cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
PERANCANGAN DAN EDUKASI SISTEM PENENTUAN PEMILIHAN PESTISIDA UNTUK TANAMAN CABAI DI DUSUN SANGGRAHAN KIDUL, KULON PROGO Rahayu, Sri; MZ, Yumarlin; Bororing, Jemmy Edwin
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12824

Abstract

Abstract. The chili plant is an agricultural commodity that has the highest attractiveness in Indonesia. This is a challenge for farmers to cultivate chili. Sanggrahan Kidul Hamlet is a hamlet located in Bendungan Village, Wates District, Kulon Progo Regency, Special Region of Yogyakarta. One-third of the Sanggrahan Kidul Hamlet area is agricultural land, so most of the residents of Sanggrahan Kidul work as farmers. In order to control, repel, attract, or eradicate pests in their crops, farmers need pesticides. The many kinds and types of pesticides circulating in the market and the various advantages offered by pesticide products to farmers make farmers have to be careful and careful in choosing the right pesticides. The specific purpose of this activity is to educate the farmers of Dusun Sanggrahan Kidul regarding the criteria for selecting the right pesticide product by designing a system for determining the selection of pesticides for chili plants. Based on the results of the analysis of the community service program, it can be concluded that technically the application of decision support for the selection of pesticides on chili plants is categorized as suitable for use by users with a percentage value of 78%. Meanwhile, in terms of benefits, the chili farmers in Sanggrahan Kidul Hamlet are greatly helped by the existence of educational activities with this pesticide selection support system. Farmers can choose suitable pesticides according to the desired criteria. Abstrak. Tanaman cabai merupakan suatu komoditas pertanian yang mempunyai daya tarik paling tinggi di Indoneisa. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi petani untuk melakukan budidaya cabai. Dusun Sanggrahan Kidul merupakan dusun yang berada di Desa Bendungan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sepertiga wilayah Dusun Sanggrahan Kidul adalah lahan pertanian, sehingga sebagian warga Sanggrahan Kidul berprofesi sebagai petani. Guna mengendalikan, menolak, memikat, atau membasmi organisme penggangu pada hasil panen, petani memerlukan pestisida. Banyaknya macam dan jenis pestisida yang beredar di pasaran dan beragamnya keunggulan-keunggulan yang ditawarkan produk pestisida kepada petani membuat para petani harus teliti dan cermat dalam memilih pestisida yang tepat. Tujuan khusus dari kegiatan ini adalah mengedukasi para petani Dusun Sanggrahan Kidul mengenai kriteria pemilihan produk pestisida yang tepat dengan merancang sistem penentuan pemilihan pestisida untuk tanaman cabai. Berdasarkan hasil analisa program pengabdian masyarakat tentang dapat disimpulkan bahwa secara teknis aplikasi pendukung keputusan pemilihan pestisida pada tanaman cabe dikategorikan layak di gunakan oleh user dengan nilai persentase 78%. Sedangkan dari segi manfaat, para petani cabai Dusun Sanggrahan Kidul sangat terbantu dengan adanya kegiatan edukasi dengan sistem pendukung pemilihan pestisida ini. Para petani dapat memilih pestisida yang cocok sesuai dengan kriteria yang diinginkan. 
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN HITUNG ANAK PASCA PANDEMI COVID-19 MELALUI PELATIHAN PERMAINAN KREATIF METODE JARIMATIKA Ariyanti, Novia; Azizah, Nuril Lutvi; Amir, Mohammad Faisal
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12259

Abstract

Abstract. The aim of this program is to solve the problem about the capability of counting number or mathematics problem in the elementary school because of online learning during the pandemic Covid-19. More than 50% the students in elementary school have the problem and difficulty in counting mathematics. In this case, the students lack information how to do fast calculation also exact calculation is given basic Jarimatika. The solution given into this program in order the students do not feel that mathematics is a scary lesson in the school or home. They can study and learning mathematics in their village, around their house without feel not only they are learning mathematic in frightening but in fun learning. This game suitable to the student in grade 3,4,5, dan 6 in RT 05, RW 01, Dukuh Pakis, Surabaya. The method used are including the preparation, implementation, and evaluation stage. First step, the students will be given pre-test to find out how fast they were able to count. The second step, the team give the explanation about the trick to fast counting in mathematics using Jarimatika. The last step, the student implemented the basic counting of Jarimatika in game, like math snake, and ladder game. The result in this program is the students able to count basic operation using Jarimatika method faster than manual counting and feel so fun learning mathematics. Abstrak. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memecahkan masalah tentang kemampuan menghitung matematika pada anak usia sekolah dasar, hal ini dikarenakan pembelajaran dilakukan secara daring selama pandemic Covid-19. Lebih dari 50% murid pada usia sekolah dasar mempunyai masalah dan kesulitan menghitung matematika. Pada kasus ini, siswa yang kurang informasi bagaimana menghitung cepat dan tepat diberikan pelatihan Jarimatika dasar. Solusi ini diberikan agar siswa tidak merasa bahwa belajar matematika adalah suatu hal yang sulit baik di sekolah maupun di rumah. Mereka dapat belajar matematika di desa dam dilingkungan tempat mereka tinggal tanpa merasa takut tidak bisa akan tetapi menjadi suatu hal yang menyenangkan. Permainan matematika ini dapat diterapkan kepada siswa di kelas 3, 4, 5, dan 6 di RT 05, RW 01, Dukuh Pakis, Surabaya. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup tiga bagian yaitu persiapan, implementasi, dan tahap evaluasi. Pada tahap pertama, siswa akan diberikan soal pre-test untuk mengetahui seberapa cepat kemampuan siswa dalam menghitung. Tahap kedua yaitu tim Abdimas memberikan penjelasan dan pelatihan mengenai metode Jarimatika dasar. Tahap terakhir yaitu siswa menerapkan perhitungan dasar Jarimatika menggunakan permainan ular tangga matematika. Hasil dari pelatihan ini, siswa bisa menghitung dengan menggunakan Jarimatika lebih cepat daripada menghitung manual, dan merasa sangat senang belajar matematika.  
PENDAMPINGAN PEMBUATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN BERKONTEKS BUDAYA MATERI GEOMETRI DI KOTA PAGARALAM Lisnani, Lisnani; Indra Putri, Ratu Ilma; Zulkardi, Zulkardi; Kurniadi, Elika; Rawani, Dewi; Gustiningsih, Tria; Malalina, Malalina; Herlina, Rini; Rahayu, Chika; Sari, Arika; Septimiranti, Delia; Inderawati, Rita
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.11366

Abstract

Abstract. Integrated Community Service (PKM) is a form of service that accommodates a series of activities as a whole. Assistance in making RPP independent learning in a cultural context on geometry material for teachers of SMP, SMA and SMK in Pagar Alam. The purpose of this service activity is to assist teachers in designing learning activities the use of cultural contexts, especially on geometry material. The participants of the integrated PKM activity consisted of 49 people but at the time of mentoring it was only attended by 28 participants. The service activity was carried out for 2 days, on October 5-6, 2021. The methods used during this mentoring activity were the method of presentation, discussion, interactive question and answer, and recitation. The data collection technique used a questionnaire/questionnaire given through a google form consisting of an activity evaluation questionnaire and a participant satisfaction questionnaire for all integrated PKM activities. The results of this service activity showed that 73.48% of the participants had understood the material presented by the resource person. In addition, participants stated that this activity was useful for them, especially in making learning activitis independent in learning to use certain contexts. Abstrak. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terintegrasi merupakan sebuah bentuk pengabdian yang mengakomodir serangkaian kegiatan secara keseluruhan. Pendampingan pembuatan RPP merdeka belajar berkonteks budaya pada materi geometri bagi guru SMP, SMA dan SMK di Pagar Alam. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu guru dalam merancang aktivitas pmebelajaran merdeka belajar yang sesuai melalui penggunaan konteks budaya terutama pada materi geometri. Peserta kegiatan PKM terintegrasi terdiri dari 49 orang tapi pada saat pendampingan hanya dihadiri oleh 28 orang peserta. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 5-6 Oktober 2021. Metode yang digunakan selama kegiatan pendampingan ini adalah metode presentasi, diskusi, tanya jawab interaktif, dan resitasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/ kuesioner yang diberikan melalui google form yang terdiri dari angket evaluasi kegiatan dan angket kepuasan peserta terhadapa seluruh kegiatan PKM terintegrasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa adalah 73,48% peserta telah memahami materi yang disampaikan oleh narasumber. Di samping itu, peserta menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat bagi mereka terutama dalam membuat aktivitas pembelajaran merdeka belajar menggunakan konteks tertentu.   
PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM BINAAN YAYASAN CINTA BACA INDONESIA Setiawati, Lulu; Mulyandi, M. Rachman; Mayrene, Gabriella
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12710

Abstract

Abstract. The advancement of digital technology could help the entrepreneurs to sell their business online. However, it still becomes a challenge for them who don’t have the ability to use the digital technology in boosting their businesses. The lack of this ability was an issue for the founders of Small, Medium Business enterprises under the supervision of Cinta Baca Foundation. The purpose for this community service was to give a workshop how to use media social for SME’s at Lampung and West Java, in  particular  using Instagram as promotion platform to sell their products. The workshop was conducted online using zoom platform. The participants for the workshop mostly ladies who have their businesses in tapis and snacks’ products.  The result from pre-test shown that 97,9% of business owners know and use media social to communicate and 72,3% known about digital marketing, but only 10% from the total respondents has used the platform to promote their products. They didn’t know how to use the platform. This first workshop helped them to have more understanding how to optimize the usage of media social, especially Instagram to promote their products. The result from post-test after the workshop shown that 100% or all the participants had understood the concept of digital marketing and the role of Instagram to promote their products. The participants are hoping that there will be more applied trainings to train them how to use the platform.  Abstrak. Perkembangan teknologi digital dapat membantu para pelaku UMKM untuk menjual bisnis secara online. Namun hal tersebut masih menjadi tantangan bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang belum semua memiliki kemampuan untuk dapat memanfaatkan teknologi digital yang ada dalam melakukan bisnisnya. Hal tersebut menjadi permasalahan bagi para pelaku UMKM yang menjadi binaan dari Yayasan Cinta Baca Indonesia.  Tujuan  dari  pengabdian  kepada  masyarakat ini  adalah  untuk membantu  memberikan  pelatihan  bagi  para  pelaku  UMKM  di  Lampung  dan Jawa  Barat  untuk memanfaatkan sosial media, terutama instagram sebagai salah alat promosi produk yang mereka jual. Pelaksanaan pelatihan dilakukan secara daring dengan menggunakan media zoom. Pada saat pelatihan para peserta sebagian besar adalah para ibu pengerajin tapis di Lampung dan pembuat makanan ringan di Jawa Barat. Pre-test yang dilakukan sebelum pelatihan awal menunjukkan bahwa para pelaku UMKM tersebut 97,9% telah mengenal dan menggunakan media komunikasi yang ada di platform sosial media dan 72,3% mengetahui tentang digital marketing, namun hanya 10% dari total responden yang telah menggunakannya  untuk  menjual  produk  yang mereka  hasilkan. Hal tersebut dikarenakan  mereka  tidak mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Pelatihan awal yang diberikan sangat membantu mereka untuk dapat lebih memiliki pemahaman bagaimana mengoptimalkan penggunaan sosial media terutama instagram di dalam memasarkan produk mereka. Hasil Post-test setelah pelatihan menunjukkan 100% atau keseluruhan peserta telah memahami konsep tentang pemasaran digital dan peran instagram untuk mempromosikan produk mereka. Para pelaku UMKM yang hadir berharap agar ada pelatihan lanjutan yang lebih mengarah ke praktek langsung dalam menggunakan aplikasi.  
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) DENGAN SOFTWARE PAINT 3D BAGI GURU MATEMATIKA SMP Nurcahyo, Adi; Ishartono, Naufal; Waluyo, Mohamad; Sutama, Sutama; Sari, Fhitri Indah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.11772

Abstract

Abstract. Augmented Reality (AR) is a technology for implementing 3D objects in real life. 3D objects help students to visualize abstract objects in mathematics so that they are easy to understand. Abstract objects in mathematics that require visualization include geometric material. Software that is easy to use and has a size that is not too large to help visualize abstract objects by creating 3D objects that are Paint 3D. The purpose of the training activities is to improve the competence of mathematics teachers in making learning media with 3D objects. The media created can be a means for teachers to provide understanding for students about geometry material. The target of the training was the mathematics teachers of Muhammadiyah junior high school in Gemolong. The training method used has several stages including problem analysis, preparation, implementation, evaluation, and publication. At the stage of implementing the training using participatory training methods, participants can practice and ask questions related to the obstacles experienced. The results of the training carried out include mathematics teachers who can create learning media in the form of 3D objects and implement them in learning. The results of the post-test of the training activities, 86% of participants clearly understood the delivery of the material presented by the presenters, 94% of the training participants were satisfied with the training activities held. 89% of participants are able to create 3D objects using Paint 3D software based on the delivery given by the presenters and 80% of participants will implement 3D objects in learning.  Abstrak. Augmented Reality (AR) merupakan teknologi untuk mengimplementasikan objek 3D dalam kehidupan secara nyata. Objek 3D membantu siswa untuk memvisualisasikan objek-objek abstrak dalam matematika sehingga mudah dipahami. Objek abstrak dalam matematika yang membutuhkan visualisasi diantaranya terdapat pada materi geometri. Software yang mudah digunakan dan memiliki ukuran tidak terlalu besar untuk membantu memvisualisasi objek abstrak dengan membuat objek 3D yaitu Paint 3D. Tujuan dari kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru matematika dalam membuat media pembelajaran dengan objek 3D. Media yang dibuat dapat menjadi sarana bagi guru untuk memberikan pemahaman bagi siswa tentang materi geometri. Target dari pelatihan yang dilakukan yaitu guru-guru matematika SMP Muhammdiyah di Gemolong. Metode pelatihan yang digunakan memiliki beberapa tahapan diantaranya analisis permasalahan, persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan publikasi. Pada tahapan pelaksanaan pelatihan menggunakan metode pelatihan partisipatif dengan peserta dapat mempraktekkan dan bertanya terkait kendala yang dialami. Hasil pelatihan yang dilakukan diantaranya guru-guru matematika dapat membuat media pembelajaran berupa objek 3D dan mengimplementasikan dalam pembelajaran. Hasil post-test kegiatan pelatihan yaitu sebanyak 86% peserta memahami dengan jelas penyampaian materi yang disampaikan oleh pemateri, sebanyak 94% peserta pelatihan merasa puas dengan kegiatan pelatihan yang diadakan. Sebanyak 89% peserta mampu untuk membuat objek 3D menggunakan software Paint 3D berdasarkan penyampaian yang diberikan pemateri dan 80% peserta akan mengimplementasikan objek 3D dalam pembelajaran. 
MEMPERSIAPKAN ENTREPRENEUR MUDA SEJAK DINI DI YAYASAN PONDOK PESANTREN AZ-ZAHRA (SMP TULUNG AGUNG) Rislawati, Nita; Ananda, Rolly Rezki; Syamat, Rizky Kurniawan; Adhadianawaty, S.A.S Noor; Fitriansyah, Fitriansyah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12414

Abstract

Abstract. The importance of the role of youth to face the future, so they must be equipped and prepared with education about entrepreneurship. The entrepreneurial spirit (entrepreneur) at the basic education level is to develop independent, creative, leadership and hard work traits. To improve and prepare for this, socialization or counseling was carried out at the Az-Zahra Islamic Boarding School Foundation (SMP Tulung Agung) on Jl. Axis Samarinda -Tenggarong Gg. Langsat RT. 002 Jembayan Village, Jembayan, Loa Kulu, Kutai Kartanegara. The socialization will on 28 March 2022. The purpose of this socialization is to provide knowledge about entrepreneurship and build an entrepreneurial spirit. The method used in this activity is to provide education in the form of counseling about entrepreneurship, discussions and questions and answers. The results of this activity obtained from student response data state that students have known about entrepreneurship more broadly and can instill entrepreneurial spirits and interest in entrepreneurs. Abstrak. Pentingnya peranan pelajar untuk menghadapi masa depan, sehingga harus dibekali dan dipersiapkan edukasi mengenai kewirausahaan. Jiwa kewirausahaan (entrepreneur) pada jenjang pendidikan dasar adalah dengan mengembangkan sifat mandiri, kreatif, kepemimpinan dan kerja keras. Untuk meningkatkan dan mempersiapakan hal tersebut dilakukan sosialisasi atau penyuluhan di Yayasan Pondok Pesantren Az-Zahra (SMP Tulung Agung) di Jl. Poros Samarinda -Tenggarong Gg. Langsat RT. 002 Desa Jembayan, Jembayan, Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2022. Tujuan dari sosialisasi ini adalah memberikan pengetahuan mengenai kewirausahaan dan membangun jiwa entrepreneur. Metode yang digunakan pada kegiatan ini ialah dengan memberikan edukasi berupa penyuluhan mengenai kewirausahaan, diskusi serta tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini diperoleh dari data respon pelajar menyatakan bahwa para pelajar telah mengetahui tentang entrepreneur lebih luas lagi dan dapat menanamkan jiwa-jiwa entrepreneur serta ketertarikan terhadap entrepreneur.
IMPLEMENTASI SPSS DALAM ANALISIS DATA BAGI MAHASISWA DI CILACAP Aspriyani, Riski; Hartono, Bryan Pudji; Ahmad, Mizan; Susilowati, Eka
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12717

Abstract

Abstract. Statistics is a field of science that can be used as a theory to assist in making research decisions, especially quantitative research. Appropriate statistical tests are needed to analyze research data based on the formulated hypotheses. For this reason, a good ability in analyzing data is needed. The process of data analysis in quantitative research can be assisted using the SPSS statistical program. Most of the students in Cilacap who have an interest in quantitative research still need additional knowledge about the statistical tests used such as the T-test, Analysis of Variance and Regression, and Linear Correlation. In addition, many students have difficulty analyzing data using the SPSS program. Misunderstanding in reading SPSS output results caused many errors to occur. On the other hand, many students do not understand the prerequisites for hypothesis analysis and do not know the procedures or steps for data processing using SPSS. For this reason, a deeper understanding and training are needed to process data using SPSS. The SPSS training was conducted using lectures, question and answer methods, and practicals. In the process, they were very active in asking questions and actively following all the material given by the resource persons. The instrument is given as evaluation material for further service. it was obtained that the achievement of all aspects was classified as good with details on the suitability aspect of statistical tests with problems of 83%, the achievement of variable research aspects of 81%, the achievement of data processing aspects using SPSS of 86%, the achievement of SPSS output interpretation of 89%. Abstrak. Statistika merupakan bidang ilmu yang dapat menjadi teori untuk membantu dalam pengambilan keputusan suatu penelitian khususnya penelitian kuantitatif. Dalam menganalisis data penelitian dibutuhkan uji statistik yang sesuai berdasarkan hipotesis yang dirumuskan. Untuk itu, diperlukan kemampuan yang baik dalam menganalisis data. Proses analisis data dalam penelitian kuantitatif dapat dibantu menggunakan program statistika SPSS. Mahasiswa di Cilacap yang memiliki minat dalam penelitian kuantitatif sebagian besar masih membutuhkan tambahan pengetahuan mengenai uji statistik yang digunakan seperti uji T, Analisis Variansi serta Regresi dan Korelasi linear. Selain itu, banyak mahasiswa yang kesulitan dalam analisis data menggunakan program SPSS. Ketidakpahaman dalam membaca hasil output SPSS menyebabkan tidak sedikit kekeliruan terjadi. Di sisi lain, banyak mahasiswa yang tidak paham akan prasyarat analisis hipotesis, serta ketidaktahuan prosedur atau langkah pengolahan data menggunakan SPSS. Untuk itu, tujuan kegiatan ini dilakukan ialah untuk memberikan tambahan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam mengolah data menggunakan SPSS. Pelatihan SPSS ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab serta praktikkum. Dalam prosesnya mereka sangat aktif bertanya dan aktif mengikuti semua materi yang diberikan oleh narasumber. Instrumen diberikan sebagai bahan evaluasi untuk pengabdian selanjutnya. Diperoleh bahwa ketercapaian seluruh aspek tergolong kategori baik dengan rincian pada aspek kesuaian uji statistik dengan permasalahan penelitian sebesar 83%, ketercapaian aspek identifikasi variabel penelitian sebesar 81%, ketercapaian aspek pengolahan data menggunakan SPSS sebesar 86%, serta ketercapaian intepertasi output SPSS sebesar 89%.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI UNTUK USAHA PENGANGKUTAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA BERACUN PT. BINA ENVIRO NUSA Susanty, Meredita; Setiawan, Erwin; Irawan, Ade; Fermana, Randi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12495

Abstract

Abstract. The COVID-19 pandemic in 2020 caused an increase in infectious waste from personal protective equipment (PPE) used by the medical team. Infectious waste as hazardous and toxic waste (B3) must be appropriately and correctly handled following applicable laws so that it does not cause soil, water and air pollution. In managing B3 waste, hospitals as waste producers will cooperate with other parties such as B3 waste transport and waste management companies. The increase in the amount of B3 waste that must be transported every two days also increases the volume of work for each party. Monitoring the waste transportation process is critical because several potential problems can occur at this stage. For example, B3 waste disposal is not dumped in proper locations and loss of waste or transportation of waste that does not reach its destination. Various violation cases trigger waste producers to choose established B3 waste carriers rather than the new, small or medium-scale B3 waste carriers. Through this community service activity, Pertamina University collaborates with Small and Medium Enterprises (SMEs) B3 waste carriers in building real-time vehicle location tracking to increase the trust of waste producers toward new SME waste carriers. Thus, it will boost the competitiveness of these SMEs. With this tracking application, waste generators and transporters can check the route taken by transporting vehicles until they arrive at certified waste treatment facilities and monitor vehicle speed so that B3 waste remains safe during the trip.  Abstrak. Pandemik COVID-19 di tahun 2020 menyebabkan peningkatan limbah infeksius dari alat perlindungan diri (APD) yang digunakan tim medis. Limbah infeksius termasuk dalam golongan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang proses pengelolaannya harus dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan Undang - Undang yang berlaku, agar tidak menimbulkan pencemaran tanah, air, dan udara. Dalam pengelolaan limbah B3, rumah sakit sebagai penghasil limbah akan bekerjasama dengan pihak-pihak lain seperti perusahaan pengangkut dan/atau pengelola limbah B3. Peningkatan jumlah limbah B3 yang harus diangkut setiap dua hari sekali juga menambah volume pekerjaan setiap pihak. Monitoring pengangkutan limbah B3 merupakan aktivitas yang sangat penting untuk dilakukan, karena adanya potensi masalah yang dapat terjadi misalnya pembuangan limbah B3 tidak di lokasi yang semestinya, hilangnya limbah atau pengangkutan limbah yang tidak sampai ke tujuan. Berbagai temuan dalam pengangkutan limbah mengakibatkan rendahnya kepercayaan penghasil limbah terhadap pengangkut limbah B3 berskala kecil dan menengah, atau yang relatif baru. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Pertamina bekerjasama dengan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pengangkutan limbah B3 membangun aplikasi pelacak keberadaan kendaraan pengangkut, untuk meningkatkan kepercayaan penghasil limbah untuk menggunakan jasa pengangkut limbah berskala kecil dan menengah sehingga meningkatkan daya saing UKM tersebut. Dengan adanya aplikasi pelacakan ini, pihak penghasil dan pengangkut limbah dapat memeriksa rute yang dilalui kendaraan pengangkut hingga sampai ke tempat pengolahan yang legal, serta memantau kecepatan kendaraan agar limbah B3 tetap aman selama perjalanan.  
PENERAPAN HASIL PENELITIAN APLIKASI GAME LISTENING BAHASA INGGRIS BAGI SISWA SMA MARDISISWA SEMARANG Astuti, Yani Parti; Subhiyakto, Egia Rosi; Umaroh, Liya
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.10945

Abstract

Abstract. The national education system has set lessons that must be followed by all students. Like English lessons. Indonesian is a compulsory subject from Junior High School (SMP) to Higher Education. Listening is a new skill in high school because in junior high school listening skills are not yet known. Because listening is a new thing at the high school level, students find it difficult to learn listening. This is because the voice actors who listen can come from within or outside the country who have different pronunciations. For this reason, this service will apply the results of the research in the form of English listening games. This application is very flexible to use because it can be accessed on Android smartphones. The use of foreign android smartphones for students today. So they can easily use it and understand it and can be used at any time. This listening game application will be applied to high school students who are the goal of this service. Students who will become partners are students of SMA Mardisiswa Banyumanik Semarang. This Mardisiswa High School has a problem that its students are not familiar with listening material. This is because there has been a pandemic, while listening material is material in the high school curriculum. For this reason, in order to be faster in delivering, in this service an application about listening is made. With this application, this application has filled in several forms of listening questions. However, for students' abilities, 29 listening questions will be given. Each question is given a weight of 3. And the results obtained are still unsatisfactory because the highest student points are 54. This can open up students' abilities to a maximum of only 62%. Abstrak. Dalam sistem pendidikan nasional telah menetapkan pelajaran – pelajaran yang wajib diikuti oleh semua peserta didik. Seperti halnya pelajaran Bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran wajib dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai dengan Pendidikan Tinggi. Listening merupakan ketrampilan yang baru di SMA karena saat SMP belum dikenalkan ketrampilan listening. Karena listening adalah hal yang baru pada jenjang SMA, maka siswa – siswa merasa kesulitan untuk belajar listening. Hal ini dikarenakan pengisi suara listening bisa berasal dari dalam maupun luar negeri yang mempunyai lafal yang berbeda – beda. Untuk itu pengabdian ini akan menerapkan hasil dari penelitian berupa aplikasi game listening Bahasa Inggris. Aplikasi ini sangat fleksibel digunakan karena bisa diakses di smartphone android. Penggunaan smartphone android tidaklah asing bagi peserta didik saat ini. Sehingga mereka bisa dengan mudah menggunakannya dan memahaminya serta bisa digunakan sewaktu waktu. Aplikasi game listening ini akan diterapkan pada siswa SMA yang menjadi tujuan dari pengabdian ini. Siswa yang akan menjadi mitra adalah siswa SMA Mardisiswa Banyumanik Semarang. SMA Mardisiswa ini mempunyai kendala bahwa siswa – siswanya belum pernah mengenal materi listening Hal ini disebabkan karena adanya pandemic, sementara materi listening merupakan materi yang ada di kurikulum SMA. Untuk itu, agar lebih cepat dalam pengyampain, maka dalam pengabdian ini dibuat aplikasi tentang listening. Dengan aplikasi ini, Pada aplikasi ini telah diisikan beberapa bentuk soal listening. Namun untuk mengevaluasi kemampuan siswa akan diberikan 29 soal listening. Masing – masing soal diberi bobot nilai 3. Dan hasil yang didapat adalah masih kurang memuaskan karena poin tertinggi siswa adalah 54. Hal ini dapat disimpulkan kemampuan siswa maksimal hanya 62%.
PELATIHAN KOMPUTERISASI AKUNTANSI DENGAN APLIKASI SISKEUDES DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU Yustrianthe, Rahmawati Hanny; Darmawan, Yanto; Jati, Budhi Purwantoro; Kuntoro, Agus
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.12946

Abstract

Abstract. Village funds provided by the central government aim to encourage the productivity of rural communities. For this reason, the use of village funds must be planned, implemented and reported to assess the level of success of the village fund program as stated in Law Number 6 concerning Villages of 2014 and Ministerial Regulation Number 113. This attracts the attention of all parties, including the world of education, considering that the central government funds disbursed to villages reaches 10% of the total state budget. Therefore, a clear, transparent and easy accountability system is needed for village financial management. In this regard, BPKP in collaboration with the Ministry of Home Affairs has developed the SISKEUDES application which is expected to fulfill these objectives. The world of education, especially at the vocational level, tries to follow up on this need by incorporating digital-based village accounting materials into its curriculum so that it is able to provide the necessary skilled workers. In order to bridge the needs and make the success of the above government program a success, community service activities are carried out to improve and strengthen the competence of accounting teachers at SMK DIY and Central Java towards the village financial system and the operation of the siskeudes application system. The service team from the YKPN Polytechnic will hold community service in 2021 with the theme: "Computerized Accounting Training with the Siskeudes Application in the Context of Improving Teacher Competence". The method used in this activity is the lecture method, tutorial, practice and discussion of training and teaching theory and application of the village financial system. The training was attended by 46 teachers which was carried out offline at the YKPN Yogyakarta Polytechnic Building. The result of this service is that accounting teachers at MGMP Accounting DIY and Central Java are increasingly competent in teaching computerized village accounting. This can be seen from the smooth implementation as planned and the enthusiasm of the participants in completing the material in the village accounting computer module. In addition, it can also be seen from the feedback given by the vocational teachers who participated in the training who expressed satisfaction, felt the benefits of the training to increase their knowledge and skills related to the SISKEUDES application. After this service activity, it is hoped that what has been obtained by the teacher can be implemented in their SMKs so that they can produce students who are competent and able to play a major role as operators in operating the siskeudes application. The teachers also hope that similar training can be carried out again with a wider audience, and with other topics. Abstrak. Dana desa yang diberikan oleh pemerintah pusat bertujuan untuk mendorong produktivitas masyarakat desa. Untuk itu penggunaan dana desa harus direncanakan, dilaksanakan dan dilaporkan untuk menilai tingkat keberhasilan program dana desa sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 tentang Desa Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Nomor 113. Hal ini menarik perhatian semua pihak. , termasuk dunia pendidikan, mengingat dana pemerintah pusat yang dikucurkan ke desa mencapai 10% dari total APBN. Oleh karena itu, diperlukan sistem pertanggungjawaban yang jelas, transparan dan mudah dalam pengelolaan keuangan desa. Berkaitan dengan hal tersebut, BPKP bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri telah mengembangkan aplikasi SISKEUDES yang diharapkan dapat memenuhi tujuan tersebut. Dunia pendidikan khususnya pada tingkat vokasi mencoba menindaklanjuti kebutuhan tersebut dengan memasukkan materi akuntansi desa berbasis digital ke dalam kurikulumnya sehingga mampu menyediakan tenaga terampil yang diperlukan. Dalam rangka menjembatani kebutuhan dan menyukseskan program pemerintah di atas, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan dan memperkuat kompetensi guru akuntansi di SMK DIY dan Jawa Tengah terhadap sistem keuangan desa dan operasionalisasi siskeudes. sistem aplikasi. Tim pengabdian dari Politeknik YKPN akan mengadakan pengabdian masyarakat pada tahun 2021 dengan tema : “Pelatihan Akuntansi Komputerisasi dengan Aplikasi Siskeudes Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Guru”. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, tutorial, praktek dan diskusi teori pelatihan dan pengajaran serta penerapan sistem keuangan desa. Pelatihan diikuti oleh 46 guru yang dilaksanakan secara offline di Gedung Politeknik YKPN Yogyakarta. Hasil dari pengabdian ini guru akuntansi di MGMP Akuntansi DIY dan Jawa Tengah semakin kompeten dalam mengajar akuntansi desa yang terkomputerisasi. Hal ini terlihat dari kelancaran pelaksanaan sesuai rencana dan semangat peserta dalam menyelesaikan materi pada modul komputer akuntansi desa. Selain itu juga dapat dilihat dari feedback yang diberikan oleh para guru SMK peserta pelatihan yang menyatakan puas, merasakan manfaat dari pelatihan tersebut untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya terkait dengan penerapan SISKEUDES. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan apa yang telah diperoleh guru dapat diimplementasikan di SMK-nya sehingga dapat menghasilkan siswa yang berkompeten dan mampu berperan utama sebagai operator dalam mengoperasikan aplikasi siskeudes. Para guru juga berharap agar pelatihan serupa dapat dilakukan kembali dengan audiens yang lebih luas, dan dengan topik lain.