cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 192 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT PENDETEKSI WARNA TERHADAP KEMAMPUAN BINA DIRI TUNANETRA Febri, Reza; Sundari, Tita; winengsih, yayu; Nurkholifa, Rifkia; khairunnisa, mita; Farhati, Indi; Simatupang, Maria; Arif, Syafrizal; Yudha, Toni
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.734 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan alat pendeteksi warna terhadap kemampuan bina diri pada tunanetra. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen dan jenis penelitian single subject research (SSR). Desain yang digunakan adalah desain A-B-A. Subjek penelitian adalah Mahasiswa Tunanetra  (Totally Blind) Semester II Jurusan Pendidikan Khusus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berinisial WD. Waktu penelitian adalah tanggal 5 mei  2019  sampai 26 Mei 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline-1 ke baseline-2 mengalami peningkatan. Pada fase baseline-1 diperoleh persentase tingkat penguasaan sebesar  50% dan 52% berada dalam kategori kurang. Fase intervensi (B) diperoleh persentase tingkat penguasaan sebesar 62%, 64%, 66%, dan 71% berada dalam kategori baik. Fase intervensi mengalami peningkatan dibandingkan dengan fase sebelumnya. Dan pada fase baseline-2 (A2) diperoleh tingkat penguasaan yaitu 56,25% dan 57,25% berada dalam kategori cukup. Persentase pada fase baseline-2 mengalami penurunan dari fase inervensi, tetapi mengalami peningkatan dibandingkan dengan fase baselin-1.
Pengembangan pedoman observasi anak berkesulitan membaca (dyslexia) Deasy Yunika Khairun; Ibrahim Al Hakim; Reza Febri Abadi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.49 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i1.11877

Abstract

Penelitian bertujuan menghasilkan sebuah produk yang berupa pedoman observasi bagi guru bimbingan dan konseling untuk mengidentifikasi anak berkesulitan membaca (disleksia). Metode yang digunakan adalah Research and Development. Tujuan research and development adalah menghasilkan sebuah produk tertentu dan menguji keefektifan dari sebuah produk. Tahapan-tahapan pengembangan pedoman observasi adalah (1) potensi masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, dan (5) uji coba pemakaian. Hasil validitas pedoman observasi adalah 0.79 (tinggi) dan tingkat reliabilitas 0.58 (sedang).  Abstract: This study aims to produce a product in the form of an observation guide for guidance and counselling teachers to identify children with reading difficulties (dyslexia). The method used is Research and Development. The purpose of research and development is to produce a certain product and test its effectiveness of a product. The stages of developing observational guidelines are (1) potential problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, and (5) usage trials. The results of the validity of the observation guidelines are 0.79 (high) and the level of reliability is 0.58 (medium).
PENERAPAN TEKNIK TOKEN ECONOMIC UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENJUMLAHKAN 0-50 AUTISTIK KELAS IV DI SKH AL KAUTSAR CILEGON BANTEN Siti Dwi Jumiati; Dr. Hj. Isti Rusdiyani, M.Pd; Ratih Listyaningtyas, M.Pd
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.489 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i1.5304

Abstract

AbstractThis research is motivated by the low ability of children to add 0-50. The purpose of this study was to determine the increase in the ability to add 0-50 autistic children using the token economic. The research method used is the experimental method using the Single Subject Research (SSR) approach and using the A-B-A research design. The target behavior in this study is to add 0-50. The data collection technique in this study used a test given at baseline-1, intervention, and baseline-2 in 5 items. The data obtained were analyzed using analysis between conditions. Based on the results of the research data analysis, it was found that there was an increase in the ability to add 0-50 autictic children in class IV using the token economic behavior modification technique at SKh Al Kautsar Cilegon Banten. The results of the mean level in the baseline-1 were 43,33% and the increase after the intervention of token economic behavior modification tehnique was 74,17%. This shows that there is an increase in the ability to add 0-50 autistic children in class IV using the token economic behavior modification technique at SKh Al Kautsar Cilegon Banten. 
Penggunaan media ular tangga Braille dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan angka 1-10 anak dengan hambatan penglihatan Reza Febri Abadi; Toni Yudha Pratama; Cut Okta Dewi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.544 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i1.11863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data dan informasi mengenai penggunaan media ular tangga braille dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1-10 anak dengan hambatan penglihatan Sdkh kelas III di Skh gytha kiara 02-Carita. Desain yang digunakan adalah A-B-A dan metode penelitian ini ialah kuasi eksperimen dengan subyek tunggal atau single subyek research (SSR). Subyek pada penelitian ini adalah anak dengan hambatan penglihatan. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan tes, target behavior pada penelitian ini adalah mengenal bilangan 1-10. Data yang telah diperoleh akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan data dari penelitian yang telah dianalisis menunjukkan hasil yang cukup baik, dimana adanya perubahan yang lebih baik terhadap kemampuan mengenal bilangan anak dibandingkan kemampuan awal anak sebelum adanya intervensi melalui media ular tangga braille. Hal ini dapat diketahui melalui hasil penyajian data melalui tabel disetiap fasenya dengan mean level baseline 1 (A-1) adalah 33 dan, intervensi (B) adalah 60 dan mean level untuk baseline 2 (A-2) ialah 48,5. Bedasarkan hasil tersebut dapat disimpukan adanya peningkatan pada penelitian ini meskipun ada beberapa fase yang memiliki kecenderungan stabilitas yang tidak stabil sebab masih dibawah kriteria stabilitas data. Akan tetapi, media ini mampu meningkatkan kemampuan mengenal bilangan anak.  Abstract: This study aims to find out data and information about the use of braille snakes and ladders media in improving the ability to recognize the number of 1-10 children with grade III Sdkh vision barriers in Skh gytha Kiara 02-Carita. The design used is A-B-A, and this research method is a four-part experiment with a single subject or single research subject (SSR). The subjects in this study were children with vision barriers. Data collection conducted is observation and tests. The target behaviour in this study is to know the numbers 1-10. The data that has been obtained will be analyzed using descriptive statistics. Based on data from the research that has been analyzed shows quite good results, where there is a better chance of recognising the number of children than the initial ability of children before the intervention through the medium of braille snakes and ladders. This can be known through the results of the presentation of data through the table in each phase with the mean level of baseline 1 (A-1) is 33, intervention (B) is 60, and the mean level for baseline 2 (A-2) is 48.5. Based on these results can be simulated an increase in this study, although some phrases have a tendency to unstable stability because it is still under the criteria of data stability. However, this media is able to improve the ability to recognize the number of children. 
PENGGUNAAN MEDIA KOCAK UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK AUTIS DI SDN 07 KAMAL PG JAKARTA Riqqah Nidhakhatani; Erna Sari Oktavia; Reza Febri Abadi; Rifkia Nurkholifa; Ai Lisna
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v4i1.5589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media KOCAK (Kotak Cerdas dan Anak Kreatif) terhadap kemampuan kognitif anak serta merangsang kreativitas dan imajinasi pada anak autis kelas 3 SD di SD Negeri 07 Kamal PG Jakarta. Efektivitas media KOCAK dapat dilihat dari berkurangnya frekuensi kesalahan pada setiap tes di masing-masing sisi oleh subjek setelah diberikan intervensi. Terdapat 5 sisi yang setiap sisinya memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda, sisi pertama terdapat balok susun dimana anak merangkai balok yang telah di beri huruf sehingga menjadi suatu kata. Sisi kedua terdapat Puzzle angka dengan bentuk yang berbeda-beda. Sisi ketiga terdapat gambar susun, dimana anak harus menyusun gambar sehingga menjadi gambar yang di inginkan. Sisi keempat terdapat bangun ruang dan huruf ABJAD, dimana ketika anak belum dapat mengenal huruf maka langkah pertama anak belajar pada sisi ini, kemudian setelah anak dapat mengenal huruf maka anak dapat melanjutkan ke sisi pertama yaitu balok susun. Sisi kelima terdapat tempat parkir, dimana pada sisi ini anak dapat bermain sekaligus merangsang kreativitas dan imajinasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah satu siswa autis kelas 3 Sekolah Dasar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah hasil assesmen yang diberikan oleh guru. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa media KOCAK efektif terhadap meningkatkan kemampuan kognitif pada anak autis. Hal ini ditunjukan bahwa pada percobaan pertama sisi 1 : 30% kemudian percobaan kedua sisi 1 : 45% dan sebagainya.
The effect of the animation film "Nussa" towards improving the character of courtesy of children with down syndrome Wilda Famy Delia; Isti Rusdiyani; Ratih Listyaningtyas
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.302 KB) | DOI: 10.30870/unik.v5i1.8154

Abstract

This study aims to improve the ability to improve the character of courtesy of children with Down syndrome by using the video animation media Nussa on students of class VII syndrome in SKH Sutmaemun, Serang Regency. The purpose of this study is seen from the ability of students before and after the implementation of Nussa animation based on Nussa animation video criteria, namely increasing the character of courtesy towards students. This research method is an experiment with a Single Subject Research (SSR) type of study with an A-B-A design. The subject of this study was a student of class VII in the SKh Sutmaeun district of Serang. Data collection techniques by means of tests and observations. Data analysis in this study used descriptive statistical analysis. The results showed that the use of Nussa animation media could improve the character of class VII down syndrome in the Serang regency. This is indicated by (1) Increasing the Mean Level of phase A1 to phase A2 which is 33.33% to 54.165%, and (2) Changes in the stability of the data in each phase show stable data (100%) and show the ascending direction from phase A1 to A2, (3) there is a change in the level of data between the A1 / B phases (+ 33.33%) and between the B / A2 phases (-33.33%), (4) the percentage of overlap data obtained is 25% in the phase B / A2, and (5) students feel happy learning to use Nussa animated videos because they are not boring.
Penggunaan media kocak untuk meningkatkan kemampuan artikulasi siswa tunarungu Riqqah Nidhakhatani; Toni Yudha Pratama; Yuni Tanjung Utami
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.226 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i2.12996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media KOCAK (Kotak Cerdas dan Anak Kreatif) untuk meningkatkan kemampuan artikulasi khususnya pada bagian konsonan bilabial bunyi [p], [b], [m], [w] pada subjek berinisial R dengan hambatan pendengaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan Single Subject Research (SSR). Adapun pendekatan yang peneliti gunakan yaitu kuantitatif dengan desain A-B-A. A1 adalah fase baseline 1 yang dilakukan selama 4 sesi dan berfungsi untuk mengetahui kondisi subjek sebelum diberikannya intervensi, B adalah intervensi yaitu fase pemberian latihan yang dilakukan sebanyak 8 sesi, dan A2 adalah baseline 2 yang dilakukan sebanyak 4 sesi dan bertujuan untuk fase kontrol dari A1 dan B sekaligus untuk menarik kesimpulan. Setelah dilakukan penelitian sebanyak 16 kali pertemuan, diperoleh hasil bahwa kemampuan artikulasi konsonan bilabial pada subjek R mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah diberikan intervensi dengan menggunakan media KOCAK. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil mean level pada fase baseline 1 (A1) sebesar 33,33%, fase intervensi (B) 83,33%, dan fase baseline 2 (A2) sebesar 75%, dari hasil data tersebut terlihat bahwa pemberian intervensi dengan menggunakan media KOCAK memberikan pengaruh positif pada kemampuan artikulasi konsonan bilabial. Abstract: This study aims to determine the effect of using KOCAK (Smart Box and Creative Children) media to improve articulation skills, especially in the bilabial consonants [p], [b], [m], [w] on subjects with the initials R with hearing impairment. The method used in this research is an experiment with Single Subject Research (SSR). The approach that the researcher uses is quantitative with an A-B-A design. A1 is the baseline phase 1 which is carried out for four sessions and serves to determine the condition of the subject before the intervention is given, B is the intervention that is given the exercise phase, which is carried out for 8 sessions, and A2 is baseline 2 which is carried out for four sessions and aims for the control phase from A1 and B at the same time to draw conclusions. After 16 meetings, it was found that the articulation ability of bilabial consonants in subject R experienced a significant increase after being given an intervention using KOCAK media. This can be proven from the results of the mean level in the baseline phase 1 (A1) at 33.33%, the intervention phase (B) at 83.33%, and baseline phase 2 (A2) at 75%. using KOCAK media has a positive effect on the articulation ability of bilabial consonants.
STUDI DESKRIPTIF PEMBELAJARAN KOMUNIKASI PADA ANAK TUNA NETRA-RUNGU DI SLB RAWINALA JAKARTA Dedi Mulia
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.855 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i2.5320

Abstract

Abstrak Tidak ada pelajaran khusus untuk mengajarkan komunikasi. Komunikasi digunakan disetiap pelajaran dan disetiap kegiatan anak. Guru menggunakan tiga macam cara berkomunikasi ketika mengajar yaitu bahasa isyarat dalam bentuk isyarat rabaan dan sentuhan, simbol-simbol dan benda-benda konkrit. Cara yang dilakukan guru kelas dalam memelihara kemampuan komunikasi anak agar tidak mengalami kemunduran yaitu mengajak anak untuk selalu aktif berkomunikasi di sekolah dan di rumah.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GEOMETRI BANGUN DATAR TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK ANAK TUNANETRA LOW VISION KELAS X DI SKH AL-KHAIRIYAH KOTA CILEGON Alfisyahri Alfisyahri; Yuni Tanjung Utami; Abdul Mukti; Winda Amelia; Muntazir Muntazir; Lianah Lianah
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.795 KB) | DOI: 10.30870/unik.v4i2.8145

Abstract

AbstrakPsikomotorik tidak terlepas dari aktivitias fisik yang dilakukan manusia pada umumnya, hal ini juga sangat di butuhkan kepada peserta didik tunanetra dalam melakukan proses pembelajaran, psikomotorik terbagi menjadi dua yaitu psikomotorik kasar dan halus yang masing – masing memiliki peran yang sangat penting bagi peserta didik tunanetra. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah ‘’ untuk meningkatkan psikomotorik pada anak tunanetra kelas X di SKh Al-Khairiyah’’. Dengan meningkatkan keterampilan psikomotorik peserta didik tunanetra akan sangat mendukung terhadap kelancaran proses belajar khususnya memahami bentuk dalam pembelajaran geometri bangun datar. Dari hasil pengamatan menunjukkan masih terlihat kesulitan dalam persepsi dan psikomotorik peserta didik sehingga berdampak pada hal yang lain. oleh karena itu guru sering kali turun tangan untuk membantu peserta didik di dalam kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SKh AL – Khairiyah Cilegon. Pengumpulan data yang digunakan dalam pembuatan media ini adalah asessment, obseravasi dan wawancara dengan menggunakan teknik kualitatif. Media pembelajaran ini di harapkan dapat membantu banyak pihak dalam proses pembelajaran.Kata kunci : Psikomotorik, Proses Pembelajaran, Geomentri Bangun Datar, Tunanetra
Interaksi sosial siswa reguler terhadap siswa dengan hambatan intelektual di SMP penyelenggaraan pendidikan inklusif Nabilla Shelomita; Dedi Mulya; Reza Febri Abadi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.93 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i2.12960

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, terdapat beberapa perilaku siswa reguler di SMP penyelenggaran inklusif terhadap interaksi sosial anak dengan hambatan intelektual. Lokasi penelitian ini di SMP Madani Islamic School. Subjek berjumlah 9 orang yang terdiiri, 2 orang siswa dengan hambatan intelektual, 4 orang siswa reguler, 2 orang guru kelas dan 1 orang kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil reserch dan uji validasi data diketahui bahwa interaksi sosial antara siswa reguler dan siswa dengan hambatan intelektual tidak ada yang mendeskriminasi. Hasil penelitian yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi menunjukkan bahwa hasil penelitian untuk interaksi sosial siswa reguler dan siswa hambatan intelektual cukup baik. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa siswa reguler dengan siswa dengan hambatan intelektual baik dalam hal sikap interaksi sosial siswa reguler dengansiswa dengan hambatan intelektual tidak ada yang mendeskriminasi ataupun menjahuinya. Abstract: Based on the results of observations and interviews, there are several behaviors of regular students in inclusive junior high schools towards social interactions with children with intellectual disabilities. This research took place at Madani Islamic School. The subjects were nine people consisting of 2 students with intellectual disabilities, four regular students, 2 class teachers, and one principal. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection methods used observation, interviews, and documentation. Data analysis using descriptive qualitative. Based on the results of the research and data validation test, it is known that social interactions between regular students and students with intellectual disabilities do not discriminate. The results of the research obtained through interviews, observations, and documentation show that the results of research for social interactions of regular students and students with intellectual disabilities are quite good. The conclusion of the results of this study is that regular students with intellectual disabilities are good in terms of social interaction attitudes of regular students with intellectual disabilities; no one discriminates against or shadows them.

Page 9 of 20 | Total Record : 192