Claim Missing Document
Check
Articles

KENDALA-KENDALA GURU DALAM MENERAPKAN PENGELOLAAN KELAS PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Yulianis, Yulianis; Husnita, Liza; Meldawati, Meldawati
Pendidikan Sejarah Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiwa Prodi Pendidikan Sejarah Wisuda Ke 48
Publisher : Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 This research is motivated by the problem of classroom management implemented teacher has not gone well. On the basis of the problem of this research is focused on the constraints of teachers in implementing Classroom Management in Integrated Social learning in SMP Negeri 4 Tarusan Pesisir Selatan Region. This study aims to determine the constraints of teachers in implementing Classroom Management in Integrated Social learning in SMP Negeri 4 Tarusan Pesisir Selatan Region, views from the skills associated with the creation and maintenance of learning conditions, divide the attention of students, management teachers in focus groups or class, giving clear instructions to students, reprimand or termination and provide reinforcement to the students. Based on these problems, the method used in this study is the evaluation study. To test the validity of the data the authors used data triangulation. Then the techniques of data analysis in this study using the interactive analysis technique proposed by Huberman Milles, which consists of data collection, data reduction, data display and conclusion. The results show the obstacles faced by teachers in classroom management are: students lack discipline, too many students, students who have a good personality and lack of discipline less, give clear instructions for materials that are difficult to understand by students, students who have personalities less good and less discipline and character of the students come from diverse backgrounds as different. It can be concluded that the Integrated Social Science teachers have the classroom management problems, especially problems related to students. This happens because of the diversity of characteristics possessed by students.
Penetapan Kadar Kumarin dari Kulit Manis (Cinnamomum burmanii Bl.) dengan Metoda Kromatografi Gas Yulianis, Yulianis; Adnan, Adek Zamrud; Putra, Deddi Prima
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol 16 No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The qualitative and quantitative analysis of coumarin in cinnamon (Cinnamomum burmanii Bl.) which are qualified in to AA, KA and KB has been done by gas chromatography and gas chromatography-mass spectrometry. Extraction of quality KB coumarin was carried out by soxchletation in hexane, dichloromethane and methanol. Meanwhile, quality AA and KA coumarins are soxchletated in methanol. The qualitative analysis using gas chromatography-mass spectrometry with column BP-5 showed that hexane, dichloromethane and methanol extracts of qualified KB coumarin, as well as methanol extracts of qualified AA and KB only contain coumarin compounds, no other coumarin groups were found. From coumarin quantitative analysis by gas chromatography using BP-624 column and FID detector of methanol extracts obtained 1855.51 ppm (0.186%), 1915.75 ppm (0.192%), 9177.36 ppm (0,918%), for qualified KB, AA, and KA respectively.
UJI AKTIFITAS ANTINYAMUK MINYAK ATSIRI SEREH DAPUR DALAM BENTUK SEMPROT S.Farm, M.Farm, Apt, Yulianis
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 1 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.361 KB) | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i1.465

Abstract

Minyak atsiri daun sereh dapur mengandung citronella dan geraniol, kandungan ini mempunyai aktivitas sebagai antinyamuk. Penelitian ini dilakukan dengan isolasi minyak atsiri menggunakan metoda destilasi air. Minyak atsiri daun sereh dapur diuji dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15%, kemudian disemprotkan kepada nyamuk, uji ini juga menggunakan  kontrol (-) berupa zat pembawa tanpa minyak atsiri dan kontrol (+) berupa obat semprot yang beredar dipasaran. Hasil uji aktivitas antinyamuk terhadap 100% kematian nyamuk dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15% berturut turut diperoleh waktu kematian 3.05, 2.03, 1.1 dan 0.6 (menit dan detik), untuk kontrol (-) tidak mempunyai aktivitas membunuh nyamuk, sedangkan kontrol (+) diperoleh waktu 20 detik. Kesimpulan uji aktivitas antinyamuk minyak atsiri daun sereh dapur diperoleh semakin besar konsentrasi, aktivitasnya semakin tinggi.Kata Kunci : Antinyamuk; Minyak atsiri; Sereh dapur.
Pemanfaatan Kulit Batang Duku Sebagai Antinyamuk Semprot Yulianis, Yulianis; Hadriyati, Armini; Sanuddin, Mukhlis
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.862 KB) | DOI: 10.30644/jphi.v1i1.193

Abstract

PEMANFAATAN KULIT BATANG DUKU SEBAGAI ANTINYAMUK SEMPROT
Penyuluhan tentang cara menjaga kesehatan di masa pandemi di Kelurahan Pakuan Baru Jambi Yulianis, Yulianis; Wardana, Ardhan Kusuma; Wati, Dila; Dila, Irna; F, Nadia Della; A, Radita Dwi; Rosmawati, Rosmawati; Suryani, Suryani; Oktaviani, Wafiq; Hidayah, Nurul
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v3i1.509

Abstract

Tahun 2021 kita masih berhadapan dengan wabah virus Covid-19 yang menyerang seluruh dunia. Penyebaran kasus virus Covid-19 secara global terus bertambah setiap harinya. Peningkatan kasus covid-19 yang terjadi di Indonesia mengambarkan masih ada masyarakat yang belum memahami pentingnya mematuhi protokol kesehatan di masa Pandemi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatakan derajat kesehatan masyarakat dalam masa Pandemi Covid-19, terutama peningkatan pengetahuan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Penyakit penyerta juga masih mendominasi untuk mudahnya seseorang terjangkit virus Covid-19. Dalam penyuluhan ini dilakukan juga penyuluhan tentang obat herbal yang bisa digunakan untuk menjaga kesehatan dimasa pandemi terutama pada masyarakat yang memiliki riwayat penyakit penyerta seperti hipertensi, asam urat, kolesterol, dan diabetes militus. Tanaman herbal dijadikan alternatif utama dalam mencegah dan mengobati penyakit penyerta karena tanaman herbal mudah didapat, mudah dikelolah, dan memiliki banyak khasiat. Dari hasil kuisoner masyarakat yang hadir pada kegiatan didapatkan hasil pre tes untuk penyuluhan hidup sehat dimasa Pandemi sebesar 73% dan post test sebesar 96%. Hasil kuisoner dari penyuluhan dan edukasi tentang obat herbal untuk penyakit asam urat, hipertensi, kolesterol, dan diabetes adalah 61% dan post test sebesar 90%.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH SISWA KELAS XI SMA yulianis, Yulianis; Maharani, Ade Dewi; Susanti, Silvi
Jurnal Bioconcetta Vol 5, No 2 (2019): Sinta 4
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bc.2019.v5i2.3789

Abstract

This study aims to determine student's high-level thinking skills on the body's defense system topics. Type of research is descriptive qualitative with a population of students of all grade XII MIPA Mathematics and natural sciences totaling 195 people. The sample in this study was taken by the Random Sampling technique, amounting to 39 people. The type of data collection used is a written test consisting of 24 questions consisting of taxonomic levels C4, C5, and C6. Data of high-level thinking skills obtained from the critical thinking skills test by 34%, creative thinking by 52%, problem-solving 30% and decision making by 35%. The result of the ability to analyze by 44%, evaluate by 29% and create by 27%. Based on the results of the study it can be concluded that the ability to think of high-level students is categorized as not good.
UJI AKTIFITAS ANTINYAMUK MINYAK ATSIRI SEREH DAPUR DALAM BENTUK SEMPROT Yulianis S.Farm, M.Farm, Apt
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 1 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i1.465

Abstract

Minyak atsiri daun sereh dapur mengandung citronella dan geraniol, kandungan ini mempunyai aktivitas sebagai antinyamuk. Penelitian ini dilakukan dengan isolasi minyak atsiri menggunakan metoda destilasi air. Minyak atsiri daun sereh dapur diuji dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15%, kemudian disemprotkan kepada nyamuk, uji ini juga menggunakan  kontrol (-) berupa zat pembawa tanpa minyak atsiri dan kontrol (+) berupa obat semprot yang beredar dipasaran. Hasil uji aktivitas antinyamuk terhadap 100% kematian nyamuk dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15% berturut turut diperoleh waktu kematian 3.05, 2.03, 1.1 dan 0.6 (menit dan detik), untuk kontrol (-) tidak mempunyai aktivitas membunuh nyamuk, sedangkan kontrol (+) diperoleh waktu 20 detik. Kesimpulan uji aktivitas antinyamuk minyak atsiri daun sereh dapur diperoleh semakin besar konsentrasi, aktivitasnya semakin tinggi.Kata Kunci : Antinyamuk; Minyak atsiri; Sereh dapur.
Polypenol Content Test, Antioxidant Activity Test and Sunblock Protection Test of Pinang Peels Yulianis S.Farm, M.Farm, Apt; Armini Hadriyati; Mukhlis Sanuddin; Nofa Putriani; Indah Sagita Cahyani; Eka Fitriani
Jurnal Ipteks Terapan Vol 14, No 2 (2020): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2020.v14i2.5010

Abstract

Areca nut skin contains phenolic compounds which have antioxidant and sunscreen activities. This study aims to determine the levels of polyphenols, antioxidant activity and sunscreen contained in the extract and fraction of areca nut (Areca catechu L.) skin. Testing levels of polyphenols using Folin-Ciocalteau reagents, testing of antioxidants using the DPPH method with a comparison of vitamin C, and on sunscreen testing using the UV-Vis spectrophotometry method by calculating the SPF value. The results of this study indicate that the fraction of n-Butanol has higher polyphenol levels compared to extracts and other fractions with polyphenol levels of 13.88974%. In antioxidant testing it was found that the n-hexane fraction had very strong antioxidant activity with an IC50 value of 40.848 mg / ml. In the sunscreen activity test, it was found that the highest SPF value was at a concentration of 300 ppm, in the thick ethanol extract, n-hexane fraction, ethyl acetate fraction, n-Butanol fraction, and residual water fraction. The highest sunscreen activity of SPF value is the ethyl acetate fraction that is 24.79. From the results of the study it can be concluded that the skin of betel nuts has antioxidant activity, sunscreen, and polyphenol levels.
Pembuatan Kitosan Dari Kitin Dari Limbah Tulang Dalam Cumi-Cumi Yulianis Yulianis; Mukhlis Sanuddin; Nur Annisaq
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Cumi-cumi merupakan salah satu komoditas perikanan yang cukup penting. Belum banyak masyarakat mengetahui bahwa hewan ini memiliki tulang dalam cumi-cumi yang dibuang pada saat pengolahan daging cumi-cumi. Tulang dalam cumi-cumi dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan obat salah satunya kitosan. Kitin diperoleh dengan pemurnian menggunakan serbuk tulang dalam cumi-cumi untuk dilakukan proses deproteinasi dengan NaOH3,5%, dan demineralisasi dengan HCl 1N. Kitosan diperoleh dari proses deasetilasi kitin menggunakan variasi pelarut NaOH 50% dan NaOH 60%. Hasil penelitian diperoleh kitosan dari metoda deasetilasi dengan NaOH 60% dengan derajat deasetilasi 73% sedangkan dengan NaOH 50% tidak menghasilkan kitosan. 
Validasi Metoda Penetapan Kadar β– Karoten Ekstrak n-Heksana Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Dengan KLT- Densitometri Ulfah Eka Syafitri; Yulianis Yulianis; Lili Andriani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit jeruk manis salah satu limbah organik memiliki banyak sekali manfaat. Tujuan penelitian untuk melakukan validasi metode dan menentukan kadar β-karoten dalam ekstrak sampel kulit jeruk manis tanpa pencucian dan ekstrak pencucian dengan aquadest menggunakan KLT-densitometri. Penelitian dilakukan mulai dari proses ekstraksi, dielusi dalam fase diam gel silika dan fase gerak kloroform:Etil Asetat 7:3 memperoleh nilai Rf 0,20, uji ekstrak n-heksana tanpa pencucian 30,1938ppm, pencucian 30,5610ppm. Validasi metode dengan TLC-densitometri diperoleh linearitas 0,999,presisi 0,0777%,LoD 0,30951μg/ml,LoQ 1,0317μg/ml, akurasi sampel tanpa pencucian 108,81%, sampel pencucian 109,89%. Hasil data validasi metode memenuhi syarat dan analisis kadar β-karoten dapat ditentukan dengan metode KLT-Densitometri.