cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN BIRTHING BALL TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA IBU BERSALIN DI BPM YULIA FONNA, A.Md. Keb, SKM DESA LIPAH RAYEUK KECAMATAN JEUMPA KABUPATEN BIREUEN Ferinawati, Ferinawati; Zahara, Rita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1578

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Mortalitas dan morbiditas ibu hamil, ibu bersalin dan nifas masih merupakan masalah besar terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa angka kematian ibu merupakan tolak ukur status kesehatan di suatu negara. Menurut data dari WHO, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia 5,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia dan 2,4 kali lebih  tinggi dibanding dengan Thailand. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Birthing Ball Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Ibu Bersalin Di BPM Yulia Fonna, A.Md.Keb, S.K.M, Desa Lipah Rayeuk Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan di BPM Yulia Fonna, A.Md.Keb, S.K.M Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan cara 20 orang ibu yang datang ke BPM Yulia Fonna, A.Md.Keb, S.K.M Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen untuk bersalin dijadikan kelompok  case dan 20 orang ibu yang datang untuk bersalin dijadikan kelompok  control. Tehnik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder dan diolah kedalam analisis univariat dan bivariat. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada Pengaruh penggunaan birthing ball  terhadap penurunan tingkat nyeri pada ibu bersalin Di BPM Yulia Fonna, A.Md.Keb, S.K.M Desa Lipah Rayeuk Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen dengan nilai p value (0,041) < α (0,05) jadi Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh penggunaan Birthing Ball terhadap penurunan tungkat nyeri pada ibu bersalin Di BPM Yulia Fonna, A.Md.Keb, S.K.M Desa Lipah Rayeuk Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen. Diharapkan untuk responden Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi dan mengikuti berbagai penyuluhan khususnya tentang Penggunaan Birthing BallI dan cara untuk menurunkan nyeri persalinan. Hal ini dapat diperoleh dengan memperbanyak membaca dan mengikuti acara seminar dan mengunjungi tempat pelayanan kesehatan. Kata Kunci : Tingkat Nyeri, Penggunaan Birthing Ball 
FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN K4 PADA IBU HAMILTRIMESTER III DI PUSKESMAS LOLOMATUA KABUPATEN NIAS SELATAN TAHUN 2021 Laia, Fidalina; Ginting, Daniel; Munthe, Seri Asnawati; Nababan, Donal; Manurung, Kesaktian
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1591

Abstract

ABSTRAKAntenatal Care (ANC) sangat penting untuk mendeteksi terjadinya risiko tinggi kehamilan, dan menurunkan angka kematian ibu. Cakupan K4 tahun 2015 sebesar (84,67%) dan 2016 menurun menjadi (84,13%). K4 terendah di Indonesia ialah di Papua sebanyak (37,1%) dan  cakupan terendah ke 2 di Sumatera Utara yaitu di Nias Selatan sebesar 59,05%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan kunjungan K4 pada ibu hamil Trimester III. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan analisa data chi-square dan pengambilan data sekunder. Sampelnya  terdiri dari 41 responden dengan menggunakan metode total Sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor internal dengan variabel umur dan paritas tidak berhubungan dengan kunjungan K4 pada Ibu hamil Trimester III (p>0,05). Sementara Faktor internal dengan variabel pendidikan dan faktor eksternal dengan variabel jarak tempuh, akses transportasi, dan infrastruktur jalan berhubungan dengan kunjungan K4 pada Ibu hamil Trimester III (p<0,05). Kesimpulan ada hubungan antara pendidikan, jarak tempuh, akses transportasi dan infrastruktur jalan serta tidak ada hubungan umur dan paritas dengan kunjungan K4 pada Ibu hamil Trimester III di Puskesmas Lolomatua Tahun 2021.  Kata Kunci    : Faktor Internal, Faktor Eksternal, Kunjungan K4
EFEKTIFITAS PEER GROUP EDUCATION DAN PENYULUHAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI Sary, Yuni; Lajuna, Lia; Ramli, Nurlaili
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1565

Abstract

Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa dan merupakan tahapan perkembangan yang penting dalam kehidupan. Remaja dalam memasuki masa peralihan harus dibekali dengan pengetahuan yang memadai tentang kesehatan reproduksi. Remaja mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dari teman sebaya disekolah. Pendidikan kesehatan yang diberikan oleh teman sebaya (peer group) dalam bidang kesehatan  merupakan bentuk promosi kesehatan untuk merubah perilaku hidup sehat bagi teman sebayanya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan metode peer group education dan penyuluhan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan two group pretest-postest design. Kelompok perlakuan mendapatkan pendidikan kesehatan dari peer/teman sebaya sedangkan kelompok kontrol mendapatkan penyuluhan dari tim peneliti tentang kesehatan reproduksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri Kelas VIII dan IX di MTsN 3 Lhoknga  Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 156 remaja putri. Sebanyak  20 remaja putri dilatih sebagai peer educator sehingga besar sampel berjumlah 136 remaja putri. Masing-masing kelompok terdiri dari 68 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata pengetahuan pada kelompok Peer Group Education adalah sebesar 20.58 dan kelompok penyuluhan sebesar 16.28. Kesimpulan Remaja putri yang diberikan Peer Group Education 1,5 kali lebih efektif meningkat pengetahuan kesehatan reproduksi dibandingkan dengan remaja putri yang mendapatkan penyuluhan. Disarankan agar pihak sekolah dapat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat dan melanjutkan peer education untuk memberikan pengetahuan kesehatan reproduksi pada siswa. Kata Kunci : Peer Group Education, Penyuluhan, Pengetahuan kesehatan reproduksi, remaja putri
PERAN BK DALAM PROGRAM MERDEKA BELAJAR Yuliyati, Sri; Widyana, Rahmah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1645

Abstract

Guru Bimbingan dan Konseling memberikan layanan profesional kepada peserta didik antara lain  mendidik, membimbing, melatih dan mengembangkan serta membimbing peserta didik untuk dapat mengatasi setiap perjuangan permasalahan yang di hadapi sehingga peserta didik dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.  Kurikulum merdeka belajar merupakan terobosan yang membawa perubahan dalam pembelajaran. Guru/pendidik diharuskan mampu untuk berinovasi dalam memberikan pembelajaran yang optimal secara daring atau virtual begitu pula peserta didik harus menyesuaikan diri dalam belajar secara daring dan harus memiliki efford lebih ektra untuk memahami setiap materi. Pada praktek pembelajaran daring dengan kurikulum merdeka belajar Guru BK memiliki peranan penting dalam pendidikan karakter sehingga yang diberikan tidak hanya materi tetapi contoh sehingga peserta didik mampu berdidikasi dan berinovasi dalam kurikulum merdeka belajar.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana Di Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Tahun 2019 Heriani Br Tarigan, Rika; Santoso, Heru; Sipayung, Rosetti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1571

Abstract

ABSTRAKRumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci di Kabupaten Pelalawan mengalami fenomena kepuasan kerja pada tenaga perawat pelaksana. Turnover perawat pelaksana tahun 2017, sebanyak 5,7%, tahun 2018, sebanyak 6,4%, dan tahun 2019, sebanyak 6,7% lebih dari 5% per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memempengaruhi kepuasan kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Efarina Pangkalan Kerinci. Penelitian ini merupakan penelitian survei explanatory. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat pelaksana berjumlah 82 orang dan sampel sebanyak 72 orang. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, dianalisis dengan regresi logistik berganda pada pengujian α=0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik variabel prestasi, pengembangan karir, supervisi, gaji, hubungan dengan rekan kerja, dan kondisi kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja perawat pelak heru_php2@yahoo.com sana di Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci. Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan kerja perawat pelaksana adalah gaji dengan nilai OR sebesar 17,011, artinya perawat pelaksana yang menyatakan pemberian gaji baik berpeluang 17,0 kali memiliki kepuasan kerja lebih baik dibandingkan dengan perawat pelaksana yang menyatakan pemberian gaji tidak baik. Disarankan kepada manajemen Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci mengupayakan; (a) evaluasi terhadap gaji dan insentif sesuai dengan kemampuan manajemen serta memberikan reward dan punishment kepada perawat pelaksana, (b) melaksanakan penilaian prestasi melalui penampilan kerja dan potensi perawat pelaksana, (c) memberikan kesempatan bagi tamatan DIII keperawatan dalam mendukung pengembangan karir.Kata kunci     :  Kepuasan Kerja, Turnover, Perawat Pelaksana.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24 - 60 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibarang Kabupaten Brebes (Data Penimbangan Serentak Bulan Februari Tahun 2018) Eva Zulisa; Elisa Ulfiana; Cut Mainy Handiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1491

Abstract

Gagal tumbuh kronis sehingga tubuh anak terlalu pendek untuk usianya yang disebut dengan stunting. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan case control yang ditelusuri secara retrospektif. Uji statistik Chi Square. Populasi penelitian yaitu anak usia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jatibarang sebanyak 82 orang, yang keseluruhannya dijadikan sampel. Ada hubungan signifikan antara kejadian stunting dengan pendidikan ibu, status gizi saat hamil, asupan nutrisi balita, riwayat ISPA dan diare, sosio-ekonomi (p-value < 0,05). Tidak ada hubungan signifikan antara kejadian stunting dengan jarak kelahiran (p-value > 0,05).  Kata Kunci: Stunting, Status Gizi, Penyakit Infeksi, Sosio-ekonomi  Abstract Chronic failure to grow so that the child’s body is too short for his age is called stunting. This type of research is an analytic survey with a case-control approach that is traced retrospectively. Chi-Square statistical test. The population in this study were all children aged 24-60 months in the work area Jatibarang Health Center as many as 82 people, all of which were sampled. Maternal education, nutritional status during pregnancy, nutritional intake of children under five, infectious disease history, and socio-economics are in relations with stunting of children aged 24-60 month (p-value < 0,05), but there is no relations between birth spacing with stunting (p-value > 0,05).          Keywords: Stunting, Nutritional Status, Infectious Disease, Sosio-economics     
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RAWAT INAP RSU MITRA MEDIKA BANDAR KLIPPA TAHUN 2021 Lestari, Elsa Ambarwati; Fitriani, Arifah Devi; ., Jamaluddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1596

Abstract

ABSTRAKKeselamatan Pasien (Patient Safety) merupakan issue global dan nasional dan merupakan komponen penting dari mutu pelayanan kesehatan. Pelaporan insiden merupakan langkah pertama yang penting untuk meningkatkan keselamatan pasien. Pelaporan insiden keselamatan pasien di Rs Mitra Medika Bandar Klippa terjadi peningkatan dari 33 laporan pada tahun 2018 dan 40 laporan pada tahun 2019, namun pada bulan agustus 2019, terdapat pencapaian 0% pada indikator ketepatan waktu pelaporan, hal ini berarti bahwa kesadaran akan pelaporan insiden keselamatan pasien masih kurang di RSU Mitra Medika Bandar Klippa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien di Rawat Inap RSU Mitra Medika Bandar Klipa Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 56 perawat. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pelaporan (p-value=0,004), kerjasama dalam unit (p-value=0,012), frekuensi pelaporan (p-value=0,028), handover (p-value= 0,025), dan staffing (p-value=0,046) berpengaruh terhadap rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh persepsi, kerjasama dalam unit, frekuensi pelaporan, handover dan staffing terhadap rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien di RSU Mitra Medika Bandar Klippa tahun 2021. Dan faktor yang paling berpengaruh terhadap rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien adalah persepsi pelaporan dengan nilai koefisien tertinggi sebesar 0,534 dengan nilai positif. Diharapkan rumah sakit dapat memberikan pelatihan secara rutin tentang keselamatan pasien dan pimpinan rumah sakit harus mendukung kegiatan atau program yang mengarah pada keselamatan pasien. Kata kunci : Keselamatan Pasien, Insiden Keselamatan Pasien, Pelaporan Insiden Keselamatan        Pasien
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGGUNAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS COT BA’U KOTA SABANG Rosdiana, Rosdiana1; Devi, Larasm; Anwar, Chairanisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1583

Abstract

Abstrak Program Keluarga Berencana adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diingikan, untuk mencapai hal tersebut dibuatlah beberapa cara untuk mencegah ataupun menunda kehamilan, walaupun dalam pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana yang bekualitas belum sepenuhnya menjangkau beberapa faktor yang mempengaruhui pasangan memilih alat kontrasepsi seperti pendidikan, sosial ekonomi budaya, agama, status wanita dan dukungan suami. Hal ini dikarenakan setiap metode atau alat kontrasepsi yang dipilih memiliki efektifitas yang berbeda beda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Penggunaan Program Keluarga Berencana Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Wilayah Kerja Puskesmas Cot Ba’u  Kota Sabang. Metode penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Dilakukan pada Bulan 27 April 2021. Populasi adalah seluruh wanita usia subur (WUS) sebanyak  84 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan penggunaan program KB dianalisis dengan uji Wilcoxon dan cara pengumpulan data dengan membagikan kuesioner..Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata peningktan penggunaa program  KB sebelum diberi pendidikan kesehatan KB  sebesar 18,25 dan setelah diberi pendidikan kesehatan KB sebesar 39,26, hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan (p=0.000) antara  pengaruh pendidikan  kesehatan terhadap peningkatan penggunaan program KBKesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan penggunaan Program KB . Saran diharapkan sebagai bahan masukan pada pelayanan kesehatan agar lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan program kelurga berencana. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Program KB 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENDERITA HIPERTENSI DALAM MENJALANI PENGOBATAN DI KELURAHAN TALANG BABAT Kasman A, Arlandi; Listiawaty, Renny; Sari Dewi, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1573

Abstract

AbstrakKejadian hipertensi di Kabupaten Tanjabtim sebesar 33,86%, sedangkan kasus di Puskesmas Muara Sabak Barat sebesar 35,4%. Cakupan penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur pada tahun 2020 di Puskesmas Muara Sabak Barat sebesar 15,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam menjalani pengobatan di Kelurahan Talang Babat. Desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Talang Babat pada bulan 22 s/d 26 Juli 2021. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi di Kelurahan Talang Babat dengan jumlah sebanyak 52 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Sebanyak 55,8% responden memiliki kepatuhan sedang dalam menjalani pengobatan, 59,6% responden memiliki pengetahuan baik, 61,5% responden memiliki dukungan keluarga baik dan 61,5% responden menyatakan peran petugas kesehatan baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,000) dan peran petugas kesehatan (p=0,000) dengan kepatuhan menjalani pengobatan hipertensi di Kelurahan Talang Babat. Diharapkan kepada masyarakat khsusnya penderita hipertensi untuk teratur melakukan pemeriksaan tekanan darah sebulan sekali ke Posbindu atau fasilitas pelayanan lain dan teratur mengkonsumsi obat antihipertensi sehingga tekanan darahnya dapat terkontrol. Kata Kunci : Kepatuhan, Pengetahan, Dukungan Keluarga, Peran Petugas Kesehatan 
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI PMB DESITA, S.SIT DESA PULO ARA KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN Septiani, Minda; Agustia, Lisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1618

Abstract

Nyeri persalinan dapat menyebabkan stress pada ibu yang berakibat kontraksi uterus tidak adekuat dan distress pada janin. Nyeri persalinan yang tidak ditangani secara adekuat menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu dan dapat mempengaruhi proses persalinan. Salah satu upaya meminimalisir nyeri persalinanan adalah dengan metode nonfarmakologis yaitu menggunakan teknik relaksasi napas dalam. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh perbedaan nyeri sebelum dan sesudah dilakukannya teknik relaksasi napas.            Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah Preeksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest dan sampel penelitian adalah 35 ibu bersalin di PMB Desita, S.SiT Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen yang diambil secara accidental sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis Univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis Bivariat dengan Uji Wilcoxon.                           Dari hasil pengolahan data diperoleh nilai p value (0,000) < α (0,05). Hasil ini  menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Adapun hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa dari 35 responden, 30 diantaranya mengalami penurunan rasa nyeri, 5 responden lainnya memiliki skala nyeri sama baik sebelum maupun sesudah intervensi.                                               Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi dan menambah wawasan dari media mengenai penurunan rasa nyeri saat dilakukan teknik relaksasi napas dalam pada saat proses persalinan. Kata Kunci    : Nyeri persalinan, Teknik relaksasi napas dalam, Kala I

Page 41 of 123 | Total Record : 1226