cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2024)" : 12 Documents clear
PEMBERDAYAAN SANTRI DALAM PEMBIBITAN DAN PENANAMAN TANAMAN DURIAN DI PONDOK PESANTREN DARUL QIYAM MAGELANG Trisnaningrum, Niken; Hamawi, Mahmudah; Parwi, Parwi; Muhammad, Muhammad; Etica, Use; Hanif, Muhammad; Isnatin, Umi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19275

Abstract

Abstract. The Darul Qiyam Islamic Boarding School is in Magelang Regency and is a plateau surrounded by 5 (five) mountains, namely Mount Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Sumbing, and the Menoreh Mountains. This condition makes most of the Darul Qiyam Islamic boarding school area an area with fertile soil derived from volcanic ash. Based on regional conditions like this, the location of the Darul Qiyam hut is suitable for durian plants. On the one hand, the need for durian fruit for cottage purposes is increasing over time with the demand for bread made from durian. The current need for durian is supplied from markets around Magelang. Durian grows abundantly in the village around the Darul Qiyam cottage, while at the cottage location there are only 3 durian trees. This fact occurs due to the students' lack of knowledge in planting durian trees and durian tree nurseries. The solution offered in this activity is to increase knowledge about planting durian seeds and increase skills regarding the propagation of durian seeds. The method used is counseling and assistance in planting durian seeds as well as training in the propagation of durian seeds. The result of this activity was an increase in students' knowledge about durian planting and breeding. Abstrak. Pondok Pesantren Darul Qiyam berada di  Kabupaten Magelang dan merupakan dataran tinggi yang dikelilingi oleh 5 (lima) gunung yaitu Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Sumbing, dan Pegunungan Menoreh. Kondisi ini menjadikan sebagian besar wilayah Pondok pesantren Darul Qiyam merupakan daerah yang tanah subur yang berasal abu vulkanis. Berdasarkan Keadaan wilayah seperti ini maka lokasi pondok Darul Qiyam cocok untuk tanaman durian. Di satu sisi kebutuhan buah durian untuk keperluan pondok semakin lama semakin meningkat dengan adanya perminataan roti yang berbahan baku durian. Kebutuhan durian sementara ini dipasok dari pasar disekitar magelang.  Durian tumbuh subur di kampung sekitar pondok Darul Qiyam, sedangkan dilokasi pondok hanya terdapat 3 batang pohon durian. Kenyataan ini terjadi karena kurangnnya pengetahuan santri dalam menanam pohon durian dan pembibitan pohon durian. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan tentang penanaman bibit durian dan peningkatan ketrampilaan tentang perbanyakan bibit durian. Metode yang dilakuan penyuluhan dan pendampingan penanaman bibit durian serta pelatihan perbanyakan bibit durian. Hasil dari kegiatan ini  yaitu terjadi peningkatan pengetahuan santri tentang penanaman dan pembibitan durian sebesar 75% diperoleh dari hasil pretest dan pos test.  
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MGMP GURU MATEMATIKA KABUPATEN SUKOHARJO DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BERMUATAN ETHNOMATHEMATICS BERBASIS GOOGLE SITES Toyib, Muhamad; Faiziyah, Nuqthy; Yuliana, Irma
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18805

Abstract

Abstract. The objective of this community service is twofold: (a) to provide junior high school teachers in Sukoharjo Regency with guidance on designing mathematics learning activities that incorporate ethnomathematics using Google Sites, and (b) to conduct workshops and training sessions for teachers to help them integrate ethnomathematics into their learning activities on Google Sites. The training is conducted offline in Sukoharjo with MGMP Mathematics partners. There were a total of 90 teachers from both public and private junior high schools in Sukoharjo who participated. This service activity is conducted through the subsequent phases: The preparation phase involves both internal and external coordination. The implementation stage focuses on introducing and training individuals in the development of ethnomathematics-based learning activities using Google Sites specifically developed for mathematics education. The instructors have received rigorous training in ethnomathematics and have gained new expertise in designing activities that incorporate this approach. They have also developed proficiency in using Google Sites as an educational tool in their classrooms. During the training sessions, the participants are actively and enthusiastically involved. Over 80% of the participants successfully created Google Sites that included educational activities related to ethnomathematics. Furthermore, there is a requirement for enhanced assimilation of cultural context in mathematics education, together with the provision of feedback. Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (a) memperkenalkan cara mendesain aktivitas pembelajaran matematika bermuatan ethnomatematika berbasis Google Sites bagi guru SMP di Kabupaten Sukoharjo; (b) mengadakan workshop dan melatih guru dalam mendesain aktivitas pembelajaran bermuatan ethnomatematika dan mengintegrasikannya dalam Google Sites. Pelatihan dilakukan secara luring dengan mitra MGMP Matematika di Sukoharjo. Pesertanya adalah 90 guru dari SMP Negeri dan Swasta di Sukoharjo. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: persiapan, terdiri dari koordinasi internal dan eksternal; tahap implementasi yang meliputi pengenalan dan pelatihan pengembangan aktivitas pembelajaran bermuatan ethnomatematika berbasis Google Sites yang dirancang dalam pembelajaran matematika. Para guru telah dilatih secara teknis dengan pengalaman baru merancang aktivitas bermuatan ethnomatematika dan mengembangkan Google Sites sebagai sarana pembelajaran di kelas mereka; peserta terlibat penuh selama pelatihan. Lebih dari 80% peserta mampu mengembangkan Google Sites yang memuat aktivitas pembelajaran dengan ethnomatematika. Selain itu, terdapat umpan balik dan kebutuhan untuk peningkatan integrasi konteks budaya dalam pembelajaran matematika. 
PELATIHAN DIGITALISASI KEUANGAN UMKM DENGAN APLIKASI CREDIBOOK Soejono, Fransiska; Michelle, Christable; Tyra, M.J.; Suhalim, Shinta Putri; Amelia, Sona
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19345

Abstract

Abstract. This community service activity is aimed at improving the understanding and skills of MSMEs in using the Credibook financial application. The participants of the activity were MSME owners and 16 students. This activity is carried out by the pulpit method, practical tutorials on using Credibook using video tutorials that have been made by the team, and discussions (questions and answers). Tools used in training the use of Credibook are power points, video tutorials, mike and projectors. Training activities on the use of Credibook financial applications with materials and tutorials about Credibook can be well absorbed by participants. All participants (MSME owners and students) have heard about the existence of Credibook for financial records. More and more participants understand that currently Credibook only provides sales report and expense report features, and there are no complete financial statement features, namely balance sheets, profit and loss and tax reports. There is an increasing understanding that not all features can be used for free and Credibook can be accessed online or offline. All participants already understand that Credibook has a security guarantee because it uses pin activation and Credibook is much more interesting than manual recording. Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam menggunakan aplikasi keuangan Credibook. Peserta kegiatan adalah pemilik UMKM dan mahasiswa sejumlah 16 orang peserta. Kegiatan ini dilakukan dengan metode mimbar, tutorial praktek penggunaan Credibook menggunakan video tutorial yang sudah dibuat tim, dan diskusi (tanya jawab). Alat bantu yang digunakan dalam pelatihan penggunaan Credibook adalah power point, video tutorial, mike dan proyektor. Kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi keuangan Credibook dengan materi dan tutorial mengenai Credibook dapat diserap dengan baik oleh peserta. Semua peserta (pemilik UMKM dan mahasiswa) sudah mendengar mengenai adanya Credibook untuk pencatatan keuangan. Pemahaman peserta secara rata-rata mengalami meningkat 10,41%. Semakin banyak peserta yang paham bahwa saat ini Credibook hanya menyediakan fitur laporan penjualan dan laporan pengeluaran, dan belum tersedia fitur laporan keuangan lengkap yaitu neraca, laba rugi dan laporan pajak. Ada peningkatan pemahaman bahwa tidak semua fitur dapat digunakan secara gratis dan Credibook bisa diakses secara online maupun offline. Semua peserta sudah paham bahwa Credibook memiliki jaminan keamanan karena menggunakan aktivasi pin dan Credibook jauh lebih menarik dibandingkan pencatatan manual. 
PELATIHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL GUNA MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI DAN LITERASI DIGITAL PADA GURU FISIKA Kurniadi, Erawan; Mayasari, Tantri; Handhika, Jeffry; Huriawati, Farida; Hudaa, Perdana Miftachul; Aritonang, Johan
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.14057

Abstract

Abstract. The factors that must play a role in the success of learning today are mastery of the material, pedagogic skills, and digital literacy skills for teachers. In practice, more dominant pedagogic skills are mastered by the teacher. The solution that universities can do is to provide training that aims to improve material mastery and digital literacy. The method of implementing the training through 8 stages, namely: (1) Pretest, (2) Pretest Analysis, (3) FGD and Solutions, (4) Designing Training Materials, (5) Material Deepening Training, (6) Digital Technology Training, (7) Posttest, and (8) Reflection and Evaluation. The results for physics teachers from several MAN and Vocational Schools in Madiun City have an impact on (1) increasing mastery of physics concepts/content knowledge (kinematics, dynamics, and electrical circuits) materials and (2) increasing teacher skills in digital literacy. Abstrak. Faktor yang sangat berperan dalam keberhasilan pembelajaran saat ini adalah penguasaan materi, kemampuan pedagogik, dan kemampuan literasi digital bagi guru. Dalam praktiknya, keterampilan pedagogik lebih dominan dikuasai oleh guru. Solusi yang dapat dilakukan perguruan tinggi adalah memberikan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan penguasaan materi dan literasi digital. Metode pelaksanaan pelatihan melalui 8 tahapan, yaitu: (1) Pretest, (2) Pretest Analysis, (3) FGD dan Solusi, (4) Merancang Materi Pelatihan, (5) Pelatihan Pendalaman Materi, (6) Pelatihan Teknologi Digital, (7) Posttest, dan (8) Refleksi dan Evaluasi. Hasil pelatihan pada guru fisika dari beberapa MAN dan SMK di Kota Madiun telah berdampak pada (1) peningkatan penguasaan materi konsep/isi pengetahuan fisika (kinematika, dinamika, dan rangkaian listrik) dan (2) peningkatan keterampilan guru dalam literasi digital.    
TRANSFER TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY BAGI GURU ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SEBAGAI MEDIA PENANAMAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PADA ANAK USIA DINI Setiadi, Anandita Eka; Nengsih, Nengsih; Sunandar, Ari
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18848

Abstract

Abstract. Environmental awareness in early childhood needs to be developed through education to save the environment from damage and prevent the loss of biodiversity and natural resources in the future. Aisyiyah Bustanul Athfal teachers in Kubu Raya Regency face problems related to learning media for developing an attitude of environmental concern. This service activity is prioritized to provide exciting learning media solutions in developing an attitude of concern for the environment through Augmented Reality technology. The service program is implemented through three activities: (1) Education on the importance of developing an attitude of caring for the environment in early childhood, (2) Training on making Augmented Reality learning media, and (3) Providing Augmented Reality learning media for introducing the Ecosystem using the Assemblr Studio Web application. The program evaluation results showed that the participants' responses were excellent. Participants in education and training activities admitted they gained new knowledge, cared more about the environment, and felt helped in preparing engaging media for students. 100% of Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten teachers in the Kubu Raya district who participated in the activity stated they would use Augmented Reality as a learning media. Abstrak. Menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak usia dini melalui pendidikan akan menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan dan mencegah hilangnya keanekaragaman hayati serta sumber daya alam dimasa yang akan datang. Guru-guru Aisyiyah Bustanul Athfal Kabupaten Kubu Raya menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan media pembelajaran untuk penanaman sikap kepedulian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini diprioritaskan untuk memberikan solusi media pembelajaran yang menarik dalam menanamkan sikap kepedulian terhadap lingkungan melalui teknologi Augmented Reality. Program pengabdian dilaksanakan melalui tiga kegiatan, yaitu: (1) Edukasi pentingnya penanaman sikap peduli lingkungan pada anak usia dini, (2) Pelatihan pembuatan media pembelajaran Augmented Reality, dan (3) Penyediaan media pembelajaran Augmented Reality untuk pengenalan Ekosistem. Pembuatan media pembelajaran Augmented Reality menggunakan aplikasi Assemblr Studio Web. Hasil evaluasi program menunjukkan respon peserta sangat baik. Peserta kegiatan edukasi dan pelatihan mengaku mendapat pengetahuan baru, lebih peduli terhadap lingkungan, dan merasa terbantu dalam menyiapkan media yang menarik untuk peserta didik. Sebesar 100% guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal kabupaten Kubu Raya peserta kegiatan menyatakan bersedia menggunakan media Augmented Reality dalam pembelajaran.  
PENDAMPINGAN GURU MGMP MATEMATIKA OGAN KOMERING ILIR DALAM MERANCANG ASSESSMENT BERBASIS PEMODELAN UNTUK MENUNJANG AKM PESERTA DIDIK Hartono, Yusuf; Hiltrimartin, Cecil; Araiku, Jeri; Nuraeni, Zuli; Kurniadi, Elika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18275

Abstract

Abstract. Mathematical modeling is the process of mathematizing real-life problems into mathematical language. Modeling assessment is conducted to evaluate student learning outcomes at the end of the learning process and to gather information on students’ abilities, guiding teaching strategies. The lack of teacher competence in preparing mathematical modeling assessments and students' struggles in mathematical modeling result from a lack of experience in connecting mathematical concepts with real-life problems. This service activity aims to provide training for mathematics teachers in developing assessments based on mathematical modeling to enhance students' AKM. It also aims to understand the response of MGMP mathematics teachers to the training and to obtain high-quality learning tools based on mathematical modeling. The model for implementing this activity is a mentoring model designed to enhance teacher professionalism in preparing teaching and learning activities, particularly in creating digitally assisted learning tools. A total of 22 participants from Ogan Komering Ilir Regency took part in this activity, conducted synchronously and asynchronously. The analysis of the satisfaction response questionnaire revealed positive results in terms of relevance, material attractiveness, practicality, program design, feedback, and recommendations. Abstrak. Pemodelan matematika merupakan proses matematisasi dari permasalahan kehidupan nyata menjadi bahasa matematika. Asesmen pemodelan dilakukan untuk mengetahui hasil pembelajaran siswa di akhir pembelajaran dan juga untuk mendapatkan informasi kemampuan siswa agar bisa menentukan tindakan dalam mengajar siswa. Kurangnya kompetensi guru dalam menyusun asesmen pemodelan matematika dan kelemahan siswa dalam pemodelan matematika dikarenakan kurangnya pengalaman dalam menghubungkan konsep-konsep matematika pada permasalahan kehidupan nyata. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan yaitu memberikan pelatihan kepada guru matematika dalam mengembangkan asesmen berbasis pemodelan matematika untuk menunjang AKM peserta didik, mengetahui respon guru-guru MGMP matematika terhadap pelatihan, serta mendapatkan perangkat pembelajaran berbasis pemodelan matematika yang berkualitas. Model pelaksanaan kegiatan ini adalah model pendampingan berkelompok untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar khususnya dalam membuat perangkat pembelajaran yang berbantuan digital. Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan ini sebanyak 22 orang peserta dari Kabupaten Ogan Komering Ilir yang dilakukan secara synchronous dan asynchronous. Hasil analisis angket respon kepuasan mendapatkan hasil yang positif dari aspek relevansi, daya tarik materi, kepraktisan, desain program, umpan balik, hingga rekomendasi. 
REVITALISASI KAMPUNG WISATA SOHEDEN (SOCO HERBAL GARDEN) KABUPATEN MAGETAN Fatmala, Fenti; Sari, Nika Kartika; Yusdita, Elana Era
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.17975

Abstract

Abstract. The purpose of this article is to explain the implementation of community service carried out by the Ormawa Himadik PPK team. The program was implemented in Soco Village, Bendo District, Magetan Regency with the theme Eduwisata. Soco Village is one of the villages that has started implementing the Edutourism Village program since 2021. However, everything seems neglected and not well maintained due to the lack of visitors and the absence of good and correct tourism management. The activity implementation method consists of 12 methods ranging from surveys to making reports. The results of this program are new conditions including (1) Tourism managers gain knowledge of soft skills and hard skills for tourism management and financial management; (2) After the formation of the POKDARWIS management structure, it is hoped that there will be a clear division of tasks based on the knowledge presented previously; (3) The existence of supporting facilities and infrastructure for the safety and comfort of visitors, namely plant name labels, increasing the number of plant species, repairing miniature ship ladders, and learning facilities for Pancasila student profiles; (4) Arrangement of tourist routes and installation of tourist layouts in Soco Village; (5) There are additional visitors after the facilities and infrastructure have increased, both from students and the general public Abstrak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan implementasi dari pengabdian masyarakat yang dilaksanakan tim PPK Ormawa Himadiksi. Program dilaksanakan di Desa Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dengan tema Eduwisata. Desa Soco merupakan salah satu desa yang mulai melaksanakan program Desa Eduwisata sejak tahun 2021. Akan tetapi semua terkesan terbengkalai dan tidak terawat dengan baik karena sepinya pengunjung serta tidak adanya pengelolaan wisata yang baik dan benar. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 12 metode mulai dari survey sampai dengan pembuatan laporan. Hasil dari program ini adanya kondisi baru meliputi (1) Pengelola wisata mendapatkan ilmu softskill dan hardskill untuk pengelolaan wisata dan manajemen keuangan; (2) Setelah terbentuknya struktur kepengurusan POKDARWIS diharapkan ada pembagian tugas yang jelas berdasarkan ilmu yang disampaikan sebelumnya; (3) Adanya sarana dan prasarana penunjang untuk keselamatan dan kenyamanan pengunjung, yaitu label nama tanaman, penambahan jumlah spesies tanaman, perbaikan tangga miniatur kapal, dan sarana pembelajaran profil pelajar pancasila; (4) Adanya penataan alur wisata dan pemasangan layout wisata di Desa Soco; (5) Adanya penambahan pengunjung setelah sarana dan prasarana bertambah baik dari kalangan pelajar maupun umum  
PENDAMPINGAN APLIKASI INSEKTISIDA DARI KULIT BIJI JAMBU METE DI DESA JENGGRIK, KECAMATAN KEDUNGGALAR-KABUPATEN NGAWI Andayanie, Wuye Ria; Puspitawati, Indah Rekyani; Wardhani, Ratna Mustika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19028

Abstract

Abstract. Cashew nut shells are waste from cashew seed processing. Cashew nut shells contain anacardic acid compounds from the flavonoid group and have high biodegradability, making them environmentally friendly for pesticides. The mentoring activity aims to improve farmers' skills in producing and applying vegetable insecticides for soybean plants from cashew nut shells. The mentoring activity method is carried out using a Participatory Rural Appraisal (PRA) pattern with soybean farmer partners who are members of the farmer group (Gapoktan) "MUKTI RAHAYU" in Jenggrik Village, Kedunggalar District with a land area of around 960 m2 as a demonstration plot. Activities are carried out with Participatory Rural Appraisal, applied studies, and application practices Farmers' responses to mentoring activities show an understanding of environmental awareness and the product and application of vegetable insecticides from cashew nut shells. The evaluation results show that 71% of soybean farmers understand how to make vegetable pesticides from cashew nut shells and apply them on their land and continue to develop them. The application of this technology is able to reduce the use of chemical pesticides before the generative phase and soybean productivity is around 1,876 tons/ha. The average income from soybean farming at harvest using vegetable insecticides has increased soybean farming by IDR 572,365 per Ha. Abstrak. Kulit biji jambu mete merupakan limbah pada pengolahan biji jambu mete. Kulit biji jambu mete mengandung senyawa asam anakardat dari golongan flavonoid dan mempunyai biodegrabilitas tinggi, sehingga ramah lingkungan untuk pestisida. Kegiatan pendampingan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam memproduksi  dan aplikasi insektisida nabati untuk tanaman kedelai dari kulit biji jambu mete. Metode kegiatan pendampingan dilaksanakan dengan pola Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan mitra petani kedelai yang tergabung dalam kelompok tani (Gapoktan) “ MUKTI RAHAYU” di Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar dengan luas lahan sekitar 960 m2  sebagai demplot. Kegiatan dilakukan dengan Participatory Rural Appraisal, kaji terap, dan praktek aplikasi. Respon petani terhadap kegiatan pendampingan menunjukkan pemahaman terhadap kesadaran lingkungan dan  produk serta aplikasi insektisida nabati dari kulit biji jambu mete. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 71% petani kedelai memahami pembuatan pestisida nabati dari kulit biji jambu mete  dan mengaplikasikan di lahan miliknya serta terus mengembangkannya. Penerapan teknologi ini mampu menekan penggunaan pestisida kimia sebelum phase generatif dan produktivitas kedelai sekitar 1.876 ton/ha. Rata-rata penerimaan usaha tani kedelai saat panen dengan menggunakan insektisida nabati mengalami peningkatan usaha tani kedelai sebesar Rp 572.365,- setiap Ha.   
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN ATAS PENYESUAIAN PENGATURAN PAJAK PENGHASILAN UMKM N0 55 TAHUN 2022: PENDEKATAN SOSIALISASI DAN PENYULUHAN PADA UMKM BINAAN BUMDES MEDAL RAHAYU SUMEDANG Frederica, Diana; Herianti, Eva Herianti; Mutiah, Mutiah; Susilawati, Susilawati; Nuryati, Tutty; Sapridin, Sapridin
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.19425

Abstract

Abstract. This research focuses on MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) that still lack an understanding of the importance of paying taxes and the comprehension of the tax regulations under PP No. 55 of 2022. The aim of the community service conducted by the Taxation Team of Accounting Lecturers from the Faculty of Economics and Business, who are part of the Forum of Accounting Lecturers in Higher Education in the DKI Jakarta region, is to carry out socialisation and education to improve the tax understanding of MSME actors partnered with Bumdes Medal Rahayu in Ambit Situraja Village, Sumedang, regarding the adjustment of MSME income tax regulations. In 2022, this Community Service activity, in the form of socialisation and education, was attended by 31 MSME actors fostered by Bumdes Medal Rahayu in Ambit Situraja Village, Sumedang. The socialisation and education were conducted by several speakers from the ABDIMAS taxation team. The community service method included lectures, discussions, practice, and Q&A sessions. The lecturers acted as speakers while the MSMEs were participants. Before explaining the tax material, participants were asked to complete a pre-test questionnaire. The results showed that out of the 31 MSME actors present, none understood how to report taxes, only 1 person knew how to calculate taxes and the tax rates for MSMEs, and 9 MSME actors had a Taxpayer Identification Number (NPWP). After the material presentation and Q&A session, participants were asked to fill out a post-test questionnaire. Based on the results of the activity, there was a significant improvement in participants' understanding of tax reporting, tax rates, and changes in tax regulations. Abstrak. Berfokus kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan menengah) yang masih kurang memahami pentingnya UMKM membayar pajak dan pemahaman aturan perpajakan PP no 55 tahun 2022 yang masih kurang baik, maka tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim perpajakan Dosen Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang tergabung dalam Forum Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi wilayah DKI Jakarta, yaitu melakukan sosialisasi dan penyuluhan Peningkatan pemahaman perpajakan pelaku UMKM Mitra Bumdes Medal Rahayu Desa Ambit Situraja Sumedang,atas penyesuaian pengaturan pajak penghasilan UMKM. Tahun 2022, Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa sosialisasi dan penyuluhan, yang dihadiri oleh 31 pelaku UMKM binaan Mitra Bumdes Medal Rahayu Desa Ambit Situraja Sumedang. Sosialisasi dan Penyuluhan dilakukan oleh beberapa narasumber dari tim perpajakan ABDIMAS. Metode pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk ceramah, diskusi, Latihan dan tanya jawab.Dosen selaku narasumber sedangkan UMKM sebagai peserta,sebelum menjelaskan materi perpajakan peserta diminta menjawab kuisioner pre-test dengan hasil 31 orang pelaku UMKM yang hadir sebanyak 31 orang belum paham cara melaporkan pajak, 1 orang yang paham cara menghitung pajak dan mengetahui tarif pajak UMKM dan 9 pelaku UMKM yang memiliki NPWP. Setelah materi dan tanya jawab perserta diminta Kembali untuk mengisi kuisioner post-test berdasarkan hasil kegiatan Nampak perubahan signifikan pemahaman peserta mengenai pelaporan, tarif pajak dan perubahan aturan perpajakan. 
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN CANVA, MENTIMETER, DAN MEDIA KARYA GURU DI SMP ISLAM AL-MAARIF 02 SINGOSARI Setyowati, Lestari; Zubaidi, Nanang; Karmina, Sari; Anugerahwati, Mirijam; Dalopo, Firslady
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18165

Abstract

Abstract. To help achieve the teaching objectives and make the learning activities runs well in the class,  teachers are encouraged to use technology-based and non-technology-based instructional media. However, not all teachers have the skills to make them. This community service aims to equip teachers in Islamic Junior High School Al-Ma'arif 02 Singosari with practical skill to create and develop instructional media, both electronic and non-electronic appropriate and relevant to their respective subjects. The methods used were conducting need analysis, coordinating, planning, implementing, reflecting, and carrying out follow-up plans for the community service. Participants in this activity were 19 teachers at Al-Maarif Islamic Junior High School 02 Singosari Malang. The workshop was held for two days on 23-24 June 2023. The results showed that the teachers were able to develop activities in non-electronic media in the form of snakes and ladders game that were adapted to their respective subjects and were able to make learning posters using Canva (95%). The results of the reflection show that all teachers (100%) got a lot of benefits from the community service and hope that similar activities were conducted more often in the future. Abstrak. Untuk menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar di kelas, guru seyogyanya membuat media pembelajaran berbasis teknologi maupun non teknologi. Namun tidak semua guru memiliki keterampilan untuk membuat media tersebut. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk membekali guru di SMP Islam Al- Ma’arif 02 Singosari untuk membuat dan mengembangkan media pembelajaran baik elektronik maupun non eletronik yang sesuai dengan mata pelajarannya masing-masing. Metode yang dilakukan adalah melakukan analisis situasi, melakukan kordinasi, membuat perencanaan, melaksanakan pengabdian, melakukan refleksi, melakukan rencana tindak lanjut pengabdian. Peserta dari kegiatan ini adalah 19 orang guru di SMP Islam Al- Maarif 02 Singosari Malang. Workshop dilaksanakan selama dua hari, yaitu di tanggal 23 – 24 Juni 2023. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru mampu berkreasi dengan media non elektronik berupa ular tangga yang disesuaikan dengan mata pelajarannya masing-masing, dan mampu membuat poster pembelajaran dengan menggunakan Canva (95%). Hasil refleksi menunjukkan bahwa semua guru (100%) berharap pengabdian pada masyarakat tersebut berkelanjutan, dan merasa mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.   

Page 1 of 2 | Total Record : 12