cover
Contact Name
Ifah Hanifah
Contact Email
ifah.hanifah@uniku.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : 10.25134/fjpbsI
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan media publikasi ilmiah (artikel dan hasil penelitian) pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia. FON diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan. FON memiliki nomor ISSN cetak 2086-0609 dan ISSN elektronik 2614-7718.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
IDENTITAS ETNIS DALAM KARYA SASTRA INDONESIA PADA MEDIA ONLINE (CULTURAL STUDIES DALAM KAJIAN CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS) Febria, Rhani; Piliang, Wilda Srihastuty Handayani
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i1.9325

Abstract

ABSTRAK:Karya sastra yang dikontruksi budaya disebut juga identitas etnis. Beberapa aspek membentuk identitas etnis, yaitu: (1) identitas diri sendiri; (2) pengetahuan tentang budaya etnis (tradisi, adat istiadat, nilai, dan perilaku); dan (3) perasaan bahwa seseorang termasuk dalam kelompok etnis tertentu. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mengkonstruksikan elemen struktural cerpen melalui pendekatan cultural studies yang menggunakan critical discourse analysis (CDA). Tujuan dari penelitian ini untuk memperluas pemahaman kita tentang fenomena identitas etnis dengan melihat identitas etnis sebagai refleksi sejarah atau kontruksi sosial, serta bagaimana hubungan kuasa dibangun dalam teks. Metode pengumpulan data terdiri dari mengunduh cerpen dari media online, yang kemudian dideskripsikan, dianalisis, dan ditafsirkan sesuai dengan elemen struktural cerpen, identitas etnis, dan CDA. Identitas etnis dilihat pada tahap CDA melalui komponen linguistik melalui tata bahasa dan praktik wacana berupa produksi dan konsumsi teks, serta relasi kuasa berupa dinamika antar karakter, setting cerita, dan tema yang diangkat, diantaranya konflik interpersonal, penindasan dan diskriminasi, serta asimilasi etnis antara kelompok mayoritas dan minoritas.KATA KUNCIIdentitas Etnis; Cultural Studies; Critical Discourse Analysis; Relasi Kuasa ETHNIC IDENTITY IN INDONESIAN LITERARY WORKS IN ONLINE MEDIA(CULTURAL STUDIES IN CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS)ABSTRACT:Literary works that are constructed by culture are also called ethnic identities. Several aspects form ethnic identity, namely: (1) one's own identity; (2) knowledge of ethnic culture (traditions, customs, values, and behavior); and (3) the feeling that one belongs to a particular ethnic group. Qualitative methods are used in this research to construct the structural elements of short stories through a cultural studies approach that uses critical discourse analysis (CDA). The aim of this research is to expand our understanding of the phenomenon of ethnic identity by viewing ethnic identity as a reflection of history or social construction, as well as how power relations are built in texts. The data collection method consists of downloading short stories from online media, which are then described, analyzed and interpreted according to the short story's structural elements, ethnic identity and CDA. Ethnic identity is seen at the CDA stage through linguistic components through grammar and discourse practices in the form of text production and consumption, as well as power relations in the form of dynamics between characters, story settings, and themes raised, including interpersonal conflict, oppression and discrimination, and ethnic assimilation between groups. majority and minority.KEYWORDSEthnic Identity; Cultural Studies; Critical Discourse Analysis; Power Relations
TEKNIK PEMODELAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PROPOSAL RESEARCH Heryadi, Dedi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i2.9345

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis proposal penelitian. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan eksperimen pembelajaran kepada dua kelompok mahasiswa melalui pembelajaran online. Pembelajaran dilaksanakan `empat belas kali pertemuan. Produk dari proses pembelajaran yaitu setiap mahasiswa dapat menghasilkan proposal research yang diserahkan kepada instruktur. Setiap proposal dievaluasi berdasar pada rubrik penilaian. Hasil penilaian dieksplisitkan dalam bentuk skor dengan rentang 10 -  100. Kemudian, dianalisis dengan menggunakan teknik statistika uji beda antara sebelum dangan sesudah pembelajaran, dan antara kelompok mahasiswa yang diberi perlakuan pembelajaran. Hasilnya, diketahui bahwa kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal research mengalami kenaikan yang signifikan. Hasil yang diperoleh  menunjukan bahwa teknik pemodelan memiliki efektivitas yang baik dalam pembelajaran menulis proposal research.KATA KUNCI: kemampun menulis,  proposal research,  teknik pemodelan, pembelajaran menulis> MODELING TECHNIQUES IN LEARNING TO WRITE RESEARCH PROPOSALS  ABSTRACT: This study aims to determine the effectiveness of modeling techniques in learning to write research proposals. To achieve this goal, a learning experiment was carried out for two groups of students through online learning. Learning was carried out 'fourteen meetings. The product of the learning process is that each student can produce a research proposal that is submitted to the instructor. Each proposal is evaluated based on an assessment rubric. The assessment results are explicit in the form of scores with a range of 10 - 100. Then, it was analyzed using statistical techniques to test the difference between before and after learning, and between groups of students who were given learning treatment. As a result, it is known that students' ability to prepare research proposals has increased significantly. The results obtained show that the modeling technique has good effectiveness in learning to write research proposals.KEYWORDS: writing skills, research proposals, modeling techniques, writing learning
STRATEGI TUTUR PEJABAT NEGARA DALAM WAWANCARA YOUTUBE PERSPEKTIF ANALISIS WACANA KRITIS Pitaloka, Hersila Astari
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i1.9349

Abstract

ABSTRAK: Artikel ini bertujuan untuk memaparkan analisis wacana kritis pada tuturan pejabat publik dalam wawancara di konten Youtube. Jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dianalisis menggunakan model analisis wacana kritis yang diadaptasi dari Norman Fairclough, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi informasi mempengaruhi pola penyampaian informasi yang ada di masyarakat. Media massa resmi, awalnya, menjadi pusat informasi dan alat kontrol sosial. Namun, di era teknologi ini, masyarakat bisa dengan mudah menjadi sumber informasinya sendiri. Salah satu platform yang digunakan saat ini adalah Youtube. Tidak hanya masyarakat umum, Youtube juga dimanfaatkan oleh pejabat negara untuk menyampaikan informasi. Akan tetapi, pejabat negara tentu memiliki tujuan, yakni pembentukan citra politik. Hasil analisis wacana kritis menemukan tujuh strategi tuturan yang digunakan, yaitu (1) penegasan dengan deskripsi diri, (2) penegasan dengan analogi, (3) penggunaan pertanyaan retoris, (4) pemberian penjelasan, (5) pemaparan program, (6) pemberian persetujuan dengan alasan, dan (7) pemberian jawaban normatif. Berdasarkan hasil penelitian, keseluruhan strategi tersebut memiliki modusnya masing-masing, yang dikelompokkan menjadi 3, yakni (1) penggambaran citra positif, (2) pembentukan citra untuk meminta dukungan, dan (3) penjelasan kesalahpahaman masyarakat.KATA KUNCI: Analisis wacana kritis; ; citra politik; media massa ; modus tuturan; Youtube  SPEECH STRATEGIES OF STATE OFFICIALS IN YOUTUBE INTERVIEWS CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS PERSPECTIVEABSTRACT: This article aims to describe critical discourse analysis on the speeches of public officials in interviews on Youtube content. The type and research approach used is descriptive qualitative. The data were analyzed using a critical discourse analysis model adapted from Norman Fairclough, namely description, interpretation and explanation. The results of the study indicate that the development of information technology influences the scheme of information delivery in society. Initially, the official mass media became a center of information and a means of social control. However, in this technological era, people can easily become their own source of information. One of the platforms used today is Youtube. Not only by the public society, Youtube is also used by state officials to convey information. However, state officials certainly have a goal, namely the formation of a political image. The results of critical discourse analysis found seven strategies of speech in interview, namely (1) affirmation with self-description, (2) affirmation with analogy, (3) use of rhetorical questions, (4) giving explanations, (5) program presentations, (6) giving approval with reasons, and (7) providing normative answers. Based on the results of the research, all of these schemes have their respective modes, which are grouped into 3, namely (1) depicting a positive image, (2) forming an image to ask for support, and (3) explaining people's misunderstandings.KEYWORDS: critical discourse analysis; ; political image; mass media; ; Youtube
TOPONIMI KAMPUNG DI KABUPATEN ACEH UTARA: SEJARAH DAN STRUKTUR BAHASA Istiqamah, Istiqamah; Muna, Hayatul
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i1.9386

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan toponimi kampung di Kabupaten Aceh Utara yang ditinjau dari sejarah/asal usul dan struktur bahasa. Metode penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah mereduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toponimi kampung di kabupaten Aceh Utara ditemukan beberapa kategori, yaitu 1) berdasarkan unsur air, artinya nama kampung yang maknanya berhubungan dengan air, yakni kampung Laga Baro, 2) unsur geografis, , artinya nama kampung yang maknanya berhubungan dengan rupabumi, yakni: Kampung Bluka Teubai, Meunasah Kulam, Ulee Barat, Cot Seumiyong, Lhok Jok, dan Cot U Sibak, 3) lingkungan alam, yang terdiri dari: a) tumbuhan, yakni; kampung Geulumpang Sulu Timu, Meuria, Uteuen Geulinggang, Bangka Jaya, Kuta Glumpang, Beuringen, Murong, Mancang, b) tempat atau bangunan, yakni: Lancang Barat, Meunasah Blang c) kondisi alam, yakni: Krueng Mate, Bintang Hu, dan d) letak arah mata angin, yakni: Lancang Barat, Geulumpang Sulu Timu, terakhir 4) unsur budaya, artinya nama kampung yang maknanya berhubungan dengan aspek kebudayaan dalam masyarakat, yakni Kampung Guha Uleu. Sebaliknya, pola pembentukan nama kampung banyak ditemukan dalam bentuk polimorfemik, seperti Bintang Hu, Meunasah Mancang, Cot U sibak dan lain sebagainya. Dengan perolehan data tersebut dapat disimpulkan bahwa toponimi beberapa kampung di aceh utara memiliki 4 kategori unsur dan memiliki pembentukan kata secara morfologis.KATA KUNCI: Antropolinguistik; Masyarakat; Struktur Bahasa; Toponimi Kampung. VILLAGE TOPONYMY IN NORTH ACEH REGENCY: THE HISTORY AND LANGUAGE STRUCTURES ABSTRACT: This research is aimed to describe village toponymy in North Aceh, viewed from its history and language structures. The research method used in this research was descriptive qualitative. The data were collected through interview and documentation. The data were analyzed through some steps, namely; data reduction, data display and verification. Credibility, transferability, reliability, and confirmability tests were done to verify the validity of the data. The result of this research showed that there were some classifications of toponymy in North Aceh, including; 1) hydrological elements, it meant that the meaning of village names was related to water, such as Kampung Laga Baro. 2) Geographical elements, it referred to the village whose name was corresponded with topographical, such as Kampung Bluka Teubai, Meunasah Kulam, Ulee Barat, Cot Seumiyong, Lhok Jok, and Cot U Sibak. 3) Natural environment elements were divided into four; a) plant, such as kampung Geulumpang Sulu Timu, Meuria, Uteuen Geulinggang, Bangka Jaya, Kuta Glumpang, Beuringen, Murong, Mancang, b) Place and building, such as Lancang Barat, Meunasah Blang,c) Natural conditions, such as Krueng Mate, Bintang Hu, and d) Compass point, such as Lancang Barat, Geulumpang Sulu Timu. 4) Cultural element, it meant that the meaning of village names was referred to cultural aspects in society, such as Kampung Guha Uleu. Hence, the name of village was found dominantly in the forms of polimorfemic words, such as Bintang Hu, Meunasah Mancang, Cot U Sibak etc. Thus, it can be concluded that the toponymy of the village in the northern Aceh has 4 categories and posses the process of word formation morphologically. KEYWORDS: Antropolingustics; society; Language Structures; Village Toponymy.
PENGUASAAN KALIMAT PADA ANAK HAMBATAN NEUROLOGIS DI SLB NEGERI BRANJANGAN JEMBER Kamiliyah, Zakiyah; Prasetyoningsih, Luluk Sri Agus; Arief, Nur Fajar
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i1.9409

Abstract

ABSTRAK: Seseorang dapat berkomunikasi dengan baik dan benar terhadap lingkungan sekitarnya apabila bisa menggunakan kalimat yang utuh dan mempunyai makna. Oleh karena itu, persyaratan yang harus dipenuhi dalam berkomunikasi yang baik adalah menguasai kalimat sehingga dapat diaplikasikan dalam berkomunikasi. Penguasaan kalimat merupakan penguasaan yang penting untuk dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penguasaan kalimat pada siswa tunagrahita dan siswa down syndrome. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Anak hambatan neurologis khususnya siswa tunagrahita dan siswa down syndrome di SLB Branjangan Jember merupakan sumber data penelitian ini, sedangkan datanya diambil dari kalimat-kalimat yang dihasilkan oleh anak hambatan neurologis dalam bentuk lisan dan tulis. Adapun hasil penelitian ini ditemukan penguasaan kalimat pada siswa tunagrahita dalam bentuk lisan adalah kalimat tunggal, kalimat majemuk, kalimat berita, dan kalimat perintah. Sedangkan dalam bentuk tulis adalah kalimat tunggal, kalimat majemuk, dan kalimat berita. Adapun penguasaan kalimat pada siswa down syndrome dalam bentuk lisan adalah kalimat tunggal dan kalimat berita. Sedangkan dalam bentuk tulis adalah kalimat tunggal dan kalimat berita.KATA KUNCI: Down syndrome; penguasaan kalimat; tunagrahitaSENTENCE MASTERY IN CHILDREN WITH NEUROLOGICAL BARRIERS AT BRANJANGAN STATE SLB JEMBER ABSTRACT: person can communicate well and correctly with the surrounding environment if they can use sentences that are complete and have meaning. Therefore, the requirement that must be met in good communication is to master sentences so that they can be applied in communication. Sentence mastery is an important mastery to have. Therefore, this research aims to describe and explain sentence mastery in mentally retarded students and Down syndrome students. This research is a qualitative descriptive study. Children with neurological disabilities, especially mentally retarded students and Down syndrome students at SLB Branjangan Jember, are the data sources for this research, while the data is taken from sentences produced by children with neurological disabilities in oral and written form. The results of this research found that mentally retarded students' mastery of sentences in spoken form were single sentences, compound sentences, news sentences, and command sentences. Meanwhile, in written form there are single sentences, compound sentences and news sentences. The sentence mastery of Down syndrome students in oral form is single sentences and news sentences. Meanwhile, in written form, it is a single sentence and a news sentence.KEYWORD: Down syndrome; sentence mastery; mentally disabled
DESAIN PENGEMBANGAN MODEL CR2C (CONSTRUCTIVE RESPONSIVE READING COMPREHENSION) BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM MEMBACA PEMAHAMAN DI PERGURUAN TINGGI Hamidah, Ida; Sastromiharjo, Andoyo; Mulyati, Yeti; Damaianti, Vismaia Sabariah
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i1.9473

Abstract

ABSTRAK: Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki kemampuan membaca yang rendah. Keterampilan abad 21 berorientasi pada segala hal yang bersifat digital, begitupun dalam hal membaca di kalangan mahasiswa. Model CR2C (Constructive Responsive Reading Comprehension) merupakan suatu model membaca interaktif yang diselaraskan dengan strategi membaca pemahaman responsif konstruktif dalam teks digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Teknik analisis data yang digunakan adalah Model Miles dan Huberman dengan (collection, reduction, display, dan conclusion drawing/ veryfiying). Penelitian ini menghasilkan suatu analisis kebutuhan yaitu kebutuhan/keperluan (necessities), kekurangan (lacks), dan keinginan (Wants). Hasil yang diproleh dari penelitian ini adalah kemampuan memahami teks digital mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan yang berada pada kategori sangat rendah (5.48). Kompetensi pemahaman tertinggi terletak pada pemahaman literal pemahaman terendah terletak pada pemahaman apresiasi. Berdasarkan data yang diproleh, belum ada model yang mengarahkan mahasiswa untuk menjelajahi ruang informasi dan hyperlink di internet , begitupun dengan panduan menemukan dan menentukan suatu sumber yang relevan dan terpercaya. Dari hasil tersebut disusunlah suatu sintaks model beserta deskripsi langkah-langkahnya sebagai produk yang nanti bisa dikembangkan lagi oleh peneliti lain.KATA KUNCI: Analisis kebutuhan; Desain Model CR2C; Membaca Pemahaman; Literasi Digital. > DESIGN DEVELOPMENT OF THE CR2C (CONSTRUCTIVE RESPONSIVE READING COMPREHENSION) MODEL BASED ON DIGITAL LITERACY IN READING COMPREHENSION IN UNIVERSITIESABSTRACT: Indonesia is one of the countries that have low reading ability. 21st century skills are oriented to all things digital, as well as in terms of reading among students. The CR2C (Constructive Responsive Reading Comprehension) model is an interactive reading model that is aligned with a constructive responsive reading comprehension strategy in digital texts. The method used in this research is Research and Development (R&D) with a 4D model development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The data analysis technique used is the Miles and Huberman model with (collection, reduction, display, and conclusion drawing/very fiying). This research produces a needs analysis, namely needs, deficiencies, and wants. The results obtained from this study are the ability to understand digital texts of Indonesian Language and Literature Education students at Kuningan University which is in the very low category (5.48). The highest comprehension competence lies in literal understanding, the lowest understanding lies in appreciation understanding. Based on the data obtained, there is no model that directs students to explore the information space and hyperlinks on the internet, as well as a guide to finding and determining a relevant and reliable source. From these results, a syntax model along with a description of the steps was compiled as a product that could later be developed by other researchers.KEYWORDS: Needs analysis; CR2C Model Design; Reading Comprehension; Digital Literacy
Penggunaan Media Multi Modal dalam Menumbuhkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Siswa SMP Cibro, Leny; Indriyanto, Kristiawan; Purba, Cristin Agustina
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i2.10223

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan tentang penggunaan media pembelajaran audio visual dalam keterampilan menulis teks deskripsi siswa serta untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Pangeran Antasari . Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Penerapan media pembelajaran audio visual dalam pembelajaran menulis teks deskripsi siswa Kelas VII SMP Pangeran Antasari, kota Medan dilakukan dalam dua siklus dan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Terjadi peningkatan dalam prose belajar. Siswa terlihat lebih antusias dan aktif bertanya serta berdiskusi. Saat proses penulisan, siswa lebih terfokus pada pekerjaannya. (2). Penerapan media audio visual sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP-2 Pangeran Antasari, kota Medan. Efektivitas ini dapat dilihat dari peningkatan dalam bentuk nilai. Peningkatan tersebut terjadi dari nilai rata-rata menulis deskripsi pratindakan hingga siklus II. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa 62,5, siklus I nilai rata-ratanya 67,19, dan siklus II sebesar 78 88.KATA KUNCI: Penggunaan; Media Audio Visual; Menulis Teks Deskripsi> ABSTRACT: This study aims to describe the use of audio-visual learning media in students' descriptive text writing skills as well as to determine the effectiveness of the use of audio-visual learning media in improving the skills of writing descriptive texts for grade VII students of Pangeran Antasari Junior High School. This research is a Class Action Research which is carried out in 2 cycles. The results of the study show that (1). The application of audio-visual learning media in learning to write descriptive texts for Grade VII students of Pangeran Antasari Junior High School, Medan city is carried out in two cycles and is able to create active and fun learning. There was an increase in the learning process. Students looked more enthusiastic and actively asked questions and discussed. During the writing process, students are more focused on their work. (2). The application of audio-visual media is very effective in improving the skills of writing description texts for grade VII students of SMP-2 Pangeran Antasari, Medan city. This effectiveness can be seen from the increase in value. The increase occurred from the average score of writing pre-action descriptions to cycle II. In the pre-action stage, the average score of students was 62.5, the average score of the first cycle was 67.19, and the second cycle was 78 88.KEYWORDS: Usage; Audio Visual Media; Writing Descriptive Text
KAJIAN ETNOPEDAGOGI PADA CERITA RAKYAT IKAN DEWA DI KABUPATEN KUNINGAN Rohaedi, Edi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i2.10248

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cerita rakyat ikan dewa yang berada di Kabupaten Kuningan. Cerita rakyat ikan dewa dikaji dengan pendekatan etnopedagogi, dengan menggunakan pandangan hidup manusia Sunda atau moral kemanusiaan sebagai bahan kajiannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskrriptif, data penelitian adalah cerita rakyat ikan dewa yang bersumber dari lapangan, observasi, dokumentasi dan wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data dan deskripsi analisis digunakan untuk mengolah data dengan menerapkan pendekatan etnopedagogi Sunda yang terfokus pada pandangan hidup manusia Sunda atau moral kemanusiaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan  bahwa 1) manusia harus mempunyai rasa iman terhadap takdir bahwa manusia adalah makhluk Tuhan. yang harus mentaati perintah Tuhan; 2) manusia harus berbakti dirinya kepada Tuhan dengan cara menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya;  3) manusia harus mempunyai self- harga diri yang dibuktikan dengan adanya rasa tanggung jawab, kejujuran, kehati-hatian dalam berjalan, sikap tersebut dapat meningkatkan harga diri manusia itu sendir; , 4) manusia harus mampu menjaga dan merawat alam; 5) manusia harus bisa membedakan mana yang menjadi haknya dan mana yang menjadi hak orang lain;  6 ) manusia harus bisa silih asih, silih asah dan silih asuh dengan sesama manusia lainnya; 7) dalam mengejar kepuasan batin, manusia harus mempunyai rasa ikhlas dan syukur dalam dirinya; 8) dalam cerita itu pun manusia diajarkan bagaimana dirinya dapat memanfaatkan waktu dengan bijak, dan; 9) ikhlas dan syukur nilai yang harus dimiliki manusia dalam mengejar kepuasan lahir batin. Nilai etnopedagogi merupakan salah satu sumber untuk memperkuat karakter bangsa.KATA KUNCI: 1. cerita rakyat ikan dewa ;2. etnopedagogi; 3. kuningan.> ETHNOPEDAGOGICAL STUDY OF FOLK STORIES IKAN DEWA IN KUNINGAN DISTRICTABSTRACT: This research aims to examine the folklore of the god fish in Kuningan Regency. The fish god folklore is studied using an ethnopedagogical approach, using the Sundanese human outlook on life or human morals as the study material. This research is qualitative research with a descriptive approach, the research data is the fish god folklore sourced from the field, observation, documentation and interviews are used as data collection techniques and analytical descriptions are used to process the data by applying a Sundanese ethnopedagogical approach which focuses on the Sundanese human outlook on life. or human morals. The results of this research show that 1) humans must have a sense of faith in destiny that humans are God's creatures. who must obey God's commands; 2) humans must dedicate themselves to God by carrying out his commands and avoiding his prohibitions;  3) humans must have self-esteem as evidenced by a sense of responsibility, honesty, caution in walking, this attitude can increase the self-esteem of humans themselves; , 4) humans must be able to protect and care for nature; 5) humans must be able to differentiate between what is their right and what is someone else's right;  6) humans must be able to show compassion, compassion and care for other humans; 7) in pursuing inner satisfaction, humans must have a sense of sincerity and gratitude within themselves; 8) in this story humans are taught how they can use their time wisely, and; 9) sincerity and gratitude are the values that humans must have in pursuing inner and outer satisfaction. Ethnopedagogical values are one source for strengthening national character.KEYWORDS: 1. etnopedadogical ; 2. folklore ikan dewa; 3. kuningan
RESEPSI MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR TERHADAP NOVEL HABIBIE & AINUN Purwaningsi, Utari; Rapi, Muhammad; Juanda, Juanda; Afandi, Iswan
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i2.10251

Abstract

ABSTRAK: Dalam konteks pengajaran dan pembelajaran di lingkungan akademis, novel Habibie & Ainun menawarkan peluang yang substansial untuk menganalisis kompleksitas hubungan personal, sejarah, dan konteks sosial-politik yang memengaruhi kehidupan kedua tokoh utama. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons serta tanggapan mahasiswa terhadap novel "Habibie & Ainun" sebagai bagian integral dari pengajaran dan pembelajaran bahasa serta sastra Indonesia di lingkungan perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mixed method desain eksplanatori yang mengintegrasikan elemen kuantitatif dan kualitatif, bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai respons mahasiswa. Mayoritas responden memiliki ekspektasi sebelum membaca novel Habibie & Ainun dan merasa terhubung dengan karakter utama, menunjukkan pengaruh penggambaran tokoh. Latar dan konteks waktu dalam novel mempengaruhi pemahaman mahasiswa, sementara pemahaman bahasa memfasilitasi keterlibatan mereka. Alasan penerimaan mahasiswa membaca novel ini adalah dampak emosional, daya tarik pesan inspiratif, dan relevansi sejarah, sementara horizon pembaca mencakup dedikasi, pandangan hidup, dan pengaruh positif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia dengan mengungkap cara mahasiswa merespons dan mengaitkan karya sastra dengan realitas sejarah dan sosial, memberikan wawasan tentang efektivitas pengajaran sastra dalam membentuk pemahaman budaya dan sejarah, serta menawarkan pandangan tentang peningkatan pendekatan tersebut sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era kontemporer.KATA KUNCI: Mahasiswa; Novel Habibie & Ainun; Pengajaran Sastra; Resepsi Sastra; Respons Pembaca> RECEPTION OF INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE STUDENTS MAKASSAR STATE UNIVERSITY TOWARDS THE NOVEL HABIBIE & AINUN ABSTRACT: In the context of teaching and learning in an academic environment, the novel Habibie & Ainun offers substantial opportunities to analyze the complexity of personal relationships, history, and socio-political contexts that influence the lives of the two main characters. This research aims to evaluate students' responses to the novel "Habibie & Ainun" as an integral part of teaching and learning the Indonesian language and literature in a university environment. The method used in this research is a mixed-method approach to explanatory design, which integrates quantitative and qualitative elements, aiming to gain a more comprehensive understanding of student responses. The majority of respondents had expectations before reading the novel Habibie & Ainun and felt connected to the main character, showing the influence of the character's depiction. The setting and time context in the novel influence students' understanding, while understanding the language facilitates their engagement. The reasons for accepting students to read this novel are the emotional impact, the appeal of the inspirational message, and historical relevance. At the same time, the reader's horizon includes dedication, outlook on life, and positive influence. This research makes an essential contribution to the development of higher education in Indonesia by revealing how students respond to and linking literary works with historical and social realities, providing insight into the effectiveness of literature teaching in forming cultural and historical understanding, and offering views on improving this approach according to student needs in the contemporary era.KEYWORDS: Student; Novel Habibie & Ainun; Literature Teaching; Literary Reception; Reader Response.
Representasi Perempuan dalam Pemberitaan Puan & Megawati di Instagram (AWK Sara Mills) Kusumawati, Kurnia; Kusumaningsih, Dewi; Wicaksana, Muhlis Fajar
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i2.10258

Abstract

ABSTRAK: Kehadiran kembali perempuan dalam pemberitaan politik di instagram selalu menjadi pembahasan yang populer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apa saja bentuk jenis-jenis representasi yang digunakan dalam pemberitaan dan pola bahasa yang terbentuk dari kolom deskripsi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik literature (dibacam ditandai, dan dicatat) dipergunakan untuk mengumpulkan data. Sumber data diambil dari kolom deskripsi yang terdapat pada unggahan instagram berisi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di akun resmi media sosial instagram Kompas.com. Hasil penelitian ini kalimat dalam pemberitaan yang dianalisis menggunakan ilmu analisis wacana kritis Sara Mills yang dibagi menjadi 3 posisi, yaitu : posisi subjek-objek, posisi pembaca, dan posisi media. Selain itu, ditemukan 25 data yang masing-masing dikategorikan ke dalam berbagai jenis representasi seperti representasi nama, representasi kata ganti, representasi jabatan, dan representasi kekerabatan.KATA KUNCI: Representasi Perempuan; Sara Mills; analisis wacana kritis> Women's Representation in Puan & Megawati's News on Instagram (Critical discourse analysis Sara Mills)ABSTRACT: The reappearance of women in political reporting on Instagram has always been a popular topic of discussion. The aim of this research is to explain the types of representation used in reporting and the language patterns formed from the description column of Puan Maharani and Megawati Soekarnoputri's reporting on Instagram. This research use desciptive qualitative approach. Literature techniques (read, marked and recorded) were used to collect data. The data source was taken from the description column contained in the Instagram upload containing news about Puan Maharani and Megawati Soekarnoputri on the official Instagram social media account Kompas.com. The results of this research are sentences in the news that are analyzed using Sara Mills' critical discourse analysis science which is divided into 3 positions, namely: subject-object position, reader position, and media position. In addition, 25 data were found, each of which was categorized into various types of representation such as name representation, pronoun representation, position representation, and kinship representation.KEYWORDS: women representation; Sara Mills; political discourse, Critical Discourse Analysis 

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 21 No 1 (2025): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 2 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 1 (2022): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17 No 1 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16, No 1 (2020): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): Jurnal FON Vol 12, No 1 (2018): Jurnal FON Vol 12, No 1 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 2 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 7, No 2 (2015) Vol 7, No 2 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 5, No 2 (2014) Vol 5 No 2 (2014) Vol 4, No 1 (2014) Vol 3, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2012) More Issue