cover
Contact Name
Dr. Zainul Hidayah, S.Pi., M.App.Sc.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pangabdhi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pangabdhi
ISSN : 24776270     EISSN : 24776289     DOI : https://doi.org/10.21107/pangabdhi
PANGABDHI JOURNAL the Scientific Journal of Community Service, which is published twice a year (April and October) by the Institute for Research and Community Services (LPPM) Trunojoyo University Madura. This scientific journal carried an article on this research, the study of the application of the theory of dedication, devotion conceptual ideas, and a reviewer of books about the problems of social humanities, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 230 Documents
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Bertenaga Surya Guna Meningkatkan Produktivitas Poktan Mekarsari Blumbungan Monika Faswia Fahmi; Koko Joni; Rifky Maulana Yusron; Deni Tri Laksono
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 12, No 1: January - June 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v12i1.29946

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan kelompok tani Mekarsari yang beralamat di Dusun Polay Desa Blumbungan. Petani kelompok ini mayoritas menanam jagung hibrida yang memiliki produktivitas 3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan jagung lokal (elos). Berdasarkan hasil obeservasi, kelompok tani Mekarsari biasanya memipil jagung kering dengan cara manual menggunakan tenaga manusia. Lama waktunya proses pemipilian ini akan berdampak terhadap percepatan pertumbuhan aflatoksin yang dapat merusak mutu pada jagung. Tujuan pengabdian ini adalah penerapan mesin pemipil jagung bertenaga surya sebagai upaya meningkatkan produktifitas kelompok tani Mekarsari di Desa Blumbungan Pamekasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan 1 unit mesin pemipil jagung dengan spesifikasi daya 300 watt, panel surya100 Wp dengan kapasitas produksi 15 kg/jam serta 17 dari 22 peserta pelatihan memiliki keterampilan dalam mengoperasikan, merawat dan dan memperbaiki kerusakan mesin pemipil jagung bertenaga surya.
Revitalisasi Hidroponik untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan di MTsN Bangkalan Iftinaniyah Iftinaniyah; Sinta Dwi Ningrum; Rafita Delta Maskara Nusa; Anggun Putri Nusantari; Durrotun Nasichah; Alfiyah Alfiyah; Trimaryuni Trimaryuni; Dwi Bagus Rendy Astid Putera; Fatimatul Munawaroh
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 12, No 1: January - June 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v12i1.34257

Abstract

Wilayah Madura memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, namun pemanfaatannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan lahan dan rendahnya pemanfaatan teknologi modern. Di lingkungan sekolah MTsN Bangkalan, fasilitas hidroponik yang tersedia belum dimanfaatkan secara optimal akibat kurangnya perawatan dan pengetahuan teknis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi sistem hidroponik serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam bidang pertanian modern. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi awal, perbaikan instalasi hidroponik, penyemaian dan pemeliharaan tanaman, serta kegiatan edukasi melalui praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem hidroponik dapat berfungsi kembali secara optimal, ditandai dengan pertumbuhan tanaman yang baik serta meningkatnya pemahaman dan keterampilan siswa dalam budidaya hidroponik. Selain itu, dihasilkan media pembelajaran berupa poster dan video edukasi yang mendukung proses pembelajaran berkelanjutan. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemanfaatan lahan sempit serta menumbuhkan kesadaran siswa akan kesadaran lingkungan danpenerapan teknologi pertanian modern yang efisien dan berkelanjutan.
Pemberdayaan P4S Sidamukti dalam Budidaya Melon Hidroponik dengan Pemanfaatan IoT Okti Herliana; Priswanto Priswanto; Ahmad Rizqul Karim
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 12, No 1: January - June 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v12i1.32122

Abstract

P4S Sidamukti desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng Banyumas merupakan kelompok swadaya masyarakat tempat pelatihan kegiatan pertanian, memiliki usaha melon hidroponik. Budidaya melon teknik budidaya hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT) dengan media air yang dicampur dengan larutan nutrisi AB Mix di dalam greenhouse. Proses budidaya melon hidroponik yang dilakukan masih secara manual. Oleh karena itu untuk meningkatkan produksi perlu dilakukan penerapan teknologi modern untuk pengendalian iklim mikro greenhouse. Permasalahan mitra antara lain: 1). Budidaya berada di ketinggian medium 250-500 mdpl, di bawah lereng gunung sehingga kebutuhan sinar matahari per hari kurang tercukupi. 2). Tanaman melon memerlukan penyinaran cahaya matahari penuh sepanjang hari, yaitu 10 sampai 12 jam3). Pengendalian iklim mikro, greenhouse sangat penting perannya terutama pada daerah dengan temperatur rendah dan kelembaban udara tinggi (di atas 80%) yang menyebabkan intensitas cahaya rendah. 4). Distribusi Nutrisi masih belum efisien karena dilakukan secara manual. 5). Kemampuan manajemen usaha dan kekompakan kelompok masih belum maksimal. Tujuan Kegiatan ini adalah: Mendampingi mitra dalam meningkatkan kapasitas produksi melon hidroponik dengan memanfaatkan sistem optimasi pengaturan iklim mikro greenhouse dan aliran nutrisi dengan memanfaatkan IoT dan PLTS. Hasil kegiatan menunjukan antuiasme kelompok P4S dalam kegiatan pendampingan, terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam budidaya melon secara hifroponi, terdapat efisiensi dalam penggunaan nutrisi dan energi listrik karena pemanfaatan sistem sensor pengaturan berbasis IoT dan meningkatnya produksi melon.
Pemberdayaan Remaja sebagai Mentor melalui Kegiatan Walung Mutual di Rumah Pintar Negeri Lesluru Rizqi Wahyudi; Ramada Ditra Kristian; Syamsyarief Baqaruzi; Ali Muhtar; Amrina Mustaqim; Muhammad Rizky Hikmatullah; Rahmat Fadhilah; Edo Kharisma Army; Setiadi Wira Buana; Andika Munandar
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 12, No 1: January - June 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v12i1.31279

Abstract

Program Rumah Pintar Negeri Lesluru merupakan inisiatif untuk menyediakan pendidikan nonformal yang lebih mudah diakses oleh anak-anak desa. Namun, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif dari berbagai elemen masyarakat, terutama pemuda setempat. Kegiatan "Walang Mutual" diperkenalkan sebagai program pemberdayaan yang melibatkan remaja sebagai mentor dalam upaya meningkatkan antusiasme dan minat belajar anak-anak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberdayaan remaja melalui program "Walang Mutual" dalam meningkatkan antusiasme dan minat belajar anak-anak di Rumah Pintar Negeri Lesluru. Pengumpulan data dalam kegiatan ini dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Peserta dalam kegiatan ini adalah remaja yang berperan sebagai mentor dan anak-anak yang merupakan peserta program di Rumah Pintar Negeri Lesluru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan remaja sebagai mentor dalam program "Walang Mutual" memberikan dampak positif yang signifikan. Anak-anak menunjukkan peningkatan antusiasme dan minat belajar yang signifikan. Selain itu, para remaja yang terlibat dalam kegiatan ini juga mengalami peningkatan rasa tanggung jawab dan keterampilan kepemimpinan. Pemberdayaan remaja melalui kegiatan "Walang Mutual" terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan minat belajar anak-anak di Rumah Pintar Negeri Lesluru. Program ini tidak hanya mendukung perkembangan pendidikan anak-anak, tetapi juga memperkuat peran remaja dalam masyarakat.
Inovasi Daun Jeruk Buah Desa Kedungjambe Tuban Sebagai Minyak Atsiri Yuni Kurniati; Izzati Winda Murti; Victor Purnomo; Anni Rahmat; Faizinal Abidin
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 12, No 1: January - June 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v12i1.31147

Abstract

Jeruk merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri. Kebutuhan minyak atsiri meningkat seiring dengan kegunaannya yang makin beragam. Di Desa Singgahan, Kabupaten Tuban, produksi jeruk, khususnya varietas Jeruk Sambal, cukup melimpah. Namun, hasil panen sebagian besar hanya dijual dalam bentuk buah segar dan banyak pula yang terbuang karena tidak terserap pasar. Permasalahan ini mendorong pelaksanaan program kemitraan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan pemanfaatan buah jeruk melalui produksi minyak atsiri. Program ini melibatkan kelompok tani sebagai mitra utama dan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif berupa penyuluhan, pelatihan teknis, dan demonstrasi pembuatan minyak atsiri secara sederhana. Proses produksi dilakukan dengan metode distilasi untuk mengekstraksi senyawa aromatik dari tanaman jeruk, kemudian dilanjutkan dengan pemisahan minyak atsiri dari pelarut yang digunakan. Hasil distilasi menunjukkan bahwa yield minyak atsiri yang diperoleh mencapai 5,55%, yang menunjukkan bahwa tanaman jeruk, khususnya Jeruk Sambal, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku minyak atsiri. Program ini juga memberikan dampak positif bagi mitra karena mereka terlibat secara langsung dalam proses produksi, sehingga memiliki keterampilan dan pemahaman untuk mengelola produksi secara mandiri.. Dengan demikian, inovasi ini diharapkan dapat membantu mengatasi kelebihan produksi, meningkatkan pendapatan petani, serta memperluas pemanfaatan tanaman lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.
Pengabdian Masyarakat berbasis Sekolah: Pelatihan Kepemimpinan bagi Siswa SMA se-Kota Batam Yudhy Sanjaya; Sony Christanto; Yuvindro Kho; Helmi Betty Saragih; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 12, No 1: January - June 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v12i1.33555

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan siswa sekolah menengah melalui pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning) dan penguatan karakter (character building). Kegiatan dilaksanakan di Auditorium SMA Negeri 3 Batam pada tanggal 30 Agustus 2025 dengan peserta sebanyak 50 siswa perwakilan pengurus organisasi kesiswaan dari SMA se-Kota Batam. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan utama, yaitu analisis kebutuhan, perancangan modul, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, leadership games, studi kasus, dan refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga aspek kepemimpinan siswa, yaitu kemampuan komunikasi interpersonal, kerja sama tim, dan kepercayaan diri dalam memimpin kelompok. Sintesis kegiatan menghasilkan Model Pengembangan Kepemimpinan Siswa Berbasis Sekolah (School Based Leadership Development Model /SBLDM) yang terdiri atas lima tahapan: Assessment, Training, Reflection, Application, dan Mentoring. Model ini terbukti efektif dan dapat direplikasi untuk program pengembangan kepemimpinan siswa di sekolah lain.
Pendampingan dan Pelatihan Media Buku Saku oleh Kader Sebagai Motivator Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Rumah Tangga Anjar Astuti; Krisdiana Wijayanti; Emi Murniati; Herlina Tri Damailina
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.7561

Abstract

Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia masih rendah, diantaranya disebabkan rendahnya pengetahuan ibu dan kurangnya kesadaran. Peran kader dalam kesehatan yaitu sebagai pelaku penggerakan masyarakat dalam peningkatan kesehatan ibu bayi. Masalah yang dialami kader yaitu kurangnya pengetahuan dan cara untuk melakukan monitoring pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui. Media buku saku sebagai  motivator  keberhasilan pemberian  ASI pada ibu rumah tangga dan dapat digunakan untuk  meningkatkan pengetahuan kader.  Tujuan pengabmas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader serta dapat digunakan untuk memonitoring pemberian ASI secara Ekslusif. Sasaran pada pengabdian  masyarakat ini adalah ibu kader di Desa Sidomulyo yang berjumlah 37 orang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di lakukan di desa Sidomulyo. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pelatihan dan pendampingan kepada para kader dalam penggunaan buku saku sebanyak 2x pertemuan serta pembentukan kader sang motivator ASI Eksklusif. Evaluasi dilakukan pada hari ke-2 pengabmas dengan tes pengetahuan dan praktek melakukan monitoring pemberian ASI Eksklusif. Monitoring pengabmas dilakukan setiap bulan selama 3 bulan saat posyandu. Hasil : uji paired t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan dengan nilai signifikan p=0.000 (p kurang dari 0.05) dan ada perbedaan ketrampilan kader sebelum dan sesudah pelatihan p=0.000 (p kurang dari 0.05). Simpulan : Ada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam memonitoring pemberian ASI Eksklusif. Saran: kegiatan pengabmas bisa dilaksanakan secara kontinue agar kader dapat memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat dalam memotivasi ibu untuk menyusui secara Eksklusif dan memonitoring pemberian ASI Eksklusif  sehingga ibu menyusui sukses memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya.
Sosialisasi Manajemen Keuangan pada Kelompok Masyarakat Pembuat Pakan Mandiri di Desa Ampekale, Kabupaten Maros Ummul Chair; Sarnawiah Sarnawiah; Nurwahidah Nurwahidah; Kherayani Nur; Anie Asriany; Andi Muhammad Anshar
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 12, No 2: July - December 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v12i2.34555

Abstract

Tingginya biaya pakan komersial (60%–70% dari operasional) mendegradasi margin keuntungan peternak mikro di Desa Ampekale, Kabupaten Maros. Meskipun masyarakat telah berinisiatif memproduksi pakan mandiri dari limbah lokal, kelangsungan usaha terhambat oleh minimnya literasi keuangan, ketiadaan pembukuan kas, dan keterbatasan legalitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman manajemen keuangan kelompok pakan mandiri melalui pelatihan pencatatan kas, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pendampingan legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB), dan pengemasan produk. Metode pelaksanaan menggunakan sosialisasi interaktif berbentuk ceramah, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan demonstrasi produk melibatkan UPTD PLUT Maros dengan sasaran 16 pelaku usaha. Evaluasi diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test skala Likert 1–5 melalui metode Persentase Indeks (Conditioned Rating Index/CRI). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman rata-rata peserta secara signifikan sebesar 9,82%. Secara rinci, aspek literasi keuangan meningkat menjadi 98,13%, pembukuan kas 97,5%, manajemen biaya produksi 97,8%, dan keberlanjutan usaha 97,5%. Simpulan kegiatan menunjukkan sosialisasi terbukti sangat efektif meningkatkan kapasitas tata kelola finansial mitra. Direkomendasikan adanya pendampingan berkala intensif agar praktik pembukuan sederhana tetap konsisten guna menjaga stabilitas perputaran modal usaha
Pendampingan Kelompok Tani Hutan Desa Panglungan Dalam Pembibitan Porang (Amarphophallus onchophillus Prain) Purwadi Purwadi; Purnomo Edi Sasongko; Ramdan Hidayat
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 8, No 2: Oktober 2022
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v8i2.14808

Abstract

Panglungan Village located in Wonosalam District, Jombang, with an altitude of less than 500 m above sea level, an area of 6.89 km2, and a population of 3,381 people. Most of the people's livelihoods rely on forest products such as coffee, durian, and avocado and a small portion come from dry land. The Panglungan Village community is part of the Forest Farmers Group (KTH) “U.D. Abadi Berkah Porang”, started to build porang nurseries, still on a household scale. The purpose of developing nurseries is to create alternative sources of livelihood that can be developed in the Panglungan Village area and its surroundings. Partner problems are 1). Farmers find it difficult to get porang seeds 2). Farmers' skills in Porang nurseries are still lacking 3). Quality porang seeds are not yet available, 4). The role of KTH “U.D. Abadi Berkah Porang” is not yet optimal. The solution to the problem is 1) Producing porang seedlings, 2). Assisting porang nurseries 3). Assistance with porang seed certification, 4). Empowering KTH "Abadi Berkah Porang" to play a role in helping to increase the economic capacity of the community through porang nurseries. The conclusion of community service activities is using seeds from porang seeds, 50 thousand porang seeds planted, assistance in making demonstration plots for purification of the Madiun-1 variety covering an area of 500 m2, the potential for porang nurseries to increase economic capacity is quite promising. Recommendations for future seed development are required to increase the number of seeds to meet other areas.
Optimalisasi Penggunaan Benih Mandiri untuk Meminimalisir Biaya dan Ketergantungan pada Kegiatan Pembesaran Ikan Nila Novalina Serdiati; Nasmia Nasmia; Made Antara; Akbar Marzuki Tahya; Muhammad Safir
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 9, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v9i2.22474

Abstract

The village of Tulorantea is one of the villages where the community is engaged in tilapia fish farming. The tilapia fingerlings used are generally imported from other regions at a relatively high cost (more than Rp. 1000/individual with a size of 3-5 cm), and they are often ordered in large quantities. This situation poses a threat to the sustainability of small-scale tilapia farming. In addition, the profits obtained by fish farmers at the end of the cultivation period are relatively low. One of the efforts to address this issue is the use of self-produced fingerlings. This can be achieved successfully if the breeding process of tilapia is well understood by the farmers. Therefore, the purpose of this community service is to provide farmers with an understanding of the proper methods for tilapia breeding to produce self-produced fingerlings and strategies for marketing quality fishery products. This activity is conducted in the form of counseling, with participants from the village government and fish farmers. Two weeks after the counseling, 100 potential breeders (25 males and 75 females) and net cages for acclimatizing the potential breeders are handed over to the fish farmers. The results of the activity show that the fish farmers are very enthusiastic about participating in the program and becoming involved in tilapia breeding to produce self-produced fingerlings to support their farming activities. In conclusion, problem-based counseling activities aimed at addressing the challenges faced by fish farmers have increased the enthusiasm of fish farmers in their efforts to achieve optimal production.