cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Medika Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031395     EISSN : 25978012     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah atau tidak akan dikirim ke majalah lain. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 1,956 Documents
Comparison Sunscreen Potential of Extract with Ethanol Extract Cream of Basil Leaves (Ocimum basilicum var. anisatum Benth) In Vitro Juliadi, Debby
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i05.P14

Abstract

Sunscreens on the market are generally made of synthetic materials. However, many synthetic active substances can cause allergies and irritation. Along with the trend back to nature, the use of traditional medicine among the public is more in demand. Natural ingredients that have potential for sunscreen are basil leaves (Ocimum basilicum var. anisatum Benth). Cream preparations have the advantage of a fairly high aesthetic value and the level of comfort in use is quite good. This study aims to determine the sunscreen potency of the extract and cream of the ethanolic extract of basil leaves in vitro based on the values of %Te, %Tp and SPF. Determination of sunscreen potency was carried out by calculating %Te, %Tp and SPF values on ethanol extract of basil leaves and cream of ethanolic extract of basil leaves in vitro using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 290-400 nm every 5 nm interval. The %Te value of basil leaf ethanol extract at a concentration of 100 ppm was not included in the category, at a concentration of 200 ppm and 300 ppm it was in the category of extra protection. And the value of %Te cream of basil leaf ethanol extract at a concentration of 100 ppm is not included in the category, at a concentration of 200 ppm it is in the regular suntan category, at a concentration of 300 ppm it is in the extra protection category. The %Tp value of ethanol extract of basil leaves and cream of ethanolic extract of basil leaves was included in the total block category. The SPF value of the ethanolic extract of basil leaves at concentrations of 100 ppm, 200 ppm and 300 ppm, respectively, is 3.873 (minimum); 12,163(maximum); and 40,736(ultra). While the SPF value of the cream of ethanol extract of basil leaves was 2.792 (minimum); 6,508(extra); and 12,259 (maximum).
The Association Between Length Of Use Of Smartphone With Tension Type Headache Incident In Faculty Of Medicine Students Of Udayana University Rismayanti, Ni Putu; Samatra, Dewa Putu Gde Purwa; Wijayanti, Ida Ayu Sri; Widyastuti, Ketut
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i12.P16

Abstract

Nyeri kepala tipe tegang merupakan nyeri kepala primer yang paling sering ditemui di masyarakat. Saat ini ponsel pintar telah menghadirkan berbagai macam fitur canggih yang dapat diakses melalui internet. Penggunaan ponsel pintar yang terlalu lama dapat menimbulkan dampak yang merugikan pada kesehatan manusia salah satunya adalah nyeri kepala tipe tegang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan ponsel pintar dengan kejadian nyeri kepala tipe tegangpada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study (studi potong-lintang). Teknik yang digunakan adalah non-probability sampling yaitu consecutive sampling dengan minimal 83 subjek yang didapatkan sejumlah 127 mahasiswa dari angkatan 2018 dan 2019. Peneliti menggunakan data primer yang diperoleh dari pengisian google formulir secara daring. Penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengalami nyeri kepala tipe tegang sebanyak 73 orang (57,5%) sedangkan 54 orang (42,5%) tidak mengalami nyeri kepala tipe tegang. Penggunaan ponsel pintar kategori lama (>3 jam sehari) sebanyak 118 orang (92,9%) dan 9 orang (7,1%) dalam kategori tidak lama (?3 jam dalam sehari). Pada uji fisher ditemukan nilai p = 0,168 (p>0,05). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama penggunaan ponsel pintar dengan kejadian nyeri kepala tipe tegang.
- Relationship between smartphone usage and insomnia among medical student of faculty of medicine Udayana University Siringoringo, Daniel Sulung Utama; Juhanna, Indira Vidiari; Wahyuni, Nila; Dinata, I Made Krisna
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i03.P17

Abstract

Background: Smartphones are not only used as a communication tool, smartphone have become inseparable from human life around the world. Smartphone usage is always increases. The Central Statistics Agency of Indonesia noted that in 2018 as many as 62.41% of the Indonesian had used mobile phones and mobile phone users in Indonesia increases 3% per year. Beside the positive effects, smartphones also have many negative effects if used excessively. One of the negative effects of excessive smartphone use is insomnia. Aim: Knowing the relationship between smartphone use and the incidence of insomnia among students of Faculty of Medicine, Udayana University. Methods: The method used in this study was an analytical cross-sectional study. Samples selected using simple random sampling method, there are 79 respondents participated in this study and the questionnaires distributed with google form. The data were processed and tested for analysis using the chi-square method. Results: After going through the process of exclusion and drop out, the final number of samples was 75. From 75 samples, 35 samples (46.7%) use smartphone excessively, and 25 samples (33.3%) have insomnia. The results of the bivariate analysis showed a significant relationship between smartphone use and the incidence of insomnia among students of Faculty of Medicine, Udayana University (p = 0,014). Conclusion: There is a relationship between smartphone use and the incidence of insomnia among students of Faculty of Medicine, Udayana University (p = 0,014). Keywords: Smartphone, Insomnia, Medical Students
PERSEPSI STRES PADA IBU DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLBN 1 DAN SLB YPPLB PADANG Anissa, Mutiara; Safittri, Nurdiana; Oktora, Meta Zulyati
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i03.P10

Abstract

Latar belakang: Stres merupakan suatu ketegangan yang terjadi di luar kemampuan seseorang untuk mengatasi suatu proses yang meliputi stimulasi, kejadian, peristiwa, respon, dan interprestasi individu. Stres yang sama dapat diartikan secara berbeda oleh individu yang berbeda. Hal ini dikarenakan, setiap individu memiliki salah satu fungsi kognitif yaitu persepsi. Pada individu yang satu mungkin mengalami stres ringan, namun pada individu yang lain bisa mengalami stres yang berat atau pada yang lain tidak mengalami sama sekali. Stres yang dialami ibu anak berkebutuhan khusus (ABK) disebut stres pengasuhan. Stres ini dapat menimbulkan gangguan dalam keluarga dan tidak efektifnya pengasuhan orangtua sehingga anak sulit untuk mengatasi dan mengelola emosinya. Tujuan: Mengetahui persepsi stres pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri 1 padang dan SLB YPPLB Padang Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data ini diambil dengan menggunakan angket atau kuesioner. Hasil: Hasil penelitian terkait persepsi stres ibu ABK didapatkan sebanyak 9 ibu mengalami stres ringan (9,0%), 48 ibu mengalami stres sedang (71,6%) dan 13 ibu mengalami stres berat (19,4%). Kesimpulan: Mayoritas ibu memiliki persepsi stres sedang
PROFIL PENGGUNA LENSA KONTAK PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN DENPASAR UTARA Wedayanti, Pande Made Gita; Sutyawan, I Wayan Eka; Handayani, Ariesanti Tri; Triningrat, Anak Agung Mas Putrawati
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i06.P18

Abstract

Penggunaan lensa kontak khususnya pada remaja semakin meningkat, baik untuk keperluan kosmetik maupun untuk memperbaiki kelainan refraksi. Namun, peningkatan ini tidak diikuti oleh perilaku yang baik sehingga rentan mengalami gangguan pada mata. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil pengguna lensa kontak pada pelajar Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Denpasar Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional yang diikuti oleh 35 orang pelajar dengan riwayat penggunaan lensa kontak. Seluruh subjek penelitian mengisi kuesioner mengenai perilaku dalam penggunaan lensa kontak setelah mendapat persetujuan dari orang tua/wali. Diperoleh data yang menunjukkan bahwa populasi pelajar pengguna lensa kontak didominasi oleh perempuan (94.29%). Seluruh responden menggunakan jenis lensa kontak lunak dan sebagian besar responden menggunakan lensa kontak dengan alasan untuk memperbaiki kelainan refraksi (65.71%). Jadwal penggantian lensa kontak didominasi oleh jadwal penggantian bulanan (54.29%). Lebih dari setengah responden pada penelitian ini telah menggunakan lensa kontak selama ?6 bulan (54.29%) dan didominasi oleh durasi penggunaan <6 jam dalam sekali pemakaian (48.58%). Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 62.86% responden memiliki perilaku penggunaan lensa kontak yang termasuk dalam kategori cukup. Sebanyak 42.86% pelajar memiliki riwayat keluhan terkait penggunaan lensa kontak yang didominasi oleh keluhan mata berair (11.43%). Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar pengguna lensa kontak belum mengikuti standar penggunaan dan perawatan lensa kontak yang benar. Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu adanya edukasi kepada pengguna lensa kontak untuk meningkatkan perilaku penggunaan dan perawatan lensa kontak yang baik sehingga mampu mengurangi keluhan dan komplikasi terkait penggunaan lensa kontak.
Hubungan Persepsi Body Image dengan Status Gizi pada Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Udayana Tingkat Satu Panggabean, Jessica Intaniaputri Sondang
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i10.P17

Abstract

Persepsi body image adalah salah satu hal yang berpengaruh terhadap status gizi seseorang, terutama remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi body image dengan status gizi pada mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tingkat satu. Penelitian ini berjenis observasional analitik dan menggunakan desain penelitian studi potong lintang. Sampel yang diteliti berjumlah 70 orang dan ditentukan dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data umur, pekerjaan ayah dan ibu, rata-rata penghasilan sebulan keluarga, berat dan tinggi badan, serta persepsi body image dilakukan melalui kuesioner pada tanggal 8-10 Juli 2018 dan analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswi berumur 19 tahun, yaitu 37 orang (52,9%). Pekerjaan ayah adalah wirausaha pada 22 orang (31,4%) dan pekerjaan ibu adalah PNS pada 19 orang (27,2%). Penghasilan sebulan keluarga sampel paling banyak berada di kategori Rp 1.500.000,00 – Rp 5.000.000,00, yaitu 31 orang (44,9%). Dari uji chi square tidak didapatkan hubungan antara persepsi body image dengan status gizi mahasiswi PSPD FK UNUD (p = 0,864). Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menambah besar sampel penelitian agar sampel dapat mewakili populasi target dengan baik.
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA IBU HAMIL DI RSIA ANANDA MAKASSAR TAHUN 2021-2022 Azzahrah, Nurfauziah; Rahim, Rosdianah; Fauziah, Henny
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i01.P16

Abstract

Abortion is a condition of pregnancy that ends when the gestational age is less than 20 weeks or the fetus has not been able to live outside the womb. The purpose of this study was to determine the relationship between anemia and the incidence of abortion in pregnant women at the Ananda Mother and Child Hospital Makassar in 2021-2022. This type of research is analytic observational research with a case control study approach. The sampling method used purposive sampling was divided into 102 case samples and 102 control samples. The data consists of being obtained from the medical records of RSIA Ananda Makassar for 2021-2022. Anemia as the independent variable and abortion as the dependent variable. Data were analyzed by univariate test and bivariate test by chi-square test. The research results obtained a p-value of 0.004 (p <0.05) and an OR value of 3.312. The conclusion in this study is that anemia is significantly related to the incidence of abortion at RSIA Ananda Makassar in 2021-2022. Keywords: Anemia, Abortion
PENGARUH INFUSA TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS) TERHADAP DIAMETER NODULUS LIMFATIKUS LIMPA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIPAPAR ROKOK ELEKTRIK Sidauruk, Dona Uli; Wahyuniari, Ida Ayu Ika; Linawati, Ni Made; Arijana, I Gusti Kamasan Nyoman
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i05.P05

Abstract

E-cigarettes are the most widely used nicotine replacement therapy (NRT), particularly among young people. Exposure to e-cigarette vapor increases free radicals and suppresses the body's immune system. The accumulation of reactive oxygen species (ROS) in the spleen causes inflammation and tissue injury that decreases immune reactivity. It causes changes in the histoarchitecture of the spleen, including the lymphatic nodules. It might be repaired by the antioxidant and immunomodulatory activity of green tea that stimulates and enhances the immune system. Green tea polyphenols affect the production of cytokines along with the activation, proliferation, and differentiation of lymphocytes in the body. Increasing the diameter of the lymphatic nodules is an indicator of the immunomodulatory activity of green tea in mice exposed to e-cigarette vapor. The study design was a randomized post-test only controlled group with 27 sampled mice divided randomly into 3 groups, namely; P0 (e-cigarette vapor), P1 (e-cigarette vapor + green tea 0.020 g/bb/day), and P2 (e-cigarette vapor + green tea 0.040 g/bb/day). There were significant differences between the control and treatment groups, while between green tea doses of 0.020 g/bb/day and 0.040 g/bb/day was no significant difference. The study showed green tea infusion with an optimal dose of 0.020g/bb/day affected increasing the diameter of the spleen lymphatic nodules of mice exposed to e-cigarette vapor. Further research based on the difference in duration of infusion exposure and overall observation of the white pulp component are needed. Keywords : Green tea infusion, Lymphatic nodules, E-cigarette vapor.
GAMBARAN FOTO TORAKS DAN GEJALA KLINIS PENDERITA TB PARU ANAK DI RSUP PROF. DR. I.G.N.G NGOERAH PERIODE JANUARI 2021 – JUNI 2022 Angelina, Vioreli; Ayusta, I Made Dwijaputra; Anandasari, Pande Putu Yuli; Patriawan, Putu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i12.P01

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease whose incidence is still quite high in Indonesia. The increasing incidence of pediatric pulmonary TB is still happening today. The diagnosis of pediatric pulmonary TB is still a hot topic because the chest radiograph and clinical symptoms are not typical and are often found in other diseases. The aim of the research is to know the overview of chest radiograph and clinical symptoms of pediatric pulmonary TB patients. This research was conducted at Prof. RSUP. Dr. I.G.N.G Ngoerah January 2021 – June 2022 using a cross-sectional descriptive method and medical record data as source with total sample is 30 people. Univariate analysis was performed using the Statistical Package for the Social Science (SPSS) version 26.0 for MacOS. The results of the study are majority of pediatric pulmonary TB patients at RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah January 2021 – June 2022 is female (60%), age group 11-16 years (50%), abnormal chest radiograph (96.7%), asymptomatic (63.3%), lymphadenopathy of hilar/paratracheal lymph nodes with/without parenchymal consolidation (96.7%), cough symptoms (30%). Children with pulmonary TB at RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah January 2021 – June 2022 is dominated by female gender, age group 11-16 years, abnormal chest radiograph, asymptomatic, lymphadenopathy of hilar/paratracheal lymph nodes with/without parenchymal consolidation and symptoms of cough.
IDENTIFIKASI BAKTERI Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus PADA PERMUKAAN BENDA DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UNIVERSITAS UDAYANA Saranova, Hilda; Hendrayana, Made Agus; Sukrama, I Dewa Made; Budayanti, Ni Nyoman Sri
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i09.P02

Abstract

Peralatan medis yang digunakan secara bersamaan tanpa disinfeksi secara memadai dapat memudahkan transmisi mikroorganisme penyebab infeksi nosokomial, khususnya Staphylococcus aureus. Pencegahan infeksi nosokomial dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran pelayanan kesehatan salah satunya dengan melakukan pengamatan mengenai gambaran dan resistensi bakteri terhadap antibiotika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah MRSA yang menjadi reservoir alat medis pada lingkungan Poliklinik Rawat Jalan dan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Universitas Udayana. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional potong-lintang dengan populasi terjangkau berupa peralatan medis stetoskop, termometer, termogun, dan tensimeter dengan frekuensi penggunaan yang tinggi. Sampel diambil menggunakan metode total sampling dengan tetap memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel diambil menggunakan metode swab yang kemudian dikultur pada media MSA. Uji katalase dan koagulase dilakukan untuk koloni yang dicurigai Staphylococcus aureus dan dilanjutkan dengan pewarnaan Gram. Isolat kemudian dilakukan pengujian sensitivitas antibiotik menggunakan cefoxitin 30 ?g. Dari total 28 sampel, tidak ditemukan MRSA pada peralatan medis. Prevalensi alat medis yang menjadi reservoir bakteri S.aureus secara keseluruhan adalah 10,71%. Prevalensi tertinggi berdasarkan lokasi terdapat pada poliklinik anak (7,14%) dan ruangan screening poliklinik (3,57%). Ketiga sampel S.aureus yang didapatkan menunjukkan hasil sensitif yang menandakan bahwa bakteri tersebut merupakan Methicillin Sensitive Staphylococcus aureus (MSSA).

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 2 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): Vol 11 No 06(2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 12 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 9 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 5 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 4 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 2 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 1 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 12 (2021): Vol 10 No 12(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 7 (2021): Vol 10 No 07(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 5 (2021): Vol 10 No 05(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 02(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 11 (2020): Vol 9 No 11(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 7 (2020): Vol 9 No 07(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 5 (2020): Vol 9 No 05(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 4 (2020): Vol 9 No 04(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 3 (2020): Vol 9 No 03(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 12 (2019): Vol 8 No 12 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 9 (2019): Vol 8 No 9 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 6 (2019): Vol 8 No 6 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 12 (2018): Vol 7 No 12 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 9 (2018): Vol 7 No 9 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 8 (2018): Vol 7 No 8 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 7 (2018): Vol 7 No 7 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 6 (2018): Vol 7 No 6 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 5 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 1 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 12 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 10 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 9 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 8 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 5 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 4 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 12 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 11 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 8 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 5 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana vol 5 no 3(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 1(2016):e-jurnal medika udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 11(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 9(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 8(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 7(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 5(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 4(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 2 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 1 (2015):e-jurnal medika udayana vol 3 no 12(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 10(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 4 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 11 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 9 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 8 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no4 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no3 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no2 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no1 (2013):e-jurnal medika udayana Vol 1 No 1 (2012): e-jurnal Medika Udayana More Issue