cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,528 Documents
STUDENTS’ ERRORS IN SOLVING SOLID GEOMETRY PROBLEMS Hanne Ayuningtias Elsa; Dadang Juandi; Siti Fatimah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.523 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5193

Abstract

Geometry is one branch of mathematics that is important for students to learn because it can develop problem-solving skills. However, there are still errors in solving problems related to geometry, one of which is the topic of a solid geometry. This study aims to conduct a literature review related to student errors in solving problems on the topic of solid geometry. The research method used is Systematic Literature Review (SLR). Data collection techniques were carried out by documenting and reviewing 43 nationally indexed articles obtained from Google Scholar, then grouped into several categories. 17 articles discuss students' errors on the topic of a solid geometry. Based on the results of the study, it was found that there were still errors in solving problems related to the solid geometry made by students, especially conceptual errors. This is due to a lack of understanding of the concept and the selection of an incorrect formula in solving the problem of  solid geometry.Geometri ialah salah satu cabang pelajaran matematika yang penting dipelajari oleh siswa sebab dapat mengembangkan keterampilan pemecahan masalah. Namun, masih terdapat kesalahan dalam menyelesaikan masalah terkait geometri salah satunya topik bangun ruang sisi datar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada topik bangun ruang sisi datar. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereviu artikel terindeks nasional sebanyak 43 artikel yang diperoleh dari Google Scholar, kemudian dikelompokkan kedalam beberapa kategori. Terdapat 17 artikel yang membahas tentang kesalahan siswa pada topik bangun ruang sisi datar. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa masih terdapat kesalahan dalam menyelesaikan masalah terkait bangun ruang sisi datar yang dilakukan oleh siswa terutama kesalahan konsep. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman konsep serta pemilihan rumus yang tidak tepat dalam menyelesaikan permasalahan bangun ruang sisi datar. 
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BERORIENTASI PISA KONTEN UNCERTAINTY AND DATA Rini Setyaningsih; Latifatul Munawaroh
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.854 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.4948

Abstract

Kemampuan Literasi matematis merupakan kemampuan yang di ukur dalam PISA (Programme for International Student Assessment). Di dalam PISA terdapat empat konten matematika yaitu perubahan dan hubungan (Change and Relationship), ruang dan bentuk (Space and Shape), bilangan (Quantity), serta ketidakpastian dan data (Uncertainly and Data). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis dalam menyelesaikan soal berorientasi PISA konten uncertainty and data siswa kelas VIII dengan indikator literasi matematis yang digunakan yaitu Communication (komunikasi), Mathematising (Matematika), Representation (Representasi), Reasoning and argument (Penalaran dan argumen), Devising strategies for solving problems (Merancang strategi untuk memecahkan masalah), Using symbolic, formal, technical language and operations (Menggunakan bahasa simbolis, formal, teknis dan operasi), Using mathematical tools (Menggunakan alat matematika). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain penelitain fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah di kabupaten Sragen dengan subjek penelitian 3 siswa kelas VIII. Hasil penelitian ini antara lain siswa dengan kemampuan rendah dan sedang memiliki kemampuan literasi matematika yang tergolong belum baik. Sedangkan siswa dengan kemampuan tinggi memiliki kemampuan literasi matematis yang baik. Hal tersebut terbukti dengan hampir mampu memenuhi seluruh indikator literasi matematika.  Mathematical literacy ability is an ability that is measured in PISA (Program for International Student Assessment). In PISA there are four mathematical content, namely change and relationship (Change and Relationship), space and shape (Space and Shape), number (Quantity), and uncertainty and data (Uncertainly and Data). This study aims to describe mathematical literacy skills in solving PISA-oriented questions with uncertainty and data content of class VIII students with mathematical literacy indicators used, namely Communication, Mathematising, Representation, Reasoning and argument, Devising strategies for solving problems, Using symbolic, formal, technical language. and operations, Using mathematical tools. This research is a qualitative research with a descriptive approach and a phenomenological research design. The research was conducted in one of the schools in Sragen district with the research subjects being 3 students of class VIII. The results of this study include students with low and medium abilities who have poor mathematical literacy skills. Meanwhile, students with high abilities have good mathematical literacy skills. This is proven by almost being able to fulfill all indicators of mathematical literacy.
ETHNOMATHEMATICS UKIRAN DAYAK KENYAH Jero Budi Darmayasa; Irianto Aras; Dedy Arifaini Tharmidji; Irnovita Netiana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.791 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep matematika yang terdapat pada Ukiran masyarakat Dayak Kenyah di Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang dipilih adalah studi kasus dengan unit analisis masyarakat Dayak Kenyah yang melakukan aktivitas di wilayah Kabupaten Bulungan. Adapun informan kunci dalam penelitian ini adalah tokoh adat, tokoh masyarakat, bidang kebudayaan, serta tukang ukir, dan warga masyarakat yang memahami tentang seluk beluk ukiran Dayak kenyah. Wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data, penyajian data, data reduksi, dan pengambilan kesimpulan. Adapun temuan dari penelitian ini yaitu adanya konsep pencerminan pada ukiran Gapura Desa Tradisional, pada tameng (perisai), serta pintu rumah salah satu warga Desa Teras Nawang; Konsep titik (titik pangkal) pada ukiran dinding Balai Adat, Konsep pergeseran (translasi) pada ukiran bagian luar rumah adat, Konsep As (simetri) serta pemanfaatan konsep koordinat cartesius dalam aktivitas mengukir oleh seniman Dayak Kenyah.
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN GENDER DALAM MISSOURI MATHEMATICS PROJECT Joko Sutrisno AB
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.283 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5891

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran missouri mathematics project (MMP) dan gender terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa kelas VIII SMP Negeri 33 Bandar Lampung. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian eksperimen dengan melaksanakan pembelajaran pada dua kelas, satu kelas sebagai kelas eksperimen melalui model pembelajaran MMP dan satu kelas sebagai kelas kontrol melalui model pembelajaran ekspositori. Kedua kelas sebagai sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis data atau pengujian hipotesis menggunakan analisis varians dua jalur yang dilanjutkan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis yang menerapkan model pembelajaran MMP lebih tinggi dari yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Ditinjau dari gender, tidak ada perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan. Diketahui pula bahwa tidak ada pengaruh interaksi penerapan model pembelajaran dan gender terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Pada siswa laki-laki maupun pada siswa perempuan, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis yang menerapkan model pembelajaran MMP lebih tinggi dari yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Dengan demikian model pembelajaran MMP dapat dijadikan alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL KALKULUS INTEGRAL DALAM PEMBELAJARAN DARING Gusti Ayu Mahayukti; Putu Kartika Dewi; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; Padrul Jana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.593 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5036

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam mengerjakan soal kalkulus integral. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah 10 mahasiswa semester 2 prodi Matematika Undiksha tahun akademik 2020/2021 yang rerata skor ujian tengah semester dan ujian akhir semester kurang dari 40. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sebagai instrumen utama, sedangkan soal tes kalkulus integral, dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan ada 50% mahasiswa membuat kesalahan tipe careless errors (Ca), 60% tipe concept errors (Co), 70% tipe application errors (Ap) dan 60% tipe test taking errors (Te). Faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan kesalahan adalah kurang memahami konsep, bingung memilih teknik integrasi, dan kurang memahami soal aplikasi.
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH TAK TERSTRUKTUR (ILL-STRUCTURED PROBLEM) Mohamad Salam
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.736 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5352

Abstract

AbstrakMasalah tak terstruktur merupakan masalah yang rumit dipecahkan karena informasi yang berkaitan dengan masalah tersebut terbatas, mempunyai solusi yang banyak bahkan tidak mempunyai solusi. Sehingga memecahkan masalah seperti ini mahasiswa mengalami kesulitan dibandingkan dengan masalah terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan representasi matematis dalam menyelesaikan masalah tak terstruktur. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi representasi matematis terhadap dua subjek dari 65 mahasiswa pendidikan matematika Universitas Halu Oleo yang telah mempelajari kalkulus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi verbal dan simbolik digunakan kedua subjek untuk memecahkan masalah tak terstruktur, tetapi representasi visual tidak digunakan. Hasil lain yang diperoleh adalah kedua subjek memiliki metode yang berbeda dalam menggunakan representasi matematis untuk memecahkan masalah tak terstruktur. Terakhir, kedua subyek mengungkapkan solusi berbeda terhadap masalah tak terstruktur yang diberikan meskipun kedua solusi tersebut benar.AbstractAn ill-structured problem is a complex problem to solve because the information associated with the problem is limited, has many solutions, and does not even have a solution. So in solving problems like this, students have difficulty compared to structured problems. This study aims to analyze the application of mathematical representations in solving ill-structured problems. A qualitative approach was used to explore the mathematical representation of two subjects from 65 mathematics education students at Halu Oleo University who had studied calculus. The results showed that verbal and symbolic representations were used by both subjects to solve ill-structured problems, but visual representations were not used. Another result obtained is that the two subjects have different methods of using mathematical representations to solve ill-structured problems. Finally, the two subjects revealed different solutions to the given ill-structured problem even though both solutions were correct.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) BERBASIS LITERASI MATEMATIKA PADA MATERI SPLDV Nining Setyaningsih; Tatiana Dewi Mukodimah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.127 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5447

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) questions based on mathematical literacy are a form of questions that are still rarely found in learning in schools. This study has the aim of developing a HOTS assessment instrument based on mathematical literacy in SPLDV material. The research method uses the type of Research and Development (R&D). This study uses the characteristics of an assessment instrument to determine the ability of students in solving HOTS skills questions based on mathematical literacy, and involves students of class VIII D as the research population of 14 students. Data collection techniques include (1) preparation of instruments (2) determining instrument validity, (3) revising validator instruments, (4) applying research instruments through trials, (5) obtaining HOTS test results based on students' mathematical literacy, (6) revising instrument. The results of the validator test on the aspects of material, construction, and language are included in the very feasible category with the acquisition of a mean score of 0.94, 0.75, 0.96, and 0.96. The results of the student response questionnaire obtained quite agree about the statements related to the HOTS SPLDV questions based on mathematical literacy. The average results of the assessment development show the medium category. Based on the results of the study indicate that the development of the assessment instrument is categorized as very feasible for learning. Following up on the research results, the development of the HOTS question instrument based on mathematical literacy contributes to students in the application of contextual life
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BENTUK CERITA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Dase Erwin Juansah; Heni Pujiastuti; Rudi Haryadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.399 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5213

Abstract

Mata pelajaran matematika sangat penting dipelajari siswa, karena dalam matematika banyak permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Soal cerita matematika sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik, karena soal tersebut mengedepankan permasalahan-permasalahan real yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dalam menyelesaikan soal matematika bentuk cerita pada siswa kelas VIII SMP pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mengacu pada tes tertulis kemampuan menyelesaikan soal cerita dan tes wawancara. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah siswa SMP Negeri 3 Cilegon kelas VIII E semester genap tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 24 siswa. Dari 24 siswa akan diberikan lembar tes untuk memperoleh data berupa hasil jawaban siswa. Selanjutnya, akan dipilih 5 siswa berdasarkan jawaban yang telah diberikan untuk diwawancara., yang diambil dengan teknik purposive sampling (sampel tujuan). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal matematika berbentuk cerita dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Soal tes yang akan diberikan kepada siswa berbentuk soal cerita materi SPLDV yang terdiri dari 3 soal. Pada soal nomor 1, terdapat 24 siswa yang mampu memahami soal dengan baik yang berarti siswa mengetahui apa yang diketahui dan yang ditanyakan didalam soal, 24 siswa mampu mengerjakan soal matematika dan mengubahnya dari bentuk cerita kedalam model matematikanya, dan 20 siswa mampu melakukan perhitungan dengan benar. Pada soal nomor 2, terdapat 10 siswa yang mampu memahami soal dengan baik yang berarti siswa mengetahui apa yang diketahui dan yang ditanyakan didalam soal, 10 siswa mampu mengerjakan soal matematika dan mengubahnya dari bentuk cerita kedalam model matematikanya, dan hanya 8 siswa yang mampu melakukan perhitungan yang benar. Pada soal nomor 3, terdapat 22 siswa yang mampu memahami soal dengan baik, 22 siswa mampu mengerjakan soal matematika dan mengubahnya dari bentuk cerita kedalam model matematikanya, dan 18 siswa mampu melakukan perhitungan dengan benar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menyelesaikan soal bentuk cerita pada materi SPLDV sudah baik.
LKPD BERBASIS MIND MAPPING: UPAYA MENDUKUNG PENINGKATAN PENALARAN MATEMATIS PADA MATERI EKSPONEN DAN LOGARITMA Melinia Astri Fitrianingrum; Christina Kartika Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.419 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5501

Abstract

The lack of teaching materials that support the exponential and logarithmic learning process to improve students' mathematical reasoning abilities causes this ability to be not optimal. The purpose of research and development was to develop student worksheets based on mind mapping that was valid and feasible in supporting the improvement of mathematical reasoning on exponential and logarithmic material. The research used the ADDIE development (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This article describes only the development stage. First, the analysis phase is carried out through curriculum analysis, student characteristics, and material analysis. In contrast, the design phase is carried out with the preparation of product manufacture, the basic framework related to material, and the trial of product instruments. Next, the development stage consists of making LKPD products based on mind mapping, validation of worksheets, practicality tests, and feasibility tests of worksheets. The research subjects in the analysis stage are mathematics teachers and students, while the researcher is in the design stage. In contrast, the development stage is three experts as validators, user teachers as practitioners, and six students of SMA Negeri 1 Kembang class X in the 2021/2022 academic year. The research data were obtained through observation, documentation, interviews, and questionnaires. The study results indicate that the mind mapping-based LKPD development design has a good category. After being declared valid, the practicality test was carried out on the user teacher and claimed practical with an average score of 4.00. After being declared applicable, the feasibility test was carried out to students by distributing questionnaires and was declared very suitable for use with an average score of 4.05.
LITERASI NUMERASI SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH SEGIEMPAT DAN TRAPESIUM Julia Rahmah Ratnasari; Yayan Eryk Setiawan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.211 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5714

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi kemampuan literasi numerasi siswa pada pemecahan masalah luas segiempat dan trapesium. Siswa kelas VII disalah satu sekolah menengah pertama di Kabupaten Malang merupakan subjek dari penelitian ini. Kualitatif deskriptif digunakan sebagai metode penelitian. Jenis data yang dikumpulkan sesuai dengan hasil tes matematika pada pertanyaan pemecahan masalah luas segiempat dan trapesium. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, analisis dokumen, dan wawancara. Thematic analysis digunakan sebagai teknik analisis data, sedangkan triangulasi, member checking, dan refleksivitas digunakan sebagai validitas data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa pada soal pemecahan luas segiempat dan trapesium, yaitu siswa dapat memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah umum terkait luas dalam kehidupan sehari-hari; siswa dapat menganalisis informasi yang diperoleh dari pertanyaan dan kemudian melakukan interpretasi analitik untuk membuat prediksi dan menarik kesimpulan. Kesulitan yang mereka temui adalah kesulitan dalam memahami pertanyaan; kurangnya pemahaman siswa terhadap materi prasyarat; kesulitan dalam merumuskan strategi penyelesaian yang lengkap; dan kesulitan dalam menarik kesimpulanThe purpose of this study is to explore students' numeracy literacy skills in solving quadrilateral and trapezoidal broad problems. Grade VII students in one of the junior high schools in Malang Regency were the subjects of this study. Descriptive qualitative is used as a research method. The type of data collected corresponds to the results of mathematical tests on square and trapezoidal area problem-solving questions. Data collection techniques used include tests, document analysis, and interviews. Thematic analysis is used as a data analysis technique, while triangulation, member checking, and reflexivity are used as data validity. The results of this study show that students' numeracy literacy ability on quadrilateral and trapezoidal broad solving problems, namely that students can have the ability to solve common problems related to area in everyday life; students can analyze the information obtained from the questions and then perform analytical interpretations to make predictions and draw conclusions. The difficulty they encountered was difficulty in understanding the question; lack of student understanding of the prerequisite material; difficulties in formulating a complete settlement strategy; and difficulty in drawing conclusions.

Page 82 of 153 | Total Record : 1528