cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 458 Documents
Penyelesaian assignment problem dengan algoritma metaheuristik ant colony optimization (ACO) Herry Kartika Gandhi; Widyawati Widyawati
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i1.6494

Abstract

Assignment Problem merupakan masalah penugasan yang menyangkut penempatan para pekerja pada bidang yang tersedia agar biaya yang ditanggung dapat diminimumkan, dimana jumlah pasokan pada setiap sumber dan jumlah permintaan pada setiap tujuan adalah satu (satu pekerja menangani satu pekerjaan). PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan penghasil carton box di wilayah Kabupaten Serang Banten dimana 60% pengerjaannya masih dilakukan secara manual. Dari 6000 tenaga kerja yang dimiliki, 4500 tenaga kerja berkutat pada pekerjaan/workstation yang bersifat manual seperti pemotongan ( cutting ), pengikatan, strapping , packaging dan lain sebagainya. Sebagai salah satu industri dengan tipe job order , beban tiap – tiap pekerjaan menjadi berbeda tiap harinya. Ada kalanya beban suatu workstation meningkat tajam, dan pada waktu tertentu bisa sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali. T idak jarang tenaga kerja dipindahkan ke pekerjaan lain untuk menghindari idle job pada satu workstation . Tujuan penelitian ini adalah m enentukan usulan penugasan kelompok pekerja (grouping manpower) pada setiap job di PT. XYZ , s erta m embandingkan kinerja optimum algoritma Ant Colony Optimization (ACO) berdasarkan parameter yang ditentukan. Penelitian ini melakukan penyelesaian Assignment Problem dengan algoritma metaheuristik ACO menggunakan bantuan perangkat lunak Python. Berdasarkan proses perbandingan didapatkan parameter pembanding dengan distance terbaik 22928 adalah dengan nilai alpha=1, beta=3, rho=0.8, q=1, t0=0.01, limit=100, ant count=5 .
Pengukuran Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi Knowledge Management Tri Joko Wibowo
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.290

Abstract

PT X sedang menghadapi kendala bisnis yaitu mulai banyaknya karyawan yang akan memasuki masa pensiun. Situasi ini berpotensi akan hilangnya pengetahuan yang dimiliki oleh perusahaan, yang pada saat ini masih tersimpan di masing-masing karyawan. Oleh karenanya PT X akan mengimplementasikan knowledge management. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengukur sejauh mana faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi manajemen pengetahuan telah siap di dalam perusahaan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Desain kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada desain kuesioner yang disusun oleh Wibowo (2009). Pemilihan responden mempertimbangkan pada kompetensi karyawan, jenjang jabatan karyawan dan pengalaman kerja. Hasil analisa kuesioner menunjukkan perusahaan memiliki kesiapan dalam hal aspek komitmen manajemen puncak dan pemberian reward bagi karyawan yang melakukan sharing knowledge. Sedangkan aspek yang perlu diperbaiki adalah aspek infrastruktur teknologi informasi, metodologi proses manajemen pengetahuan, budaya dan struktur organisasi yang mendukung proses manajemen pengetahuan. Dampak perbaikan aspek tersebut adalah meningkatnya rasa ownership of problem dari para karyawan dan akan menekan jumlah karyawan yang keluar dari perusahaan atau karyawan yang akan pensiun tapi tidak melakukan sharing knowledge. 
STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH BERBASIS OLAHAN IKAN DI INDONESIA : SUATU TINJAUAN Shanti Kirana Anggraeni; Mohamad Syamsul Maarif; Sukardi Sukardi; Sapta Raharja
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2106

Abstract

Dalam menghadapi persaingan global, dibutuhkan perencanaan yang baik agar Indonesia yang memiliki ukuran pasar yang paling tinggi serta didukung dengan pasar tenaga kerja yang cukup tinggi tidak hanya menjadi target pasar, tapi juga dapat berperan sebagai pelaku. Meskipun dalam pencapaian jumlah produk olahan perikanan Unit Pengolahan Ikan (UPI) mengalami peningkatan setiap tahunnya, tetapi dalam pelaksanaannya ditemui berbagai permasalahan, antara lain ketersediaan bahan baku yang tidak dapat diperkirakan (bahan baku tersebut dipengaruhi oleh cuaca, musim, sumber daya ikan dan impor bahan baku ikan), penerapan jaminan mutu yang masih belum optimal, serta sarana dan prasarana pengolahan masih terbatas, khususnya di UPI skala UKM. Review ini bertujuan untuk mengetahui berbagai strategi pengembangan UKM agar menghasilkan UKM UPI yang mempunyai keunggulan kompetitif. Dari hasil review bebrapa penelitian, diketahui berapa strategi, riset dan analisis yang memungkinkan untuk di kaji, yaitu pengembangan dengan mengintegrasikan teori RBV dan MBV, pengembangan berdasarkan pendekatan sistem, pengembangan strategi teknologi dan inovasi, serta pengembangan berdasarkan prospektif bidang usaha tersebut di masa depan. 
Usulan Penerapan Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) untuk Mengurangi Kecelakaan Kerja di Bagian Utility (Paraxylene Storage Tank) PTIP Umyati, Ani; Sri Mariawati, Ade; Aditya, Raka
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 2 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v2i2.1494

Abstract

PTIP adalah perusahan petrokimia penghasil bahan baku dasar untuk pembuatan polyethylene. Sebelum berganti nama menjadi PTIP perusahaan ini bernama PTPPKR. PTIP memiliki tiga tangki penyimpanan paraxylene sebagai bahan baku utama yang berkapasitas hampir 10000 m3. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan di area tangki paraxylene yaitu sounding level paraxylene dan cleaning suction filter pompa paraxylene. Ada berbagai potensi bahaya di area ini dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan di area tangki paraxylene bila dilakukan dengan tidak hati-hati akan berakibat fatal bagi diri sendiri, lingkungan kerja, dan lingkungan sekitar. Untuk mengetahui potensi-potensi bahaya yang ada pada kegiatan sounding level paraxylene dan cleaning suction filter pompa paraxylene digunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC). Dari metode HIRADC dapat diketahui potensi-potensi bahaya yang akan terjadi, dampak yang ditimbulkan, dan nilai risiko dari bahaya yang ada. Bahaya yang dapat terjadi diantaranya jatuh dari ketinggian, kebakaran, kematian, hingga terjadinya ledakan yang dapat menyebabkan kerugian bagi pekerja dan perusahaan. Selanjutnya dalam menentukan pengendalian harus mempertimbangkan hirarki pengendalian mulai dari eliminasi, substitusi, pengendalian teknis, administratif, dan penyediaan alat keselamatan (APD)
OPTIMASI KEBIJAKAN PERAWATAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTRED MAINTENANCE (RCM) DAN PERENCANAAN PENGELOLAAN SUKU CADANG MENGGUNAKAN RELIABILITY CENTRED SPARES (RCS) PADA CONTINUOUS CASTING MACHINE #3 SLAB STEEL PLANT DI PT KRAKATAU STEEL, Tbk Made Shanti Sarashvati; Judi Alhilman; Nopendri Nopendri
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i2.3191

Abstract

Industri baja merupakan salah satu industri pendukung pembangunan nasional yang direncanakan oleh  pemerintah Indonesia. Permintaan baja nasional tahun 2013 mencapai 12,7 juta ton. Hal ini merupakan  tantangan bagi industri baja nasional untuk berkembang. PT Krakatau Steel merupakan satu-satunya industri nasional milik pemerintah yang bergerak di bidang produksi baja. Bisnis baja sangat berfluktuatif  dipengaruhi gejolak ekonomi dunia, akhir tahun 2012 harga baja turun sejalan dengan kelebihan suplai baja dunia oleh China.Pada tahun 2013, perusahaan memutuskan menghentikan operasi pabrik SSP (Slab Steel Plant) Karena biaya produksi slab lebih tinggi dibandingkan pembelian bahan baku slab baja impor. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) untuk mendapatkan interval waktu perawatan yang tepat. Pemilihan maintenance task berdasarkan perhitungan kualitatif menggunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan RCM Worksheet, didapatkan 1 scheduled on-condition, 5 scheduled restoration, 2 scheduled discard task dan 1 run to failure dilanjutkan perhitungan kuantitatif untuk mendapatkan interval perawatan. Selisih biaya perawatan apabila perusahaan menggunakan kebijakan maintenance usulan dibandingkan dengan kebijakan maintenance eksisting adalah Rp 12.476.379.035,01. Penelitian ini juga menggunakan metode RCS (Reliability Centered Spares) untuk memperhitungkan tingkat persediaan spare part yang harus disediakan perusahaan untuk setiap komponen kritis repairable dan non-repairable agar tidak terjadi stock out.
Analisis Kepuasan Konsumen Gula Rafinasi Dengan Pendekatan Model Kano Berdasarkan Dimensi Supply Chain Operation Reference Maria Ulfah
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 2 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i2.1540

Abstract

Pelayanan jasa pendistribusian barang/produk ke konsumen saat ini adalah salah satu hal yang penting diperhatikan oleh perusahaan. Pelayanan penditribusian produk ke konsumen adalah salah satu kunci kesuksesan suatu perusahaan, karena apabila kepuasan konsumen tidak diperhatikan maka loyalitas konsumen akan berpaling ke perusahaan lain yang mampu memenuhi kepuasannya. Maka sebagai industri pengelola harus memperhatikan dan mengembangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen/industri pengguna agar usaha bisnis rantai pasok tetap eksis, berkelanjutan dan dipercaya oleh konsumen. Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki atribut kinerja rantai pasok yang diinginkan konsumen berdasarkan hasil pemetaan pihak konsumen (industri pengguna) yang terkategori one dimensional dan must be. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian, kuesioner terdiri dari functional question dan dysfunctional question yang dikelompokkan dalam 5 dimensi Supply chain operation reference (plan, source, make, deliver dan return). Hasilnya  didapatkan 29 variabel keinginan yang dibutuhkan konsumen (responden industri pengguna) dan  dikelompokkan berdasarkan 3 kategori Kano. Hasil pengkategorian atribut dengan Kano menunjukkan bahwa masih ada atribut kinerja rantai pasok yang terkategori must be dan one dimensional, artinya masih perlu perbaikan dari pihak manajemen (industri pengelola).
ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK PERTANIAN BERBASIS CONTRACT FARMING DI KABUPATEN PASER Muhammad Reza Baihaqi; Deasy Kartika Rahayu; Anggriani Profita
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5156

Abstract

Proses-proses yang terjadi dalam rantai pasok tidak menutup kemungkinan ditemukannya berbagai risiko yang dapat mempengaruhi alur rantai pasok tidak dapat berjalan dengan lancar. Tidak terkecuali dalam rantai pasok pertanian. Untuk dapat mengurangi dan memitigasi berbagai risiko yang terjadi tersebut diperlukan adanya strategi mitigasi yang dapat mencegah berbagai risiko yang berpotensi terjadi. Tujuan penelitian ini adalah merancang strategi mitigasi risiko dalam kegiatan rantai pasok pertanian beras. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi dan analisis berbagai kemungkinan risiko yang berpotensi terjadi. Metode penyebaran kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang dihadapi oleh pelaku rantai pasok pertanian, simulasi monte carlo dilakukan untuk memprediksi demand akan kebutuhan beras, dan contract farming sebagai strategi mitigasi risiko. Hasil identifikasi dan analisis risiko yang terjadi adalah risiko permintaan (risiko yang terkait dengan perubahan permintaan dan permintaan) sebagai risiko yang dapat dikurangi. Hasil simulasi monte carlo didapatkan nilai rata-rata demand adalah 2,78. Nilai rata-rata demand tersebut akan digunakan untuk merancang strategi mitigasi risiko dalam penelitian selanjutnya. 
PENENTUAN KONDISI OPTIMUM PENGENDAPAN LIMBAH TAILING HASIL PENAMBANGAN EMAS DI DAERAH CIBALIUNG Tri Partuti; Yanyan Dwiyanti
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1a (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1a.2068

Abstract

Penentuan kondisi optimum pengendapan limbah tailing hasil penambangan emas di daerah Cibaliung telah dilakukan secara kimiawi (koagulasi-flokulasi), dengan parameter dosis koagulan (5,13 dan 10,26 ml), flokulan (2,56; 5,13; 10,26 dan 20,52 ml), kondisi pH slurry (6,5; 7,0; 7,5; 8,0; 8,5; 9,0; 9,5; 10,0 dan 10,5) serta fraksi/ukuran partikel (+100#; -100 +140#; -140 +200#; dan -200 +325#). Tailings thickening merupakan tahap awal pengolahan limbah untuk memisahkan dan mengendapkan partikel solid (slurry) yang terkandung dalam tailings sehingga mengendap di dasar tanki. Penelitian menggunakan alat Jar-Test, volume slurry 1000 ml, untuk mengatur kondisi keasaman slurry ditambahkan HCl 32%, kondisi pH awal slurry 10 dan 37% solid, saat penambahan koagulan dilakukan pengadukan selama 2 menit dengan kecepatan 145 rpm, untuk flokulan selama 5 menit dengan kecepatan 60 rpm. Endapan yang diperoleh dinyatakan dalam total padatan tersuspensi atau Total Suspended Solid (TSS). Koagulan yang digunakan adalah polyaluminium chloride (PAC) 100 ppm, sedangkan flokulan yang digunakan adalah poliakril amida (PAA) 100 ppm. Semakin banyak koagulan dan flokulan yang ditambahkan maka konsentrasi TSS semakin menurun. Kondisi optimum pengendapan adalah pada pH 8 dengan 10,26 ml koagulan PAC 100 ppm (TSS = 368 ppm) dan 20,52 ml flokulan 100 ppm (TSS = 1177 ppm). Semakin besar fraksi massa tertahan (ukuran partikel koloid semakin kecil) maka terdapat banyak partikel halus yang tidak dapat tertangkap oleh flokulan yaitu pada fraksi -325#. 
ANALISA MANFAAT BIAYA PROYEK PEMBAHARUAN UNIT PENGOLAHAN SAMPAH KOTA GRESIK DENGAN TEKNOLOGI HYDROTHERMAL Kuntum Khoiro Ummatin; Dewi Annisa Yakin; Qurrotin Ayunina MOA
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1c (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1c.2091

Abstract

Proyek pembaharuan unit pengolahan sampah kota Gresik perlu dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pengolahan sampah kota menjadi bahan bakar alternatif pengganti semen, Refused Derived Fuels (RDF). Beberapa permasalahan yang ditemukan dalam sistem pengolahan sampah saat ini, diantaranya produksi RDF hanya mencapai 1% dari target, kadar air melebihi standar, dan kalori yang kurang dari standar. Terdapat alternatif pembaharuan yakni dengan teknologi hydrothermal. Dalam penelitian ini dilakukan analisa manfaat dan biaya yang timbul akibat adanya proyek pembaharuan tersebut, sehingga dapat diketahui kelayakan investasinya. Metode yang digunakan adalah metode perbandingan manfaat dan biaya, Benefit Cost Ratio (BCR). Metode ini digunakan untuk menaksir kemanfaatan proyek, dan membandingkan dengan biaya yang timbul selama masa investasi proyek., yaitu selama 20 tahun umur mesin pengolah sampah hydrothermal dan tingkat suku bunga 12%. Dari hasil analisa diperoleh nilai manfaat total senilai Rp. 4. 968.800.000 per tahun. Sedangkan biaya yang muncul adalah biaya investasi awal senilai Rp. 13.245.898.932 dan biaya operasional & maintenance senilai Rp. 3.068.117.397. Nilai BCR yang dihasilkan dari perbandingan manfaat dengan biaya adalah 1,07. Nilai BCR yang lebih dari 1 menunjukkan proyek dapat dilaksanakan dan layak. Analisa sensitivitas menunjukkan nilai tersebut masih layak hingga tingkat suku bunga kurang dari 14%. 
Evaluasi performance management system untuk pengukuran kinerja karyawan menggunakan KPI dengan aplikasi Pro-Int (Studi kasus pada perusahaan telekomunikasi) Edna Maryani; Heri Supriatna; Asep Saepul Anwar; Zulfa Fitri Katrinasari
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 2 (2020): Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i2.8005

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan cara untuk menilai kinerja karyawan sebagai hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang pada suatu organisasi atau perusahaan, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka mencapai tujuan organisasi atau perusahaan secara legal, bermoral dan beretika. Kinerja yang telah di tentukan dengan terukur secara objektif akan menjadikan seluruh karyawan dapat berpacu untuk terus meningkatkan kwalitas kinerja sehingga dapat membentuk lingkungan kerja yang baik antara karyawan dan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi pada penerapan aplikasi Pro-Int yang telah dilakukan pada sebuah perusahaan telekomunikasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara responden dari karyawan perusahaan telekomunikasi. Berdasarkan data dari wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa pengukuran kinerja karyawan dengan aplikasi Pro-Int dapat meningkatkan kinerja karyawan. Ada pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja karyawan di lingkungan departemen HRD karena sistem pelaporan yang sangat rapi dan detail. Pengembangan diri karyawan dengan coaching dan feedback secara berkesinambungan yang dilakukan oleh atasan dan bawahan dapat membantu keberhasilan pencapaian target yang sudah ditentukan.