cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
SPEECH ACTS OF BULLYING AGAINST WOMEN IN THE FILM SERIES "THE GLORY" Zeid B. Smeer; Abdullah Ubaid; Abul Ma’ali; Rosyidah, Inayatur
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 2 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/4jczqm43

Abstract

Bullying is a social phenomenon that frequently occurs across various levels of society, including educational settings that should serve as spaces for human character development. The high prevalence of bullying cases in Indonesia indicates that acts of intimidation remain a serious issue, particularly for women who are more vulnerable to psychological pressure. The Korean drama The Glory explicitly depicts various forms of bullying against female students, making it relevant to be analyzed through a pragmatic perspective. This study aims to explain the types of verbal bullying speech acts against women in The Glory, the forms of utterances used, and the resulting psychological impacts. This research employs a qualitative-descriptive method with data collected through observation and note-taking of utterances in the film containing verbal bullying. The data were analyzed using Searle’s speech act theory and the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, while data validity was ensured through triangulation of methods, sources, and instruments. The findings show that verbal bullying speech acts include directive, representative, assertive, and expressive types. The forms of verbal bullying comprise shouting harshly, threatening and intimidating, mocking and belittling, and using degrading nicknames. The psychological impacts include anxiety, depression, low self-esteem, social isolation, and post-traumatic stress disorder (PTSD). This study emphasizes that speech act analysis in films can serve as an educational medium to raise public awareness of the dangers of verbal bullying against women.
VARIASI BAHASA REMAJA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL Pratama, Dimas; Faoziyah, Neli; Siswanto, Agung; Hikmawaty, Hikmawaty
JURNAL KONFIKS Vol 9 No 1 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i1.5455

Abstract

Dalam melakukan interaksi dengan masyarakat tentu dibutuhkan adanya bahasa, bahasa dapat bersifat sangat penting bagi manusia karena dapat menghubungkan suatu interaksi sosial antara satu dengan lainnya. Untuk mendeskripsikan variasi bahasa yang dilakukan oleh remaja dalam penggunaan media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang menganalisis penelitian berupa kata-kata. Dimana data-datanya diperoleh, penyalinan data survei, pengambilan sampel, dianalisis, dideskripsikan, dan diklasifikasikan berdasarkan hasil survei. Hasil penelitian menunjukkan adanya 119 responden dengan 50 temuan variasi bahasa yang diklasifikasikan dalam tingkat bahasa. Dari variasi bahasa yang diteliti, dapat disimpulkan bahwa variasi bahasa adalah suatu bentuk perubahan atupun penambahan bahasa yang dijadikan sebagai bahasa yang khas, salah satunya adalah remaja yang menggunakan variasi bahasa dalam penggunaan media sosial Instagram. Dalam penelitian ini terdapa 5 pertanyaan yang diajukan peneliti kepada responden, jika disimpulkan jawaban para responden tertarik menggunakan variasi bahasa seperti dalam tabel 1. Dalam penelitian ini juga didapat 50 variasi bahasa yang digunakan para remaja dalam media sosial Instagram, antara lain: 7 singkatan yang berasal dari bahasa Inggris,18 berupa bahasa Inggris tanpa singkatan, 21 berupa bahasa yang sering dijumpai di tongkrongan, 4 berupa umpatan.
KESANTUNAN TUTURAN IMPERATIF SISWA KELAS XI IPS Siregar, Salma -; Fatmawati, Fatmawati
JURNAL KONFIKS Vol 9 No 2 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i2.9241

Abstract

Kesantunan bertutur diperlukan agar tidak ketersinggungan antara peserta tutur terutama dalam tuturan imperatif. Tuturan imperatif merupakan tuturan perintah yang meminta lawan tutur melakukan keinginan sang penutur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan siswa kelas XI IPS SMA N 2 Bangko Pusako. Masalah yang diteliti adalah bagaimana kesantunan tuturan imperatif siswa kelas XI IPS SMA N 2 Bangko Pusako? Teori yang digunakan peneliti adalah teori yang dikemukakan oleh Rahardi dan Leech (dalam Rahardi, 2005). Sumber data adalah aktifitas berbahasa yang terjadi antara siswa. Data diperoleh ialah semua tuturan imperatif yang teridentifikasi dalam tuturan siswa. Teknik pengumpulan yang digunakan teknik observasi, teknik simak, dan teknik catat, teknik rekam. Teknik analisis yang digunakan penulis adalah pengkodean, kalsifikasi data, dan menginterpretasi temuan peneliti yang dikemukkan oleh Lestari (2021). Kesimpulan penelitian ini adalah tuturan imperatif tergolong santun dan ditemukan tuturan imperatif permintaan yang tergolong tidak santun dikarenakan setiap tuturan yang dituturkan oleh penutur menggunakan bahasa yang memaksa, tidak memikirkan perasaan lawan tutur ketika penutur memerintah lawan tutur.
FENOMENA ANOMALI SOSIAL DALAM NOVEL YUNI KARYA ADE UBAIDIL Firdausa, Mediati; Mahyu, Moulia
JURNAL KONFIKS Vol 10 No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.9358

Abstract

Yuni merupakan sebuah novel yang merefleksikan beragam anomali sosial yang bersinggungan dengan kehidupan di tengah masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena anomali sosial yang berkaitan dengan dinamika sosial  dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil (terbit pada awal tahun 2022). Dinamika sosial berkaitan dengan pergeseran dan perubahan nilai-nilai yang terjadi di dalam lingkup masyarakattertentu.  Pendekatandalam penelitian iniialah deskriptif kualitatif. Data yang diamati dalam penelitian ini adalah setiap kalimat yang ada di dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan objek kajian dinamika sosial, yakni perubahan sosial, pengendalian sosial, penyimpangan sosial, dan mobilitas sosial. Teknik yang dilakukan dalam analisis data penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Data-data yang ditemukan diproses lagi melalui tiga tahap, yaitu tahap reduksi, tahap penyajian data, dan tahap penarikan simpulan. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan lima belas data yang menggambarkan dinamika sosial dalam novel tersebut. Data-data tersebut menunjukan perubahan sosial, penyimpangan sosial, pengendalian sosial, dan mobilitas sosial. Perubahan sosial berjumlah 9 data, penyimpangan sosial berjumlah 4 data, mobilitas sosial berjumlah 1 data, dan pengendalian sosial 1 data. Data yang telah ditemukan tersebuttidak hanya berkaitan dengan tokoh utama, Yuni. Akan tetapi berkaitan pula dengan tokoh pendukung lain, misalnya Pak Damar (penyimpangan sosial), Tika (perubahan sosial), Orang Tua Yuni (mobilitas sosial), Petinggi Daerah Yuni (pengendalian sosial).
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SASTRA MENGGUNAKAN MEDIA PETAK LITERASI BAGI ANAK PELOSOK Basir, Sitti Nurfadhilah
JURNAL KONFIKS Vol 11 No 1 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.9622

Abstract

Media pembelajaran yang menarik sangat diperlukan bagi peserta didik yang berada di daerah pelosok khususnya bagi mereka yang mengalami keterlambatan membaca. Penelitian ini bertujuan: (1) Menghasilkan media ipembelajaran ipetak iliterasi untuk meningkatkani keterampilani membacai siswai pelosok; (2) Memperoleh hasil uji ivalidasi ahli dan media petaki literasii untuk meningkatkani keterampilan membaca siswa pelosok. Penelitian ini adalah penelitiani dan pengembangani dengan menggunakan 4D (Define, Design, Defelopment, and Dessimination). Data yang digunakani dalam penelitiani inii adalah datai kualitatif yaitu wawancara dan angket yang bersumber dari guru dan peserta didik berdasarkan informasi yang diperoleh mengenai media pembelajaran. Data kuantitatif yaitu hasil penilaian ahli dan praktisi terhadap media yang bersumber dari perolehan skor atau nilai yang diberikan terhadap produk media pembelajaran. Analisis studi pendahuluan dilakukan terhadap respons peserta didik dan guru melalui angket dan wawancara. Analisis data uji ahli dan praktisi berdasarkan teknik deskriptif gabungan kualitatif dan ikuantitatif. Analisis idata kualitatifi dilakukan terhadap tanggapan, kritik dan sarani yang diberikan ahlii dan prkatisi. Data kuantitatiff dilakukan terhadap skor-skor yang diperoleh dari uji ahli dan praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji ahli dan praktisi terhadap media pembelajaran aspek materi dan media petak literasi secara umum dinyatakan bahwa layak digunakan. Hasil penilaian aspek materi pembelajarani memperolehi inilai rata-rata 0.90 dengan kategori sangat layak dan aspek media pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 0.91 dengan kategori sangat layak.  Data yang diperoleh pada uji validitas menunjukkan komentar, kritik, dan saran terhadap produk yang dikembangkan. Berdasarkan masukan (komentar, ikritik, dan saran) tersebut, perbaikan dan pembaharuan produk menjadi lebih baik. Berdasarkan hasill analisis datai uji ahli dan praktisi, idinyatakan bahwa media pembelajaran petak literasi layak digunakan dalam upaya peningkatan keterampilan membaca bagi siswa pelosok.
FENOMENA ANOMALI SOSIAL DALAM NOVEL YUNI KARYA ADE UBAIDIL Firdausa, Mediati; Mahyu, Moulia
JURNAL KONFIKS Vol 11 No 1 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.10136

Abstract

Yuni merupakan sebuah novel yang merefleksikan beragam anomali sosial yang bersinggungan dengan kehidupan di tengah masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena anomali sosial yang berkaitan dengan dinamika sosial  dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil (terbit pada awal tahun 2022). Dinamika sosial berkaitan dengan pergeseran dan perubahan nilai-nilai yang terjadi di dalam lingkup masyarakattertentu.  Pendekatandalam penelitian iniialah deskriptif kualitatif. Data yang diamati dalam penelitian ini adalah setiap kalimat yang ada di dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan objek kajian dinamika sosial, yakni perubahan sosial, pengendalian sosial, penyimpangan sosial, dan mobilitas sosial. Teknik yang dilakukan dalam analisis data penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Data-data yang ditemukan diproses lagi melalui tiga tahap, yaitu tahap reduksi, tahap penyajian data, dan tahap penarikan simpulan. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan lima belas data yang menggambarkan dinamika sosial dalam novel tersebut. Data-data tersebut menunjukan perubahan sosial, penyimpangan sosial, pengendalian sosial, dan mobilitas sosial. Perubahan sosial berjumlah 9 data, penyimpangan sosial berjumlah 4 data, mobilitas sosial berjumlah 1 data, dan pengendalian sosial 1 data. Data yang telah ditemukan tersebuttidak hanya berkaitan dengan tokoh utama, Yuni. Akan tetapi berkaitan pula dengan tokoh pendukung lain, misalnya Pak Damar (penyimpangan sosial), Tika (perubahan sosial), Orang Tua Yuni (mobilitas sosial), Petinggi Daerah Yuni (pengendalian sosial).
REPRESENTASI IDEOLOGI SOSIAL DALAM CERITA PENDEK MAJALAH HORISON TAHUN 1998 Hasbi, Nur; Siswanto, Wahyudi; Sulistyorini, Dwi
JURNAL KONFIKS Vol 10 No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.10596

Abstract

Representasi ideologi sosial dalam karya sastra adalah aspirasi pengarang yang tidak terlepas dari pengaruh lingkungan sosial dan selanjutnya dapat digunakan oleh pembaca untuk mengontrol gerak dan arah kegiatan dalam hidup bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan rasional instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa unit teks yang berwujud kalimat dan paragraf cerita dalam cerita pendek. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek majalah Horisontahun 1998. Pengumpulan data dilakukan dengan menyusun panduan dokumentasi studi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Representasi ideologi sosial yang ditemukan dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 terbagi menjadi empat yaitu (1) representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan rasional instrumental. Berdasarkan hasil penelitian, tindakan rasional instrumental yang ditampilkan dalam (a) kehidupan bermasyarakat (b) kehidupan keluarga (c) kehidupan beragama. (2) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horisontahun 1998 melalui tindakan nilai rasional yang ditunjukkan dalam (a) bekerja (b) mengambil keputusan dan (c) pendidikan. (3) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan afektif yang ditunjukkan dalam (a) rumah tangga dan (b) lingkungan masyarakat. (4) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan tradisional yang ditunjukkan terhadap (a) anak (b) orang tua dan (c) masyarakat.
KONTRIBUSI HONORIFIK BAHASA MADURA TERHADAP PENGAYAAN SAPAAN SANTUN BERBAHASA MAHASISWA STKIP PGRI SUMENEP suhartatik, suhartatik; hodairiyah, hodairiyah; Arifah, Siti
JURNAL KONFIKS Vol 11 No 1 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i1.10753

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan tingkat tutur dalam bahasa Madura yang digunakan oleh mahasiswa STKIP PGRI Sumenep dalam berkomunikasi di lingkungan kampus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan tingkatan bahasa Madura (ondhâgghâ bhâsa) sebagai bentuk kesantunan berbahasa (honorifik) yang sangat penting dalam tata krama bertutur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak libat cakap (SLC). Hasil dari penelitian ini ditemukan beberapa kata sapaan nama diri, kata sapaan pronomina persona, kata sapaan gelar akademik, dan kata sapaan jabatan dan pangkat yang dipakai mahasiswa sesuai tingkatan bahasa Madura yaitu menurut macamnya ada tiga (3); bhâsa enjâ’ iyâ, bhâsa engghi enten, dan bhâsa èngghi bhunten dan menurut naik turunnya/sorot sandherrâ bahasa terbagi tiga (3) bagian yaitu; bhâsa andhâp/bahasa rendah, bhâsa tèngnga’an/bahasa menengah, dan bhâsa tèngghi/ bahasa tinggi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui kata sapaan sesuai tingkatan bahasa Madura dengan benar sehingga nantinya bisa berkomunikasi dengan baik dan santun ketika berhadapan dengan dosen atau pun pimpinan di kampus khususnya di STKIP PGRI Sumenep Madura.
MEMPERKUAT JATI DIRI BANGSA DENGAN MENERAPKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA Cahyani, Isah; Munirah, Munirah; Yuliandra, Lia; Ariani, Nina
JURNAL KONFIKS Vol 10 No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.10862

Abstract

Keterampilan menulis menjadi hal yang perlu diperhatikan saat ini karena merupakan kemampuan penting dalam berkomunikasi untuk menyampaikan suatu maksud dan tujuan, meningkatkan kreativitas, dan menjadi ciri dari bangsa terpelajar yang kreatif dan imajinatif. Kenyataannya keterampilan menulis kita secara umum sangat rendah. Ini terlihat dari minimnya produk dan kualitas tulisan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan sedikitnya porsi pemberian latihan menulis yang disediakan guru di kelas, kurangnya kreativitas dalam penggunaan model pembelajaran yang dapat merangsang siswa untuk menulis, dan rendahnya kebiasaan membaca siswa.Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning (DL). Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen nonequivalent control group design. Sampel penelitian ialah siswa kelas IV SD di Kecamatan Purwakarta.Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes menulis, observasi, dan wawancara. Keterampilan menulis dinilai melalui rubrik yang telah divalidasi dosen ahli. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensi yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model DL dapat meningkatkan efektifitas keterampilan menulis cerita fiksi, dibuktikan dari nilai post tesyang lebih besar. Hal ini disebabkan karena model DL memungkinkan siswa mengeksplorasi, mengklasifikasi, dan memanfaatkan data lebih banyak sehingga meningkatan imajinasi, pemilihan dan pembendaharaan kata serta kreativitas siswa. Kesemuanya membantu siswa menulis lebih baik.
KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Fitriatun, Yuyun; Erwin, Erwin; Supratman, Supratman
JURNAL KONFIKS Vol 10 No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.12661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas kesantunan berbahasa guru dan siswa dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Negeri 2 Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan tehnik simak, tehnik catat, dan tehnik rekam. Data yang diperolah oleh peneliti berupa percakapan antara guru dengan siswa, siswa dengan  guru, serta siswa dengan siswa. Teori yang diguanakan dalam penelitian ini adalah teori kesantunan kesantuana berbahasa, tyang berkaitan dengan maksim kebijaksanaan, maksim kedermawaan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, dan maksim simpati. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti sikap santun yang diterapkan oleh guru dan siswa SMP Negeri 2 Pemenang sangtlah maksimal. Guru lebih dominan menggunakan maksim kedermawaan sedangkan siswa lebih menerapkan maksim penghargaan.