cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol 16 No 3 (2017)" : 63 Documents clear
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BAGI SEKAA TERUNA SATYA DHARMA KERTI BANJAR KAJA DESA SESETAN P.A.A.S. Pratiwi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.19 KB)

Abstract

Public Speaking atau yang lebih umum disebut dengan keterampilan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan untuk berbicara di hadapan banyak orang, yang harus dimiliki di era global sekarang ini karena dengan perkembangan zaman dan teknologi yang begitu pesat sekarang ini, kita harus bersaing meningkatkan kualitas diri. Tidak hanya itu, dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), yang membuat persaingan di dunia kerja semakin ketat. Pengabdian masyarakat “Pelatihan Public Speaking bagi para anggota Sekaa Teruna Satya Dharma Kerti Banjar Kaja Desa Sesetan” bertujuan agar para anggota Sekaa Teruna dapat memiliki wawasan yang lebih terbuka dan luas serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal berbicara dan berkomunikasi dengan baik di depan umum dan dapat lebih siap dalam persaingan di dunia kerja. Adapun metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode tatap muka dan metode evaluasi. Metode tatap muka dilaksanakan dengan memberikan materi secara langsung. Metode evaluasi dilakukan di awal dan akhir pertemuan. Pengabdian ini bertujuan memberi kontribusi pada pengembangan teknik pengajaran Public Speaking bagi Sekaa Teruna dan memberi kontribusi bagi sehingga terjadinya peningkatan dalam pemahaman dan pengetahuan dalam berbicara di depan umum. Setelah mengikuti pelatihan, peserta pelatihan terbukti lebih percaya diri untuk berbicara di depan public karena mereka lebih memahami tata cara berbicara di depan umum.
PENYULUHAN PERAWATAN KAKI DIABETES DI BANJAR TOHPATI DESA KESIMAN KERTALANGU DENPASAR TIMUR D.M. Widyanthari; P.O.Y. Nurhaesti; N.L.P.E. Yanti; P.A.S. Utami; M.V. Manangkot
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.769 KB)

Abstract

Diabetes Melitus (DM) yang tidak tertangani dengan baik akan menimbulkan berbagai komplikasi, baik makrovaskuler maupun mikrovaskuler. Salah satu komplikasi pada pasien DM yaitu ulkus kaki diabetik. Adanya luka dan masalah lain pada kaki merupakan penyebab utama morbiditas, disabilitas dan mortalitas. Pasien dengan DM berisiko delapan sampai 24 kali lebih besar untuk mengalami amputasi pada kaki dibandingkan dengan pasien yang tidak terkena diabetes. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diberikan berupa penyuluhan dan demonstrasi perawatan kaki diabetes pada masyarakat di Banjar Tohpati Desa Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan yang pada akhirnya mampu memberikan perubahan perilaku yang positif sehingga pasien DM lebih aware dengan kondisi kakinya dan kejadian ulkus kaki diabetik dapat dicegah atau diminimalkan. Sebelum kegiatan dimulai terlebih dahulu dilakukan pengecekan kadar glukosa dan pre test terkait dengan pengetahuan dalam perawatan kaki diabetes. Selanjutnya, dilakukan penyuluhan kesehatan selama 1 jam yang dilanjutkan dengan demonstrasi senam kaki diabetik. Evaluasi terhadap proses penyuluhan yaitu kegiatan telah terlaksana dengan baik, seluruh peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai dan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan post test.
PENCEGAHAN STROKE DINI MELALUI PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH, KADAR GULA DARAH DAN KOLESTEROL PADA PINANDITA DI DESA TARO KECAMATAN TEGALLALANG GIANYAR D.A. Swastini; I.A.D. Wiryanthini; N.P.A.D. Wijayanthi; P.O. Samirana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.816 KB)

Abstract

Stroke merupakan merupakan penyebab kematian ketiga terbanyak di Indonesia. Hipertensi, diabetes mellitus, dan hiperkolesterol merupakan faktor resiko terbesar stroke yang dapat dimodifikasi, dimana diagnosanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kadar kolesterol, Maraknya kegiatan keagamaan berakibat pada perubahan aktivitas dan gaya hidup pinandita di Desa Taro Kecamatan Tegallalang Gianyar yang berpotensi menginduksi terjadinya stroke. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan Tekanan Darah, Kadar Glukosa Darah Puasa (KGDP), kadar Glukosa 2 jam Makan (KGD2PP), dan Kolesterol Puasa. Pemeriksaan diikuti oleh 46 pinanditas se Desa Taro dengan sebaran umur peserta 27 sampai 63 Tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan rerata TD diatas normal 84.44 % dengan kisaran tertinggi pada 151-200mg/Hg, KGDP diatas 74.33% pada kisaran tertinggi 150-200mg/dl, KGD2PP 64.22% pada kisaran tertinggi 201-250mg/dl, serta Kolesterol Total 87.63% pada kisaran 250-300mg/dl, sehingga perlu dilakukan terapi lanjutan atas hasil dari pemeriksaan dengan mengkonsumsi obat anti hipertensi, obat oral diabetik dan penurun kolesterol.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TENTANG PERLAKUAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN BAGI MANAJEMEN DAN STAF LPD DESA ADAT LUKLUK I.B.K. Surya; I.K. Mustanda; N. Abundanti; A.A.A. Sriathi; N.W. Mujiati; W.M. Utama; A.A.S.K. Dewi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.926 KB)

Abstract

Dalam menata laporan keuangan yang baik maka perlakuan akuntansi dan keuangan sangat penting untuk diperhatikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini penting dilakukan karena selama ini manajemen dan staf LPD Desa Adat Lukluk karena masih rendahnya pengetahuan karyawan tentang topik ini. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan tentang perlakuan akuntansi dan keuangan bagi manajemen dan staf LPD Desa Adat Lukluk. Adapun metode yang digunakan dalam pemecahan masalah adalah metode ceramah dan pendampingan. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan pengetahuan tentang perlakuan akuntansi dan keuangan dan aplikasinya pada perusahaan jasa keuangan khususnya LPD. Pendampingan juga digunakan untuk mendampingi peserta dalam mengaplikasikan teori yang diperoleh dalam praktek di LPD. Peserta pelatihan adalah pimpinan, karyawan, dan Badan Pengawas LPD Desa Adat Lukluk berjumlah 13 orang yang dikumpulkan dalam suatu ruangan kemudian diberikan pelatihan. Selanjutnya setiap seminggu sekali dilakukan pendampingan untuk memastikan pemahaman tentang perlakuan akuntansi dan keuangan yang diterapkan di LPD Desa Adat Lukluk. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para peserta serius mengikuti pelatihan, yang ditunjukkan dengan aktifnya mereka dalam diskusi tentang permasalahan yang dihadapi. Penilaian peserta terhadap kegiatan pelatihan sangat baik. Untuk itu disarankan pendampingan terus diberikan untuk peningkatan kompetensi karyawan dalam penyusunan laporan keuangan.
MENGEMBANGKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN DI KALANGAN REMAJA DESA NYITDAH KABUPATEN TABANAN I.N. Nurcaya; Eka Sulistyawati; I.M. Jember; N.K. Seminari; N.G.P. Wirawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.554 KB)

Abstract

Adolescence is a period of time when people are intended to reveal and show their true identity. They start to prepare for their future, choosing what they are going to do in the future. However they need some education, developments and directions to get better in order to reach their dreams. By considering the need of some education, developments and directions, encourage us to do a community service which entitled “Developing Entrepreneurship’s Interests on The Adolescence of Nyitdah Village Kediri Sub-district Tabanan Regency.”. This activity targeted the adolescence or also known as “sekeha teruna – teruni” in order to develop their entrepreneurship’s interest. The amount of participants who participate in this events are 83 teenager who were chosen from 9 banjar that spread in Nyitdah Village. The events formally starts within 3 steps, which are September 30th, October 7th and 8th 2016. The community service was held by using lecture and discussion method. The participants get the lecture’s material, the making of business proposal, and filling the questionnaire as the evaluation of the events. The result of the community service, the adolescence or also known as “sekaha teruna teruni” is expected to be able digging their self-potential, and develop it into a business. For the community service’s team, this event is beneficial to apply theory and devoted themselves to the people.
PELATIHAN PENGENDALIAN ARUS SISA LISTRIK SESUAI PERSYARATAN UMUM INSTALASI LISTRIK DI DESA MELINGGIH PAYANGAN GIANYAR A.A.N. Amrita; A.I. Weking; W.G. Ariastina; G. Sukadarmika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.602 KB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan peningkatan aktifitas masyarakat, membuat konsumsi listrik mengalami peningkatan. Selama ini pelanggan listrik kurang memahami, seberapa besar energi listrik yang dipakai setiap bulannya, apakah ini disebabkan oleh peralatan yang membutuhkan energi besar atau karena adanya hal-hal lain yang menyebabkan energi terus terpakai dan terbuang dengan percuma. Salah satu penyebab energi terbuang secara percuma adalah adanya arus sisa. Arus sisa perlu dikendalikan, karena besaran arus sisa yang mengalir bisa disebabkan oleh adanya kerusakan pada peralatan atau akibat adanya induksi dari peralatan yang sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungannya. Kebakaran sering disebabkan oleh adanya arus sisa yang mengalir terus menerus. Pengendalian arus sisa listrik harus sesuai dengan pengaman yang digunakan. Pengamanan terhadap manusia harus mampu memutuskan arus sisa sebesar 30 mA (mili Ampere), sedangkan untuk peralatan listrik harus mampu memutuskan arus sisa sebesar 300 mA. Pengendalian arus sisa tersebut harus memenuhi Persyaratan Umum Instalasi Listrik yang di terbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional dan harus mempunyai saluran pembumian, sehingga arus dapat mengalir ke bumi. Tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Elektro, FT Universitas Udayana melalui sosialisasi dan pelatihan yang dilakukannya bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Melinggih, mengenai arus sisa, bahaya yang ditimbulkannya, cara pengamanannya dan pentingnya pemasangan peralatan pengaman arus sisa tersebut.
PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN DINI NARKOBA DAN ZAT ADITIF PADA GENERASI MUDA SEBAGAI ASET BANGSA DI DESA MENGWI BADUNG N.M. Suaniti; I.N. Wirajana; N.K. Ariati; M. Manurung
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.374 KB)

Abstract

The era of globalization is an opportunity and challenges Indonesian youths to participate actively obtain in things that are not good, one of them understood early knowledge of drugs and additives that enable the younger generation can be misleading. Drugs (narcotics and drug/ hazardous materials) with another term drug (narcotics, psychotropic and other addictive substances) by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia refers to a group of compounds generally have a risk of addition for users. Furthermore, food additives can also cause poisoning. Badung is one of part of the world where tourist destinations Mengwi village is connecting northern and southern regions become vulnerable to the effects of prevention efforts of prevention efforts undertaken so that one of them by giving lectures drugs and additives by the relevant authorities. The method is performed by giving a lecture and question and answer session with filling out the questionnaire pre and posttest. The results of the questionnaire were analyzed and showed an increase understanding of drugs and additives significantly to the spread evenly on the younger generation in Mengwi village after the activity, but this dedication activities need to be carried out periodically in each row and expanded in other rural communities in Bali
PEMBINAAN KEPARIWISATAAN MELALUI PELATIHAN TEKNIK PRESENTASI KULINER LOKAL DI DESA WISATA MENGWI KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG I.N.T. Sutaguna; N.M. Ariani; N.N.S. Aryanti; I.A.E.T. Putri
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.685 KB)

Abstract

Desa Wisata Mengwi mempunyai Makanan dan Minuman Tradisional yang khas, yang dapat dikembangkan sebagai wisata kuliner (culinary tourism). Selain bentuk dan rasa, cara pengolahan dari bahan mentah sampai menjadi makanan dan juga dalam proses penyajiannya merupakan atraksi yang sangat menarik. Penyelenggaraan usaha makan dan minum tersebut merupakan salah satu bagian dari kehidupan pedesaan yang perlu dijajagi kemungkinannya untuk bisa dikembangkan sebagai media interaksi antara masyarakat dan wisatawan. Bentuk dari usaha ini dapat berupa kegiatan : makan bersama (dinner, lunch dan sebagainya) di lokasi desa, usaha pembukaan restoran, coffe shop di tempat-tempat strategis desa, serta kegiatan kursus masak-memasak Makanan Khas Daerah Bali seperti megibung dan sebagainya. Program-program seperti ini memerlukan penyuluhan dan pelatihan baik terhadap penyajian (presenting) maupun kualitas makanan dan kesehatannya. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dalam rangka pengembangan Desa Wisata Mengwi sebagai desa wisata, maka perlu juga dikembangkan usaha Makanan Khas Daerah Bali sebagai media interaksi antara masyarakat dan wisatawan dan juga sebagai wisata kuliner (culinary tourism) di Desa Wisata Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Model kuliner yang dapat dikembangkan di Desa Wisata Mengwi seperti : Jukut Ares (appetizer/makanan pembuka). Nasi Sela, Tipat Cantok, Ayam/Bebek Betutu, Be Guling, Lawar Gedang, Jukut Urab (main course/makanan utama). Tape Ketan, Jaje Uli,Jjaja Dadar, JajaTtimus, Kolak Biu /sela (dessert/ makanan penutup). Semua kuliner tersebut dapat diadaptasi ke gastronomi internasional baik dari segi bentuk, tujuan, dan makna yang meliputi adaptasi bahan makanan, rasa, pengolahan, penataan/penyajian dan cara makan, sehingga dapat disajikan untuk wisatawan.
PENERAPAN IPTEK PADA USAHA MIKRO MINYAK KELAPA TRADISIONAL NPG Suardana; IGN Janardana; IWY Swara
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.347 KB)

Abstract

Usaha kecil minyak kelapa tradisional masih digeluti oleh beberapa keluarga di Banjar Pagutan Desa Banjarangkan Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung – Bali. Usaha ini adalah usaha tradisional yang sudah dilakukan secara turun-temurun dengan metode yang sudah baku. Walaupun minyak ini telah digeser oleh minyak-minyak pabrik yang modern dan harganyapun lebih murah, namun produk ini memiliki peminat yang spesifik khususnya untuk keperluan memasak bagi pedagang nasi Bali yang membutuhkan aroma masakannya khas dan gurih rasanya. Produk yang dihasilkan dipasarkan di sekitar wilayah Desa Banjarangkan. Permasalahan yang dihadapi oleh pengusaha kecil tersebut yaitu berkaitan dengan effisiensi waktu dan tenaga sehingga mempengaruhi nilai jual produknya. Permasalahan ini disebabkan pada proses pemerasan santan yang masih menggunakan tenaga manusia sehingga membutuhkan tenaga yang besar dan waktu yang lama. Berdasarkan uraian tersebut maka tujuan dan luaran dari kegiatan yang dirancang adalah menghasilkan mesin pemarut dan pemeras yang terintegrasi, memberikan ketrampilan tenaga kerja dalam mengoperasikan mesin dan memberikan pengetahuan tentang manajemen produksi dan pemasaran. Kegiatan yang dilaksanakan adalah perencanaan mesin, pembuatan mesin, uji kelayakan mesin, bimbingan teknis ke mitra yaitu tim pengabdi mendapatkan beberapa masukan dari kelompok usaha mitra berkaitan dengan proses yang sudah mereka lakukan untuk memperbaiki effisiensi waktu, manajemen pemasaran produk, peragaan dan pelatihan penggunaan alat.
TEKNOLOGI PENGAWETAN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PENGERAJIN BAMBU TRADISIONAL BERORIENTASI EKSPOR DI DESA BELEGA GIANYAR I.M.S. Negara; I.N. Simpen; G.M.A. Sasmita
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.066 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah (1) dihasilkan bambu awet yang ramah lingkungan (biodegradable) sebagai bahan baku kerajinan bambu berorientasi ekspor, dengan cara gravitasi di mitra Setiana Bamboo Furniture dan (2) meningkatkan mutu dan kualitas hasil kerajinan bambu untuk bisa bersaing di pasaran lokal, nasional bahkan internasional, sehingga kelangsungan industri mitra dapat dipertahankan dan tentunya juga pendapatan perajin bambu menjadi meningkat. Untuk pencapaian tujuan tersebut, peningkatan mutu dan kualitas produk kerajinan bambu akibat terserang kumbang bubuk, maka bahan baku kerajinan perlu diawetkan sebelum dilakukan proses pengerjaan lebih lanjut menggunakan bahan pengawet biodegradable khitosan, yang disolasi dari kulit udang limbah restoran seafood. Proses pengawetan yang dilakukan sifatnya mengganti cairan (zat pati) yang disukai oleh kumbang bubuk dengan larutan pengawet khitosan. Dari hasil pelaksanaan kegiatan IbM, mitra saat ini telah memiliki alat pengawetan cara gravitasi dengan pengerjaan yang relatif mudah dan cepat serta dengan bahan pengawet khitosan yang aman dan ramah lingkungan serta larutan pengawet dapat ditampung kembali untuk dimanfaatkan ulang (reuse). Secara umum, masalah yang dihadapi sebelum pelaksanaan IbM, dapat teratasi.

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue