Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan merupakan jurnal online yang memuat hasil-hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat khususnya dalam bidang peternakan. Jurnal ini adalah open access journal sehingga dapat secara gratis diakses oleh publik. Dengan demikian, diharapkan jurnal ini dapat memfasilitasi pelaku kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk saling bertukar informasi dan pengalaman. Bahkan bagi masyarakat terutama peternak dalam mengakses teknologi-teknologi tepat guna. Bidang fokus pengabdian: Produksi Ternak besar dan Kecil Produksi Ternak Unggas Teknologi Pakan Nutrisi dan Makanan Ternak Kesehatan Hewan Teknologi Hasil Peternakan Mekanisasi Pertanian-Peternakan
Articles
101 Documents
PEMANFAATAN LIMBAH DALAM PRODUKSI PUPUK BOKHASI DAN PUPUK CAIR ORGANIK DI DESA TUATUKA KECAMATAN KUPANG TIMUR
Arnold Christian Tabun;
Bernadus Ndoen;
Cardial L.O. Leo-Penu;
Johanis A. Jermias;
Try A.Y. Foenay;
Devi A.J. Ndolu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.267 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v2i2.212
Mata pencaharian masyarakat Desa Tuatuka secara umum adalah petani yang mengelola lahan pertanian yang bersifat musiman, dengan menanam tanaman palawija dan tanaman hortikultura. Selain itu dilakukan usaha peternakan sapi dan babi dengan sistem pemeliharaan umumnya dilakukan secara semi intensif. Dengan adanya pemeliharaan ternak banyak limbah ternak berlimpah dan belum dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat. Tujuan pelaksanaan adalah  meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra tentang pembuatan bokashi dan pupuk cair organic menggunakan bahan dasar limbah ternak dan limbah pertanian. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan partisipatif mitra dengan serangkaian kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi plot/praktek lapang maupun pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian di Desa Tuatuka adalah Pupuk Bokhasi 5000 kg, Pupuk Cair 500 liter. Hasil produksi pupuk bokhasi dan pupuk cair dimanfaatkan oleh kelompok tani sebagai alternative penggunaan pupuk anorganik dalam meningkatkan produksi tanaman hortikultura.Kata Kunci: Limbah Ternak, Bokashi, Pupuk Cair Organik,
PERBAIKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN DALAM MENUNJANG USAHA TERNAK BABI SKALA RUMAH TANGGA, DESA PENFUI TIMUR, KABUPATEN KUPANG
cynthia gaina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.1 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v2i2.195
Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalisasi pemberdayaan masyarakat peternak Matani Helituan yang berada disekitar kampus Undana melalui perbaikan manajemen pemeliharaan ternak babi skala rumah tangga. Kegiatan ini meliputi pembangunan kandang babi yang sehat, peninjauan pemeliharaan induk-anak, pengolahan pakan babi fermentasi dan pelayanan kesehatan ternak babi di kelompok ternak Matani Helituan I dan Matani Helituan II, desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan berlandaskan pada aspek kesejahteraan hewan. Kegiatan yang dilakukan meliputi 1) pertemuan dengan anggota kelompok peternak dari dua mitra yang juga dihadiri oleh aparatur pemerintah desa dalam rangka mensosialisasikan rencana kegiatan pengabdian yang telah disetujui oleh DIKTI; 2) pembuatan kartu kontrol kesehatan babi (KSSB) dan pelayanan kesehatan ternak babi; 3) pembangunan kandang babi sehat dan 4) pelatihan pembuatan pakan babi fermentasi dengan memanfaatkan bahan lokal. Secara umum kegiatan IbM dinilai berjalan dengan baik. Mitra kegiatan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan pembuatan pakan fermentasi, pemilihan bibit unggul maupun dalam hal kerjasama membangun kandang babi sehat. Luaran yang dihasilkan antara lain publikasi kegiatan, peningkatan pemahaman mitra akan pentingnya kesehatan ternak babi, pendataan (recording) pemeliharaan ternak baik yang baik dan terarah serta pemanfaatan bahan lokal untuk pakan fermentasi babi yang semuanya berlandaskan aspek kesejahteraan hewan. Kata Kunci: Babi, Matani Helituan, Kandang, Pakan Fermentasi, Kartu Sehat
IbM PASTURA BAGI RUMINASIA
Bernadete Barek Koten;
Agustinus Paga;
Redempta Wea;
Paskalis Toe
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.638 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v2i2.205
Sebuah kegiatan IbM dalam upaya mengatasi masalah kekurangan pakan bagi ternak ruminansia, bertujuan memperkenalkan dan menerapkan desain pasture  berkualitas sebagai sumber pakan selama setahun, direncanakan akan dilaksanakan selama 8 bulan. Luaran yang dihasilkan adalah pasture berbasis tanaman pakan local, transfer teknologi tepat guna dan publikasi di jurnal. Metode yang digunakan adalah Pendekatan dengan tokoh kunci dan bersama kelompok melakukan identifikasi potensi tanaman pakan local, survei lokasi untuk pembuatan pasture, penyuluhan,  desain pasture, mendemonstrasikan pembuatan pasture modern, mendemonstrasikan pemanfaatan pasture tersebut, evaluasi pemanfaatan pasture dan memantau kondisi ternak yang memanfaatkannya. Hasil IbM adalah bersama kelompok mitra mendemonstrasikan pembuatan pastura, penyuluhan, pemeliharaan pasture serta pendampingan peternak dalam memanfaatkan pasture tersebut. Luaran adalah pasture 0,5 ha, terjadi peningkatan produksi ternak yang merumput. Disimpulkan bahwa pasture bagi  ruminasia telah didesain bersama kelompok kali satu dan Kali 2 telah  dimanfaatkan sebagai sumber pakan berkualitas bagi ternak ruminasia, telah terjadi transfer teknologi serta terjadi peningkatan ekonomi akibat adanya program ini.   Â
PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TEKNIK HANDLING DAN PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN
Aan Awaludin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (849.503 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v2i2.209
ABSTRAKMenyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha merupakan salah satu ibadah yang mulia dan penting dalam Islam. Shohibul qurban atau muslim yang berqurban biasanya menyerahkan ternaknya ke masjid untuk dikelola oleh panitia penyembelihan hewan qurban, karena tidak setiap muslim yang berqurban mampu melakukan penyembelihan hewan qurban dan mendistribusikan daging qurban sendiri. Masjid Syukur yang beralamat di Bunder pedukuhan III, Banaran, Galur, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta merupakan salah satu masjid yang rutin menyelenggarakan proses pemotongan hewan qurban dari shohibul qurban dengan jenis hewan qurban sapi, kambing dan domba setiap tahun. Panitia pemotongan hewan qurban adalah takmir masjid dan masyarakat sekitar masjid yang kesehariannya mayoritas adalah petani. Kendala yang sering dijumpai pada kegiatan penyembelihan hewan qurban adalah penanganan hewan qurban pada saat sebelum disembelih ketika merobohkan dan mengikat hewan dengan perlakuan cenderung kasar dikarenakan pelaksanaan dilakukan oleh masyarakat secara spontan dan kurang pemahaman bagaimana merobohkan dan mengikat hewan yang akan disembelih secara baik dan halus, serta terbatasnya juru sembelih yang memenuhi persyaratan sebagai penyembelih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk menularkan pengetahuan tentang teknik penanganan dan merobohkan (restraint – casting) hewan qurban (terutama sapi) yang sederhana namun optimal kepada masyarakat, serta memberi pengetahuan tentang teknik tata cara penyembelihan hewan qurban yang benar dan pemilihan alat penyembelihan yang tepat agar bisa diadopsi oleh juru sembelih di masyarakat. Pelaksanaan pengabdian ini dengan melakukan diskusi dengan panitia qurban, briefing tentang metode casting Burley, dan praktek penyembelihan hewan qurban (sapi). Metode Burley mudah diterima dan dipraktekkan oleh panitia qurban serta juru sembelih dari masyarakat mampu melakukan penyembelihan dengan baik menggunakan pisau potong yang khusus untuk penyembelihan (pisau potong standar sembelih). Kata kunci: Burley, hewan qurban, sapi, halal
PEMANFAATAN MIKRO ORGANISME LOKAL SEBAGAI STARTER PEMBUATAN PUPUK ORGANIK LIMBAH TERNAK DOMBA
Anang Febri Prasetyo;
Ujang Suryadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (432.461 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v2i2.211
Tujuan Program Inkubasi Bisnis Teknologi dapat mendorong terciptanya usaha peternakan dan peningkatan kemampuan Kelompok Peternak dalam mengelola usaha peternakannya. Salahsatu usaha yang dikembangkan dalam kelompok ternak nusantara adalah pembuatan pupuk organic, untuk memenuhi kebutuhan petani disekitar lokasi. Kendala yang dihadapi oleh peternak dalam mengembangkan pupuk organic adalah ketidak mampuan dalam mengembangkan MOL (mikro organisme local) sebagai bioaktivator untuk mempercepet proses dekomposisi limbah ternak domba. Metode dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Program Inkubasi Bisnis Teknologi pada kelompok ternak nusantara ini telah berhasil mengembangkan MOL (mikro organisme local) yang dapat dimanfaatkan sebagai bioaktivator dalam pengomposan limbah ternak. MOL produksi kelompok ternak nusantara telah diuji cobakan pada anggota, dengan hasil yang cukup baik.
IDENTIFIKASI DAN RECORDING SAPI PERAH DI PETERNAKAN BIARA NOVISIAT CLARETIAN BENLUTU, TIMOR TENGAH SELATAN
Theresia Ika Purwantiningsih;
Kristoforus Wilson Kia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1240.248 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v3i1.251
Identifikasi dan recording merupakan salah satu aspek yang penting namun sering dianggap sepele oleh peternak. Sebagian besar peternak di Indonesia belum paham akan pentingnya identifikasi dan recording pada ternak. Adanya identifikasi dan recording membantu peternak dalam mengelola ternak mereka dan memudahkan dalam proses manajemen pemeliharaan dan membantu dalam meningkatkan produktivitas terak. Peternakan sapi perah milik Biara Novisiat Claretian Benlutu merupakan satu – satunya peternakan sapi perah di pulau Timor. Manajemen pemeliharaan di peternakan tersebut masih sangat sederhana. Peternakan tersebut belum menerapkan sistem identifikasi dan recording pada ternak. Pengelolaan hanya berdasarkan ingatan anak kandang yang bertugas. Pencatatan dilakukan sebatas pada pencatatan produksi susu saja. Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan identifikasi dan recording pada peternakan sapi perah Novisiat Claretian Benlutu. Identifikasi dilakukan dengan pemasangan kalung identifikasi dan recording dilakukan dengan pemasangan papan recording dan kartu ternak. Diharapkan dengan pengabdian ini dapat memudahkan pengelolaan ternak di peternakan sapi perah Novisiat Claretian Benlutu dan dapat membantu meningkatkan produktivitas ternak.
PRODUKSI DAN APLIKASI PAKAN KOMPLIT DALAM PROGRAM KEMITRAAN PROPORSIONAL (PRO-MITRA) PADA USAHA PENGGEMUKAN TERNAK BABI DI DESA TUATUKA, KECAMATAN KUPANG TIMUR, KABUPATEN KUPANG
Cardial L.O. Leo-Penu;
Thomas Lapenangga;
Johanis A. Jermias;
Tri Anggarini Foenay
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (650.921 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v3i1.250
Fokus kegiatan pengabdian yang dilakukan kali ini adalah mendukung usaha pemeliharaan ternak babi masyarakat. Usaha masyarakat sebelummnya dikeluhkan oleh peternak bahwa keterbatasan modal menjadi persoalan besar peternak untuk meningkatkan skala usahanya. Bahkan ketersediaan pakan dan bibit berkualitas yang rendah adalah faktor penghambat dalam permodalan usaha yang ada. Selaras dengan permasalah ini, program studi Teknologi Pakan Ternak melalui Tim kerja berinisiasi untuk membantu peternak mitra dengan membangun system kerjasama kemitraan yang dapat membantu peternak dalam hal penyediaan pakan komplit berkualitas yang diproduksi dengan bahan baku lokal. Proses produksi pakan komplit ini dilakukan di Pabrik Pakan Mini, Politani Kupang. Metode implementasi yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah hands on training dan intensive supervision. Dalam pelaksanaannya Tim bersinergi dengan Prodi Produksi Ternak dan Kesehahatan Hewan untuk lebih holistik dalam upaya penyelesaian masalah. Kelompok peternak langsung dibimbing dalam menjalankan usahanya oleh tim pendamping dengan mengikuti semua prosedur pemeliharaan termasuk pemberian pakan dan juga menjaga kesehatannya. Kerjasama yang dilakukan dengan kelompok tani yang ada dilakukan dalam kerangka kemitraan proporsionl (Pro-Mitra).Kata Kunci: Pakan komplit, pakan lokal, kemitraan proporsional
TEKNIK PENGOLAHAN DENDENG IKAN GULA NIRA LONTAR PADA PEDAGANG IKAN DI KOTA KUPANG, NTT
Annytha Ina Rohi Detha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.035 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v3i1.227
Tujuan pengabdian ini adalah 1) untuk memperkenalkan teknik pengolahan dendeng ikan gula nira lontar pada pedagang ikan di Kota Kupang sebagai alternatif pemanfaatan ikan dimana dendeng ikan menggunakan gula lontar (gula khas Nusa Tengara Timur) dapat meningkatkan lama simpan dari ikan; 2) untuk melatih pedagang untuk terampil mengolah dendeng ikan berbahan dasar nira lontar; 3) untuk memperkenalkan dan melatih pengunaan kemasan dendeng ikan gula lontar yang baik dan meningkatkan minat pembeli; 4) untuk peningkatan pemahaman pedagang ikan tentang nilai gizi ikan dan peningkatan pemahaman tentang bahaya penggunaan formalin pada kesehatan manusia; dan 5) untuk melatih pedagang dalam menghitung kerugian dan keuntungan yang diperoleh dalam usaha pengolahan dendeng ikan. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu berupa pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan monitoring, serta evaluasi. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan menurut rencana kegiatan pengabdian berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada pedagang ikan Jamila Ende dan Bapak Ahmad Tuarangga yang menjual ikan di Pasar Ikan Pasir Panjang, Kelapa Lima, Fokus utama pelaksanaan pengabdian dalam penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan monitoring, serta evaluasi. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dilakukan untuk kedua Mitra yang dilaksanakan Bulan Mei 2018 bertempat di rumah salah satu peserta kegiatan di Keluarahan Manulai II, Kota Kupang, NTT. Pelatihan juga dilakukan pada ibu rumah tangga yang juga melakukan pengolahan ikan setiap harinya sehingga diharapkan penerapan pembuatan atau pengolahan dendeng ikan juga dilakukan ibu rumah tangga. Teknik pengolahan dan penanganan ikan melalui teknik pengawetan ikan dengan menggunakan bahan alami yaitu gula lontar yang dengan mudah ditemukan oleh pedagang menjadi dendeng ikan sehingga mudah diaplikasikan. Selain itu gula lontar juga merupakan produk khas NTT yang diproduksi dalam jumlah banyak di beberapa wilayah di NTT. Pelaksanaan penyuluhan tentang bahaya formalin dilakukan karena cukup banyak praktik pencampuran formalin pada ikan oleh pedagang ikan yang tidak bertanggung jawab. Kegiatan pendampingan yang konsisten dijalankan selama kegiatan PKM untuk menjamin keberlanjutan program.
PENERAPAN MODEL KEMITRAAN PROPORSIONAL DALAM MENDUKUNG PKM PENGGEMUKAN TERNAK BABI DI KELOMPOK TANI SYALOM, KABUPATEN KUPANG
Melkianus Dedimus Same Randu;
Max A. J Supit;
Arnold Christian Tabun;
Catootjie Lusje Nalle;
Petrus Malo Bulu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.818 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v3i1.254
Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota mitra kelompok tani tentang model kemitraan proporsional dan manajemen penggemukan ternak babi. Kelompok tani Syalom ditetapkan sebagai mitra dengan mempertimbangkan bahwa usaha penggemukan ternak babi merupakan rutinitas yang dijalankan anggota kelompok tani, namun selama ini menemui masalah akibat penggunaan bibit dalam jumlah dan kualitas yang rendah, dominasi pakan yang menggunakan limbah rumah tangga, modal yang terbatas, serta jadwal pemasaran yang tidak menentu. Kondisi tersebut pada akhirnya mempengaruhi keberlanjutan usaha ternak babi dan kurang memberikan kontribusi terhadap pendapatan anggota mitra. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi plot, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Implementasi kegiatan dilakukan melalui diseminasi informasi model kemitraan proporsional, tata laksana penggemukan, dan sistem pemasaran ternak babi. Hasil yang dicapai dari kegiatan adalah peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan anggota mitra dalam menerapkan model kemitraan proporsional serta manajemen penggemukan ternak babi. Luaran yang dihasilkan, antara lain: bibit babi penggemukan sebanyak 8 ekor, dokumen Memorandum of Understanding (MOU) kemitraan selama 3 tahun pelaksanaan, dan ternak babi penggemukan layak jual pada masa pemeliharaan 5 bulan serta bobot akhir 85 – 100 kg/ekor. Kemitraan proporsional yang diterapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas usaha penggemukan ternak babi dan pendapatan anggota mitra kelompok tani Syalom.
PENGAYAAN PENGETAHUAN DAN PRAKTEK PEMANFAATAN SUPLEMEN BERBASIS PAKAN LOKAL UNTUK KAMBING PADA KELOMPOK PETERNAK DI DESA BAUMATA UTARA
emma dyelim wie lawa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.992 KB)
|
DOI: 10.35726/jpmp.v3i1.228
Program kemitraan masyarakat (PKM) berupa teknologi penyediaan pakan suplemen berbasis pakan lokal telah dilaksanakan di desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Sebanyak 24 orang peserta peternak kambing ikut serta dalam kegiatan ini. Kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan penyuluhan untuk memperkaya pengetahuan peternak terhadap penyediaan pakan untuk ternak kambing. Pemaparan materi dan diskusi seputar pemeliharaan kambing, jenis pakan dan cara menyajikannya merupakan metode yang dilakukan dalam kegiatan ini. Kegiatan pelatihan dilakukan dalam bentuk praktek penyusunan ransum menggunakan bahan pakan lokal yang dapat memenuhi kebutuhan bagi pertumbuhan kambing. Dalam kegiatan pelatihan ditunjukkan berbagai bahan pakan konsentrat yang dapat digunakan dalam ransum sebagai suplemen dan pakan lokal yang berasal dari hijauan leguminosa yang telah diproses menjadi tepung. Pencampuran bahan pakan disesuaikan dengan kebutuhan kambing dan dapat diikuti peserta dengan baik. Kegiatan dilanjutkan dengan memberikan pakan yang telah diramu kepada kambing yang ada. Masyarakat mitra peserta kegiatan PKM mendapat pengayaan dan ketrampilan penyediaan pakan bagi ternak kambing yang dipelihara dengan mengandalkan pakan lokal yang terdapat di sekitar usaha peternakannya serta dapat mengadopsi informasi teknologi penyediaan pakan untuk ternak kambing.