cover
Contact Name
Muhammad Sarip
Contact Email
muhammadsarip_uin@radenfatah.ac.id
Phone
+6282186738668
Journal Mail Official
muhammadsarip_uin@radenfatah.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. K. H. Zainal Abidin Fikri No.KM. 3, RW.5, Pahlawan, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30126
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Muamalah
ISSN : 26151073     EISSN : 28295757     DOI : -
Core Subject : Religion, Economy,
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Muamalah adalah hukum ekonomi syariah, fikih, hukum Islam, dan ekonomi syariah
Articles 116 Documents
Kajian teoritis akad wakalah dalam perspektif ekonomi syariah Syafii, hesuinsa; Idatul Fitria; Muhammad Yazid
Al-muamalah Vol 11 No 2 (2025): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muamalah.v11i2.32458

Abstract

Akad wakalah merupakan akad dalam fikih muamalah yang mengatur pemberian kuasa dari satu pihak kepada pihak lain untuk melakukan tindakan hukum sesuai ketentuan syariat Islam. Dalam praktik ekonomi syariah, wakalah banyak diterapkan pada sektor perbankan dan jasa keuangan sebagai sarana untuk mempermudah transaksi dan meningkatkan efisiensi. Kajian ini membahas konsep wakalah melalui studi pustaka dengan menelaah literatur fikih muamalah dan ekonomi syariah, meliputi definisi, dasar hukum, serta rukun dan syarat pelaksanaannya. Pembahasan juga menekankan pentingnya penerapan wakalah yang sesuai dengan nilai-nilai syariah agar terhindar dari penyalahgunaan wewenang dan ketidakjelasan akad. Pemahaman yang baik terhadap wakalah diharapkan mampu memperkuat kedudukannya sebagai instrumen penting dalam sistem ekonomi syariah serta menjadi pedoman bagi praktik yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan.
FIQH MUAMALAH; IMPLEMENTASI AKAD JUAL BELI DALAM TRANSAKSI EKONOMI MODERN isma, ismatul; Ismatul Khawa; Fitri Kurniawati
Al-muamalah Vol 11 No 2 (2025): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muamalah.v11i2.32495

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi akad jual beli diterapkan dalam kegiatan ekonomi modern melalui perspektif fiqh muamalah, khususnya dalam konteks perkembangan teknologi digital yang mengubah pola interaksi antara penjual dan pembeli. Dengan menerapkan metode kualitatif serta pendekatan kajian literatur, penelitian ini mengumpulkan data informasi dari berbagai sumber utama dan juga tambahan, seperti Al-Qur’an, hadis, kitab fiqh klasik hingga sekarang, fatwa-fatwa dari DSN-MUI, serta jurnal ilmiah yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mekanisme transaksi modern seperti marketplace, e-commerce, transaksi non-tunai, dan pemesanan digital mengalami perubahan signifikan, prinsip-prinsip dasar fiqh muamalah tetap relevan dan dapat diterapkan. Prinsip-prinsip tersebut meliputi kejelasan akad, keridhaan kedua belah pihak, kejujuran, amanah, keadilan, dan keseimbangan. Teknologi digital bahkan dapat meminimalkan gharar melalui penyajian informasi produk yang lebih transparan, termasuk foto, deskripsi rinci, fitur pre-order, serta dokumentasi transaksi. Bentuk transaksi kontemporer seperti salam dan istishna’ juga dapat diterapkan dalam transaksi online selama memenuhi ketentuan syariah, terutama terkait spesifikasi barang, waktu penyerahan, dan kejelasan harga. Sistem pembayaran digital, seperti transfer bank, e-wallet, kartu debit/kredit, dan QR code, dinilai sah selama tidak mengandung riba atau unsur merugikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fiqh muamalah bersifat adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga mampu menjadi pedoman bagi praktik jual beli modern yang syariah-compliant, etis, aman, dan memberikan keberkahan bagi para pelakunya.  
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP SISTEM PEMBIAYAAN DI DESA LEBAK BUDI KECAMATAN PANANG ENIM KABUPATEN MUARA Elsa, Resfika Elsa Nadila; Nadiah, Resfika Elsa; Marzuki, MArzuki; Muhammad Sarip; Syarif Ali Akbar
Al-muamalah Vol 11 No 2 (2025): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muamalah.v11i2.32876

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena sistem pembiayaan dimana pihak kedua menginginkan barang yang tidak dapat dipenuhi oleh pihak pertama. Akan tetapi dikarenakan pihak kedua tidak ada dana, pihak kedua kemudian menyarankan untuk membeli barang tersebut dengan menggunakan dana pihak pertama. Jual beli ini diduga memiliki kesamaan dengan akad Murabahah dimana pihak pertama menyebutkan harga pokok dan harga keuntungan yang harus dibayarkan pihak kedua dengan persentase harga sebesar 15%. Oleh karena itu, untuk membuktikan kejelasan hukumnya penulis memandang ini bukan hanya sebatas permasalahan yang perlu diketahui tetapi perlu juga untuk dilakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Jenis data yang digunakan bersifat kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Subjek penelitian diambil dari data respondendari para pihak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apa yang terjadi dalam sistem pembiayaan di Desa tersebut memiliki kesamaan dengan pembiayaan murabahah pemesanan serta persentase harga yang harus dikembalikan merupakan suatu hal yang umum dan tidak tergolong riba.
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP SEWA MENYEWA KANTIN SMA NEGERI 1 PAMPANGAN KECAMATAN PAMPANGAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR (OKI) Wulandari, Wulandari; Wulandari; Harun, Muhammad; Pertiwi, Hana
Al-muamalah Vol 11 No 2 (2025): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muamalah.v11i2.32881

Abstract

Manusia sebagai mahluk sosial yang untuk menjalanakan kehidupan saling membutuhkan antara satu dan yang lainnya, salah satu bentuk kegiatan muamalah adalah sewa menyewa. Aktivitas atau implementasi sewa menyewa pada kantin SMA Negeri 1 Pampangan merupakan menjadi sebuah fenomena yang cukup menarik untuk diteliti. Adapun rumusan masalahnya adalah 1. bagaimana akad sewa menyewa kantin dan 2. bagaimana pandangan Hukum Ekonomi Syariah terhadap sewa menyewa kantin di SMA Negeri 1 Pampangan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau fierld research yang bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa akad yang dilakukan secara lisan anatara pihak kantin dan pihak pengelolah dengan biaya Rp.100.000.,/ bulan, tanpa batas waktu selama penyewa masih ingin menyewakan, yang telah disepakati bersama. Kemudian selang beberapa bulan pihak yang menyewakan menaikan harga sepihak tanpa ada kesepakatan bersama. Pada syarat akad ijarah menunjukkan bawasannya adanya kesepakatan antara kedua belah pihak, sedangkan akad yang dilakukan tersebut menaikan harga sewa kantin secara sepihak tanpa adanya komunikasi dan pemberitahuan, jadi hal tersebut tidak sesuai pada akad perjanjian di awal. Dengan biaya Rp. 200.000.,/ bulan. Menurut hukum ekonomi syariah bawasannya praktik yang dilakukan pada pemilik kantin tersebut tidak sah karna dilakukan kenaikan secara sepihak, Menurut Hukum Ekonomi Syariah pasal 302 menyatakan apabila salah satu syarat dalam akad ijarah tidak ada, maka akad itu batal.
TINJAUAN ASAS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI ES TELER BAGJA BANDUNG STUDI KASUS DI KELURAHAN 3-4 ULU KOTA PALEMBANG Pratama, Aldi Putra; Isa, M. Legawan; Jumanah, Jumanah
Al-muamalah Vol 11 No 2 (2025): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muamalah.v11i2.32885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Mekanisme dan penerapan Asas Hukum Ekonomi Syariah pada praktik jual beli Es Teler Bagja Bandung di Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang. Asas merupakan prinsip fundamental dalam transaksi syariah yang bertujuan menjaga keadilan, kepercayaan, dan keberkahan dalam aktivitas jual beli. Dalam konteks Hukum Ekonomi Syariah, Asas bukan hanya menjadi nilai moral, tetapi juga landasan hukum yang memastikan keadilan bagi penjual dan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif yang kemudian dikembangkan menggunakan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha dan konsumen, observasi langsung pada lokasi penjualan, serta dokumentasi terkait transaksi yang dilakukan. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami praktik jual beli yang sebenarnya dan menganalisisnya sesuai prinsip hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya praktik ketidakjujuran, Ketidakadilan, dan Gharar atau ketidakpastian dalam penjualan Es Teler Bagja Bandung, terutama dalam kualitas dan kuantitas produk, Penjual sering kali tidak memberikan informasi yang lengkap mengenai komposisi produk, sehingga konsumen tidak memiliki pengetahuan yang memadai untuk membuat keputusan yang adil. Praktik ini tentunya bertentangan dengan asas kejujuran, Keadilan dan Larangan Gharar dalam Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kejujuran, keadilan, dan akurasi informasi dalam praktik jual beli. Selain itu, diperlukan edukasi bagi pelaku usaha terkait pentingnya asas kejujuran, Keadilan, dan Larangan Gharar dalam meningkatkan keberkahan usaha mereka. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan keadilan yang seimbang bagi penjual dan konsumen serta mendorong kepatuhan terhadap hukum Syariah atau hukum Islam.
Sumber Hukum Ekonomi Islam pada Zaman Kesultanan Palembang Darussalam Aziz, Syaiful; Holijah, Holijah; Izzi, Muhammad; Al Ali, Farhat
Al-muamalah Vol 11 No 2 (2025): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muamalah.v11i2.33312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sumber ekonomi Islam pada masa Kesultanan Palembang Darussalam (1659–1823 M[1]. Kesultanan ini merupakan pusat kekuasaan Islam di Sumatra Selatan yang menjadikan syariat Islam sebagai dasar pemerintahan, termasuk dalam bidang ekonomi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis historis terhadap sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Kesultanan Palembang terintegrasi kuat dengan nilai-nilai Islam, terutama dalam sistem perdagangan, perpajakan, dan pengelolaan sumber daya. Penegakan hukum muamalah, peran ulama dalam pengawasan ekonomi, serta pengelolaan zakat dan waqaf menjadi ciri khas dari struktur ekonomi Islam di wilayah ini.   [1] Hoirul Amri, Corak Melayu Dalam Perekonomian Kesultanan Palembang Abad XVII-XIX, 2022 <http://repository.radenfatah.ac.id/27755/2/Lengkap Corak Melayu dalam Perekonomian Kesultanan Palembang %28Khoirul Amri%29.pdf>.

Page 12 of 12 | Total Record : 116