cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Usia 20-40 Tahun di Kabupaten Bungo Sefryani Nursari; Apriany Ramadhan Batubara
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2803

Abstract

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan kronis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada usia 20-40 tahun didesa Cadika wilayah kerja Puskesmas Rimbo Tengah Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan bersifat Deskriptif Analitik. Populasi penelitian ini yaitu sebanyak 221 orang yang menderita hipertensi didesa Cadika wilayah kerja puskesmas Rimbo Tengah. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 143 orang hipertensi pada bulan Desember Tahun 2021- Juli Tahun 2022. Data diperoleh dari data primer. Dianalisis dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan tabel Uji Statistik dapat diketahui bahwa dari uji chi-square diperoleh hasil genetik (P-value = 0,005) lebih kecil dari sig α (0,05), obesitas (P-value = 0,000) lebih kecil dari sig α (0,05), sedangkan merokok (P-value = 0,023) lebih kecil dari sig α (0,05) dan konsumsi kopi (P-value = 0,063) lebih besar dari sig α (0,05). Sehingga disimpulkan bahwa masyarakat mayoritas memiliki genetik, menderita obesitas, dan merokok yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi sedangkan mengkonsumsi kopi tidak berpengaruh karena kenaikan tekanan darah dari kopi hanya bersifat sementara. Diharapkan bagi tenaga kerja kesehatan dapat memberikan penyuluhan tentang hipertensi dan mengajarkan pola hidup yang sehat agar masyarakat dapat mengurangi resiko kejadian hipertensi.Kata Kunci : Hipertensi, Genetik, Obesitas, Merokok dan Konsumsi KopiHypertension is a chronic condition characterized by increase blood pressure on the wall of the arteries. The purpose of this research is to find out the factors related with the incidence of hypertension at the 20-40 years old in Cadika village the working area of the Rimbo Tengah Public health center in 2022. This type of research is analytical descriptive.The population are 221 peoples who suffer hypertension in Cadika village the working area of Rimbo Tengah Public health center. The sample are 143 peoples, who suffer hypertension on December 2021- July 2022.Data obtained from primary and secondary. Analysis using the Chi-square test at the significance level of 95%. Based on the statistical  test it can be seen that the Chi-square test results in genetics is (P-Value = 0,005) smaller than sig α (0,05), obesity is (P-Value = 0,000) smaller than sig α (0,05), where as smoking is (P-Value = 0,023) smaller than sig α (0,05), and coffe consumtion is (P-Value = 0,063) greater than sig α (0,05).It can be concluded that the majority of people have genetics, suffer from obesity, and smoking affects the incidence of hypertension, where as coffe consumtion doesn’t affect the incidence of hypertension because blood pressure from coffe in only temporary. It is hope for the health wokers can give counseling about hypertension and teach healthy life style so that peoples can reduce the risk of hypertension.Keyword : Hypertension, Genetics, Obesity, Smoking and Coffe Consumtion
Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Suhaid Aghadiati, Faradina; Ardianto, Oril; Wati, Septiyan Rida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2793

Abstract

Stunting merupakan keadaan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang didasarkan pada indeks panjang badan menurut umur atau tinggi badan menurut umur kurang dari -2 standar deviasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian stunting adalah tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 responden. Pengambilan sampel dilakukan di 11 desa pada ibu yang memiliki balita stunting melalui wawancara dengan alat bantu kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan data yaitu tingkat pengetahuan ibu tentang gizi pada balita usia 24-60 bulan sebanyak 67,7% dengan pengetahuan kurang dan 32,3% dengan pengetahuan baik. Terdapat 20,9% balita pendek dengan ibu pengetahuan baik dan 11,2% balita sangat pendek dengan ibu pengetahuan baik. Terdapat 14,5% balita pendek dengan ibu pengetahuan kurang dan 53,2% balita sangat pendek dengan ibu pengetahuan kurang. Hasil analisis uji chi square menunjukkan bahwa adanya hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p=0,001 (p<α=0,05). Saran bagi Puskesmas Suhaid Kapuas Hulu untuk merencanakan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi guna menurunkan angka kejadian stunting.Kata Kunci: Stunting, Pengetahuan, BalitaStunting is a condition of chronic undernutrition status during the growth and development of children based on the index of body length for age or height for age less than -2 standard deviations. One of the factors that influence the incidence of stunting is the level of knowledge. This study aims to determine the relationship between mother's knowledge and the incidence of stunting in toddlers aged 24-60 months in the working area of the Suhaid Health Center, Kapuas Hulu Regency. The type of research used is observational analytic research with a cross sectional approach. The research sample amounted to 62 respondents. Sampling was carried out in 11 villages for mothers with stunting toddlers through interviews using a questionnaire. From the results of the study obtained data, namely the level of knowledge of mothers about nutrition in toddlers aged 24-60 months as much as 67.7% with less knowledge and 32.3% with good knowledge. There are 20.9% short toddlers with good knowledge mothers and 11.2% very short toddlers with good knowledge mothers. There are 14.5% short toddlers with mothers with less knowledge and 53.2% very short toddlers with mothers with less knowledge. The results of the chi square test analysis showed that there was a relationship between maternal knowledge and the incidence of stunting with a value of p=0.001 (p<α=0.05). Suhaid Kapuas Hulu Health Center is a suggestion to plan activities to increase mother's knowledge about nutrition in order to reduce the incidence of stunting.Keyword: Stunting, Knowledge, Toddler
Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Miniharianti, Miniharianti; Zaman, Badrul; Rabial, Jihan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2784

Abstract

Infeksi  Saluran  Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering menyerang usia anak balita (1-4 tahun) karena sistem pertahanan tubuh anak masih rendah. Salah satu faktor yang masih diduga mempengaruhi ISPA yaitu pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian ISPA pada balita wilayah Puskesmas  Simpang Tiga Kabupaten pidie. Sebanyak 47 orang orang tua dikumpulkan secara purposive sampling yang dilibatkan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 s/d 23 Juli 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan analisa data dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil uji univariat didapatkan bahwa katagori usia dominan pada katagori dewasa akhir sebanyak (57,4%), pendidikan dominan pada katagori menengah sebanyak (51,1%), pengetahuan dominan pada katagori cukup sebanyak (48,9%), kejadian ISPA dominan pada katagori sedang sebanyak (46,8%). Hasil uji bivariat diperoleh semua variabel independen yang signifikan berhubungan dengan kejadian ISPA yaitu usia (P= 0,035), pendidikan (P= 0,017) dan pengetahuan (P= 0,034). Penelitian ini diharapkan supaya dapat menambah pengetahuan ibu agar dapat mencegah angka kejadian ISPA pada anak.Kata kunci : Pengetahuan orang tua, ISPA, BalitaAcute Respiratory Infection (ARI) is one of the infectious diseases that often attacks children under five years old (1-4 years old) because the child's body defense system is still low. One of the factors that are still suspected of influencing ARI is mother's knowledge. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of parental knowledge and the incidence of ARI in children under five in the Simpang Tiga Public Health Center, Pidie Regency. A total of 47 parents were collected by purposive sampling and were involved in this study. This research was conducted on 15 to 23 July 2022. This research is descriptive correlative with a cross sectional approach. Data collection was done by using a questionnaire. While the data analysis using Chi Square test. The results of the univariate test showed that the dominant age category in the late adult category was (57.4%), the dominant education was in the intermediate category (51.1%), the dominant knowledge was in the moderate category (48.9%), the incidence of ARI was dominant in medium category (46.8%). The results of the bivariate test showed that all independent variables that were significantly related to the incidence of ARI were age (P = 0.035), education (P = 0.017), knowledge (P = 0.034). This research is expected to increase mother's knowledge in order to prevent the incidence of ARI in childrenKeywords: Knowledge of parents, ARI, Toddler
Analisis Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Upaya Pencegahan Penularan Virus Covid-19 di Tempat Kerja (Studi PT. Midas Multi Industri) Sinaga, Asina Br; Ginting, Rapael; Ginting, Johannes Bastira; Siahaan, Perry Boy Chandra; Putra, Onetusfifsi; Fadilah, Mardi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2826

Abstract

Penyakit Covid-19 menjadi bahaya kerja baru bagi pekerja, dalam penanggulangan bahaya penyebaran Covid-19 ditempat kerja pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/III/2020, dan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 mengarahkan agar adanya integrasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ditempat kerja dengan K3 perusahaan. Dalam penerapan protokol kesehatan ditempat kerja masih ditemukan berbagai pelanggaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif, tujuan penelitian ini adalah menggambarkan dan mengidentifikasi SMK3 dan pelaksanaan protokol kesehatan ditempat kerja PT. Midas Multi Industri. SMK3 dan program K3 PT. Midas Multi Industri sudah dirancang sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 ditempat kerja, pekerja yang melanggar beberapa aturan yang diberikan disebabkan tidak terbiasa dengan penetapan budaya baru dilingkungan kerja. PT. Midas Multi Industri perlu melakukan sosialisasi lebih mendalam kepada pekerja dan menetapkan sanksi terhadap pelanggaran aturan protokol kesehatan ditempat kerja.Kata kunci: SMK3, K3,Covid-19, Protokol KesehatanThe Covid-19 disease has become a new work hazard for workers, in overcoming the danger of spreading Covid-19 in the government's workplace through Circular Letter of the Minister of Manpower Number M/3/HK.04/III/2020, and Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number HK.01.07 /MENKES/328/2020 directs the integration of the Covid-19 prevention health protocol in the workplace with the company's K3. In the application of health protocols in the workplace, various violations are still found. The study was conducted using qualitative-descriptive research methods, the purpose of this study was to describe and identify SMK3 and the implementation of health protocols in the workplace of PT. Midas Multi Industries. SMK3 and PT. Midas Multi Industries has been designed in accordance with health protocols to prevent the spread of Covid-19 in the workplace, workers who violate some of the given rules are not accustomed to establishing a new culture in the work environment. PT. Midas Multi Industries need to conduct more in-depth socialization to workers and set sanctions for violations of health protocol rules in the workplace. Keywords: SMK3, K3, Covid-19, Health Protocol.
Keefektifitasan Aromaterapi Lavender dalam Menurunkan Stres pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir Pertiwi, Eri Riana; Juwita, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2808

Abstract

Pendahuluan Stres akademik merupakan suatu respons tubuh terhadap tuntutan terkait akademik yang melebihi kemampuan yang dimiliki mahasiswa. Salah satu tindakan penanganan stres akademik dengan penerapan aromaterapi lavender yang merupakan terapi alternatif dengan menggunakan tumbuh - tumbuhan aromatik. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan aromaterapi lavender dalam menurunkan stres pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperimen dengan pendekatan pretest dan postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir dengan jumlah sampel 39 orang. Penelitian ini telah dilakukan pada tahun ajaran 2021/2022. Hasil: penelitian didapatkan bahwa aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan tingkat stres mahasiswa tingkat akhir yaitu  pada saat pengukuran pre test nilai rata-rata (mean) adalah 25,53, sedangkan hasil pengukuran saat post test didapatkan nilai rata-rata (mean) 22,23 dengan p-value= 0.000. Kesimpulan: bahwa ada perbedaan tingkat stres mahasiswa tingkat akhir sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender dengan nilai p-value= 0.000. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan desain Quasi  experiment, yaitu dengan memberikan 2 intervensi yang berbeda kepada mahasiswa untuk mengurangi tingkat stres mahasiswa.Kata kunci: Aromaterapi lavender, Mahasiswa akhir, StressIntroduction Academic stress is a body's response to academic-related demands that exceed the capabilities of students. One of the measures to deal with academic stress is applying lavender aromatherapy, an alternative therapy using aromatic plants. This study aimed to determine the effectiveness of the application of lavender aromatherapy in reducing stress in final-year nursing students. Method: This research is Quasi Experiment research with a pre-test and post-test design approach. The population in this study was final-year students with a total sample of 39 people. This research was conducted in the second semester of the academic year 2021/2022. Result: The results showed that lavender aromatherapy was effective in reducing the stress level of final-year students, during the pre-test measurement the average value (mean) was 25.53. While the post-test measurement results obtained an average value (mean) of 22.23 with a p-value= 0.000. Conclusion: The results of the study can be concluded that there is a difference in the stress level of final-year students before and after being given lavender aromatherapy with a p-value = 0.000. Therefore, lavender aromatherapy can be used as an alternative to reducing student stress levels against academic demands.Keywords:  Lavender aromatherapy, the final level, stress
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe) di Wilayah Kerja Puskesmas Natam Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2023 Nurseptiana, Eva; Lestari, Uci
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2799

Abstract

Zat besi berperan dalam kehamilan sebagai pembentukan sel darah merah dan hemoglobin yang sangat dibutuhkan untuk memasok oksigen serta nutrisi ke tubuh ibu hamil dan janin. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mencukupi kebutuhan zat besi berpotensi mengakibatkan terjadinya anemia dalam kehamilan, bayi lahir prematur, hingga kematian pada janin. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Natam, Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif Deskriptif dengan pendekatan desain cross sectional untuk menganalisis hubungan antara variabel bebas (independent variabel), Populasi dalam penelitian  ini adalah seluruh ibu hamil diwilayah Puskesmas Natam 2023 sebanyak 62 ibu hamil Metode pengambilan Sampel yang digunakan dalam penelitain ini yaitu Total sampling.  Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 perawat puskesmas Natam 2023. Hasil uji chi square menunjukkan pengetahuan nilai p value sebesar 0.001< 0,05 yang berarti ada hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi (Fe)  pada Ibu hamil,   sikap  nilai p value sebesar 0.003< 0,05 yang berarti ada hubungan antara Sikap Ibu dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi (Fe)  pada Ibu hamil,dukungan suami nilai p value sebesar 0.001 < 0.05 yang berarti ada hubungan antara dukungan suami  dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi (Fe)  pada Ibu hamil Disarankan Layanan kesehatan diharapkan menyediakan fasilitas layanan konseling Tentang Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe)  dan untuk peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini seperti patuh metode Mengkaji lebih dalam Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe)Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Dukungan, KepatuhanIron plays a role in pregnancy as the formation of red blood cells and hemoglobin which is needed to supply oxygen and nutrients to the body of the pregnant woman and fetus. Non-compliance by pregnant women in meeting iron needs has the potential to cause anemia in pregnancy, premature birth, and even death in the fetus. This research was conducted in the Work Area of the Natam Health Center. This type of research was a descriptive quantitative study with a cross-sectional design approach to analyze the relationship between the independent variables. The population in this study were all pregnant women in the 2023 Natam Health Center area, as many as 62 pregnant women. Sampling used in this research is total sampling. Thus the number of samples in this study were 62 nurses at the Natam 2023 health center.  The results of the chi square test showed that knowledge had a p value of 0.001 <0.05, which meant that there was a relationship between mother's knowledge and adherence to consuming iron (Fe) tablets in pregnant women. Attitudes had a p value of 0.003 <0.05, which meant there was a relationship between Mother's attitude towards adherence to consuming iron (Fe) tablets in pregnant women, husband's support has a p value of 0.001 <0.05, which means there is a relationship between husband's support and adherence to consuming iron (Fe) tablets in pregnant women. It is recommended that health services provide counseling service facilities regarding the compliance of pregnant women in consuming iron (Fe) tablets and for further researchers to be able to develop this research such as adherence to the method of examining more deeply the compliance of pregnant women in consuming iron (Fe) tablets.Keywords: Knowledge, Attitude, Support, Compliance
Hubungan Pola Asuh dan Pengetahuan Ibu dengan Keberhasilan Toilet Training pada Anak PAUD KB Adil Ibara Kabupaten Aceh Jaya Anwar, Chairanisa; Rahmi, Nuzulul; Safitri, Faradilla; Fikransyah, Raja
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2789

Abstract

Toilet training yang tidak diajarkan sejak dini akan membuat orang tua semakin sulit untuk mengajarkan kemandirian dalam BAB dan BAK pada anak ketika anak usia 6-8 tahun. Dampaknya anak akan susah mengubah pola yang telah menjadi perilaku anak dan anak tidak dapat mandiri dalam melakukan BAB dan BAK. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan toilet training adalah pendidikan, pekerjaan, pola asuh orang tua, pengetahuan, dan lingkungan. Orang tua harus memberikan stimulasi dan kesiapan secara fisik dan psikologis maupun secara intelektual agar anak mampu mengontrol BAB dan BAK secara mandiri. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan pola asuh dan pengetahuan ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak di PAUD KB Adil Ibara Aceh Jaya. Metode Penelitian: Penelitian analitik dengan desain cross sectional, total sampel 35 orang tua anak yang bersekolah di PAUD Adil Ibara. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Penelitian dilakukan akan dimulai tanggal 17 – 29 Oktober 2022. Pengumpulan data menyebarkan kuesioner melalui google formulir. Menggunakan uji chi-square dan analisa secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian : terdapat ada hubungan P value 0,002 pola asuh orang tua, dan ada hubungan P value 0,005 pengetahuan ibu dengan keberhasilan toilet training anak PAUD Adil Ibara. Kesimpulan: terdapat hubungan pola asuh dan pengetahuan ibu dengan keberhasilan toilet training anak PAUD Adil Ibara. Saran: Bagi ibu diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang toilet training agar anak bisa mandiri dalam hal melakukan buang air kecil dan buang air besar tanpa menggunakan diapers. Hal ini juga untuk menjaga kebersihan diri dari anak.Kata Kunci: pola asuh, pengetahuan, dan keberhasilan toilet trainingToilet training that is not taught from an early age will make it increasingly difficult for parents to teach independence in defecation and defecation to children when children are 6-8 years old. As a result, the child will find it difficult to change the pattern that has become a child's behavior and the child cannot be independent in defecating and defecating. Factors that influence the success of toilet training are education, work, parenting, knowledge, and the environment. Parents must provide stimulation and readiness physically and psychologically as well as intellectually so that children are able to control bowel and bladder independently. Research objective: to determine the relationship between parenting style and mother's knowledge with the success of toilet training in children at PAUD KB Adil Ibara Aceh Jaya. Research Methods: An analytic study with a cross sectional design, a total sample of 35 parents of children who attend PAUD Adil Ibara. The sampling technique is total sampling. The research was conducted from 17 – 29 October2022. Data collection distributed questionnaires through google forms. Using chi-square test and univariate and bivariate analysis. Research results: there is a relationship between P value of 0.002 parenting style, and no relationship P value of 0.005 mother's knowledge with the success of toilet training for PAUD Adil Ibara children. Conclusion: there is a relationship between parenting patterns and mother's knowledge with the success of toilet training for Adil Ibara PAUD children. Suggestion: Mothers are expected to increase their knowledge about toilet training so that children can be independent in terms of urinating and defecating without using diapers. This is also to maintain personal hygiene from children.Keywords: parenting, knowledge, and success of toilet training
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Pengrajin Kayu Di Jalan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan Manalu, Yosephin Putri C; Sitorus, Junita; Siregar, Santy Deasy; Saputra, Firman Firdauz; Kusumawardani, Eva Flourentina; Siahaan, Perry Boy Chandra
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2780

Abstract

Industri kayu merupakan industri untuk memenuhi kebutuhan manusia diantaranya industri daur ulang kayu bekas(kusen, pintu, dan jendela) yang memiliki resiko kecelakaan kerja. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Pengrajin Kayu Jalan Pahawan, Penelitian ini menggunakan desain studi crosssectional dengan jumlah responden 50 dan menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, tidak terdapat hubungan terhadap kecelakaan kerja  variabel usia   dengan nilai p=0,064 > (α = 0,05),  masa kerja  nilai  p=.722,  pendidikan dengan nilai p=.336. Hasil penelitian menyatakan adanya hubungan antara lingkungan kerja dengan kecelakaan kerja dengan nilai-p 0.018 <0.05 dan prilaku tidak aman memiliki hubungan atau pengaruh terhadap kecelakaan kerja dengan nilai-p 0.018 <0.05. Kondisi tidak aman memiliki hubungan dengan kecelakaan kerja. Tempat kerja yg tidak penuhi standard dan prasyarat kesehatan dan keselamatan kerja bisa menyebabkan penurunan daya produksi dan produktifitas.Kata Kunci :Prilaku, Kondisi, Kecelakaan Kerja The wood industry is an industry to meet human needs, including the furniture industry, as well as the used wood recycling industry (frames, doors, and windows) which have the risk of work accidents. The purpose of this study was to determine the factors that influence work accidents on wood craftsmen at Jalan Pahawan. This study used a cross sectional study design with 50 respondents and used a cross sectional study design. Results Based on the research, there is no relationship with work accidents with the age variable p value = 0.064 > (α = 0.05), working period p = .722, education with p = .336. The results of the study stated that there was a relationship between the work environment and work accidents with a p-value of 0.018 <0.05 and behavior had no relationship or influence on work accidents with a p-value of 0.018 <0.05. Unsafe conditions have a relationship with work accidents. Workplaces that do not meet occupational health and safety standards and prerequisites can lead to a decrease in production power and productivity.Keywords: Behavior, Condition and Work Accident
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Keluarga tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2822

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Simeulue Timur, keluarga yang telah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat tahun 2013 sebesar 57.35%. Dan dari wawancara kepada 10 Kepala Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur diketahui bahwa pengetahuan keluarga masih rendah tentang PHBS pada rumah tangga, dan masih bersikap kurang baik dalam berperilaku sehat dalam rumah tangga. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap keluarga tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Simeulue Timur yang berjumlah 1457 orang dan yang jadi besarnya sampel yang diambil adalah 94 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28-30 Juni 2016. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian: dari hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pengetahuan dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur dengan p value 0,000. ada hubungan antara sikap dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur dengan p value 0,049. Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan Penerapan PHBS pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Timur. agar lebih mengenalkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat berupa penyuluhan baik individu maupun keluarga, terutama kepada ibu rumah tangga, agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, PHBSBackground: Based on data obtained from the East Simeulue Health Center, 57.35% of families who have implemented clean and healthy living behaviors in 2013. And from interviews with 10 heads of families in the Simeulue Timur Health Center Work Area it is known that the family's knowledge is still low about PHBS in the household, and they are still not good at behaving in a healthy manner in the household. Research Objectives: To determine the relationship between family knowledge and attitudes about Clean and Healthy Behavior (PHBS) and the Implementation of PHBS in Households in the Working Area of the East Simeulue Health Center. Research Method: This research is a quantitative research using analytic with cross sectional design. The population of this study was all the people in the working area of the Simeulue Timur Health Center, totaling 1457 people and so the size of the sample taken was 94 people. This research was conducted on 28-30 June 2016. Data analysis used Chi-Square analysis. Research results: from the research results it is known that there is a relationship between knowledge and the implementation of PHBS in household arrangements in the Simeulue Timur Health Center Work Area with a p value of 0.000. there is a relationship between attitudes and the implementation of PHBS in household arrangements in the Simeulue Timur Health Center Work Area with a p value of 0.049. Conclusion: there is a relationship between knowledge and attitudes with the Implementation of PHBS in Households in the Simeulue Timur Health Center Work Area. to better introduce clean and healthy living behaviors to the community in the form of counseling both individuals and families, especially to housewives, in order to increase public knowledge.Keywords : Knowledge, Attitude, PHBS
Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Video dan Media Umpan Balik Terhadap Pengetahuan Tentang Protokol Kesehatan pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Onan Ganjang Tahun 2022 Tamba, Indah Sari; W, Sonny Priajaya; Tarigan, Frida Lina Br
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2804

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media video dan media flipchart terhadap tingkat pengetahuan tentang protokol kesehatan pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Onan Ganjang tahun 2022 WHO sejak Januari 2020 telah menyatakan dunia berada dalam keadaan darurat global terkait virus ini. Kasus kematian dengan penyakit penyerta yaitu Diabetes Mellitus 9,4%, Hipertensi 9,2% dan Penyakit Jantung 4,8%. Berdasarkan pengamatan bahwa penerapan protokol kesehatan masih rendah dan dari survei awal yang dilakukan terhadap 10 pasien hipertensi ditemukan masih kurangnya pengetahuan tentang protokol kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan One Group Pretest – Posttest Design yang diberikan perlakuan promosi kesehatan dengan media video dan perlakuan promosi kesehatan dengan media flipchart. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang tergabung dalam Posbindu PTM di 12 desa dan sampel penelitian sebanyak 124 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan promosi kesehatan menggunakan media video skor pengetahuan meningkat (mean score 7,15 menjadi mean 10,50) setelah diberikan perlakuan media video dengan p-value 0,000 < Level of Significant = 0,05. dan media flipchart meningkatkan skor pengetahuan (rerata skor 6,15 menjadi mean 12,95) setelah diberi perlakuan media flipchart dengan p-value 0,000 < Level of Significant = 0,05.Kata Kunci: Media Video, Media Flip Sheet, Pengetahuan, Protokol Kesehatan, Penderita HipertensiThe purpose of this study was to determine the effect of health promotion using video media and flipchart media on the level of knowledge about health protocols in patients with hypertension in the work area of the Onan Ganjang Health Center in 2022. WHO since January 2020 has declared the world to be in a global emergency related to this virus. Cases of death with comorbidities are Diabetes Mellitus 9.4%, Hypertension 9.2% and Heart Disease 4.8%. Based on the observation that the implementation of health protocols is still low and from an initial survey conducted on 10 hypertension patients, it was found that there was still a lack of knowledge about health protocols. The type of research used was a quasi-experiment with the One Group Pretest – Posttest Design given health promotion treatment with video media and health promotion treatment with flipchart media. The population in this study were hypertension sufferers who were members of the PTM Posbindu in 12 villages and the research sample was 124 respondents. The results showed that after being given health promotion using video media the knowledge score increased (mean score 7.15 to mean 10.50) after being given video media treatment with a p-value of 0.000 < Level of Significant = 0.05. and flipchart media increased knowledge score (mean score 6.15 to mean 12.95) after being treated with flipchart media with p-value 0.000 < Level of Significant = 0.05. Thus the effect of health promotion using video media and flipchart media on the level of knowledge about health protocols in patients with hypertension in the Work Area of the Onan Ganjang Health Center is significant with different score levels.Keywords: Video Media, Flip Sheet Media, Knowledge, Health Protocol, Hypertension Patients

Page 72 of 123 | Total Record : 1226