cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,707 Documents
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KALKULUS INTEGRAL BERBASIS WEB-BLOG Kanisius Mandur; Maximus Tamur; Emilianus Jehadus; Silfanus Jelatu; Fransiskus Nendi; Fulgensius Efrem Men
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14001

Abstract

Prestasi belajar mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus yang berada di semester enam pada tahun akademik 2024/2025 dalam mata kuliah kalkulus integral masih memiliki tingkat pemahaman yang kurang memuaskan, dengan hanya 42% mahasiswa yang mampu menguasai materi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar kalkulus integral berbasis web-blog yang dapat dikategorikan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika mahasiswa. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (RandD) dengan model ADDIE yang terbagi menjadi lima fase: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 41 mahasiswa program studi pendidikan matematika di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng untuk tahun akademik 2024/2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian meliputi kuesioner untuk validitas, kuesioner untuk kepraktisan, dan tes untuk prestasi pada pelajaran matematika. Data yang berkaitan dengan validitas dan kepraktisan dianalisis menggunakan teknik persentase, sedangkan efektivitasnya dinilai melalui uji t-test berpasangan dan N-gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi ajar yang telah dirancang memperoleh tingkat validitas yang sangat tinggi, yaitu 93.75% untuk validitas materi, 95% untuk teknologi pendidikan, dan 97% untuk segi bahasa. Tingkat kepraktisan yang diperoleh mencapai 89.76%, yang dapat dikategorikan sebagai sangat praktis menurut penilaian mahasiswa. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam prestasi belajar, dari rata-rata 71.02 untuk pretest meningkat menjadi 88.49 pada posttest dengan nilai signifikansi 0.00.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Seika Gemala Sari; Effie Efrida Muchlis; Agus Susanta; Hanifah Hanifah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat memfasilitasi pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dalam materi statistika pada kelas XII SMA. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang mencakup lima tahap yaitu: Preliminary Investigation (Investigasi Awal), Design (Desain), Realization/Construction (Konstruksi), Test, Evaluation and Revision (Tes, Evaluasi, dan Revisi), dan Implementation (Implementasi). Modul disusun sesuai tahapan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil validasi oleh tiga ahli menunjukkan nilai rata-rata sebesar 90,64%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan menghasilkan skor 93,18% dari guru dan 92,5% dari peserta didik yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Modul ini mendukung proses pembelajaran yang interaktif, konseptual, dan kontekstual sesuai prinsip Kurikulum 2013. Dengan demikian, modul ajar ini layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran inovatif dalam pembelajaran matematika di SMA.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS MOBILE AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Didit Yulian Kasdriyanto; Faridahtul Jannah; Ludfi Arya Wardana; Abdul Qodir Mabrur; Nabella Dwi Yulira Prawati; Tamam Asrori
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14045

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran berbasis Mobile Augmented Reality (AR) yang valid, praktis, dan efektif guna meningkatkan literasi digital siswa sekolah dasar. Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall yang meliputi tahapan: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba, revisi produk, serta implementasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Sumbertaman 2 Kota Probolinggo yang menjadi pengguna utama media AR. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, serta tes literasi digital yang diberikan sebelum dan sesudah penggunaan multimedia AR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Mobile AR yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa, ditandai dengan peningkatan skor yang signifikan pada aspek pemahaman dan keterampilan digital pada materi luas daerah bangun datar. Selain itu, siswa dan guru memberikan respons positif terhadap penggunaan media ini sebagai sarana pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Kesimpulannya, multimedia berbasis Mobile Augmented Reality dapat menjadi alternatif inovatif dalam mendukung pembelajaran literasi digital pada materi luas daerah bangun datar di sekolah dasar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. 
PROSES LITERASI STATISTIKA CALON GURU MATEMATIKA DITINJAU DARI PENGETAHUAN AWAL Gunawan Gunawan; Joko Purwanto; Fitrianto Eko Subekti; Swaditya Rizki
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14119

Abstract

Literacy skills are important for prospective mathematics teachers in 21st century education, especially in the field of statistics. The purpose of the research was to describe the statistical literacy process based on initial knowledge. The subjects of the study were 50 students of Mathematics Education at the Universitas Muhammadiyah Metro Lampung and the Universitas Muhammadiyah Purwokerto. The research applies a descriptive qualitative method. Data collection used literacy test instruments and in-depth interview guidelines. Based on the results of previous knowledge tests, subjects were grouped into three categories of high, medium, and low. Each category was taken by one person as an informant with purposive sampling techniques. The data analysis technique is carried out with the stages of data reduction, presentation, and final conclusion. The mathematical literacy process includes the stages of data orientation, data processing, and data interpretation. The results of the study prove that students in the early and medium knowledge categories are able to detail activities at the stages of data orientation, processing, and interpretation. Identifying information and main problems is the key for the student to process the data. At the end of the answer, the student is in the high category and is giving a final conclusion and examination of the answer. In contrast to students in the low initial knowledge category, mistakes made in data orientation resulted in errors in applying mathematical concepts. Thus, the process stage and interpretation of data cannot be fulfilled correctly. The results of the study have a positive impact on the mathematical thinking process to solve contextual problems.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBANTUAN QUIZIZZ DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Ema Andriani Marsanda; Hanifah Hanifah; Agus Susanta; Effie Efrida Muchlis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbantuan Quizizz dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 08 Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PLOMP. Model ini dikembangkan oleh Tjeerd Plomp dan terdiri atas lima fase utama, yaitu: (1) fase investigasi awal (preliminary investigation); (2) fase desain (design); (3) fase realisasi atau konstruksi (realization/construction); (4) fase tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation and revision; dan (5) fase implementasi (implementation).Fokus penelitian adalah untuk menghasilkan modul ajar yang valid dan praktis. Hasil validasi oleh tiga validator ahli materi menunjukkan bahwa modul mencapai nilai rata-rata sebesar 83,8% dengan kriteria “Valid”, sedangkan hasil validasi oleh ahli media menunjukkan nilai rata-rata sebesar 94,1% dengan kriteria “Sangat Valid”. Dari segi kepraktisan, penilaian yang diberikan oleh guru melalui angket menunjukkan hasil sebesar 94,7% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sementara itu, angket kepraktisan yang diisi oleh 16 peserta didik memperoleh hasil sebesar 89,2%, juga dengan kriteria “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, modul ajar yang dikembangkan dapat disimpulkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) di tingkat SMP.
THE DEVELOPMENT OF AN ACEH CULTURE-BASED ETHNOMATHEMATICS MODULE FOR ELEMENTARY SCHOOL Zikra Hayati; Nida Jarmita; Herawati Herawati; Nurmalina Nurmalina; Raudhahtun Nisa
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14163

Abstract

This study focuses on the development of an ethnomathematics module incorporating Aceh culture for Grade IV students at SDN 58 Banda Aceh. The aim is to create a culturally relevant learning resource that improves students' understanding of mathematical concepts, particularly quadrilaterals. Using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, the study included a needs analysis, expert validation, and practicality assessments. The needs analysis revealed that existing materials lacked contextual relevance for students. The module received positive feedback from experts, with media expert validation scoring 98.3% and content expert validation at 90.55%, both categorized as "very feasible." Practicality tests with teachers and students showed scores of 93% and 91.8%, respectively, indicating the module’s high practicality. The findings suggest that the Aceh culture-based ethnomathematics module is both feasible and practical for use in enhancing students' learning experiences
VALIDITY OF DISCOVERY-BASED ETHNOMATEMATICS LESSON PLAN: A DEEP LEARNING APPROACH TO THE PYTHAGOREAN THEOREM Intan Nurlita; Yurizka Melia Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14184

Abstract

The lack of integration of local culture into mathematics teaching, which is usually procedural and abstract in nature, is an obstacle to creating valuable, reflective learning experiences that are appropriate for the educational needs of the 21st century. This study aimed to analyze the validity of ethnomathematics-based lesson plan using the Discovery Learning model and Deep Learning approach in the mystery of the Pythagorean Theorem. The methodology applied is research and development (R&D) using a modified 4D model, focusing on the Develop (D3) stage, involving three validators: an expert lecturer in the subject matter and two mathematics teachers from junior high school as implementers. The evaluation instruments consisted of five aspects: content validity, presentation, language use, integration of the learning model, and technical validity. The results of the validation process indicated that the module is highly valid, with Aiken V values ranging from 0.75 to 1.00. This ethnomathematics-based lesson plan with Pythagorean Theorem material successfully links mathematical concepts with local culture, presents an organized and communicative learning structure, and encourages student exploration and reflection very well. These findings confirm that this learning tool is suitable for use in contextual learning of Pythagorean Theorem material. Future researchers are advised to evaluate the effectiveness of this lesson plan through its application in the classroom and to develop similar teaching tools for other materials that are in line with the local context of students.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN APLIKASI ZIPQUIZ UNTUK MATERI PELUANG KELAS VIII Icha Resitaningtyas; Hanifah Hanifah; Hari Sumardi; Effie Efrida Muchlis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas serta kepraktisan modul ajar matematika pada materi peluang kelas VIII yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dan aplikasi evaluasi digital Zep Quiz. Metode yang digunakan adalah model pengembangan Plomp yang meliputi lima tahap: investigasi awal, desain, konstruksi, evaluasi, dan implementasi. Modul dirancang untuk mendukung pembelajaran kontekstual, aktif, dan kolaboratif sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa modul berada pada kategori “sangat valid” dengan rata-rata skor 85,42%. Sementara itu, hasil uji kepraktisan berdasarkan respon siswa juga menunjukkan kategori “sangat praktis” dengan rata-rata skor 92%. Penggunaan Zep Quiz terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam evaluasi formatif. Dengan demikian, modul ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas VIII.
ANALISIS KESALAHAN PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL LINEAR ORDE SATU DAN PERAN ADVERSITY QUOTIENT DIKALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Jahring Jahring; Nur Ihsan Hl; Sufri Mashuri; Nasruddin Nasruddin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14202

Abstract

Persamaan diferensial linear orde satu merupakan salah satu materi fundamental dalam kurikulum pendidikan matematika yang menuntut penguasaan konsep, prosedur, serta kemampuan penalaran matematis yang baik. Namun, dalam praktik pembelajaran di perguruan tinggi, mahasiswa pendidikan matematika masih sering mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal persamaan diferensial linear orde satu. Kesulitan tersebut tercermin dari munculnya berbagai kesalahan, baik kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, maupun kesalahan teknis dalam proses penyelesaian. Selain aspek kognitif, faktor afektif seperti Adversity Quotient (AQ) diduga turut berperan dalam munculnya kesalahan tersebut, yaitu kemampuan individu dalam menghadapi kesulitan, bertahan terhadap tantangan, dan bangkit dari kegagalan. Mahasiswa dengan AQ rendah cenderung mudah putus asa, kurang gigih, dan tidak berusaha memperbaiki kesalahan yang dilakukan, sehingga kesalahan dalam penyelesaian soal matematika menjadi berulang. Penelitian ini mengkaji kesalahan yang dilakukan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam memecahkan masalah persamaan diferensial linier orde satu serta meneliti peran Adversity Quotient (AQ) terhadap proses pemecahan masalah. Tujuan penelitian adalah (1) mengidentifikasi jenis‑jenis kesalahan mahasiswa berdasarkan empat tahapan Polya (memahami masalah, merencanakan solusi, melaksanakan rencana, mengevaluasi hasil) dan (2) membandingkan pola kesalahan antar tiga tipe AQ (quiters, campers, climbers). Metode yang digunakan merupakan analisis deskriptif dengan prosedur pengumpulan data melalui angket AQ, tes tertulis persamaan diferensial, serta wawancara mendalam; subjek terdiri dari enam mahasiswa (dua per tipe AQ) yang dipilih dari 15 responden. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa dengan tipe AQ climbers berhasil memenuhi semua indikator pemecahan masalah secara lengkap, sementara mahasiswa tipe campers mengalami kesalahan signifikan pada tahap pemahaman masalah dan perencanaan solusi, dan mahasiswa tipe quiterscenderung menyerah sehingga menghasilkan kesalahan pada setiap tahapan. Penarikan kesimpulan mempertegas bahwa tingkat AQ berpengaruh positif terhadap ketahanan dan keberhasilan penyelesaian soal matematis. Implikasinya adalah perlunya integrasi pengembangan AQ dalam kurikulum untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH TEORI PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR Roisatun Nisa'; Ika Victoria Nalurita; Muhammad Jamaluddin; Afidatun Nuriyah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14213

Abstract

Pembelajaran di perguruan tinggi menuntut mahasiswa memiliki kemandirian belajar (self-regulated learning) sebagai salah satu kompetensi utama untuk mencapai pemahaman mendalam, khususnya pada mata kuliah yang bersifat teoretis seperti Teori Pembelajaran Matematika. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar mahasiswa masih rendah karena keterbatasan bahan ajar yang sistematis dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata kuliah Teori Pembelajaran Matematika yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Qomaruddin. Validasi dilakukan oleh tiga validator ahli, uji coba kepraktisan melibatkan 3 mahasiswa pada kelompok kecil dan 18 mahasiswa pada kelompok besar, sedangkan efektivitas diukur melalui angket kemandirian belajar dan tes pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memiliki tingkat validitas sangat tinggi (skor rata-rata 3,78), kepraktisan pada kategori sangat praktis (rata-rata 3,73), serta keefektifan dengan peningkatan nilai pemahaman mahasiswa dari 67,5 menjadi 84,35 serta skor kemandirian belajar dengan kategori sangat efektif (rata-rata 88,79). Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan terbukti layak digunakan dan berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah Teori Pembelajaran Matematika