cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 18298966     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Gradasi Teknik Sipil diterbitkan pertama kali dengan nama Jurnal Teknik Sipil pada bulan Agustus 2004 dengan ISSN 1829 – 8966, yang diterbitkan oleh Unit Pengembangan dan Kerjasama Jurusan Politeknik Negeri Banjarmasin. Ruang lingkup makalah meliputi bidang Teknik dan Manajemen dengan konsentrasi Bidang Transportasi, Geoteknik, Struktur, Keairan dan Manajemen Konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG FONDASI TANGKI PANEL 16M3 DI STO ULIN A. YANI KOTA BANJARMASIN Firdaus, Muhammad; Luki Wicaksono; Ruspiansyah; Rinda Meilatul Janah
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i1.1433

Abstract

Kuat dan aman merupakan syarat mutlak berdirinya suatu konstruksi, semua kontruksi yang direncanakan akan ditopang oleh tanah. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui sebrapa besar daya dukung tiang pancang tunggal dan kelompok yang bekerja pada fondasi Tangki Panel 16 m3. Perhitungan untuk daya dukung fondasi tiang pancang kayu galam menggunakan data Sondir dengan 2 metode yaitu metode deRuiter & Beringen dan Metode Schmertmann dan Nottingham (1975) dan untuk menghitung beban yang bekerja pada bangunan menggunakan perhitungan manual. Berdasarkan hasil perhitungan bebean struktur atas yang bekerja sebesar 21,0325 ton, dapat disimpulkan menggunakan metode Schmertmann-Nottingham fondasi aman terhadap beban yang bekerja dikarenakan Qgroup lebih besar dari beban yang bekerja, sedangkan dari hasil perhitungan menggunakan metode deRuiter & Beringen fondasi tidak aman terhadap beban yang bekerja dikarenakan Qgrup lebih kecil dari beban yang bekerja
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS DAN PENANGANAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN JALAN AHMAD YANI (RUAS KM 37 – KM 82) KABUPATEN BANJAR Lestari, Utami Sylvia; Yasruddin; Rabiatul Adawiyah
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.14400

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan jumlah kendaraan dapat menimbulkan permasalahan baru dalam berlalu lintas, seperti kebutuhan struktur jalan yang lebih baik, meningkatnya pelanggaran lalu lintas dan risiko kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis daerah rawan kecelakaan pada ruas jalan Ahmad Yani Km 37 – Km 82 Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi daerah rawan kecelakaan adalah dengan menghitung Tingkat Kefatalan (TF) dan UCL (Upper Control Limit). Dari hasil analisis data, terdapat 14 ruas jalan yang teridentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan (blacksite) dan yang memiliki tingkat nilai TF tertinggi di Jl. A. Yani km 63 – Jl. A. Yani km 64, yaitu TF = 137.342 dan nilai UCL = 76.464. Selain itu, didapatkan 44 titik ruas jalan yang teridentifikasi sebagai Blackspot. Titik ruas jalan yang memiliki nilai TF tertinggi adalah titik Jl. A. Yani km 47- km 47,25 yaitu TF = 457.808 dan nilai UCL = 93.720. Rekomendasi untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas yang dianjurkan yaitu dengan memasang rambu-rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan, guardrail untuk tikungan serta sosialisasi keselamatan berkendara
KAJIAN PERENCANAAN BENDUNG BALIASE KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN Abd Rakhim Nanda; Lutfi Hair Djunur; Nurul, Nurul Mutmainnah; Zhafira Zalzabila
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.1381

Abstract

Bendung berfungsi meninggikan muka air untuk mendapatkan tinggi terjun sehingga air dapat mengalir ke tempat yang dibutuhkan seperti irigasi dan keperluan air. Bendung Baliase memiliki 5 kecamatan dan membendung Sungai baliase dengan DAS 946.20 Km2. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis dimensi hidrolis tubuh bendung Baliase Kec. Masamba Kab. Luwu Utara dan mengidentifikasi perbandingan dimensi hidrolis terdahulu dengan dimensi hidrolis tinjauan di Baliase Kec. Masamba Kab. Luwu Utara. Metode yang digunakan berdasarkan acuan dari KP 02 kriteria perencanaan bangunan utama. Dari hasil penelitian didapatkan hasil analisa hidrolis, struktur dan stabilitas bendung baliase dapat dinyatakan aman terhadap exentrisitas, guling, amblas dan gaya geser aman. Adapun hasil perbandingan yang dimaksud yaitu untuk dimensi terdahulu menghitung debit banjir menggunakan metode Gumbel dengan hasil sebesar 1111,10 m3/det, elevasi deckzerk +48,30 m, elevasi mercu +43,50 m, elevasi lantai depan + 39,50 m, panjang lantai depan 23 m, dan elevasi kolam olak +34,57 m. Sedangkan untuk dimensi hidrolis baru debit banjir rancangan dihitung menggunakan metode Nakayasu dengan hasil sebesar 1149,88 m3/det, elevasi deckzerk +49,54 m, elevasi mercu +48,14 m, elevasi lantai depan +40,50 m, panjang lantai depan 21,2 m, dan elevasi kolam olak +36,06 m
PENGARUH POLYETHYLENE TEREPHTHALATE SEBAGAI SUBSITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-175 Zahwa Azizulita Aroha; Andi Marini Indriani; Gunaedy Utomo
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.1384

Abstract

Beton merupakan hasil dari pencampuran bahan seperti agregat kasar, agregat halus, semen, air, dan bahan tambahan lainnya. Prinsip beton ramah lingkungan atau "greener concrete" dapat direalisasikan melalui pemanfaatan limbah dengan pendekatan 4R: reduce, refurbish, reuse, dan recycle. Pada penelitian ini mengevaluasi perbandingan beton normal dengan beton menggunakan plastik PET sebagai bahan pengganti agregat halus persentase 0,30%. Limbah plastik PET diubah menjadi pengganti agregat halus berukuran 1 – 3 mm x 5 cm. Agregat kasar berasal dari material batu pecah petangis dari Grogot. Sampel berbentuk silinder ukuran 15 cm x 30 cm diuji dengan perawatan selama 7, 14, 21, dan 28 hari. Beton normal dan beton PET 0,30% dibuat sebanyak 5 beton dengan masing-masing masa perawatan sehingga beton normal berjumlah 20 beton dan beton 0,30% berjumlah 20 beton. Hasil pengujian menunjukkan penggunaan pengganti plastik PET 0,30% perawatan 28 hari menyebabkan penurunan kuat tekan beton sebesar 17,23% terhadap beton normal karena permukaan PET yang licin ketidaksempurnaan perlekatan antara bahan pengganti dan agregat beton.
EVALUASI SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DAN PASIF PADA GEDUNG PUSKESMAS XYZ Nirwan Budaytna; Girsang, Hamonangan; Elhazri Hasdian; Fahmi
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.1386

Abstract

Kebakaran menjadi fokus nasional yang secara bersama harus mendapat perhatikan oleh pemerintah hingga masyarakat. Dengan melihat data kebakaran yang telah terjadi khususnya wilayah Jakarta Timur yang selalu meningkat dari 331 kebakaran pada tahun 2021 meningkat menjadi 346 kebakaran pada Tahun 2022, maka perlunya pengawasan dan evaluasi secara terus menerus agar potensi menurunkan angka kebakaran dapat terwujud. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui tingkat kesesuaian pengunaan sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif pada gedung puskesmas XYZ agar memberikan rasa keamanan pada okupansi apabila terjadi kedaruratan hingga sampai keluar bangunan gedung. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan, wawancara, dengan membandingkan data gedung dengan peraturan dan standar yang berlaku. Dengan menggunakan metode penilaian risiko skalla guttman dan simulasi menggunakan software pathfinder didapatkan proteksi aktif khususnya sprinkler otomatis belum sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Jakarta No. 8 Tahun 2008 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan kebakaran dan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No.10/KPTS/M/2000 tentang ketentuan teknis pengamanan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan yang menyebutkan setiap bangunan gedung rumah sakit lebih dari 2 lantai harus memiliki sprinkler otomatis.sedangkan dari analisa pengamatan untuk proteksi pasif pada kekhususan sarana penyelamatan jiwa hanya memiliki satu akses jalan keluar dan penilian risiko menggunakan skala guttman dengan parameter Pd – T – 11 – 2005 – C tentang pemeriksaan keselamatan kebakaran bangunan didapatkan tujuh yang sesuai dan dua puluh tidak sesuai dari 27 komponen dengan 25,9% < 60% menunjukan ketidak sesuaian dan tingkat keandalan yang kurang.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR DAN PENURUNAN PONDASI PADA BANGUNAN MASJID ASRAMA HAJI TRANSIT KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Rachmat Hakiki; Ibrahim; Rio Marpen
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.1456

Abstract

Masjid Asrama Haji Transit merupakan infrastruktur vital yang mendukung kegiatan ibadah haji dan umrah di wilayah Bangka Belitung. Kestabilan struktur bangunan, termasuk pondasinya, menjadi faktor krusial untuk menjaga fungsi dan keamanan masjid. Meskipun masjid ini memiliki struktur beton bertulang satu lantai, dalam beberapa waktu terakhir, mengalami penurunan signifikan yang telah diatasi dengan perbaikan menggunakan metode helical pile. Namun, keamanan dan kestabilan bangunan ini belum sepenuhnya terjamin. Metode analisis melibatkan pengumpulan data lapangan, pengolahan data, dan analisis komprehensif untuk memahami kondisi tanah di sekitar bangunan masjid, penyebab penurunan pondasi, serta langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Data tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi tanah dan keamanan struktur bangunan masjid. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah di sekitar bangunan memiliki kepadatan rendah hingga sedang, yang dapat menyebabkan penurunan pondasi yang signifikan. Meskipun SPT dan sondir tidak secara langsung memberikan informasi tentang penurunan tanah, data yang diperoleh dari pengujian ini dapat digunakan sebagai bagian dari analisis untuk memprediksi potensi penurunan tanah. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, disimpulkan bahwa perbaikan struktural dengan penambahan helical pile pada titik-titik fondasi yang kurang stabil diperlukan untuk menjaga keamanan dan kestabilan Masjid Asrama Haji Transit. Langkah-langkah perbaikan ini penting untuk memastikan keselamatan jamaah haji dan umrah serta masyarakat yang menggunakan fasilitas masjid ini.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL TERMINAL LAMA PENGGUNG DAN PASAR SUNGGINGAN, KABUPATEN BOYOLALI Aprianto, Rizal; Rahmat Fauzan Cahya Gumilang; Andyta Putra Caesara; Irianti Dwi Prasetyaningsih; Nuranisa Dwiodiva Panuluh
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.1457

Abstract

Seiring majunya tingkat perekonomian masyarakat, tidak terlepas dari bertambahnya jumlah kendaraan pribadi. Pada umumnya, kendaraan yang digunakan oleh sebagian masyarakat pasti melalui jalan yang memiliki persimpangan. Tidak sedikit orang yang meninggal dikarenakan konflik yang terjadi pada persimpangan tersebut. Simpang Terminal Lama dan Simpang Pasar Sunggingan merupakan Simpang yang memiliki konflik dan rawan terjadinya kecelakaan di Kabupaten Boyolali. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jumlah arus lalu lintas yang melewati pada persimpangan berdasarkan analisa terhadap kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan antrian, serta memberikan rekomendasi yang tepat dalam penanganan permasalahan di Simpang Terminal Lama Penggung dan Simpang Pasar Sunggingan. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan dengan mengacu pada data lapangan. Analisis data menggunakan Pedoman Kinerja Jalan Indonesia 2023. Hasil Analisis didapatkan nilai derajat kejenuhan pada simpang terminal lama sebesar 0,48 dengan tundaan rata-rata 28 detik/smp dan nilai derajat kejenuhan pada Simpang Pasar Sunggingan sebesar 0,54 dengan tundaan rata-rata 14 detik/smp. Rekomendasi yang diberikan berupa perlu penyediaan simpang terkordinasi. Dengan adanya koordinasi terhadap simpang Pasar Sunggingan dan Simpang Terminal Lama dapat mengurangi tundaan dan mengefesiensikan waktu perjalanan.  
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERMINAL BUS ARJOSARI KOTA MALANG Primasworo, Rifky Aldila; Blima Oktaviastuti; Retang, Mus Mulyadi
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2331

Abstract

Terminal Bus di Terminal Arjosari merupakan terminal penumpang tipe A di Kota Malang. Dalam perbaikan sistem transportasi khususnya di terminal, salah satu aspek yang penting diperhatikan adalah kualitas pelayanan pada sarana dan prasarananya. Kerap kali aspek kualitas pelayanan berupa ketentraman, keselamatan, ketertiban, aksesibilitas/kemudahan dan kesamaan diabaikan,  membuat  pengguna jasa terminal merasa tidak terbantu oleh  pengelola tertentu sehingga enggan menggunakan angkutan umum untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi penumpang terhadap kualitas pelayanan pada Terminal Bus di Terminal Arjosari Kota Malang saat ini. Adapun metode analisis menggunakan metode IPA. Berdasarkan hasil analisis IPA tingkat kesesuaian total antara tingkat kepuasan dan tingkat kepentingan sebesar 77,01%, yang artinya tingkat kepuasan dan tingkat kepentingan dari kualitas pelayanan yang telah diberikan oleh pihak pengelola terminal memuaskan/baik. Dari 35 atribut kuesioner terdapat 8 atribut yang masuk dalam kuadran I (prioritas utama), atribut tersebut sangat penting namun kinerjanya belum memuaskan. Kedelapan atribut tersebut yang masuk kuadran I yaitu : Pos, fasilitas dan petugas pemeriksaan kelaikan kendaraan umum, Informasi fasilitas keselamatan jalan, Informasi fasilitas kesehatan, Fasilitas keamanan, Toilet, Informasi gangguan perjalanan mobil bus, Fasilitas penyandang cacat (difabel) dan Ruang ibu menyusui.
STUDI INVENTARISASI KERUSAKAN JALAN DI KAWASAN TUNJUNG NYAHO KOTA PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH Andhika Pramudya; Desi Riani; Salonten
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2352

Abstract

Jalan di kawasan Tunjung Nyaho Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah merupakan akses transportasi warga sehari-hari dalam beraktivitas. Kondisi jalan lingkungan ini sudah mengalami kerusakan sehingga cukup membahayakan keselamatan pengguna jalan. Sehingga di inventarisasi untuk mengetahui jenis dan penyebab kerusakan yang terjadi. Data yang digunakan adalah data primer berupa data klasifikasi jalan, data lalu lintas harian rata-rata (LHR), dan data kerusakan jalan. Dalam melakukan proses analisisnya terdiri dari analisis metode bina marga 2011 untuk mendapatkan kondisi dan jenis kerusakan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  jenis kerusakan yang terjadi, mulai dari yang terbesar sampai terkecil, yaitu : lubang (potholes) dengan luas 394,54 m2 (63,06 %), retak pinggir (edge crack) dengan luas 123,04 m2 (19,67 %), sungkur (shoving) dengan luas 42,55 m2 (6,80 %), retak kulit buaya (alligator crack) dengan luas 34,55 m2 (5,52 %), keriting (corrugation) dengan luas 30,00 m2 (4,80 %) dan retak sambungan jalan (lane joint cracks) dengan luas 0,94 m2 (0,15 %).
ANALISIS PENERAPAN KENDALA DAN SOLUSI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2015 PADA PROYEK PEMBANGUNAN Fatimah, Alifah Siti; I Nyoman Dita Pahang Putra
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i2.2374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan Stakeholder terkait tingkat penerapan, kendala, dan solusi dalam implementasi sistem manajemen mutu berdasarkan ISO 9001:2015 di proyek pembangunan gedung Twin Tower UPN "Veteran" Jawa Timur. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan deskriptif menggunakan metode kualitatif melalui wawancara melalui kuesioner terhadap 10 responden perwakilan tiap Stakeholder. Dari hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan SMM ISO 9001:2015 pada proyek tersebut yang sangat baik dengan nilai persentase rata-rata 86,07%, Pengaruh kendala dalam tingkat penerapan dapat dikategorikan berpengaruh, dengan persentase rata-rata 65,62%, Faktor kendala paling besar adalah kualitas tenaga kerja rendah dengan nilai rata-rata 73,93%, dan faktor kendala paling kecil adalah ketidaklayakan alat dengan nilai rata-rata 58,69%. Faktor kendala dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap tingkat penerapan sistem manajemen mutu, dimana korelasi pengaruh faktor kendala sebesar 92,65%, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Hubungan antara tingkat penerapan dan pengaruh kendala yaitu berbanding terbalik. Semakin tinggi tingkat penerapan, maka semakin rendah pengaruh kendala. Faktor kendala dominan yang memengaruhi penerapan prinsip sistem manajemen mutu adalah faktor kendala kualitas tenaga kerja rendah, ketidaksesuaian metode, serta komunikasi dan koordinasi belum optimal. Sehingga, solusi yang diusulkan meliputi peningkatan kualitas tenaga kerja / sumber daya manusia, perbaikan hasil dan metode yang tidak sesuai, intensitas pengawasan, komunikasi, dan koordinasi.