cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 458 Documents
Usulan pemilihan green supplier dengan metode fuzzy AHP dan fuzzy TOPSIS Putro Ferro Ferdinant; Achmad Bahauddin; Fadhela Ara Salma; Hadi Setiawan; Bobby Kurniawan
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/12823

Abstract

Permasalahan pemilihan supplier dalam pengambilan keputuasan yang melibatkan multi kriteria masih menjadi topik yang banyak dilakukan. Dalam kajian green supply chain management, kajian pemilihan green supplier menjadi salah satu topik kajian terbaru. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memiliki visi menjadi integrated smart and green campus. Untuk mendukung visi tersebut, unit UPPBJ perlu pertimbangan dalam melakukan pemilihan green supplier. Penelitian ini mengusulkan metode Fuzzy AHP untuk penilaian kriteria prioritas dalam pemilihan green supplier. Selain penentuan kriteria, penelitian ini juga mengusulkan metode Fuzzy TOPSIS dalam pemilihan alternatif supplier terbaik. Hasil penelitian diperoleh kriteria prioritas dalam green supplier adalah kriteria Fundamental dengan sub kriteria pengalaman projek. Sedangkan untuk pemilihan alternative supplier terbaik diperoleh hasil supplier A yang terpilih. Hasil pembobotan kriteria dan sub kriteria dapat dijadikan rekomendasi untuk melakukan pemilihan green supplier. 
Green strategy pada sistem produksi agroindustri kedelai di kota Cilegon Kulsum Kulsum; Ade Irman; Intan Nauroh; Evi Febianti; Akbar Gunawan; Ani Umyati; Bobby Kurniawan
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12722

Abstract

Green strategy berfokus kepada aspek lingkungan suatu organisasi perusahaan. Salah satu strategi yang digunakan adalah dengan menggunakan konsep Lean. Lean  merupakan suatu pendekatan sistematik yang digunakan untuk mengeliminasi pemborosan serta mengubah proses. Pemborosan tersebut mengakibatkan tidak tercapainya target produksi harian berdasarkan permintaan konsumen. Pemborosan tersebut kemudian diidentifikasi serta diminimasi dengan menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM) dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Objek penelitian adalah agroindustri kedelai di kota Cilegon yakni Pabrik Tahu x. Pabrik tahu x merupakan suatu industri makanan yang membuat produk berbahan dasar kedelai yaitu tahu bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis pemborosan, mengetahui urutan pemborosan, mengusulkan perbaikan yang dapat dilakukan serta mengetahui nilai process cycle efficiency (PCE). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis pemborosan dengan nilai terbesar yaitu waiting. Kemudian terdapat persentase pemborosan (waste) menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM) dari yang paling dominan yaitu waiting (19,07%), motion (17,48%), defect (17,12%), overproduction (16,79%), transportation (12,65%), inventory (10,24%) dan process (6,64%). Terdapat beberapa usulan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu membuat desain alat bantu yang berkapasitas besar dengan memberikan roda, menambah pekerja, meletakkan peralatan dekat dengan stasiun, melakukan pemantauan pada saat perendaman kedelai, membuat prosedur baku, merubah tata letak produksi. Adapun nilai Process Cycle Efficiency (PCE) yaitu 92,08% dan terjadi peningkatan sebesar 5,87%.
An application of multiple regression for predicting Turbidity of standard water quality for industrial and household consumption Yusraini Muharni; Natalia Hartono
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12411

Abstract

A multiple regression approach was applied in this study to predict the Turbidity value of standard water in a water treatment plant. Turbidity is a level of cloudiness in water due to the presence of particles or microorganisms. Turbidity in standard water did not affect human health in terms of hazardous, even though it represents poor quality water. Water treatment plants reduce the cloudiness in water by applying the chlorination process. There are three independent variables of water quality involved to predict turbidity value. They are PH, color-spectrum, and electrical conductivity. The correlation among variables was checked before conducting multiple regression. Color-spectrum has the highest correlation with turbidity. The stepwise approach remains two independent variables involved in multiple regression equation, color-spectrum and electrical conductivity with the value of   R-square equal to 0,97. Meaning that the two variables have the ability to explaining variations in turbidity up to 97 %. 
Information system improvement (Case study: Noodle Factory X, Purwokerto, Central Java, Indonesia) Raden Roro Christina; Vivi Arisandhy; Indah Victoria Sandroto; Khaterine Santika Wijaya
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12604

Abstract

A good information system would increase the company’s productivity. One of the most important thing that to be concerned was the procedures. Good and organized procedures would create company standards. Through the research data collection through interview and observation, there were 6 (six) big procedures of Noodle Factory X, Purwokerto, Central Java, Indonesia, which were Material Purchasing Procedure, Material Arrival Procedure, Material Stock Recording Procedure, Finished Good Stock Recording Procedure, Finished Good Shipping Procedure, and Finished Good Selling Procedure. PIECES Analysis were used in this research to analyze the system, including Performance, Information, Economics, Control and Security, Efficiency, and Service. The overall results were material stock counting still used manual system and it could cause human error in doing it, and it was also not real-time count. If the material stock was already real-time count, the material stock recording procedure would not interfere the production process, so it could produce on time. The receipt was still manual, without the company’s identity such as logo and name of the company. Information was not real-time produced. Report service for the management was also a bit slow. Some recommendations were given, such as giving the signature/stamp on the receipt as a proof that it was the receipt that was issued by company, try to implement a simple computerized system, improve the Big Book (for writing the stock), separate the book for material stock and finished good stock at office and at the factory.
Mitigasi risiko rantai pasok industri furniture dengan menggunakan metode house of risk di IKM Sinar Muda Maria Ulfah
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12745

Abstract

IKM Sinar Muda merupakan industri furniture yang memproduksi berbagai macam olahan kayu yang bertempat di Jalan Raya Tegal Cabe No. 06, Cilegon, Banten. Dalam aktivitas rantai pasok pada IKM Sinar Muda sering mengalami risiko yang mengganggu kegiatan rantai pasok. Tujuan Penelitian ini adalah memitigasi risiko dalam kegiatan rantai pasok IKM Sinar Muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah House of Risk (HOR). Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu terdapat 29 kejadian risiko (risk event) yang terjadi dan berpotensi terjadi yang mengganggu kegiatan rantai pasok pada industri furniture di IKM Sinar Muda. Berdasarkan nilai ARP (Aggregate Risk Potential) terdapat 2 kategori sumber risiko (risk agent) yaitu sumber risiko prioritas (A) yang berjumlah 11 dan sumber risiko non prioritas (B) yang berjumlah 13. Berdasarkan nilai ETD (Effectiveness to Difficulty Ratio), usulan mitigasi yang diprioritaskan secara berurutan yaitu membuat jadwal maintenance secara rutin,  membuat jadwal pengiriman produk lebih terstruktur, menggunakan bahan baku yang tidak lurus untuk bagian produk yang pendek, membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), membuat gudang bahan baku yang tertutup, kerjasama dengan perusahaan pengiriman, menyediakan safety stock bahan baku lebih banyak dari biasanya pada musim tertentu, membuat perjanjian dengan supplier terkait kualitas bahan baku, membuat safety stock produk jadi, komunikasi intens dengan konsumen, menyediakan ganset, melakukan pengecekan ulang sebelum proses produksi selanjutnya.
Analisa postur kerja menggunakan REBA untuk mencegah musculoskeletal disorder Nustin Merdiana Dewantari
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12298

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengukur postur kerja agar mencegah musculoskeletal disorder (MSDs) pekerja. Pekerja pada tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) bekerja mengangkut sampah dan mengolah sampah untuk 4400 kepala keluarga dengan jumlah pekerja 10 pekerja sehingga melebihi kemampuan pekerja. Penelitian dimulai dengan melakukan pengamatan pada aktivitas di TPST kemudian mengukur keluhan rasa sakit anggota tubuh menggunakan kuisioner Nordic Body Map (NBM) dan pengukuran postur kerja menggunakan worksheet Rapid Entire Body Assessment (REBA). REBA digunakan untuk mengukur postur kerja. Hasil postur kerja didapatkan nilai 10 yang memiliki arti resiko tinggi, memiliki resiko tinggi akan berbahaya sehingga perlu segera diperbaiki agar tidak terjadi MSDs. Anggota tubuh yang berkontribusi memberi nilai tinggi pada skor akhir postur kerja berturut-turut adalah punggung, kaki, leher, lengan atas, lengan bawah, pergelangan dan aktivitas yang dilakukan berulang.
Analisis perancangan cooler box berbasis termoelektrik terhadap varian penggunaan thermal paste, faktor lingkungan dan heatsink Imron Rosyadi; Haryadi Haryadi; Novreza Pratama; M Haikal Fasya; Ade Irman; Aswata Aswata; Yusvardi Yusuf
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.13040

Abstract

Thermoelectric is a semi-conductor module that is commonly used in portable cooler box because it is light, saves electricity and does not require a large space. This thermoelectric based on cooling technology design is expected to provide data and analysis results that help cooler box designers to produce the best performance The purpose of this research is to study the effect of using thermal paste, environmental factors and heatsink. The results of the study show  that testing with thermal paste obtained the best conditions with the average temperature of the cold side being -1.17 oC with the best temperature being -6.05 oC. In the test conditions in the box if proven better than the open temperature conditions with a temperature difference of 7.4 oC. In the heatsink test, there was a decrease in performance caused by the influence of the conductivity of the heatsink material, which was 4.87o C.
Pengukuran dan analisa efektivitas mesin pencetak paving menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE) Indira Kusuma Wardani; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji; Judi Alhilman
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12336

Abstract

Machine effectiveness is one of the important factors in the production process in a manufacturing company to produce goods. The paving molding machine is one of the machines used to produce black paving at PT XYZ. Based on historical data from the Engineering Maintenance Department, this machine has the highest breakdown frequency which has an impact on the low effectiveness and productivity of the machine. To overcome this problem, an analysis of the effectiveness of the paving molding machine was carried out using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method. OEE aims to analyze machine indicators, which consist of machine availability, performance efficiency, and the quality level of the machine's production. The results of the OEE analysis show that the value of the paving molding machine is 68.18% and is still below the Japan Institute of Plant Maintenance standard of 85%. Six Big Losses is used to determine the low OEE value arising from the production process, on the paving molding machine. From the results of the analysis, two dominant loss factors have the most influence on the effectiveness of the paving molding machine, namely the high value of reduced speed loss (51.92%) and idling and minor stoppages loss (23.69%). These two dominant loss factors are then analyzed using a fishbone diagram to obtain the root causes and proposed solutions.
Perancangan sistem informasi kependudukan Desa Sukamaju Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Akbar Gunawan; Ani Umyati; Kulsum Kulsum; Ade Irman Mutakin
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12771

Abstract

Kantor Desa sukamaju merupakan desa yang berada di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Selama ini dikantor Desa Sukamju pencatatan data mobilitas penduduk masih dilakukan dengan cara manual dan banyaknya penumpukan berkas berkas data penduduk sehingga pada saat diminta laporan harian bulanan maupun tahunan menjadi terlambat. Maka dari itu penulis merancang sistem informasi management penduduk dikantor Desa Sukamaju Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten untuk mengetahui primary key sebagai kode unik dan banyaknya DFD (Data Flow Diagram) dan mempermudah pembuatan laporan agar tidak terjadi keterlambatan pembuatan laporan penduduk yang diminta oleh oleh Kecamatan dan data yang dicari tidak menjadi sulit maka dari itu penulis membuat database mobilitas kependudukan dengan menggunakan Microsoft Access dan untuk pemecahan masalahnya sedangakan untuk mengetahui permasalahannya menggunakan sebuah metode tree diagram dan pengujian aspek funcionaliti dan usability untuk pengujian aplikasi berjalan dengan baik atau tidaknya dengan penyebaran kuesioner sebanyak 15 responden. Presentase kelayakan usability sebanyak 86,5%.
Usulan peningkatan kualitas pelayanan menggunakan model retail service quality Shanti Kirana Anggraeni; Elsa Aulia Hayati
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i1.12172

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat kesesuaian antara tingkat kepentingan layanan yang diberikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui prioritas dimensi dan sub dimensi pelayanan yang harus mendapat perbaikan agar tujuan perusahaan dapat tercapai. Dimensi dan sub dimensi diadaptasi dari model Retail Service Quality dan metode pengukurannya adalah metode Gap Score Retail Service Quality. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka didapatkan kesimpulan bahwa prioritas dimensi yang harus mendapat perbaikan dimulai dari dimensi personal interaction (-0.806), problem solving (-0.633), physical aspect (-0.500), reliability (-0.470), serta dimensi policy (-0.238). Selanjutnya, dari 24 subdimensi, 5 besar prioritas sub dimensi yang harus diperbaiki adalah tersedia toilet yang bersih dan nyaman (-1.050), karyawan menunjukan rasa perhatian terhadap pelanggan (-0.975), karyawan melayani keluhan pelanggan dengan cepat (-0.925), karyawan memberikan respon yang cepat tanggap dalam melayani kebutuhan pelanggan (-0.900), dan pemberitahuan mengenai program promosi melalu social media (-0.850).