cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 366 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SERTA CARA BERPIKIR KRITIS SISWA Angkareda, Gindastri; Talib, Erika I.; Bito, Nursiya
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17407

Abstract

Kemampuan berpikir kritis memungkinkan individu untuk menganalisis serta mengintegrasikan informasi guna memecahkan masalah dalam konteks tertentu. Salah satu pendekatan yang berpotensi mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu Model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan pemahaman matematis serta cara berpikir kritis pada siswa menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jumlah sampel yang terlibat adalah 20 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tilamuta, instrumen yang digunakan antara lain modul ajar, LKPD. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah di lakukan, terdapat 20 siswa yang telah mengikuti tes tersebut Rentang nilai yang diperoleh siswa cukup bervariasi, dengan adanya peningkatan skor rata-rata dari siklus 1 ke siklus 2 ditunjukkan bahwa sebagian besar siswa mendapatkan skor di kisaran 40-60. Beberapa siswa menunjukkan performa yang cukup baik dengan memperoleh nilai di atas 55. Di sisi lain, terdapat beberapa siswa yang memperoleh nilai di bawah 40.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN CONGKLAK DENGAN APLIKASI DIGITAL MANCALA Putri, Sekar Tyas Maulia; Wulandari, Andhika Ayu
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17536

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa congklak merupakan salah satu permainan tradisional yang mengandung banyak konsep matematika. Namun, di era digital saat ini, telah banyak tersedia media digital yang lebih modern dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur matematika yang terdapat dalam aplikasi digital Mancala, yang merupakan versi digital dari permainan congklak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui eksplorasi langsung terhadap fitur-fitur dalam aplikasi Mancala, termasuk alat permainan dan cara bermainnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis domain, tanpa pembatasan pada jenis konsep matematika yang dieksplorasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai konsep matematika dalam aplikasi digital Mancala, antara lain: bangun datar, peluang, arah busur, serta operasi penjumlahan dan pengurangan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa aplikasi digital Mancala memiliki potensi sebagai salah satu media pembelajaran matematika yang kontekstual dan menarik, terutama dalam mengenalkan konsep-konsep dasar secara interaktif dan berbasis budaya.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS V SDK MABHAMBAWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN VI Goan, Bonevantura; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17547

Abstract

Penelitian bertujuan  guna mengetahui kemampuan siswa menyelesaikan soal  numerasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) siswa kelas V SDK Mabhambawa melalui program kampus mengajar angkatan 6 yang meliputi pemahaman konsep bilangan. Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dengan subyek penelitian adalah siswa kelas V SDK Mabhambawa yang terdiri atas 18 siswa dengan instrumen soal AKM 20 nomor dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melihat hasil AKM dan wawancara Penelitian dengan Analisis data mencakup tahap dan pengumpulan data, redeksi data, penyajian informasi dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan peneliti ialah Materi yang dikuasai oleh semua siswa ialah materi membandingkan dua pecahan, termasuk membandingkan bilangan cacah dan pecahan berada pada kategori tinggi dengan persentase 89%. Sedangkan untuk kategori materi yang merasa sulit dikerjakan oleh siswa ialah materi tentang Mengidentifikasi ciri-, ciri segibanyak, segitiga, segiempat, serta lingkaran berada pada kategori rendah dengan persentase 28%. Jika dilihat dari rata-rata hasil numerasi AKM kelas dengan jumblah18 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan pendekatan yang komprehensif dan sinergi antara berbagai pihak sangat perlu untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa secara optimal. Penelitian yang telah dilakukan bisa dijadikan acuan bagi guru serta pihak sekolah dalam mengembangkan strategi  pembelajaran agar semakin efektif guna meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Kesimpilan  yang didapatkan menjadi dua yaitu materi yang dikuasi dan yang sulit untuk siswa, penilaian ini didasarkan pada indikator numerasi dalam AKM yang menunjukan jika kemampuan numerasi siswa berada pada kategori sedang dengan persentase 67%.  
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA NAGEKEO DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Latong, Jefrianus; Wewe, Melkior; Bela, Maria Editha; Tali Wangge, Maria Carmelita
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17548

Abstract

Eksplorasi Etnomatematika Nagekeo dalam pembelajaran matematika mempunyai hubungan yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Matematika tercermin dalam budaya karena banyaknya aktivitas manusia yang berhubungan dengan prinsip-prinsip matematika dalam keseharian. Setiap budaya memiliki cara unik dalam menerapkan konsep matematika. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kebudayaan Nagekeo dengan konsep yang begitu menarik yang ditemukan pada Po,o Kose (Nasi Bambu), dan Te,e (Tikar). Penelitian ini dilakukan di Boawae, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif yang melakukan dengan beberapa tahapan seperti sumber informasi yang di dapatkan oleh peneliti melalui meliputi data, wawancara, dokumentasi, serta referensi dari berbagai sember, dan subjek dalam penelitian ini merupakan masyarakat Nagekeo yang memiliki keahlian pada bidangnya (Po,o Kose dan Te,e).  Hasil penelitian menggungkapkan bahwa dalam pembuatan Po,o Kose dan Te,e eksplorasi matematika menggabungkan bangun ruang dalam bentuk tabung dan bangun datar dalam bentuk persegi, sehingga membentuk sebuah hasil karya sesuai denga apa yang diharapkan oleh para masyarakat pada umumnya. Dengan adanya penelitian ini peneliti melihat jelas bahwa budaya bisa di jadikan sebagai cara terbaik untuk meningkatkan potensi belajar siswa pada bidang pendidikan matematika. 
PENGEMBANGAN MEDIA FLASHAR PADA PELAJARAN MATEMATIKA CIRI-CIRI BANGUN DATAR KELAS IV Lathif, Muhammad Ichsan Abdul; Purbasari, Imaniar; Riswari, Lovika Ardana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17599

Abstract

Pembelajaran matematika pada kelas IV sering kali mengalami kendala dalam pemahaman konsep bangun datar. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ciri-ciri bangun datar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IV SDN 2 Pecangaan (16 laki-laki dan 16 perempuan). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara, angket kebutuhan siswa, validasi, dan respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif untuk menganalis angket validasi dan respon siswa, dan kualitatif untuk menganalisi hasil observasi dan wawancara serta respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil analisis validasi ahli yang mendapatkan nilai rata-rata 83,75% dengan kriteria “sangat layak” pada validasi media, dan 71,25% dengan kriteria “Layak” pada validasi materi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media FlashAR layak digunakan.
T – WAVE (TRIGONOMETRIK WAVE ADVENTURE) PEMANFAATAN PERMAINAN FROGGY JUMPS EDUCAPLAY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SUDUT ISTIMEWA TRIGONOMETRI Abdullah, Muhammad Fahri; Salzabil, A. Zaizafun Alfianti; Kasih, Mutiara; Ramlan, Sri Muliana; Montasir, La Ode
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17664

Abstract

Sudut istimewa trigonometri merupakan salah satu pokok bahasan materi yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Materi ini dalam struktur kurikulum merdeka diajarkan pada fase E kelas X jenjang SMA/MA-Sederajat. Materi sudut istimewa trigonometri melibatkan pemahaman-pemahaman dasar namun sangat penting dalam mengasah kemampuan bernalar, berpikir kritis dan memecahkan masalah kompleks yang dialami oleh para peserta didik. Namun demikian, materi trigonometri masih dianggap sebagai materi yang sulit oleh sebagian peserta didik sehingga tidak jarang peserta didik banyak menghadapi kesulitan dalam menghafal dan menyelesaikan soal-soal trigonometri secara terampil. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran T - Wave (Trigonometrik Wave Adventure), mendeskripsikan kelayakan, kemenarikan dan mengetahui efektivitas T - Wave sebagai media pembelajaran matematika pada materi sudut istimewa trigonometri kelas X. Metode penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). T  - Wave atau Trigonometrik Wave Adventure adalah suatu metode pembelajaran inovatif yang memanfaatkan konsep game online yang berbasis platform educaplay untuk memfasilitasi pemahaman materi mengenai sudut istimewa trigonometri dalam pembelajaran matematika. Hasil uji media dan uji validasi T - Wave mencapai angka persentase 85,4% dan 90,8% dengan kategori sangat layak. Adapun tingkat kemenarikan media pembelajaran ini mencapai angka 87,3% mencapai kategori sangat menarik. Sedangkan hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata capaian nilai siswa yakni 42,7 pada nilai awal dan 77 pada nilai evaluasi   dengan nilai mean gain yang menunjukkan rata-rata peningkatan skor siswa adalah 34.33 poin dengan nilai N-Gain mencapai 0,60 sehingga termasuk dalam kategiori sedang. Sehingga berdasarkan keseluruhan hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan T - Wave sebagai media pembelajaran sangat layak dan menarik serta efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sudut istimewa trigonometri.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA TARIAN PIRING GELAS DI ACARA PERNIKAHAN MASYARAKAT DESA SUNGAI BAUNG KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Jelita, Jelita; Ramli, Michrun Nisa; Meslita, Rima
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep matematika yang terdapat dalam Tari Piring Gelas, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperoleh melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, serta triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Piring Gelas di Desa Sungai Baung, Kabupaten Musi Rawas Utara, mengandung berbagai konsep matematika seperti geometri dua dimensi (segitiga, sudut siku-siku, sudut lancip, sudut tumpul, persegi panjang, lingkaran) dan transformasi geometri (dilatasi dan refleksi). Temuan ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran matematika untuk membantu siswa memahami konsep abstrak melalui konteks budaya.
LITERASI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA PADA KONTEN CHANGE AND RELATIONSHIP DAN QUANTITY DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Kusumah, Dwi Putri; Setialesmana, Depi; Muslim, Siska Ryane
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17750

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada literasi matematis peserta didik di Indonesia pada penilaian PISA masih rendah, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis literasi matematis ditinjau dari gaya belajar yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi matematis dalam menyelesaikan soal PISA pada konten change and relationship dan quantity ditinjau dari gaya belajar. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan yaitu angket gaya belajar, soal PISA pada konten change and relationship dan quantity, dan wawancara.  Teknik pengumpulan data terdiri dari angket gaya belajar, tes literasi matematis pada soal PISA konten change and relationship dan quantity, serta wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, pada indikator merumuskan (formulate), subjek visual dan kinestetik sama-sama mampu mengetahui informasi, maksud, tujuan, dan hubungan antar informasi dalam soal, sementara subjek auditorial hanya mampu mengetahui informasi dan hubungan antar informasi, tetapi belum menunjukkan pemahaman menyeluruh terhadap maksud dan tujuan soal. Pada indikator menggunakan (employ), ketiga subjek mampu mengetahui konsep dan menerapkan fakta, namun subjek visual dan auditorial belum menunjukkan penerapan prosedur dengan tepat, berbeda dengan subjek kinestetik yang mampu menerapkan prosedur dengan tepat. Pada indikator menafsirkan (interpret), ketiga subjek mampu merefleksikan solusi matematika dan menarik kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa subjek visual mampu pada 2 indikator yaitu merumuskan (formulate) dan menafsirkan (interpret), subjek auditorial hanya mampu pada 1 indikator yaitu menafsirkan (interpret), dan subjek kinestetik mampu pada 3 indikator yaitu merumuskan (formulate), menggunakan (employ), dan menafsirkan (interpret). Hasil ini memberikan implikasi bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran berbasis gaya belajar untuk meningkatkan literasi matematis.
ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT Asroriyah, Sayyidah Hafidzotul; Mahmudah, Wilda
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17848

Abstract

Hasil studi PISA dan TIMSS menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam menyelesaikan masalah matematika masih rendah. Salah satu aspek yang mempengaruhi proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah adalah tipe kepribadian siswa yaitu ekstrovert dan introvert. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket tipe kepribadian, tes soal matematika, serta wawancara. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa ekstrovert lebih cepat dalam mengambil keputusan, tetapi kurang sistematis dalam menyusun strategi penyelesaian. Sebaliknya, siswa introvert lebih teliti, metodis, dan cenderung mendalami dalam memahami serta menyelesaikan masalah matematika. Kedua subjek memenuhi tahapan proses berpikir menurut Mason, namun mereka menunjukkan perbedaan dalam pendekatan dan strategi yang digunakan saat menyelesaikan masalah. Penelitian ini menegaskan bahwa memahami tipe kepribadian siswa dapat membantu pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih adaptif, efektif, dan sesuai dengan karakteristik siswa dalam upaya meningkatkan kemampuan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWOSTRAY (TSTS) Anugraini, Asri Putri; Patricia, Firda Alfiana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan Penelitian dengan Tindakan Kelas . Responden penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedungpedaringan  yang terdiri dari 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Peningkatan nilai rata-rata siswa dikegiatan tes prasiklus yaitu (53,13) sehingga masuk dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai KKM sebanyak 5 siswa, hasil rata-rata tes siklus I yaitu (57,42) masuk ke dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 10 siswa, tes siklus II menunjukkan (63,92) masuk ke dalam kategori “Cukup” siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 17 siswa, pada tes siklus III yaitu (66,78) yang juga sudah masuk ke dalam kategori “Cukup”, terdapat kenaikan dalam hasil belajar yang tuntas 22 siswa  Yang lebih diutamakan dalam kegiatan pembelajaran adalah proses perubahan yang terjadi pada suasana belajar dan pemahaman terhadap materi siswa di kelas, kerjasama antar siswa dan guru terutama yang menyangkut: sikap, motivasi belajar, dan interaksi siswa di kelas. Selama proses tindakan sampai dengan tiga siklus mengalami perubahan dari segi suasana belajar menjadi semakin aktif, siswa mengurangi tindakan-tindakan tidak disiplin, hasil dari ketiga siklus yang sudah dilaksanakan mengalami peningkatan hal ini siswa bisa melakukan perubahan hasil belajar jika model yang digunakan sesuai.