cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT FLU BURUNG OLEH UNGGAS MELALUI PENYULUHAN DAN VAKSINASI AYAM BURAS NYAMBU G.A.Y. Kencana; I.N. Suartha; I.A.P. Apsari; A. A. S. Kendran; I. B. K. Suardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2723.108 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p01

Abstract

Hospes utama penyakit Flu Burung adalah unggas termasuk ayam buras yang berpotensi tinggi sebagai penular dan penyebar penyakit karena sistim pemeliharannya secara semi intensif. Kasus kematian manusia akibat Flu Burung pernah terjadi di Banjar Batugaing Desa Beraban Kecamatan Kediri. Desa Nyambu terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Populasi ayam buras di Kecamatan Kediri sebanyak 30.171 ekor pada tahun 2016. Mengingat potensi Desa Nyambu dengan penduduk yang kebanyakan memelihara ayam buras secara semi intensif, maka sangat rentan terjadinya penyebaran penyakit Flu Burung di Desa tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat di Desa Nyambu adalah untuk mencegah timbulnya penyakit Flu Burung yang ditularkan oleh unggas. Sasaran utama adalah masyarakat yang memelihara ayam buras. Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan penyuluhan yang dilakukan pada tanggal 28 Juli 2018 di Kantor Desa Nyambu. Peserta penyuluhan adalah aparat Desa beserta masyarakat setempat. Materi penyuluhan meliputi pengenalan gejala klinis penyakit Flu Burung dan cara mencegah dengan vaksinasi. Vaksinasi pada ayam buras dilakukan dari satu rumah ke rumah lainnya (door to door) dengan menggunakan vaksin AI inaktif melalui suntikan intramuskuler pada paha. Sebanyak 230 ayam buras berbagai umur telah berhasil divaksinasi.
PENDIDIKAN SEKSUAL BAGI ORANG TUA DAN GURU REMAJA DENGAN BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB/A NEGERI DENPASAR I Gusti Ayu Pramitaresthi; I. G. N. Pramesemara; I. A. Sanjiwani; N. M. D. Kurniasari
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.356 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p05

Abstract

Pendidikan seksual sangatlah penting diajarkan untuk remaja, terlebih remaja dengan kebutuhan khusus. Remaja dengan kebutuhan khusus pada umumnya kekurangan informasi yang berhubungan dengan perkembangan seksualitas. Hal tersebut disebabkan tidak didapatkannya informasi mengenai pendidikan seksual dari orang tua dan gurunya. Pada dasarnya remaja berkebutuhan khusus tidak mempunyai keberanian yang cukup untuk bercerita dan tidak mendapatkan informasi yang bisa diperoleh dari artikel maupun buku. Orang tua merupakan pihak yang paling dekat dan banyak waktunya bersama anak.Sedangkan guru merupakan pihak yang bertanggungjawab mengajarkan kemandirian mereka di sekolah. Oleh karena itu maka diperlukannya pendidikan seksual bagi orangtua dan guru agar nantinya bisa diberikan ke remaja berkebutuhan khusus. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman terkait pentingnya kesehatan reproduksi dan seksualitas pada guru dan orang tua dengan remaja berkebutuhan khusus. Metode kegiatan ini berupa ceramah, diskusi tanya jawab dan pemberian kuesioner pre-test dan post-test yang dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2020 melalui webinar dengan menggunakan aplikasi Cisco Webex yang dihadiri oleh orangtua dan guru kemudian dilanjutkan dengan konsultasi melalui group Whatsapp. Hasil analisis kuesioner didapatkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan pendidikan kesehatan. Simpulan dan implikasinya diharapkan setelah ini, orangtua dan guru dapat memberikan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas kepada remaja berkebutuhan khusus. Kata kunci : Pendidikan Seksual, Orang tua, Guru, Remaja Berkebutuhan Khusus
PENGOMPOSAN SEBAGAI SARANA PENINGKATAN ECOLITERACY DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA M. Pharmawati; L.P. Wrasiati; I.M.A.S. Wijaya; M.R. Defiani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1430.472 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p04

Abstract

Pengelolaan sampah yang baik dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga atau sekolah. Untuk mengurangi masalah sampah organik, sampah tersebut dapat diolah menjadi kompos, sehingga sampah tidak hanya dibuang tetapi dapat memiliki nilai guna. Pengetahuan tentang teknik pengomposan dapat diberikan kepada siswa sekolah yang nantinya dapat menjadi agen penyebar pengelolaan sampah organik di lingkungan terdekatnya. Kemampuan siswa yang berhubungan dengan lingkungan alam sekitarnya disebut ecoliteracy atau kecerdasan ekologi. SMAN 1 Bangli memiliki Pokja Sampah yang diketuai oleh seorang guru dan beranggotakan siswa SMA wakil dari tiap kelas, namun teknik pengomposan sederhana dengan metode keranjang Takakura belum dikuasai. Kegiatan ini bertujuan melatih siswa SMAN 1 Bangli melakukan pengomposan sederhana dengan teknik keranjang Takakura serta menumbuhkan jiwa wirausaha melalui pengomposan. Kegiatan berlangsung lancar dan dihadiri oleh 8 siswa, kepala sekolah SMAN 1 Bangli, 1 guru pembina Pokja Sampah, dan 2 orang guru lainnya. Kegiatan terdiri dari penyampaian teori dan praktik pengomposan. Dari hasil kegiatan diperoleh kompos dengan kualitas cukup baik, bertekstur gembur seperti tanah dan tidak berbau.
PERAN MAHASISWA DALAM MITIGASI COVID-19 MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA SECARA DARING DAN LURING A.P. Valentin; I.K.G. Sukarsa
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.603 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p10

Abstract

KKN Universitas Udayana dilakukan berbeda dari tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 membuat mahasiswa KKN ditunjuk sebagai agen protokol kesehatan bagi masyarakat. Untuk itu, mahasiswa yang berasal dari Banyuwangi membentuk Tim Relawan KKN Universitas Udayana. Tim Relawan KKN Universitas Udayana berkesempatan untuk melakukan kegiatan di Desa Sukonatar Kecamatan Srono, Kab. Banyuwangi dengan tema “Desa Sukonatar Tanggap Dalam Mitigasi Covid-19”. KKN kali ini dilakukan secara daring dan kombinasi, selama satu bulan lebih satu minggu mahasiswa menyusun jadwal yang disesuaikan dengan masing-masing program kerja dalam tiga bidang yaitu Kesmas dan Kesling, Pendidikan, serta Sosial dan Ekonomi. Berdasarkan pengelompokkan tiga bidang yang telah disebutkan dimaksudkan untuk mengatasi permasalahan yang muncul dengan memberikan solusi dengan ide yang solutif, agar masyarakat tetap bertahan walaupun di masa pandemi. Selain itu juga diharapkan dengan adanya suatu bentuk sumbangan fikiran maupun tenaga dari mahasiswa mengenai pencegahan dan penanggulangan Covid-19 bisa sedikit membantu masyarakat khususnya di Desa Sukonatar.
PROGRAM PELATIHAN PUBLIC SPEAKER FOR L[Y]FE BAGI PENGEMBANGAN DIRI ENTREPRENEUR M. Teguh; I. D. K. Aji; G. L. D. Swastika; V. D. Hermanto
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.204 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p02

Abstract

Kemampuan public speaking saat ini menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan dalam kehidupan sehari-hari, apalagi bagi orang yang ingin berwirausaha. Maka dari itu Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (FIKOM) Universitas Ciputra Surabaya, melaksanakan program pelatihan bertajuk “Public Speaker for L[y]fe”, yang memberikan pembekalan berbicara di depan publik terutama di ranah bisnis. Program ini telah dijalankan bersama salah satu mitra yaitu SMA Citra Berkat untuk mendorong siswa-siswanya berani berwirausaha sejak dini. Materi pelatihan terdiri atas 3 topik besar, yaitu Self-identification, Power Presentation, dan Public Speaking. Materi tersebut diberikan dalam 12 kali pertemuan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung oleh siswa. Hasil dari program pelatihan ini adalah peserta kegiatan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam berbicara di depan publik, yang dapat mereka praktikkan secara langsung. Siswa diberikan bekal untuk dapat mempresentasikan produk-produk mereka, baik dalam rangka penjualan produk maupun untuk menarik investor. Kegiatan ini telah berlangsung dengan baik dan dirasa bermanfaat oleh peserta, dimana ilmu yang didapatkan bisa dipergunakan dalam kegiatan wirausaha mereka. Kata kunci: Public Speaking, Entrepreneurship , Wirausaha, Presentasi
PILOT PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOGAS SKALA RUMAH TANGGA T.G.T. Nindhia; I.W. Surata; T.S. Nindhia; I.D.G.P. Swastika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1422.407 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p14

Abstract

Desa Buahan, Kecamatan Payangan di Kabupaten Gianyar, Bali merupakan desa Agraris dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Peternakan khusunya sapi dan babi banyak terdapat di daerah ini dan sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sumber energi cadangan khusunya biogas yang diperoleh dari pengolahan limbah peternakan melalui digester anaerobic. Biogas sudah umum digunakan untuk memasak namun penggunaan biogas lebih lanjut untuk pembangkit listrik tenaga biogas perlu dikembangkan dan disebarluaskan. Hal ini disebabkan ketersediaan energI konvensional semakin langka yang menyebabkan harga listrik terus meningkat. Pengabdian ini bertujuan membangun pilot proyek pembangkit listrik tenaga biogas untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan teknologi pembangkit listrik tenaga biogas skala rumah tangga yang terjangkau biayanya dan mudah teknologinya di Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali. Selanjutnya kegiatan ini berhasil membuat pembangkit listrik tenaga biogas dengan kapasitas 1000 watt dengan berbahan bakar biogas dan sudah terpasang dengan baik dilengkapi dengan rumah genset. Penelitian ini juga menghasilkan Kompor biogas tunggu ganda untuk dapat digunakan memasak dengan menggunakan biogas.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN TETARING DENGAN INOVASI MATERIAL DAN MEMPUNYAI NILAI ESTETIKA N. Gunantara; G.M.A. Sasmita; N.K.A. Dwijendra; A.A.D.P. Dewi; I.M. Mataram
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.251 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p07

Abstract

In carrying out the ceremony at the Sindetan Temple, Les Village, we always keeps his tetaring. The tetaring that is installed is usually made of materials, namely bamboo, slepan (coconut leaves), and rope. In making the tetaring, a lot of manners are needed and have expertise in making tetaring. In addition, the cost of making the tetars is quite expensive and takes a long time. After completing the piodalan, the tetaring is dismantled where the materials cannot be reused for the next piodalan ceremony. This is because these materials will spoil quickly. The solution to this problem is in the form of innovation in making tetaring from materials that are more durable and stronger. The materials to be used are iron and cloth. This iron is used as a substitute for bamboo and cloth is used as a substitute for slepan and rope. The Service Team has designed the tetaring that will be made so that it has aesthetic value to be seen. In addition, the tetaring will be made easy and comfortable to use and can be assembled and assembled. Tetaring can be dismantled, meaning that if it is to be used, it will be easy to install and vice versa when it is finished, it will be easy to dismantle. The tetaring design is then realized and has been supervised in the process. The tetaring that have been made are installed at Sindetan Temple and then handed over to the Sindetan Temple board. This will provide effectiveness and efficiency for the Pura Sindetan boarding house. So that the manners of Pura Sindetan don't bother anymore thinking about tetaring when there is a piodalan ceremony.
PENERAPAN GERAKAN SERIBU BIOPORI (GASEBO) DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA SAMPAH ORGANIK C. Yuliani; M.R. Kusuma; I.P. Pastika; N.N.S. Wisudawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.148 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p05

Abstract

This study aims to solve the problem related to waste in Penebel Village and make Penebel Village an Environment-Based Tourism Village. The scope of this research is the understanding of biopori, the advantages and benefits of making biopori holes, how to make biopori, and biopori sustainable plans in Penebel Village. The method used is direct observation and practice of how to make biopori holes. The results of the implementation of biopori are expected to overcome the problem of waste and show that Penebel Village is used as a place of research as well as a pioneer in the application of biopori, which later if it continues to be applied it will produce better benefits for Penebel Village. In realizing sustainable community empowerment, in accordance with the desired vision so that Penebel Village is free from waste, a sustainable plan is planned, that is, each community can sort organic and non-organic waste. Where organic waste can be put into a biopori hole and the results after it decomposes it can be used as compost. For maximum results in reducing household waste in each home it is expected to have a minimum of 10 biopori holes.
PENGEMBANGAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK SEKOLAH MELALUI METODE PENYULUHAN I. W. Sugiritama; I. G. N. S. Wiryawan; I. G. A. D. Ratnayanthi; I. G. K. K. Arijana; N. M. Linawati; I. A. I. Wahyuniari
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4650.153 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p11

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan derajat kesehatan, karena banyak penyakit yang bisa dicegah jika masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat. Anak sekolah merupakan kelompok usia yang rentan untuk mengalami masalah kesehatan karena sebagian waktunya dihabiskan diluar lingkungan rumah dan diluar pengawasan orang tua. Saat anak berada di lingkungan sekolah bisa mengalami penularan penyakit dari teman sebaya, dari lingkungan sekolah atau bisa saja mengkonsumsi makanan yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Anak sekolah juga merupakan kelompok usia yang mudah untuk diberikan pengetahuan tentang PHBS untuk membentuk perilaku yang sehat. Sekolah Dasar 2 Demulih berlokasi dilingkungan padat penduduk dan belum tersedia kantin yang memenuhi syarat kesehatan. Karena hal tersebut maka sangat tepat jika dilakukan pemberian pengetahuan tentang PHBS melalui metode ceramah yang menarik dengan media gambar dan video yang kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab. Pelaksanaan penyuluhan berlangsung dengan baik, anak-anak sekolah sangat antusias saat mendengarkan paparan dan sangat aktif saat diskusi. Anak-anak sekolah terlihat sudah memahami konsep PHBS dan sudah mengerti bagaimana cara melaksanakannya.
TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA INDUSTRI VIRGIN COCONUT OIL DENGAN PRINSIP ZERO WASTE R. Widyasari; H. Kurniawan; A. F. Hidayat; D. N. A. Paramartha
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.017 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p01

Abstract

The coconut industry is one of the leading industries in North Lombok, in the form of raw materials, copra, as well as coconut oil and Virgin Coconut Oil (VCO). In producing VCO, the resulting waste is still economically valuable, but partners only sell it as animal feed. Even though with a touch of innovation, VCO waste can be a very high added value, namely as desiccated coconut or dry shredded coconut. The development of VCO by-product is implemented by partners using proper food processing according to SNI 7381-2008 - coconut oil and SNI 01-3715-1995 - the quality of dry grated coconut and plays a role in zero waste so that it can be marketed in quality. The method applied is to provide education on good food processing methods and conduct training on the application of appropriate technology in VCO processing and by-product processing, training on the application of packaging technology, labeling, and storage techniques, and training in business management and marketing strategies. The results felt by partners through this activity were the partners' understanding and skills regarding processing coconut dregs from VCO to desiccated coconut increased through the technology package offered. In the situation of the Covid-19 pandemic by implementing health protocols, this program can run smoothly thanks to excellent cooperation and contributions by partners. Keywords: Coconut, VCO, Zero Waste

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue