cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 18298966     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Gradasi Teknik Sipil diterbitkan pertama kali dengan nama Jurnal Teknik Sipil pada bulan Agustus 2004 dengan ISSN 1829 – 8966, yang diterbitkan oleh Unit Pengembangan dan Kerjasama Jurusan Politeknik Negeri Banjarmasin. Ruang lingkup makalah meliputi bidang Teknik dan Manajemen dengan konsentrasi Bidang Transportasi, Geoteknik, Struktur, Keairan dan Manajemen Konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN BATU KAPUR PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN SEBAGAI FILLER TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE–BINDER COURSE (AC–BC) Alfarikhi, Mufid; Sholichin, Ibnu; Estikhamah, Fithri
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2387

Abstract

Infrastruktur transportasi merupakan elemen terpenting dalam menunjang kemajuan suatu negara, salah satunya adalah jalan raya. Penggunaan filler memiliki pengaruh yang signifikan pada kualitas perkerasan aspal beton. Pada penelitian ini pemanfaatan batu kapur Paciran menjadi salah satu alternatif filler. Selain untuk meningkatkan kualitas perkerasan jalan, penggunan batu kapur sebagai filler ini juga dapat mengoptimalkan pengelolahan sumber daya alam lokal di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode pengujian Marshall yang telah ditetapkan dalam Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2. Perhitungan variasi kadar aspal renacana menggunakan metode teoritis didapatkan variasi aspal sebesar 5,42%, 6,42%, dan 7,42%, dan didapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO) dari parameter pengujian Marshall sebesar 7,03%. Berdasarkan parameter pengujian Marshall, didapatkan Kadar Filler Optimum pada penelitian ini sebesar 1,19%. Dari rumus Garis Tren Polinomial Kadar Filler Optimum sebesar 1,17% didapatkan nilai VIM 3,49%, VMA 18,62%, VFA 81,32%, Stabilitas 2189,52 kg, Flow 3,87 mm, dan MQ 568,47 kg/mm. terdapat kenaiakan dan penurunan disebabkan penambahan filler batu kapur Paciran, nilai VIM dan VMA mengalami penurunan sebesar 23,69% dan 4,69%. Nilai VFA, Stabilitas, Flow, dan MQ mengalami kenaikan sebesar 6,17%, 4,70%, 1,49%, dan 1,67%. Secara keseluruhan penambahan filler batu kapur Paciran sebagai campuran lapisan aspal beton AC-BC telah memenuhi syarat pada Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018.
DESAIN KETEBALAN PERKERASAN LENTUR RUAS JALAN NGEMBUL – BINANGUN MENGGUNAKAN METODE AUSTROADS 2017 Khofifah, Miladatul; Ibnu Sholichin; Aulia Dewi Fatikasari
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2404

Abstract

Ruas jalan Ngembul – Binangun, Kabupaten Blitar merupakan jalan di kawasan industri, wisata, serta dilewati jalur ke pantai selatan. Berdasarkan pengamatan di lapangan, ruas jalan tersebut sebelumnya sudah tidak dapat menahan beban yang melintasinya yaitu banyaknya volume truk dengan tonase tinggi bermuatan tebu yang menuju PT RMI (Rejoso Manis Indonesia). Akibat dari kerusakan jalan tersebut dapat menghambat distribusi hasil pertanian, mengganggu arus logistik, dan bahkan berdampak pada perekonomian lokal secara keseluruhan. Oleh karena itu, pada ruas jalan tersebut dilakukan perencanaan ulang perkerasan lentur. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mendesain ulang ketebalan perkerasan lentur menggunakan metode Austroads 2017. Metode Austroads dapat digunakan untuk perencanaan jalan di Indonesia karena sama seperti Indonesia, Australia terletak di kawasan Pasifik yang memiliki beberapa kesamaan kondisi geografis dan iklim. Austroads dikembangkan oleh lembaga otoritas jalan di Australia untuk membuat mobilitas lebih aman dan lebih dapat diandalkan untuk semua pengguna, serta membuat infrastruktur transportasi yang berkelanjutan di masa mendatang. Hasil perhitungan didapatkan ketebalan lapis aus AC-WC sebesar 170 mm, ketebalan lapis Antara AC- sebesar 210 mm, ketebalan lapisan Pondasi Atas sebesar 170 mm, dan ketebalan lapisan Pondasi Bawah sebesar 180 mm.
PENGARUH PENGGUNAAN FLY ASH DAN POLYMER FIBER TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PAVING BLOCK Fietnanto, Angga Putra; Kristianto, Anang
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2413

Abstract

Salah satu alternatif perkerasan yang banyak digunakan adalah paving block. Paving block merupakan suatu komposisi beton semen Portland yang diberi zat aditif lainnya, yang dicetak dengan bentuk tertentu dan digunakan untuk permukaan jalan, trotoar, dan area parkir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu merupakan metode eksperimental. Dimana metode ini memiliki tujuan menguji pengaruh variabel terhadap variabel lain atau menguji hubungan sebab-akibat antara variabel. Nilai kuat tekan tertinggi untuk metode perawatan karung goni didapat ada pada hari ke 28 pada variabel P4-10-F dengan nilai kuat tekannya sebesar 38,6 MPa. Nilai kuat tekan tertinggi untuk metode tanpa perawatan didapat ada pada hari ke 56 pada variabel P4-10-F dengan nilai kuat tekannya sebesar 27,9 MPa. Fly ash yang merupakan bahan tambahan dalam pembuatan paving block dapat digunakan untuk komposisi 1:5 dan tidak cocok untuk komposisi 1:4. Polymer fiber merupakan bahan tambahan selain fly ash pada pembuatan paving block ini dapat digunakan karena sangat berguna untuk menaikkan kualitas dari paving block itu sendiri. Perawatan dengan karung goni memiliki nilai terbaik dibanding tanpa perawatan. Peningkatan nilai kuat tekan dengan tambahan polymer fiber ini meningkat sekitar 1-50%.
KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN AC-WC DENGAN PENAMBAHAN BUBUK MAGNESIUM KARBONAT SEBAGAI BAHAN PENGISI Yasin, Muhammad Rizal; Ibnu Sholichin; Fithri Estikhamah
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2471

Abstract

Lapisan AC-WC disebut sebagai lapisan aus karena berhubungan langsung dengan kendaraan dan cuaca serta memiliki ketebalan yang paling tipis dibandingkan lapisan lainnya. Untuk meningkatkan kualitas lapisan AC-WC, dapat dilakukan menggunakan material yang telah melalui tahap pengujian yaitu aspal, agregat, dan filler. Bubuk magnesium karbonat merupakan senyawa yang aman, efektif, dan ramah lingkungan untuk digunakan. Selain itu, bubuk magnesium karbonat memiliki beberapa kandungan senyawa kimia seperti magnesium oksida, kalsium oksida, silika, dan bijih besi yang dapat meningkatkan karakteristik suatu campuran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar aspal optimum (KAO), kadar filler optimum, dan pengaruh penambahan bubuk magnesium karbonat sebagai filler pada campuran AC-WC menggunakan metode pengujian Marshall sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 (Revisi 2). Pada penelitian ini, menggunakan variasi kadar aspal yaitu 5,52%, 6,52%, dan 7,52%, serta variasi kadar filler yaitu 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kadar aspal optimum (KAO) sebesar 6,40% dan kadar filler optimum yaitu sebesar 0,75%. Penambahan bubuk magnesium karbonat sebagai filler dapat meningkatkan nilai stabilitas, MQ, VIM, dan VMA, tetapi mengurangi nilai flow dan VFA pada campuran AC-WC. Sehingga bubuk magnesium karbonat dapat meningkatkan kekuatan pada perkerasan jalan. Namun, penambahan bubuk magnesium karbonat secara berlebihan dapat menyebabkan perkerasan jalan menjadi berongga dan mengalami kerusakan
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) 5D DALAM ESTIMASI QUANTITY TAKE OFF PEKERJAAN STRUKTUR (Studi Kasus Pembangunan Kantor BPD Babulu Darat, Kabupaten Penajam Paser Utara) Reki Nur Fauzi; Hendriyani, Irna; Pratiwi, Reno
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2500

Abstract

Dalam era globalisasi, teknologi informasi di bidang konstruksi berkembang pesat, seperti penerapan Building Information Modeling (BIM) yang menggabungkan perencanaan, desain, konstruksi, dan pengelolaan bangunan dengan model 3D. Salah satu software berbasis BIM adalah Autodesk Revit, selain dapat memodelkan secara 3D, juga dapat menampilkan informasi waktu dan penjadwalan, perkiraan biaya, dan perhitungan volume secara bersamaan. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengimplementasikan BIM 5D pada Pembangunan Kantor BPD Babulu Darat di Kabupaten Penajam Paser Utara, terutama dalam pekerjaan struktur. Tahap awal melibatkan pemodelan gambar rencana ke dalam 3D dan memasukkan harga satuan pekerjaan menggunakan Autodesk Revit, kemudian hasilnya dibandingkan dengan perhitungan konsultan, menghasilkan perbedaan volume pembesian sebesar 295,18 kg atau 5,09% dan biaya Rp 4.674.122,73 atau 5,09%, volume pembetonan sebesar 2,24 m3 atau 2,85% dan biaya Rp 3.952.696,53 atau 3,26%, serta volume struktur rangka atap sebesar 14,25 m atau 2,85% dan biaya Rp 359.100,00 atau 3,14%. Perbedaan biaya keseluruhan pekerjaan struktur antara kedua metode adalah Rp 8.985.919,25 atau 4,02%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa software Autodesk Revit berbasis BIM 5D menghasilkan total volume pekerjaan yang lebih kecil. Hal ini karena pemodelan 3D mampu memberikan output material takeoff yang lebih rinci, sehingga dapat mengurangi pemborosan material dan mendukung estimasi biaya yang lebih akurat.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE FTA Salsabila Aulia Ayu Lestari Putri Ghozali; I Nyoman Dita Pahang Putra
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v9i1.1383

Abstract

Berdasarkan data Kecelakaan Kerja (KK) dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) Profil K3 Nasional 2023, melalui pelaporan dan pengawasan ketenagakerjaan, terlihat bahwa angka kecelakaan kerja cenderung meningkat. Pada bulan Oktober 2023, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia mencapai 315.579 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kecelakaan kerja apa saja yang mungkin akan terjadi beserta faktor penyebab dari timbulnya kecelakaan tersebut dan tindakan pencegahan penanganan apa saja yang dapat dilakukan di proyek pembangunan Twin Tower UPN “Veteran” Jawa Timur. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Fault Tree Analysis (FTA) menggunakan MOCUS untuk mengetahui Minimal Cut Set. Berdasarkan hasil Analisa yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa di dalam proyek tersebut terdapat 7 aktivitas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja serta faktor yang mempengaruhi dan juga tindak pencegahan dari enam pengendalian risiko yaitu substitusi, eliminasi, rekayasa alat, administrasi, APD, dan tanggap darurat yang terepresentasi di dalam 4 elemen yaitu kontrol teknik, tindak mitigasi, safety, dan pembuatan peraturan.
PERBANDINGAN RAB PELAT LANTAI KONVENSIONAL MUTU K-225 DENGAN LANTAI PANEL AAC Rafik, Aunur; Cahyani, Rinova Firman; Salman, Muhammad; Ihsani, Abdul Hafizh
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v9i1.2541

Abstract

Struktur bangunan dengan sistem panggung di Kota Banjarmasin dan sekitarnya yang kondisi tanahnya lunak, memunculkan beberapa kasus diantaranya penurunan lantai, pondasi, bangunan  miring bahkan ambruk. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan mengurangi beban struktur bangunan misalnya dengan penggunaan material  yang ringan namun kuat. Material ringan tersebut diantaranya panel lantai berupa beton ringan tipe AAC (Autoclaved Aerated Concrete).Tujuan penelitian adalah untuk diketahui mana yang lebih efisien biayanya berdasarkan rencana anggaran biaya pekerjaan antara pelat lantai beton konvensional dengan lantai panel AAC. Berdasarkan Gambar rencana lantai rumah tipe 45 dihitung volume pekerjaannya.  Merujuk pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 1 Tahun 2022 dan Standar Harga Satuan Kota Banjarmasin 2022 dihitung dan dianalisis Rencana Anggaran Biaya(RAB) pekerjaan pelat beton lantai konvensional dan lantai panel AAC. Berdasarkan hasil analisis perhitungan diperoleh biaya pekerjaan pelat lantai konvensional sebesar Rp48.265.433,09 dan biaya pekerjaan lantai panel AAC sebesar Rp50.189.291,90 dengan selisih sebesar Rp1.923.858,8. RAB lantai panel AAC 3,99% lebih mahal. Panel AAC berupa bahan pabrikan yang ringan dan kuat serta pemasangannya relatif lebih cepat ini direkomendasikan untuk konstruksi lantai hunian kedaruratan terutama di lingkungan lahannya berupa tanah lunak.
PAVING BLOCK TANPA SEMEN DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK HDPE (HIGH DENSITY POLYETHYENE) Erindra Kusumaningtyas; Hendramawat Aski Savarizki; Satria Agung Wibawa
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v9i1.2605

Abstract

Pemanfaatan daur ulang sampah plastik sampai saat ini masih terus dilakukan demi mengurangi banyaknya sampah yang ada disekitar kita proses mendaur ulang yang belum maksimal menjadi salah satu alasan kurangnya inovasi dari bahan limbah plastik, pemanfaatan yang bisa dilakukan dan tergolong mudah adalah menjadikan sampah plastik sebagai bahan pengganti semen yaitu pembuatan paving block dari sampah plastik. Sampah plastik yang bisa digunakan untuk menggantikan semen merupakan jenis sampah HDPE (High Density Polythylene) Metode yang digunakan dengan menggunakan metode eksperimental mengacu pada SNI-03-069-1996 dengan hasil uji kuat tekan  45% adalah 5,11 MPa, 55% adalah 8,60 MPa, dan 65% adalah 11,24 MPa. Sedangakan untuk hasil daya serap airrata-rata tertinggi diangka 45% adalah 0,54% dan terrendah diangka 65% adalah -0,93%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar penambahan sampah plastik yang masuk untuk standar SNI tersebut sehigga dapat dijadikan inovasi mendaur ulang sampah plastik
ANALISIS ESTIMASI BIAYA PERAWATAN BANGUNAN PENUNJANG PADA LINGKUNGAN KANTOR BUPATI BARITO SELATAN Putrasaid, Teddy Kusuma; Dewantoro; Leman, Lendra
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v9i1.14334

Abstract

Bangunan penunjang merupakan bangunan yang dirancang guna menunjang fungsi tertentu dalam suatu lingkungan bangunan. Rendahnya kepedulian dan tidak sesuainya aktivitas perawatan menimbulkan rusaknya bangunan penunjang, dan menyusutnya produktifitas. Penelitian bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dalam menyusun perawatan terhadap bangunan penunjang. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan pada komponen bangunan penunjang, yaitu menghitung kuantitas kerusakan dan kuantitas total komponen bangunan penunjang, menghitung persentase kerusakan bangunan penunjang dan menganalisis estimasi biaya perawatannya. Hasil analisis terdapat 16 jenis kerusakan pada 14 bangunan penunjang di lingkungan Kantor Bupati Barito Selatan, Kerusakan bangunan yang terjadi pada komponen arsitektural yaitu cat terkelupas dan retak 14,54% pada sub-komponen dinding, berlubang 14,15% pada sub-komponen dinding, lepas 28,30% pada sub komponen Dinding (plywood ), berlubang 16,23% pada sub-komponen penutup atap, lapuk dan lepas 0,52% pada sub-komponen plafond, pecah 0,22% pada sub-komponen jendela, hilang 0,20% pada sub-komponen ventilasi, lapuk 82,05% pada sub-komponen listplang, hilang 100% pada sub-komponen grendel, kemudian yang terjadi pada komponen struktural, hanya pada sub-komponen lantai yaitu retak 14,09%, berlubang 16,25%, keramik pecah 100%, tergenang air 100%, dan lantai tidak ada 100%, sedangkan yang terjadi pada komponen mekanikal bangunan gedung yaitu, mesin rusak 100% pada sub-komponen kloset duduk, mesin rusak 100% pada sub-komponen urinoir. Berdasarkan perhitungan biaya perawatan bangunan Penunjang di lingkungan Kantor Bupati Barito Selatan yaitu sebesar Rp. 627.195.917,57.
EVALUASI KINERJA PADA SUROBOYO BUS KORIDOR TERMINAL PURABAYA – HALTE RAJAWALI (R1/R2) Salsabila Kharidah Dhestanti; Utomo, Nugroho; Estikhamah, Fithri
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v9i1.14342

Abstract

Suroboyo Bus merupakan transportasi darat berbasis bus modern yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai transportasi umum seperti bus kota bagi penduduk di Kota Surabaya.  Bus ini diperkenalkan Pemerintah Kota Surabaya pada Tahun 2018, tepatnya tanggal 7 April dan merupakan salah satu bentuk manifestasi upaya dari Pemerintah Kota Surabaya untuk pemenuhan kebutuhan transportasi umum di Kota Surabaya. Pada 3 Mei 2024 rute Terminal Purabaya – Halte Rajawali (PP) diperpanjang sampai Tanjung Perak menjadi koridor Purabaya – Perak (PP). Alasan yang mendasari penulis melakukan penelitian koridor ini merupakan rute terpanjang di mana melewati pusat Kota Surabaya yang padat dan ramai penumpang setiap harinya dan menjangkau banyak tempat. Data primer diperoleh dengan membagi kuesioner kepada pengguna Suroboyo Bus dan melakukan pengamatan seacara langsung di lapangan. Sedangkan, untuk data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode revealed preference.  Hasil dari penelitian ini diperoleh load factor jam sibuk sebesar 76%, load factor di luar jam sibuk sebesar 48%, sehingga diketahui rata-rata load factor sebesar 61,7%, kecepatan perjalanan angkutan sebesar 17,27 Km/Jam, headway rata-rata 7 menit, waktu perjalanan rata-rata 0,053 menit/km, waktu pelayanan selama 16 jam, frekuensi kendaraan sebesar 8 Kend/Jam, waktu tunggu rata-rata kendaraan sebesar 3 menit, jumlah kendaraan yang beroperasi sebesar 89% dan awal pelayanan pada pukul 05.30 serta akhir pelayanan pada pukul 22.00. Persentase okupansi sebesar 247%.