cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
GAMBARAN KECERDASAN SOSIAL SISWA SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH Rukia Aslim; Martunis Yahya; . Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The social Intelligence becomes an effective solution to stop anarchic attitudes of students, for students who have a high social intelligence they have a set of psychological skills to solve the problem politely and peacefully. The purpose of this research to describe the social intelligence of students in terms of ability aspects to understand and respond to the environmental conditions, the ability of self-carrying, a person's ability to convey ideas naturally and clearly in a persuasive manner and the ability to understand about the needs and thoughts of others person. This research uses a quantitative descriptive approach. The population in this research were all students of class XI in Senior High School of Banda Aceh City totally 740 students. The sample in this research were 260 students. The data collection was done by using questionnaires with a scale of 1-4. Based on the results of this research revealed that the description of social intelligence by students at the high category. This means that students expressed relatively well in terms of ability consciousness thinking and acts to perform its role as a social being in a relationship with the environment or society. In the aspect of ability to understand and respond to the environmental conditions has a high level. In the aspect of self-carrying ability at the high category. While the aspect of students ability to convey ideas naturally and clearly by persuasive means having a high level. As for the aspect of students ability to understand about needs and thoughts of other persons that are in the high category as well. Keywords: Social Intelligence, Students ABSTRAK Kecerdasan sosial menjadi solusi efektif meredam sikap anarkis siswa, karena siswa yang memiliki kecerdasan sosial tinggi, mempunyai seperangkat keterampilan psikologis untuk memecahkan masalah dengan santun dan damai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan sosial siswa ditinjau dari aspek kemampuan memahami dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitar, kemampuan membawa diri, kemampuan seseorang dalam menyampaikan gagasan secara alami dan jelas dengan cara persuasif serta kemampuan untuk memahami kebutuhan dan pemikiran orang lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri Kota Banda Aceh yang berjumlah 740 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 260 siswa. Pengumpulan data pada penelitian kuantitatif menggunakan metode angket dengan skala 1-4. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa gambaran kecerdasan sosial siswaberada pada kategori tinggi. Artinya, siswa dinyatakan relatif baik dalam hal kemampuan pada kesadaran berpikir dan bertindak untuk menjalankan perannya sebagai makhluk sosial dalam menjalin hubungan dengan lingkungan atau kelompok masyarakat. Untuk aspek kemampuan memahami dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitarmemiliki tingkat yang tinggi. Pada aspek kemampuan membawa diri berada pada kategori tinggi. Sementara pada aspek kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan secara alami dan jelas dengan cara persuasif memiliki tingkat yang tinggi. Adapun untuk aspek kemampuan siswa untuk memahami kebutuhan dan pemikiran orang lain berada pada kategori tinggi juga.Kata Kunci: Kecerdasan Sosial, Siswa
UPAYA GURU BK DALAM MENINDAKLANJUTI KETIDAKHADIRAN SISWA MELALUI KONSELING KELOMPOK DI SMAN 1 KUTA COT GLIE ACEH BESAR siti suyanti; Dahliana Dahliana Abd; Zahra Zahra Nelissa
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Upaya Guru BK dalam menindaklanjuti ketidakhadiran siswa melalui konseling kelompok.Latar belakang masalah dalam penelitian ini jumlah ketidakhadiran siswa di sekolah sangat memprihatinkan karena di setiap bulannya meningkat.Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana konseling kelompok dapat mengurangi perilaku ketidakhadiran siswa di SMAN 1 Kuta Cot Glie Aceh Besar.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Lokasi penelitian di SMAN 1 Kuta Cot Glie Aceh Besar, jumlah sampel 7 siswa berdasarkan absensi kelas.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi berupa absensi kelas.Teknik pengolahan dan analisis data yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif.Layanan bimbingan konseling yang dilakukan adalah konseling kelompok.Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Hasil penelitian pada siklus I jumlah ketidakhadiran siswa mengalami penurunan, R1 11, R2 3, R3 3, R4 1, R5 7, R6 9 dan R7 4.Kemudian dilanjutkan siklus II jumlah ketidakhairan dari ke 7 siswa untuk R1 11, R2 6, R3 1, R4 0, R5 4, R6 10 dan R7 2. Setelah dilakukan siklus ke II tingkat ketidakhadiran dari ke 7 siswa, 4 siswa diantaranya semakin menurun, sedangkan ke 3 siswa lainnya untuk yang ke dua siswa mengalami kenaikan pada tingkat ketidakhadiran, dan satu siswa tidak ada perubahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah layanan konseling kelompok dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam menangani ketidakhadiran siswa ke sekolah. Kata Kunci : Ketidakhadiran siswa, konseling kelompok 
MOTIVASI ORANG TUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU BAGI ANAK (Penelitian pada Orang Tua Murid di SDIT Nurul Ishlah Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh) Desi Puspita Sari; Martunis Yahya; Said Nurdin
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract: Parents have a first and foremost role in choosing education for children. In the motivation to choose a school, of course the parents have a vision and mission that is the goal in sending their children to school. This study aims to determine the motivation of parents in choosing schools for children. This type of qualitative research uses a descriptive approach, the subjects of the study amounted to 6 (six) parents / guardians of students from SDIT Nurul Ishlah, Ulee Kareng Subdistrict, Banda Aceh City, data collection techniques were carried out through interviews and documentation studies. The results showed that the motivation of parents to choose Integrated Islamic Primary Schools for children can be seen from intrinsic factors and extrinsic factors. Intrinsically parents have motivation so that children can memorize the Qur'an at an early age. Children who are able to memorize and practice the suras of the Qur'an become their own pride for their parents. Extrinsically the motivation of parents to choose SDIT Nurul Ishlah is because this school has a collaborative learning system, meaning that it combines general learning and balanced religious studies. From the results of the study it is recommended that parents continue to assist children in developing all their potential so that there is a match between parents' expectations and children's wishes in school selection.Keywords: Selection of Schools, Parents, Motivation  Orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam pemilihan sekolah bagi anak. Motivasi orang tua dalam memilih sekolah merupakan faktor yang mempengaruhi dan juga memberikan kontribusi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi orang tua dalam pemilihan sekolah bagi anak. Jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, subyek penelitian berjumlah 6 (enam) orang tua/wali murid dari SDIT Nurul Ishlah Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi orang tua memilih Sekolah Dasar Islam Terpadu bagi anak di SDIT Nurul Ishlah yaitu dilihat dari faktor intrinsik orang tua menginginkan anak mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta fokus pada pembentukan karakter islami seperti, patuh kepada orang tua dan guru, jujur, taat beragama, dan mampu menghafal surah-surah pendek. Selain itu dilihat dari faktor ekstrinsik motivasi orang tua menyekolahkan anak ke SDIT dikarenakan, sekolah ini memiliki visi misi membentuk karakter anak yang islami dan kurikulum yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan sesuai dengan harapan para orang tua. Harapan orang tua adalah anak bisa mandiri, senang dalam menuntut ilmu, fokus belajar dan mampu bersaing dalam mencapai prestasi yang unggul. Dari hasil penelitian disarankan para orang tua untuk terus mendampingi anak dalam mengembangkan segala potensi yang dimiliki agar terjadi kesesuaian antara harapan orang tua dan keinginan anak dalam pemilihan sekolah.Kata Kunci: Pemilihan Sekolah, Orang Tua, Motivasi
Penerapan Layanan Informasi Menggunakan Media Video Untuk Meningkatkan Pemahaman Karir siswa SMAN 1 Bandar Baru, Pidie Jaya Sri Rahmatia; Dahliana Abd; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Research entitled "Application of information services Using Video Media to improve the understanding of students' Career" aims to find out the success of information services using video media in improving the understanding of the student's career.This research is a pre-experimental research conducted at SMAN 1 Bandar BaruPidie Jaya with one group pretest-posttest research design. The sample involved in this research were 20 students taken from 69 students by using purposive sampling technique.Experiment conducted by as much as 8 times meeting. The collection of data in this study using scale questionnaireof understanding career which consists of scale 4. Data analysis techniques used in this research was quantitative analysis in the form of statistic sign test with large sample using the Z-score formula.From the results of the analysis of the data showed that the price thitungttabel was 4.47 5 significant level on 0.05, then Ho research was rejected and Ha was accepted. From the results of the analysis of the data showed that understanding the student's career before the given treatment with an average score of 89.5 and after being given treatment 132.1 of the score can be seen that after given treatment has increased from category low become high. Thus it can be concluded that the information services using video media can improve understanding of students’ career.Keywords: Information Services, Video Media, Career Understanding ABSTRAK Penelitian berjudul  “Penerapan Layanan Informasi Menggunakan Media Video untuk meningkatkan Pemahaman Karir Siswa” ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan layanan informasi menggunakan media video dalam meningkatkan pemahaman karir siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen yang di laksanakan di SMAN 1 Bandar Baru Pidie Jaya dengan desain penelitian one grup pretest-posttest. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 20 orang siswa yang diambil dari 69 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Eksperimen dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala angket pemahaman karir yang terdiri dari 4 skala. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif berupa ststistik sign-test dengan sampel besar menggunakan rumus Z-score. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa harga thitung  ttabel yaitu 4,47  5 pada taraf signifikan 0,05, maka HO penelitian ditolak dan Ha diterima. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa pemahaman karir siswa sebelum diberikan treatment dengan skor rata-rata 89,5 dan setelah diberikan treatment 132,1 dari skor tersebut dapat dilihat bahwa setelah diberikan treatmen mengalami peningkatan dari kategori rendah menjadi tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan informasi menggunakan media video dapat meningkatkan pemahaman karir siswa.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB SISWA MEMBOLOS SEKOLAH di SMP NEGERI 16 BANDA ACEH MASYITHAH MASYITHAH; Nurhasanah Nurhasanah; Said Nurdin
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku membolos merupakan salah satu tindakan yang melanggar disiplin atau tata tertib sekolah dengan berbagi alasan dan tanpa izin dari pihak sekolah yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal siswa. Penelitian ini berjudul “Analisis faktor- faktor penyebab perilaku siswa membolos sekolah di SMP Negeri 16 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor penyebab perilaku siswa membolos sekolah di SMP Negeri 16 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif . Penelitian ini dilakukan  SMP Negeri 16 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan  wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab siswa membolos sekolah di SMP Negeri 16 Banda Aceh terdiri dari faktor intenal yang dimaksud adalah sakit perut, sakit kepala telat bangun tidur, tidak menyukai mata pelajaran. Selanjutnya faktor ekstenal  meliputi tidak menyukai cara guru mengajar, jarak sekolah dengan rumah yang telalu jauh, ikut teman untuk meninggalkan kelas pada saat mata pelajaran berlangsung, bosan mengikuti mata pelajar, susah mengerti ketika guru menjelasakan,tidak masuk sekolah karna acara keluarga, kecewa dengan nilai yang diberikan oleh guru. Kesimpulan dari penelitian ini  faktor –faktor penyebab siswa membolos terdapat dua yaitu faktor internal seperti kurang motivasi dan minat siswa dalam belajar  adapun faktor eksternal di pengaruhi oleh teman sebaya.Kata kunci: penyebab perilaku siswa membolos 
Penerapan Terapi Seni Visual (Kolase) Dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Down Syndrome Cut Reza Irmayani; Nur Jannah; Fajriani Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motorik Halus adalah pengunaan otot-otot kecil seperti otot-otot pada jari tangan dan kekuatan pergelangan tangan yang berkoordinasi dengan mata dan tangan secara cermat dalam mencapai  keterampilan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan terapi seni visual (kolase) dalam meningkatkan keterampilan halus pada anak down syndrome. Kolase adalah sebuah teknik menempel berbagai macam bahan tertentu kedalam suatu pola gambar sehingga menghasilkan sebuah karya seni yang bagus, bahan yang ditempel dapat berupa kertas, kain, biji-bijian dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun subjek penelitiannya terdiri dari 4 0rang siswa down syndrome dari Sekolah Dasar Luar Biasa Bukesra Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen observasi melalui tes perbuatan dan menggunakan  wawancara yang diadopsi dari Fitri (2017). Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 12 kali pertemuan dengan kategori 3 pertemuan pertama untuk melihat kondisi awal subjek sebelum diberikan treatment, 6 pertemuan pemberian treatment dan 3 pertemuan selanjutnya untuk melihat kondisi perubahan subjek. Hasil penelitian diperoleh bahwa keterampilan motorik halus siswa setelah diberikan treatment seni kolase  lebih tinggi dari pada sebelum diberikan treatment  ditandai  dengan  peningkatan  skor  pada  keterampilan  memegang dan menempel pada subjek dengan indikato rberkembang sangat baik (BSB). Diharapkan pada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal pada siswa.Kata kunci : Down Syndrome, Motorik Halus, Terapi Seni Visual
HUBUNGAN PEMBERIAN LAYANAN INFORMASI DUNIA KERJA DENGAN MINAT MEMASUKI DUNIA KERJA PADA SISWA SMK NEGERI 1 BANDA ACEH Herman Herman; Syaiful Bahri; Muhammad Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dengan tujuan untuk melihat korelasi variabel layanan informasi dunia kerja dengan variabel minat kerja siswa SMK kelas XII di SMK Negeri 1 Banda Aceh tahun ajaran 2019/2020. Pendekatan  dalam penelitan ini dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dan sampel penelitian ialah siswa SMK Negeri 1 Banda Aceh. Berjumlah 138 orang siswa yang proposional random sampling. Teknik dalam penelitian ini adalah angket. Teknik analis data yang digunakan dalam menjawab hipotesi dalam penelitian ini adalah dengan uji korelasi product moment. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : (1) tingkat pemahaman layanan informasi dunia kerja yang dimiliki siswa mayoritas kategori tinggi dengan presentase 44,93% sedangkan tingkat minat kerja yang dimiliki siswa mayoritas dengan kategori sangat tinggi dengan presentase 55,07%. Dan (2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian layanan informasi dunia kerja oleh guru dengan minat kerja siswa kelas XII SMK Negeri 1 Banda Aceh dengan korelasi 0,606** dengan signifikansi p= 0,000 
Penerapan Pendidikan Diniyah Di SDN 24 Kota Banda Aceh Fadhil Pahlawan; Syaiful Bahri; M. Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is entitled the application of Diniyah Education in SDN 24 Banda Aceh City. The purpose of this study is to find out how the implementation of Diniyah education programs in Banda Aceh City SDN 24 and factors that hinder and support the implementation of Diniyah education in Banda Aceh City SDN 24. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. The research location is SDN 24 Kota Banda Aceh. Data collection techniques used are by observation, interview, and documentation. Based on research results obtained that the application of diniyah education in SDN 24 Banda Aceh City is an Islamic-based education to improve student morals so that they have moral values accompanied by good morals of Islamic religious values. In this program, elementary school students are required to master the eight books, namely Masailal Muhtadin, Date, Worship, Uswatun Hasanah, Tauhid, Fardhu'ain, Juz Amma, Prayers of Shalat, Tahsinul Kitab (students taught to read the book), and other materials. The factors that support the implementation of Diniyah education at SDN 24 Banda Aceh City are the enthusiasm and willingness of students who are so happy with Diniyah activities. So this makes it easier for teachers / religious teachers to deliver the material. Second; teaching factors that are able to incorporate learning media (such as learning while playing, singing Islamic songs or blessings so as not to cause students to get bored, able to provide motivation for students. While the inhibiting factors that become obstacles are the absence of syllabus or teaching materials targeted by the education department and the lack of Parental support Some parents are less supportive of diniyah activities, this is evidenced by the lack of interest in attending students during the morning hours.Keywords: Implementation Of Diniyah Education, Primary School ABSTRAK Penelitian ini berjudul penerapan pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan program pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh dan faktor yang menghambat dan mendukung terlaksananya pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan penelitian deskriptif. lokasi penelitian yaituSDN 24 Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancaradan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwapenerapan pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh merupakan pendidikan berbasis Islami untuk memperbaiki akhlak pelajar agar memiliki nilai moral dengan dibarengi akhlak yang baik nilai-nilai agama Islam. Dalam program ini, siswa sekolah dasar dituntut untuk menguasai kitab lapan, yaitu Masailal Muhtadin, Tarikh, Ibadah, Uswatun Hasanah, Tauhid, Fardhu’ain, disamping itu Juz Amma, Do’a Shalat, Tahsinul kitab (siswa di ajari membaca kitab), dan materi-materi lainnya.Faktor yang mendukung terlaksananya pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh adanya antusias dan kemauan siswa yang begitu senang dengan kegiatan diniyah. Sehingga ini memudahkan guru/ ustad/ah untuk menyampaikan materi. Kedua; faktor tenaga pengajar yang mampu berkalaborasi dengan media pembelajaran (seperti belajar sambil bermain, menyanyikan lagu Islami atau shalawat sehingga tidak menyebabkan siswa bosan, mampu memberikan motivasi bagi siswa. Sedangkan faktor penghambat yang menjadi kendala yaitu tidak adanya silabus atau bahan ajar yang ditargetkan oleh dinas pendidikan serta kurangnya dukungan orang tua. Sebagian orang tua kurang mendukung kegiatan diniyah, ini dibuktikan dengan kurangnya minat hadir siswa pada saat jam diniyah.Kata Kunci: Penerapan Pendidikan Diniyah, Sekolah Dasar
Kesiapan Diri Mahasiswa dalam Menghadapi Perkuliahan Daring Miftahul Jannah; Nurbaity Bustamam; Martunis Yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic covid-19 mempengaruhi semua sektor kehidupan tidak terkecuali pendidikan. Memasuki tahun ajaran baru semester ganjil 2020-2021 pandemi covid-19  belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir maka proses pembelajaran di lingkungan pendidikan tetap dilanjutkan secara daring termasuk di Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala. Universitas Syiah Kuala perlu memperhatikan bagaimana kesiapan diri mahasiswa dalam menerapkan pembelajaran daring baik dari segi fisik, psikis dan materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan diri mahasiswa bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala dalam menghadapi perkuliahan daring. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan format deskriptif. Subjek responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala angkatan 2017, 2018 dan 2019. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner online. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner berupa sejumlah pertanyaan dan pernyataan kepada responden secara online dengan total jumlah subjek responden adalah 158 mahasiswa. Hasil penelitian diperoleh secara umum mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala sudah siap 75% secara fisik. Namun mahasiswa aktif tetap mengalami kelelahan terlalu lama berhadapan dengan laptop/gawai dan membutuhkan waktu untuk adaptasi dengan metode daring.  Secara psikis mahasiswa aktif Bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala sudah siap 56,25%. Disisi lain mahasiswa juga merasa kesulitan untuk berkonsentrasi, kesulitan memahami pelajaran karena terbiasa dengan metode tatap muka dan belum menyukai metode daring namun tetap megikuti perkuliahan sesuai jadwal yang dipilih. Secara materil mahasiswa sudah siap 75%  namun sebagian mahasiswa tetap kesulitan mendapatkan sinyal yang kuat untuk proses perkuliahan daring. Rekomendasi dari penelitian ini bagi mahasiswa, diharapkan memahami materi perkuliahan dan berpartisipasi aktif secara baik serta mampu meningkatkan konsentrasi dan semangat selama perkuliahan daring, Bagi pihak perguruan tinggi, diharapkan mampu menyediakan kuota internet selama perkuliahan daring berlangsung. Bagi dosen, diharapkan bisa menggunakan metode yang lebih bervariasai dan mampu memersiapkan diri terutama pemahaman tentang penggunaan media dan aplikasi yang digunakan dalam perkuliahan daring. Bagi peneliti selanjutnya bisa mengembangkan model pembelajaran efektif untuk perkuliahan sistem daring dan dapat meneliti lebih lanjut mengenai kesiapan dari segi pendidik (dosen) dan lembaga.
Pengasuhan Ibu dalam Membina Kemandirian Anak Autis (Studi Kasus Pada Pusat Layanan Autis Aceh) Nk Prima Maulida; Syaiful Bahri; Martunis Yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap proses pertumbuhan dan perkembangan seorang anak tidak terlepas dari pengasuhan orang tua dalam keluarga, terutama Ibunya. Anak tidak akan tumbuh dan berkembangan dengan baik tanpa asuhan dan dukungan dari Ibu, apalagi anak berkebutuhan khusus (anak autis) sangat memerlukan pengasuhan yang lebih intensif untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya dalam aspek kemandirian. Pengasuhan yang diterapkan orang tua dalam keluarga sangat mempengaruhi perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemandirian anak autis serta gambaran pengasuhan Ibu terhadap anak autis yang berada pada Pusat Layanan Autis Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung dengan Ibu anak autis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu dapat memberikan pengasuhan positif dalam membina kemandirian anak autis, serta memberikan kepercayaan kepada anak dalam melakukan tugasnya sendiri, sehingga anak dapat melakukan aktivitas sehari-harinya sendiri, kemudian dalam segi kemandirian disimpulkan bahwa sebagian besar anak autis pada Pusat Layanan Autis Aceh sudah hampir mandiri dan hanya sebagian kecil yang sudah mandiri. Oleh karena itu Ibu sebagai pengasuh utama dan pendidik pertama bagi anak dalam keluarga diharapkan selalu memberikan pengasuhan yang baik bagi anak, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.Kata Kunci: Pengasuha Ibu, Kemandirian, Anak autisParenting of mother, Independent, autistic Children