjek dalam penelitian studi kasus ini adalah 32 orang siswa SMP di Tangerang. Teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Tahapan studi pendahuluan meliputi wawancara kepada guru matematika mengenai pembelajaran, pelaksanaan tes awal, dan evaluasi hasil ujian. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Wawancara ini dilakukan pasca analisis tes awal (tes diagnostik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan dalam membedakan keteraturan susunan bilangan: 1) Menggunakan pemodelan dalam menghitung rumus suku ke-n suatu pola bilangan; 2) Siswa sering menggunakan metode perbandingan langsung untuk menggeneralisasi pola tanpa memperhitungkan susunan bilangan secara keseluruhan; 3) Mengamati susunan bilangan menimbulkan ketidakpastian dalam melihat keteraturan; 4) Dalam menggeneralisasi pola bilangan, terjadi ketidaksesuaian; 5) menggambarkan bahwa pola bilangan selalu mempunyai keteraturan, dan keteraturan tersebut tidak selalu berupa perbedaan angka.
PENGEMBANGAN PLATFORM DIGITAL LINKTREE BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MEMFASILITASI LITERASI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI TERINTEGRASI AL-QURAN/HADIST Zain, Nurmalia Khoirunisa; Masamah, Ulfa; Nursirot, Mohammad Arul Sholehuddin; Maulidani, Muhammad
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i2.8886

Abstract

Literasi digital menjadi kompetensi penting di era transformasi digital ini, yang membantu siswa mengidentifikasi dan mengevaluasi sumber informasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan platform digital Linktree berbantuan Wordwall untuk mengintegrasikan pembelajaran geometri berbasis Al-Qur'an/Hadits bagi siswa Sekolah Menengah Pertama, dalam rangka meningkatkan literasi matematika digital mereka. Menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model 4D, terdiri dari 20 siswa Kelas VIII SMP Islam Sabilurrosyad Kota Malang. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan tes, dianalisis dengan SPSS 17.0. Hasil validasi menunjukkan aspek media memperoleh skor 96,91%, materi 97,34%, integrasi 90,50%, aspek pembelajaran 86,50%, dan literasi digital 91,50% (semua kategori sangat valid). Uji coba kelompok kecil memperoleh skor praktikalitas sebesar 91,27%, sedangkan uji lapangan memperoleh skor 88,81%. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan literasi digital yang signifikan dengan N-gain sebesar 0,72. Oleh karena itu, platform Linktree yang dibantu Wordwall ini valid, praktis, dan efektif dalam memajukan literasi matematika digital siswa Sekolah Menengah Pertama Digital literacy is an essential competency in this digital transformation era, helping students identify and evaluate information sources effectively. This study aims to develop a Wordwall-assisted Linktree digital platform for integrating geometry learning based on the Quran/Hadith for Junior High School students, enhancing their digital mathematical literacy. Using the Research and Development (R&D) method with a 4D model, the research included 20 Grade VIII students in Malang City. Data collection utilized interviews, observations, and tests, analyzed with SPSS 17.0. The validation results revealed the media aspect scored 96.91%, material 97.34%, integration 90.50%, learning aspect 86.50%, and digital literacy 91.50% (all rated as very valid). Small group trials achieved a practicality score of 91.27%, while field tests scored 88.81%. Effectiveness testing indicated a significant improvement in digital literacy with an N-gain of 0.72. Therefore, the Wordwall-assisted Linktree platform is considered valid, practical, and effective in advancing the digital mathematical literacy of Junior High School students.
EXPLORING OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS' STATISTICAL LITERACY ABILITIES IN SOLVING STATISTICAL PROBLEM Marchy, Febrinna; Martadiputra, Bambang Avip Priatna; Nurlaelah, Elah; Naser, Abdurrahman Do. Muhamad
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i2.9757

Abstract

Statistical literacy is crucial in the digital era, where data influences decision-making. However, Indonesian students still struggle with interpreting and critically evaluating statistical information.This research aims to explores the statistical literacy abilities of ninth-grade students in a public junior high school in Bandung. Employing a phenomenological methodology, the study aims to provide a comprehensive description of students' proficiency in statistical literacy, identifying challenges they encounter. Data was collected through tests, interviews, and observations, with four students selected for in-depth interviews based on distinct test responses. The study focuses on five indicators: understanding components of statistics, interpreting messages, communicating messages, making decisions, and critically evaluating statistical information. Results indicate a varying level of statistical literacy among students, with 72.5% understanding statistical components but decreasing proficiency in interpreting (65.2%), communicating (41.7%), making decisions (38.9%), and critically evaluating information (38.0%). Detailed analysis of student responses illustrates conceptual errors and challenges in applying statistical concepts to practical decision-making scenarios. The study emphasizes the importance of developing analytical skills and applying statistical concepts in everyday life to enhance students' ability to critically evaluate information and make informed decisions.Literasi statistik sangat penting di era digital, di mana data memengaruhi pengambilan keputusan. Namun, siswa di Indonesia masih kesulitan dalam menafsirkan dan mengevaluasi informasi statistik secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan literasi statistik siswa kelas IX di salah satu SMP Negeri di Bandung. Dengan menggunakan metodologi fenomenologi, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang kemampuan siswa dalam literasi statistik, dan mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, dan observasi, dengan empat siswa dipilih untuk wawancara mendalam berdasarkan tanggapan tes berbeda. Studi ini berfokus pada lima indikator: memahami komponen statistik, menafsirkan pesan, mengkomunikasikan pesan, mengambil keputusan, dan mengevaluasi informasi statistik secara kritis. Hasilnya menunjukkan tingkat literasi statistik yang bervariasi di kalangan siswa, dengan 72,5% memahami komponen statistik tetapi mengalami penurunan kemampuan dalam menafsirkan (65,2%), berkomunikasi (41,7%), membuat keputusan (38,9%), dan mengevaluasi informasi secara kritis (38,0%). Analisis mendalam terhadap respons siswa menggambarkan kesalahan konseptual dan tantangan dalam menerapkan konsep statistik pada skenario pengambilan keputusan praktis. Studi ini menekankan pentingnya mengembangkan keterampilan analitis dan menerapkan konsep statistik dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengevaluasi informasi secara kritis dan membuat keputusan yang tepat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PERBANDINGAN SENILAI Nisrina Aulia Al Faidz; Satya Santika; Depi Setialesmana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i1.10410

Abstract

Peserta didik seringkali mengalami kesulitan dalam proses memahami konsep matematika, salah satu faktor penyebabnya ialah kurangnya media pembelajaran yang digunakan saat pembelajaran berlangsung. Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang cocok untuk digunakan dalam proses mencapai pemahaman yang mendalam terhadap konsep matematika. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning pada materi perbandingan senilai yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research & Development (R&D) yang mengikuti model ADDIE. Proses pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara semi terstruktur, validasi media pembelajaran, serta penyebaran angket kepraktisan media pembelajaran. Berdasarkan temuan penelitian ini, diambil kesimpulan bahwa media pembelajaran mencapai kriteria kelayakan dari segi isi pembelajaran sebesar 94% (sangat layak), dari segi desain pembelajaran sebesar 100% (sangat layak) dan dari segi media pembelajaran sebesar 92,72% (sangat layak). Disamping itu, guru menilai tingkat kepraktisan sebesar 94,6%. (sangat praktis) dan penilaian tingkat kepraktisan oleh peserta didik sebesar 86% (sangat praktis). Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran mudah digunakan, sesuai kebutuhan pembelajaran, dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik. Media pembelajaran ini layak digunakan dalam pembelajaran dan berpotensi diterapkan lebih luas.
REVITALIZATION OF DIGITAL LEARNING: IS MOBIL MATEMATIKA WITH SMART APPS CREATOR EFFECTIVE FOR TEACHING NUMBERS? Hadi Widodo; Jailani Jailani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i1.9823

Abstract

The insufficient understanding of number concepts at the elementary school level results in weak numeracy skills, impacting students' logical thinking and problem-solving abilities in higher education. This study aims to examine the effectiveness of an Android-based interactive multimedia, Mobil Matematika, in improving the achievement and learning motivation of third-grade elementary school students. Using the Research and Development (R&D) method based on the Multimedia for Learning model by Alessi & Trollip, the study involved third-grade students from SDN Dadaprejo 01 and 02, with 19 students for field trials and 18 students for product testing, as well as one teacher from SDN Pendem 01 and another from SDN Pendem 02 as expert practitioners. Data were collected through interviews, questionnaires, tests, and observations, then analyzed qualitatively and quantitatively. The results indicate that Mobil Matematika significantly enhances students' understanding of number concepts and learning motivation by integrating Constructivism Theory and Self-Determination Theory. The interactivity and feedback provided help students build their own understanding, highlighting the potential of interactive educational technology in improving learning outcomes. These findings emphasize the importance of instructional design that supports students' emotional and cognitive aspects, as well as the role of interactive technology in strengthening mathematics comprehension in elementary education.
PENGARUH GRIT TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI FAKTOR EKSTERNAL DAN INTERNAL Sembiring, Ribka Kariani Br; Amabarwati, Nova Florentina; Sembiring, Novalina
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i1.11131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh faktor grit terhadap prestasi akademik pada mata pelajaran matematika dengan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya. Grit diukur melalui skala yang mengukur ketekunan dan keberanian dalam menghadapi tantangan. Penelitian ini juga mempertimbangkan faktor-faktor internal seperti motivasi intrinsik dan self-efficacy, serta faktor eksternal seperti dukungan sosial dan lingkungan belajar. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan tes yang diberikan diakhir semester yang disebarkan kepada sampel siswa kelas 7, 8 dan kelas 9. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi untuk mengetahui hubungan antara grit dan prestasi akademik, serta untuk melihat seberapa besar pengaruh faktor internal dan ekstenal dalam memediasi hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara grit dan prestasi akademik pada mata pelajaran matematika siswa sebesar 77,14. Selain itu faktor internal seperti motivasi intrinsik dan self-efficacy terbukti memediasi  hubungan antara grit dan prestasi akademik siswa, sedangkan faktor eksternal seperti dukungan sosial dan lingkungan belajar juga memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengembangan grit pada siswa SMP sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi akademik mereka, dengan memperhatikan peran faktor internal dan eksternal yang turut mempengaruhi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya perhatian lebih terhadap pembinaan grit pada tingkat pendidikan, serta pentingnya dukungan sosial dan lingkungan belajar yang kondusif dalam meningkatkan prestasi akademik pada matapelajaran matematika.
PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KELAS VIII MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Ariful Khairi; Syarifah Nur Siregar; Rini Dian Anggraini
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i1.8101

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang diarahkan dan dituntut untuk dimiliki peserta didik dalam setiap pembelajaran termasuk pembelajaran matematika. Kemampuan pemecahan masalah pada peserta didik juga penting dalam bidang studi lain dan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, dan LKPD yang dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model PBL pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan model 4D. Tahap pertama yaitu pendefinisian dengan mendiagnosis awal pada analisis awal-akhir, analisis karakteristik peserta didik, menyusun konsep dari materi yang dikembangkan, menganalisis tugas pokok yang harus dikuasi peserta didik dan merumuskan tujuan pembelajaran. Tahap kedua yaitu perancangan yang terdiri dari penyusunan standar penilaian, pemilihan media, pemilihan format dan rencana awal. Tahap ketiga yaitu pengembangan dimana pada tahap ini dilakukan validasi dengan skor yang diperoleh adalah 3,88 untuk silabus, 3,85 untuk RPP serta 3,70 untuk LKPD yang semua hasil validasi masuk kategori sangat valid. Pada tahap ini juga dilakukan uji coba kelompok kecil dengan skor yang diperoleh 3,48 dengan kategori sangat praktis serta uji coba kelompok besar dengan skor yang diperoleh 3,43 dengan kategori sangat praktis. Tahap terakhir yaitu penyebaran yang dilakukan dengan penyebaran perangkat yang telah dikembangkan agar dapat digunakan pada skala yang lebih luas.Problem solving ability is one of the abilities that is directed and demanded to be possessed by students in every lesson including learning mathematics. Problem solving abilities in students are also important in other fields of study and in everyday life. This study aims to produce products in the form of learning tools consisting of a syllabus, RPP and LKPD that can facilitate problem solving abilities using models PBL on the material for building flat sided rooms for class VIII SMP/MTs. This study used a 4D. The first stage is the definition which is carried out by diagnosing the initial initial-end analysis, analyzing the characteristics of students, compiling concepts from the material developed, analyzing the main tasks that must be mastered by students and formulating learning objectives. The second stage is design which consists of preparing assessment standards, selecting media, selecting formats and initial plans. The third stage is development where at this stage validation is carried out with the score obtained being 3.88 for the syllabus, 3.85 for the lesson plan and 3.70 for the LKPD where all validation results are in the very valid category. At this stage a small group trial was also carried out with a score of 3.48 in the very practical category and a large group trial with a score obtained of 3.43 in the very practical category. The last stage is the deployment which is carried out with the deployment of devices that have been developed so that they can be used on a wider scale.
PENGEMBANGAN LKPD UNTUK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN KONTEKS BRENGKES TEMPOYAK SUMATERA SELATAN YANG BERORIENTASI COMPUTATIONAL THINKING Dina Septiana; Hapizah Hapizah; Budi Mulyono
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i1.8332

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pentingnya kemampuan computational thinking yang harus dimiliki peserta didik untuk merancang solusi permasalahan di kehidupan sehari-hari secara terstruktur, logis, dan kritis. Computational thinking merupakan salah satu kemampuan yang masuk ke dalam penilaian bidang asesmen matematika di framework PISA 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berorientasi computational thinking dengan konteks brengkes tempoyak khas Sumatera Selatan untuk pembelajaran matematika berdiferensiasi di kelas VII SMP yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap computational thinking peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation).  Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP LTI IGM Palembang pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data terdiri dari walkthrough, observasi, tes, dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap hasil walkthrough, hasil wawancara, dan hasil tes peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa LKPD berorientasi computational thinking yang telah dikembangkan berkategori valid, praktis, dan memiliki efek potensial berdasarkan tahapan expert reviews, one to one, small group, dan field test.  Berdasarkan hasil tes, persentase penilaian menunjukan bahwa 21,05% peserta didik tergolong kategori sangat baik; 57,89% peserta didik tergolong kategori baik; 15,79% peserta didik tergolong kategori cukup; dan 5,26% peserta didik tergolong kategori kurang.This study was undertaken due to the imperative nature of computational thinking skills that students need to possess in order to devise solutions to everyday problems in a structured, logical, and critical manner. Furthermore, computational thinking is a skill assessed within the mathematics domain of the PISA 2021 framework. The research aims to produce a student worksheet focused on computational thinking with the context of Sumatera Selatan's distinctive brengkes tempoyak for differentiated mathematics learning in grade VII of junior high school that is valid, practical, and holds potential effects on students' computational thinking. The study adopts a developmental research approach using the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The research subjects are seventh-grade students of SMP LTI IGM Palembang in the even semester of the academic year 2022/2023. Data collection techniques encompass walkthroughs, observations, tests, and questionnaires. Data analysis is carried out descriptively concerning the walkthrough, interview, and student test results. The research findings indicate that the developed computational thinking-oriented student worksheet is categorized as valid, practical, and holds potential effects based on expert reviews, one-to-one, small group, and field test stages. According to the student test results, the assessment percentages show that 21.05% of students fall into the "very good" category, 57.89% into the "good" category, 15.79% into the "sufficient" category, and 5.26% into the "insufficient" category.
PENGEMBANGAN E-MODUL ETNOMATEMATIKA 3D TERINTEGRASI VIRTUAL REALITY BERBASIS TPACK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Fitri, Miftahul; Mujahidawati, Mujahidawati; Falani, Ilham
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i2.10191

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan untuk melakukan analisis mendalam, evaluasi, dan sintesis terhadap informasi atau situasi yang dihadapi. Dengan kemampuan berpikir kritis, seseorang dapat memecahkan masalah dengan cara yang terstruktur, efektif, serta mampu membuat keputusan yang baik dalam berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan menguji kualitas E-Modul Etnomatematika 3D terintegrasi Virtual Reality Berbasis TPACK untuk  meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah R&D dengan model ADDIE. Uji coba produk mellibatkan 33 siswa untuk uji coba kelompok besar dan 9 siswa untuk uji coba kelompok kecil. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil validasi ahli materi dan media/desain menyatakan E-Modul yang telah dikembangkan sangat baik digunakan dalam pembelajaran dengan presentase kelayakan menurut ahli materi pertama sebesar 84,8%, ahli materi kedua sebesar 91%, ahli media/desain sebesar 92% guru mata pelajaran matematika sebesar 93%, uji coba kelompok kecil sebesar 89% dan uji coba kelompok besar sebesar 88%. Adapun hasil efektifitas menunjukkan bahwa E-Modul Etnomatematika 3D yang telah dikembangkan cukup efektif dengan perhitungan nilai gain pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yakni 58% dalam kategori Sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul ini layak diterapkan dalam proses pembelajaran karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Critical thinking skills refer to the ability to conduct in-depth analysis, evaluation, and synthesis of information or situations. With critical thinking skills, individuals can solve problems in a structured and effective manner, as well as make well-informed decisions in various contexts. This study aims to develop and evaluate the quality of a 3D Ethnomathematics E-Module integrated with Virtual Reality based on the TPACK framework to enhance students' critical thinking skills. This research follows the Research and Development (R&D) methodology using the ADDIE model. The product trials involved 33 students for the large-group trial and 9 students for the small-group trial. Data collection techniques included interviews, questionnaires, and critical thinking skill tests. The results of expert validation in both content and media/design indicate that the developed E-Module is highly suitable for learning. The feasibility percentages were as follows: 84.8% from the first content expert, 91% from the second content expert, 92% from the media/design expert, and 93% from the mathematics teacher. Additionally, the small-group trial achieved 89%, while the large-group trial scored 88%. Effectiveness results show that the developed 3D Ethnomathematics E-Module is moderately effective, with a gain score of 58% in improving students' critical thinking skills. Thus, it can be concluded that this E-Module is suitable for implementation in the learning process as it meets the criteria of being valid, practical, and effective.